Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan DAGUSIBU sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa SMKN 05 Kabupaten Selayar Fajriansyah Fajriansyah; Yuri Pratiwi Utami; Zulfahmidah Zulfahmidah
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 2 No 2 (2021): September 2021 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.622 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v2i2.203

Abstract

DAGUSIBU merupakan prinsip yang harus diterapkan setiap orang dalam membeli, menggunakan, menyimpan dan membuang obat. DAGUSIBU singkatan dari DApatkan, GUnakan, SImpan, Buang obat dengan baik dan benar. Tujuannya adalah untuk mencapai pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan obat dengan benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para peserta tentang cara mendapatkan, menggunakan, membuang dan menyimpan obat dengan baik dan benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu metode pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan model Particatory Rural Appraisal (PRA). Waktu Pelaksanaan kegiatan pada hari Sabtu, tanggal 07 Agustus 2021 di ruang pertemuan SMK Negeri 05 Selayar. Tahapan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu pengenalan masalah, pemberian materi, diskusi tanya jawab, pembagian doorprize dan buku saku. Total peserta yang hadir yaitu 67 orang terdiri dari siswa, guru dan karyawan sekolah. Penyuluhan DAGUSIBU yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan peserta. Hal ini terlihat dari keaktifan dan antusiasme peserta dalam menyimak materi dan mengajukan pertanyaan.
Optimasi Waktu Penyulingan Terhadap Kadar dan Karakteristik Minyak Atsiri Daun Patikala(Etlingera elatior (Jack) R.M.Smith) Yuri Pratiwi Utami; Aprilia Matelda Dwi Kristiyanti; Imrawati
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 2 (2022): jurnal Katalisator Volume 7 No 2, Oktober 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.414 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v7i2.979

Abstract

Patikala (Etlingera elatior (Jack) R. M. Smith) merupakan salah satu jenis tanaman dari suku Zingiberaceae dan merupakan tanaman yang multiguna mulai dari rimpang sampai bunga yang memiliki potensi untuk menghasilkan minyak atsiri, salah satunya pada bagian daun. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi waktu penyulingan terhadap kadar minyak atsiri yang diperoleh. Bahan yang digunakan merupakan simplisia kering dari daun patikala dengan variasi waktu penyulingan 4, 5 dan 6 jam, penyulingan dilakukan dengan menggunakan metode destilasi uap. Dari  hasil penelitian ini rendamen dengan persen terbanyak ada pada waktu penyulingan 6 jam  yang menghasilkan persen rendamen yaitu 0,228%. Sedangkan untuk kadar minyak atsiri, didapatkan pada waktu penyulingan 4 jam yaitu 0,15%v/b dengan terbacanya satu  karakteristik minyak atsiri dengan nama komponen 2-Decen-1-ol  (C10H20O), untuk waktu penyulingan 5 jam yaitu 0,1%v/b dengan satu karakteristik minyak atsiri yang terbaca dengan nama komponen yang sama pada penyulingan 4 jam yaitu 2-Decen-1-ol  (C10H20O) dan 6 jam yaitu 0,125%v/b dengan terbacanya tiga karakteristik minyak atsiri yaitu 2-Decen-1-ol (C10H20O), 2,6-Octadine, 2,4-dimethyl-1 (C10H18) dan Spiro[4.5]decen-7-one,1,8-dimethyl-8,9-epoxy-4-isopropyl- (C15H24O2). Penelitian ini menunjukkan, waktu penyulingan dapat memberikan pengaruh terhadap hasil rendamen dan karakteristik yang didapatkan.  
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN ANDONG MERAH (Cordyline fruticosa) Yuri Pratiwi Utami Usman; Ainun Jariah
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 1, April 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.727 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v8i1.1704

Abstract

Cordyline fruticosa is a plant used in traditional medicine. C. fruticosa plant is empirically efficacious for stopping bleeding, eliminating swelling, C. fruticosa leaves are efficacious as a wound medicine and medicine for hemorrhoids and flatulence. This study aims to screening for phytochemical compounds and to determine the potential for toxicity using the BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) method and in C. fruticosa leaf extract. The research method starts with the samples extracted using the maceration method for 3 x 24 hours and is continued with remaceration using 70% ethanol solvent. Furthermore, phytochemical screening tests and cytotoxic tests were carried out using the BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) method, which is one method that is widely used to search for new anticancer compounds derived from plants, testing using Artemia salina Leach shrimp larvae aged 48 hours with a concentration of 20, 40, 60, 80 and 100 µg/mL and seawater as a control. Observations Artemia salina Leach was observed for 24 hours. The results showed that the ethanol extract of red andong leaves contains a class of flavonoids, triterpenoids, saponins, and tannins. The LC50 value of the ethanol extract of red andong leaves, namely 60.36 µg/mL, is included in the toxic category
Determination of UV-Vis Spectrophotometry with Differential pH on Total Anthocyanin Levels of Ethanol Extract of Cordyline fruticosa (L.) A. Cheval Leaves Yuri Pratiwi Utami; Ainun Jariah; Rahmah Mustarin
Pharmaceutical Reports Vol 2, No 1 (2023): (March) Pharmaceutical Reports
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/pharm rep.v2i1.232

Abstract

Cordyline fruticosa (L.) A. Cheval is a traditional medicinal plant contains several chemical compounds including saponins, tannins, flavonoids, polyphenols, steroids, and anthocyanins. The purpose of this study was to determine the total anthocyanin levels of red andong leaf extract. In this study, red andong leaf was extracted using the maceration method with 70% ethanol solvent. Furthermore, qualitative testing was carried out by screening the phytochemicals of red andong leaf extract and continued with qualitative-specific testing for anthocyanins. Then the anthocyanin levels were measured using UV-Vis spectrophotometry with differential pH. The results showed that anthocyanins were of cyanidin type. Furthermore, the measurement of total anthocyanin levels was carried out using the differential pH method. Based on these results it can be concluded that the totalanthocyanin levels of andong red leaf extract (Cordyline fruticosa (L.) A. Cheval) 17.76mg/L.
Perbandingan Beberapa Metode Ekstraksi Ekstrak Etanol Daun Sawo Duren (Chrysophyllum cainito L.) Terhadap Kadar Flavanoid Total Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-VIS Fadillah Maryam; Yuri Pratiwi Utami; Suwahyuni Mus; Rohana Rohana
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v9i1.336

Abstract

Sawo Duren (Chrysophyllum cainito L.) memiliki Kandungan kimia yang teridentifikasi seperti flavonoid, saponin, tanin, steroid, triterpen dan polifenol. Penelitian ini bertujuan membandingkan metode ekstraksi terhadap kadar flavanoid total daun sawo duren. Penelitian ini meliputi ekstraksi menggunakan metode refluks, soxhletasi, maserasi, perkolasi, dengan etanol 70% sebagai penyari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan antara metode ekstraksi menghasilkan kadar flavonoid yang berbeda-beda pada ekstrak etanol daun sawo duren  (Chrysophyllum cainito L.). Metode ekstraksi yang paling efektif digunakan untuk mengekstraksi daun sawo duren (Chrysophyllum cainito L.) adalah metode maserasi dibandingkan metode perkolasi, soxhletasi, dan refluks.
Uji Toksisitas Subkronis Ekstrak Etanol Daun Sembukan (Paederia foetida L.) dengan Parameter Kadar Kreatinin dan BUN pada Mencit (Mus musculus) Jantan Suwahyuni Mus; Fadhilla Maryam; Yuri Pratiwi Utami; Rosadika Fatimah
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v9i2.339

Abstract

Daun sembukan (Paederia foetida L.) merupakan salah satu tumbuhan yang berkhasiat sebagai antidiabetes, antihiperlipidemia dan antioksidan, sehingga perlu diuji toksisitasnya dalam penggunaan jangka waktu lama untuk memastikan keamanannya terutama pada organ ginjal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian daun sembukan terhadap toksisitas ginjal dengan parameter kreatinin dan Blood Urea Nitrogen. Hewan coba yang digunakan yaitu mencit putih (Mus musculus) jantan sebanyak 28 ekor dan dibagi menjadi 4 kelompok (1 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan) dengan pemberian secara oral pada dosis masing-masing 250 mg/KgBB, 500 mg/KgBB dan 1000 mg/KgBB. Selanjutnya dilakukan pengambilan darah dan diukur kadar kreatinin dan BUN setelah pemberian selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa hewan coba mengalami peningkatan kadar kreatinin dan Blood Urea nitrogen tetapi hasilnya tidak signifikan  (p >0,05) sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ekstrak etanol daun sembukan yang diberikan selama 28 hari tidak menyebabkan toksiksitas pada mencit jantan.
Fraksinasi dan Karakterisasi Senyawa Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Andong Merah (Cordyline fruticosa (L.) A. Cheval) Menggunakan Uv-Vis dan FT-IR Yuri Pratiwi Utami; Fadillah Maryam; Suwahyuni Mus; Nurul Ainun Agustin
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v9i2.362

Abstract

Daun andong merah merupakan tanaman yang dipercaya dapat mengobati beberapa penyakit dengan aktivitas berkhasiat sebagai antibakteri, serta memiliki aktivitas antioksidan yang cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui golongan senyawa antioksidan yang diisolasi dari ekstrak etanol daun andong merah (Cordyline fruticosa (L.) A. Cheval). Metode yang digunakan yaitu ekstrak dipartisi dengan metode cair-cair menghasilkan fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air. Fraksi etil asetat difraksinasi lebih lanjut menggunakan kromatografi kolom, menghasilkan 8 fraksi dan dipilih fraksi ke 5 (F5) diuji kualitatif antioksidan dengan penyemprotan DPPH selanjutnya dilakukan isolasi dengan KLTP. Hasil KLTP diperoleh 5 pita, dan dipilih pita ke 5 (F5e) kemudian dilakukan uji kemurnian menggunakan metode KLT 2 dimensi dan multi eluen. Isolat dikarakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan Spektroskopi FT-IR. Dari hasil analisis hasil data UV-Vis mengindikasikan adanya gugus kromofor yang terikat pada cincin aromatik (gugus kromofor C=C atau C=O) pada panjang gelombang maksimum 261 nm dan pada hasil data FTIR diperoleh gugus O-H, C-H (alifatik), C=C (aromatik), dan C-O pada bilangan gelombang 4000-600 cm?¹. Hal ini menunjukkan bahwa golongan senyawa yang diisolasi dari ekstrak daun andong merah (Cordyline fruticosa (L.) A. Cheval) diduga golongan senyawa flavonoid.
PEMBUATAN TEH HERBAL DARI TANAMAN SAMBUNG NYAWA Marwati Marwati; Asril Burhan; Muh. Azwar AR; Yuri Pratiwi Utami; Burhanuddin Taebe; Khairuddin Khairuddin; Hamdayani L. A; Fadillah Maryam; Reny Syahruni; Abd. Halim Umar; Imrawati Imrawati; Wahyuddin Wahyuddin; Wahyu Hendrarti
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2: Mei 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i2.1535

Abstract

Penggunaan ramuan obat tradisional sangat penting untuk dipahami pengelolaannya sampai menjadi produk sediaan secara rasional. Pengabdian ini bertujuan untuk menambah pemahaman terkait penggunaan obat tradisional yang dibuat dalam bentuk seduhan teh herbal dalam pengobatan penyakit diabetes melitus khususnya di daerah Baraya, Kota Makassar. Dalam pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara ceramah secara langsung, diskusi, dan pemutaran video dalam pengolahan bahan baku sampai pembuatan teh herbal dari daun sambung nyawa. Dalam pengabdian ini, dipaparkan beberapa tanaman beserta kandungan kimia obat yang berpotensi farmakologis, pemanfaatan tanaman obat, serta bukti ilmiah yang telah diteliti. Antusias masyarakat juga sangat tinggi dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait penggunaan tanaman di masyarakat. Dalam pemutaran video pembuatan teh herbal juga memberikan penjelasan tentang cara pembuatan simplisia hingga menjadi produk herbal yang siap saji. Hasil dari pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan ramuan dari tanaman obat keluarga dalam upaya pencegahan dan pengobatan penyakit diabetes melitus.
Identifikasi Kandungan Senyawa dan Potensi Ekstrak Etanol 96% Daun Tekelan (Chromolaena odorata L.) sebagai Antioksidan Penangkal Radikal ABTS Yuri Pratiwi Utami; Imrawati Imrawati; Astuti Amin; Fadel Ahmad Haris
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES Vol 3, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jond.v3i2.785

Abstract

Tekelan (Choromolaena odorata L.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa yang dapat berperan sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk identifikasi kandungan senyawa dan mengetahui potensi ekstrak etanol 96% daun tekelan menggunakan metode ABTS. Simplisia yang diperoleh selanjutnya diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, dihitung rendemennya dan diidentifikasi kandungan senyawa menggunakan metode KLT kemudian dilakukan uji aktivitas antioksidan dengan metode ABTS. Diperoleh hasil penelitian yaitu kadar air simplisia 9%, rendemen ekstrak 12,4%, kandungan senyawa dalam ekstrak etanol daun tekelan yaitu alkaloid, flavonoid, steroid dan tannin menggunakan metode KLT. Nilai IC50 ekstrak yaitu 28,323 μg/mL menunjukkan aktivitasnya sebagai antioksidan dan pembanding kuersetin dengan nilai IC50 2,334 μg/mL. Dapat disimpulkan potensi antioksidan ekstrak etanol 96% daun tekelan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, hal ini dikarenakan adanya kandungan senyawa flavonoid yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Tekelan (Choromolaena odorata L.) is a plant that contains compounds that can act as antioxidants. The aim of this research was to identify the compound content and determine the potential of a 96% ethanol extract of tekelan leaves using the ABTS method. The simplicia obtained was then extracted using the maceration method using 96% ethanol; the yield was calculated; the compound content was identified using the TLC method; and antioxidant activity was tested using the ABTS method. The results obtained were that the water content of simplicia was 9%, the extract yield was 12.4%, and the compound content in the ethanol extract of tekelan leaves was alkaloids, flavonoids, steroids, and tannins using the TLC method. The IC50 value of the extract is 28.323 μg/mL, indicating its activity as an antioxidant and a comparison for quercetin with an IC50 value of 2.334 μg/mL. It can be concluded that the antioxidant potential of the 96% ethanol extract of tekelan leaves has very strong antioxidant activity. This is due to the content of flavonoid compounds, whichhave potential as antioxidants.
Variasi Teknik Pengeringan Daun Tekelan (Chromolaena odorata L.) Mempengaruhi Aktivitas Antioksidan: Penelitian Laboratorium dengan Metode ABTS Utami, Yuri Pratiwi; Mubarak, Fhahri; Rahman, Nur Fausia
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.775

Abstract

Tekelan (Choromolaena odorata L.) merupakan tanaman yang digunakan sebagai di masyarakat sebagai obat luka dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi teknik pengeringan daun tekelan terhadap aktivitas antioksidan ekstrak etanol menggunakan metode ABTS. Hasil penelitian aktivitas antioksidan metode ABTS menggunakan beberapa variasi tehnik pengeringan simpilisia yaitu dikering anginkan, teknik pengeringan sinar matahari langsung, sinar matahari langsung tidak langsung dan oven suhu 50oC dengan pembanding menggunakan vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 berturut-turut 28,909 µg/mL, 22,984 µg/mL,10,645 µg/mL dan 27,639 µg/mL dengan nilai IC50 vitamin C sebagai pembanding yaitu 4,558 µg/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh variasi metode pengering terhadap penangkalan radikal bebas ABTS, aktivitas antioksidan dengan metode pengeringan menggunakan cahaya matahari secara tidak langsung memiliki aktivitas terbaik.
Co-Authors Abd Rasyid Abd. Halim Umar Abdul Halim Umar Abidin, Hamdayani Lance Abubakar Betan Afni, Fauza Agus Firmansyah Ainun Jariah Ainun Jariah Ainun Jariah Ainun Jariah Anto Apriyanto Aprilia Matelda Dwi Kristiyanti Arif Rachman Aripa, Lusyana Asril Asril Burhan Asril Burhan Astri, Andi Astri Sri Nurul Fardila Astuti Amin Benedikta Winne Angela Besse Yuliana Bone, Mahfuzun Burhanuddin Taebe Erianto, Fatricia Fadel Ahmad Haris Fadhilla Maryam Fadillah Maryam Fadillah Maryam Fajriansyah Fajriansyah Fhahri Mubarak Firdaus Fitri Andriani, Fitri Fitriyanti Jumaetri Sami Gemini Alam Hamdayani L. A Hamdayani Lance Abidin Hapiwaty, Saldi Hardianti Hardianti, Hardianti HARDIANTO - Heldawati Heldawati Herlina Rante Hilal, Achmad Humang, Rezki Ihsan Imrawati Imrawati Imrawati Imrawati Imrawati Imrawati Imrawati Imrawati Imrawati, Imrawati Indah Kadullah Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Khairuddin Khairuddin L A, Hamdayani Lusianawati, Hayu Mahfuzun Bone Mangosa, Grace Pretty Marwati Marwati Mar’atun Jannah, Imrawati, Muzakkir Baitz, Massolo, Selpi Muh Azwar AR Mus, Suwahyuni Nasution, Ahmad Faisal Nur Aida Kubangun * Nurhayani Nurhedah, Nurhedah Nurhidaya Nurhidaya Nurjannah Bachri Nurjannah Bachri, Nurjannah Nurul Ainun Agustin Nurzadrina Wahyuddin Pannyiwi, Rahmat Prima Astuti Handayani Rahmad Aksa Rahmah Mustarin Rahman, Nur Fausia Rahmat, Rezqiqah Aulia Reny Syahruni Risfah Yulianty Rohana Rohana Rosadika Fatimah Rosdiana Rosdiana S, St. Mujahida Safidni, Elvira Saldi Hapiwaty Sari, Lely Meriaya Sarwati, Dewi Sima, Yenny Sri Wahyuni Suhaera Suminar, Saka Surya, Sara Suwahyuni Mus Suwahyuni Mus Tuti Handayani Tuti Handayani Zainal Wahyu Hendrarti Wahyuddin Wahyuddin Wahyuddin Yulia Yusrini Djabir Zaenal Zaenal, Zaenal Zahira Amody Zainal, Tuti Handayani Zulfahmidah Zulfahmidah