Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Lampu Jalan Otomatis Dengan Pemanfaatan Tenaga Surya Pada Karang Taruna Di Desa Mojodanu Ngusikan Jombang Nasirudin, Mohamad; Hartanti, Dyah Ayu Sri; Puspaningrum, Yessita; Zulfikar, Zulfikar; Anwar, Achmad Sholichul; Sudarminto, Ahmad; Rohman, Achmad Ali Fathur; Ramadhan, Galuh; Nuriyah, Selvia Azka; Ashar, Salim
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v5i3.5265

Abstract

In many remote and rural areas, limited access to the main electricity grid often results in lighting issues that impact safety, education, and productivity. To address this problem, the implementation of solar panel technology as an alternative energy source offers a sustainable and effective solution. This community service program aims to introduce and apply solar-powered automatic street lighting technology in Mojodanu Village. The method used is Participatory Action Research (PAR), involving local youth from the Karang Taruna community in training and implementation of this technology. The training conducted in August 2024 included explanations on the operation and functioning of automatic street lights, as well as hands-on practice in assembling these lights. The training results showed an improvement in participants' understanding, with Post-Test scores higher than Pre-Test scores. The benefits of implementing this technology include energy and operational cost savings, as well as providing efficient lighting in areas without access to electricity. Additionally, the project imparts new knowledge and skills to local youth regarding environmentally friendly technology. The outputs of this activity include an understanding of the assembly of automatic street lights, materials and tools used, and practical skills in assembling simple solar panel-based devices.
Dampak Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Bekas Cacing (Kascing) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Caisim (Brasscia juncea L.) Zuhria , Siti Aminatuz; Hartanti , Dyah Ayu Sri; Cahaya , Fitria Nur; Puspaningrum , Yessita; Maghfiroh , Canggih Naili; Nasirudin, Mohamad
AGROSAINTIFIKA Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v6i2.4599

Abstract

Penduduk di Indonesia setiap tahunnya semakin bertambah dapat berpengaruh pada kebutuhan bahan pangan dan sayur. Salah satu jenis sayuran yang banyak digemari masyarakat Indonesia adalah caisim dimana dalam tanaman tersebut banyak mengandung gizi sehingga dapat memenuhi kebutuhan akan protein, vitamin dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak berbagai dosis pupuk bekas cacing (kascing) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim (Brassica juncea L.). Penelitian ini dilakukan di lahan pekarangan rumah tepatnya di Desa Plosogenuk Kec. Perak Kab. Jombang, Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan data kuantitatif, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan dosis kascing yaitu 0 g, 50 g, 100 g, 150 g, 200 g, 250 g dan diulang sebanyak 4 kali. Analisis data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) jika terdapat beda nyata dengan taraf 5%. Hasil percobaan pengaruh pupuk bekas cacing (kascing) dengan dosis 0 g, 50 g, 100 g, 150 g, 200 g, 250 g terhadap tanaman caisim memberikan hasil berbeda nyata atau berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman dan panjang akar. Hasil analisis data menunjukkan dosis terbaik pupuk kascing terhadap tanaman caisim adalah 250 g.
Biodiversitas Serangga pada Tanaman Jagung Varietas Jago 20 di Kabupaten Nganjuk Seken, Ido Adimas; Nasirudin, Mohamad; Yuliana, Anggi Indah
AGROSAINTIFIKA Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v6i2.4737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biodiversitas atau keanekaragaman serangga pada tanaman jagung fase generatif. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di lahan sitematis dan non sitematis. Pengambilan sampel serangga pertanaman jagung pada pagi hari (yellow trap dan blue trap), dan pada pagi, siang, dan sore (observasi). Adapun jumlah serangga yang diperoleh dihitung keanekaragaman (H’), dominasi (C), dan indeks nilai penting (INP). Pada lahan sistematis, nilai H’ serangga adalah 2,89 sedangkan untuk lahan non sitematis sebesar 2,81. Data menunjukan indeks keanekaragaman serangga dalam keadaan sedang. Indeks dominasi (C) pada lahan jagung fase generatif lahan sistematis sebesar 0,089 sedangkan pada lahan non sitematis sebesar 0,081 artinya kedua lahan tersebut menujukan indeks dominasi yang rendah. Pada lahan sistematis, famili Muscidae menunjukan INP sebesar 20,69, untuk lahan non sitematis INP tertinggi ditunjukan famili Coccinelidae dengan nilai 21,53. Lahan jagung fase generatif yang menggunakan perlakukan secara sitematis menunjukan keanekaragaman serangga yang lebih tinggi dibandingkan dengan lahan jagung fase generatif yang menggunakan perlakuan secara non sitematis.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urine Kelinci terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) Qusyairiy, Dewi Masruroh Ahmad; Nasirudin, Mohamad; Faizah, Mazidatul
AGROSAINTIFIKA Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agrosaintifika.v6i2.4930

Abstract

Tomat adalah komoditas multiguna yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena berguna sebagai sayuran, bumbu masak, buah meja, bahan pewarna makanan dan sebagainya. Dalam upaya peningkatan produksi tanaman tomat, petani masih menggunakan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah urine kelinci untuk pembuatan pupuk organic cair (POC). Pupuk organik dapat meningkatkan ketersediaan hara dalam tanah juga dapat meningkatkan efiensi pemupukan. Dengan demikian penggunaan pupuk organik pada produksi tanaman tomat dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik yang dosisnya cenderung meningkat. Penggunaan kombinasi pupuk organik dan anorganik akan memberikan beberapa keuntungan salah satunya dapat mengurangi biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC urine kelinci terhadap pertumbuhan tanaman tomat pada vase vegetatif yang diantaranya tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun. Hasil pupuk organik cair yang dibuat nantinya akan diaplikasikan pada tanaman tomat menggunakan konsentrasi 1000 ppm, 2000 ppm, dan 3000 ppm. Pengamatan dilakukan selama 35 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan empat perlakuan yaitu P0 = Air 100% tanpa POC urine (kontrol), P1 = POC urine 1000 ppm, P2 = POC urine 2000 ppm, P3 = POC urine 3000 ppm. Paramater yang diamati diantaranya tinggi tanaman, diameter batang, dan banyak jumlah daun. Data dianalisis dengan sidik ragam ANOVA taraf kepercayaan 5%. Apabila perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan pemberian POC urine kelinci pada perlakuan P3 (3000 ppm) memberikan pengaruh signifikan pada tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun tanaman tomat pada umur 28 hari setelah tanam (HST) dan 35 HST dibandingkan perlakuan lainya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI PADI DI DESA BANJARDOWO, KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Qomariyah, Siti Nur; Nasirudin, Mohamad; Majidah, Ni'matul
Sigmagri Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v4i2.1183

Abstract

ABSTRACT One of the villages that is a rice production center in Jombang Regency is Banjardowo Village. The people in this village expect a good income from rice production. However, farmers cannot be separated from technical obstacles in their efforts to increase productivity and income. The aim of this research is to analyze factors that can influence the income of rice farmers in Banjardowo Village, Jombang District, Jombang Regency. This research uses multiple regression analysis using a purposive sampling method. The type of data used is quantitative data with an associative method. The population in this study were rice farmers in Banjardowo Village, Jombang District, who were members of 30 farmer groups (Poktan). The sampling technique used is a saturated sampling technique, with the condition that the population is less than 30 people. Based on the results of the analysis of labor costs, fertilizer costs, production, and planting patterns, which together or simultaneously influence farmer income, The results of the significance of labor costs, fertilizer costs, and production show that there is a partial influence on farmer income. However, partially, the crop pattern variable does not affect farmer income. Keywords: farmer income, productivity, farmer income factors ABSTRAK Salah satu desa yang menjadi sentra produksi padi di Kabupaten Jombang adalah Desa Banjardowo. masyarakat pada desa ini mengharapkan pendapatan yang baik dari hasil padi sawah. Namun petani tidak terlepas dari kendala teknis dalam upaya peningkatan produktivitas dan pendapatan. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mampu mempengaruhi pendapatan petani padi di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan metode purposive sampling.Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah petani padi di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh dengan syarat populasi yang ada kurang dari 30 orang. Berdasarkan hasil analisis Biaya Tenaga Kerja, Biaya Pupuk, Produksi, dan Pola Tanam secara bersama-sama atau secara simultan berpengaruh terhadap Pendapatan Petani. Hasil signifikansi Biaya Tenaga Kerja, Biaya Pupuk, dan Produksi menunjukkan adanya pengaruh secara parsial terhadap terhadap Pendapatan Petani. Namun, secara parsial variabel Pola Tanam tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Petani. Keywords: Pendapatan Petani, Produktivitas, Faktor Pendapatan Petani
Development of ICT-Based Learning Media as an Extension Tool for the Production of Liquid Organic Fertilizer Hidayat, Rohmat; Maulida, Pusparani; Nasirudin, Mohamad
Sigmagri Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/sigmagri.v4i2.1250

Abstract

This research aims to develop an agricultural learning media called Em Penyu (Media Penyuluhan Pertanian). It is an extension tool based on Information Communication and Technology (ICT) as an alternative solution in supporting agricultural extension activities dealing with liquid organic fertilizer. This study used the Research and Development method based on the ADDIE development model. The subjects of this research were 25% of the members of the Ngaren Farmers Group. The data collection techniques are interviews and questionnaires. Researchers designed agricultural extension media in the form of videos. The results of this study indicate that (1) the assessment of the validity of the media by material experts gets a percentage of 71.875% in the good category, and the assessment by media experts gets a percentage of 85.294% in the very good category. (2) Assessment of farmers' response to the media gets a percentage of 84.5% in the very good category. Based on these results, it can be interpreted that Em Penyu is suitable for use in agricultural extension activities and farmers have given a positive response regarding the development of this agricultural extension media. So it is hoped that it can also be a supporter in advancing the agricultural sector.
Inventory of Local Fruit Plants in Badang Village, Jombang Regency Yuliana, Anggi Indah; Nasirudin, Mohamad; Mahfudin, Sayyid
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 3 No. 3 (2024): February
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agaricus.v3i3.4430

Abstract

Badang Village is one of the areas in Jombang Regency that has the potential for yards that are rich in biotic resources, one of which is fruit plants. This study aims to determine the diversity of fruit plant species in the yard area of Badang Village residents. This research was conducted from February to June 2022 in Badang Village, Ngoro District, Jombang Regency. The results showed that there were 22 types of fruit plants scattered in 6 hamlets of Badang Village, Ngoro Subdistrict, Jombang Regency, including: avocado, star fruit, durian, guava, orange, katilayu, longan, kersen/keres, mango, pineapple, jackfruit, papaya, banana, rambutan, salak, date palm, mustard, soursop, dragonfruit, grape, red pomegranate and sugar apple. The index of fruit plant diversity in Badang Village for each hamlet is different, for Badang Hamlet the diversity index value is 2.111, Wates Hamlet is 2.049, Wonoasri Hamlet is 1.973, Sukotirto Hamlet is 1.682, Wedani Hamlet is 1.443. The five hamlets are categorized as having a moderate diversity index. As for Watulintang Hamlet, the diversity index value is 0.957, so it is classified as low compared to other hamlets.
Insect Biodiversity on Inorganic Cayenne Pepper Plants in Plosogeneng Village, Jombang Regency Mufidah, Khusna Niswatul; Yuliana, Anggi Indah; Nasirudin, Mohamad; Faizah, Mazidatul
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agaricus.v4i1.4853

Abstract

The method used in this research is a quantitative method, sampling was carried out by installing Yellow Trap insect traps which were placed at several points for 12 days. The results of this research are the insect diversity index found in this research, there are 5 families, a total of 28 individuals. Consists of Oxyopidae, Coccinellidae, Pentatomidae, Noctuidae and Coreidae. The diversity index (H') value for insects is -1.35. Meanwhile, the dominance index for cayenne pepper plantations in Plosogeneng Village, Jombang District in the Yellow Trap is 0.31. Keywords: Insect Diversity, Dominance Index, Chili Plants.
ANALYSIS OF THE EFFICIENCY OF KARET JATIMLEREK DAM ON AGRICULTURAL IRRIGATION IN PLANDAAN DISTRICT, JOMBANG REGENCY Nasirudin, Mohamad; Yuliana, Anggi Indah; Aviv, Romadhon Luqman
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 4 No. 3 (2025): February
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agaricus.v4i3.5673

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of water distribution from the Jatimlerek Rubber Dam in irrigating agricultural land in Jatimlerek, Purisemanding, Karangmojo, and Plandaan Villages, Plandaan District, Jombang Regency. The method used is quantitative. The results obtained are the efficiency of distribution in the Jatimlerek secondary channel of 86.13%. Water loss along the Jatimlerek secondary channel is 0.38% of the efficiency in the secondary channel under normal conditions of 90%, so it can be concluded that Jatimlerek secondary irrigation is less effective. Water loss occurs due to the poor condition of the existing irrigation network lining. The conclusion based on the calculation of water loss and irrigation efficiency along the Jatimlerek secondary channel from BJM 2 - BJM 7 is that water loss is 0.38% and the efficiency of Jatimlerek secondary channel irrigation is 86.13%. Then the condition of the Jatimlerek secondary irrigation structure from BJM 2 - BJM 7 of the six BJMs observed, there were two BJMs that experienced damage to the secondary channels, namely BJM 5 located in Plandaan Village and BJM 7 in Purismanding Village which resulted in a decrease in the flow function.
Insect Biodiversity in Corn Plants of Jago 20 Variety in Jombang Regency Nasirudin, Mohamad; Puspaningrum, Yessita
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/agaricus.v3i1.5711

Abstract

This study aims to determine the biodiversity or diversity of insects in corn plants in the generative phase. This type of research is quantitative descriptive. The study was conducted in systematic and non-systematic land. Sampling of insects in corn plantations in the morning (yellow trap and blue trap), and in the morning, afternoon, and evening (observation). The number of insects obtained was calculated for diversity (H '), dominance (C), and important value index (INP). In systematic land, the H' value of insects was 2.71 while for non-systematic land it was 2.68. The data shows that the insect diversity index is moderate. The dominance index (C) in systematic corn fields in the generative phase of systematic land was 0.074 while in non-systematic land it was 0.072, meaning that both lands showed a low dominance index. In systematic land, the Muscidae family showed an INP of 20.46, for non-systematic land the highest IVI was shown by the Coccinelidae family with a value of 21.42. Generative phase corn fields that use systematic treatment show higher insect diversity compared to generative phase corn fields that use non-systematic treatment. Keywords: Synthetic inorganic, corn, insect diversity.
Co-Authors Abdul Latif abdul Latif Abu Na’im Abu Na’im Achmad Kholilur Rahman Achmad Krisdianto Achmad Miftahul Huda Adi Ardiansyah, Adi Adinda Tiara Choirunnisa Afdholi, Zakiyuddin Al Afif Kholisun Nashoih Afifuddin Afifuddin Aghni Akbar Hidayat, Muhammad Agung Pramana Warih Marhendra Agus Suhadi Agus Suhadi Agus Suhadi Ahmad Hamdan Zainul Hasan Ahmad Septyo Baktiar Ainin Mukarromah Aji Setyo Hartono Al Ibrahim, Tegar Bara Alan Hafinudin Ali, M. Musyafa Alifadeyana, Laily Amal, Muhammad Ichlasul Ambar Susanti Ambar Susanti Ambar Susanti Amin Setyo Leksono Ana Mariatul Khiftiyah Anandita, Septian Ragil Andani, Nur Faisal Anggi Indah Yuliana Anggi Indah Yuliana Anton Muhibuddin Anton Muhibuddin Anwar, Achmad Sholichul Ardiansya, Widi Ardyah Ramadhina Irsanti Putri Ari Viqri Zakaria Arifuddin Ahmad Ario Wibowo, Rendy ashar, salim Aulia Saharani Aviv, Romadhon Luqman Azhar Irfana Gangsar Bachtiar Ali Baehaqi Baita Fitrianah Bajuri, Mohammad Fahmi Bima Prakasa Budi Kiswanto Cahaya , Fitria Nur Canggih Nailil Maghfiroh Choirul Anam Dawam Cahya Defi Kartika Dwi Hari Winarno Dyah Ayu Sri Hartanti Effendi, Akmal Hidayat Faizah, Mazidatul Febrianti, Arista Sasa Bela Fitri Umardiyah Fitria Nur Cahaya Fitriana, Dista Fitroh Choirunisa Fitroh, Mayada Fatwatul Galuh Ramadhan, Galuh Gatot Ciptadi Gladys Agnescia Sumampouw Hadi Saptiono Hambali, Nur Habib Ahmad Hari Winarno, Dwi Hariono, Tholib Hasan, Ahmad Hamdan Zainul himmatul Aliyah, himmatul Ibrahim Yusuf Al Farros Idi Afrili Adam Indah Fitriani Indana, Izzatul Indradewa, Rhian Islakhul Anam, Muhammad Izzatul Indana Juwita Ratna Dewi Kartika, Defi Khakim, Achmad Latif Nur Khanifah, Dian Khasanah, Kharisma Wahyu Khasanah, Siti Nikmatun Khoir, Muhammad Abil Kholifatul Fuadah Khotim Fadhli Khusnul Khotimah Khusnul Mei Sintia Laila Ma'rufah Lailatul Fitria Lailatus Saadah Leila Bella Lucky Aulia Ayu Luthfi Mufidatur Rohmah M Abdu Na'im M Abdu Naim M Afim Ihza Fernanda M Amir Ma'sum M Yoga Hadi M. Aliyul Wafa M. Wildan Tijanuddaroro Ma'rufah, Laila Maf'ulah, Siti Maghfiroh , Canggih Naili Maghfiroh, Canggih Nailil Maharani Pertiwi K. Mahfudin, Sayyid Majidah, Ni'matul Maratus Sholihah Mariatul Zulfa Maulida, Pusparani Maulidiya, Fifin Izzatul Mazidatul Faizah Mega Kirana Dewi Mei Sintia, Khusnul Meiliawati, Wanda Mochammad Syafiuddin Shobirin Moh. Edy Marzuki Mohamad Sahrul Putra Soleh Mohammad Hanif Yuhdi Mohammad Yusuf Habibi Mokhammad Saifulloh Al Aziz Mufidah, Khusna Niswatul Muhamad Iin Pranata Muhammad Arif Hakim Muhammad Farid Nasrulloh Muhammad Ichlasul Amal Muhammad Nur Iman Nudin Mulia Ni’matul Jannah Nerisa Agnesia Widianto Nia Kurniawan Niswah Qonita Nora Asya Wibawanti Nur Cahaya , Fitria Nur Laili Laili Sa’adah Nur Qomariah, Umi Kulsum Nur Sa’adah Nuriyah, Selvia Azka Nurul Annisa Sholehah Nurul ‘Aini Pangesti, Meligia Diage Primaadi Airlangga Puspaningrum , Yessita Puspaningrum, Yessita QOMARIYAH, SITI NUR Qomariyah, Umi Kulsum Nur Qurotul Ainiyah Qusyairiy, Dewi Masruroh Ahmad Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Yulianto, Rahmad Ramadhani Firdaus Rendy Ario Wibowo Richi Yasir Arrokhim Rihlatil Hajjah Riska Damayanti Riska Rahmawati Rizka Mudyanti Rizqi Nurul Huda Robihah, Ismi Rohman, Achmad Ali Fathur Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rohmawati, Arizka RR. Ella Evrita Hestiandari Saihul Atho’ A’laul Huda Salim Ashar Saputra, Fajar Sidik Dwi Seken, Ido Adimas Sholeh Abdul Baqi Sifaunajah, Agus Siska Binti Qoirot Siti Aminah Siti Aminah Siti Aminataz Zuhriyah Siti Aminatuz Zuhria Siti Maf'ulah Siti Mukarromah Siti Nur Qomariyah Siti Nur Qomariyah Siti Sulaikho Solly Aryza Sudarminto, Ahmad Suhadi, Agus Sujono Sujono Sulthon Ali Musti Susanti, Ambar Susanti, Ambar Syamsiar, Syamsiar Syaviratul Mughoyaroh Tiara Cahyani Umar Khasan Ursila Fitri Viona Ananda Widya Pertiwi Widya Pertiwi Wisnu Siwi Satiti Yessita Puspaningrum Yudhy Wardhani Yudhy Wardhani Yudithia Adi Wicansa Zahrotun Nisak Zakaria, Ari Viqri Zuhria , Siti Aminatuz Zuhria, Siti Aminatuz Zulfikar