Claim Missing Document
Check
Articles

SINERGI PEGAWAI DAN MANAJEMEN KANTOR DALAM MEMBANGUN KEHARMONISAN ORGANISASI: KAJIAN LITERATUR DAN USULAN KERANGKA KONSEPTUAL Hilmi Ramdhan, Raditya; Ahmad Tsaqif, Rifqy; Chaniago, Harmon
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i6.2025.%p

Abstract

Sinergi antara pegawai dan manajemen kantor merupakan fondasi penting dalam membangun keharmonisan organisasi yang berkelanjutan. Kajian ini mengidentifikasi kontribusi strategis dari komunikasi internal, keterlibatan manajerial, serta nilai dan visi bersama terhadap terbentuknya lingkungan kerja yang harmonis. Melalui telaah literatur dan dukungan temuan empiris dari pertanyaan terbuka dalam survei karyawan, terungkap bahwa koordinasi yang efektif, program penguatan tim, evaluasi terbuka, serta pendekatan partisipatif dalam menyelesaikan konflik berperan signifikan dalam membentuk sinergi yang produktif. Untuk memperkuat pemahaman teoretis, disusun pula sebuah kerangka konseptual yang mengintegrasikan dimensi sinergi organisasi sebagai strategi dalam meningkatkan kohesi dan produktivitas tim. Hasil kajian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan kebijakan manajemen berbasis kolaborasi.
EFEKTIVITAS RUANG OPEN SPACE TERHADAP KOLABORASI DAN PRODUKTIVITAS PENGGUNA DI GEDUNG DIREKTORAT PERGURUAN TINGGI VOKASI Dzulfikar J, Dzikri; Yudha Tama, Firgiawan; Chaniago, Harmon
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i6.2025.2531-2538

Abstract

Penataan ruang kerja memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas kerja, khususnya dalam aspek kolaborasi dan produktivitas pegawai. Salah satu pendekatan desain yang semakin banyak diterapkan adalah konsep open space, yakni ruang terbuka tanpa sekat yang fleksibel dan mendorong interaksi spontan antar pengguna. Di lingkungan perguruan tinggi vokasi, khususnya pada unit direktorat, kebutuhan akan ruang diskusi informal dan kolaboratif menjadi penting untuk mendukung ritme kerja yang dinamis dan kebutuhan koordinasi antarbagian. Hal ini menjadi relevan terutama ketika struktur ruang utama masih mengandalkan tata letak kantor konvensional yang bersifat tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ruang open space yang terletak di area lobby Gedung Direktorat salah satu perguruan tinggi vokasi negeri di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai direktorat dan tamu institusi, seperti mahasiswa maupun mitra eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang open space memberikan dampak positif terhadap kolaborasi dan produktivitas, terutama dalam hal kenyamanan berinteraksi, fleksibilitas penggunaan ruang, dan efisiensi waktu kerja. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan desain ruang kerja yang lebih adaptif dan kolaboratif di lingkungan pendidikan tinggi.
STRATEGI GENERASI Z DALAM MENGHADAPI KERJA HYBRID MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL MANAJEMEN PERKANTORAN Anugrah Dwi Anita, Arifa; Nurul Azqiah, Gina; Chaniago, Harmon
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i7.2025.2810-2817

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah paradigma kerja secara signifikan. Lingkungan kerja menjadi tidak terikat geografis dengan hadirnya platform cloud, alat kolaborasi daring, dan komunikasi digital yang canggih. Transformasi ini membawa dampak besar bagi Generasi Z, yang kini mulai memasuki dunia kerja. Generasi ini dikenal dengan keterampilan teknologi dan preferensi terhadap fleksibilitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi Gen Z dalam menghadapi tantangan kerja hybrid dan dampaknya terhadap kinerja kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara terhadap 12 narasumber Gen Z yang telah menjalani magang di perusahaan dengan model kerja hybrid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen Z mengadopsi strategi seperti pemanfaatan teknologi kerja digital, pengelolaan waktu, pengembangan soft skill komunikasi daring, dan penciptaan ruang kerja pribadi. Strategi ini terbukti mendukung produktivitas dan ketahanan kerja mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Gen Z bukan hanya penerima transformasi, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam sistem manajemen kerja modern.
POTENSI PENERAPAN KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI ADMINISTRASI: STUDI PADA RUANG ADMINISTRASI POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Akbar Anggara, Imam; Aufa Nurdzaky Farhan, Delta; Chaniago, Harmon
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.79-85

Abstract

Proses administrasi di perguruan tinggi vokasi masih banyak bertumpu pada cara kerja manual yang memakan waktu dan kurang efisien. Situasi ini terlihat pula pada ruang administrasi di Politeknik Negeri Bandung, di mana sebagian tugas harian sering terhambat oleh pencatatan yang berulang, pengarsipan yang sulit ditelusuri, serta komunikasi internal yang belum terkoordinasi dengan baik. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini mencoba melihat sejauh mana kecerdasan buatan (AI) sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan administrasi. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan lima petugas administrasi sebagai informan melalui wawancara langsung dan pengamatan sederhana terhadap kegiatan mereka.Temuan penelitian menunjukkan bahwa para petugas memiliki beban kerja yang cukup tinggi dan kerap terkendala oleh aktivitas-aktivitas rutin yang memerlukan ketelitian. Dari pengalaman mereka, muncul beberapa area yang dinilai paling mungkin dibantu oleh AI, seperti pencatatan otomatis, penelusuran arsip digital, pengelompokan dokumen, serta pengingat tugas dan jadwal. Meskipun AI belum diterapkan secara nyata, para informan menilai bahwa teknologi tersebut berpotensi mempercepat pekerjaan dan mengurangi kesalahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peluang penerapan AI dalam administrasi cukup terbuka, terutama untuk pekerjaan berulang yang membutuhkan kecepatan dan akurasi, sekaligus memberikan dasar awal bagi pengembangan model penerapan yang sederhana dan realistis untuk lingkungan vokasi.
Kantor Virtual dan Keseimbangan Kehidupan-Kerja bagi Generasi Z dan Pengusaha di Indonesia Rachma, Nayla; Reka Pramesti Dwilingga Kartiwa; Chaniago, Harmon
International Journal Administration, Business & Organization Vol 6 No 3 (2025): IJABO
Publisher : Asosiasi Ahli Administrasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61242/ijabo.25.479

Abstract

The post-pandemic era has brought a major transformation in work models, accelerating the adoption of virtual offices, particularly among Generation Z and young entrepreneurs in Indonesia. This phenomenon raises questions about whether flexible work settings truly support work-life balance or pose new psychological and operational challenges. This study aims to explore the role of virtual offices in facilitating work-life balance and identify the main obstacles in their implementation. Using a qualitative-descriptive literature review method, data were synthesized from peer-reviewed journals, national reports, and relevant online publications. The analysis shows that virtual offices offer significant benefits, such as reduced operational costs, increased autonomy, and improved job satisfaction. These advantages align well with the digital-native traits and flexibility preferences of Generation Z. However, challenges such as blurred work-life boundaries, digital fatigue, and limited emotional engagement remain prominent. To address these issues, several strategies are proposed, including structured digital communication policies, wellness programs, and virtual team-building initiatives. The study concludes that while virtual offices provide a promising solution for sustainable and flexible work culture, their effectiveness relies heavily on digital discipline, cultural adaptation, and strategic management. The findings offer practical insights for young professionals and entrepreneurs who aim to optimize virtual office systems while maintaining productivity and well-being in the evolving Indonesian business environment.
A Generation Z and the Challenge of Toxic Leadership: Between Wellbeing, Productivity, and Loyalty Andriani, Helma Putri; Aini; Chaniago, Harmon
International Journal Administration, Business & Organization Vol 6 No 3 (2025): IJABO
Publisher : Asosiasi Ahli Administrasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61242/ijabo.25.480

Abstract

The presence of Generation Z in the workforce has shifted expectations toward empathetic, transparent, and emotionally supportive leadership. This quantitative study examines the influence of toxic leadership on psychological well-being, productivity, and work loyalty among 50 Generation Z employees working across various sectors in Bandung. Data were collected via questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS. Results show that toxic leadership marked by authoritarian, manipulative, unsupportive, and unempathetic traits significantly reduces psychological well-being, as reflected in higher stress and job dissatisfaction. In contrast, its impact on productivity and loyalty was not statistically significant, explaining only 3 percent and 6.4 percent of the variance, respectively. Nonetheless, a negative directional trend was noted, indicating potential declines in motivation and morale. The study's novelty lies in its focus on Generation Z in Bandung, a city marked by rapid urbanization, creative industries, and a high concentration of young professionals. This provides a unique generational and cultural lens often underrepresented in toxic leadership research. Theoretically, this study enriches the discourse on destructive leadership by highlighting its differential effects on psychological versus behavioral outcomes. Practically, it underscores the need for organizations to adopt more empathetic and adaptive leadership styles to build a healthier, more inclusive, and sustainable work environment for the emerging workforce.
Optimization of Sariwangi Village Office Layout as a Catalyst for Comfort and Work Productivity Azizah, Audini Nur; Wafiqoh, Haifa Nurul Aini; Chaniago, Harmon
International Journal Administration, Business & Organization Vol 6 No 3 (2025): IJABO
Publisher : Asosiasi Ahli Administrasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61242/ijabo.25.483

Abstract

This study analyzes the impact of office layout on employee comfort and productivity at the Sariwangi Village Office. Using a qualitative approach, this study evaluates aspects of lighting, color, air, and sound that affect work efficiency. The results show that a closed layout supports privacy and information security, but has challenges in the form of uneven lighting and noise from the surrounding environment. Air circulation in the office is quite optimal thanks to natural ventilation, while the blue color on the walls provides a calming psychological effect for employees. In addition, the minimal lighting aspect in some rooms causes reduced focus and accuracy of employees in working. High noise from traffic around the office also becomes an obstacle in maintaining concentration. This study emphasizes the importance of implementing ergonomic principles and optimal spatial planning to improve employee productivity. As a solution, the study recommends modifying the window layout with cross-ventilation techniques, utilizing indoor green plants to improve air quality, and using soundproofing to create a more conducive work environment. With the implementation of these solutions, the office is expected to become a more comfortable workplace, support employee efficiency, and contribute to increasing overall productivity.
Digitalisasi Prosedur Pajak melalui Coretax: Studi Kualitatif tentang Tantangan dan Peluang bagi Pengguna di Sektor Pariwisata Bandung Zhafira Citra Paramita; Vivin Alifianti Rusyana; Harmon Chaniago
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2025): : Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v5i1.5080

Abstract

The rapid development of digital technology in recent years has driven the transformation of tax administration systems in Indonesia. Aligning with global trends, the government, through the Directorate General of Taxes, launched Coretax (Compliance and Risk Management System for Taxation) as part of a digital-based tax modernization strategy. This qualitative study explores the challenges and opportunities of Coretax adoption among tourism sector users in Bandung. Data were collected through in-depth interviews with key informants from tourism businesses and analyzed using thematic and SWOT analysis. The findings reveal that while Coretax offers benefits such as system integration, faster reporting, and reduced input errors, its implementation faces significant obstacles, including system instability, limited IT support, and low digital literacy. The study concludes with recommendations to enhance system stability, improve technical support, and strengthen digital literacy to optimize Coretax adoption.
Co-Authors Aas Astri Aisyah Abdul Malik Sayuti Agustin, Yona Ahmad Tsaqif, Rifqy Aini Akbar Anggara, Imam Alinda Devi Sofia Amran Bin Harun Andriani, Helma Putri Anugrah Dwi Anita, Arifa Ardellia, Azahra Sazida Ardini, Rifa Luthfiyah Aufa Nurdzaky Farhan, Delta Ayu Falufi, Delfi Azizah, Audini Nur Azizah, Zahra Nur Dani Finata Pratama Dina Simanjuntak Dini Nur Komalasari, Devita Dzulfikar J, Dzikri Efawati, Yen Endraria, Endraria Fadhlurrohman, Muhammad Thoriq Faras, Muhammad Naufal Rafi Faris Zikrurrahman Fawwaz, Faisa Firdaus, Izza Tibta Fitriawan, Anisa Gaffar, Mohammad Rizal Hasya, Nazwa Nur Helmy Kusuma, Mochamad Hilmi Ramdhan, Raditya Iklima Farhani Indira, Hidya Intan Widia Permatasari Irwan Setiawan IRWAN SETIAWAN Iwan Mulyawan Iwan Mulyawan Lastari, Hidya Indira Lestary, Lyta Linda Maryani Lyta Lestary M, Mukaram Manan, De Habib Habibul Mardiana, Moch Maria Karmelita Maryani, Linda Maya Setiawardani Mestina Hapsyah Hapsyah MH, Novia Mohammad Rizal Gaffar Mohammad Rizal Gaffar Muharam, Hari Mukaram Mukaram Mukaram Mukaram Mukaram Nauri, Luan Nissa Sayyidah Fatwa Novia MH Nur Suci Vidina Nurul Azqiah, Gina Nuryasmin, Rt Nindica Azalea Permatasari, Intan Widia Pratama, Dani Finata Pratama, Dani Finata Putri, Chrisantia Stella Amanda Putri, Ivon Sandya Sari Putri, Zahra Qanitah Ferdyan Rachma, Nayla Rahayu, Vinona Vamalya Rahil Jumiyani Reka Pramesti Dwilingga Kartiwa Rifaturrahman, Rafi Fauzan Rio Sanjaya Rizal Muhammad Naufal Rt Nindica Azalea Nuryasmin Rustandi, Difa Fadzrulloh Safitri, Dwiyanti Budi Salma, Aliya Salsabila Rachmawati, Syifa Salsha Billa, Salfa Saputra, Ramadhan Sarah, Ira Siti Sari, Maya Desvita Sayuti, Abdul Malik Septhara Adhityo Rohman Setiawardani, Maya Silaen, Abraham Lincoln Mangaratua Silaen Silalahi, Friska Simanjuntak, Dina Yosephine Valentine Sri Raharso Sri Suryani Sunandar, Syifa Nurmaitsa Putri Sutisna, Ma’mun Syafani, Rheina Syahla Tintin Suhaeni Tintin Suhaeni Tiorida, Ermina Vidina, Nur Suci Vinona Vamalya Rahayu Vivin Alifianti Rusyana Wafiqoh, Haifa Nurul Aini Wilar Mahinda, Razan YAYAN FIRMANSYAH, YAYAN Yudha Tama, Firgiawan Zhafira Citra Paramita