cover
Contact Name
Teuku Salfiyadi
Contact Email
atjeh1983@gmail.com
Phone
+628116822215
Journal Mail Official
atjeh1983@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Kab Aceh Besar
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JEUMPA
ISSN : -     EISSN : 29646731     DOI : https://doi.org/10.30867/jeumpa.v1i2.123
JUEMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dengan nomor (e-ISSN: 2964-6731), merupakan jurnal ilmiah hasil kegiatan pengabdian yang dialkukan dosen, mahasiswa dan masyarakat yang diterbitkan oleh Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes KemeLembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Aceh. Jurnal ini membahas beberapa permasalahan umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan ke masyarakat. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang dilakukan dosen yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini fokus pada masalah yang berhubungan dengan layanan masyarakat. terkait dengan Topik-Topik berikut: Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat, Pelatihan Kader Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Kesehatan, KKN Mahasiswa, Kebencanaan dan Pengembangan Ilmu Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2023): EDISI I" : 10 Documents clear
Rapid Tes Antibodi untuk Skrining Covid-19 dan Edukasi Protokol Kesehatan bagi Mahasiswa Syarifah Wahyuni; Darmawati; Zuriani Riski; Farah Fajarna; Safridha Kemala Putri; Mutia Ulfa Rahmad
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.142

Abstract

Corona Virus Disease 2019 menyebabkan berbagai dampak pada seluruh sektor kehidupan. Salah satunya tidak diizinkannya proses belajar mengajar secara tatap muka pada Perguruan Tinggi yang diganti dengan metode pendidikan jarak jauh.. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pembatasan aktifitas terkait dengan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Untuk itu, dalam hal menciptakan kampus aman Covid-19, maka perlu dilakukan skrining awal tes covid-19 pada mahasiswa yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka. Rapid test antibody untuk skrining awal COVID-19 sangat dibutuhkan mengingat penyebaran penyakit yang sangat cepat. Hal inilah yang mendorong tim pengabdian untuk memberi pengetahuan tentang skrining awal Covid-19 sehingga mahasiswa memiliki kemauan dan kesadaran untuk memeriksakan diri serta menjaga diri dengan mengikuti protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19 kepada orang lain.  Kegiatan ini menggunakan metode edukasi serta pemeriksaan Rapid Test antibody dengan jumlah sampel sebanyak 110 orang. Mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran tatap muka setelah dinyatakan non-reaktif dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Edukasi dan Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Karies Gigi dalam Upaya Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di Gampong Lam Ue Kabupaten Aceh Besar Mufizarni; Reca; Elfi Zahara; Lina Farsia; Cut Fazlil Hanum; Cut Aja Nuraskin
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.199

Abstract

Efforts to maintain dental and oral health should be carried out from an early age. Entering the age of 6-12 years, the risk of children experiencing caries is quite high, knowledge, attitudes and behavior of parents, especially mothers, are needed in maintaining children's dental and oral health. Based on an initial survey conducted on 20 children aged 6-12 years in Gampong Lam Ue, Aceh Besar District, it was found that 16 of the 20 children had dental caries, with an average def-t value of 2.7 (moderate category) and an average def-t value of 2.7 (moderate category). DMF-T average: 3.1 (medium category). The purpose of this activity is to increase mother's knowledge about dental caries in an effort to maintain children's dental and oral health in Gampong Lam Ue, Aceh Besar District. In this community service, education was carried out to increase mother's knowledge about children's dental and oral health by counseling using the Lecture, Questions and Answers, Demonstration, Discussion and Simulation methods. The results of community service that have been carried out show that there is an increase in mother's knowledge in maintaining oral and dental hygiene in children with an increase before the intervention (pre-test) in the poor category (70.0%) and after the intervention (post test) in the category good (93.3%). Mothers are expected to increase information and knowledge about dental caries and maintenance of children's dental health through counseling and other information media both on the internet and mass media, dental and oral health books or can consult directly with dentists/dental nurses about their children's dental and oral health.
Pemberdayaan Keluarga Dalam Peningkatan Upaya Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Lansia Di Desa Kandang Darul Imarah Aceh Besar Liana, Intan; Andriani; linda Suryani; Cut Ratna Keumala; sisca Mardelita; Elfi Zahara; Anwar Arbi
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.207

Abstract

Di Indonesia penyakit periodontal menduduki urutan kedua (96,5%). Penyebab lain yang dapat menyebabkan periodontitis adalah  ginggivitis, debris pada gigi yang tidak dibersihkan dalam waktu yang lama. Pemberdayaan diri berarti proses peningkatan kemampuan atau daya yang dilakukan oleh individu yang bersangkutan. Lansia di Desa Kandang, memiliki kebiasaan mengunyah sirih dan beranggapan kesehatan giginya tidak bermasalah,  dan memiliki kebiasaan menyikat gigi hanya waktu mandi saja. Hasil  pemeriksaan pada 15 orang lansia, menunjukkan 85% memiliki kalkulus dan kehilangan gigi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kandang Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar, berupa memberikan informasi melalui pembekalan buku saku, kegiatan melibatkan 30 orang lansia dan pendampingan, Tujuan kegiatan ini untuk dapat meningkatkan pengetahuan keluarga, serta meningkatnya kemampuan lansia secara mandiri untuk melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Berdasarkan hasil kegiatan disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan keluarga Lansia  setelah di berikan penyuluhan kesehatan dan pemberian buku saku. 
Penyuluhan, Sikat Gigi, dan Pembersihan Karang Gigi (Scaling) Pada Siswa-Siswi SMA Negeri 13 Medan Ria, Ngena; Manurung, Nelly Khatarina; Simaremare , Susy Adrianelly
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.231

Abstract

Maloklusi merupakan ketidakteraturan dari gigi geligi yang berada di luar ambang normal yang dapat dikoreksi dengan menggunakan Fixed appliance atau “behel”. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di SMA Negeri 13 Medan tahun 2018, diketahui bahwa kejadian maloklusi cukup banyak. Namun sebagian besar siswa-siswi pengguna fixed appliance masih belum mengetahui hal-hal yang harus diketahui dalam pemasangan fixed appliance. Setelah pelaksanaan edukasi menggunakan booklet “4 Tepat Behel Sehat” terlihat efektif terhadap perubahan pengetahuan sebagai pencegahan penyakit gigi dan mulut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 27, 29 dan  30 Juli 2019 bertujuan untuk memberikan penyuluhan dengan menggunakan booklet “4 Tepat Behel Sehat”, sikat gigi bersama, serta pembersihan karang gigi bagi siswa yang membutuhkan. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan fixed appliance dan kebersihan gigi dan mulut siswa-siswi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan siswa-siswi tentang penggunaan behel yang tepat. pengetahuan siswa-siswi semakin baik, semua (100%) siswa-siswi sudah memiliki pengetahuan dalam kriteria baik dengan rata-rata skor jawaban kuesioner 19,70. Siswa-siswi juga sudah terampil melakukan sikat gigi yang baik dan benar. Setelah dilakukannya pembersihan karang gigi (scaling) kebersihan gigi dan mulut siswa-siswi semakin baik, terlihat dari penurunan angka OHIS rata-rata dari 1,56 menjadi 0,05. Disarankan bagi siswa-siswi agar dapat melakukan pemasangan behel untuk mengatasi maloklusi yang dialami oleh tenaga yang tepat dan dapat melakukan sikat gigi sesuai denga yang diajarkan. Siswa-siswi juga diharapkan dapat mengaplikasikan dan membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada siswa-siswi lainnya.  
Penyuluhan Dengan Penggunaan Media Booklet Dalam Anak Tk (Paud) Prabhudy Pwki Medan Dan Tindakan Penumpatan Gigi Dengan Fissure Sileant Pada Meningkatan Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi Dan Mulut Siahaan, Yenny Lisbeth; Dewi, Shiska Buwana; Siahaan, Dumamey
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.236

Abstract

Karies gigi adalah penyakit gigi kronis (berlangsung lama) yang bisa menyerang siapa saja. Karies gigi terjadi karena adanya bakteri Streptococcus mutans. Mikroorganisme ini menghasilkan asam sehingga menyebabkan gigi mengalami demineralisasi alias kehilangan mineral terus-menerus. Kondisi inilah yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada struktur permukaan jaringan keras gigi. Hal ini ditandai dengan kemunculan bercak putih atau cokelat pada permukaan email (lapisan terluar) gigi. iasanya, gigi geraham dengan pit dan fissure paling dalam dimiliki anak yang gigi tetapnya baru tumbuh, yaitu sekitar usia 6-7 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga memilikinya. Pit and fissure sealant sendiri adalah tindakan penutupan pit and fissure dengan bahan sealant. Biasanya bahan sealant menggunakan resin komposit atau glass ionomer cement. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan anak tentang kesehtan gigi dan mulut, sehingga dapat mencegah terjadinya karies gigi pada anak dengan memberikan penyuluhan dan edukasi sikat gigi bersama-sama kepada anak TK PWKI Medan dengan survey pada nak-anak untuk meningngkaTKan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mlut   Hasil : Observasi. Anak berjumlah 50 orang dapat memahami cara menjaga kebersihan gigi dan mulutnya dengan melakukan demontrasi sikat gigi bersama, melakukan tindakan preventif penambalan gigi  pit and fissure yang dalam. Kesimpulan : Selama tiga kali dilakukan pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan terlihan peningkatan pengetahuan melakukan Preventif dengan penyuluhan dan sikat gigi bersama-sama, Melakukan penumpatan glass ionomer cement .
Pelatihan Kader dalam Penggunaan Media Trifold Display Board 3D sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Menggosok Gigi bagi Anak Usia Dini di Desa Patumbak I Deli Serdang Ramadhan, Ety Sofia; Hamsar, Adriana; Herlinawati, Herlinawati; Asmawati; Emailijati, Kartika; Nurhamidah
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.237

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak dijumpai adalah karies gigi. Data WHO menunjukkan bahwa 90% anak mengalami karies. Hasil Riskesdas (2018), menunjukkan dari 34 provinsi, 21 provinsi memiliki masalah kesehatan gigi termasuk Provinsi Sumatra Utara. Perilaku menggosok gigi yang benar frekuensi dan waktunya hanya sebesar 2.8%. Anak usia 5 tahun memiliki angka pengalaman karies gigi (dmft) ≥6 sebesar 67.3%. Target Kementerian Kesehatan Indonesia bebas karies tahun 2030. Upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut dilakukan program usaha kesehatan gigi masyarakat (UKGM) yang memberikan pelayanan promotif dan preventif. Menurut Notoadmojo (2012), perilaku berpengaruh 30%-35% terhadap derajat kesehatan. merubah perilaku dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan gigi dengan berbagai metode dan media yang menyenangkan, menghibur serta menarik perhatian, serta dapat membantu dan mempercepat proses pemahaman anak terhadap susbstansi materi. Berdasarkan hasil Penelitian Sofia dkk, menunjukkan bahwa Penggunaan Trifold Display Board 3D efektif mempengaruhi pengetahuan dan keterampilan menggosok gigi, sebagai sampel adalah Kader kesehatan yang berjumlah 40 orang, Metode yang digunakan yaitu Pelatihan kader dalam penggunaan media Trifold Display 3D, selanjutnya kader yang sudah dilatih melanjutkan mempromosikan pengetahuan tentang bagaimana menggosok gigi yang baik dan benar ke masyarakat dalam hal ini anak-anak di desa Patumbak I selama 1 bulan, Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada Kader, Pengetahuan serta status kebersihan gigi anak-anak di desa Patumbak I juga meningkat, akhirnya diharapkan bisa menekan jumlah karies gigi pada anak-anak.
Penyuluhan Tentang Hubungan Stunting Dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Alfah, Siti; Nugrawati, Nelly; Wijaya, Ayu; Ekawati, Nur; Adam, Andi Muhammad
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut adalah pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang terencana, ditujukan kepada kelompok tertentu yang dapat diikuti dalam kurun waktu tertentu diselenggarakan secara berkesinambungan dalam bidang promotif, preventif, dan kuratif sederhana yang diberikan kepada individu, kelompok, dan masyarakat. Masalah kesehatan di Indonesia sekarang ini sedang hangat dengan istilah stunting. Stunting adalah masalah kesehatan yang bersumber pada malnutrisi yang menyebabkan tinggi badan anak lebih rendah dari tinggi badan anak lainnya yang seumuran. Kejadian stunting pada balita hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan tidak hanya secara nasional, tetapi juga secara global. Stunting ditemukan memiliki korelasi yang signifikan dengan berbagai masalah kesehatan gigi. Studi Global Burden of Disease pada 2016 memperkirakan bahwa sekitar 3,58 miliar orang di seluruh dunia memiliki masalah kesehatan mulut dengan 486 juta anak menderita karies gigi sulung. Jumlah karies gigi sulung ditemukan tinggi pada anak-anak dengan berat badan kurang dan stunting. Kesehatan mulut adalah komponen penting dalam kesehatan tubuh yang komprehensif. Rongga mulut yang sehat dapat memfasilitasi konsumsi makanan bergizi dengan benar, menjaga kualitas hidup, dan menjaga produktivitas. Kesehatan mulut anak-anak adalah konsep yang kompleks dan melibatkan berbagai faktor, seperti genetik, biologis, perilaku, sosial, dan lingkungan. Menjaga kesehatan rongga mulut anak adalah salah satu langkah penting yang harus diambil orang tua dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak secara komprehensif
Pengaruh Penyuluhan Bahaya Seks Bebas pada Remaja Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Indrapuri Aceh Besar Suryani, Linda; Fuadi, Tuti Marjan; Keumala, Cut Ratna; Mardelita, Sisca; Andriani; Liana, Intan
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.239

Abstract

Aceh as a province with the implementation of Islamic law is not necessarily free from the problem of teenage promiscuity. Free sex among adolescents in Aceh can be seen from the various cases of adolescents who become pregnant at school age, the spread of sexually transmitted diseases is also increasing, abortions and early marriages are increasingly common. Socounseling related to free sex among adolescents is very necessary. The purpose of this study was to determine the effect of counseling on the dangers of free sex on adolescents at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Indrapuri Aceh Besar. The design of this study was to use a quasi-experimental design with a one group pretest and posttest approach, where the selection of the intervention group was then carried out pre (before) and post (after). The sampling technique used saturated sampling with a sample size of 37 students. The results of the Wilcoxon sigh rank test with a confidence level of 95% (α = 0.005) obtained a p value of 0.000 <0.005. So it can be concluded that there is an influence of counseling on the dangers of free sex on adolescent knowledge about free sex at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Indrapuri Aceh Besar.
Promotif dan Preventif Dalam Upaya Pencegahan Karies Gigi Pada Murid SD Negeri i Kayee Lheu Kabupaten Aceh Besar Reca, Reca; Nuraskin, Cut Aja; Salfiyadi, Teuku; Rahayu, Eka Sri; Mardiah, Ainun
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.244

Abstract

Dental caries is a disease caused by the interaction between debris and plaque bacteria, diet and teeth. Dental caries tops the list of other diseases in Indonesia. The prevalence of dental disease, especially in children aged 12 years, has a tendency to increase. Prevention of caries can be done by brushing your teeth. The purpose of community service is to increase students' knowledge about how to prevent dental caries and improve students' skills in brushing their teeth properly and correctly. This activity was carried out for students of SDN I Kayee lee Kec. Aceh Besar in 2018 with a target of 30 students in class IV A. The interventions provided were in the form of counselling and accompanied by demonstrations of how to brush teeth properly and correctly, brushing teeth together. The results of the activity showed that 83% of students already knew how to prevent dental caries. It is recommended that students to be able to increase their knowledge about how to brush their teeth properly and correctly and be able to apply dental and oral health maintenance measures in an effort to prevent dental caries.
Peran Perawat Gigi di Puskesmas Dalam Mendukung Transformasi Kesehatan Salfiyadi, Teuku; Ainun Mardiah; T Iskandar Faisal; Abdurrahman
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): EDISI I
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jeumpa.v2i1.304

Abstract

Peran perawat gigi dalam upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sebaiknya dilakukan sejak anak  usia dini. Memasuki usia 6-12 tahun resiko anak mengalami karies cukup tinggi, pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua terutama ibu dibutuhkan dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan anak tentang Pendidikan Kesehatan gigi sebagai upaya transformasi Kesehatan. Pada pengabdian masyarakat ini dilakukan edukasi untuk peningkatan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut anak dengan penyuluhan menggunakan  metode Ceramah, Tanya Jawab,  Demostrasi, Diskusi dan Simulasi. Hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan yaitu menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terhadap pentinya Pendidikan Kesehatan gigi pada masyarakat dan anak usia sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10