cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 666 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Handout Pada Materi Menganalisis Stuktur Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Alasa Harefa, Heking Trisman; Riana, Riana; Harefa, Noveri Amal Jaya; Halawa, Noibe
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.662

Abstract

Stuktur Teks Negosiasi adalah Orientasi, merupakan pemaparan pendahuluan dari pihak ke-1 dan pihak ke-2 untuk mempelajari paparan masing-masing, sehingga permasalahan menjadi jelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengembangan bahan ajar Handout pada materi menganalisis stuktur teks negosiasi yang layak, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), Evaluasi (Evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket validasi ahli materi, validasi ahli bahasa, dan validasi ahli desain, serta angket respon peserta didik dan efektivitas terhadap hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian ini maka pengembangan bahan ajar Handout pada materi menganalisis stuktur teks negosiasi. Telah memenuhi kriteria sangat layak yaitu Hasil angket penilaian kelayakan pengembangan bahan ajar Handout oleh validator ahli materi pada revisi I dengan pencapaian 56% dan revisi II dengan pencapaian 86%. Hasil angket penilaian kelayakan pengembangan bahan ajar Handout oleh validator ahli bahasa pada revisi I dengan pencapaian 54% dan revisi II dengan pencapaian 88%. Hasil angket penilaian kelayakan pengembangan bahan ajar Handout oleh validator ahli desain pada revisi I dengan pencapaian 58% dan revisi II dengan pencapaian 94%. Hasil kepraktisan pada uji coba kelompok kecil mencapai 89% dan uji coba lapangan mencapai 92% dengan kriteria sangat praktis. Hasil efektivitas pada uji coba kelompok kecil mencapai 100% dan pada uji coba lapangan mencapai 90% dengan kriteria sangat baik dan efektif. Dapat disimpulakan bahawa pengembangan bahan ajar Handout layak, praktis dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran di kelas X SMA Negeri 2 Alasa.
Model Permainan Edukatif Untuk Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia 3–5 Tahun Kurnia, Marsha Julianti; Sari, Eka Novita; Fachrezzy, Fahmy
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan model permainan edukatif untuk menstimulasi keterampilan motorik kasar anak usia 3–5 tahun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya aktivitas fisik yang terstruktur untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak pada masa golden age. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg & Gall yang disederhanakan, meliputi tahap identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data awal, perancangan produk, validasi desain, uji coba terbatas, revisi, dan finalisasi produk. Uji coba terbatas dilakukan pada 10 anak, sedangkan implementasi lapangan melibatkan 37 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model permainan edukatif yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan di lembaga pendidikan anak usia dini. Model ini memuat berbagai permainan yang dibagi menjadi tiga tingkat kesulitan: mudah, sedang, dan sulit, dengan mengintegrasikan gerak dasar lokomotor, stabilitas, dan manipulatif. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan dapat menstimulasi keseimbangan, koordinasi, dan keterampilan motorik kasar anak secara menyenangkan dan aman.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Negosiasi Melalui Model Pembelajaran Student Teams Achivement Division Pada Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Hiliserangkai Mendrofa, Mei Siska Putri; Bu'ulolo, Yanida; Ndruru, Mastawati; Harefa, Noveri Amal Jaya
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas X SMK Negeri 1 Hiliserangkai Tahun Pembelajaran 2024/2025 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes hasil belajar, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model STAD mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa. Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 67,92% pada pertemuan pertama siklus I menjadi 86,15% pada pertemuan kedua siklus II. Aktivitas Peneliti juga meningkat dari 52,5% menjadi 87,5% pada pertemuan kedua siklus II. Nilai rata-rata kemampuan menganalisis struktur teks negosiasi siswa meningkat dari 59,75 pada siklus I menjadi 84,25 pada siklus II. Demikian pula, nilai rata-rata kemampuan menganalisis kaidah kebahasaan meningkat dari 60,93 menjadi 77,7. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi siswa.
Batubara Bituminous Menjadi Asam Humat Sebagai Inovasi Pendamping Pupuk, Besum Papua Ngaderman, Theodora; Reliubun, Lukman; Degei, Ishak
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.668

Abstract

Pemerintah menetapkan program hilirisasi dan peningkatan nilai tambah batubara kualitas rendah. Penelitian dan pengembangan suatu inovasi batubara peringkat rendah sebagai suatu solusi. Asam humat dari batubara halus peringkat rendah ini dapat menstabilkan dan memperbaiki kondisi tanah yang ada. Inovasi baru yang dilakukan tidak luput dari banyak tantangan yang dihadapi, inovasi hilirisasi batubara merupakan produk turunan dari batubara, yang mana sangat membantu masyarakat yakni dalam rangka program Pemerintah menyangkut ketahanan pangan untuk mensejahterakan masyarakat tentunya. Setelah batubara dihaluskan kemudian dilakukan pengujian yakni dicampur dengan pupuk urea, perbandingan 1:3. Campuran batubara asam humat ini diuji pada tanaman padi selama 1 bulan. Selama periode pengamatan dilakukan setiap minggu untuk mengamati perkembangan dan respon tanaman padi tersebut. Campuran batubara asam humat ini diuji pada tanaman padi selama 1 bulan. Selama periode pengamatan dilakukan setiap minggu untuk mengamati perkembangan dan respon tanaman padi tersebut. Pengamatan mencangkup pertumbuhan tanaman seperti tinggi tanaman dan warna daun. Lokasi penelitian berada pada Kampung Karya Bumi Besum, yang merupakan daerah persawahan. Geologi daerah Besum merupakan daerah pedataran fluvial secara geomorfologi banyak dijumpai sungai-sungai dan dikelilingi perbukitan batugamping Nimboran. Geologi daerah Besum yaitu berada pada endapan fuvial yang kontak dengan batugamping yang lebih tua. Analisis batubara yang diambil yaitu batubara jenis lignit dan bituminous daerah Mawesday berdasarkan data laboratorium merupakan jenis batubara peringkat rendah 4,85 cal/g. total Senyawa humat cukup tinggi berbanding lurus dengan nilai kelembaban moisture in air dried sample batubara yakni  20,49%. Kandungan abu (ash) diketahui sebesar 4,33% cukup tinggi membantu dalam pertumbuhan daun klorofil.
Pengaruh Collaborative Learning dan Self-Efficacy terhadap Learning Motivation Siswa melalui Student Engagement di SMKN 8 Jakarta Evhlin, Marcia Lusyana; Fidhyallah, Nadya Fadillah; Zakiah, Rizka
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.669

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi dampak dari pembelajaran kolaboratif dan efikasi diri terhadap motivasi belajar siswa, dengan keterlibatan siswa sebagai variabel penghubung di SMKN 8 Jakarta. Metode yang dipakai adalah pendekatan kuantitatif menggunakan teknik Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS), yang diproses memakai software SmartPLS 3.0. Sampel studi mencakup 138 siswa yang dipilih secara proporsional dari enam kelas, di mana setiap kelas menyumbang 23 siswa. Temuan analisis mengungkapkan bahwa pembelajaran kolaboratif dan efikasi diri memberikan pengaruh positif serta bermakna terhadap keterlibatan siswa dan motivasi belajar. Lebih lanjut, keterlibatan siswa terbukti menjadi perantara yang signifikan dalam hubungan tidak langsung antara pembelajaran kolaboratif serta efikasi diri dengan motivasi belajar. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis kolaborasi mampu meningkatkan semangat belajar siswa melalui peningkatan partisipasi mereka dalam proses pendidikan. Penguatan efikasi diri juga memiliki peran krusial dalam memotivasi keterlibatan aktif, yang pada akhirnya menaikkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, studi ini menekankan urgensi penerapan teknik pembelajaran kolaboratif dan penguatan rasa percaya diri akademik siswa guna mencapai tingkat motivasi belajar yang lebih optimal. Penelitian ini menyumbang secara teoritis pada evolusi model pendidikan yang berfokus pada partisipasi aktif dan efikasi diri. Untuk studi mendatang, model ini bisa diperluas dengan menyertakan faktor tambahan seperti stres akademik atau dukungan teman sebaya, guna memperoleh wawasan lebih mendalam tentang elemen-elemen yang memengaruhi motivasi belajar siswa.
Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan Islam dalam Keluarga Melalui Kegiatan "Bina Keluarga Remaja" di Kelurahan Koto Panjang Julfi, Alfath; Kenedi, Gusril; Batubara, Juliana
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.670

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya peningkatan kualitas pendidikan Islam dalam keluarga melalui kegiatan Bina Keluarga Remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Hasil yang diperoleh: (1) Kegiatan penyuluhan materi dalam upaya peningkatan pendidikan Islam remaja menekanan keimanan, pendidikan ibadah, baca Alqur’an, puasa, berdo’a sebelum beraktifitas, batasan aurat laki-laki dan perempuan, menjaga adab dalam masyarakat (2) Peningkatan pendidikan Islam remaja dalam kegiatan konseling orang tua dilakukan dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai Islam, memberikan pendidikan agama dan materi konseling berbasis Islam. (3) Upaya peningkatan pendidikan Islam dalam kunjungan rumah melaui pemantauan aktifitas keagamaan remaja dan membantu orang tua dalam menanamkan nilai akhlak Islami kepada remaja. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan pendidikan Islam remaja dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti penyuluhan, konseling orang tua, kunjungan rumah yang berbasis nilai-nilai Islam. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan membentuk keimanan, akhlak, dan karakter Islami remaja serta mencegah kenakalan dengan menanamkan nilai-nilai Islam secara terpadu.
Efektivitas Video Pembelajaran Interaktif Dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa di SMPN 05 Baubau Ahmad, Fitratun Najam; Ali, Wa Ode Riska Fauzia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas video pembelajaran interaktif dalam meningkatkan literasi digital siswa di SMPN 05 Baubau. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group design. Sampel penelitian melibatkan 72 siswa kelas VIII yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (36 siswa) yang menggunakan video pembelajaran interaktif dan kelompok kontrol (36 siswa) yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes literasi digital yang telah divalidasi dan kuesioner self-efficacy digital. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran interaktif secara signifikan meningkatkan literasi digital siswa dengan nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen 84.7 dibandingkan kelompok kontrol 72.1 (p < 0.001). Peningkatan literasi digital meliputi aspek technical skills (27%), critical thinking (22%), dan digital citizenship (19%). Video pembelajaran interaktif juga meningkatkan self-efficacy digital siswa sebesar 31%. Penelitian ini merekomendasikan implementasi video pembelajaran interaktif sebagai strategi efektif untuk mengembangkan literasi digital siswa di era digital.
Peningkatan Kemampuan Menulis Siswa Pada Teks Biografi Melalui Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Kelas X di SMK Negeri 3 Alasa Zalukhu, Fince Putra Jaya; Ndruru, Mastawati; Halawa, Noibe; Bawamenewi, Arozatulo
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.673

Abstract

Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang sangat penting dalam dunia pendidikan, termasuk dalam menulis teks biografi. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun teks biografi yang baik dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks biografi siswa kelas X di SMK Negeri 3 Alasa melalui penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks biografi, yang ditunjukkan melalui kesulitan menyusun ide, struktur teks, serta penyajian data faktual. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa sebesar 61, dengan sebagian besar siswa berada dalam kategori cukup dan hanya 3 siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Setelah penerapan model TAI secara lebih maksimal pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 89 dengan seluruh siswa (100%) mencapai ketuntasan. Selain itu, aktivitas siswa dan kinerja peneliti dalam proses pembelajaran juga menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa model TAI efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks biografi siswa.
Integrasi Deep Learning dalam Kurikulum Berdampak: Transformasi Pendidikan Tinggi di Era Digital Kamaruddin, Ilham; Ismawirna, Ismawirna; Malintang, Jimmy; Utami, Tri; Sapulete, Heppy; Wardono, Boby Hendro
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.674

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya deep learning, telah membawa dampak signifikan pada dunia pendidikan tinggi. Integrasi deep learning dalam kurikulum berdampak bukan hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga mendorong transformasi pedagogi, personalisasi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini membahas pendekatan strategis untuk mengintegrasikan deep learning ke dalam kurikulum yang berorientasi pada dampak sosial, ekonomi, dan teknologi. Dengan metode studi literatur dan analisis kasus penerapan pada beberapa perguruan tinggi, ditemukan bahwa penerapan deep learning dalam kurikulum mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan kolaboratif mahasiswa. Selain itu, integrasi ini mempersiapkan lulusan untuk menghadapi tantangan dunia kerja di era digital dengan bekal kompetensi adaptif dan inovatif. Artikel ini merekomendasikan desain kurikulum yang holistik, kolaborasi lintas disiplin, dan pelatihan berkelanjutan bagi dosen untuk memastikan keberlanjutan transformasi pendidikan tinggi.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita Melalui Model Pembelajaran P2RE Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sogae’adu Telaumbanua, Kalvin Septianus; Waruwu, Lestari; Nduru, Mastawati; Riana, Riana
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.675

Abstract

Menulis dapat dikatakan sebagai proses penyampaian informasi secara tertulis yang berupa hasil kreativitas bagi penulisnya. Penulis berupaya memproses kegiatan menulis dengan menggunakan cara berpikir yang kreatif, tidak monoton, dan tidak hanya terpusat pada satu masalah saja. Berita merupakan informasi tentang apa yang sedang ataupun sudah terjadi, disampaikan melalui media cetak ataupun online. berita adalah semua hasil pelaporan, baik, secara lisan ataupun tertulis yang bersumber dari realitas kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran dengan prosedur pelaksanaannya 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Observasi, 4) Refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus menggunakan teknik pengumpulan data lembar observasi, teks essay, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan subjek penelitian 32 siswa. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa, terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks berita menggunakan model P2RE. Berdasarkan hasil Penelitian maka rata-rata Perolehan di siklus I nilai terendah 31 dan nilai tertinggi 87 dengan rata-rata nilai 55,63%. Hasil observasi siswa siklus I pada pertemuan pertama rata-rata 41% dan pertemuan kedua 54%. Hasil observasi peneliti siklus I pertemuan pertama 43% dan pertemuan kedua 57%. Sedangkan pada siklus II nilai terendah 75 dan nilai tertinggi 94 dengan nilai rata-rata 83,38%. Sedangkan hasil observasi siswa siklus II pertemuan pertama 72% dan pertemuan kedua 83%. Sedangkan hasil observasi peneliti pada siklus II pertemuan pertama 64% dan pertemuan kedua 86%.