Proceeding of International Conference on Cultures & Languages
The International Conference on Cultures & Languages (ICCL) provides an interdisciplinary forum for scholars, researchers, educators, practitioners, and cultural professionals to examine the dynamic relationships between language, culture, society, identity, knowledge, and technological transformation. The conference welcomes theoretical, empirical, comparative, and interdisciplinary studies that explore how languages and cultures evolve, interact, and contribute to addressing contemporary global challenges. Its scope encompasses research on language and linguistics, literature and cultural studies, language education and pedagogy, translation and interpreting, communication and media, cultural heritage and preservation, anthropology and society, intercultural communication, digital humanities and emerging technologies, globalization and cultural diversity, religious and cultural traditions, creative industries and the arts, multilingualism, migration and identity, indigenous and local knowledge, and language and culture in sustainable development. The conference also encourages innovative research connecting language and cultural studies with education, technology, social transformation, environmental sustainability, and global citizenship. Through interdisciplinary dialogue and international collaboration, ICCL seeks to advance new perspectives on how language and culture can foster mutual understanding, cultural resilience, inclusive knowledge production, and sustainable global communities.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"350-359"
:
1 Documents
clear
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMPROMOSIKAN BUDAYA LOKAL
Umi Nuri Nurcahyati;
Laely Badriah;
Farah Yuniar Rahmadini;
Fitya Primafita Arifin
Vol. 2 No. 1 (2024): Proceeding of International Conference on Cultures & Language 2024 350-359
Publisher :
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22515/7w2p3k06
Adopsi glokalisasi dan penggunaan media sosial secara efektif merupakan kombinasi strategis yang dapat memberikan peluang luar biasa bagi budaya lokal untuk dipromosikan secara lebih luas dan tetap relevan di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Glokalisasi, sebagai pendekatan yang menggabungkan unsur global dan lokal, memungkinkan budaya lokal untuk beradaptasi dengan tren global sambil mempertahankan identitas aslinya. Sementara itu, media sosial hadir sebagai wadah yang berfungsi untuk memperkenalkan budaya lokal ke masyarakat global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mempromosikan budaya lokal di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan metode simak, catat. Teknik keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Adapun teknik analisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran penting dalam mempromosikan budaya lokal. Media sosial dapat digunakan untuk: (1) menyebarkan informasi dan pengetahuan tentang budaya lokal kepada khalayak ramai, seperti membuat video dokumentasi tentang tradisi lokal masyarakat Indonesia, (2) meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal dengan membuat kuis interaktif terkait budaya lokal yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat (3) mempromosikan produk dan jasa budaya lokal kepada wisatawan asing dengan membuat video testimoni dari wisatawan asing untuk menggaet wisatawan asing lainnya agar mencoba produk yang sama. Peran media sosial dalam mempromosikan budaya lokal bisa sangat signifikan. Media sosial memungkinkan individu dan komunitas untuk berbagi informasi, cerita, gambar, dan video tentang budaya mereka dengan cepat dan luas kepada audiens yang lebih luas.