Proceeding of International Conference on Cultures & Languages
The International Conference on Cultures & Languages (ICCL) provides an interdisciplinary forum for scholars, researchers, educators, practitioners, and cultural professionals to examine the dynamic relationships between language, culture, society, identity, knowledge, and technological transformation. The conference welcomes theoretical, empirical, comparative, and interdisciplinary studies that explore how languages and cultures evolve, interact, and contribute to addressing contemporary global challenges. Its scope encompasses research on language and linguistics, literature and cultural studies, language education and pedagogy, translation and interpreting, communication and media, cultural heritage and preservation, anthropology and society, intercultural communication, digital humanities and emerging technologies, globalization and cultural diversity, religious and cultural traditions, creative industries and the arts, multilingualism, migration and identity, indigenous and local knowledge, and language and culture in sustainable development. The conference also encourages innovative research connecting language and cultural studies with education, technology, social transformation, environmental sustainability, and global citizenship. Through interdisciplinary dialogue and international collaboration, ICCL seeks to advance new perspectives on how language and culture can foster mutual understanding, cultural resilience, inclusive knowledge production, and sustainable global communities.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"625-642"
:
1 Documents
clear
ANALISIS UPAYA UIN RADEN MAS SAID DALAM IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DI ERA MODERN
Isna Shofiyani Fathoni
Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of International Conference Cultures & Languages 2022 625-642
Publisher :
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22515/d3ne9y71
Perguruan tinggi merupakan suatu lembaga yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter bangsa, utamanya bagi mahasiswa. Perguruan tinggi berkedudukan sebagai pusat peradaban masyarakat yang diharapkan mampu bersinergi serta menjadi pusat aspirasi, inspirasi maupun refleksi sehingga mahasiswa dapat menjadi pribadi yang berintegritas dan bermoral yaitu dengan merealisasikan pendidikan moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai macam upaya yang dijalankan oleh UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama di era modern. Metode yang digunakan adalah observasi dan studi lliteratur. Penelitian ini menunjukkan bahwasanya di era modern yang semakin marak degradasi moral mendorong manusia untuk dapat bersikap moderat agar terhindar dari sifat ekstrim, radikal dan sekuler. Terdapat empat indikator moderasi beragama yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan dan akomodatif pada kebudayaan lokal. Maka perguruan tinggi sangatlah urgen kedudukannya dalam mengupayakan implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada mahasiswa yaitu melalui aktualisasi tiga pilar diantaranya adalah moderasi pemikiran, moderasi gerakan dan moderasi perbuatan. Diantara nilai-nilai moderasi beragama yang diusung oleh UIN Raden Mas Said ialah tawassuth (tengah-tengah), I’tidal (tegak-lurus), tasamuh (toleransi), syura (musyawarah), ishlah (reformasi), qudwah (kepeloporan), muwathanah (cinta tanah air), la ‘unf (anti-kekerasan) dan I’tibar al-‘urf (ramah budaya).