Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL Nirwan, Siti Fauziyyah; Safitri, Asrini; Irmayanti, Irmayanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.49404

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil adalah masalah kesehatan serius yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. KEK sering kali disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan gizi yang dibutuhkan tubuh ibu hamil dan asupan yang sebenarnya diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan, asupan gizi, dan KEK pada ibu hamil di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari berbagai penelitian yang relevan, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian KEK, seperti pengetahuan gizi, sosial ekonomi, dan pola makan ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan gizi yang kurang, terutama karbohidrat, protein, dan lemak, berhubungan erat dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Pengetahuan ibu mengenai gizi yang kurang juga berperan besar dalam tingginya kejadian KEK, karena kurangnya kesadaran tentang pentingnya pemenuhan asupan gizi yang seimbang. Faktor sosial ekonomi yang rendah turut memperburuk situasi ini, dengan keluarga yang memiliki pendapatan rendah kesulitan memenuhi kebutuhan gizi yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencegah KEK, penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan edukasi gizi yang lebih baik dan akses terhadap makanan bergizi yang terjangkau.
Hubungan Pola Makan dengan Kadar Gula Darah Puasa (GDP) pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di UPK Balai Pelayanan Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Taufik, Muhammad Akram; Hidayati, Prema Hapsari; Irmayanti, Irmayanti; Julyani, Sri; Natsir, Pratiwi; Safitri, Asrini
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i10.19528

Abstract

ABSTRACT Uncontrolled blood sugar levels are the cause of diabetes, a chronic illness. High blood sugar levels are a hallmark of diabetes, according to the World Health Organization (WHO). This disorder arises when the body either fails to absorb the necessary quantity of insulin from the body or does not make enough of it. Based on its origin and clinical manifestation, diabetes mellitus (DM) can be roughly divided into three types: type 1 diabetes, type 2 diabetes, and gestational diabetes mellitus (GDM). This study was conducted to investigate the correlation between dietary patterns and fasting blood glucose (FBG) levels in individuals with type 2 diabetes mellitus at the UPK Balai Pelayanan Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan in 2024. This study used an analytical observational research type to analyze the relationship or correlation between variables using a cross-sectional method. From the research results obtained, it was found that the significance value p = 0.045 (<0.05), which means that there is a significant relationship between dietary patterns and fasting blood glucose (FBG) levels in people with type 2 diabetes mellitus at the UPK Balai Pelayanan Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan in 2024. An unhealthy diet can increase fasting blood glucose levels in people with type 2 diabetes mellitus. Therefore, people with type 2 diabetes mellitus are strongly advised to follow a healthy and regular diet to control their blood glucose levels. Keywords: Diabetes Melitus, Dietary Patterns, Blood Glucose  ABSTRAK Kadar gula darah yang tidak terkontrol menjadi penyebab diabetes, penyakit kronis. Kadar gula darah yang tinggi merupakan ciri khas diabetes, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Gangguan ini muncul ketika tubuh gagal menyerap jumlah insulin yang diperlukan dari tubuh atau tidak memproduksinya dalam jumlah yang cukup. Berdasarkan asal usul dan manifestasi klinisnya, diabetes melitus (DM) secara kasar dapat dibagi menjadi tiga jenis: diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes melitus gestasional (GDM). Untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kadar Gula Darah Puasa (GDP) pada pasien diabetes melitus tipe 2 di UPK Balai Pelayanan Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024.  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik untuk menganalisis hubungan atau korelasi antar variabel dengan metode cross-sectional. Dari hasil peneltian yang didapatkan, diketahui nilai signifikansi p=0,045 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan terhadap kadar gula darah puasa (GDP) pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 di UPK Balai Pelayanan Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024. Pola makan yang tidak sehat dapat meningkatkan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2. Oleh karena itu, penderita diabetes melitus tipe 2 sangat disarankan untuk mengikuti pola makan yang sehat dan teratur untuk mengontrol kadar gula darah mereka. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Pola Makan, Gula Darah
The Relationship Between Smoking and Blood Glucose Levels in Active Smoking Fishermen in Banggae Sub-District, Majene District Zulkifli, Andi Aldita Nitamapia; Safitri, Asrini; Hamzah, Pratiwi Nasir; Iskandar, Darariani; Gayatri, Sri Wahyuni
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i4.1796

Abstract

Background: Smoking is a major risk factor for non-communicable diseases such as diabetes mellitus, and fishermen may have specific smoking habits that influence blood glucose levels. Objective: To analyze the relationship between smoking activity and random blood glucose levels among active fishermen in Banggae Sub-District, Majene District. Methods: This quantitative analytical study with a cross-sectional design involved 100 active fishermen selected using the Slovin formula, with data analyzed using Spearman correlation in SPSS. Results: Most respondents were young (45%) and middle-aged adults (46%), and 94% smoked filter cigarettes. A significant positive correlation was found between smoking activity and random blood glucose levels (r = 0.295, p = 0.003), indicating that higher smoking frequency and dependency were associated with elevated glucose levels. Conversely, no significant relationship was observed between dietary patterns and glucose levels (r = -0.081, p = 0.422). These findings suggest that smoking intensity, rather than food type, plays a more dominant role in glucose dysregulation among fishermen. Conclusion: Increased smoking activity is significantly correlated with higher random blood glucose levels, emphasizing the urgent need for smoking cessation interventions to reduce diabetes risk in this high-risk occupational group.
HUBUNGAN STATUS MAGNESIUM DAN KALIUM DENGAN HIPERTENSI DAN PENYAKIT JANTUNG : LITERATURE REVIEW Khair, Yaumil; Safitri, Asrini; Dirgahayu, A. Millaty Halifah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50413

Abstract

Hipertensi dan penyakit jantung merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Faktor risikonya sangat dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola konsumsi makanan, termasuk asupan mineral penting seperti magnesium dan kalium. Asupan magnesium yang rendah dapat memengaruhi regulasi tekanan darah serta fungsi jantung. Defisiensi magnesium meningkatkan risiko hipertensi, aterosklerosis, dan aritmia. Sementara itu, rendahnya kadar kalium berhubungan dengan retensi natrium, peningkatan tekanan darah, serta gangguan irama jantung. Oleh karena itu, memahami hubungan antara status magnesium dan kalium dengan hipertensi serta penyakit jantung sangat penting sebagai dasar pencegahan dan pengelolaan penyakit kardiovaskular melalui perbaikan pola makan dan intervensi nutrisi yang tepat. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur mengenai hubungan status magnesium dan kalium dengan hipertensi dan penyakit jantung. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui metode literature review. Penelusuran dilakukan pada database Elsevier, PubMed, dan NCBI untuk mengulas hubungan tersebut. Sebanyak 10 studi yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dimasukkan dalam tinjauan ini. Dari hasil analisis, 2 jurnal (20%) meneliti magnesium dan kalium terhadap hipertensi, 3 jurnal (30%) meneliti magnesium saja, dan 2 jurnal (20%) meneliti kalium saja terhadap hipertensi. Sementara itu, 3 jurnal meneliti hubungan dengan penyakit jantung, yaitu 1 jurnal (10%) meneliti keduanya, dan masing-masing 1 jurnal (10%) meneliti secara terpisah. Sebanyak 5 jurnal (50%) menemukan adanya korelasi, sedangkan 5 jurnal lainnya menyatakan tidak terdapat hubungan antara magnesium dan kalium dengan hipertensi serta penyakit jantung.
Correlation Between Heart Disease Clinics Based on NYHA Classification and CTR on Thorax Photos at Ibnu Sina Hospital Makassar Alwi, Sitti Rafiqah; Syahril, Erlin; Safitri, Asrini; Tahir, Akina Maulidhany; Pratiwi, Dwi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1.6629

Abstract

Heart disease is caused by damaged heart muscle cells that pump blood throughout the body. The cause is due to a lack of oxygen carried by the blood to the blood vessels in the heart or because spasms in the heart muscle result in failure of the heart's function to pump blood. The heart cannot carry out its function properly, as many as 48% of Indonesians experience heart disease. To determine the level of heart disease, the New York Heart Association (NYHA) is used. Increasing NYHA in heart disease can result in an increase in heart size. To determine the correlation between clinical heart disease based on the NYHA classification and CTR results on chest x-rays. Total sampling through secondary data with certain criteria. NYHA 1 (P = 20.2), NYHA 2 (P = 33.3), NYHA 3 (P= 32.3), NYHA 4 (P= 14.1). The heart grade levels based on CTR examination results, no cardiomegaly (<50%) (p= 22.2), mild cardiomegaly (>50-55%) (p= 76.8), moderate cardiomegaly (56-60) (p=0 .0), severe cardiomegaly (>60%) (p=1.0) while symptoms of weakness (n = 57%), palpitations (n = 47%), no shortness of breath (n = 68%), no chest pain ( n = 50%). So there is a significant relationship between NYHA classification and CTR results on Thorax photos. In conclusion, there is a significant relationship between NYHA classification and CTR results on Thorax photos.
The Effect of Antenatal Care (ANC) Examination on the Incidence of Stunting in Toddlers Amalia D, Nurul Tasya; Safitri, Asrini; Amalia, Rizki
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4025

Abstract

Stunting is a serious problem experienced by Indonesian children due to chronic malnutrition that affects their growth and development, making them too short for their age and requires immediate action. The stunting rate in Indonesia is still quite high at 21.6% based on the results of the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) in 2022. According to the World Health Organization (WHO) in 2020 Indonesia has the second highest prevalence of stunting in Southeast Asia, reaching 31.8%. Antenatal Care (ANC) is a health service that is carried out or given to pregnant women starting from the beginning of pregnancy until the time of delivery. The purpose of this literature review is to determine the effect of Antenatal Care (ANC) examination on the incidence of stunting in toddlers. Method is using the literature review with the PRISMA Flow Chart principle. Scientific articles or journals were downloaded from PubMed, Garuda Portal, and Google Scholar with SINTA IV and V standards. The keywords in this article search are Antenatal Care and stunting. 143 articles were found in the search results. All articles were selected based on the inclusion criteria, resulting in 11 research articles to be reviewed. The results showed that there was an effect of Antenatal Care (ANC) checks on the incidence of stunting in toddlers. ANC visits are one of the family approaches in the stunting prevention program.
Identifikasi Morfologi dan Koloni Bakteri Probiotik Pada Makanan Tradisional Dangke: Morphological and Colony Identification of Probiotic Bacteria in Dangke Traditional Food Widyadhana, Narlhiandini Mitresna; Bamahry, Aryanti R.; Kamaluddin, Irna Diyana Kartika; Safitri, Asrini; Mangarengi, Yusriani
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1587

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Dangke merupakan produk olahan susu sapi atau susu kerbau dengan getah papaya yang dibungkus menggunakan daun pisang. Susu merupakan media yang baik untuk perkembangan mikroba karena kandungan nutrisinya yang tinggi dengan aktivitas air yang tinggi pada pH yang mendekati netral. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain eksperimental. Dilakukan perhitungan koloni pada media isolasi dan persentase konsentrasi mikroorganisme serta mengidentifikasi morfologi bakteri Hasil: Dangke susu kerbau segar. Jumlah koloni bakteri pengenceran 10-1 paling banyak terdapat pada dangke 1, dangke 2, dan dangke 5, pengenceran 10-2 paling banyak pada dangke 1, pengenceran 10-3 paling banyak dangke 2, pengenceran 10-4 paling banyak pada dangke 3, pengenceran 10-5 paling banyak pada dangke 3.  Persentase konsentrasi dangke 1 (33,3%), dangke 2 (25%), dangke 3 (20%), dangke 4 (20%), dangke 5 (25%). Morfologi bakteri basil dengan jenis bakteri gram positif. Dangke susu kerbau mengandung bakteri probiotik Genus Lactobacillus bermanfaat bagi kesehatan yang bisa membantu proses pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan dapat menghasilkan bakteriosin untuk melawan bakteri patogen.  Kesimpulan: Terdapat morfologi bakteri basil dengan koloni streptobasil termasuk jenis bakteri gram positif pada makanan tradisional dangke susu kerbau, yang tergolong bakteri probiotik Genus Lactobacillus. Abstract Background: Dangke is a processed product of cow's milk or buffalo milk with papaya sap wrapped using banana leaves. Milk is a good medium for microbial development due to its high nutritional content with high water activity at a pH close to neutral. Methods: This research is a descriptive study with an experimental design. Calculation of colonies on isolation media and percentage concentration of microorganisms and identifying bacterial morphology were carried out. Results: Fresh buffalo milk dangke. The number of bacterial colonies in dilution 10-1 is the most in dangke 1, dangke 2, and dangke 5, dilution 10-2 is the most in dangke 1, dilution 10-3 is the most in dangke 2, dilution 10-4 is the most in dangke 3, dilution 10-5 is the most in dangke 3.  Percentage concentration of dangke 1 (33.3%), dangke 2 (25%), dangke 3 (20%), dangke 4 (20%), dangke 5 (25%). Morphology of bacilli bacteria with gram-positive bacteria type. Buffalo milk dangke contains probiotic bacteria Genus Lactobacillus beneficial for health that can help the digestive process, increase immunity, and can produce bacteriocins to fight pathogenic bacteria. Conclusion: There is a morphology of bacillus bacteria with streptobacillus colonies including gram-positive bacteria in traditional buffalo milk dangke food, which is classified as probiotic bacteria of the Lactobacillus genus.
Faktor Risiko Kejadian Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2022 Suhestin, Cristy Wanti; Mappahya, Ali Aspar; Nurhikmawati, Nurhikmawati; Wisudawan, Wisudawan; Safitri, Asrini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14830

Abstract

Infark miokard akut yang dikenal sebagai serangan jantung merupakan salah satu manifestasi klinis dari penyakit jantung koroner. Infark miokard akut adalah kerusakan jaringan miokard akibat iskemia yang hebat yang terjadi secara tiba-tiba. Infark Miokardium dengan Elevasi Segmen ST (IMA-EST) merupakan kejadian oklusi total pada pembuluh darah arteri koroner yang dapat menyebabkan infark luas pada miokardium dan ditandai dengan peningkatan segmen ST persisten minimal 2 sadapan yang bersebelahan pada elektrokardiogram. Infark miokard akut diderita oleh lebih dari 1 juta orang di Amerika Serikat dan menyebabkan lebih dari 7 juta kematian global (12,7% dari seluruh kematian) pada tahun 2008, serta sekitar 300.000 orang diperkirakan meninggal karena IMA sebelum sampai ke rumah sakit. Berdasarkan latar belakang tersebut diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai faktor risiko infark miokard akut dengan elevasi segmen ST di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor risiko infark miokard akut dengan elevasi segmen ST di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2022. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan 48 sampel yang memenuhi kriteria dan didapatkan hasil dengan usia terbanyak yaitu pada kelompok usia 56-65 tahun yaitu sebanyak 24 orang (50%), laki-laki adalah populasi terbanyak yaitu 36 orang (75%), seluruh pasien memiliki riwayat keluarga yaitu 48 orang (100%), seluruh penderita memiliki riwayat kebiasaan merokok 36 orang (100%), dan pasien dengan riwayat penyakit komorbid terbanyak yaitu Diabetes Melitus 32 orang (36 %). Kesimpulannya penderita infark miokard akut elevasi segmen ST yang berobat di Rumah Sakit Ibnu Sina Tahun 2022 terbanyak terjadi pada usia lansia, laki-laki, memiliki riwayat keluarga, memiliki kebiasaan merokok, dan memiliki penyakit komorbid.
HUBUNGAN ANTARA GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN STROKE ISKEMIK DI RSUD A. TENRIAWARU BONE TAHUN 2023 Fitriah, Fitriah; Muchsin, Achmad Harun; Ratnawati, Wahida; Basir, Hasmawati; Safitri, Asrini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27236

Abstract

Stroke merupakan salah satu jenis penyakit tidak menular dan penyebab kematian nomor dua di seluruh dunia. Peningkatan signifikan terhadap jumlah pasien stroke iskemik selama tiga bulan berturut-turut terjadi di rawat jalan di RSUD A. Tenriawaru Bone. Fokus riwayat medis pada pasien dengan stroke iskemik diawali dari pola hidup yang tidak sehat (pola makan, kebiasaan merokok, tingkat stres). Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup dengan kejadian stroke iskemik di RSUD A. Tenriawaru Bone tahun 2023. Penelitian ini menggunakan studi analitik dengan metode cross sectional dengan menggunakan data primer yang diambil dari RSUD A. Tenriawaru Bone, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk bivariat dan uji regresi logistik berganda untuk multivariat. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh pola makan yang buruk memiliki hubungan yang bermakna terhadap kejadian stroke iskemik dengan risiko 2,7 kali lebih besar dibandingkan yang memiliki pola makan baik, kebiasaan merokok berat memiliki hubungan yang bermakna terhadap kejadian stroke iskemik dengan risiko 11,44  kali lebih besar dibandingkan yang tidak merokok, dan tingkat stres parah memiliki hubungan yang bermakna terhadap kejadian stroke iskemik dengan risiko 3,26 kali lebih besar dibandingkan yang tidak stres. Terdapat hubungan yang bermakna antara gaya hidup dengan kejadian stroke iskemik di RSUD A. Tenriawaru Bone Tahun 2023.
HUBUNGAN NILAI KOMPREHENSIF AKHIR DAN NILAI TRYOUT AIPKI DENGAN HASIL CBT UJIAN KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM PROFESI DOKTER (UKMPPD) Ardiansyah Paputungan, Muhammad; Maharani, Ratih Natasha; Safitri, Asrini; Irsandy, Febie; Aisyah, Windy Nurul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31401

Abstract

Pendidikan dokter di Indonesia saat ini sudah memiliki standar kompetensi sebagai acuan kompetensi lulusan dokter berupa standar kompetensi dokter Indonesia (SKDI). Proses pendidikan dokter di Indonesia melalui 2 tahapan yaitu, tahap pendidikan sarjana kedokteran yang kemudian dilanjutkan ke tahap profesi (tahap pendidikan klinik). Tujuan penelitian melihat hubungan nilai komprehensif akhir dan nilai tryout AIPKI dengan hasil CBT ujian kompetensi mahasiswa program profesi doker (UKMPPD). Penelitian ini merupakan penelitian Literature Review dengan desain Narrative Review. Sumber jurnal ilmiah dan/atau prosiding PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, tahun publikasi jurnal ilmiah dan/atau prosiding antara 2019-2024. Hasil penelitian didapatkan 20 jurnal yang membahas terkait hubungan nilai komprehensif akhir dan nilai tryout AIPKI dengan hasil CBT ujian kompetensi mahasiswa program profesi doker (UKMPPD). adanya hubungan nilai komprehensif akhir dan nilai tryout AIPKI dengan hasil CBT ujian kompetensi mahasiswa program profesi doker UKMPPD). MPPD yang memiliki nilai komprehensif akhir yang baik dan lulus TO AIPKI rata-rata lebih siap untuk menghadapi ujian komptensi mahasiswa program profesi dokter karena dengan kepercayaan diri lebih karena telah selesai melaksanakan TO AIPKI. Dalam hal ini pun nilai komprehensif akhir  dan TO AIPKI mempunyai pengaruh besar terhadap nilai kelulusan CBT UKMPPD fakultas kedokteran. 
Co-Authors Abdi, Dian Amelia Abdullah, Rezky Putri Indarwati Adriana, Delvi Ahyar, Farah Firjatillah Aisyah, Windy Nurul Al Qindy, Syech Muh. Ali Aspar Mappahya Alwi, Sitti Rafiqah Amalia D, Nurul Tasya Andi Tenri Sanna Ardiansyah Paputungan, Muhammad Arfah, Arni Isnaini Arifin, Arina Fathiyyah Arifuddin, Andi Tenri Sanna Aryanti R. Bamahry Azikin, Wildana Badruddin, Kartini Bamahry , Aryanti R Bamahry, Aryanti R. Basir, Hasmawati Churiani Darussalam, Andi Husni Esa Dedi, Muh.Khaidir Dirgahayu, A. Millaty Halifah Dwi Pratiwi Esa Darussalam, Andi Husni Fattah, Nurfachanti Fendy Dwimartyono Fitriah Fitriah Gayatri B., Sri Wahyuni Gayatri, Sri Wahyuni Guraci, Vaya Gaby Haeriyanty, Haeriyanty Hamzah, Pratiwi Nasir Ida Royani Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irna Diyana Kartika Irsandy, Febie Iskandar, Darariani J, Muhammad Akbar Kamaluddin, Irna Diyana Kartika Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Khair, Yaumil Khairunnisa, Siti Fayka Laddo, Nirwana Lantara, A. Millaty Halifah Dirgahayu Loddo, Nirwana M., Andi Nurdina Maharani, Ratih Natasha Mangarengi, Yusriani Mochammad Erwin Rachman, Mochammad Erwin Muchsin, Achmad Harun Mulyadi, Farah Ekawati Muthalib, Iqra Muhamad Zulmadhani Z. N, Hermiaty Namirah, Hanna Aulia Natasha, Ratih Natsir, Pratiwi Nirwan, Siti Fauziyyah Novriansyah, Zulfikri Khalil Nurhikmawati, Nurhikmawati Nurmadilla, Nesyana Nurul Aisyah, Windy Pramono, Sigit Dwi Prema Hapsari Putry, Resti Anisha Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Rahmawati, Rahmawati Ratnawati, Wahida Razak, Kaisar Rizki Amalia Rizqi, Ain Tajriani Sani, Resky Mutiara Sjakir, Muh Febri Ananda Sri Julyani Sri Wahyu Suhestin, Cristy Wanti Syahril, Erlin Tahir, Akina Maulidhany Taufik, Muhammad Akram Umar, Uni Numero Risky Usri, Nur Afifah Utami, Dian Fahmi Widyadhana, Narlhiandini Mitresna Wisudawan, Wisudawan Wulandari, Nurul Ismi Yudistira, Amanda Tasya Reghinaa Putri Yuniati, Lisa ZA, M. Abrar Naufal Hidayatullah Zulfahmida Zulkifli, Andi Aldita Nitamapia