Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan terhadap Keberlanjutan Usaha Siswa Septia Pintanawati; Azizah Fauziyah; Nizza Nadya Rachmani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15092

Abstract

Keberlanjutan usaha merupakan tantangan utama dalam pengembangan kewirausahaan di kalangan pelajar SMK. Banyak siswa yang memulai usaha melalui Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW), namun hanya sebagian kecil yang mampu mempertahankan usahanya setelah program berakhir. Kondisi ini turut berkontribusi pada tingginya angka pengangguran lulusan SMK, termasuk di SMK Muhammadiyah Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap keberlanjutan usaha siswa SMK Muhammadiyah Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan mentode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa peserta program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) di SMK Muhammadiyah Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 418 siswa, dengan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 35 siswa kelas XII yang melanjutkan usaha setelah mengikuti program SPW. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta wawancara awal untuk memperoleh gambaran awal penelitian. Teknik analisis data yang digunakan mencakup analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta analisis regresi linier sederhana dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha siswa. Artinya, semakin tinggi pula potensi keberlanjutan usaha yang dijalankannya. Temuan ini memberikan implikasi bahwa sekolah perlu terus meningkatkan kualitas program pendidikan kewirausahaan melalui metode yang aplikatif dan berbasis pengalaman nyata, agar siswa tidak hanya mampu memulai usaha tetapi juga memiliki daya tahan untuk mempertahan usaha secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pengaruh variabel eksternal seperti lingkungan sosial, akses permodalan, serta peran pendampingan usaha dalam meningkatkan keberlanjutan usaha siswa.
Pengaruh Pelatihan Pemasaran Terhadap Kinerja Pemasaran: Pengaruh Pelatihan Pemasaran Terhadap Kinerja Pemasaran pada UMKM di Kelurahan Sukajaya Ujang Tajul; Nandang Nandang; Nizza Nadya Rachmani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15240

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pelatihan pemasaran terhadap kinerja pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Sukajaya. Latar belakang penelitian berangkat dari permasalahan rendahnya performa pemasaran sebagian besar UMKM yang masih mengandalkan cara tradisional, sehingga dalam dua tahun terakhir mengalami penurunan penjualan. Pelatihan pemasaran diposisikan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha, khususnya dalam aspek promosi, inovasi produk, serta perluasan pangsa pasar. Metode yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif dengan sifat deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 30 UMKM sebagai responden. Teknik analisis mencakup analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji t, dan perhitungan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pemasaran memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran sebesar 78,4%, sedangkan 21,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan pemasaran berperan dalam meningkatkan penjualan, memperkuat daya saing, serta memperluas jangkauan pasar UMKM. Dengan demikian, pelatihan pemasaran dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi kebijakan bagi pemerintah daerah maupun lembaga pendukung dalam mendorong keberlanjutan pengembangan UMKM.
Peningkatan Kompetensi Digital Pelaku UMKM melalui Pelatihan Digital Marketing di Rumah BUMN Tasikmalaya Silma Rahmawati; Azizah Fauziyah; Nizza Nadya Rachmani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15247

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) didorong untuk mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengelola usahanya. Kompetensi digital menjadi suatu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh para UMKM agar bisa bersaing pada masa teknologi digital yang terus berkembang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kompetensi digital para pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing di Rumah BUMN Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode One Group Time Series Design dengan melibatkan pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan digital marketing pada tanggal 23-30 Juli 2025. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner pretest serta posttest yang dibuat berdasarkan indikator Pelatihan Digital Marketing (Cahyono et al., 2021) sebagai variabel X, dan indikator Peningkatan Kompetensi Digital (Ferrari, 2013) sebagai variabel Y, diukur dengan skala Likert. Penelitian ini menggunakan analisis data melalui statistik deskriptif guna memperoleh gambaran mengenai profil responden dan distribusi jawaban, perhitungan N-Gain untuk mengukur besaran peningkatan kompetensi digital, uji paired samples t-test yang berfungsi sebagai alat ukur yang akan membedakan nilai signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan untuk melihat kontribusi variabel X terhadap Y, serta uji hipotesis untuk memastikan signifikansi pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis N-Gain mengindikasikan peningkatan kompetensi digital setelah pelatihan secara signifikan pada kategori sedang. Dari hasil uji paired t-test diperoleh nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), dan mengidentifikasi adanya peningkatan kompetensi digital yang signifikan dari sebelum dilakukan pelatihan dan sesudah dilakukan pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa pelatihan digital marketing mampu meningkatkan kemampuan kompetensi digital para pelaku UMKM secara signifikan.
Pengaruh Social Media Marketig Tiktok Terhadap Perilaku Konsumtif Gen Z di Tasikmalaya Aulia Indah Permata Sari Romadhona; Dede Kurnia; Nizza Nadya Rachmani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Social Media Marketing melalui platform TikTok terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di wilayah Kota Tasikmalaya. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pemanfaatan TikTok sebagai sarana pemasaran digital yang dianggap efektif dalam membentuk pola konsumsi kalangan muda. Subjek penelitian mencakup Generasi Z yang tinggal di Kota Tasikmalaya, yakni individu yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, dengan jumlah populasi sekitar 201.955 orang. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode accidental sampling berdasarkan rumus Slovin, sehingga diperoleh 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring, dan dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS, setelah instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa Social Media Marketing TikTok memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin intens penggunaan TikTok sebagai media promosi, semakin tinggi kecenderungan konsumtif pada kelompok Gen Z. Dengan demikian, TikTok berperan tidak hanya sebagai platform hiburan, tetapi juga sebagai alat pemasaran yang efektif dalam membentuk perilaku konsumsi generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pemasaran digital serta menjadi acuan dalam peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda.
Understanding Mental Well-Being Among University Students in Indonesia: A Descriptive Quantitative Analysis Anandha Putri Rahimsyah; Muhammad Muhajirin; Nizza Nadya Rachmani; Khairul Bariyyah; Gian Sugiana Sugara; Tasya Aprilya; Nuraini Latifa Zulfa
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i1.2432

Abstract

Purpose of the study: Mental well-being is a crucial component of university students’ academic functioning and personal development. However, empirical evidence describing students’ mental well-being levels, particularly in non-Western contexts, remains limited. This study aims to describe the level of mental well-being among university students at two higher education institutions in Indonesia. Methodology: This study employed a descriptive quantitative design. A total of 449 undergraduate students were selected using proportionate stratified random sampling from two universities with different student population characteristics. Data were collected using the Indonesian-adapted version of the Warwick–Edinburgh Mental Well-Being Scale (WEMWBS). Descriptive statistical analysis was conducted to examine the distribution of students’ mental well-being levels. Main Findings: These findings highlight the importance of strengthening preventive and promotive mental health initiatives in higher education settings. Campus-based interventions, such as mindfulness programs and counseling services, may play a strategic role in supporting students’ transition from moderate mental well-being toward flourishing. Novelty/Originality of this study: This study provides empirical insight into students’ mental well-being profiles within the Indonesian higher education context and offers practical implications for the development of guidance and counseling services.
The Effect of Ristorante's Rebranding on Pizza Hut Customer Loyalty After the Boycott in Greater Jakarta Aldi Akbar Ramadhan; Ismail Yusuf; Nizza Nadya Rachmani
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1111

Abstract

This study is motivated by changes in consumer behavior following the boycott issue against several international brands, including Pizza Hut Indonesia, which has affected customer loyalty. In response to this situation, Pizza Hut introduced a new concept called Ristorante in the Jabodetabek area. This research tends to examine the influence of the Ristorante rebranding on customer loyalty after the boycott. The study applied a quantitative method with a descriptive and verificative approach. The participants contained of one hundred and fifty respondents choosed through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire with five levels of responses and examined using a simple linear regression method. The findings revealed that the rebranding variable obtained an average score categorized as high, while the customer loyalty variable was also classified as high. The regression analysis indicated that rebranding had a positive and significant influence on customer loyalty. This result suggests that the better the implementation of the Ristorante rebranding strategy by Pizza Hut, the greater the level of customer loyalty established after the boycott. These findings confirm that a well-executed rebranding strategy can serve as an effective means to rebuild consumer trust and strengthen brand loyalty during a reputational crisis.
The Influence of Marketing Mix on Purchase Decision in the Kiyoptiykey Entrusted Service Novianti Amalia Setiawati; Nandang Nandang; Nizza Nadya Rachmani
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1230

Abstract

Amidst the growing interest of Indonesians in Korean culture, especially K-Pop, the demand for K-Pop merchandise has increased. However, direct purchases from official platforms based overseas are often hampered by high shipping costs and taxes, causing many consumers to turn to entrusted service. Kiyoptiykey is one such proxy service for purchasing K-Pop merchandise. Despite high market interest, Kiyoptiykey has experienced a decline in sales because the majority of transactions come from repeat customers, while the number of new customers has not increased significantly. Therefore, this study was conducted to analyze the effect of the marketing mix on purchasing decisions for Kiyoptiykey's entrusted service using descriptive quantitative methods on 118 respondents who were consumers who had used the service or purchased merchandise from Kiyoptiykey at least once. Data analysis was performed through validity and reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis testing using simple linear regression with the help of SPSS. The results of this study indicate that all dimensions of the marketing mix have a positive effect on purchasing decisions and influence 80% of them. These findings identify that the more effective the marketing mix strategy, the stronger the consumer's purchasing decision for Kiyoptiykey's entrusted service.
The Effect Of The 4Ps Marketing Mix On Purchasing Decisions At The Dometex Bandung Fabric Store Siti Zahwa Aulia; Tika Koeswandi; Nizza Nadya Rachmani
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1238

Abstract

In an era of increasingly fierce business competition, especially for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) such as fabric stores in Bandung, the right marketing strategy is key to attracting and retaining customers. The 4Ps marketing mix, which includes quality products, affordable prices, easy distribution, and attractive promotions, is the main foundation for businesses to influence customer purchasing decisions. Dometex Bandung fabric store, as one of the MSMEs in the Tamim area that offers a variety of fabrics by the meter, systematically implements the 4Ps to get closer to consumers. This study aims to examine the effect of the 4Ps marketing mix on consumer purchasing decisions, focusing on how these elements shape perceptions and shopping behavior amid the dynamics of the textile market. The method used is quantitative with a descriptive-verificative approach, where data is collected through questionnaires distributed to the entire population of 139 respondents using purposive non-probability sampling with a saturated sample type. Data analysis is carried out with instrument testing, classical assumption testing, and hypothesis testing using SPSS. The results show that the 4Ps marketing mix has a strong and significant influence on consumer purchasing decisions, especially in terms of promotion, which has a significant and dominant influence on purchasing decisions. The research model has been proven to be feasible and capable of strongly explaining variables through high determination coefficient values. These findings confirm that the right promotional strategy can significantly increase purchasing decisions.
The Effect of Green Marketing on Repurchase Decisions for Nadnad Cloth Sanitary Pads Nofiska, Dara Jingga Puti; Koeswandi, Tika Annisa Lestari; Rachmani, Nizza Nadya
Journal of Economics and Business UBS Vol. 15 No. 4 (2026): Journal of Economics and Business UBS
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/a0snf546

Abstract

This study aimed to describe Green Marketing and Repurchase Decision and to examine the effect of Green Marketing on the Repurchase Decision of Nadnad cloth sanitary pads. The study was motivated by a 31% decline in Nadnad’s sales during the fourth quarter of 2025, supported by a pre-research survey indicating that many consumers were hesitant to repurchase due to concerns regarding perceived quality, price, promotion, and product comfort. This research employed a quantitative approach with a descriptive method. Data were collected through an online Likert-scale questionnaire distributed to 363 female respondents of reproductive age who had previously used Nadnad cloth sanitary pads. Respondents were selected using purposive and snowball sampling techniques. Data were analyzed using descriptive statistics, instrument validity and reliability tests, classical assumption tests, simple linear regression analysis, t-tests, and coefficient of determination analysis. The results showed that both Green Marketing and Repurchase Decision were categorized as moderate, although most indicators received high to very high ratings. Hypothesis testing demonstrated that Green Marketing had a positive and significant effect on Repurchase Decision, with a calculated t-value of 15.623, which exceeded the t-table value of 1.967, and a significance value below 0.001. The coefficient of determination indicated that Green Marketing explained 40.3% of the variance in Repurchase Decision, while the remaining 59.7% was influenced by other factors outside the research model. These findings confirm that strengthening Green Marketing strategies, particularly through environmental education and sustainability-oriented value creation, can enhance consumer loyalty and encourage consistent repurchase decisions for Nadnad cloth sanitary pads.
Strategi Pemasaran pada Brand Minuman Tekun Tasikmalaya Menggunakan Analisis SWOT dan Tows Matrix Basalamah, Salma Harun; Yusup, Ismail; Rachmani, Nizza Nadya
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.6413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran pada brand minuman TEKUN di Kota Tasikmalaya menggunakan pendekatan analisis SWOT. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi kopi dan berkembangnya industri minuman kekinian yang menyebabkan persaingan usaha semakin ketat. Kondisi tersebut menuntut TEKUN untuk menerapkan strategi pemasaran yang tepat guna mempertahankan dan meningkatkan daya saing usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Informan penelitian terdiri atas pihak manajemen TEKUN Tasikmalaya. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama TEKUN terletak pada kualitas produk, harga yang terjangkau, variasi menu, dan lokasi yang strategis. Kelemahannya meliputi keterbatasan target pasar, promosi digital yang belum optimal, dan branding yang belum kuat. Peluang yang dimiliki berasal dari meningkatnya tren minuman kekinian dan perkembangan teknologi digital, sedangkan ancaman utama berasal dari tingginya tingkat persaingan dan perubahan selera konsumen. Berdasarkan analisis SWOT, TEKUN berada pada Kuadran II (Grow and Build Strategy) dengan nilai IFAS sebesar 2,92 dan EFAS sebesar 3,25. Strategi prioritas yang direkomendasikan adalah strategi WO (Weaknesses–Opportunities), yaitu memperluas segmentasi pasar, mengoptimalkan promosi digital, memperkuat branding, mengembangkan inovasi produk, memanfaatkan teknologi digital, dan meningkatkan hubungan dengan konsumen guna meningkatkan daya saing serta pertumbuhan usaha. Kata kunci: strategi pemasaran, SWOT, branding, pemasaran digital, TEKUN
Co-Authors A Agisny Adi Prehanto Agisny Agisny Agisny, A Ahmad Ridwan Rais Aldi Akbar Ramadhan Anandha Putri Rahimsyah Andi Sukendro Arief Budiman Arief Daryanto Asep Nuryadin Astuti R, Wanda Puspa Dewi Aulia Indah Permata Sari Romadhona Azizah Fauziyah Basalamah, Salma Harun Belina Nur Panilan Chatarina Umbul Wahyuni Dede Kurnia Dede Kurnia Dede Kurnia, Dede Dinanti, Nadira Elsakira, Lena Eva Alawiah Fadhilah, Annisa Nur Fadila, Aldia Gian Sugiana Sugara Handiri, Inka Hani Aliya Wardani Hani, Salmia Hasanah, Hajar Sri Iftia Nur Azizah Irma Siti Anisa Ismail Yusuf Ismail Yusuf, Ismail Ismail Yusup Janapriya Mahardika Satwika Julia Beatrix Nanga Juliyano, Irvan Kahla, Talitha Khairul Bariyyah Kodrat Sapto Adjie Koeswandi, Tika Koeswandi, Tika Annisa Koeswandi, Tika Annisa Lestari Laura Maharani Lestari, Mia Lulu Alya Rudiyanto Mubarok, Muhammad Luthfi Muhamad Rizqi Mardiansyah Muhammad Ikhwan Muhammad Muhajirin Muhammad Rayza Hemawan Muttaqin, Muhammad Tajul Nandang Nandang Nandang Nandang Nandang Nandang Nanga, Julia Beatrix Nofiska, Dara Jingga Puti Novianti Amalia Setiawati Nugraha, Imam Rizki Nuraida, Siti Nuraini Latifa Zulfa Nuresa, Difa Nurfitriya, Mira Nurulita, Vica Widiyana Omo Rusdiana Pitriani, Seni Putri, Rissa Meldani Putri, Sezara Indah R, Wanda Puspa Dewi Astuti Ramadina, Alyka Audri Ramdani, Dwi Retno Febriyastuti Widyawati Reza Marfend Ridwan, Ilham Daffa Risbon Sianturi Salmia Hani Salmia Hany Septia Pintanawati Setiawati, Novianti Amalia Siahaan, Nadia Oktavian Silma Rahmawati Siti Jahroh Siti Zahwa Aulia Sonny Rustiadi Susanti, Anissa Lia Syifa Fadillah Tasya Aprilya Tika Koeswandi Ujang Tajul Wanda Puspa Dewi Astuti R Widiyana Nurulita, Vica Yayi Suryo Prabandari