Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH CAMPURAN AIR TERHADAP PENCAMPURAN SEMEN PADA TANAH: ANALISIS PENGARUH CAMPURAN AIR TERHADAP PENCAMPURAN SEMEN PADA TANAH Arif Rahman Hakim Sitepu; R. Delfinna; S. Hazizi; CE. Sigalingging; R. Shabirah; A. Salsabila; A. Nurlela; Rahmat Kurniawan; Cahyo Agung Saputra; Syahidus Syuhada; Ahmad Sajid
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.707

Abstract

Institut Teknologi Sumatera berada di Kabupaten Lampung Selatan termasuk salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang mengalami perkembangan yang cukup pesat. Dapat di lihat dari semakin meningkatnya bangunan infrastruktur pendukung yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk belajar dan berinovasi. Jenis tanah yang cukup banyak ditemui di Kabupaten Lampung Selatan adalah area persawahan, alluvial berawa-rawa yang di tandai dengan lahan sawah yang terbanyak. Permasalahan yang ditimbulkan yaitu tanah tersebut memiliki karakteristik daya dukung yang rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meninjau pengaruh penambahan air yang digunakan pada potensi semen sebagai bahan tambah alternatif untuk menstabilisasi tanah secara kimiawi.
EVALUASI TIME SCHEDULE PROYEK PEMBANGUNAN PENGAMAN PANTAI PULAU TERLUAR RIAU DI DESA DELUK KABUPATEN BENGKALIS: EVALUASI TIME SCHEDULE PROYEK PEMBANGUNAN PENGAMAN PANTAI PULAU TERLUAR RIAU DI DESA DELUK KABUPATEN BENGKALIS Syurya Adi Pratama; Doni Rinaldi Basri; Puspa Ningrum; Cahyo Agung Saputra; Syahidus Syuhada; Syaflenedi
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.709

Abstract

Evaluasi time schedule pada proyek pembangunan pengaman pantai pulau terluar provinsi Riau berawal dengan membuat WBS (Work Breakdown Structure) kemudian menghitung ulang durasi pekerjaan, dilanjutkan dengan men-tracking item pekerjaannya pada Microsoft Project. Pada WBS proyek ini diperoleh urutan sub pekerjaaan yang terdiri dari persiapan, mobilisasi, kegiatan K3, pekerjaan cerucuk, pemasangan geotextile, pemasangan batu, dan demobilisasi. Hasil perhitungan ulang durasi pekerjaan pada time schedule proyek diperoleh selama 236 hari. Dimana untuk pekerjaan persiapan selama 16 hari, pekerjaan mobilisasi 21 hari, pekerjaan K3 229 hari, pekerjaan cerucuk 196 hari, pekerjaan geotextile 35 hari, pemasangan batu 115 hari, dan pekerjaan demobilisasi 21 hari. Lintasan kritis dihasilkan dari pengolahan software Microsoft Project pada item pekerjaan persiapan, mobilisasi, pekerjaan cerucuk, pemasangan batu, dan demobilisasi. Hasil tracking yang telah dilakukan dengan Microsoft Project menghasilkan pergeseran durasi penyelesaian pekerjaan yaitu lebih kurang satu bulan dari yang seharusnya dapat diselesaikan. Terdapat perbedaan durasi pengerjaan proyek yaitu dimana durasi pada time schedule awal selama 270 hari, sedangkan pada time schedule yang telah dievaluasi dengan bantuan Microsoft project pekerjaan dapat diselesaikan dengan durasi 236 hari.
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG BOR MENGGUNAKAN METODE EMPIRIK DARI DATA PENGUJIAN SONDIR: ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG BOR MENGGUNAKAN METODE EMPIRIK DARI DATA PENGUJIAN SONDIR Arif Rahman Hakim Sitepu; Riyan Hari Putra; D. Nofria Riska; Rahmat Kurniawan; Cahyo Agung Saputra; Syahidus Syuhada; Julita Hayati; Erdina Tyagita Utami
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.714

Abstract

Proyek pembangunan bangunan bertingkat, menggunakan fondasi tiang bor (bore pile) sebagai struktur utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung fondasi dengan membandingkan metode Meyerhof dan metode Aoki dan De Alencar berdasarkan data hasil uji sondir (Cone Penetration Test). Data sondir dianalisis untuk menentukan nilai qc, tahanan ujung, dan tahanan gesek. Perhitungan daya dukung fondasi dilakukan hingga diperoleh nilai daya dukung ultimit dan daya dukung ijin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Meyerhof menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 118,084 ton, lebih tinggi dibandingkan metode Aoki dan De Alencar yang menghasilkan daya dukung sebesar 72,338 ton. Hal ini menunjukkan bahwa metode Meyerhof mempertimbangkan kontribusi tahanan gesek dan tahanan ujung, sedangkan metode Aoki dan De Alencar hanya mempertimbangkan tahanan ujung. Pemilihan metode perhitungan daya dukung fondasi harus disesuaikan dengan kondisi tanah dan kebutuhan struktur untuk memastikan desain yang aman dan efisien.
ANALISIS PENGARUH CAMPURAN AIR TERHADAP PENCAMPURAN GYPSUM PADA TANAH: ANALISIS PENGARUH CAMPURAN AIR TERHADAP PENCAMPURAN GYPSUM PADA TANAH G. Sembiring; R. Sitinjak; YA. Gurning; AJ. Tampubolon; F. Silalahi; ML. Lazuardi; FB. Lestari; R. Delfinna; Arif Rahman Hakim Sitepu; rah Kurniawan; Cahyo Agung Saputra; Syahidus Syuhada; Ayu Kamila Khanza
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.715

Abstract

Stabilitas tanah dasar merupakan aspek penting dalam konstruksi infrastruktur, terutama untuk jalan dan fondasi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kadar gypsum dan kadar air terhadap stabilitas tanah lempung sebagai material dasar konstruksi. Sampel tanah lempung diambil dari Asrama TB-3 ITERA, Lampung Selatan, dan diuji dengan berbagai kadar gypsum (3%-30%) menggunakan metode pengujian laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan hubungan linier positif antara kadar gypsum dan kadar air, di mana peningkatan kadar gypsum meningkatkan kadar air secara proporsional dari 22,80% hingga 31,18%. Namun, berat isi kering (γd) mencapai puncaknya pada kadar gypsum 15% dan menurun secara signifikan setelahnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kadar gypsum optimal dapat meningkatkan kepadatan dan daya dukung tanah, tetapi kadar yang berlebihan justru mengurangi efisiensi stabilisasi.
Co-Authors A. Nurlela A. Salsabila Ahmad Sajid Ahmad Yudi AJ. Tampubolon Andriansyah Andry Yuliyanto Anggarani Budi Ribowo Aprilia, Ayu Sinta Apriwelni, Siska Arif Sitepu Arya Mareta Ayu Kamila Khanza Ayu Sinta Aprilia Ayudia Hardiyani Kiranaratri Azwar Inra Bambang Setiawan Bambang Setiawan Budi Ribowo, Anggarani CE. Sigalingging D. Nofria Riska Delfinna, R. Doni Rinaldi Basri Ekaputra, Reza Asriandi Erdina Tyagita Utami Erlina Kurnianingtyas F. Silalahi Fadillah Sabri Fahira Rhomianti Putri Falah, Muhammad Fajrul FB. Lestari Fitriana, Indri Rahmandhani G. Sembiring Galih Rio Prayogi Hazizi, S. Hidayati Ika Hariani, Deby Ilpandari, Ilpandari Julita Hayati Junita Eka Susanti Khanza, Ayu Kamila Kholilur Rohman, Rosyid Kirtinanda P M Gilang Indra Mardika M. Abi Berkah Nadi Marina, Bernaditha Catur Michael Michael Michael Miranda, Evan Febri Miskar Maini ML. Lazuardi Moch. Solikin, Moch. Muhammad Nuryanto, Fadhil Nadi, Muhammad Abi Berkah Nugraha Bintang Wirawan, Nugraha Bintang Nurlela, Aiga P Kirtinanda Puspa Ningrum Putri Ayu Dwiyana Putri Ayu Dwiyana Putri Yastari, Febi R. Delfinna R. Shabirah R. Sitinjak rah Kurniawan Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Reza Asriandi Ekaputra Riyan Hari Putra Ruslin S. Hazizi Sallido, Gufron Salsabila, A. Shabirah, R. Sigalingging, CE. Sihombing, Tera Melya Patrice Sitepu, Arif Rahman Hakim syaflenedi Syahidus Syuhada Syahidus Syuhada Syurya Adi Pratama Tambunan, Hermon Frederik Tiorivaldi Tiorivaldi Tommy Iduwin Totoh Andayono Tri Hardiyanti Asmaningrum YA. Gurning Yudi, Ahmad Yusep Purwana Muslih Zhafira, Elian