Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Aspek Higiene dan Sanitasi bagi Masyarakat Kelurahan Sumbersari Kecamatan Metro Selatan Rahmanisa, Soraya; Kurniawaty, Evi; Susantiningsih, Tiwuk
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v1i1.1152

Abstract

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemampuan, dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara, dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan penyuluhan yang dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan dilakukan dengan menggunakan pre- dan post-test sebagai bentuk evaluasi. Pre-test diberikan sebelum penyuluhan dimulai, dilanjutkan dengan penyuluhan dan diakhiri dengan posttest. Evaluasi akhir dilakukan dengan memberikan posttestkepada peserta yang berisi pertanyaan pertanyan yang sama dengan pretest. Dari pengisian kuisioner diketahui bahwa seluruh (100%) orang tua yang mengikuti kegiatan ini belum pernah mendapat penyuluhan ataupemberian materi mengenai PHBS sebelumnya, dan dari kuisioner pula ditemukan 24 orang (80%) peserta sering menerapkan pola hidup bersih; 22 orang mampu menyebutkan dampak negatif perilaku tidak sehatterhadap kesehatan; 6 orang yang belum terlalu paham manfaat perilaku hidup bersih terhadap kesehatan; 16 orang menganggap PHBS itu merupakan simbol gaya hidup sehat; 18 orang yang menyatakan PHBS itu penting bagi mereka; 24 orang akan membiarkan saja bila ada tetangga sekitar yang belum melakukan PHBS; dan 15 orang yang beranggapan bila PHBS akan menjadikan kesehatan keluarga menjadi lebih baik.Kata kunci: perilaku hidup bersih dan sehat,
Laki Laki 58 Tahun Dengan Gagal Ginjal Kronik Ec. Nefropathy Diabetik Dan Ulkus Diabetik Rini, Sandra; Taruna, Achmad; Kurniawaty, Evi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v2i1.1169

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan penurunan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible. Prevalensi gagal ginjal di seluruh dunia adalah 8-16%. Gagal ginjal menyebabkan masalah kesehatan dan peningkatan beban ekonomi akibat pengobatannya yang terus menerus. Laki-laki, usia 58 tahun datang dengan keluhan kaki dan tangannya yang bengkak sejak 5 bulan SMRS. Keluhan disertai oleh penurunan frekuensi berkemih dan terdapat luka koreng pada kaki kanannya. Pasien memiliki riwayat diabetes mellitus sejak 10 tahun. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90 mmHg, konjungtiva anemis, perut cembung, shifting dullness, edema pitting pada ekstremitas dan ulkus pada region pedis dekstra. Dari pemeriksaan Lab didapatkan Hb: 7,7 gr/dl, GDS: 260 mg/dl, Ureum: 242 mg/dl, Creatinine: 15,97 mg/dl. Diagnosa gagal ginjal kronik stadium V ec. Nefropati diabetes + Diabetes Melitus tipe 2 + Hipertensi grade I + Ulkus diabetikum. Terapi non medikamentosa yang diberikan yaitu tirah baring, pembatasan cairan 1 L/hari, pembatasan protein 0,9 g/kgbb/hr, diet rendah garam 2-3 gr/hr, debridement luka, tranfusi PRC 200 cc, hemodialisa. Terapi medikamentosa berupa cairan intravena IVFD NaCl 0,9 % X TPM, Captopril 2 x 12,5 mg, Furosemid Injeksi/ 8 Jam, asam folat 2 x 1 mg dan Glimepiride 1 x 2 mg.Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Nefropati Diabetes, Ulkus Diabetikum
Penyuluhan Kesehatan tentang Bahaya Penyakit Diare kepada Ibu-ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Susantiningsih, Tiwuk; Kurniawaty, Evi; Mustofa, Syazili; Nisa, Khairun
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2015

Abstract

Diare merupakan keluhan yang sering dijumpai pada anak atau dewasa. Diare bisa bermanifetasi sebagai suatu penyakit yang ringan, berat bahkan bisa menimbulkan komplikasi yang parah sampai dengan kematian. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya penyakit diare ini. Oleh karena itu perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam pendeteksian dini penyakit ini melalui peningkatan pengetahuan tentang bahaya penyakit diare. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif dan penayangan video sedangkan untuk penerapan perilaku dilakukan dengan latihan atau simulasi. Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang peserta yang merupakan ibu ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda. Kegiatan pengabdian dilakukan pada hari Minggu tanggal 18 Desember 2016, pukul 90.00 WIB sampai selesai, di Musholla Al Muttaqien di Desa Buah Berak. Setelah dilakukan penyuluhan, pemutaran video, dan tanya jawab, kuisioner yang sama diberikan kembali kepada peserta. Setelah dievaluasi terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta penyuluhan mengenai bahaya penyakit diare dapat dilihat dari nilai kenaikan postest. Selain itu hasil jawaban kuisioner yaitu sebanyak 22 orang pada pretest mendapatkan nilai kurang dari 70, maka pada pemeriksaan jawaban posttest, terjadi peningkatan menjadi 43 orang mendapatkan nilai lebih dari 70. Dari hasil pengamatan di lapangan, jelas bahwa kegiatan penyuluhan tentang bahaya Penyakit diare ini perlu diadakan secara berkelanjutan agar pengetahuan masyarakat mengenai penyakit ini terutama ibu-ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda dapat meningkat. Simpulan, setelah mendapatkan penyuluhan mengenai bahaya Penyakit diare terjadi peningkatan pengetahuan ibu ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.Keywords: Diare, peningkatan pengetahuan, penyuluhan
Penyuluhan Kesehatan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri Menggunakan Video Sadari Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Deteksi Dini Tumor Payudara pada Ibu dan Remaja di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Nisa, Khairun; Susantiningsih, Tiwuk; Kurniawaty, Evi; Rahmanisa, Soraya
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2016

Abstract

Tumor payudara adalah salah satu penyakit yang paling sering menyerang kaum wanita. Penyakit ini diakibatkan karena pola hidup dan konsumsi makanan tinggi lemak yang mengakibatkan terjadinya tumor/kanker payudara. Prevalensi kanker payudara di Indonesia adalah 109 per 100.000 penduduk. Deteksi yang terlambat dan kurangnya pengetahuan wanita mengenai kanker payudara ini menyebabkan sebagian besar penderita kanker payudara datang dengan stadium yang sudah tinggi. Hal ini menyebabkan angka kematian karena kanker payudara meningkat. Melihat tingginya angka penderita kanker/tumor payudara, maka perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam mendeteksi dini tumor/kanker payudara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan pretest dan postest, pemberian materi, pemutaran video SADARI, pemberian leaflet tentang SADARI, simulasi pemeriksaan SADARI, serta Focus group discussion (FGD). Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta dari Kecamatan Kalianda. Kegiatan pengabdian dilakukan pada hari Minggu tanggal 5 Oktober 2014. Dari pengisian kuisioner diketahui bahwa seluruh (100%) peserta yang mengikuti kegiatan ini belum pernah mendapat penyuluhan tentang pemeriksaan SADARI menggunakan video ataupun praktek langsung pemeriksaan SADARI. Setelah mendapatkan penyuluhan dan pelatihan mengenai pemeriksaan SADARI menggunakan video, pembagian leaflet SADARI dan praktek langsung SADARI terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat terutama ibu-ibu dan remaja putri di Kecamatan Kalianda Lampung Selatan. Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pemeriksaan SADARI ini diketahui dari hasil pre test dan post test. Sebanyak 32 orang pada pretest mendapatkan nilai kurang dari 70, maka pada pemeriksaan jawaban posttest, terjadi peningkatan menjadi 49 orang peserta mendapatkan nilai lebih dari 70.Keywords: Peningkatan pengetahuan, penyuluhan, SADARI, tumor payudara
Penyuluhan Kesehatan tentang Bahaya Penyakit Diabetes Mellitus kepada Ibu-ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Susantiningsih, Tiwuk; Kurniawaty, Evi; Mustofa, Syazili
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2026

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan kelainan metabolik dengan etiologi multifaktorial. Penyakit ini ditandai oleh hiperglikemia kronis dan mempengaruhi metabolisme karbohidrat, protein serta lemak. Patofisiologi DM berpusat pada gangguan sekresi insulin dan/atau gangguan kerja insulin. Penyandang DM akan ditemukan dengan berbagai gejala seperti poliuria, polidipsia dan polifagia dengan penurunan berat badan. Komplikasi yang sering dari penyakit ini adalah makroangiopati dan mikroangiopati seperti stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, kebutaan bahkan amputasi dan kematian. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya penyakit diabetes ini. Oleh karena itu perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam pendeteksian dini penyakit ini melalui peningkatan pengetahuan tentang bahaya penyakit diabetes mellitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif dan penayangan video sedangkan untuk penerapan perilaku dilakukan dengan latihan atau simulasi. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta yang merupakan ibu ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda. kuisioner yang sama diberikan kembali kepada peserta. Setelah dievaluasi terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta penyuluhan mengenai bahaya penyakit Diabetes Mellitus dapat dilihat dari nilai kenaikan postest. Selain itu hasil jawaban kuisioner yaitu sebanyak 35 orang pada pretest mendapatkan nilai kurang dari 70, maka pada pemeriksaan jawaban posttest, terjadi peningkatan menjadi 50 orang mendapatkan nilai lebih dari 70. Dari hasil pengamatan di lapangan, jelas bahwa kegiatan penyuluhan tentang bahaya Penyakit Diabetes Mellitus ini perlu diadakan secara berkelanjutan agar pengetahuan masyarakat mengenai penyakit ini terutama ibu-ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda dapat meningkat.Keywords: Diabetes mellitus, peningkatan pengetahuan, penyuluhan.
Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Pada Ibu-Ibu dengan Metode KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan Kurniawaty, Evi; Utama, Winda Trijayanthi; Kurniati, Intanri; Andriani, Silvia
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2825

Abstract

Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan. Masalah kesehatan reproduksi perempuan, termasuk perencanaan kehamilan dan persalinan yang aman secara medis juga harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya kaum perempuan saja karena hal ini akan berdampak luas dan menyangkut berbagai aspek kehidupan yang menjadi tolak ukur dalam pelayanan kesehatan. Tujuan dari kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu-ibu dalam kesehatan reproduksi. Metode dalam kegiatan yaitu KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). Pengabdian masyarakat yaitu pendidikan kesehatan meliputi ceramah atau penyuluhan, Tanya jawab, diskusi dan gambar tentang pengenalan dan tindak lanjut kesehatan reproduksi di tatanan masyarakat. Mayoritas masyarakat yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah perempuan (72%). Rerata usia wanita ±40-50 tahun, wanita usia subur dengan usia ±25-35 tahun sebanyak 57,4%,. Tingkat pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan tentang kesehatan reproduksi pada ibu – ibu masih rendah, terdapat peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan kesehatan tentang kesehatan reproduksi ibu – ibu setelah dilakukan penyuluhan kesehatan.Kata Kunci: KIE , Kesehatan Reproduksi, Pengabdian Masyarakat
Pemeriksaan Kesehatan Tekanan Darah dan Konseling Tentang Hipertensi dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Wilayah Kerja Puskesmas Lumbok Seminung Lampung Barat Kurniawaty, Evi; Kurniati, Intanri; Karima, Nisa; Andriani, Silvia; Audah, Kholis A.
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3040

Abstract

Kasus Hipertensi mengalami kenaikan 80% terutama di negara berkembang tahun 2025 berdasarkan jumlah 639 juta kasus di tahun 2000, diperkirakan menjadi 1,15 milyar kasus di tahun 2025. Pemahaman penyakit ini belum sepenuhnya dipahami oleh  masyarakat, sehingga perlu diadakan penyuluhan untuk mengurangi resiko stroke dan komplikasi lainnya. Pemilihanan lokasi kegiatan dikarenakan tingginya angka kejadian hipertensi di kabupaten Lampung Barat. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu berdasarkan semua peserta yang hadir, sekitar 48% terdiagnosis hipertensi sebelumnya, 24% terdiagnosis DM dan 23% terdiagnosis asam urat . Dari hasil pemeriksaan didapatkan sebagian dari penderita Hipertensi telah memiliki kondisi yang terkontrol tekanan darahnya. Demikian halnya dengan penderita DM, sebagian memiliki gula darah normal serta sebagian terdiagnosis Asam urat tinggi hanya perluperubahan pola makan.Kata kunci: hipertensi, konseling
Peningkatan Pengetahuan Dengan Metode Pelatihan Tentang Cara Pemeriksaan Bakteri Tahan Asam Sebagai Diagnosis Tuberkulosis Paru Pada Petugas Medis Di Poliklinik Universitas Lampung Soleha, Tri Umiana; Sutyarso, Sutyarso; Oktafany, Oktafany; Kurniawaty, Evi; Ayu S, Putu Ristyaning
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3041

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi saluran napas yang hingga kini masih menjadi kasus yang paling sering dijumpai diIndonesia. Berdasarkan data Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI), angka insiden TB di Indonesia meningkathingga 399 per 100.000 penduduk disertai angka kematian yang meningkat pula hingga mencapai 41 per 100.000 pendudukpada tahun 2014. Diagnosis dini yang lebih gencar membuka kemungkinan Provinsi Lampung dapat menjadi provinsi keduadengan insiden kasus TB terbanyak. Namun, hal ini tidak menjadi ancaman bagi pemerintah Lampung sendiri karena memangtujuan nya adalah untuk meningkatkan identifikasi kasus dan mempercepat kesembuhan. Diagnosis TB yang paling akuratadalah dengan pemeriksaan Bakteri Tahan Asam (BTA). Pemeriksaan dahak ini guna mengetahui keberadaan Basil Tahan Asam(BTA) sehingga dapat membantu petugas pelayanan kesehatan dalam penegakkan diagnosis, penilaian terhadap responpengobatan, dan potensi penularan. Pasien TB dengan BTA positif menimbulkan risiko penularan yang lebih besar dibandinganpasien TB dengan BTA negatif. Poliklinik Universitas Lampung merupakan lini pertama Layanan Kesehatan untuk CivitasAkademika dan masyarakat di sekitar Universitas Lampung. Oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan dari SDM nyadalam keterampilan pemeriksaan BTA dalam mendukung terlaksananya diagnosis dini TB.Kata Kunci: Tuberkulosis, Diagnosis, BTA
Edukasi Vaksinasi Covid-19 dan Vaksinasi Booster Meningkatkan Imunitas dan Pengetahuan Masyarakat di Puskesmas Candra Mukti Tulang Bawang Barat Sangging, Putu Ristyaning Ayu; Soleha, Tri Umiana; Kurniawaty, Evi; Oktoba, Zulpakor; Irawan, Ari
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3046

Abstract

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor SR.02.06/II/1180/2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat Umum. Dalam aturan ini, disebutkan bahwa penyuntikan dosis lanjutan bagi masyarakat umum dapat diberikan minimal enam bulan setelah menerima vaksinasi dosis lengkap. Perlindungan masyarakat terhadap COVID-19 perlu terus ditingkatkan, termasuk melalui pemberian vaksinasi dosis lanjutan (booster). Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan penyuluhan dan edukasi vaksinasi Covid-19 dan vaksinasi booster sehingga tidak mudah percaya berita hoax tentang vaksinasi Covid-19 dan masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan beberapa tahapan. Kegiatan diawali dengan penyusunan rencana dan proposal kegiatan pengabdian, kemudian mengurus surat yang ditujukan kepada mitra dan perizinan. Setelah itu dilakukan penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan berikutnya adalah evaluasi kegiatan, dan tahapan terakhir memberikan feed back serta penyusunan  laporan. Kesadaran masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi primer dan dilanjutkan vaksinasi booster sehingga meningkatkan imunitas tubuh dan menekan penularan Covid-19.Kata kunci: Vaksinasi booster, Covid-19, Herd Imunity
Pendampingan Masyarakat dalam Kasus Pengelolaan Sampah Untuk Peningkatan Derajat Kesehatan dan Mencapai Zero Waste 2022 di Lumbok Seminung Lampung Barat Kurniawaty, Evi; Karima, Nisa; Kurniati, Intanri; Andriani, Silvia
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3180

Abstract

Perkembangan wilayah Lampung Barat khususnya Kecamatan Lumbok Seminung yang pesat telah berhasil meningkatkan kesejahteraan warganya di dukung dengan adanya wisata Danau Ranau. Namun demikian aktivitas dan daya beli masyarakat yang semakin tinggi menyebabkan semakin bertambahnya timbunan sampah sebagai sisa aktivitas terutama sampah yang berasal dari domestik atau rumah tangga. Sampai saat ini peran serta masyarakat secara umum hanya sebatas pengumpulan dan pembuangan sampah saja. Karena itu diperlukan usaha yang intensifdan berkelanjutan untuk mengunggah kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah di lingkungannya. Pengenalan dan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau pengurangan, penggunaan kembali dan mendaur ulang sampah, merupakan salah satu cara pendekatan sumber dalam pengelolaan sampah.  Dengan konsep ini masyarakat tidak hanya membuang sampah tapi sekaligus memanfaatkannya dan dapat mempunyai nilai tambah secara ekonomi. Sampah organik dapat dimanfaatkan untuk dijadikan pupuk kompos, sedangkan sampahanorganik dapat dimanfaatkan untuk menjadi barang kerajinan yang berdaya jual. Konsep ini memerlukan partisipasi masyarakat sebagai salah satu kunci keberhasilannya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkankesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.  Hasil kegiatan berupa meningkatnya kesadaran masyarakat.  Pengelolaan sampah memerlukan usaha dan kesadaran akan pemanfaatan dan pengelolaan sampah yang baik dan tepat untuk dikembangkan di setiap lingkungan masyarakat sehingga kualitas kesehatan, kualitas lingkungan dapat ditingkatkan, serta sampah dapat menjadi sumberdaya yang dapatdimanfaatkan  Kata kunci: Reduce, Reuse, Recycle.
Co-Authors Akib, Salsabila Nadhifa Alvinasyrah, Alvinasyrah Andriani, Silvia Anita Febrina, Anita Annisa Fath Ari Irawan Asep Sukohar Audah, Kholis A. Audah, Kholis Abdurachim Ayu S, Putu Ristyaning Bainah Sari Dewi Balqis, Aurelia Corrinna Batubara, Razethy Berawi, Khairunisa Daulay, Suryani Agustina Dewi Nur Fiana Din, Bahesty Cut Nyak Dwi Indria Anggraini Elidiya, Anggun Ersa, Rakhmigasti Citra Ety Apriliana Hanna Mutiara, Hanna Hendri Busman Iffa Afiqa Khairani Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Irmanida Batubara Julkipli Julkipli, Julkipli Justiani, Andinni Aurellia Karima, Nisa Kaskoyo, Hari Khairun Nisa Khairun Nisa Kurniati, Intanti Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Muhammad Aditya, Muhammad Muhammad Arif Muhammad Maulana Muhammad Ricky Ramadhian Nuning Nurcahyani Nuriah, Nuriah Nurul Islamy Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktafany, Oktafany Oktoba, Zulpakor Poty, Pitha Maykania Pramudyawati, Yustika Puspa, Egita Windrianatama Rahmansia, Soraya Rahmayani, Fidha Rasmi Zakiah Oktarlina Reni Zuraida Rini, Sandra Risti Graharti Rossa, Putri Emylia Sahroni, Mizan Samsul Bakri Sandro, Mario Sangging, Putu Ristyaning Ayu Setyadi, Yudha Putra Situmorang, Ephraim Matthew Sebastian Situmorang, Ezra Winandi Soraya Rahmanisa Suharyani Suharyani Susianti Susianti Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Sutyarso Syarif, Muhammad Reza Syazili Mustofa Taruna, Achmad Tiwuk Susantiningsih Tri Umiana Soleha Wijaya, Elza Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriani Wulan, Anggraini Janar Yogi Catur Putra