Claim Missing Document
Check
Articles

Interaksi Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Terintegrasi: Pendekatan Sosiokultural pada Pengajaran Keempat Keterampilan Berbahasa di Ruang Kelas Akhir, Muhammad; Rinaldi , Rinaldi; Afdal, Muhammad
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.12666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran interaksi sosial dalam pembelajaran bahasa terintegrasi dengan pendekatan sosiokultural pada pengajaran keempat keterampilan berbahasa di ruang kelas mengidentifikasi mekanisme mekanisme interaksi sosial yang memfasilitasi pembelajaran dan memahami implikasi pedagogisnya dalam konteks pendidikan bahasa Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur sistematis menganalisis publikasi akademik dari berbagai basis data termasuk Google Scholar ERIC dan JSTOR yang fokus pada interaksi sosial dalam pembelajaran bahasa dari perspektif sosiokultural Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari literatur terkait dengan praktik interaksi sosial dalam pembelajaran keempat keterampilan berbahasa secara terintegrasi Hasil penelitian mengidentifikasi tiga mekanisme utama interaksi sosial yang memfasilitasi pembelajaran bahasa terintegrasi yaitu dialog eksploratif yang memungkinkan konstruksi pengetahuan kebahasaan secara kolektif melalui reasoning eksplisit dan eksplorasi kolaboratif scaffolding< em> dalam zona perkembangan proksimal yang memberikan dukungan responsif untuk mencapai performansi optimal dan negosiasi makna dalam interaksi autentik yang menciptakan kesempatan untuk input comprehensible dan umpan balik korektif Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi efektif dari pendekatan sosiokultural dalam pembelajaran bahasa terintegrasi memerlukan transformasi peran guru menjadi fasilitator interaksi sosial berkualitas tinggi desain tugas pembelajaran yang memicu berbagai bentuk interaksi produktif dan pengembangan kemampuan peserta didik dalam dialog dan kolaborasi untuk pembelajaran keempat keterampilan berbahasa secara holistik< p>
Pengaruh Metode Pembelajaran Cooperative Learning Terhadap Pemahaman Siswa Tentang Akhlak Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas XI MAS PAB 2 Helvetia Medan Muzdalifah, Citra; Akhir, Muhammad; Habibullah, Habibullah
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran cooperative learning terhadap pemahaman siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak pada siswa kelas XI di MAS PAB 2 Helvetia Medan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi akhlak, yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran tradisional yang kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI, dengan sampel berupa satu kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan metode cooperative learning. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam rata-rata nilai siswa, dari 73,08 pada pretest menjadi 84,27 pada posttest. Uji statistik menunjukkan bahwa metode cooperative learning memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa. Hal ini dibuktikan melalui uji-t yang menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung sebesar 22,648 > ttabel sebesar 2,0639. Uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,977 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara penerapan metode cooperative learning dan peningkatan pemahaman siswa. Sementara itu, nilai R Square sebesar 0,955 mengindikasikan bahwa 95,5% variasi dalam pemahaman siswa dipengaruhi oleh metode pembelajaran cooperative learning.
Strategi Guru Rumpun Pendidikan Agama Islam dalam Mengintegrasikan Nilai-Nilai Karakter Pada Proses Belajar Mengajar di MTs Istiqlal Delitua Siregar, Fadiah Azzahra; Akhir, Muhammad; Pratami, Arifa
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru rumpun Pendidikan Agama Islam dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter pada proses belajar mengajar di MTs Istiqlal Delitua. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan informasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Islam, waka kurikulum, guru bimbingan konseling, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan 18 nilai karakter yang dirumuskan Kementerian Pendidikan Nasional secara efektif, baik melalui pembelajaran langsung maupun tidak langsung. Strategi yang digunakan meliputi keteladanan, penegakan disiplin, pembiasaan kegiatan keagamaan, penciptaan suasana belajar kondusif, serta integrasi nilai karakter dalam materi pelajaran. Faktor pendukung implementasi strategi ini antara lain tata tertib sekolah, keteladanan guru, dan dukungan keluarga, sedangkan faktor penghambatnya meliputi pengaruh negatif teman sebaya, rendahnya kesadaran siswa, dan kurangnya kontrol keluarga. Penerapan strategi ini berperan penting dalam pembentukan karakter siswa secara menyeluruh, sehingga diharapkan mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan zaman.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN STORYTELLING TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK SISWA KELAS V SDN 53 SAULEYA KABUPATEN TAKALAR Sucitra; Akhir, Muhammad; Haslinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46803

Abstract

This study aims to determine the effect of the storytelling learning method on the listening skills of fifth-grade students at SDN 53 Sauleya in Takalar Regency. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design using a nonequivalent control group design. The subjects were all 30 fifth-grade students at SDN 53 Sauleya. The sampling technique used purposive sampling, consisting of 15 students in the experimental class and 15 students in the control class. Data collection used a listening ability test in the form of a pre-test and post-test. The results showed a significant effect between the use of the storytelling method on students' listening skills. This was demonstrated by an increase in the average score in the experimental class from 66.67 to 87.00. Based on the results of the hypothesis testing using the independent sample t-test, the significance value (Sig. 2-tailed) was less than 0.05, indicating a significant effect. This indicates that the use of storytelling methods can optimally influence students' listening skills. Therefore, the application of engaging learning methods such as storytelling should be considered as an effective strategy in influencing students' listening skills in elementary schools
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACAPERMULAAN MELALUI PEMANFAATAN POJOK BACA SISWA KELAS II SDN 288 WATANG CANI Zahra, A. Awaliya; Akhir, Muhammad; Akbar, Amal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47358

Abstract

This study is motivated by the low early reading skills of second grade students at SDN 288 Watang Cani, as indicated by students' difficulty reading letters, syllables, words, and simple sentences fluently, as well as their low reading interest and independent reading habits. This study aims to determine the improvement of early reading skills through the utilization of a reading corner. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, consisting of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 9 second-grade students of SDN 288 Watang Cani. Data were collected through observation and early reading skills tests, analyzed using quantitative and qualitative approaches. The results showed an increase in classical learning completeness: pre-cycle 22.2%, Cycle I 55.6%, and Cycle II 100%. Teacher and student activity also improved from fair in Cycle I to good and very good in Cycle II. It is concluded that the optimal and structured utilization of a reading corner can improve the early reading skills of second grade students at SDN 288 Watang Cani.
A Study Comparison the Application of Discovery Learning and Problem Based Learning Models on the Critical Thinking Ability Akhir, Muhammad; Siburian, Jodion; Hasibuan, Muhammad Haris Effendi
Integrated Science Education Journal Vol 4 No 2 (2023): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/isej.v4i2.390

Abstract

Purpose of the study: The purpose of this study is how are the differences in students' critical thinking skills in physics subjects using discovery and problem-based learning models at Madrasah Aliyah Laboratory in Jambi City. Methodology: The research design used by researchers is a quantitative research type of quasi-experimental design using a pretest-posttest control group design, with a total sample of 56 students using a total sampling technique. The instrument in this study used a test with a Cronbach alpha of 0.919. The data analysis used includes descriptive and inferential statistics. Main Findings: Based on the data analysis and discussion above, it can be concluded that students' critical thinking skills in physics subjects in static electricity material are in a good category. This indicates that the application of discovery learning models and problem-based learning can improve the thinking skills of critical students. This is reinforced by testing the hypothesis through an independent sample t-test that there is a significant difference between the use of the two models in improving students' critical thinking skills, especially in physics lessons on static electricity. Novelty/Originality of this study: This research has a novelty, especially in cognitive, namely critical thinking skills, which can be improved with a scientific approach, especially using discovery learning models and problem-based learning.