Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Penggunaan Lumpur Sidoarjo Untuk Media Pembibitan Sengon (Paraserianthes falcataria) Margareta, Anggy Via; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 11 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumpur sidoarjo  (Lusi) mengandung unsur-unsur yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman sehingga dapat dimanfaatkan sebagai campuran media tanam. Sengon dikenal sebagai tanaman yang dapat digunakan untuk rehabilitasi lahan, sehingga dapat dijadikan pilihan untuk kegiatan fitoremediasi. Peneitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak lumpur sidoarjo dapat dijadikan substitusi tanah sebagai alternatif media tanam. Penelitian dilaksanakan di Desa Krecek-Badas, Kediri pada Januari hingga April 2019. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok sederhana (RAK) dengan perlakuan M0 (100% tanah), M1 (lumpur Sidoarjo 20% + tanah 80%), M2 (lumpur sidoarjo 40% + tanah 60%), M3 (lumpur sidoarjo 60% + tanah 40%), M4 (lumpur sidoarjo  80% + tanah 20%), dan M5 (100% lumpur Sidoarjo). Dari hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata pada umur 14-70 hst. Tanaman pada perlakuan M5 tidak dapat tumbuh sejak umur 14 hst, sedangkan perlakuan M3 dan M4 tidak dapat tumbuh pada umur 28 hst. Lumpur sidoarjo dapat dijadikan campuran media tanam dengan volume 20%. Diatas campuran lusi 20% menunjukkan bahwa petumbuhan tanaman sangat terganggu. Campuran lusi 40% menunjukkan batas maksimal tanaman dapat bertahan hidup. Logam Pb pada perlakuan M1 lebih banyak terakumulasi pada tanaman, dan perlakuan M2 lebih banyak terakumulasi pada media tanam. Akumulasi logam Cd lebih banyak terakumulasi pada jaringan tanaman, baik pada perlakuan M1 maupun perlakuan M2.
Analisis Biodiversitas di Bawah Tegakan Kopi Arabika (Coffea arabica) dan Pinus (Pinus densiflora) dengan Perbedaan Manajemen Agroforestri Zaahir, Al Ismuz; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 12 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang terdapat biodiversitas terbesar di dunia. Biodiversitas tersebut meliputi dari tumbuhan dan hewan yang telah tersebar di seluruh wilayah nusantara Indonesia. Adapun biodiversitas dari jenis tumbuhan dapat tergambar dari kawasan hutan-hutan yang ada di seluruh Indonesia, salah satu hutan yang memiliki keanekaragaman hayati dan belum dilakukan sebuah penelitian sebelumnya yaitu UB forest. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat biodiversitas dibawah tegakan kopi dan pinus pada perbedaan manajemen agroforestri. Penelitian dilaksanakan di hutan pendidikan UB Forest pada bulan Januari-Mei 2019 selama 5 bulan. Penelitian menggunakan metode analisis vegetasi yaitu metode sampling kuadrat, metode ini ialah suatu teknik survei vegetasi yang sering digunakan dalam semua tipe komunitas tumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan pada perbedaan manajemen agroforestri ditemukan keanekaragaman spesies yang berbeda. Tingkat manajemen budidaya yang berbeda memberikan pengaruh terhadap tingkat biodiversitas spesies yang ada. Tingkat manajemen budidaya yang berbeda memberikan selisih jenis spesies yang sedikit dibanding dengan plot business as usual (BAU). Keanekaragaman yang ditemukan pada plot business as usual (BAU) mendapat nilai yang lebih tinggi daripada plot yang lain. Nilai keanekaragaman BAU adalah sebesar 2,02 dan keanekaragaman masih tergolong sedang. Plot business as usual (BAU) merupakan plot yang memiliki jenis keanekaragaman spesies tinggi dibanding plot lain, akan tetapi dengan adanya keanekaragaman yang tinggi perlu adanya perhatian khusus dalam menjaga kelestarian spesies yang ada di kawasan UB Forest.
Uji Komposisi Penggunaan Media Tanam terhadap Pembibitan Tanaman Kopi (Coffea arabica) Debora S, Hotma; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan di Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain itu, kopi merupakan  salah satu sumber devisa negara dan juga sebagai sumber penghasilan bagi petani kopi, penciptaan lapangan kerja, pendorong agribisnis dan agroindustri serta pengembangan wilayah. Provinsi Sumatera Utara merupakan produsen terbesar kopi arabika di Indonesia dengan produksi kopi pada tahun 2016 mencapai 50.405 ton.  Kulit kopi kering yang dihasilkan dari tiap satu ton buah basah yaitu sebanyak 200 kg. Jumlah limbah kopi yang perlu ditangani sebesar 44,6% dari berat buah kering. Hal ini dapat mengakibatkan potensi pencemaran yang besar dari limbah padat jika tidak dimanfaatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar C-organik kulit buah kopi adalah 43,3%, kadar nitrogen 2,98%, fosfor 0,18% dan kalium 2,26%. Upaya yang dapat dilakukan untuk penanganan limbah kulit buah kopi ini dengan cara melakukan pengomposan. Kompos kulit buah kopi ini dapat dimanfaatkan salah satunya sebagai media tanam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2019 di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kompos kulit kopi sebagai media tanam dengan perlakuan media tanam kompos kulit kopi 100% menunjukkan pertumbuhan bibit tanaman kopi yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan media tanam tanah 100%. Hal ini dapat dilihat dari  parameter pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas permukaan daun, berat basah total tanaman dan berat kering total tanaman yang lebih tinggi. Pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai media tanam salah satu cara mengurangi jumlah limbah dari kulit kopi.
Pengaruh Konsentrasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk Kandang Ayam pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Okra Merah (Abelmoschus esculentus L. Moench) Di Musim Hujan Christy, Maria Desi Widya San; Yurlisa, Kartika; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Okra merah (Abelmoschus esculentus L. Moench) adalah tanaman sayuran dengan kandungan nutrisi lengkap dan memiliki nilai estetika sebagai tanaman hias. Indonesia memiliki peluang dalam mengekspor okra dengan jumlah dan harga jual yang tinggi. Usaha yang dilakukan oleh petani untuk meningkatkan produksi okra ialah menggunakan pupuk anorganik. teknologi budidaya yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra yakni pengaplikasian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) sebagai pupuk hayati. Pengaruh PGPR tidak akan optimal dalam memacu pertumbuhan tanaman apabila tidak dikombinasikan dengan bahan organik. Bahan organik yang umum diberikan adalah pupuk kandang ayam. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Mei 2019 di kebun percobaan Griya Shanta Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan  Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian  PGPR dan pupuk kandang ayam menunjukan pengaruh terhadap komponen pertumbuhan seperti jumlah buku, bobot segar total tanaman dan bobot kering total tanaman, serta terhadap komponen hasil pada jumlah buah per tanaman dan bobot segar buah per tanaman. Pemberian PGPR dengan konsentrasi 20 hingga 80 ml.l-1 ditambah dengan pupuk kandang ayam 10 t.ha-1 mampu menggantikan penggunaan pupuk anorganik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra merah.
Karakter Fisiologi dan Pertumbuhan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica) pada Manajemen yang Berbeda di Lahan Agroforestri Andika, Ravika Trio; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen budidaya tanaman kopi penting untuk pertumbuhan tanaman kopi yang nantinya dapat meningkatkan hasil dari tanaman kopi. Budidaya tanaman kopi dengan sistem agroforestri salah satunya terdapat di UB Forest. Tujuan dari penelitian ini aialah mempelajari dan mendapatkan manajemen yang sesuai untuk budidaya tanaman kopi dalam sistem agroforestri. Penelitian dilakukan di hutan pendidikan UB Forest pada bulan februari 2019 hingga juni 2019. Penelitian menggunakan (rancangan acak kelompok (RAK) sederhana 1 perlakuan dengan 4 taraf perlakuan LC, Perlakuan MC, perlakuan HC dan perlakuan BAU. Hasil menunjukan bahwa perlakuan manajemen yang berbeda berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan. Manajemen yang berbeda memberikan pengaruh nyata pada varaibel tinggi tanaman, lebar kanopi, diamter batang, luas daun, indeks luas daun (ILD), indeks klorofil daun dan kerapatan stomata daun tanaman kopi. Parameter pertumbuhan tinggi tanaman dan diameter batang, dan lebar kanopi dan parameter ILD tanaman kopi sesuai dengan standar budidaya tanaman kopi. Paramter karakter fisiologis indeks klorofil daun dan kerapatan stomata tanaman daun kopi dipengaruhi oleh faktor lingkungan parameter pertumbuhan yang dipengaruhi oleh lingkungan ialah luas daun perhalai tanaman kopi. Perlakuan Business as usual (BAU) ialah perlakuan terbaik yang merupakan rekomendasi pada manajemen budidaya tanaman kopi khususnya di kawasan UB Forest.
Pengaruh Pemberian Wood Vinegar Batok Kelapa dan Indole-3-Butyric Acid (IBA) terhadap Pertumbuhan Pucuk TanamanTeh (Camellia sinensis (L.) Kuntze) Bagaskara, Agung; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 3 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi teh Indonesia pada tahun 2015 ialah 61.915 ton, atau sekitar 126.051 USD. Upaya untuk meningkatkan produktivitas teh dapat dengan menambahkan bahan organik seperti wood vinegar batok kelapa dan dikombinasikan dengan zat pengatur tumbuh seperti Indole-3-butyric acid (IBA). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi wood vinegar batok kelapa dan IBA yang tepat untuk mempercepat pertumbuhan pucuk teh. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 2 faktor dan mendapat ulangan sebanyak 3 kali. Faktor pertama ialah wood vinegar batok kelapa sebagai main plot dengan 3 taraf 0 ml/l (M0), 10 ml/l (M1), 40 ml/l (M2). Faktor kedua ialah konsentrasi IBA sebagai sub plot dengan 3 taraf yaitu 0 ppm (A0), 200 ppm (A1), 400 ppm (A2). Berdasarkan hasil penelitian, belum didapatkan kombinasi konsentrasi wood vinegar batok kelapa dan IBA yang berpengaruh nyata untuk mempercepat pertumbuhan pucuk teh. Kombinasi wood vinegar batok kelapa 10 ml/l dengan IBA 400 ppm memiliki hasil interaksi terbaik pada rerata tinggi pucuk di 14 hsp – 70 hsp dan rerata jumlah pucuk pekoe, serta hasil interaksi yang lebih baik pada interval panen dan tinggi pucuk di 84 hsp dibandingkan dengan interaksi pada perlakuan yang lain.
Evaluasi Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Singha Merjosari dan Taman Mojolangu Sari, Ervita Widya; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 7 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang terbuka hijau adalah suatu lahan terbuka yang diisi oleh vegetasi dan memiliki fungsi ekologi, sosial budaya dan estetika. Ruang terbuka hijau merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perencanaan kota untuk membentuk lingkungan kota yang nyaman dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat kenyamanan Taman Singha Merjosari dan Taman Mojolangu berdasarkan persepsi pengunjung dan kondisi iklim mikro hingga mampu menjadi rujukan untuk desain taman selanjutnya maupun menjadi dasar untuk dilakukan penelitian lanjutan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2019 sampai dengan bulan Februari 2020 di Taman Singha Merjosari dan Taman Mojolangu, kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuisioner serta pengukuran iklim mikro berupa suhu dan kelembaban udara. Hasil penelitian berdasarkan persepsi responden pengunjung menunjukkan bahwa Taman Singha Merjosari termasuk kategori nyaman dengan persentase total 70.95% dan kondisi iklim mikro yang baik yaitu rata-rata suhu 22-29°C dan pada Taman Mojolangu termasuk kedalam kategori nyaman dengan persentase total 69.73% dan kondisi iklim mikro yang cukup baik yaitu 23-30°C.
Pengaruh Asal Bahan Stek dan Pemberian ZPT Sintetik (Rootone-F) Terhadap Pertumbuhan Stek Daun Sansevieria Bird’s Nest (Sansevieria trifasciata ‘Hahnii’) Imanuella, Theza; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sansevieria Bird’s Nest (Sansevieria trifasciata ‘Hahnii’) merupakan salah satu kultivar sansevieria yang dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh asal bahan stek dan dosis pemberian ZPT Rootone-F terhadap pertumbuhan stek daun tanaman Sansevieria Bird’s Nest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai bulan Mei 2020 di CV. Bunga Melati Nursery and Landscaping, Batu. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama merupakan asal bahan stek yang terdiri dari empat taraf yaitu daun utuh (A1), bagian pucuk daun (A2), bagian tengah daun (A3) dan bagian pangkal daun (A4) dan faktor kedua merupakan dosis pemberian Rootone-F yang terdiri dari tiga taraf yaitu tanpa pemberian Rootone-F (R0), pemberian Rootone-F 0,2 g/stek (R1) dan pemberian Rootone-F 0,4 g/stek (R2). Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara perlakuan asal bahan stek dan dosis pemberian ZPT Rootone-F yang mempengaruhi pertumbuhan stek daun Sansevieria Bird’s Nest berdasarkan parameter pengamatan persentase stek hidup, persentase stek bertunas, rata – rata jumlah tunas, rata – rata panjang tunas, rata – rata panjang akar dan rata – rata jumlah akar. Perlakuan bagian pucuk daun tidak optimal dalam menghasilkan akar dan tunas adventif meskipun dengan penambahan Rootone-F 0,2 g/stek maupun 0,4 g/stek, perlakuan bagian tengah daun dapat menghasilkan akar dan tunas adventif dengan optimal apabila dikombinasikan dengan penambahan Rootone-F 0,2 g/stek, sedangkan perlakuan bagian pangkal daun dapat menghasilkan akar dan tunas adventif dengan optimal tanpa perlu penambahan Rootone-F.
Pengaruh Jarak Tanam dan Frekuensi Pemupukan SP36 Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Maulanazri, Tedi; Nurlaelih, Euis Elih; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cahaya matahari dibutuhkan tanaman dalam proses fotosintesis. Jarak tanam yang tidak sesuai dapat mengurangi suplai cahaya matahari pada tanaman. Kekurangan unsur hara dapat menghambat pertumbuhan suatu tanaman. Frekuensi pemupukan SP36 yang tidak tepat menyebabkan unsur hara P tidak tersedia pada saat tanaman membutuhkan unsur hara. Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dengan perlakuan jarak tanam dan frekuensi pemupukan SP36. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2020 di lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jatimulyo, Lowokwaru-Malang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara jarak tanam dengan frekuensi pemupukan SP36 pada parameter pertumbuhan tanaman. Perlakuan jarak tanam memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tongkol. Terjadi interaksi antara jarak tanam dengan frekuensi pemupukan SP36 pada parameter hasil yaitu kadar gula. Pengaruh interaksi jarak tanam 80 x 30 cm dengan frekuensi pemupukan SP36 satu kali memberikan hasil kadar gula tertinggi
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pengaturan Jarak Tanam Dan Pemberian Pupuk Kandang Ayam Nugroho, Gusti M. Z. C. Aji; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium acalonicum L.) yang berasal dari Asia Tengah merupakan salah komoditas hortikultura paling penting di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang cepat, kebutuhan konsumsi bawang merah di Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Namun hal ini tidak di iringi dengan hasil panen yang panen pada setiap musimnya. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh dan interaksi dari pengaturan jarak tanam dan pemberian dosis pupuk kandang ayam. Penlitian ini dilaksanakan pada Juli-September 2019 di lahan percobaan Jatimulyo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 3 kali ulangan yang menginteraksikan dua faktor yaitu yang pertama pengaturan jarak tanam terdiri dari 3 taraf yaitu , P0 : 10 t/hˉ¹, P1 : 15 t/hˉ¹, P2 : 20 t/hˉ¹. Faktor kedua adalah pengaturan jarak tanam yang terdiri dari 3 taraf yairtu, J1 : 10 x 15 cm, J2 : 15 x 15 cm, J3 : 15 x 20 cm. Data hasil pengamatan dianlisis dengan mengguna kan analisis ragam (Uji F). Apabila terdapat pengaruh di antara perlakuan maka dilakukan uji lanjutan dengan menggunakan uji BNJ dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan interaksi kedua perlakuan terdapat pada beberapa parameter yaitu pada pengamatan jumlah daun, Panjang tanaman, luas daun dan jumlah umbi tanaman bawang merah.
Co-Authors Achmad Aji Prasetio Achmad Noerkhaerin Putra Adinugraha, Ibnu Adinugraha, Ibnu Adiputra, Prasetya Dwi Adiputra, Prasetya Dwi Agus Nugroho, Agus Agus Suryanto Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Akbar Hidayatullah Zaini Aldiani, Zelby Meutia Aldiani, Zelby Meutia Amalia, Dian Rizki Amalia, Dian Rizki Ambarsari, Ratna Defi Ambarsari, Ratna Defi Andika, Ravika Trio Andika, Ravika Trio Anggraeni, Alifia Nurma Aprilia Fitri Carora Ardella, Erviana Junaifatul Ardella, Erviana Junaifatul Argo, . Aridiansari, Riske Ariffin Ariffin Ariffin, Ariffin Arin, Iftita Yustitia Artaningrum, Ajeng Ayuningtyas Artaningrum, Ajeng Ayuningtyas Azizah, Nur Bagaskara, Agung Bambang Guritno Barunawati, Nunun Boris Kaido Brigin, Alyanesia Fadhiya Brigin, Alyanesia Fadhiya Brilliyana, Yovi Merllita Brilliyana, Yovi Merllita Carora, Aprilia Fitri Christy, Maria Desi Widya San Christy, Maria Desi Widya San Cyntia Yolanda Apriscia D.P, Della Aprillia Debora S, Hotma Debora S, Hotma Devi Erlinda Mardiyanti Devi, Mia Prastika Dewantri, Marshella Yashinta Dewantri, Marshella Yashinta Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi, Rahma Wilda Kusuma Dhanang Teja Mukti Dharmawan, Ahmad Arif Dharmawan, Ahmad Arif Didik Hariyono Dito Marsal Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Dwiastuti, Mutia Dwiastuti, Mutia Dwiastuti, Mutia Erti Efendi, Yayat Eko Murniyanto Eko Widaryanto Eko Widaryanto Erawati, Elvira Siska Erawati, Elvira Siska Erlina, Yunita Erlina, Yunita Erwiyansyah, Muhammad Jarot Erwiyansyah, Muhammad Jarot Ester, Greace Ester, Greace Estri Pamungkasih Fachry Abda El Rahman Fardiansyah, Ivan Farida Rahmawati Febrisusanto, Permadi Addy Febrisusanto, Permadi Addy Febry Mitra Pradana, Febry Mitra Firman Farid Muhsoni Fitria Yuliasmara Fuadi, Rifki Tri Fuadi, Rifki Tri Hagus Tarno Hanifah, Hanifah Afvida Annisa Putri Hardiman, Baskoro Hardiman, Baskoro Hari Putra, Julian Pratama Hari Putra, Julian Pratama Heddy, Y. B. Suwasono Hermawan, Romy Hidayatullah, Taufiq Husni Thamrin Sebayang Imanuella, Theza Ito, Satoshi Iva Dewi Lestariningsih, Iva Dewi Joko Susilo Kartika Yurlisa, Kartika Kartikasari, Hanna Kartikasari, Hanna Karuniawan, Anggik Kusdi Rahardjo Kusuma, Bayu Adi Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Lailiyah, Wiharyanti Nur Luqman Qurata Aini Mardiyanti, Devi Erlinda Margareta, Anggy Via Margareta, Anggy Via Marsal, Dito Maulana, Rifqy Irsandi Maulana, Rifqy Irsandi Maulanazri, Tedi Medha Baskara Medha Baskara Meinardhy, Ricky Meitasari, Afidha Dwi Mudhofi Nurrohman Muhammad Luthfi Muhammad Yani, Muhammad Mukti, Dhanang Teja Mutia Erti DWIASTUTI Nia Kurniawan Ningrum, Wulan Asri Ningrum, Wulan Asri Ninuk Herlina Nobukazu Nakagoshi Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nugroho, Gusti M. Z. C. Aji Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nurkhasanah, Nurul Nurlaelih, Euis Ellih Nurrohman, Mudhofi Nurul Nurkhasanah Pamungkas, Bayu Aji Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pasaribu, Azka Ilafi Pasaribu, Azka Ilafi Pasaribu, Rugun Pasaribu, Rugun Permana, Jaka Permana, Jaka Permana, Yogi Iwan Permana, Yogi Iwan Pertiwi, Bentari Gilang Pertiwi, Bentari Gilang Pradana, Febry Mitra Pradipta, Rangga Purwanto, Galih Purwanto, Galih Puspa Lorina, Mahardika Dianucik Puspa Lorina, Mahardika Dianucik Putrantyo, Susilo Tri Putrantyo, Susilo Tri Putri, Nur Fitriana Edi Putri, Nur Fitriana Edi Rachmad Atmaja, Rachmad Atmaja Rahmadina Fitria Ristanti Rahmawati, Farida Ramadhan, Apianto Rizky Ramadhan, Apianto Rizky Ramadhan, Varotama Putra Ramadhani, Mirza Ramayanti, Kinta Rangga Pradipta Rifauldin Syahri Riske Aridiansari, Riske Rohman, Ach. Ainur Rohman, Moh. Fa’khur Rohman, Moh. Fa’khur Romadloni, Andhina Romadloni, Andhina Saitama, Akbar Saitama, Akbar Sari Wahyudi, Novita Inka Sari Wahyudi, Novita Inka Sari, Ervita Widya Sembodo, Sri Aryo Sembodo, Sri Aryo Setiawan, Adi Setyono Yudho Tyasmoro Setyono Yudo Tyasmoro Simanjuntak, Abdi Jaya Simanjuntak, Abdi Jaya Simanjuntak, Hotma Debora Simanjuntak, Rionaldo Simanjuntak, Rionaldo Sitawati Sitawati Sitawati Sitawati Suchaida, Azziyaa Suchaida, Azziyaa Susilo, Joko Sutejo, Nur Azizah Luthfina Erry Sutejo, Nur Azizah Luthfina Erry Suwanti, Suwanti Syamsul Arifin Syib'li, Muhammad Akhid Taufiq Hidayatullah Titin Sumarni Ucu Sumirat Udayana, Cicik Uma Khumairoh Wahyudie, Diyan Eko Wahyuni, Udi Wahyuni, Udi Wiharyanti Nur Lailiyah Winda Dwi Juliantika Wiwin Sumiya Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Y. B. Suwasono Heddy Yahya, Minhajul Qowim Yamika, Wiwin Sumiyah Dwi Yani Kurniawan, Yani Yani, Muhammad Yasmine, Putri Alya Yayat Efendi Zaahir, Al Ismuz Zaahir, Al Ismuz Zaini, Akbar Hidayatullah Zaini, Akbar Hidayatullah