Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Konsentrasi Nutrisi Dan Umur Bibit Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Pakcoy (Brassica Rapa L ) Dengan Hidroponik Sistem NFT Rachmad Atmaja, Rachmad Atmaja; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 9 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Pakcoy merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak mengandung vitamin C, B2, B6, B, A, tembaga, kalsium, serat, fosfor, protein, magnesium, dan zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.Tanaman pakcoy dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tanaman pakcoy bila ditinjau dari aspek ekonomis dan bisnisnya layak untuk dikembangkan atau diusahakan guna memenuhi permintaan konsumen yang semakin lama semakin meningkat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui interaksi yang terjadi antara perlakuan konsentrasi nutrisi dengan umur bibit pada pakcoy (Brassica rapa L). Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pompa air, pipa, Tandon, benih pakcoy nauli F1, nutrisi ab mix dan rockwool. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan rancangan petak terbagi  (split plot) dengan menggunakan fua faktor. penelitian dilakukan pada bulan Januari 2021 hingga April 2021 di Hero Farm yang terletak di jalan perumahan pns malang, Jawa timur. Hasil percobaan ini menunjukkan adanya interaksi antara perlakuan konsentrasi nutrisi dan umur bibit terhadap beberapa parameter dan pada umur bibit 5 HSS dengan pemberian konsentrasi 1150 ppm menunjukkan hasil yang paling tinggi terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun berat kering dan berat basah. Kesimpulan percobaan ini yaitu terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi nutrisi dengan umur bibit terhadap tinggi tanaman pada umur 2 MST, jumlah daun, berat basah tanaman pakcoy dan berat kering tanaman pakcoy. Pada parameter laju pertumbuhan tanaman, luas daun dan indeks klorofil tidak terdapat interaksi antara perlakuan konsentrasi nutrisi dengan umur bibit.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS LIMBAH DOMESTIK TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) ASAL BIBIT BUD CHIP Apriscia, Cyntia Yolanda; Barunawati, Nunun; Wicaksono, Karuniawan Puji
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan industri gula nasional adalah rendahnya produktifitas tanaman tebu sebagai bahan utama produksi gula. Salah satu faktor penyebabnya adalah kesuburan lahan Indonesia yang semakin menurun. Usaha yang harus dilakukan oleh petani tebu adalah mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan menggantinya dengan pupuk organik. Salah satu jenis pupuk organik yang potensial digunakan yaitu pupuk kompos limbah domestik, komposisi limbah yang memiliki kualitas paling baik diperoleh dari kelompok sampah yang didominasi oleh sisa makanan, sayur dan buah dengan kadar unsur N, P, K, C-organik masing-masing sebesar 3,14 %, 6.98 %, 2,14 %, 35,02 %, pH 6,9 dan C/N rasio 11. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kompos limbah domestik terbaik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tebu (Saccharum officinarum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kompos limbah domestik terbaik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tebu (Saccharum officinarum L.). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kompos limbah domestik dengan 75% dosis rekomendasi (4,5 ton ha-1) memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tebu (tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan jumlah anakan).
INOKULASI RHIZOBIUM DAN PERIMBANGAN NITROGEN PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L) Merrill) VARIETAS WILIS Meitasari, Afidha Dwi; Wicaksono, Karuniawan Puji
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai (Glycine max L.) merupakan komoditas yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak memberikan manfaat. Upaya perbaikan mutu intensifikasi pada kedelai dapat dilakukan dengan cara perbaikan penanaman kedelai, termasuk di dalamnya yaitu penggunaan unsur hara tanaman sebagai unsur pendukung kesuburan tanah. Salah satu unsur hara essensial bagi tanaman adalah nitrogen. Kebutuhan nitrogen pada kedelai juga dapat dipenuhi oleh fiksasi nitrogen simbiotik yang melibatkan bakteri Rhizobium. Bakteri Rhizobium memanfaatkan nitrogen yang tersedia di udara dan hidup bersimbiosis pada akar kacang-kacangan dengan membentuk bintil akar pada tanaman inangnya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian inokulasi Rhizobium japonicum  dengan berbagai level nitrogen pada tanaman kedelai (Glycine max L.) varietas wilis. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2016 hingga bulan Mei 2016. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan nitrogen 100% mampu meningkatkan jumlah daun, berat kering tanaman dan polong isi. Inokulasi rhizobium dengan pemberian 30 ml L-1 dapat meningkatkan polong isi, jumlah bintil dan terdapat interaksi inokulasi rhizobium dan pemupukan nitrogen pada variabel tinggi tanaman, jumlah bunga, luas daun, polong hampa, berat kering brangkasan, berat kering biji dan berat 100 biji.
INTERVAL PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KUALITAS VISUAL TIGA JENIS TURFGRASS Juliantika, Winda Dwi; Wicaksono, Karuniawan Puji
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turfgrass ialah tanaman ornamental berupa rumput lanskap, bentuknya menutupi permukaan lahan yang dapat digunakan sebagai area rekreasi, olahraga dan pencegah erosi. Jenis turfgrass yang umum dibudidayakan untuk kebutuhan lapangan dan taman yaitu rumput bermuda, rumput jepang dan rumput gajah mini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval penyiraman terhadap pertumbuhan dan kualitas pada tiga jenis turfgrass (rumput bermuda, rumput gajah mini, rumput jepang). Penelitian ini dilaksanakan pada Maret 2016 sampai Mei 2016 di rumah kaca yang terletak di kebun percobaan Agroecotechnopark, Fakultas Pertanian di Desa Jatikerto, kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode  Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama (interval penyiraman) dan faktor kedua  (jenis turfgrass). Data dianalisis menggunakan  analisis ragam (ANOVA). Apabila terdapat pengaruh nyata dilakukan uji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi yang nyata antar kedua perlakukan. Interval penyiraman berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan jumlah pucuk, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot kering total tanaman, skor warna, dan daya recovery. Interval penyiraman setiap 3 hari sekali dengan penyiraman sesuai dengan kapasitas lapang yaitu 1,5 liter/bak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kualitas ketiga jenis turfgrass pada semua variable pengamatan. Rumput jepang paling tahan terhadap kondisi kekeringan dibanding dengan rumput bermuda dan rumput gajah mini.
EFIKASI TIGA JENIS HERBISIDA PADA PENGENDALIAN GULMA DI TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis Muel. Arg.) BELUM MENGHASILKAN Prasetio, Achmad Aji; Wicaksono, Karuniawan Puji
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas dan mutu hasil yang rendah merupakan masalah umum yang sering terjadi pada perkebunan karet di Indonesia. Kendala utama kehilangan hasil akibat adanya persaingan gulma. Kehadiran gulma dapat menyebabkan kompetisi antara tanaman karet dengan gulma. Untuk itu diperlukan pengendalian gulma yang tepat salah satunya menggunakan herbisida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas dan dosis yang efektif pada tiga jenis herbisida serta fitotoksisitas pada tanaman karet belum menghasilkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2016 di PTPN XII, Kebun Pancursari, Afdeling Pagergunung, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 25 spesies gulma pada lahan tanaman karet belum menghasilkan. Perlakuan herbisida campuran glifosat + triklopir dan glifosat + 2,4-D pada taraf dosis yang berbeda berpengaruh nyata dalam penurunan bobot kering gulma dibandingkan dengan tanpa pengendalian gulma. Dosis herbisida yang efektif dalam mengendalikan gulma adalah herbisida campuran glifosat + 2,4-D dosis 2,6 l.ha-1 mampu menekan bobot kering gulma hingga 12 Minggu Setelah Aplikasi dan pemberian ketiga jenis herbisida tidak menunjukkan gejala fitotoksisitas pada tanaman karet belum menghasilkan.
Analisis Tingkat Kenyamanan dan Vegetasi Ruang Terbuka Hijau Taman Singha Merjosari Yasmine, Putri Alya; Wicaksono, Karuniawan Puji
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang terbuka hijau adalah suatu lahan yang bersifat terbuka yang diisi oleh vegetasi guna memanfaatkan fungsi ekologi, sosial budaya dan estetika. Hilangnya ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan menyebabkan permasalahan lingkungan karena polusi yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kenyamanan dan vegetasi ruang terbuka hijau Taman Singha Merjosari. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari sampai dengan Bulan Maret 2018 di Taman Singha Merjosari, kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode THI (Thermal Humadity Index), kuisioner, analisa vegetasi dan indeks keanekaragaman vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Singha Merjosari termasuk kategori nyaman karena memiliki THI <27, indeks keanekaragaman pohon tinggi sedangkan indeks keanekaragaman semak termasuk kategori sedang dan mayoritas responden pengunjung tentang tingkat kenyamanan Taman Singha Merjosari adalah nyaman.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Pakcoy (Brassica rapa L.) terhadap Durasi Pengaliran Nutrisi pada Sistem Hidroponik NFT (Nutrients Film Technique) Zakaria, Bagus Zharfan; Wicaksono, Karuniawan Puji
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2023.008.1.4

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) adalah tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomis. Hidroponik merupakan salah satu penerapan urban farming yang merupakan upaya peningkatan kualitas produk pertanian. Namun dalam praktiknya memerlukan memerlukan biaya investasi dan operasional yang tinggi, salah satunya pada sistem NFT(Nutrients Film Technique). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil dua varietas pakcoy terhadap perlakuan durasi pengaliran nutrisi sebagai upaya menekan biaya pengeluaran budidaya secara hidroponik NFT. Penelitian dilaksanakan di Desa Jalmak, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur pada bulan Januari-April 2021. Lokasi penelitian berada pada ketinggian ±20 m dpl dengan suhu rata-rata yaitu 30˚C. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi. Faktor pertama sebagai petak utama adalah durasi pengaliran nutrisi yang terdiri dari empat taraf, diantaranya durasi 24 jam(P1), 15 jam(P2), 13 jam(P3), dan 11 jam(P4). Faktor kedua sebagai anak petak adalah varietas yang terdiri dari dua taraf, yaitu varietas Green(V1) dan Nauli F1(V2). Analisis data menggunakan analisis ragam dengan taraf 5% yang dilanjutkan dengan uji BNT dengan taraf 5%. Analisis kelayakan usahatani menggunakan B/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi kelayakan usahatani pada perlakuan durasi pengaliran nutrisi 15 jam dengan varietas Nauli F1 menghasilkan nilai B/C ratio terbaik yaitu sebesar 1,75. Sehingga, durasi pengaliran nutrisi 15 jam dengan varietas Nauli F1 dapat digunakan dalam kegiatan budidaya tanpa harus mensirkulasikan nutrisi selama 24 jam.
Pengaruh Metode Pengendalian Gulma pada Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Fattahurrozak, Achmad; Wicaksono, Karuniawan Puji
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2022.007.2.8

Abstract

Produksi jagung manis di Indonesia pada tahun 2014 menurut BPS sebesar 8,13 ton tongkol segar/ha, padahal potensi jagung manis dapat mencapai 14 ton/ha. Salah satu faktor penyebab produksi jagung manis meningkat ialah dengan melakukan pengendalian gulma yang tepat. Sebuah percobaan lapang untuk meneliti pengaruh metode pengendalian gulma pada pertumbuhan dan hasil jagung manis. Percobaan dilakukan sejak bulan Agustus hingga Oktober 2021 di lahan percobaan FP-UB di Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Percobaan ini dirancang dalam sebuah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 4 ulangan. Perlakuan metode pengendalian gulma terdiri dari 6, yaitu: Tanpa penyiangan gulma (P0), Penyiangan setiap minggu (P1), Herbisida pra tumbuh (P2), Herbisida pasca tumbuh Hari ke 21 hst (P3), Herbisida pasca tumbuh Hari ke 21 dan 42 hst (P4) dan Herbisida pra tumbuh + Herbisida pasca tumbuh Hari ke 21 hst (P5). Data yang diperoleh di analisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varians). Apabila uji F menunjukkan hasil signifikan, maka analisis dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan herbisida pra tumbuh (P2)  memberikan hasil produksi yang optimal dan memiliki nilai berbeda nyata dengan perlakuan herbisida pasca tumbuh dan tanpa penyiangan. Perlakuan tersebut meningkatkan hasil dari 6,58 ton ha-1 menjadi 21,05 ton ha-1 atau 68,74% lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa penyiangan. Kegiatan budidaya jagung manis menggunakan perlakuan herbisida pra tumbuh memiliki nilai B/C ratio 1,91 sehingga menguntungkan dan layak diaplikasikan pada usaha tani.
Co-Authors Achmad Aji Prasetio Achmad Noerkhaerin Putra Adinugraha, Ibnu Adinugraha, Ibnu Adiputra, Prasetya Dwi Adiputra, Prasetya Dwi Agus Nugroho, Agus Agus Suryanto Agus Suryanto Agus Suryanto Aini Nurul Aini, Nurul Akbar Hidayatullah Zaini Aldiani, Zelby Meutia Aldiani, Zelby Meutia Amalia, Dian Rizki Amalia, Dian Rizki Ambarsari, Ratna Defi Ambarsari, Ratna Defi Andika, Ravika Trio Andika, Ravika Trio Anggraeni, Alifia Nurma Aprilia Fitri Carora Apriscia, Cyntia Yolanda Ardella, Erviana Junaifatul Ardella, Erviana Junaifatul Argo, . Aridiansari, Riske Ariffin Ariffin Ariffin, Ariffin Arin, Iftita Yustitia Artaningrum, Ajeng Ayuningtyas Artaningrum, Ajeng Ayuningtyas Azizah, Nur Bagaskara, Agung Bambang Guritno Barunawati, Nunun Boris Kaido Brigin, Alyanesia Fadhiya Brigin, Alyanesia Fadhiya Brilliyana, Yovi Merllita Brilliyana, Yovi Merllita Carora, Aprilia Fitri Christy, Maria Desi Widya San Christy, Maria Desi Widya San Cyntia Yolanda Apriscia D.P, Della Aprillia Debora S, Hotma Debora S, Hotma Devi Erlinda Mardiyanti Devi, Mia Prastika Dewantri, Marshella Yashinta Dewantri, Marshella Yashinta Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi, Rahma Wilda Kusuma Dhanang Teja Mukti Dharmawan, Ahmad Arif Dharmawan, Ahmad Arif Didik Hariyono Dito Marsal Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Dwiastuti, Mutia Dwiastuti, Mutia Dwiastuti, Mutia Erti Efendi, Yayat Eko Murniyanto Eko Widaryanto Eko Widaryanto Erawati, Elvira Siska Erawati, Elvira Siska Erlina, Yunita Erlina, Yunita Erwiyansyah, Muhammad Jarot Erwiyansyah, Muhammad Jarot Ester, Greace Ester, Greace Estri Pamungkasih Fachry Abda El Rahman Fardiansyah, Ivan Farida Rahmawati Fattahurrozak, Achmad Febrisusanto, Permadi Addy Febrisusanto, Permadi Addy Febry Mitra Pradana, Febry Mitra Firman Farid Muhsoni Fitria Yuliasmara Fuadi, Rifki Tri Fuadi, Rifki Tri Hagus Tarno Hanifah, Hanifah Afvida Annisa Putri Hardiman, Baskoro Hardiman, Baskoro Hari Putra, Julian Pratama Hari Putra, Julian Pratama Heddy, Y. B. Suwasono Hermawan, Romy Hidayatullah, Taufiq Husni Thamrin Sebayang Imanuella, Theza Ito, Satoshi Iva Dewi Lestariningsih, Iva Dewi Joko Susilo Juliantika, Winda Dwi Kartika Yurlisa, Kartika Kartikasari, Hanna Kartikasari, Hanna Karuniawan, Anggik Kusdi Rahardjo Kusuma, Bayu Adi Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Lailiyah, Wiharyanti Nur Luqman Qurata Aini Mardiyanti, Devi Erlinda Margareta, Anggy Via Margareta, Anggy Via Marsal, Dito Maulana, Rifqy Irsandi Maulana, Rifqy Irsandi Maulanazri, Tedi Medha Baskara Medha Baskara Meinardhy, Ricky Meitasari, Afidha Dwi Mudhofi Nurrohman Muhammad Luthfi Muhammad Yani, Muhammad Mukti, Dhanang Teja Mutia Erti DWIASTUTI Nia Kurniawan Ningrum, Wulan Asri Ningrum, Wulan Asri Ninuk Herlina Nobukazu Nakagoshi Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nugroho, Gusti M. Z. C. Aji Nunun Barunawati, Nunun Nur Azizah Nurkhasanah, Nurul Nurlaelih, Euis Ellih Nurrohman, Mudhofi Nurul Nurkhasanah Pamungkas, Bayu Aji Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pasaribu, Azka Ilafi Pasaribu, Azka Ilafi Pasaribu, Rugun Pasaribu, Rugun Permana, Jaka Permana, Jaka Permana, Yogi Iwan Permana, Yogi Iwan Pertiwi, Bentari Gilang Pertiwi, Bentari Gilang Pradana, Febry Mitra Pradipta, Rangga Prasetio, Achmad Aji Purwanto, Galih Purwanto, Galih Puspa Lorina, Mahardika Dianucik Puspa Lorina, Mahardika Dianucik Putrantyo, Susilo Tri Putrantyo, Susilo Tri Putri, Nur Fitriana Edi Putri, Nur Fitriana Edi Rachmad Atmaja, Rachmad Atmaja Rahmadina Fitria Ristanti Rahmawati, Farida Ramadhan, Apianto Rizky Ramadhan, Apianto Rizky Ramadhan, Varotama Putra Ramadhani, Mirza Ramayanti, Kinta Rangga Pradipta Rifauldin Syahri Riske Aridiansari, Riske Rohman, Ach. Ainur Rohman, Moh. Fa’khur Rohman, Moh. Fa’khur Romadloni, Andhina Romadloni, Andhina Saitama, Akbar Saitama, Akbar Sari Wahyudi, Novita Inka Sari Wahyudi, Novita Inka Sari, Ervita Widya Sembodo, Sri Aryo Sembodo, Sri Aryo Setiawan, Adi Setyono Yudho Tyasmoro Setyono Yudo Tyasmoro Simanjuntak, Abdi Jaya Simanjuntak, Abdi Jaya Simanjuntak, Hotma Debora Simanjuntak, Rionaldo Simanjuntak, Rionaldo Sitawati Sitawati Sitawati Sitawati Suchaida, Azziyaa Suchaida, Azziyaa Susilo, Joko Sutejo, Nur Azizah Luthfina Erry Sutejo, Nur Azizah Luthfina Erry Suwanti, Suwanti Syamsul Arifin Syib'li, Muhammad Akhid Taufiq Hidayatullah Titin Sumarni Ucu Sumirat Udayana, Cicik Uma Khumairoh Wahyudie, Diyan Eko Wahyuni, Udi Wahyuni, Udi Wiharyanti Nur Lailiyah Winda Dwi Juliantika Wiwin Sumiya Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Y. B. Suwasono Heddy Yahya, Minhajul Qowim Yamika, Wiwin Sumiyah Dwi Yani Kurniawan, Yani Yani, Muhammad Yasmine, Putri Alya Yayat Efendi Zaahir, Al Ismuz Zaahir, Al Ismuz Zaini, Akbar Hidayatullah Zaini, Akbar Hidayatullah Zakaria, Bagus Zharfan