Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Hybrid Learning: Alternatif Model Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Afif Rahman Riyanda; Tia Agnesa; Alsyabri Wira; Ambiyar Ambiyar; Sukardi Umar; Uswatul Hakim
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2794

Abstract

Pandemi COVID-19 telah merubah tatanan sistem pendidikan di seluruh dunia, hal ini mengakibatkan terjadinya penutupan lembaga pendidikan seperti sekolah dan juga perguruan tinggi secara total. Untuk menghadapi pandemi COVID-19, lembaga pendidikan harus mengadopsi metode terbaik dalam menyediakan layanan yang murah dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Pengumpulan data didukung dengan penelusuran berbagai sumber dokumen pemerintah, media massa dan temuan penelitian yang relevan. Dengan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran online maka perlu sebuah model yang yang menggabungkan proses pembelajaran secara online dengan pembelajaran tatap muka, model pembelajaran tersebut adalah Hybrid Learning. Model pembelajaran Hybrid atau Blended Learning merupakan istilah yang digunakan representasikan proses pembelajaran yang menggaungkan sistem pembelajaran secara online dengan pembelajaran konvensional yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dan internet. Hybrid learning menjadi pilihan dan alternatif model pembelajaran yang tepat diterapkan dimasa pandemi COVID-19 saat ini.
Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning di Masa Pandemi Covid-19: Meta-Analisis Hendra Saputra Batubara; Afif Rahman Riyanda; Rahmawati Rahmawati; Ambiyar Ambiyar; Agariadne Dwinggo Samala
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2816

Abstract

Pandemi COVID-19 juga telah merubah tatanan sistem pendidikan di seluruh dunia, hal ini mengakibatkan terjadinya penutupan lembaga pendidikan seperti sekolah dan juga perguruan tinggi secara total. Dimasa pandemi covid-19, lembaga pendidikan harus dituntut untuk mengadopsi model pembelajaran terbaik agar proses pembelajaran tetap berlangsung. Salah satu solusi yang bisa diterapkan oleh lembaga pendidikan agar proses pembelajaran bisa berjalan dengan baik adalah dengan menerapkan model pembelajaran blended learning. Metode yang diterapkan dalam riset ini merupakan meta analisis. Peneliti mengkaji 10 artikel, dimana artikel yang digukan merupakan hasil pencarian melalui google scholar dan aplikasi publish or perish. Dari hasil analisis Implementasi model pembelajaran blended Learning dimasa pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap hasil belajar, ditunjukkan dengan size effect size 1,23 dalam kategori sedang. Peningkatan hasil belajar siswa tergolong tinggi, dengan rata-rata hasil 10 sampel naik menjadi 77,45 dari yang sebelumnya 56,88. Dari data tersebut terlihat adanya peningkatan yang jelas yaitu 20,57. Artinya model pembelajaran blended Learning ini berpengaruh positif terhadap hasil belajar selama penerapannya dimasa pandemi Covid-19.
Hybrid Learning: Alternatif Model Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Riyanda, Afif Rahman; Agnesa, Tia; Wira, Alsyabri; Ambiyar, Ambiyar; Umar, Sukardi; Hakim, Uswatul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2794

Abstract

Pandemi COVID-19 telah merubah tatanan sistem pendidikan di seluruh dunia, hal ini mengakibatkan terjadinya penutupan lembaga pendidikan seperti sekolah dan juga perguruan tinggi secara total. Untuk menghadapi pandemi COVID-19, lembaga pendidikan harus mengadopsi metode terbaik dalam menyediakan layanan yang murah dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Pengumpulan data didukung dengan penelusuran berbagai sumber dokumen pemerintah, media massa dan temuan penelitian yang relevan. Dengan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran online maka perlu sebuah model yang yang menggabungkan proses pembelajaran secara online dengan pembelajaran tatap muka, model pembelajaran tersebut adalah Hybrid Learning. Model pembelajaran Hybrid atau Blended Learning merupakan istilah yang digunakan representasikan proses pembelajaran yang menggaungkan sistem pembelajaran secara online dengan pembelajaran konvensional yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dan internet. Hybrid learning menjadi pilihan dan alternatif model pembelajaran yang tepat diterapkan dimasa pandemi COVID-19 saat ini.
Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning di Masa Pandemi Covid-19: Meta-Analisis Batubara, Hendra Saputra; Riyanda, Afif Rahman; Rahmawati, Rahmawati; Ambiyar, Ambiyar; Samala, Agariadne Dwinggo
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2816

Abstract

Pandemi COVID-19 juga telah merubah tatanan sistem pendidikan di seluruh dunia, hal ini mengakibatkan terjadinya penutupan lembaga pendidikan seperti sekolah dan juga perguruan tinggi secara total. Dimasa pandemi covid-19, lembaga pendidikan harus dituntut untuk mengadopsi model pembelajaran terbaik agar proses pembelajaran tetap berlangsung. Salah satu solusi yang bisa diterapkan oleh lembaga pendidikan agar proses pembelajaran bisa berjalan dengan baik adalah dengan menerapkan model pembelajaran blended learning. Metode yang diterapkan dalam riset ini merupakan meta analisis. Peneliti mengkaji 10 artikel, dimana artikel yang digukan merupakan hasil pencarian melalui google scholar dan aplikasi publish or perish. Dari hasil analisis Implementasi model pembelajaran blended Learning dimasa pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap hasil belajar, ditunjukkan dengan size effect size 1,23 dalam kategori sedang. Peningkatan hasil belajar siswa tergolong tinggi, dengan rata-rata hasil 10 sampel naik menjadi 77,45 dari yang sebelumnya 56,88. Dari data tersebut terlihat adanya peningkatan yang jelas yaitu 20,57. Artinya model pembelajaran blended Learning ini berpengaruh positif terhadap hasil belajar selama penerapannya dimasa pandemi Covid-19.
Co-Authors Abdul Malik Made Abdullah, MT, Dr. Rijal Agariadne Dwinggo Samala Agung Kurniawan Alsyabri Wira Ambiyar, Ambiyar Aminuddin, Fattachul Huda Aprianto, Anggi Ari, Novi Hendri Asmar Yulastri B. Anggit Wicaksono, B. Anggit Batubara, Hendra Saputra Bayu Saputra Daphiza, Della Decky Antony Kifta Dedy Irfan Della Daphiza Devega, Army Trilidia Djauhari, Teuku Emilham Mirshad Erni Marlina Binti Saari Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhli Ranuharja Fadilla, Reva Fahmi Rizal Feriansyah Sesunan Firdian, Fadil Ganefri Hanapi Hasan Harahap, Shelly Gustika Hendra Sahputra Batubara Herlina, Kartini Herlina, Kartini I Dewa Putu Nyeneng Ika Parma Dewi Indra Bulan Istiqomah, Dewi Nurul Khoerunnisa, Indah Luthfinadya Damayanti M. Mahfudz Fauzi Syamsuri Made, Abdul Malik Mahesi Agni Zaus Margaretha Karolina Sagala Margaretha Karolina Sagala Margaretha Karolina Sagala Margaretha Karolina Sagala Marta, Rizkayeni Mirshad, Emilham Muskhir, Mukhlidi Ni Made Anggi Arlina Putri Nizwardi Jalinus Noor Fadiawati Novi Hendri Adi Okta Veza Panyahuti, Panyahuti Pujiati Pujiati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rangga Firdaus Remon Lapisa Rinaldi, Daniel Rizkayeni Marta Saari, Erni Marlina Binti Simatupang, Wakhinuddin Simatupang, Wakhinuddin Sukardi, Sukardi Surawan, Ghea Chandra Syahril Syahril Syahril Syahril Syaiful Islami Tia Agnesa Umar, Sukardi Unung Verawrdina Uswatul Hakim Verawrdina, Unung Veza, Okta Wakhid, Wakhinuddin Waskito Wayan Suana Wira, Alsyabri Yose Indarta Yose Indarta Yuliawati Yunus Zacky Ahmad Thirafi Haekal