Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Teori Patricia Benner dalam Perkembangan Kinerja Perawat Saputri, Rosaliana Ayu; Nursanti, Irna
Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/saintekes.v3i1.304

Abstract

This study provides an analysis of Patricia Benner's "From Novice to Expert" theory, outlining the development of nursing competence in five stages. Its strengths include clear descriptions and emphasis on direct experience. Despite laying the foundation for understanding nursing development, the theory faces criticism for its generalizations and insufficient consideration of individual differences and other factors influencing nursing skill development.
Aplikasi Teori Ida Jean Orlando dalam Asuhan Keperawatan pada Kasus Ansietas Handayani, Fitri; Nursanti, Irna
Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/saintekes.v3i1.305

Abstract

This study explores the application of Ida Jean Orlando's Theory in nursing care for anxiety cases. It focuses on the discipline of the nursing process, highlighting the nurse's responsibilities, understanding patient behavior, immediate reactions, nursing actions, and patient health progress. The results indicate that the theory provides a relevant framework for enhancing nurse-patient interactions with strengths in sensitivity to patient needs. However, some criticisms regarding the structure and interpretation of patient behavior need addressing. This study offers valuable insights for the development of more effective nursing practices in addressing anxiety cases.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Perempuan Menghadapi Premenopause di RS Jakarta Pusat Febrianti, Winda; Azzahra, Sabrina; Nursanti, Irna
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v5i2.35-38

Abstract

Latar Belakang. Premenopause adalah masa transisi antara masa produktif dan masa senium. Biasa terjadi pada usia 40-55 tahun pada perempuan. Perubahan yang terjadi pada masa premenopause seperti perubahan pola perdarahan, hot flushes, gangguan tidur, perubahan psikologi, perubahan berat badan, kulit, dan pola seksualitas. Berbagai perubahan tersebut apabila tidak diikuti dengan pemahaman atau kognisi yang baik akan menimbulkan sikap yang positif untuk menghadapi perubahan tersebut.Objektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Perempuan Menghadapi Premenopause di RS Jakarta PusatMetode. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-korelasi dengan pendekatan cross-sectional dimana sebanyak 100 responden yang kemudian di sortir menjadi 80 sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa lembar kuesioner. Pengambilan data diambil pada september 2022-Januari 2023 dengan menggunakan instrumen berupa lembar kuisioner demografi , kuisioner pengetahuan dan kuisioner survey sikap wanita menopouse.Hasil. Hasil penelitian menggunakan analisis statistic Chi-Square diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan pengetahuan dengan sikap perempuan menghadapi premenopause dengan p-value 0,013 (<0,05). Implikasi Klinis. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi lebih dalam hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap premenopause, serta untuk mengembangkan intervensi yang lebih efektif. Penelitian juga harus mencakup populasi yang lebih luas untuk memastikan bahwa temuan ini berlaku secara umum.Kata kunci: pengetahuan, sikap perempuan, premenopause
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DI RUANG NIFAS RUMAH SAKIT Samsiah, S; Nursanti, Irna
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v4i1.25-30

Abstract

Latar Belakang : ASI adalah cairan tanpa tanding ciptaan Allah yang memenuhi kebutuhan gizi bayi dan dapat melindungi dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Menyusui dini adalah melepaskan hormon oksitosin untuk mengalirkan ASI yang telah di produksi melalui saluran di payudara. Masalah menyusui dini memiliki dampak pada kehidupan, nilai gizi tertinggi adalah ASI.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI di ruang nifas Rumah Sakit AZRA bogor. Metode Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimen pre post only one group dan uji T. hasil Uji T pada pengaruh pijat oksitosin pre tes dan post test memiliki nilai signifikan p value 0,000 <0,5. Pada produksi ASI sebelum dan sesudah dilakukan pijat oksitosin menunjukan nilai p value 0,000<0,5 artinya ada perbedaan sebelum di lakukan pijat oksitosin dan sesudah dilakukan pijat oksitosin. Kesimpulan : Ada Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Peningkatan Produksi ASI di Ruang Nifas RS AZRA Bogor dengan p value 0,000.
Strategi Koping Terhadap Kecemasan pada Ibu Preeklampsia Sari, Irma Permata; Stella, Nendra Elaya Azra; Idriani, Idriani; Anggraini, Dewi; Nursanti, Irna
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v5i1.13-16

Abstract

Latar Belakang. Ibu hamil cenderung memiliki kecemasan terkait masalah kehamilan terutama ibu hamil yang beresiko, seperti preeklampsia. Preeklamsia adalah kelainan multisistemik yang terjadi pada kehamilan yang ditandai dengan adanya hipertensi disertai proteinuria dan edema. Kecemasan saat kehamilan akan berpengaruh pada janin, karena janin berada dalam masa pembentukan yang akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan bayi, berat bayi lahir rendah dan meningkatkan risiko kelahiran prematur (Hasim, 2018). Objektif . mengetahui hubungan strategi koping dengan kecemasan pada ibu preeklamsia di Wilayah Puskesmas Pacet Kabupaten Cianjur. Metode. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari subjek penelitian ini adalah seluruh ibu hamil preeklamsia di Wilayah Puskesmas Pacet Kabupaten Cianjur. Teknik sampel yang digunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner demografi (usia, paritas, pendidikan), startegi koping (The Brief Cope Inventory Scale ) dan kecemasan (Pregnancy Associated Anxiety Questionnaire-Revised). Analisis data menggunakan Chi-Square.Hasil . Didapatkan adanya hubungan strategi koping dengan kecemasan pada ibu preeklamsia di Wilayah Puskesmas Pacet Kabupaten Cianjur (p=0.002). Strategi penanggulangan sangat berperan pada ibu hamil preeklampsia dalam mengatasi kecemasan yang dihadapi.Implikasi Klinik. Mengintegrasikan pendekatan yang mempromosikan penggunaan strategi koping adaptif dalam perawatan rutin ibu hamil preeeklampsia untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis ibu hamil. Kata kunci : kecemasan, strategi koping, preeklampsia, kehamilan
PEMANTAUAN BERBASIS ELEKTRONIK (MEDICATION EVENT MONITORING SYSTEM (MEMS)) UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN TERHADAP TERAPI ANTIRETROVIRAL PADA ANAK DENGAN INFEKSI HIV/AIDS: TINJAUAN SISTEMATIS Rani, Amelia Hartika; Budiyati , Dwi; Farizal , Rinezia Rinza; Purwati, Nyimas Heny; Nursanti, Irna
An Idea Health Journal Vol 5 No 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i01.229

Abstract

Tuberculosis is still the main cause of death due to infectious diseases throughout the world. Adherence to antiretroviral (ARV) treatment for HIV infection is a major challenge because it involves many factors. This systematic review follows the PRISMA guidelines checklist and includes articles from various databases, such as Pubmed, Cochrane and Proquest. Quality assessment of each article is carried out using the Critical Appraisal Skills Program (CASP). The search was carried out using the keywords "ARV Therapy, HIV/AIDS Children, Monitoring System, ARV Compliance". Following the inclusion and exclusion criteria 10 relevant articles were identified, excluding duplicates, limited to full papers, open access, and written in English. These findings indicate that electronic-based monitoring shows an increase in medication adherence. Other studies also note that electronic monitoring devices can create a temporary increase in compliance but then decline after some time. These results indicate that electronic-based monitoring can have a significant clinical impact in improving medication compliance. Electronic monitoring is important, especially in children and adolescents who face unique challenges regarding compliance.
The Effect of the TEMAN SETIA Program Intervention on Immunosuppressant Medication Adherence in Post-Kidney Transplant Patients at RSCM Jakarta Suhartini, Euis; Nursanti, Irna; Natashia, Dhea; Irawati, Diana; Jumaiyah, Wati; Uly, Nilawati
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aims: Chronic Kidney Disease (CKD) poses a significant global health challenge, with an increasing number of kidney transplantations in Indonesia. The success of kidney transplants hinges on adherence to immunosuppressant medications to prevent organ rejection. Non-adherence among post-transplant patients can lead to infections, graft loss, or a return to dialysis. This study evaluated the impact of the TEMAN SETIA program on adherence to immunosuppressant medications among post-kidney transplant patients at Dr. Cipto Mangunkusumo National Referral Hospital (RSCM) in Jakarta. Methods: A pre-post-test design with a control group was utilized. The sample included 28 post-transplant patients meeting inclusion criteria. The TEMAN SETIA program provided patient mentoring to improve adherence. Adherence was assessed before the intervention, one month after, and two weeks post-intervention using a validated questionnaire. Data were analysed using t-tests and repeated measures ANOVA. Results: The control and intervention groups were comparable in demographic and clinical characteristics, though the intervention group had more non-working participants. The program significantly improved adherence (Cohen’s d = 1.97) and knowledge (Cohen’s d = 1.99). While family support increased in both groups, differences were not significant (Cohen’s d = 1.02). A significant group-by-time interaction (F (1.246, 26) = 7.394, p = 0.007, η² = 0.221) demonstrated greater adherence improvements over time in the intervention group. Discussion: The findings demonstrate that the TEMAN SETIA program is an effective intervention for enhancing medication adherence and knowledge among post-transplant patients. The structured mentoring approach provided patients with the necessary support and education to improve their adherence behaviors. Although family support increased in both groups, the changes were not statistically significant, highlighting the need for further exploration of the role of familial involvement in adherence programs Conclusion: The TEMAN SETIA program effectively enhanced medication adherence and knowledge in post-transplant patients. This structured intervention offers a promising strategy to improve outcomes and reduce risks of organ rejection.
The Effect of the TEMAN SETIA Program Intervention on Immunosuppressant Medication Adherence in Post-Kidney Transplant Patients at RSCM Jakarta Suhartini, Euis; Nursanti, Irna; Natashia, Dhea; Irawati, Diana; Jumaiyah, Wati; Uly, Nilawati
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aims: Chronic Kidney Disease (CKD) poses a significant global health challenge, with an increasing number of kidney transplantations in Indonesia. The success of kidney transplants hinges on adherence to immunosuppressant medications to prevent organ rejection. Non-adherence among post-transplant patients can lead to infections, graft loss, or a return to dialysis. This study evaluated the impact of the TEMAN SETIA program on adherence to immunosuppressant medications among post-kidney transplant patients at Dr. Cipto Mangunkusumo National Referral Hospital (RSCM) in Jakarta. Methods: A pre-post-test design with a control group was utilized. The sample included 28 post-transplant patients meeting inclusion criteria. The TEMAN SETIA program provided patient mentoring to improve adherence. Adherence was assessed before the intervention, one month after, and two weeks post-intervention using a validated questionnaire. Data were analysed using t-tests and repeated measures ANOVA. Results: The control and intervention groups were comparable in demographic and clinical characteristics, though the intervention group had more non-working participants. The program significantly improved adherence (Cohen’s d = 1.97) and knowledge (Cohen’s d = 1.99). While family support increased in both groups, differences were not significant (Cohen’s d = 1.02). A significant group-by-time interaction (F (1.246, 26) = 7.394, p = 0.007, η² = 0.221) demonstrated greater adherence improvements over time in the intervention group. Discussion: The findings demonstrate that the TEMAN SETIA program is an effective intervention for enhancing medication adherence and knowledge among post-transplant patients. The structured mentoring approach provided patients with the necessary support and education to improve their adherence behaviors. Although family support increased in both groups, the changes were not statistically significant, highlighting the need for further exploration of the role of familial involvement in adherence programs Conclusion: The TEMAN SETIA program effectively enhanced medication adherence and knowledge in post-transplant patients. This structured intervention offers a promising strategy to improve outcomes and reduce risks of organ rejection.
APLIKASI TEORI FLORENCE NEGHTINGALE PADA PASIEN AN. A DENGAN PENYAKIT TUBERCULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAHUN 2023 Hartika Rani, Amelia; Nursanti, Irna
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang mampu menyerang paru-paru dan organ selain paru yang disebut TB ekstra paru. TB dapat menyebar melalui udara saat penderita TB batuk, bersin, atau meludah, menyebabkan bakteri dilepaskan ke udara dan dapat menginfeksi individu lain yang menghirupnya. Petugas kesehatan yang beroperasi di pusat kesehatan memiliki risiko yang tinggi untuk terinfeksi oleh pasien dengan tuberculosis (TB). TB paru dapat menimbulkan dampak langsung pada penderita, termasuk kelemahan fisik, batuk persisten, kesulitan bernapas, nyeri dada, penurunan nafsu makan, penurunan berat badan, keringat berlebihan di malam hari, dan demam tinggi. Sementara itu, keluarga penderita TB paru juga akan merasakan da mpaknya, karena jika penderita tidak mendapatkan pengobatan, kemungkinan besar ia akan menularkan bakteri TB kepada anggota keluarganya. Keadaan ini dapat menjadi sangat sulit jika penderita TB tinggal bersama banyak orang dalam satu rumah. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Florence Neghtingale pada pasien An. A dengan penyakit TB Paru. Tujuan intervensi keperawatan pada studi kasus ini adalah untuk memelihara, mencegah infeksi dan cidera, memulihkan dari sakit, melakukan pendidikan kesehatan serta mengendalikan lingkungan. Alasan dilakukan tindakan keperawatan menurut Florence Nightingale yakni menempatkan manusia pada kondisi optimal secara alami guna memfasilitasi penyembuhan atau peningkatan kesehatan, sekaligus mencegah penyakit dan cedera. Metode penelitian pada studi kasus ini melibatkan penerapan metode pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori keperawatan yang dipilih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan.. Sumber data yang digunakan melibatkan data primer yang diperoleh secara langsung dari pasien, dan data sekunder yang berasal dari keluarga, tenaga kesehatan, serta dokumentasi hasil pemeriksaan lainnya guna melaksanakan asuhan keperawatan.. Hasil asuhan keperawatan dengan menerapkan teori keperawatan Florance Nightangale pada Pasien TB paru adalah Pasien merasakan kenyamanan sebagai respons terhadap stres dan menyadari pentingnya lingkungan bersih ketika dia dinyatakan positif menderita TB.
PENERAPAN TEORI RAMONA T. MERCER “MATERNAL ROLE ATTAINMENT- BECOMING A MOTHER” PADA IBU POST PARTUM Arniti, Arniti; Nursanti, Irna
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penerimaan peran baru sebagai ibu merupakan proses adaptasi psikologis selama masa post partum, bila ibu tidak mampu menerima peran barunya maka akan berdampak pada bayinya. Tujuan penelitian adalah untuk menerapkan teori keperawatan Ramona T. Mercer yaitu Maternal Role Attainment-Becoming a Mother pada ibu post partum. Metode penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu orang ibu Post Partum di RS Islam Sukapura. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan format asuhan keperawatan. Hasil penelitian setelah pemberian asuhan keperawatan dengan menerapkan teori keperawatan Ramona T. Mercer pada Ny. S menunjukkan bahwa Ny. S mampu menerima peran barunya sebagai seorang Ibu dengan adanya dukungan keluarga dan hubungan ayah-ibu yang baik. Ny. S menerima peran barunya sebagai seorang ibu dan percaya diri akan merawat bayinya dengan baik.