p-Index From 2021 - 2026
17.891
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 42 Documents
Search
Journal : Prologia

Analisis Pemanfataan Media Sosial dalam Membangun Personal Branding (Studi Kasus Influencer Edsa Estella) Chang, Keysha Abigail; Sari, Wulan Purnama
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33411

Abstract

TikTok's popularity is increasing as more and more users are using it to build Personal Branding. One example is Edsa Estella, who uses the platform to develop a Healhy Lifestyle and fitness image. This study aims to examine how TikTok social media is used in building the Personal Branding of Edsa Estella, an Influencer who focuses on Healthy Lifestyle and fitness content. Using descriptive qualitative research method, a case study that focuses on how Edsa Estella uses TikTok to build her Personal Branding, data was obtained through in-depth interviews and content observation on Edsa Estella's TikTok account. The analysis uses Peter Montoya's theory of eight Personal Branding concepts, which include Specialization, Leadership, Personality, Distinction, Unity, Constancy, Visibility, and Good Name. The results show that Edsa Estella builds an authentic and relevant image through content consistency, close interaction with followers and messages aligned with her personal values. TikTok proved to be an effective platform in creating strong Personal Branding, allowing Edsa Estella to reach audiences quickly through engaging visual content. Popularitas TikTok meningkat dengan semakin banyaknya pengguna yang memanfaatkannya untuk membangun Personal Branding. Salah satu contohnya adalah Edsa Estella, yang menggunakan platform ini untuk mengembangkan citra gaya hidup sehat dan fitness. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana media sosial TikTok digunakan dalam membangun Personal Branding Edsa Estella, seorang pemengaruh yang fokus pada konten gaya hidup sehat dan fitness. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, Studi Kasus yang berfokus pada bagaimana Edsa Estella menggunakan TikTok untuk membangun Personal Branding-nya, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi konten di akun TikTok Edsa Estella. Analisis menggunakan teori delapan konsep Personal Branding Peter Montoya, yang meliputi Spesialisasi, Kepemimpinan, Kepribadian, Perbedaan, Kesatuan, Keteguhan, Visibilitas, dan Nama Baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Edsa Estella membangun citra autentik dan relevan melalui konsistensi konten, interaksi yang dekat dengan pengikut dan pesan yang selaras dengan nilai-nilai pribadinya. TikTok terbukti menjadi platform yang efektif dalam menciptakan Personal Branding yang kuat, memungkinkan Edsa Estella menjangkau audiens dengan cepat melalui konten visual yang menarik.
Analisis Regresi Kecerdasan Emosional terhadap Gaya Kepemimpinan pada Mahasiswa yang Berorganisasi Cahyani, Regita Emelia; Sari, Wulan Purnama
Prologia Vol. 9 No. 2 (2025): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v9i2.33416

Abstract

The ability to identify and control emotions is referred to as emotional intelligence, which is crucial for building interpersonal relationships and influencing leadership styles. The aim of this study is to explore the impact of leadership styles among students actively participating in organisations are influenced by emotional intelligence. The study investigates the connection between leadership styles and emotional intelligence using a quantitative methodology and basic linear regression analysis. The four components of emotional intelligence are: Self-Emotion Appraisal (the capacity to identify one's own feelings), Others' Emotion Appraisal (the capacity to comprehend others' feelings), Use of Emotion (utilizing emotions in decision-making), and Regulation of Emotion (managing emotions). The leadership styles analyzed include democratic, authoritarian, and laissez-faire styles. To collect data, students were asked to fill out questionnaires. Based on the results of the regression analysis, emotional intelligence has a 6.9% impact on leadership style, showing a coefficient of determination (R²) of 0.069. The two variables indeed have a relationship, but it is not very strong, indicating that other characteristics, including organisational experience, might be more important. Therefore, the development of emotional intelligence should be complemented by enhancing communication skills and other aspects that support effective leadership. Kecerdasan emosional merujuk pada kemampuan untuk memahami dan mengatur emosi, yang sangat vital dalam menjalin hubungan interpersonal dan memengaruhi gaya kepemimpinan. Penelitian ini mengkaji pengaruh kecerdasan emosional terhadap gaya kepemimpinan di kalangan mahasiswa yang aktif dalam organisasi. Dengan memanfaatkan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis regresi linear sederhana, studi ini berfokus pada hubungan antara kecerdasan emosional dan gaya kepemimpinan. Kecerdasan emosional didefinisikan melalui empat dimensi utama: Kemampuan Mengenali Emosi Diri (kesadaran terhadap emosi pribadi), Kemampuan Memahami Emosi Orang Lain (memahami emosi orang lain), Pemanfaatan Emosi (menggunakan emosi dalam proses pengambilan keputusan), dan Pengendalian Emosi (mengelola emosi secara efektif). Gaya kepemimpinan yang dianalisis mencakup gaya demokratis, otoriter, dan laissez-faire. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis regresi, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,069 mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional memberikan pengaruh sebesar 6,9% terhadap gaya kepemimpinan. Meskipun terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut, pengaruhnya tergolong rendah, menunjukkan bahwa faktor lain seperti pengalaman organisasi mungkin memiliki peranan yang lebih besar. Oleh karena itu, pengembangan kecerdasan emosional harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan komunikasi dan elemen lain yang mendukung efektivitas kepemimpinan.
Co-Authors A , Tyas Martika Abner lumika Arung Ai Ping Teoh Al Fajar, Lukman Riadh Al Razin, Ramdhan Labib Aldi Nirjana Alexandra Virginia Alyya Siddiqa, Alyya Amalia, Tasya Syawa Amesz, Mutiara Fransisca Amiroh, Syarifah Al Andi Setiawan Andrea, Dika Andriyani, Risa Anisah, Dian Zahroh Aqila, Mu’Amar Zaki Archie Gredyon ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arindi, Umi Arrafi, Muhamad Iman Assaqof, Achmad Naufal Atwar Bajari Audrey Sugito Augustine, Michelle Aulia, Ikmala Najwa Auliya, Puri Ben Thiodanu Cahyani, Regita Emelia Carolina, Alexandra Carolina, Christine Vonny Catherine Dwitama Shan Catherine Gisela Chandra Ronaldo Chang, Keysha Abigail Christabella, Marvelyn Christina Christina Christine Natalia Chandra Christine Vonny Carolina Cindy Cindy Clarisa Tan Clemens Clemens Daniel Kurniawan Harijanto Devita Novelia Dewi Dewi DF, Filia Klarasinta Dionisius Kevin Doddy Salman Eko Harry Susanto Elvi Valentina Emilson, Nur Husni Enzo Scifo Jauwinata Evelyn Thelia Fadhilaturrohmah, Ika Nur Farid Fatmoko, Adlim Dwi Febriyani, Nikita Felicia Masali Felisia Ferina, Sheren Fikri, Ahmad Labibul Fitria, Khofifah Habibah Fransisca Graciela M B Fransisca Kristy Franslie, Reynaldo Frinico Alfian Friscilla Purnama Sari Gavrila, Sherina Grace Nathasya Graceica Octavia Haikal, Faldie Muhamad Hanny Hafiar Hardja, Diovanny Helen, Helen Heru Chandra Litmanen Hetty Karunia Tunjungsari Hidayat, Angel Hokky Putra Pangestu Hutomo Rio Pangesthio Ibanez Vienoza Ngan Ihsan, Zainur Irena, Lydia Islamiya, Tamara Nur Ivan Surya Ivander Stefanus Jason Subandi Jennifer Jennifer Jennifer Lauren Jesselyn, Eunike Jessica Febriani Thoeng Jessyca Indra Joko Susilo Jonathan, Maureen Julianto, Irwan Dwi Junaidi Diharyo Karina Wongso KENI KENI Keni Keni Kezia Stephanie Halim Khairunnisa, Julia Khang, Helen Lady Ta, Yesha Lestari, Nadia Ayu Rahma Lie, Michelle Lioni Lioni Lulu Ferent Luluk Alawiyah, Luluk Lusia Savitri Setyo Utami Maulana, Irvan Maulana, Muhammad Irfan Mei Ie Messy Stella Fabiola Michelle Jennifer Michelle, Laurencia Mita Restinia Morisca Morisca Muhammad Rifki Myesha Adira Nigar Pandrianto Nirwasita, Wulan Novianty, Melinda Nur'afifah, Laila Nurtami Soedarsono Okprianti, Reny Paramita, Sinta Paranpara, Mahrestaksa Al-Fath Pearlees Tjoeng Pesik, Vanessa Thabita Regina Phillip, Olivia Yuriko PUJI LESTARI Putra, Kiki Pradana Putra, Rio Sanjaya Putri, Aneesa Joenice Qonitha Risky Queennie Millendian Rahmawati, Dea Indi Ravinazan, Ravinazan Reginald Gusli Reniati Reniati Rezasyah, Teuku Rheza Alfredo Bunyamin Ria Puspitawati Rianty, Fety Fajar Ridwan, Salwa Salsabilla Rika Rachmawati Rina Oktarina, Rina Riris Loisa Risky, Qonitha Riwanda, Josephine Kayla Rizky Ferdy Rizky, Fitri Nur Romi Ferdian Rosario, Fernando Roswita Oktavianti, Roswita Ruth Ambar Santoso, Maria Regina Yanuarika Putri Sella Desember Selvina Suryanto Shafira Nusa Kusuma Shella Oskania Shella Shella shinta Octavia Shinta Octavia, Shinta Sinta Paramita Sinta Paramita Sri Wahyuni Sriwijaya, Latifah Stefany Stefany Stephanie Violita Chandra Sukendro, Gregorius Genep Suzy Azeharie Suzy Azeharie, Suzy Teoh, Ai Ping Theja, Calista Takako Thing, Yi Tindaon, Elisabeth Indira Dameria Tomy Andreas Tursilawati , Heri Tuwendi, William Alexander Vendy Octavian Verina Bellini Haryadi Vincent Vincent Vincent Vincent, Vincent Viriyaputra, Kevin Vony Anatya Winduwati, Septia Winnie Agustina Wiraguna, Daniel Gabriel Yasir Hudzaifah Yeni Yeni Yoedtadi, Muhammad Gafar Yohanes Yohanes Zhafirah Sholihah