Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN FAKTOR PROSESUAL INTERNAL DENGAN POSISI TAWAR PEREMPUAN YANG TERLIBAT KASUS NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A BANDAR LAMPUNG Rosmayani, Rosmayani; Sary, Lolita; Muhani, Nova
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.49942

Abstract

Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih tergolong tinggi dan mengkhawatirkan. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2024, tercatat peningkatan kasus sebanyak 3.674 dengan keterlibatan perempuan sebanyak 782 orang sebagai pengguna maupun pengedar. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, sebanyak 53% warga binaan merupakan terpidana kasus narkoba. Kondisi ini menggambarkan rendahnya posisi tawar perempuan yang membuat mereka mudah menerima tawaran narkoba sebagai solusi atas permasalahan hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor prosesual internal berupa komunikasi, negosiasi, kepercayaan, dan pengalaman dengan posisi tawar perempuan yang terlibat kasus narkoba di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perempuan terpidana kasus narkoba sejumlah 112 orang, dengan sampel 87 responden menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas pada 25 responden, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Penelitian telah lolos kaji etik dari Komite Etik Universitas Malahayati (Nomor: 4767/EC/KEP-UNMAL/V/2025). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perempuan menerima tawaran narkoba secara sukarela (56,3%), dengan komunikasi persuasif (53,2%), negosiasi menawarkan (57,5%), kepercayaan kuat (55,2%), dan pengalaman terkait narkoba (51,7%). Terdapat hubungan bermakna antara komunikasi (p=0,000; OR=8,786), negosiasi (p=0,001; OR=4,747), kepercayaan (p=0,000; OR=6,000), dan pengalaman (p=0,000; OR=5,564) dengan posisi tawar perempuan.
Sinergi Bank Sampah dan Peningkatan Akses Sanitasi bagi Masyarakat Pasar Madang Tanggamus Dwi Nuryani, Dina; Yulyani, Vera; Muhani, Nova; Anita; Tetra Dewi, Fatwa Sari; Iswanto; Mawardi, Kholiq; Mahendra, Reza; Tasyarani, Nazla; MasrBABSi; Juwita; MS, Shaharuddin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.27652

Abstract

Permasalahan kesehatan lingkungan terutama terkait pengelolaan sampah dan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di wilayah pesisir khususnya di Kabupaten Tanggamus masih tinggi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan terutama diare pada anak-anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan bank sampah sebagai sarana promosi edukasi dan solusi ekonomi, sehingga meningkatkan akses sanitasi dan mengurangi perilaku BABS di Desa Pasar Madang. Kegiatan ini menggunakan metode Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) dengan mendirikan dan meresmikan Bank Sampah. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pemberian informasi tentang sanitasi dan dampak BABS, serta pemanfaatan sarana edukasi seperti botol air minum, celengan, kaos, kartu kebiasaan, dan pemutaran film. Hasil kegiatan, yang diikuti oleh 90% masyarakat undangan, menunjukkan minat yang tinggi untuk menabung sampah sebagai sarana pendanaan pembangunan toilet. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah melalui ekonomi sirkular dapat meningkatkan kesadaran dan akses sanitasi bagi masyarakat dalam jangka panjang. Kegiatan ini memerlukan evaluasi jangka panjang untuk melihat dampaknya terhadap pembangunan toilet. Namun, pendekatan bank sampah terpadu memiliki potensi untuk direplikasi di daerah lain untuk mendukung tujuan sanitasi nasional.
Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang dan Daun Kelor sebagai Olahan Camilan Sehat Astika Winahyu, Diah; Hidayat, Nurdin; Muhani, Nova; Mardiani, Nia; Praidha Putri, Premieranisha; Ayu Pariza, Cici; Budi , Ersya
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21244

Abstract

Background: Limbah kulit pisang merupakan hasil sampingan rumah tangga dan industri pangan yang sering terbuang, padahal memiliki kandungan gizi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan fungsional. Daun kelor (Moringa oleifera) juga dikenal kaya akan vitamin, mineral, dan protein nabati yang berpotensi meningkatkan nilai gizi produk olahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberdayakan pelaku UMKM dalam memanfaatkan kulit pisang dan daun kelor menjadi camilan sehat. Metode: Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi potensi gizi dari kulit pisang dan daun kelor, pelatihan teknis pembuatan produk camilan sehat dan uji coba produk bersama peserta. Hasil: Kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah produk camilan secara mandiri, dengan respon positif terhadap cita rasa dan tampilan produk. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas UMKM, mendukung konsep zero waste, serta membuka peluang usaha baru berbasis pangan sehat. Kesimpulan: Limbah kulit pisang kombinasi daun kelor dapat dibuat camilan sehat yang mendukung konsep zero waste dan membuka peluang usaha baru.
Factors Related to Anemia Prevention in Adolescent Females at Baitul Jannah Islamic High School in Bandar Lampung in 2025 Fatihah, Azzahra Kania; Febriani, Christin Angelina; Aryastuti, Nurul; Muhani, Nova
PROMOTOR Vol. 9 No. 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i1.1820

Abstract

The prevalence of anemia among adolescent girls in Indonesia remains high, reaching 84.6%, with Lampung Province having the highest prevalence in Sumatra at 63%. The government's iron supplementation program has not yet reached its target, reaching only 81.16% of the 95% target. A pre-survey at Baitul Jannah Islamic High School (SMA IT) showed that 66.6% of female students are anemic. This study aims to determine factors associated with anemia prevention in adolescent girls at the school by 2025. This study used a quantitative method with a cross-sectional design conducted at SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung from October 2024 to July 2025. The population consisted of 94 female students in grades X and XI, with a sample of 84 students determined using the Slovin formula and purposive sampling technique. Independent variables included knowledge, attitudes, and family support, while the dependent variable was anemia prevention efforts. Data were collected through questionnaires that had been tested for validity and reliability, then analyzed univariately and bivariately using the chi-square test. The results of the study revealed no relationship between knowledge (p-value = 0.192), attitude (p-value = 0.694), and family support (p-value = 0.041 and OR = 3.750) with anemia prevention efforts in adolescent girls. Schools can conduct routine education about anemia by inviting health workers to students, teachers, parents, and school officials with interesting media.
A MANAGEMENT ANALYSIS OF DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) CONTROL AT ROWOREJO PUBLIC HEALTH CENTER, NEGERI KATON SUBDISTRICT, PESAWARAN REGENCY, 2025 Sari, Yunita; Aryawati, Wayan; Muhani, Nova
HEARTY Vol 14 No 1 (2026): FEBARURI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v14i1.21134

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by the dengue virus, transmitted through the Aedes mosquito vector, which breeds in water containers that collect rainwater. The rainy season is the period when DHF cases occur most frequently. In Pesawaran Regency, the prevalence of DHF declined in 2023 compared to the previous year, with 149 cases reported in 2023, down from 432 cases in 2022. However, data from the Pesawaran District Health Office in 2024 indicated an increase to 252 DHF cases. This rising trend warrants serious attention to understand the contributing factors behind the increase in DHF cases in Pesawaran. This study aims to analyze the management of DHF control at the Roworejo Public Health Center in Pesawaran Regency. This is a qualitative study involving six informants, using in-depth interviews as the primary data collection method. The findings reveal that DHF control planning at the Roworejo Public Health Center has been systematically designed in accordance with existing guidelines, covering aspects such as budgeting, methods, facilities, and community participation. However, shortcomings remain in the provision of incentives for health cadres and the maintenance of facilities. The organizational structure operates based on a task-based and function-oriented (tupoksi) approach. All DHF control measures, including fogging, vector control (PSN), health education, and epidemiological investigations, have been implemented in accordance with Standard Operating Procedures. Supervision of DHF control efforts is considered adequate from both management and field implementation perspectives.
Differences in Knowledge and Attitudes Towards Hypertension Prevention Through Poster Media with the Think Pair Share Method Belkis, Happy Aprilia; Muhani, Nova; Yanti, Dhiny Easter; Sary, Lolita
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.21331

Abstract

Hypertension is now a health problem that is not only experienced by the elderly, but also by adolescents who are at risk of experiencing high blood pressure due to bad habits and unhealthy lifestyles. The prevalnce of hypertension in Lampung Province is 15,10 % of the 6,216,638 population aged 15 years and over. The high cases of hypertension in adolescensts today are caused by one of the low knowledge and attitudes about the risk factors for hypertension. It is necessary to in increase adolescent knowledge and attitudes thourgh poster media with the think pair share method, which is not yet known how effective this method is in increasing knowledge and attitudes in adolescent student.The purpose of this study was to determine the differences in knowledge and attitudes towards preventing hypertension in adolescents through poster media with the think pair share method at SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung in 2025. This study used a quantitative research design with a quasi experimental approach. The population of the study was from grades 10 and 11, namely 185 students. The sampling technique wa proposional simple random sampling. Data collection techniques through questionnaire sheets. Data analysis used unvariate (frequency distribution) and bivariate (wilcoxon). The results showed that there were differences in knowledge (p-value = 0,001) and attitude (p-value = 0,001) ) and attitude (p-value = 0,001) with poster media and the think pair share  method. It is expected that schools will use posters with the think pair share method when providing hypertension counseling materials.
Analisis Penyebab Unmet Need Keluarga Berencana Pada Pasangan Usia Subur (Pus) Limiting Need Di Desa Blambangan Kec. Penengahan Kab. Lampung Selatan Fatmawati, Iin; Samino, Samino; Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah; Yanti, Dhiny Easter; Muhani, Nova
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.22605

Abstract

Unmet need adalah kebutuhan akan keluarga berencana (KB) yang tidak terpenuhi. Ini merujuk pada pasangan usia subur (PUS) yang tidak ingin punya anak lagi atau ingin menunda kehamilan untuk jangka waktu lebih dari dua tahun, namun tidak menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Menurut Satu Data Lampung, angka unmet need di Provinsi Lampung mencapai 9,30 % pada tahun 2024, dengan target penurunan ke 9,0 % di tahun 2025. Secara umum, unmet need di Lampung cukup moderat, walaupun tetap perlu usaha penurunan sesuai target 2025. meskipun masih terdapat titik-titik lokasi dengan tingkat sangat tinggi ini menunjukkan kebutuhan intervensi lebih intensif pada wilayah spesifik. Intervensi efektif dapat berupa peningkatan informasi KB, akses layanan, mitigasi efek samping, dan peran suami sebagai pendukung. Tujuan penelitan mengetahui analisis penyebab unmet need keluarga berencana pada pasangan usia subur (PUS) di Desa Blambangan Kec. Penengahan Kab. Lampung Selatan Tahun 2025.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Populasi adalah seluruh pelaku unmet need KB sebanyak 57 orang. Informan sebanyak 5 orang. Analisa data menggunakan deskriptif, dan teknik triangulasi.Pasangan usia subur tidak menggunakan KB karena menggunakan KB suntik mengalami sakit kepala, tekanan darah tinggi, kegemukan. Kb pil postinor mengalami perdarahan, dan menggunakn KB IUD benang terasa saat berhubungan suami istri. Pasangan usia subur mengatakan sepakat untuk tidak mengeluarkan sperma di dalam, menggunakan metode senggama terputus, bersiap sedia agar sprema tidak keluar didalam saat berhubungan badan. Pasangan usia subur mengatakan cemas dan tidak nyaman, tidak puas saat dikeluarkan diluar. Pasangan usia subur melakukan unmenet need tidak didasarkan faktor keluarga, ekonomi, agama dan budaya. Diharapkan untuk menjadi pendamping bagi PUS yang belum ber-KB atau unmet need dalam rangka menyukseskan program Kampung KB.
The Relationship Between The Characteristics of Pregnant Women And Short Birth Lengh in Bintang Amin Hospital, Bandar Lampung Murtado, Ahmad; Hermawan, Dessy; Riyanti, Riyanti; Yanti, Dhiny Easter; Muhani, Nova
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.22625

Abstract

Chronic malnutrition, including stunting, is still a serious health concern in Indonesia.  Stunting has a 20% tolerance limit defined by the WHO.  With a stunting frequency of 27.5% in 2016, Indonesia outperformed Malaysia (17.2%), Thailand (16.3%), and Vietnam (19.4%).  According to the SSGI, the prevalence of stunting decreased from 24.4% in 2021 to 21.6% in 2022.  A quantitative, cross-sectional study was conducted to determine the relationship between maternal variables and the birth of small babies in 2025.out at Bintang Amin Hospital in Bandar Lampung between March and May of that year.The design employed was descriptive analytic, describing maternal characteristics such as gestational age, maternal height, hemoglobin level, parity, and compliance with iron supplementation, which were then examined in light of the possibility of giving birth to a child with a small birth length.  The purpose of this study is to investigate the relationship between the occurrence of short-birth-length newborns at Bintang Amin Hospital and the characteristics of the mother during pregnancy. 55 people in all were included as samples utilizing a total sampling strategy over the study period. The results revealed a significant association between short birth length and maternal age (p = 0.028; OR = 0.211), hemoglobin levels (p = 0.006; OR = 5.841), and compliance with Fe supplementation (p = 0.004; OR = 7.636). The most dominant factor was Fe supplementation compliance, with an OR of 5.812 (95% CI: 1.426 – 23.689). Pregnant women are strongly encouraged to consume iron (Fe) tablets completely and in accordance with health professionals’ recommendations, as compliance with Fe supplementation has been shown to lower the chance of giving birth. with short birth length. Iron supplementation should ideally be started from early pregnancy, taken daily at the appropriate time, and accompanied by a nutritious diet to enhance iron absorption.
Continued Breastfeeding as Perceived by Ownership Index Quintile: Secondary Data from the 2023 Indonesian Health Survey Rapingah, Siti; Nurhayati, Eka; Muhani, Nova; Daka, Rohman; Ningtyas, Febrianti Harum
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2026)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v20i1.4286

Abstract

Background: The WHO recommends breastfeeding until two years of age to support health and prevent stunting, but breastfeeding sustainability in Indonesia remains low. This study aims to analyze factors associated with breastfeeding sustainability in children aged 12 and 23 months in Indonesia using secondary data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). Methods: This cross-sectional quantitative study involved 10.769 children aged 12-23 months from 345.000 toddler households, selected through purposive sampling with inclusion criteria (mothers without twins, last child, no specific disease, child without congenital abnormalities) and exclusion (incomplete data), using a two-stage sampling technique (census block PPS and systematic household sampling). Data were analyzed using bivariate ( chi-square ) and multivariate analysis. Result: The result  showed a significant relationship between ownership index quintile, exclusive breastfeeding, , maternal education, place of birth, ANC staff, and ANC location, with p-values of <0.001 (<0.005) respectively, and the continuation of breastfeeding, but the ANC variable was not related, with a p-value of 0.062. The location or place of ANC at the maternity hospital/clinic was the main predictor with a value (AOR 1.5; 95% CI: 1.2 - 1.9), indicating that mothers who underwent ANC examinations at maternity home/clinics were 1.5 times more likely to continue breastfeeding after controlling for other variables Conclusion: Socioeconomic disparities influence access to maternal health services. Breastfeeding sustainability is influenced by socioeconomic factors, facilities, and health services
Hubungan Unsafe Action Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Devisi Workshop Di PT. X Yuyun Riantika; Nuryani, Dina Dwi; Samino, Samino; Muhani, Nova
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4081

Abstract

ABSTRACT Throughout 2020, there were 35,291 cases recorded (with a proportion of 42.2%). The majority of accidents occur due to human error which causes material and moral losses for both companies and workers. The aim of the research is to determine the relationship between unsafe action and work accidents among workshop division workers at PT. X. This research is a quantitative research with a cross sectional design with a sample size and population of 50 workers using a total sampling technique. used was Pusposive Sampling using univariate and bivariate analysis tests. To determine the frequency distribution of the independent variable and determine the relationship between the independent variable (unsafe action) and the dependent variable (work accident) use the Chi Square Test. The research results showed that 18 workers (36.0%) had experienced work accidents and 32 workers (64.0%) had never experienced work accidents. There were 22 workers who had experienced unsafe action (44.0%) and 28 workers who had never experienced unsafe action (56.0%). The results of the chi-square test show a value (p-value 0.034) so it can be concluded that there is a significant relationship between safe action and the incidence of work accidents among workshop division workers at PT. X with OR 3.951. Workers are expected to use complete PPE and always obey the regulations. It is hoped that the company can provide socialization and safety training regarding unsafe actions and work accidents to all workers, increase supervision and discipline, and improve the K3 culture in the work environment. Keywords: Unsafe Action; Work Accident; Workshop
Co-Authors Agung Aji Perdana Akhmalbih, Muhamad Amanda, Fadhila Dwi Amangsa Mas Gede, Aranda Amperaningsih, Yuliati Angelina F, Christin Angelina, Christin Anita Anita Anita Antika, Bernadeta Ramah Arisandi, Syafik Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan ashari, Hernandi Astika Winahyu, Diah Astri, Hanifah Awaliyah, Kharismatul Ayu Pariza, Cici Belkis, Happy Aprilia Besral . Budi , Ersya Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Febriani Daka, Rohman Dekotyanti, Trivira Dewi, Friska Novira Maya Dina Dwi Nuryani Dwi Nuryani, Dina Dwiyana, M Rizal Eka Nurhayati Eka Sari Siregar, Fitri Eka Sari, Fitri Ekasari, Fitri Erna Listyaningsih Farich, Achmad Fatihah, Azzahra Kania Fatmawati, Iin Febrani, Christin Angelina Forcepta, Chania Furqoni, Prima Dian Gustiawan, Ricki Hajinah, Ferriyal Sepriza Fauzan Handayani, Dina Dwi Handayani, Opsi Okta Hermawan, Dessy Hidayat, Nurdin I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Iing Lukman Ismunarti, Diah Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah iswanto Jaya, Hernandi Ashari Juwita Khoidar Amirus Kurniane Hartono, Bella Kurniati, Mala Lia Amelia Lolita Sary Mardiani, Nia Maryam, Riyanti MasrBABSi Mawardi, Kholiq MS, Shaharuddin Murtado, Ahmad Murtianingsih, Erni Nawawi, Achmad Ningtyas, Febrianti Harum Novera, Elsa Nurhalina Sari Oktarina, Devi Pinarsih, Retno Praidha Putri, Premieranisha Pratiwi, Yolandha Adinda Rafika, Echa Rahmah, Aulyya Rahmat Effendi, Rahmat Ramasarie, Dina Rapingah, Siti Reni, octa Reza Mahendra Risdinar, Risa Rismaya Rivaldi, Muhammad Ilham Riyanti Riyanti Rosmayani, Rosmayani Rudi, Renna Oktavia Samino Samino Saputri, Firdha Azzahra Sari, Fadhilah Amanda Sari, Fitri Eka Sastini, Ketut Setiawati Setiawati Setiawati, Octa Reni Shintani, Clara Sihotang, Lydia Sintawati, Dewi Siti Nurjanah Slamet Widodo Syarifah, Dinda Rachma Tasyarani, Nazla Taufiqqurokhim, Taufiqqurokhim terta, Riesca lavenia Tetra Dewi, Fatwa Sari TH, Dalfian Adnan Triyono Triyono Utari, Elitha M Waser, Waser Wati, Putri Vega Yanti, Dhiny Easter Yuanita, Desy Yulyani, Vera Yuniar, Poppy Yunita Sari Yusuf, Ghina Gabrilla Yuyun Riantika