Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA MASYARAKAT DUSUN VIII DESA SUKAJAYA LEMPASING KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN Aryastuti, Nurul; Muhani, Nova; Triyono, Triyono; Murtianingsih, Erni; Amangsa Mas Gede, Aranda; Kurniane Hartono, Bella; Amelia, Lia; Nawawi, Achmad; Waser, Waser
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i5.2042-2051

Abstract

Aktivitas penyuluhan kesehatan bertujuan untuk memperbaiki keinginan dan daya dukung masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan, dimulai dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, dengan memperhatikan lingkungan sosial dan budaya setempat, agar masyarakat mampu membantu dirinya sendiri dalam hal kesehatan. Tujuan dari ini adalah untuk meningkatkan pemahaman responden mengenai PHBS dan DAGUSIBU serta mengurangi penyakit menular, penyakit tidak menular, pencemaran lingkungan, dan dampak negatif lainnya. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan adalah melalui sosialisasi, wawancara, dan pengisian kuesioner. Agar penyampaian materi lebih mudah, digunakan alat bantu seperti Banner, Proyektor, Laptop, Kamera, dan Alat Pengeras Suara. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Januari 2025 dengan tema “Identifikasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Upaya Peningkatan DAGUSIBU di Masyarakat Dusun VIII Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran”. Target dari kegiatan penyuluhan adalah seluruh warga desa Sukajaya yang berjumlah 100 orang, termasuk lansia dan non-lansia. Kegiatan ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang DAGUSIBU. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman dengan tingkat keberhasilan meningkat dari 47% menjadi 100%. Ini mengindikasikan bahwa intervensi melalui penyuluhan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan obat yang aman dan tepat.
Pengaruh penyuluhan pencegahan wabah covid 19 meliputi 5m Terhadap pengetahuan masyarakat Novera, Elsa; Yanti, Dhiny Easter; Muhani, Nova
JOURNAL OF Community Health Issues Vol. 1 No. 2 (2024): April Edition 2024
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/chi.v1i2.1117

Abstract

Pendahuluan: Pandemi virus corona menjadi masalah kesehatan masyarakat saat ini. Sekitar 10,2 juta kasus di dunia per 29 Juni 2020 di 215 negara, Di Indonesia sendiri, hingga 29 Juni 2020 terdapat 54.010 kasus Covid 19. Di Provinsi Lampung per 16 Maret 2021 terkonfirmasi sebanyak 13.347 kasus, Kabupaten Lampung Utara per 16 Maret 2021 terdapat 1.083 kasusdi Kecamatan Abung Tengah 10 kasus covid19 perMaret 2020 sd Februari 2021. Tujuan: Diketahui pengaruh promosi kesehatan pencegahan wabah Covid19 meliputi 5M terhadap pengetahuan pada Masyarakat diKelurahanSubik kecamatan Abung Tengah. Metode: Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan eksperimen, dengan pendekatan one group pretes postes design.Populasi yang digunakan di penelitian ini sebanyak 249 orang pada tahun 2021, pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 30 orang.analisa data menggunakan univariat dan bivariat, menggunakan uji statistik uji-t tes dependen Hasil: Rata-rata pengetahuan sesudah diberi penyuluhan pencegahan wabah Covid19 meliputi 5M dengan mean 7,47.Hasil analisa data bivariat menggunakan uji t-tes didapat nilai p-value 0,000<0,05 ditarik kesimpulan terdapat pengaruh penyuluhan pencegahan wabah Covid19 meliputi 5M terhadap pengetahuan pada masyarakat di Kelurahan Subik. Kesimpulan: Diharapkan petugas kesehatan setempat memberikan penyuluhan rutin untuk masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan 5M saat masa pandemi. Kata Kunci: Penyuluhan; Covid 19; 5M; Pengetahuan. Introduction: The corona virus pandemic is a public health problem today. Around 10.2 million cases in the world as of June 29, 2020 in 215 countries, In Indonesia alone, as of June 29, 2020 there were 54,010 cases of Covid 19. In Lampung Province as of March 16, 2021 there were 13,347 confirmed cases, North Lampung Regency as of March 16, 2021 there were 1,083 cases in Abung Tengah District 10 cases of covid19 as of March 2020 to February 2021. Purpose: to know the effect of health promotion on the prevention of the Covid-19 outbreak including 5M on knowledge in the community in Subik Sub-district, Abung Tengah sub-district. Methods: This type of research uses quantitative, experimental research design, with a one group pretest posttest design approach. The population used in this study was 249 people in 2021, sampling using simple random sampling was 30 people. data analysis using univariate and bivariate, using t-test statistical test dependent test. Results: The average knowledge after being given counseling on preventing the Covid-19 outbreak included 5M with a mean of 7.47. The results of the bivariate data analysis using the t-test obtained a p-value of 0.000 <0.05, it was concluded that there was an effect of counseling on preventing the Covid-19 outbreak including 5M on knowledge in the community in Subik Village. Conclusion: It is expected that local health workers will provide regular counseling for the community to comply with the 5M health protocol during the pandemic. Keywords: Counseling; Covid 19; 5M; Knowledege
Edukasi pencegahan hipertensi melalui media poster dengan metode think pair share terhadap pengetahuan dan sikap Belkis, Happy Aprilia; Muhani, Nova; Yanti, Dhiny Easter
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 2 No. 2 (2025): Edition April 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v2i2.1286

Abstract

Background: Hypertension is now a health problem that is not only experienced by the elderly, but also by adolescents who are at risk of experiencing high blood pressure due to bad habits and unhealthy lifestyles. The prevalnce of hypertension in Lampung Province is 15.10 % of the 6.216.638 population aged 15 years and over. The high cases of hypertension in adolescensts today are caused by one of the low knowledge and attitudes about the risk factors for hypertension. It is necessary to in increase adolescent knowledge and attitudes thourgh poster media with the think pair share method, which is not yet known how effective this method is in increasing knowledge and attitudes in adolescent student. Purpose: To determine the differences in knowledge and attitudes towards preventing hypertension in adolescents through poster media with the think pair share method. Method: This study employed a quantitative research design with a quasi-experimental approach. The population consisted of 185 students from grades 10 and 11. The sampling technique used was proportional simple random sampling. Data were collected through a questionnaire. Data were analyzed using univariate (frequency distribution) and bivariate (Wilcoxon) tests. Results: There was a difference in knowledge (p-value = 0.001) and attitudes (p-value = 0.001) between posters and the think-pair method. Conclusion: Schools use posters and the think-pair-share method when providing hypertension education materials. Keywords: Attitude; Adolescents; Hypertension Prevention; Knowledge. Pendahuluan: Hipertensi kini menjadi masalah kesehatan yang tidak hanya dialami oleh lansia, tetapi juga oleh remaja yang berisiko mengalami tekanan darah tinggi akibat kebiasaan buruk dan gaya hidup tidak sehat. Prevaleni hipertensi di Provinsi Lampung sebesar 15.10% dari 6.216.638 penduduk berusia 15 tahun ke atas. Tingginya kasus hipertensi pada remaja saat ini disebabkan salah satunya pengetahuan dan sikap yang rendah tentang faktor risiko kejadian hipertensi. Perlu meningkatkan pengetahuan remaja dan sikap melalui media poster dengan metode think pair share yang belum diketahui bagaimana efektifitas metode ini dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada siswa remaja. Tujuan: Untuk mengatahui perbedaan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan hipertensi pada remaja melalui media poster dengan metode think pair share. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperimen. Populasi dari penelitian dari kelas 10 dan 11, yakni sebanyak 185 siswa. Teknik pengambilan sampel proposional simple random sampling. Teknik pengumpulan data melalui lembar kuesioner. Analisis data menggunakan unvariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (wilcoxon). Hasil: Ada perbedaan pengetahuan (p-value = 0.001) dan Sikap (p-value = 0.001). dengan media poster dan metode think pair. Simpulan: Sekolah menggunakan poster dengan metode think pair share pada saat memberikan materi penyuluhan hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi; Pencegahan Remaja; Pengetahuan; Sikap.
Capaian indikator kapitasi berbasis kinerja (KBK) dan faktor yang menghambat Taufiqqurokhim, Taufiqqurokhim; Amirus, Khoidar; Sari, Nurhalina; Muhani, Nova
THE JOURNAL OF Nursing Management Issues Vol. 2 No. 2 (2025): April Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/nmi.v2i2.672

Abstract

Background: Performance-Based Capitation Payments, hereinafter referred to as KBK Payments, are adjustments to the amount of capitation rates based on the results of an assessment of achievement of agreed individual health service indicators in the form of performance results of First Level Health Facilities in the context of improving service quality. The indicators referred to are the number of contacts, the ratio of non-specialist outpatient referrals and the ratio of controlled prolanis participants. Purpose: To determine Performance-Based Capitation Indicator Achievements (Kbk) and Inhibiting Factors Method: This study uses a qualitative case study approach using in-depth interviews, observation, and document review as a way to collect data. There were five informants in this study, namely the Head of the Health Center, General Practitioner, PIC JKN, PIC P-Care, PIC Prolanis. Data analysis in qualitative research consists of the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. Results: The contact number indicator was not achieved because people were afraid to go to the puskesmas for treatment and health visit activities were not carried out during the COVID-19 pandemic so that sick visits and health visits decreased. Conclusion: The outpatient referral ratio for non-specialist cases was not achieved more due to the lack of understanding of the participants regarding the referral flow. Prolanis activities did not run optimally such as medical consultations, education of prolanis participant groups and monitoring of health status while home visits, SMS Gateway reminders and club activities did not done.   Keywords: Indicators; Inhibiting Factors; Performance-Based Capitation (CBC).   Abstrak   Pendahuluan: Pembayaran Kapitasi Berbasis Kinerja, yang selanjutnya disebut dengan Pembayaran KBK, adalah penyesuaian besaran tarif kapitasi berdasarkan hasil penilaian pencapaian indikator pelayanan kesehatan perseorangan yang disepakati berupa hasil kinerja Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dalam rangka peningkatan mutu pelayanan. Adapun indikator   dimaksud   adalah   angka   kontak,   rasio   rujukan   rawat   jalan   non spesialistik dan rasio peserta prolanis terkendali. Tujuan: Untuk mengetahui Capaian Indikator Kapitasi Berbasis Kinerja (Kbk) Dan Faktor Yang Menghambat Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen sebagai cara untuk mengumpulkan data. Informan penelitian ini berjumlah lima orang, yaitu Kepala Puskesmas,Dokter umum, PIC JKN, PIC P-Care, PIC Prolanis. Analisis data dalam penelitian kualitatif terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasie. Hasil: Tidak tercapainya indikator angka kontak disebabkan karena masyarakat takut berobat ke puskesmas dan tidak terlaksananya kegiatan kunjungan sehat pada masa pandemi COVID-19 sehingga kunjungan sakit dan kunjungan sehat menurun. Simpulan: Rasio rujukan rawat jalan kasus non spesialistik tidak tercapai lebih di sebabkan oleh belum pahamnya peserta terkait alur rujukan,  Kegiatan prolanis tidak berjalan optimal seperti konsultasi medis, edukasi kelompok peserta prolanis dan pemantauan status kesehatan sedangkan home visit, reminder SMS Gateway dan aktivitas klub tidak terlaksana.    Kata Kunci : Faktor Penghambat; Indikator; Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK).
Edukasi kekerasan seksual dengan media video pada remaja Astri, Hanifah; Muhani, Nova; Febriani, Christin Angelina
THE JOURNAL OF Nursing Management Issues Vol. 2 No. 2 (2025): April Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/nmi.v2i2.1292

Abstract

Background: Sexual violence remains a serious problem in educational settings, including secondary schools. According to data from the 2022 Symfoni PPA (PPA Children's Empowerment and Child Protection) report, there were 4,908 cases of sexual violence against children in Indonesia, with 362 cases occurring in Lampung Province. Preventing sexual violence requires effective and accessible educational efforts for adolescents. Purpose: To determine the effectiveness of sexual violence education using video media on improving students' knowledge. Method: A one-group pretest-posttest study with a randomly selected sample of 84 students. The research instrument was a knowledge questionnaire, measured before and after the intervention. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: The study showed an increase in the average knowledge score from 97.26 before the intervention to 99.93 after the intervention, with a p-value of 0.001 (p<0.05), indicating a significant difference. Conclusion: Educational videos are considered effective in improving students' knowledge regarding sexual violence prevention. Routine use of video media in schools is a strategy for promoting reproductive health and preventing sexual violence against adolescents   Keywords: Education; Knowledge; Sexual Violence; Video.   Pendahuluan: Kekerasan seksual masih menjadi salah satu masalah serius di lingkungan pendidikan, termasuk di sekolah menengah. Berdasarkan data Simfoni PPA tahun 2022, tercatat sebanyak 4.908 kasus kekerasan seksual pada anak di Indonesia, dengan 362 kasus terjadi di Provinsi Lampung. Pencegahan kekerasan seksual memerlukan upaya edukasi yang efektif dan mudah dipahami oleh remaja. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas edukasi kekerasan seksual dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Metode: Penelitian desain one group pretest-posttest dengan sampel 84 siswa yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 97,26 sebelum intervensi menjadi 99.93 setelah intervensi, dengan p-value 0,001 (p<0,05) yang menunjukkan perbedaan signifikan. Simpulan: Video edukasi dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan kekerasan seksual. Penggunaan media video dilakukan secara rutin di sekolah sebagai strategi promosi kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual pada remaja.   Kata kunci: Edukasi; Kekerasan Seksual; Pengetahuan; Video.
Evaluasi pelayanan posbindu penyakit tidak menular selama pandemi covid-19 Handayani, Opsi Okta; Muhani, Nova
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 1 No. 2 (2024): Edition April 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v1i2.135

Abstract

Pendahuluan: Transisi epidemiologi penyebab kematian di dunia 71% disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) dan 22% oleh penyakit menular. Dari jumlah tersebut, hampir tiga perempat (72,3%) berasal dari penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, stroke, dan kanker. Tujuan: evaluasiPosbindu Penyakit Tidak Menular Pelayanan(PTM) pada masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo. Metode: Jenis evaluasi penelitian kualitatif dengan model context, input, process, product (CIPP). Instrumen menggunakan pedoman wawancara. Analisis data dengan triangulasi sumber, metode dan teori. Hasil: Hasil evaluasi masukan dari Posbindu Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) di Puskesmas Yosomulyo Kota Metro tahun 2021 terdiri dari upaya sosialisasi yang dilakukan berkoordinasi dengan dinas kesehatan terkait zona penyebaran covid-19, dengan exit dan RT RW sesegera mungkin memberikan pembahasan tentang tempat dan jadwal pelaksanaan posbindu serta pelaksanaan protokol kesehatan. Simpulan: hasil pelaksanaan protokol kesehatan telah dilakukan walaupun tindakan sterilisasi tempat dan peralatan secara berkala tidak timbul dari hasil wawancara dan observasi di lapangan. Jumlah kunjungan yang sebagian besar menyatakan terjadi penurunan jumlah kunjungan, target target yang tidak tercapai terutama untuk target remaja dan bapak-bapak.
Maternal Factors Influencing Postpartum Depression in Indonesia Sari, Nurhalina; Muhani, Nova; Dewi, Friska Novira Maya
Kesmas Vol. 18, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The estimated prevalence of postpartum depression differs in developed and developing countries. Due to the increasing number of cases in developing countries like Indonesia, postpartum depression has become a serious issue. This study aimed to identify factors influencing postpartum depression in Bandar Lampung, Indonesia, in 2023 using the Edinburgh Postnatal Depression Scale instrument. This study employed a cross-sectional design with a sample size of 251 respondents, selected based on inclusion and exclusion criteria using a purposive sampling technique. The multiple logistic regression results indicated that women with abortion records had a three times higher risk (95% CI = 1.394–7.648; p-value = 0.013) of experiencing postpartum depression after controlling for other variables (record of depression, employment status, education, and family support). Postpartum women should be followed by midwives and given regular assistance from their loved ones, such as their spouse or family, to prevent depression. These experts can monitor the mother’s well-being and share information on maternal and infant health.
Determinants of Exclusive Breastfeeding Practices of Female Healthcare Workers in Jakarta, Indonesia Rapingah, Siti; Muhani, Nova; Besral, Besral; Yuniar, Poppy
Kesmas Vol. 16, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The World Health Organization (WHO) recommended that mothers worldwide exclusively breastfeed their infants for the child's first six months to achieve optimal growth, development, and health. Indonesia had not fulfilled the global standard of breastfeeding rate so that there was low coverage of exclusive breastfeeding in East Jakarta, especially for female healthcare workers. This study aimed to determine the factors associated with exclusive breastfeeding practices of healthcare workers. This was a quantitative study using a cross-sectional design. The recruited sample consisted of 85 female public health center workers with infants aged 6-24 months. Data were collected using self-administered questionnaires. Logistic regression analysis was applied to identify factors associated with exclusive breastfeeding. The results showed that the proportion of exclusive breastfeeding was 54.1%. Variables associated with exclusive breastfeeding were knowledge, attitude, family support, co-worker support, and healthcare worker support. Multivariate analysis showed that knowledge and age were the dominant factors of exclusive breastfeeding practices with an odds ratio (OR) adjusted OR of 14 and 5, re¬spectively. Knowledge was an influential factor in the success of exclusive breastfeeding. Therefore, creating a training program related to breastfeeding would be expected to improve knowledge. Besides, a supportive policy such as providing breastfeeding facilities was needed.
Pre-eklampsia Berat dan Kematian Ibu Muhani, Nova; Besral, Besral
Kesmas Vol. 10, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pre-eklampsia berat, salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia dan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung, merupakan penyebab kematian ibu nomor satu (47,25%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prediktor pre-eklampsi berat (PEB) yang dinilai dari tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, proteiunuria, eklampsia, sindrom hemolysis, elevated liver enzymes, low platelets count (HELLP) dengan kematian ibu di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan jumlah sampel 60 kasus dan 120 kontrol. Data diolah dari rekam medis rumah sakit selama periode lima tahun (2010 – 2014). Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa sindrom HELLP memiliki risiko kematian ibu 12 kali lebih tinggi (95%CI 2,9 – 53,7) dan eklampsia memiliki risiko 12,1 kali lebih tinggi (95%CI 3,8 – 38,6). Tekanan darah diastolik 110 – 119 mmHg memiliki risiko 7,4 kali lebih tinggi (95%CI 1,8 – 29,2), tekanan darah diastolik ≥ 120 mmHg memiliki risiko 5,5 kali lebih tinggi (95%CI 1,1 – 23,1), tekanan darah sistolik > 190 mmHg memiliki risiko 2,1 kali lebih tinggi (95%CI 0,5 – 7,4), tekanan darah sistolik 170 – 190 mmHg memiliki risiko 1,6 kali lebih tinggi (95%CI 0,5 – 4,5), proteinuria +3 memiliki risiko 4,2 kali lebih tinggi (95%CI 0,3 – 27,4), proteinuria +4 memiliki risiko 3,2 kali lebih tinggi (95%CI 0,5 – 31,7) setelah dikontrol oleh usia ibu, gravida, usia kehamilan, metode persalinan, pemberian diasepam, pendidikan, tempat tinggal, dan pekerjaan. Oleh karena itu, perlu meningkatkan deteksi dini komplikasi kehamilan dan penanganan yang baik kasus preeklampsia untuk mencegah kematian ibu akibat eklampsia dan sindrom HELLP. Severe preeclampsia, one of main causes of maternal death in Indonesia and at Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Public Hospital, is the leading cause of maternal death (47.25%). This study aimed to determine relation of severe preeclampsia predictor as assessed from systolic blood pressure, diastolic blood pressure, proteiunuria, eclampsia and HELLP syndrome with maternal death at Dr. H. Abdul Moeloek Public Hospital. This study used case control design with 60 cases and 120 control total of sample. Data was managed from hospital medical records during five years period (2010 – 2014). Results of study showed HELLP syndrome had risk of maternal death 12 times higher (95%CI 2.9 – 53.7) and eclampsia had the risk 12.1 times higher (95%CI 3.8 – 38.6). Then diastolic blood pressure 110 – 119 mmHg had the risk 7.4 times higher (95%CI 1.8 – 29.2), diastolic blood pressure ≥ 120 mmHg had the risk 5.5 times higher (95%CI 1.1 – 23.1), sistolic blood pressure > 190 mmHg had the risk 2.1 times higher (95%CI 0.5 – 7.4), sistolic blood pressure 170 – 190 mmHg had the risk 1.6 times higher (95%CI 0.5 – 4.5), proteinuria +3 had the risk 4.2 times higher (95%CI 0.3 – 27.4), proteinuria +4 had the risk 3.2 times higher (95%CI 0.5 – 31.7) after controlled by maternal age, gravida, pregnancy age, delivery method, diazepam provision, education, domicile and employment. Therefore, it needs to improve early detection of pregnancy complication and good management of preeclampsia case to prevent maternal death due to eclampsia and HELLP syndrome.
Blood Vitamin D Levels in Hypercholesterolemic Patients Hermawan, Dessy; Muhani, Nova; Arisandi, Syafik
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.248 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.818

Abstract

The prevalence of hypercholesterolemia in Indonesia is currently still high, even though hypercholesterolemia is correlated with non-communicable diseases such as hypertension, heart disease, diabetes mellitus and so on. Recent studies have reported an association between low levels of vitamin D and increased cholesterol levels. This is interesting, if it is true that vitamin D is related to cholesterol levels, then people who live in tropical areas like Indonesia, should have low cholesterol levels. The purpose of this study was to analyze the relationship between vitamin D levels and total cholesterol levels in medical students of Malahayati University class of 2017. The design of this research is an analytical survey with a case-control approach. The case sample was a total of medical students class 2017 who suffered from hypercholesterolemia as many as 26 people. The control sample was 26 students who had normal cholesterol levels, so the total sample was 52 students. The results showed that there were a significant relationship between cholesterol levels and blood vitamin D levels (0.005), Body Mass Index/BMI (0.001), waist circumference (0.005), exercise regularity (0.016) and outdoor activity habits (0.001). Suggestion: it is necessary to maintain vitamin D levels in the blood by consuming foods containing vitamin D and being active and exercising outdoors to be exposed to ultraviolet B rays from the sun.Abstrak: Prevalensi hiperkolesterolemia di Indonesia, saat ini masih tinggi, padahal hiperkolesterolemia berkorelasi dengan penyakit tidak menular seperti hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus dan sebagainya. Penelitian terbaru melaporkan adanya hubungan antara rendahnya kadar vitamin D dengan peningkatan kadar kolesterol. Hal ini menarik, jika benar vitamin D berhubungan dengan kadar kolesterol, maka seharusnya orang-orang yang tingggal di daerah tropis seperti Indonesia, akan memiliki kadar kolesterol yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperlajari hubungan antara kadar vitamin D dengan kadar kolesterol total pada mahasiswa kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2017. Design penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan case control. Adapun sampel kasus adalah total mahasiswa kedokteran angkatan 2017 yang mengalami hiperkolesterolemia sebanyak 26 orang dan yang menjadi sampel kontrol adalah 26 mahasiswa yang memiliki kadar kolesterol normal, sehingga total sampel sebanyak 52 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara kadar kolesterol dengan kadar vitamin D (0.005), Indeks Massa Tubuh/IMT (0.001), lingkar perut (0.005), keteraturan olah raga (0.016) dan kebiasaan beraktifitas di luar ruangan (0.001). Sedangkan jenis kelamin dan besaran uang jajan tidak berhubungan secara bermakna dengan kadar kolesterol. Saran: perlu menjaga kadar vitamin D dalam darah dengan mengkonsumsi makanan mengandung vitamin D dan berakatifitas serta berolah raga di luar ruangan agar terpapar sinar ultraviolet B dari sinar matahari.
Co-Authors Agung Aji Perdana Akhmalbih, Muhamad Amanda, Fadhila Dwi Amangsa Mas Gede, Aranda Amperaningsih, Yuliati Angelina F, Christin Angelina, Christin Anita Anita Anita Antika, Bernadeta Ramah Arisandi, Syafik Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan ashari, Hernandi Astika Winahyu, Diah Astri, Hanifah Awaliyah, Kharismatul Ayu Pariza, Cici Belkis, Happy Aprilia Besral . Budi , Ersya Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Febriani Daka, Rohman Dekotyanti, Trivira Dewi, Friska Novira Maya Dina Dwi Nuryani Dwi Nuryani, Dina Dwiyana, M Rizal Eka Nurhayati Eka Sari Siregar, Fitri Eka Sari, Fitri Ekasari, Fitri Erna Listyaningsih Farich, Achmad Fatihah, Azzahra Kania Fatmawati, Iin Febrani, Christin Angelina Forcepta, Chania Furqoni, Prima Dian Gustiawan, Ricki Hajinah, Ferriyal Sepriza Fauzan Handayani, Dina Dwi Handayani, Opsi Okta Hermawan, Dessy Hidayat, Nurdin I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Iing Lukman Ismunarti, Diah Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah iswanto Jaya, Hernandi Ashari Juwita Khoidar Amirus Kurniane Hartono, Bella Kurniati, Mala Lia Amelia Lolita Sary Mardiani, Nia Maryam, Riyanti MasrBABSi Mawardi, Kholiq MS, Shaharuddin Murtado, Ahmad Murtianingsih, Erni Nawawi, Achmad Ningtyas, Febrianti Harum Novera, Elsa Nurhalina Sari Oktarina, Devi Pinarsih, Retno Praidha Putri, Premieranisha Pratiwi, Yolandha Adinda Rafika, Echa Rahmah, Aulyya Rahmat Effendi, Rahmat Ramasarie, Dina Rapingah, Siti Reni, octa Reza Mahendra Risdinar, Risa Rismaya Rivaldi, Muhammad Ilham Riyanti Riyanti Rosmayani, Rosmayani Rudi, Renna Oktavia Samino Samino Saputri, Firdha Azzahra Sari, Fadhilah Amanda Sari, Fitri Eka Sastini, Ketut Setiawati Setiawati Setiawati, Octa Reni Shintani, Clara Sihotang, Lydia Sintawati, Dewi Siti Nurjanah Slamet Widodo Syarifah, Dinda Rachma Tasyarani, Nazla Taufiqqurokhim, Taufiqqurokhim terta, Riesca lavenia Tetra Dewi, Fatwa Sari TH, Dalfian Adnan Triyono Triyono Utari, Elitha M Waser, Waser Wati, Putri Vega Yanti, Dhiny Easter Yuanita, Desy Yulyani, Vera Yuniar, Poppy Yunita Sari Yusuf, Ghina Gabrilla Yuyun Riantika