Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Survival Lama Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Hajimena Lampung Selatan 2021-2023 Antika, Bernadeta Ramah; Perdana, Agung Aji; Muhani, Nova
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16817

Abstract

Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan jumlah penderita Tuberkulosis dan di Provinsi Lampung Jumlah kasus Tuberkulosis mencapai 19.835 kasus. Peningkatan angka kejadian Tuberkulosis juga dapat disebabkan karena masih adanya ketidakberhasilan dalam pengobatan Tuberkulosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, dan keteraturan berobat terhadap lama keberhasilan pengobatan pasien Tuberkulosis di Puskesmas Hajimena tahun 2021-2023. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian Kohort Retrospektif. Data diuji dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Analisis Survival melalui metode Kaplan Meier dan uji Log Rank. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 114 sampel. Teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin perempuan (53,5%) dan laki-laki (46,5%), usia, teratur berobat (97,4%) dan tidak teratur berobat (2,6%), berhasil pengobatan (94,7%) dan tidak berhasil (5,3%). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara usia p value =0,782 > 0,005 dan jenis kelamin p value = 0,681 >0,005 dan pada variabel keteraturan berobat, tidak terdapat p value karena adanya keterbatasan sampel. Diharapkan petugas kesehatan dapat melakukan pengawasan melalui pelatihan dan pendampingan Pengawas Minum Obat (PMO) agar dapat membantu pasien terutama pada pasien laki-laki dan pasien dengan usia tidak produktif untuk selalu teratur minum obat hingga selesai menjalani pengobatan. Kata Kunci : Tuberkulosis, Keteraturan Berobat, Jenis Kelamin, usia
Analisis Faktor Stres Pada Warga Binaan Di Lembaga Pemasayarakatan Perempuan Kelas Iia Way Hui Bandar Lampung Jaya, Hernandi Ashari; Sary, Lolita; Muhani, Nova; Setiawati, Octa Reni; Amperaningsih, Yuliati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i2.18175

Abstract

Prevalensi stres pada narapidana wanita di seluruh dunia adalah sekitar 70%. Stres pada narapidana wanita merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian dan penanganan khusus untuk meningkatkan kesejahteraan mental mereka di dalam lingkungan pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor stres pada warga binaan di lembaga pemasayarakatan perempuan kelas IIA Way Hui Bandar Lampung 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel sebanyak 134 orang. Analisis data terdiri analisis univariat, analisis bivariat. Sebagian besar responden tidak mengalami stres (94.8%). pengetahuan kurang (52.8%), usia 18-64 tahun (99.3%), dukungan sosial baik (59.7%), masa tahanan < 3 tahun (70.9%), penyesuain diri baik (64.2%), mengalami perasaaan kepadatan hunian (70.9%). Ada hubungan pengetahuan (p–value = 0.002: OR = 2.59) dengan stres dan tidak ada hubungan dukungan sosial ( p–value = 0.70), lama masa hukuman (p–value = 0.67), penyesuian diri (p–value = 1.00)  kepadatan hunian (p–value = 0.67),  dan usia  ( p–value = 0.493) dengan stres. Dukungan sosial, lama masa hukuman, penyesuaian diri, kepadatan hunian tidak berhubungan dengan stres pada warga binaan permasyarakatan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas IIA Way Hui Bandar Lampung Tahun 2023. Diharapkan bagi warga binaan hendaknya dapat memahami tentang hak-hak sebagai narapidana, termasuk hak untuk mendapatkan informasi tentang proses hukuman, akses ke layanan kesehatan dan komunikasi dengan keluarga dan teman.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Mahasiswa Kesehatan di Kota Bandar Lampung Muhani, Nova; Wati, Putri Vega; Sary, Lolita; Amperaningsih, Yuliati; Febriani, Christin Angelina; Dwiyana, M Rizal
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i1.15669

Abstract

Program kampus sehat mendukung dan mendorong setiap mahasiswa di lingkungan kampus untuk mewujudkan perubahan perilaku khususnya perilaku kesehatan reproduksi yang sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada mahasiswa kesehatan di Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantatif, populasi seluruh mahasiswa aktif program studi kesehatan semester genap 2022- 2023 berjumlah 721 orang dan sampel sebanyak 345 orang. Alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan responden tidak berperilaku seks pranikah sebanyak 267 orang (77,4%), pengetahuan tentang kesehatan reproduksi baik sebanyak 199 orang (57,7%), sikap menolak perilaku seksual pranikah 201 orang (58,3%), tidak terdapat pengaruh teman sebaya 209 orang (60,6%), tidak terpapar media/konten pornografi 227 orang (65,8%). Terdapat hubungan pengetahuan (p- value 0,05 OR= 1,7), sikap akan perilaku seksual pranikah (p-value 0,002 OR=2,3), pengaruh teman sebaya (p-value 0,000 OR=5,4), paparan media/konten pornografi (p-value 0,017 OR=1,9) terhadap perilaku seks pranikah. Pengaruh teman adalah variabel yang paling berhubungan dengan perilaku seks pranikah dengan OR 5,0. Hendaknya memfasilitasi layanan kesehatan reproduksi remaja dengan edukasi menggunakan alat bantu poster, leaflet banner, melakukan talksow serta membentuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah teman sebaya menyebarluaskan infomasi tentang kesehatan reproduksi Kata kunci: perilaku sesksual pranikah, teman sebaya, mahasiswa kesehatan
Factors Associated with Risky Sexual Behaviour among Junior High School Adolescents in Lampung Province in 2024 Shintani, Clara; Muhani, Nova; Aryawati, Wayan; Febriani, Christin Angelina
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.17233

Abstract

According to the World Health Organization, adolescents aged 10-19 years make up more than 16% of the global population and have a significant impact on achieving the Sustainable Development Goals by 2030. The purpose of this study was to determine the factors associated with sexual behaviour of junior high school adolescents in Lampung Province. This study used a cross sectional design. With the sampling process, namely Purposive Random Sampling, the sample size was 132 respondents using research instrument data, namely questionnaires distributed in several forms. The results of this study are of the five variables taken (place of residence, ims & hiv knowledge, use of information and communication technology, the role of parents, the role of peers) found that the factors associated with sexual behaviour are the use of information and communication technology p-value 0.014. Multivariate modelling showed that the use of information and communication technology was the dominant factor with p-value 0.027 and OR 3.133 (95%CI 1.136-8.637) so that it was found that the use of technology and communication was the most influential factor on sexual behaviour in junior high school adolescents. Conclusion The use of information and communication technology increases the risk 3.1 times to perform sexual behaviour or not to perform premarital sexual behaviour with the suggestion that it is necessary to provide education that is more concerned and supervises adolescents in using information and communication technology.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Burnout Pada Perawat Ruangan Inap di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung Tahun 2023 Pinarsih, Retno; Dwi Nuryani, Dina; Muhani, Nova; Ekasari, Fitri
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i3.2506

Abstract

Burnout menjadi perhatian bagi pekerja di seluruh dunia, pada tahun 2019 WHO (World Health Organization) secara resmi mengatakan burnout selaku fenomena pekerjaan serta masuk dalam International Classification of Diseases (ICD-11). Laporan suatu penelitian systematic review mengenai prevalensi burnout yang menyertakan 182 penelitian dari 109.628 orang di 45 negeri dari tahun 1991-2018, prevalensi burnout yang dilaporkan ialah 67.0%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi burnout (Kelelahan Kerja) pada perawat ruangan inap di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pendekatan desain cross sectional. Jumlah sampel 104 responden dengan teknik purposive sampling, dengan melakukan pengisian kuesioner Maslach Burnout Infentory (MBI). Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Berdasarkan hasil analisis uji bivariat, diketahui responden yang mengalami burnout tinggi sebanyak 22 perawat (21,2%), dan yang mengalami beban kerja berlebih (work overload) 71 perawat (68,3%), serta setuju adanya rewarded of work sebanyak 67 perawat (64.6%). Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja berlebih (work overload) dengan nilai p-value = 0,010 dengan OR = 0,287 dan ada hubungan yang signifikan antara setuju adanya rewarded of work dengan nilai p = 0,036 dengan OR = 0,365 terhadap dengan kejadian burnout. RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo diharapkan dapat memberikan pelatihan mengenai faktor-faktor yang terjadinya burnout, sehingga diharapkan perawat mampu mencegah dan mengendalikan kejadian burnout terutama pada dirinya sendiri.
Analisis Pemilihan Tempat Merokok Pada Usia 16 – 64 Tahun Di Wilayah Merbau Mataram Sintawati, Dewi; Sary, Lolita; Febrani, Christin Angelina; Aryawati, Wayan; Muhani, Nova
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17602

Abstract

Berdasarkan data Global Adult Tobacco Survey  (GATS) tahun 2021 diketahui Sebanyak  44,8% orang dewasa terpapar asap tembakau di area tertutup di tempat kerja mereka. Sebanyak 59,3% orang terpapar asap tembakau di dalam rumah mereka. Tujuan penelitian diketahui analisis pemilihan tempat merokok pada 16 – 64 tahun di wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram. Jenis penelitian kuantitatif rancangan cross sectional. Populasi adalah masyarakat usia 15-64 tahun sebanyak 27.864 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 379 responden menggunakan teknik multistage random sampling. Penelitan telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram pada bulan Juli 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan cara angket dan dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian diketahui ada hubungan pengetahuan (p-value = 0.0001), sikap (p-value = 0.0001), orang penting sebagai referensi (p-value = 0.0001), fasilitas merokok (p-value = 0.019) dengan pemilihan tempat merokok pada usia produktif sedangkan tidak ada hubungan pendapatan (p-value = 0.997) dengan pemilihan tempat merokok pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram tahun 2024. Variabel fasilitas merokok merupakan faktor dominan dengan nilai p-value = 0.038, OR = 3.753 terhadap pemilihan tempat merokok. Disarankan untuk edukasi mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan non KTR kepada masyarakat, agar menimbulkan kesadaran akan pemilihan tempat rokok.
Kolaborasi FIK dan HPU dalam menumbuhkan kesadaran pemeriksaan kesehatan rutin sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular Nuryani, Dina Dwi; Listyaningsih, Erna; Sary, Lolita; Oktarina, Devi; Chrisanto, Eka Yudha; Muhani, Nova; Perdana, Agung Aji; Setiawati, Setiawati
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i6.1382

Abstract

Background: Maintaining health is a fundamental aspect in supporting quality of life, especially for vulnerable groups such as mothers and children. Prevention through early detection and health education is a key strategy in building public awareness. As a concrete manifestation of the university's role in improving public health, the Faculty of Health Sciences (FIK) of Malahayati University, in collaboration with Health Promoting University (HPU), conducted a community service activity. Purpose: To raise awareness and increase knowledge of mothers and children regarding the importance of regular health check-ups and adopting a healthy lifestyle as a preventative measure for non-communicable diseases (NCDs). Method: The activity was held on Sunday, May 24, 2025, involving 136 orphans and 120 mothers of orphans. The series of activities included a fun walk, health checks by FIK lecturers (measurement of blood pressure, blood sugar, uric acid, weight, and height), and distribution of iron tablets. Additionally, educational games were provided by the Psychology Study Program, reproductive health counseling by the Midwifery Study Program, and education on NCD prevention by the Public Health Study Program. Results: The number of participants in this activity was quite significant, demonstrating high public enthusiasm for the free health screening service. The majority of participants were housewives and school-aged children from communities with limited access to routine health services. The examination results indicated that some participants had test results that were outside the normal range, particularly for blood pressure and blood sugar levels. In children, several cases were found with a body mass index (BMI) below the standard. Conclusion: The basic health screening activity for mothers and orphans went smoothly and received high enthusiasm from participants. The basic health screening activity for mothers and orphans had a positive impact in raising awareness of the importance of early detection for preventing non-communicable diseases (NCDs). Suggestion: Participants are expected to undergo regular health checks, and relevant parties are also encouraged to facilitate access and improve health education in the community. Keywords: Community service; Early detection; Health education; Non-communicable diseases Pendahuluan: Menjaga kesehatan merupakan aspek fundamental dalam menunjang kualitas hidup, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu dan anak. Pencegahan melalui deteksi dini dan edukasi kesehatan menjadi strategi utama dalam membentuk kesadaran masyarakat. Sebagai wujud nyata peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Malahayati bekerja sama dengan Health Promoting University (HPU) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan: Untuk menumbuhkan kesadaran serta meningkatkan pengetahuan ibu dan anak mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2025, dengan melibatkan 136 anak yatim dan 120 ibu dari anak-anak yatim. Rangkaian kegiatan meliputi jalan sehat, pemeriksaan kesehatan oleh dosen FIK (pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, berat badan, dan tinggi badan), serta pemberian tablet Fe. Selain itu, terdapat permainan edukatif oleh Prodi Psikologi, penyuluhan kesehatan reproduksi oleh Prodi Kebidanan, serta edukasi pencegahan PTM oleh Prodi Kesehatan Masyarakat. Hasil: Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup signifikan, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Mayoritas peserta merupakan ibu rumah tangga dan anak-anak usia sekolah dari kelompok masyarakat dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan rutin. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki hasil pemeriksaan yang tidak berada dalam rentang normal, khususnya dalam hal tekanan darah dan kadar gula darah. Pada anak-anak, ditemukan beberapa kasus dengan indeks massa tubuh (IMT) yang berada di bawah standar. Simpulan: Kegiatan pemeriksaan kesehatan dasar bagi ibu-ibu dan anak-anak yatim berjalan dengan lancar, mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan pemeriksaan kesehatan dasar bagi ibu-ibu dan anak-anak yatim berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini untuk pencegahan terjadinya penyakit tidak menular (PTM). Saran: Diharapkan pada peserta untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin dan pihak terkait juga diharapkan untuk memberikan kemudahan dalam peningkatan akses dan edukasi kesehatan di masyarakat.
IDENTIFIKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA MASYARAKAT DUSUN VIII DESA SUKAJAYA LEMPASING KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN Aryastuti, Nurul; Muhani, Nova; Triyono, Triyono; Murtianingsih, Erni; Amangsa Mas Gede, Aranda; Kurniane Hartono, Bella; Amelia, Lia; Nawawi, Achmad; Waser, Waser
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i5.2042-2051

Abstract

Aktivitas penyuluhan kesehatan bertujuan untuk memperbaiki keinginan dan daya dukung masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan, dimulai dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, dengan memperhatikan lingkungan sosial dan budaya setempat, agar masyarakat mampu membantu dirinya sendiri dalam hal kesehatan. Tujuan dari ini adalah untuk meningkatkan pemahaman responden mengenai PHBS dan DAGUSIBU serta mengurangi penyakit menular, penyakit tidak menular, pencemaran lingkungan, dan dampak negatif lainnya. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan adalah melalui sosialisasi, wawancara, dan pengisian kuesioner. Agar penyampaian materi lebih mudah, digunakan alat bantu seperti Banner, Proyektor, Laptop, Kamera, dan Alat Pengeras Suara. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Januari 2025 dengan tema “Identifikasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Upaya Peningkatan DAGUSIBU di Masyarakat Dusun VIII Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran”. Target dari kegiatan penyuluhan adalah seluruh warga desa Sukajaya yang berjumlah 100 orang, termasuk lansia dan non-lansia. Kegiatan ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang DAGUSIBU. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman dengan tingkat keberhasilan meningkat dari 47% menjadi 100%. Ini mengindikasikan bahwa intervensi melalui penyuluhan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan obat yang aman dan tepat.
Pengaruh penyuluhan pencegahan wabah covid 19 meliputi 5m Terhadap pengetahuan masyarakat Novera, Elsa; Yanti, Dhiny Easter; Muhani, Nova
JOURNAL OF Community Health Issues Vol. 1 No. 2 (2024): April Edition 2024
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/chi.v1i2.1117

Abstract

Pendahuluan: Pandemi virus corona menjadi masalah kesehatan masyarakat saat ini. Sekitar 10,2 juta kasus di dunia per 29 Juni 2020 di 215 negara, Di Indonesia sendiri, hingga 29 Juni 2020 terdapat 54.010 kasus Covid 19. Di Provinsi Lampung per 16 Maret 2021 terkonfirmasi sebanyak 13.347 kasus, Kabupaten Lampung Utara per 16 Maret 2021 terdapat 1.083 kasusdi Kecamatan Abung Tengah 10 kasus covid19 perMaret 2020 sd Februari 2021. Tujuan: Diketahui pengaruh promosi kesehatan pencegahan wabah Covid19 meliputi 5M terhadap pengetahuan pada Masyarakat diKelurahanSubik kecamatan Abung Tengah. Metode: Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan eksperimen, dengan pendekatan one group pretes postes design.Populasi yang digunakan di penelitian ini sebanyak 249 orang pada tahun 2021, pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 30 orang.analisa data menggunakan univariat dan bivariat, menggunakan uji statistik uji-t tes dependen Hasil: Rata-rata pengetahuan sesudah diberi penyuluhan pencegahan wabah Covid19 meliputi 5M dengan mean 7,47.Hasil analisa data bivariat menggunakan uji t-tes didapat nilai p-value 0,000<0,05 ditarik kesimpulan terdapat pengaruh penyuluhan pencegahan wabah Covid19 meliputi 5M terhadap pengetahuan pada masyarakat di Kelurahan Subik. Kesimpulan: Diharapkan petugas kesehatan setempat memberikan penyuluhan rutin untuk masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan 5M saat masa pandemi. Kata Kunci: Penyuluhan; Covid 19; 5M; Pengetahuan. Introduction: The corona virus pandemic is a public health problem today. Around 10.2 million cases in the world as of June 29, 2020 in 215 countries, In Indonesia alone, as of June 29, 2020 there were 54,010 cases of Covid 19. In Lampung Province as of March 16, 2021 there were 13,347 confirmed cases, North Lampung Regency as of March 16, 2021 there were 1,083 cases in Abung Tengah District 10 cases of covid19 as of March 2020 to February 2021. Purpose: to know the effect of health promotion on the prevention of the Covid-19 outbreak including 5M on knowledge in the community in Subik Sub-district, Abung Tengah sub-district. Methods: This type of research uses quantitative, experimental research design, with a one group pretest posttest design approach. The population used in this study was 249 people in 2021, sampling using simple random sampling was 30 people. data analysis using univariate and bivariate, using t-test statistical test dependent test. Results: The average knowledge after being given counseling on preventing the Covid-19 outbreak included 5M with a mean of 7.47. The results of the bivariate data analysis using the t-test obtained a p-value of 0.000 <0.05, it was concluded that there was an effect of counseling on preventing the Covid-19 outbreak including 5M on knowledge in the community in Subik Village. Conclusion: It is expected that local health workers will provide regular counseling for the community to comply with the 5M health protocol during the pandemic. Keywords: Counseling; Covid 19; 5M; Knowledege
Edukasi pencegahan hipertensi melalui media poster dengan metode think pair share terhadap pengetahuan dan sikap Belkis, Happy Aprilia; Muhani, Nova; Yanti, Dhiny Easter
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 2 No. 2 (2025): Edition April 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v2i2.1286

Abstract

Background: Hypertension is now a health problem that is not only experienced by the elderly, but also by adolescents who are at risk of experiencing high blood pressure due to bad habits and unhealthy lifestyles. The prevalnce of hypertension in Lampung Province is 15.10 % of the 6.216.638 population aged 15 years and over. The high cases of hypertension in adolescensts today are caused by one of the low knowledge and attitudes about the risk factors for hypertension. It is necessary to in increase adolescent knowledge and attitudes thourgh poster media with the think pair share method, which is not yet known how effective this method is in increasing knowledge and attitudes in adolescent student. Purpose: To determine the differences in knowledge and attitudes towards preventing hypertension in adolescents through poster media with the think pair share method. Method: This study employed a quantitative research design with a quasi-experimental approach. The population consisted of 185 students from grades 10 and 11. The sampling technique used was proportional simple random sampling. Data were collected through a questionnaire. Data were analyzed using univariate (frequency distribution) and bivariate (Wilcoxon) tests. Results: There was a difference in knowledge (p-value = 0.001) and attitudes (p-value = 0.001) between posters and the think-pair method. Conclusion: Schools use posters and the think-pair-share method when providing hypertension education materials. Keywords: Attitude; Adolescents; Hypertension Prevention; Knowledge. Pendahuluan: Hipertensi kini menjadi masalah kesehatan yang tidak hanya dialami oleh lansia, tetapi juga oleh remaja yang berisiko mengalami tekanan darah tinggi akibat kebiasaan buruk dan gaya hidup tidak sehat. Prevaleni hipertensi di Provinsi Lampung sebesar 15.10% dari 6.216.638 penduduk berusia 15 tahun ke atas. Tingginya kasus hipertensi pada remaja saat ini disebabkan salah satunya pengetahuan dan sikap yang rendah tentang faktor risiko kejadian hipertensi. Perlu meningkatkan pengetahuan remaja dan sikap melalui media poster dengan metode think pair share yang belum diketahui bagaimana efektifitas metode ini dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada siswa remaja. Tujuan: Untuk mengatahui perbedaan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan hipertensi pada remaja melalui media poster dengan metode think pair share. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperimen. Populasi dari penelitian dari kelas 10 dan 11, yakni sebanyak 185 siswa. Teknik pengambilan sampel proposional simple random sampling. Teknik pengumpulan data melalui lembar kuesioner. Analisis data menggunakan unvariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (wilcoxon). Hasil: Ada perbedaan pengetahuan (p-value = 0.001) dan Sikap (p-value = 0.001). dengan media poster dan metode think pair. Simpulan: Sekolah menggunakan poster dengan metode think pair share pada saat memberikan materi penyuluhan hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi; Pencegahan Remaja; Pengetahuan; Sikap.
Co-Authors Agung Aji Perdana Akhmalbih, Muhamad Amangsa Mas Gede, Aranda Amperaningsih, Yuliati Angelina F, Christin Angelina, Christin Anita Anita Anita Antika, Bernadeta Ramah Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan ashari, Hernandi Astika Winahyu, Diah Awaliyah, Kharismatul Ayu Pariza, Cici Belkis, Happy Aprilia Besral . Budi , Ersya Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Febriani Dekotyanti, Trivira Dewi, Friska Novira Maya Dina Dwi Nuryani Dwi Nuryani, Dina Dwiyana, M Rizal Eka Sari Siregar, Fitri Eka Sari, Fitri Ekasari, Fitri Erna Listyaningsih Farich, Achmad Febrani, Christin Angelina Forcepta, Chania Furqoni, Prima Dian Gustiawan, Ricki Hajinah, Ferriyal Sepriza Fauzan Handayani, Dina Dwi Handayani, Opsi Okta Hermawan, Dessy Hidayat, Nurdin I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Iing Lukman Ismunarti, Diah iswanto Jaya, Hernandi Ashari Juwita Khoidar Amirus Kurniane Hartono, Bella Kurniati, Mala Lia Amelia Lolita Sary Mardiani, Nia MasrBABSi Mawardi, Kholiq MS, Shaharuddin Murtianingsih, Erni Nawawi, Achmad Novera, Elsa Nurhalina Sari Oktarina, Devi Pinarsih, Retno Praidha Putri, Premieranisha Pratiwi, Yolandha Adinda Rafika, Echa Rahmah, Aulyya Ramasarie, Dina Rapingah, Siti Reni, octa Reza Mahendra Risdinar, Risa Rismaya Rivaldi, Muhammad Ilham Rosmayani, Rosmayani Rudi, Renna Oktavia Samino Samino Saputri, Firdha Azzahra Sari, Fadhilah Amanda Sari, Fitri Eka Sastini, Ketut Setiawati Setiawati Setiawati, Octa Reni Shintani, Clara Sihotang, Lydia Sintawati, Dewi Siti Nurjanah Slamet Widodo Syafik Arisandi Syarifah, Dinda Rachma Tasyarani, Nazla terta, Riesca lavenia Tetra Dewi, Fatwa Sari TH, Dalfian Adnan Triyono Triyono Utari, Elitha M Waser, Waser Wati, Putri Vega Yanti, Dhiny Easter Yuanita, Desy Yulyani, Vera Yuniar, Poppy Yunita Sari Yusuf, Ghina Gabrilla Yuyun Riantika