Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pendidikan Karakter Sebagai Pondasi Membangun Generasi Berintegritas Di Era Digital Arifi, Rozan Ziyan; Anshari, Muhammad Redha
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 5 (2025): Volume 3, Nomor 5, June 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15754894

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital saat ini telah memberikan dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Generasi muda dihadapkan pada tantangan moral akibat paparan informasi tanpa batas yang sering kali tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi hal yang sangat penting untuk diterapkan secara konsisten sebagai upaya membangun generasi yang berintegritas. Pendidikan karakter tidak hanya bertujuan membentuk pribadi yang berakhlak baik, tetapi juga membangun kemampuan peserta didik dalam menghadapi tantangan global dengan tetap berpegang pada prinsip moral dan etika. Artikel ini membahas pentingnya pendidikan karakter di era digital, strategi implementasi yang dapat diterapkan di lingkungan pendidikan, serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur terkait pendidikan karakter dan fenomena sosial di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki peran strategis dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif dunia digital serta membentuk pribadi yang berintegritas, cerdas secara emosional, sosial, dan digital. Diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk mewujudkan pendidikan karakter yang efektif dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DI SMP NEGERI 4 SAMPIT Elyanti, Fahilda Nur; Rizal, Setria Utama; Anshari, Muhammad Redha
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 2 (2025): June (Regular Issue)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i2.536

Abstract

Religious moderation is an important key in maintaining social harmony amidst the diversity that exists in Indonesia, including in the educational environment. This article discusses the concept and implementation strategy of religious moderation at SMP Negeri 4 Sampit, Central Kalimantan. The research method used in this study is qualitative. The data sources include 4 Muslim teachers, 4 non-Muslim teachers and 1 principal. The data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data validation techniques used are triangulation techniques and source triangulation. While the data analysis techniques are data reduction, data presentation, and conclusions. The results of the study show that religious moderation is understood as a balanced religious attitude, namely practicing religious teachings with full confidence while respecting the differences in other people's beliefs. This concept is internalized through the values ​​of love, tolerance, and openness between religious communities. The implementation of the strategy is carried out comprehensively through classroom learning, interfaith activities, and collaboration between religious teachers to build an inclusive school environment. Dialogic approach, teacher role model, and habituation of tolerance values ​​are the main keys in forming moderate student characters. SMP Negeri 4 Sampit aims to form a young generation that is not only religious, but also tolerant and loving within the framework of diversity.
Penguatan Nilai Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa SMP Negeri 8 Palangka Raya Ulandari, Sri; Hartati, Zainap; Anshari, Muhammad Redha
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 17 No 1 (2025): Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v17i1.3860

Abstract

This study aims to identify and analyze the strengthening of character values in Islamic Religious Education learning for students at SMP Negeri 8 Palangka Raya. The character values in question include aspects such as religious, honesty, discipline, responsibility, curiosity and environmental care by using character strengthening strategies through advice methods, exemplary methods and habituation methods which are considered essential in forming students with noble character and good personality. The research method used is qualitative. Data were collected through structured interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the application of character values in Islamic Religious Education Learning at SMP Negeri 8 Palangka Raya is carried out through various forms of reinforcement, including the integration of values in Islamic Religious Education learning. In conclusion, strengthening character values in Islamic Religious Education learning has a positive impact on the development of students' character, although there are several challenges that need to be overcome, such as limited time and support from the family environment. This study provides recommendations for the development of more comprehensive and sustainable learning programs to increase the effectiveness of strengthening character values in religious education.
Pembinaan Karakter Religius Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Di SMP Negeri 8 Palangka Raya Hakim, M.Luqman; Mazrur, Mazrur; Anshari, Muhammad Redha
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.510

Abstract

Pendidikan karakter di Indonesia menghadapi tantangan dalam menanamkan nilai-nilai religius di kalangan generasi muda, terutama di era globalisasi yang dipenuhi pengaruh negatif. Kegiatan ekstrakurikuler pramuka hadir dan dapat secara efektif menumbuhkan karakter religius siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 8 Palangka Raya dapat menumbuhkan karakter religius siswa. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan siswa dan pembina pramuka, melalui pengamatan langsung terhadap kegiatan. Analisis data tematik dalam penelitian ini juga  dilakukan untuk melihat pola dan keterkaitannya. Temuan menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka berkontribusi signifikan dalam menginternalisasi nilai-nilai religius siswa, sehingga tercermin dalam peningkatan sikap toleransi dan empati. Aktivitas seperti baris berbaris, sholat berjamaah, dan pengabdian masyarakat memperkuat keterampilan sosial dan kepemimpinan, serta membangun ikatan antar siswa. Kegiatan pramuka terbukti efektif dalam membina karakter religius siswa, yang tidak hanya berdampak pada perkembangan pribadi mereka, tetapi juga pada lingkungan sosial. Penelitian lebih lanjut mengungkapkan  untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai religius dalam kurikulum formal guna mengoptimalkan pembinaan karakter religius.
Peningkatan Hafalan Surah Pendek dengan Metode One Day One Ayat pada Anak-Anak Putri, Mellinia; Ajahari, Ajahari; Marsiah, Marsiah; Anshari, Muhammad Redha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i1.3887

Abstract

Program pengabdian dan bimbingan kepada masyarakat khususnya di TPA Sukamulya  dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan generasi muda Islam setempat terkait literasi al-Qur’an. IAIN Palangka Raya sebagai perguruan tinggi berbasis Islam di Kota Palangka Raya, secara kontinyu telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan program dan target yang bervariasi. Salah satunya adalah program pengabdian kali ini, yaitu pembinaan menghafal surah pendek pada anak-anak di TPA Sukamulya. Terindikasi terdapat permasalahan di TPA Sukamulya dalam hal menghafal al-Qur’an karena tidak adanya metode menghafal yang ideal diterapkan sebelumnya. Adapun langkah yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ini adalah metode ODOA (One Day one Ayat)  yang dimulai dengan guru memperkenalkan santri dengan surah pendek yang ayatnya akan dihafal, menggunakan media hafalan berupa Al-Qur’an atau Juz ‘Amma, ayat dibagi menjadi dua kategori hafalan, guru menuntun santri untuk mengulang ayat yang telah dibacakan sebelumnya, santri diminta mengulang bacaan secara mandiri, muroja’ah, bersabar dan tidak tergesa-gesa, kemudian guru memantau perkembangan hafalan santri menggunakan lembar monitoring. Hasilnya adalah kemampuan menghafal surah pendek para santri binaan meningkat secara signifikan. Khususnya bagi anak-anak yang baru mengenal al-Qur’an. Lebih dari itu, sejatinya metode ini dapat menjadi salah satu batu loncatan bagi anak-anak untuk senantiasa terikat, menjaga, dan memuliakan al-Qur’an.
Internalisasi Karakter Religius Melalui Kegiatan Kokurikuler Keagamaan Di MA Darul Ulum Palangka Raya Afrianto, Afrianto; Mazrur, Mazrur; Anshari, Muhammad Redha
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 1 (2025): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk dan pelaksanaan kegiatan kokurikuler keagamaan, karakter religius yang diinternalisasikan, serta proses internalisasi karakter religius di MA Darul Ulum Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, melibatkan kepala madrasah, guru pembina, serta siswa kelas X dan XI. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kegiatan kokurikuler keagamaan meliputi tadarus Al-Qur’an, muhadhoroh, salat dzuhur berjamaah, dan kajian Islami. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara teratur, terstruktur, dan konsisten dengan pendampingan guru. (2) Karakter religius yang terinternalisasi mencakup ketaatan dan kepatuhan beragama, sikap anti perundungan dan kekerasan, semangat persahabatan, serta ketulusan, yang ditanamkan melalui keteladanan dan pembiasaan. (3) Proses internalisasi berlangsung melalui tiga tahap: transformasi nilai (penyampaian pemahaman), transaksi nilai (interaksi aktif antara guru dan siswa), serta transinternalisasi nilai (penerapan nyata dalam sikap dan perilaku). Tahapan ini berdampak pada meningkatnya disiplin beribadah, kesopanan, tanggung jawab, percaya diri, dan kepedulian siswa terhadap sesama. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan kokurikuler keagamaan berperan strategis dalam pembentukan karakter religius siswa dan perlu terus dikembangkan secara konsisten.
Implementasi Moderasi Beragama pada Pembelajaran Agama di SMK Negeri 4 Palangka Raya Fauzi, Alfian; Ajahari; Anshari, Muhammad Redha
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran agama di SMK Negeri 4 Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama diterapkan melalui pengintegrasian nilai-nilai moderasi dalam kurikulum pendidikan agama, pendekatan pembelajaran yang interaktif dan inklusif, serta berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Kegiatan seperti bakti sosial, perayaan hari besar agama lintas keyakinan, dan diskusi lintas agama memperkuat nilai-nilai toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan kerja sama. Meskipun terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan sarana dan rendahnya kesadaran sebagian siswa, pihak sekolah telah menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fasilitas pembelajaran, pelatihan guru, dan pengembangan kegiatan lintas agama untuk memperkuat implementasi moderasi beragama di sekolah.                  
Pelatihan Maulid Habsyi Pada Remaja Masjid An-Nahar Melalui Media Audiovisual di SMAN 1 Palangka Raya Fauzi; Anshari, Muhammad Redha; Muhajir, Ahmad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4085

Abstract

It has not been maximized in mastering Maulid Habsyi so it is necessary to facilitate and improve the pronunciation. This PKM method, namely the service learning method, was established because in it there are elements of activities to develop a person or community (Mustofa, 2019) as in this PKM solves the problem of not being able to take advantage of time by actively participating in activities, namely Maulid Habsyi. The findings of this PKM are that with this activity, Maulid Habsyi is active again, in addition to the goal of smoothing and improving the training, this training also makes the time they pass more useful. Based on the results of the Maulid Habsyi training program through audio-visual media, it can be concluded that it makes it easier for the participants to understand and be enthusiastic in training, helping and serving to foster enthusiasm to strengthen Habsyi art culture and is expected to create regeneration
Finding Religious Moderation in Pondok Pesantren: Religious Moderation Education at Pondok Pesantren in Central Kalimantan Surawan, Surawan; Anshari, Muhammad Redha; Azmy, Asmail; Adi, Muhammad Iqbal Purnama
NALAR Vol 6 No 2 (2022): Spirituality and Religious Moderation in Indonesia
Publisher : Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Islamic University of Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/njppi.v6i2.4507

Abstract

This study aims to explore the role of Kyai and Ustadz in implementing religious moderation education at Pondok Pesantren in Central Kalimantan. The study was conducted at four Pondok Pesantren in Central Kalimantan, namely Pondok Pesantren Hidayatul Insan, Pondok Pesantren Hasanka, Pondok Pesantren Darul Ulum, and Pondok Pesantren Darul Amin Sampit. This study is a qualitative study with an interpretive paradigm. The study was conducted from April to September 2021. Data was obtained through observation, interviews and documentary studies. Informants in this study were educators in Pondok Pesantren, namely Kyai, Ustadz, and teachers who teach. The data obtained were then analysed using interactive qualitative analysis techniques: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. This study found that there are five roles of Kyai and Ustadz in religious moderation education, namely the role of conservator, innovator, the role of transmitter, the role of a transformer, and role of organiser. Departing from these findings, it can be concluded that there is a connectivity between academic and managerial dimensions in implementing religious moderation education at Pondok Pesantren in Central Kalimantan. At this level, Kyai and Ustadz not only play a role in providing understanding and knowledge regarding religious moderation but also carry out managerial activities so that religious moderation education can be carried out and be successful.Keywords:
Penerapan Program Pembinaan Ibadah Tatacara Wudhu Yang Baik dan Benar di TPA Sukamulya Holifit, Holifit; Wahdah, Nurul; Anshari, Muhammad Redha
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i4.3907

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mencari tau bagaimana proses dari penerapan sebuah program pembinaan ibadah tatacara wudhu yang baik dan benar yang dilakukan di TPA Sukamulya serta untuk mengetahui bagaimana tahap pelaksanaannya, output yang dihasilkan, strategi yang digunakan, dan faktor pendukung atau penghambatnya. Lokasi penelitian ini dilakukan di TPA Sukamulya Kelurahan Tangkiling Kecamatan Bukit Batu Kota Palangkaraya dengan waktu selama 4 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriftif dengan cara mengumpulkan data melalui observasi dilokasi , mewawancarai dan mendokumentasikan sebagai bahan penelitian. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan di TPA Sukamulya bahwa penerapan program pembinaan ibadah tatacara wudhu yang baik dan benar sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan anak didik dalam menjalankan wudhu yang baik dan benar. Adapun output yang dihasilkan setelah anak-anak mengikuti program pembinaan ibadah tatacara wudhu yang baik dan benar yaitu bertambahnya pengetahuan dan wawasan serta anak-anak lebih rajin terampil dalam menjalankan wudhu. Faktor pendukung dari program pembinaan ibadah ini yaitu fasilitas yang memadai, mendapat dukungan penuh dari orang tua wali anak dan anak-anak memiliki semangat yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan ibadah tatacara wudhu yang baik dan benar. Faktor penghambatnya adalah waktu yang sangat sedikit untuk anak-anak dalam belajar dan masih terdapat anak-anak yang kurang memperhatikan dikarenakan sibuk bermain bersama temannya pada saat belajar.