Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

KOMUNIKASI PENYULUH KELUARGA BERENCANA DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM BINA KELUARGA BALITA KEPADA MASYARAKAT KECAMATAN JULI KABUPATEN BIREUEN Azzahra, Nurfaiza; Husniati, Ade Muana; Zahari, Zahari; Anismar, Anismar; Ali, Muhammad
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk komunikasi yang dilakukan oleh penyuluh Keluarga Berencana (KB) serta hambatan yang dihadapi dalam mensosialisasikan program Bina Keluarga Balita (BKB) kepada masyarakat di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Program BKB merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak usia dini. Namun, dalam pelaksanaannya, program ini masih menghadapi tantangan di tingkat masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori Difusi Inovasi dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang yang terdiri dari unsur penyuluh KB, kader KB, anggota kelompok BKB, perangkat desa, serta kepala UPTD dan Kasi Pemberdayaan Keluarga. Bentuk komunikasi yang dilakukan penyuluh cukup beragam dan adaptif, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial masyarakat, dukungan pemerintah desa, dan peran aktif kader di tingkat dusun.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada) PIM Dalam Menarik Minat Konsumen Devi Surid; Masriadi; Deddy Satria; Ainol Mardhiah; Zahari
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/cendekia.v3i4.270

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan restoran Pujasera PIM dimana terdapat banyak pedagang berjualan kuliner sehingga sangat diharapkan restoran tersebut maju. Namun kenyataan yang terjadi di restoran tersebut masih sepi pembeli, bahkan pedagang mengeluh karena produk kulinernya sepi peminat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan memahami strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Pujasera PIM dalam menarik minat konsumen. Teori yang digunakan penelitian ini yaitu teori Integrated Marketing Communication (IMC). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Pujasera PIM dalam menarik minat konsumen diantaranya menentukan brand yang dijual pada produk kuliner yaitu makanan dan minuman, mempromosikan produk kuliner pada media sosial instagram dan tiktok milik restoran Pujasera PIM, melakukan pemasaran langsung produk kuliner kepada konsumen di restoran Pujasera PIM, dan melakukan pemasaran kemitraan dengan bekerjasama pedagang gerai dalam memasarkan produk kuliner, juga membantu endorsement dalam mempromosikan restoran dan produk kuliner
Pelatihan dan Pembentukan Komunitas Malikussaleh Muda: Digitalisasi Museum Islam Samudera Pasai Masriadi Masriadi; Halida Bahri; Kamaruddin Kamaruddin; Cut Andyna; Jafaruddin Jafaruddin; Zahari Zahari
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.8332

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan bertujuan untuk mengedukasi dalam bentuk pelatihan kepada mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dalam bentuk pelatihan jurnalisme sejarah. Fokus utama yaitu meningkatkan kompetensi peserta memproduksi konten sejarah yang disimpan dalam Museum Islam Samudera Pasai di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Prasyarat peserta yaitu memiliki kemauan belajar menulis dan memproduksi konten foto, audio dan video sejarah. Seluruh peserta menjadi anggota komunitas yang diberinama Malikussaleh Muda. Komunitas ini yang akan membuat konten dan mempublikasikannya baik lewat website internal museum, media sosial dan media massa. Sehingga masyarakat akan mudah mengakses sejarah dan koleksi museum. Kegiatan ini sebagai sumbangsih Universitas Malikussaleh yang mengusung nama Sultan Malikussaleh sebagai nama institusi perguruan tinggi negeri. Pada akhirnya, produk digital inilah yang mudah diakses oleh pembaca secara global tanpa mengenal ruang dan waktu. Dalam jangka panjang, produk digital ini mejadi warisan untuk dibaca, ditonton dan didengar secara terus menerus oleh generasi berikutnya di Indonesia.
Analisis Pesan Motivasi Dalam Film Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen Karya Koyoharu Gotoge Ikhsan Falah Pakpahan; Dwi Fitri; Cut Andyna; Bobby Rahman; Zahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13177

Abstract

Film ini mengisahkan perjalanan Tanjiro, Nezuko dan sahabatnya, untuk menjalankan misi mereka untuk melawan dan membasni iblis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan motivasi dalam film Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen menggunakan analisis isi Klaus Kripendorrf. Analisis dilakukaan untuk menafsirkan makna komunikasi, memahami makna pesan, dan memahami fenomenan sosial dengan menganalisis teks yang di analisis berupa berbagai elemen seperti kata, makna simbol, gambar, ide, tema, dan sebagainya. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah pada scene-scene yang mengandung pesan motivasi terkait dengan kebutuhan dasar manusia menurut teori Maslow, seperti keamanan, dukungan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 23 scene yang dianalisis, 16 di antaranya mengandung pesan motivasi yang dapat dikaitkan dengan teori Maslow berupa kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, aktualisasi diri. Secara keseluruhan, film animasi Kimetsu No Yaiba Mugen Ressha-Hen berhasil menyampaikan pesan motivasi yang kuat melalui dialog antar karakter, mengilustrasikan bagaimana berbagai bentuk motivasi yang memenuhi kebutuhan dasar manusia menurut teori Maslow. Film animasi ini memberikan pelajaran moral dan motivasi yang signifikan, dan sebagai alat edukatif yang menghibur sekaligus memberikan nilai tambah bagi penonton.
IMPLEMENTASI PROMOTION MIX DUTA WISATA DALAM STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PARIWISATA KABUPATEN BENER MERIAH Fitriana; Ainol Mardhiah; Muchlis; Harinawati; Zahari
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v8i1.7280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi elemen promotion mix yang diterapkan oleh Duta Wisata Kabupaten Bener Meriah dalam strategi komunikasi pemasaran pariwisata guna meningkatkan jumlah pengunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas unsur Dinas Pariwisata Kabupaten Bener Meriah, Duta Wisata (Ikatan Beru Bujang Gayo Bener Meriah), dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bauran promosi (promotion mix) yang dilakukan oleh duta wisata telah berjalan melalui lima elemen utama. Pada elemen periklanan (advertising), pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook telah dilakukan, namun belum optimal karena pengelolaannya masih cenderung pasif dan kurang konsisten. Pada promosi penjualan (sales promotion), duta wisata aktif terlibat dalam event-event besar daerah dan kegiatan sosialisasi edukatif di sekolah. Pemasaran langsung (direct marketing) dan penjualan pribadi (personal selling) menunjukkan efektivitas yang tinggi melalui interaksi tatap muka, komunikasi yang ramah, persuasif, serta penampilan profesional yang membangun kepercayaan pengunjung. Sementara itu, strategi hubungan masyarakat (public relation) diterapkan melalui pembekalan sikap positif, pendekatan partisipatif dengan pengelola destinasi, serta pembinaan hubungan harmonis dengan masyarakat. Secara keseluruhan, strategi komunikasi duta wisata telah mencerminkan prinsip komunikasi yang efektif, tetapi memerlukan penguatan pada pengelolaan konten digital, konsistensi promosi, dan perluasan jangkauan pasar.
Strategi Komunikasi Kesehatan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Kesehatan Balita Digampong Cot Merbo Kecamatan Kutamakmur Aceh Utara Zahratul Fitri; Subhani; Asmaul Husna; Cindenia Puspasari; Zahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15199

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi kesehatan yang digunakan oleh kader Posyandu dalam meningkatkan kesehatan balita di Gampong Cot Merbo, Kecamatan Kutamakmur, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman sebagian orang tua balita terhadap informasi kesehatan yang disampaikan oleh kader, yang berdampak pada kasus penurunan berat badan dan gizi kurang pada balita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi bidan desa, kader Posyandu, serta orang tua balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader Posyandu menerapkan strategi komunikasi persuasif dan interpersonal, serta memanfaatkan media sederhana seperti poster dan penyuluhan langsung. Namun, efektivitas penyampaian pesan masih belum optimal akibat rendahnya tingkat pendidikan orang tua, keterbatasan kemampuan komunikasi kader, serta minimnya penggunaan media komunikasi yang variatif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas komunikasi kader melalui pendekatan yang lebih interaktif dan berbasis budaya lokal agar pesan kesehatan dapat dipahami dan diterapkan secara lebih efektif oleh masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi yang tepat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program peningkatan kesehatan balita di tingkat desa.
Strategi Pemasaran Warung Soto Riendang Dalam Mempertahankan Eksistensi Sri Mulya; Asmaul Husna; Zahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17262

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Pemasaran Warung Soto Riendang Dalam Mempertahankan Eksistensi Di Kota Lhokseumawe. Warung Soto Riendang mampu mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan kuliner modern di Kota Lhokseumawe. Di tengah maraknya usaha kuliner baru yang menawarkan konsep kekinian dan promosi digital yang menarik, Warung Soto Riendang tetap bertahan selama lebih dari empat dekade. Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan strategi komunikasi pemasaran yang efektif dan konsisten. Penelitian dilakukan di Warung Soto Riendang yang berlokasi di Jalan Perdagangan No. 19, Kota Lhokseumawe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Warung Soto Riendang dalam mempertahankan eksistensinya di Kota Lhokseumawe serta mengidentifikasi hambatan komunikasi pemasaran yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik warung, karyawan, dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warung Soto Riendang menerapkan strategi komunikasi pemasaran melalui bauran pemasaran (marketing mix) yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Konsistensi cita rasa produk, penetapan harga yang terjangkau, lokasi yang strategis, serta promosi dari mulut ke mulut dan media sosial menjadi faktor utama dalam mempertahankan eksistensi warung. Adapun hambatan komunikasi pemasaran yang dihadapi meliputi hambatan teknis, semantik, dan psikologis. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang konsisten dan adaptif mampu membantu usaha kuliner tradisional bertahan di tengah persaingan yang semakin modern.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL CUSTOMER SERVICE PT TELKOMSEL DALAM MENGHADAPI KELUHAN PELANGGAN Nabila Najwa; Harinawati Harinawati; Awaluddin Arifin; Zahari Zahari; Jafaruddin Jafaruddin; Muhammad Fazil
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8245

Abstract

Penelitian ini berjudul Komunikasi Interpersonal Customer Service PT. Telkomsel Cabang Medan Dalam Menghadapi Keluhan Pelanggan (Deskriptif Kualitatif Pada Grapari Putri Hijau). Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana customer service mengelola komunikasi interpersonal secara efektif dalam menghadapi berbagai keluhan pelanggan yang datang dengan kondisi emosional beragam, mulai dari kecewa, marah, hingga panik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan komunikasi interpesonal customer service PT. Telkomsel Cabang Medan dalam menghadapi keluhan pelanggan di GaPARI Putri Hijau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di GraPARI Telkomsel Putri Hijau Medan pada Oktober 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari dua customer service dan lima pelanggan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal di GraPARI Telkomsel Putri Hijau dilakukan melalui tiga fase berdasarkan Uncertainty Reduction Theory: (1) Entry phase, menciptakan kesan pertama positif melalui sikap ramah dan sikap tenang; (2) Personal phase, membangun komunikasi empatik dengan mendengarkan aktif dan memberikan solusi menggunakan bahasa sederhana; (3) Exit phase, memastikan pemahaman pelanggan dan menutup interaksi dengan kesan positif. Kesimpulan penelitian ini adalah customer service GraPARI Putri Hijau Medan berhasil menerapkan komunikasi interpersonal yang efektif dan humanis melalui empati, kesabaran, dan profesionalisme, sehingga mampu mengurangi ketidakpastian pelanggan dan menciptakan kepuasan dalam pelayanan.
Analisis Pola Komunikasi Keluarga dalam Film How to Make Millions Before Grandma Dies Marsha Aulia; Zahari Zahari; Ainol Mardhiah; Cut Andyna; Asmaul Husna
Jurnal Network Media Vol 9, No 2 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i2.8256

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh popularitas film How to Make Millions Before Grandma Dies yang merepresentasikan dinamika hubungan antargenerasi dalam keluarga etnis Tionghoa, sarat dengan pesan komunikasi dan konflik kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pola komunikasi keluarga yang tergambar dalam film tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes yang mencakup makna denotasi, konotasi, dan mitos. Analisis dilakukan terhadap 30 adegan yang merepresentasikan interaksi utama antar tokoh. Kerangka teori yang digunakan adalah teori pola komunikasi keluarga Fitzpatrick yang meliputi pola konsensual, pluralistik, protektif, dan laissez-faire. Data primer diperoleh melalui observasi mendalam terhadap aspek audio-visual film, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 adegan, terdapat 10 adegan berpola konsensual, 8 adegan berpola protektif, 7 adegan berpola pluralistik, dan 5 adegan berpola laissez-faire. Temuan ini mengindikasikan bahwa pola komunikasi konsensual paling dominan, yang mencerminkan adanya keseimbangan antara penghormatan terhadap nilai tradisional dan keterbukaan diskusi dalam keluarga. Hasil penelitian ini penting untuk memahami representasi komunikasi keluarga dalam media film sebagai refleksi nilai sosial dan budaya.
Sosialisasi Kebijakan Ketahanan Pangan di Kecamatan Matangkuli Fikri Hasfita; Zahari Zahari; Syukriah Syukriah; Ferizaldi Ferizaldi; Umaruddin Umaruddin; Suryadi Suryadi; Wiza Ulfa Fibarzi; Faisal Faisal
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.26138

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Kecamatan Matangkuli memiliki potensi sumber daya pertanian yang cukup besar, namun masih dihadapkan pada keterbatasan pemahaman masyarakat terkait kebijakan ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai kebijakan ketahanan pangan serta mendorong partisipasi aktif dalam implementasinya di tingkat lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan penyampaian materi secara partisipatif kepada aparatur desa dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai konsep ketahanan pangan, peran pemerintah, serta upaya yang dapat dilakukan masyarakat dalam menjaga ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat di Kecamatan Matangkuli.