This Author published in this journals
All Journal Jurnal Arbitrer KEMBARA Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Jurnal Abdimas Mahakam Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Journal of English Education and Teaching (JEET) Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Eduscience (JES) Lateralisasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Journal of Dehasen Educational Review Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Jendela Pendidikan Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Journal of Social Research Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Mandiri JIMAKUKERTA JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Aktual : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Al-Maun Jurnal Medika: Medika Journal of Language and Literature Education (JoLaLE) Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Prakata: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DALAM NOVEL SEBELAS PATRIOT KARYA ANDREA HIRATA Ira - Yuniati; Reni Kusmiarti; Wellsi Yolanda Putri; Widi Inda Pramita
Lateralisasi Vol. 8 No. 1 (2020): Lateralisasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i1.813

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk karakter bangsa dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata? Metode penelitian ini adalah deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah 1) membaca novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata secara keseluruhan, (2) membaca ulang novel sambil menandai bagian karya yang berhubungan dengan masalah penelitian yaitu unsur intrinsik dan bentuk-bentuk karakter bangsa, dan (3) mengumpulkan seluruh kutipan unsur intrinsik novel dan bentuk-bentuk karakter bangsa yang sudah ditandai pada teks novel ke dalam daftar pengumpulan data. Teknik analisis data adalah 1) kutipan-kutipan karakter bangsa yang sama dikelompokan menjadi satu kelompok, (2) masing-masing klasifikasi bentuk-bentuk karakter bangsa yang baik dan yang buruk dianalisis lebih lanjut untuk dideskripsikan, (3) interprestasikan lebih lanjut bentuk-bentuk karakter bangsa dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata, dan (4) menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian (1) unsur intrinsik meliputi (a) tema adalah cinta tanah air, (b) amanat adalah teruslah berjuang dengan semangat dan kerja keras dalam mencapai cita-cita dan jadikan pengalaman masa lalu sebagai motivasi diri untuk berusaha lebih baik kedepannya, (c) tokoh utama adalah Ikal dan tokoh tambahan adalah Ayah Ikal, Pemburu Tua, Pelatih Amin, Pelatih Toharun, Ibu, Adriana, dan Nyonya Vargas, (d) alur adalah mundur dan maju, (e) latar meliputi latar waktu, latar tempat, dan latar suasana, (f) sudut pandang menggunakan orang pertama “aku”, dan (g) gaya bahasa meliputi gaya bahasa smile dan hiperbola. (2) Bentuk karakter bangsa yang ditemukan meliputi kerjasama, kebahagian, kerendahatian, kasih sayang, tanggung jawab, kesederhanaan, dan persatuan. Bentuk karakter bangsa yang paling dominan adalah kebahagian dan karakter bangsa yang paling sedikit adalah kesederhanaan. Saran pembaca dan pemerhati karya sastra terutama mahasiswa hendaknya lebih memperdalam pengkajian karya sastra khususnya mengenai nilai-nilai karakter bangsa dalam karya fiksi.Kata Kunci: Karakter Bangsa, Novel, Pendekatan Struktural
PENGGUNAAN APLIKASI CHATTING WHATSAPP SEBAGAI PERILAKU DALAM UPAYA PEMERTAHANAN BAHASA MELAYU BENGKULU Yanti - Paulina; Wahyu Kemala Putri; Reni Kusmiarti
Lateralisasi Vol. 10 No. 01 (2022): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v10i01.3448

Abstract

Abstrak Bahasa adalah alat ucap yang dimiliki manusia yang memiliki makna untuk saling berinteraksi dan berkomunikasi menyampaikan informasi.Secara umum pemertahanan bahasa adalah sebuah keputusan untuk tetap menggunakan bahasa secara kolektif oleh suatu komunitas yang telah menggunakan bahasa itu sebelumnya.Upaya pemertahanan bahasa adalah suatu usaha yang dilakukan untuk tetap mempertahankan bahasa. Dari hasil penelitian ini, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa perilaku peserta WhatsApp grup Alumni 12 iis4 SMANTI dalam upaya pemertahanan bahasa Melayu Bengkulu yang dominan menggunakan bahasa Melayu Bengkulu sesuai dengan kaidah atau norma yang ada,artinya sikap yang baik dalam penggunaan bahasa secara cermat, benar, santun dalam memakai bahasa sendiri, yaitu sebuah perilaku yang berpegang teguh untuk memelihara, menjaga,melestarikan bahasa daerah secara baik dan mencegah masuknya bahasa lain.
PENGGUNAAN KLAUSA DALAM NOVEL “SEPERTI BINTANG” KARYA REGINA FABY reni kusmiarti; Alisha Putri Setiani; Adinda Nurmalita Sari; Metri Siska Ananda Putri; Indah Ayu Fransiska
Lateralisasi Vol. 10 No. 01 (2022): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v10i01.3480

Abstract

ABSTRAK Kata, frase, klausa dan kalimat sebagai kajian sintaksis sangat berperan dalam mengungkapkan ide/gagasan dalam sebuah karya sastra. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penggunaan klausa dalam novel Seperti Bintang Karya Regina Faby. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan dalam novel Seperti Bintang Karya Regina Feby yang mengandung klausa adjektiva, klausa numeralia, dan klausa preposisional. Sumber data adalah novel Seperti Bintang Karya Regina Feby.Teknik pengumpulan datanya dokumentasi dengan langkah-langkah meliputi membaca novel secara berulang, menandai klausa, dan memasukkan ke dalam tabel. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis, menginterpretasi dan menyimpulkan. Hasil penelitian ditemukan 356 data yang terdiri dari klausa adjektiva berjumlah 150 data, klausa preposisional berjumlah 140 data, dan klausa numeralia berjumlah 66 data. Kata kunci : Penggunaan klausa adjektiva, preposisional, numeralia, novel
Pengembangan Budaya Literasi melalui Pojok Baca di SMPN 55 Merangin, Jambi Elintia Hanifah; Candika Candika; Reni Kusmiarti; Ajat Manjato
Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Pusat Riset Manajemen dan Publikasi Ilmiah Serta Pengembangan Sumber Daya Manusia Sinergi Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55983/empjcs.v1i5.247

Abstract

The reading corner is a school literacy cultural activity carried out by students in their spare time between class hours to read books available on the shelves in the reading corner. Reading is an important activity in the teaching and learning process, because reading is the ability to absorb knowledge through text or reading material. This reading corner activity itself is carried out as an effort to increase students' reading interest which is applied as a habit. And aims to develop a literacy culture in schools through reading corner activities made in the library. The reading corner activity that was created in the library was carried out with the students of SMPN 55 Merangin aimed at restoring the role of the library as a center for empowering students to develop literacy-based potential. This service is carried out through preparation, socialization of reading corners in libraries, and implementation of reading corners. The result of the dedication to the formation of a reading corner at SMPN 55 Merangin. It is hoped that the establishment of this reading corner can improve school literacy culture.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI, NUMERASI, ADAPTASI TEKNOLOGI SERTA MEMBANTU ADMINISTRASI SEKOLAH MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 3 STUDI KASUS SMP NEGERI 39 BENGKULU UTARA Vivi RK; Reni Kusmiarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Mengajar (MBKM) yang diselenggarakan oleh Kemdikbud. Program Kampus Mengajar saat ini adalah angkatan yang ketiga yang ditugaskan untuk mengajar sesuai dengan panduan Literasi dan Numerasi, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi sekolah dan guru. Salah satu sekolah yang menjadi tempat Kampus Mengajar yaitu SMP Negeri 39 Bengkulu Utara yang terletak di Batik Nau, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu. Mahasiswa Kampus Mengajar juga memiliki tanggung jawab dalam memperbaiki perilaku dan minat belajar siswa yang rendah, Hasil dari program Kampus Mengajar ini yaitu sebagai proses dalam menambah relasi, menambah pengalaman di luar dunia perkuliahan, mengembangkan wawasan, karakter dan soft skills mahasiswa, mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional. Kata Kunci : Kampus Mengajar, Perilaku Siswa, Minat Belajar Siswa
PEMBIMBINGAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 25 BENGKULU SELATAN DESA GUNUNG SAKTI KECAMATAN MANNA KABUPATEN BENGKULU SELATAN Frastio Adi Nugroho; Lorezki Lorezki; Ervan Husean; Rudi Hardianto; Reni Kusmiarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 3 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gunung Sakti yang berlokasikan di kecamatan manna kabupaten Bengkulu selatan. Didalam Desa Gunung sakti ada sebuah sekolah dasar tempat anak-anak dari 3 buah desa mengeyam pendidikan yaitu Sekolah Negeri 25 Bengkulu Selatan. Pada sekolah dasar tersebut adapun permasalahan yang dihadapi oleh siswa dan guru ialah 1). Adanya perubahan karakter yang kurang baik pada anak kemungkinan diakibatkan oleh lingkungan pergaulan diluar sekolah mereka, 2). Adanya kecenderungan pengaruh globalisasi yang berdampak negatif. Maka dari itu kami selaku mahasiswa dalam rangka melakukan kegiatan kuliah kerja nyata harus berinisiatif dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, kami dari melakukan kegiatan bimbingan belajar pada sekolah dasar tersebut dimana kegiatan belajar tersebut yaitu memberikan pemahaman nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar negeri 25 bengkulu selatan. Metode yang kami gunakan dalam melakukan kegiatan ini dengan dua metode yang pertama metode bimbingan didalam kelas dengan memberikan pemahaman materi kepada anak-anak kemudian yang kedua kami melakukan bimbingan yang bersifat praktik kepada anak-anak dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila tersebut. Tujuan dari pemahaman nilai-nilai Pancasila ini untuk memberikan pengetahuan terhadap anak-anak dan memberikan perubahan karakter terhadap anak-anak dilingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kata Kunci: nilai-nilai Pancasila, karakter Pancasila, pemahaman nilai Pancasila
KONTRIBUSI SOSIAL PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA DALAM PELESTARIAN EKOSISTEM MANGROVE DAN PENCEGAHAN ABRASI DI EKOWISATA PANTAI PARE MAS LOMBOK TIMUR Yinka Kerina; Adinda Nrmalita Sari; Reni Kusmiarti; Loliek Kania Atmaja
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian ekosistem mangrove dapat dilakukan dengan cara menanam bibit mangrove untuk menjaga ekosistem laut sebagai pencegah abrasi pantai. begitu besarnya peran mangrove secara ekologi, yaitu sebagai nutrisi dan penahan abrasi, sehingga harus dilakukan kegiatan penanaman kembali terhadap banyaknya mangrove yang telah rusak. Kegiatan ini dilaksanakan melibatkan dosen, mahasiswa pertukaran dan kelompok pengelola setempat. Hasil pengabdian adalah telah tertanamnya bibit Pohon mangrove meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun desa, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang fungsi dan peran mangrove dalam lingkungan setempat dan terjalinnya kerjasama antar kelompok Pertukaran Mahasiswa, Dosen dan pengelola sumber daya setempat untuk pelestarian pohon mangrove. Untuk selanjutnya pemantauan bibit mangrove yang telah ditanam dilaksanakan oleh kelompok pengelola sumber daya setempat.
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR 5 DALAM ADAPTASI TEKNOLOGI DI SDN 3 KOTA BENGKULU Alisha Putri Setiani; Sakroni Sakroni; Jelita Zakaria; Reni Kusmiarti; Elyusra Elyusra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kampus mengajar sangat membantu bagi sekolah dalam memajukan dunia pendidikan. Salah satu program dari kampus mengajar adalah adaptasi teknologi. Aplikasi dan adaptasi teknologi dalam ruang-ruang pembelajaran menjadi sebuah keharusan dalam menghadapi perubahan di era globalisasi, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Di SDN 3 Kota Bengkulu masih sangat minim sekali tentang adaptasi teknologi. Oleh sebab itu, mahasiswa kampus mengajar datang untuk memberikan adaptasi teknologi yang akan berguna untuk jangka panjang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik observasi. Hasil dari penelitian ini, pertama peneliti melakukan observasi selama satu minggu, melakukan perancangan program dengan berkoordinasi dengan dosen pembimbing lapangan, guru pamong dan kepala sekolah, kemudian pelaksanaan program adaptasi teknologi yang dilakukan mahasiswa kampus mengajar angkatan 5 di SDN 3 Kota Bengkulu yaitu pendampingan pengorganisasian laptop, penggunaan microsoft office, penggunaan WhatsApp web, penggunaan infocus, penggunaan zoom meeting dan google meet.
KESANTUNAN BERBAHASA REMAJA TERHADAP ORANG TUA DI DESA COKOH BETUNG KECAMATAN PADANG GUCI HULU KABUPATEN KAUR Ajat Manjato; Justya Heryanti; Reni Kusmiarti
Lateralisasi Vol. 11 No. 01 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i01.5459

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kesantunan berbahasa remaja terhadap orang tua di Desa Cokoh Betung Kecamatan Padang Guci Hulu Kabupaten Kaur. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa remaja terhadap orang tua di Desa Cokoh Betung Kecamatan Padang Guci Hulu Kabupaten Kaur. Hasil penelitian ini menunjukkan kesantunan berbahasa remaja terhadap orang tua di Desa Cokoh Betung Kecamatan Padang Guci Hulu Kabupaten Kaur kedalam enam wujud maksim kesantunan penutur yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan, dan maksim kesimpatian, dengan kriteria prinsip kesantunan meliputi: 1) maksim kebijaksanaan sebanyak 1 daya yaitu pada data no 1, 2) maksim kedermawanan sebanyak 1 data yaitu data no 11, 3) maksim penghargaan sebanyak 3 data yaitu pada data no 3, 7, dan 16, 4) maksim kesederhanaan sebanyak 4 data yaitu data no 4,17,19 dan 20, 4) maksim pemufakatan sebanyak 11 data yaitu data no 2, 5, 8, 9, 10, 12, 13, 14, 15, 18 dan 21, dan 5) maksim kesimpatian sebanyak 1 data yaitu data no 6. Prinsip-prinsp kesantunan remaja terhadap orang tua dalam bertutur bukan hanya sekadar mematuhi prinsip maksim kesantunan. Maksim-maksim yang ada tentunya menggambarkan pola hidup masyarakat yang terimplikasi dalam tutur kata. Kesantunan bertutur remaja terhadap orang tua dibangun oleh budaya dan norma-norma yang mengikat mereka dalam budaya masyarakat. Kata Kunci : Kesantunan, berbahasa, Remaja, Desa Cokoh Betung
NEGASI BAHASA JAWA PADA MASYARAKAT SUKU JAWA DI DESA LUBUK GILANG KECAMATAN AIR PERIUKAN KABUPATEN SELUMA PROPINSI BENGKULU Yanti - Paulina; Jelita Zakaria; Reni Kusmiarti
Lateralisasi Vol. 11 No. 01 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i01.5482

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana wujud pengungkapan negasi, posisi dan cakupan negasi dalam bahasa jawa pada masyarakat suku jawa di desa lubuk gilang kecamatan air periukan kabupaten seluma propinsi Bengkulu. Tujuan penulis meneliti negasi bahasa jawa di desa lubuk gilang kecamatan air periukan kabupaten seluma propinsi Bengkulu adalah untuk mendeskripsikan wujud, posisi dan cakupan pengungkapan negasi dalam bahasa Jawa pada masyarakat suku Jawa di desa lubuk gilang kecamatan air periukan kabupaten Seluma provinsi Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Tehnik yang  digunakan untuk mengumpulkan data adalah (1) teknik simak, (2) teknik catat, dan (3) teknik rekam. Berdasarkan hasil penelitian  bahwa wujud pengungkapan negasi dalam bahasa jawa masyarakat suku jawa di desa lubuk gilang kecamatan air periukan kabupaten seluma propinsi Bengkulu ditemukan ada 17 wujud negasi  yang berupa morfem bebas ada 7 negasi yaitu :gak,ora, durung, dudu, emoh,mosok, ojo, mboh, dan morfem terikat ada 10 negasi,yaitu: gak ah,  gak ono, gak bakal, gak ngono, gak oleh, mosok sih,mosok iyo,gak mungkin,,gak usah,ojo oleh. Adapun Posisi dan cakupan pengungkapan negasi dalam bahasa Jawa, posisi negasi yang berupa morfem bebas biasanya berbentuk kalimat tunggal yang posisinya dalam kalimat terletak di sebelah kiri predikat atau berperan sebagai predikat,sedangkan negasi yang berupa morfem terikat berfungsi hanya menegatifkan kata disebelah kanannya saja, yang berarti memiliki posisi penegasian pada kata disebelah kanannya yang berupa Verba,Nomina atau Adjektiva.Cakupan pengungkapan negasi dalam bahasa jawa pada masyarakat jawa yang ada di propinsi Bengkulu,hanya  berupa kalimat tunggal yang berpola:1) S - P. 2) S - P - O, 3) S - P - O - K. Kata Kunci:     Negasi Bahasa Jawa, Masyarakat suku Jawa, Propinsi Bengkulu
Co-Authors ., Mahdijaya Abdi Kanizar Adi Asmara Adinda Nrmalita Sari Adinda Nurmalita Sari Agung Hardi Pranata Agustina, Manila Akbar, Dandi Ali Ibrahim Alisha Putri Setiani Alisha Putri Setiani Alodia, Celi Amerza, Rezki Ami Bunga Wulandari Amin, Imam Ahmad Angraini, Atika Ledia Antini, Melia Anugrah, Raffli Dwi Anugrah, Trisna Ar, Rosmita Arumningrum, Bunga Darma Asmara, Adi Bambang Adi Putra Boyke Nugroho Bunga Wulandari, Ami Candika Candika Deka Darsi Dewi Kusumaningsih Dhari Nabila Putri, Widyah Edhar, Zeter Eli Rustinar Eli Rustinar Elintia Hanifah Eloudia, Rinse Elyusra Elyusra Elyusra Elyusra Elyusra Endah Nur Hasanah Ervan Husean Eti Marda Yanti Eva Yuliyanti Florentina, Vitria Elva Frastio Adi Nugroho Gunawan, Hafiz Hakim, Man Hakim, Man Hasbullah, Ahmad Hasibuan, Anim Hasmi Suyuthi Hasmi Suyuthie Helmarini, Helmarini Heryanti, Justya Hidayat, Tomi Hildayani Hilyati Milla Indah Ayu Fransiska Intan Oktapioni Ira Yuaniati Ira Yuniarti Ira Yuniati Ira Yuniati Jelita Zakaria Justya Heryanti Kartika, Cindy Kirani, Indah Krisnando Nathanael, Garcia Lisdayanti, Septina Loliek Kania Atmaja Lorezki Lorezki Mahdijaya, Mahdijaya - Mamnun, Hairo Man Hakim Manjato, Ajat Maya, Yestri Mella Endah Sepdiana Meri Susanti Metri Siska Ananda Putri Minanda, Tania Mustika, Milla Natalia, Nela Novita Sari, Elisa Paulina, Yanti Pramita, Widi Inda Puspita Sari, Intan Putri, Dwi Adesi Putri, Qikka Anisya Ade Putri, Wellsi Yolanda Rahmawati, Febiana Resma Neli Reva Junita Sari Ririn Rahmayanti Risti Yuni Ronaldo Ronaldo Rudi Hardianto Rusmawati, Amik Rustinar, Eli Rustinar, Eli Sadjijo, Priyono Sahputra, Eka Sahrullah, Sahrull Sakroni Sakroni Sakroni Sari, Idha Sari, Jeni Padila Nopita Septina Lisdayanti Setiani, Alisha Putri Sinarman Jaya Sindy Monika, Sindy Monika Soslidiarti, Soslidiarti Subandrio, Subandrio Subianto Tarmizi Tienezia Friska Hamidah Titi Darmi Vivi RK Wahyu Kemala Putri Wellsi Yolanda Putri Widi Inda Pramita Wihnata, Andre Wulandari Wulandari Wulandari, Ami Bunga Wulandari, Yetri Yanti Paulina Yanti Paulina Yinka Kerina Yuentie Sova Puspidalia, Yuentie Sova Yuniarti, Ira Yuniati, Ira Yuniati, Ira - Yusmiarti, Anika Zona Amalia