Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

LAPORAN KASUS : ANALISIS KASUS FRAKTUR DALAM PERSPEKTIF MEDIS, BIOETIK DAN ISLAM Wardayani, Wardayani; Putra, Fadil Mula; Mappaware, Nasrudin Andi; Rijal, Syamsu; Mokhtar, Shulhana; Makmun, Armanto; Syamsu, Rachmat Faisal
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.26918

Abstract

Fraktur adalah kerusakan kontinuitas susunan tulang yang terjadi karena trauma, stres berulang dan kelemahan abnormal pada tulang (fraktur patologis). Dalam kaidah dasar bioetik diketahui terdapat 4 aspek, yaitu: Beneficence, non-maleficence, autonomy, dan justice. Dalam perspektif islam yaitu surah Al- Qasas ayat 77, surah Asy-Su'ara ayat 80, surah Al-Maidah ayat 2, dan H.R Bukhari. Maqasid  Al Shariat mengandung 5 nilai yaitu Hifz ad din, Hifz an nafs, Hifz al maal, hifz al nasl dan hifz al aql. Dalam  perspektif  ilmu  fiqih  terdiri  atas  lima  kaidah  yaitu Al-Umuru  Bi  Maqashida,  La  Dharar  wala Dhirara,  Al-Masyaqqah  Tajlibut  Tasyir,  Al-Yaqinu  La  yuzalu  bi  syak  dan  Al-Adatu  Muhakkamah Laporan kasus ini adalah laki laki usia 21 tahun dengan sulit berjalan akibat terjatuh dari tangga saat memasang lampu sekitar 3 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik d regio femur dextra tampak deformitas (+), edema (-), bone exposure (-), nyeri tenderness (-),  ROM terbatas, sensibilitas baik, pulsasi arteri radialis dan ulnaris teraba, CRT < 2 detik. Pada pemeriksaan foto polos femur dextra didapatkan kesan Fraktur transversa nonunion 1/3 proksimal os femur dextra dengan displacement fragmen proksimal ke anterior. Untuk itu pasien di diagnosis fraktur femur non union. Untuk tatalaksana pada pasien, dilakukan Tindakan ORIF. Dalam perspektif kaidah dasar bioetik autonomy  dan beneficence, serta  memenuhi  nilai  Maqasid  Al  Shariat  yaitu Hifz  an  nafs serta  kaidah fiqih La Dharar wala Dhirara. Kesimpulan dari kasus ini bahwa seorang laki laki dengan fraktur femur non union, dilakukan tindakan sesuai indikasi medis, memenuhi kaidah dasar bioetik, etika klinik dan kaidah fiqih.
EFEKTIVITAS PEEFEKTIVITAS PEMBERIAN OBAT HERBAL BAWANG PUTIH TERHADAP PENDERITA HIPERTENSIMBERIAN OBAT HERBAL BAWANG PUTIH TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI Oktaviani Ibrahim, Cindy; Mokhtar, Shulhana; Bima, Irmayanti Haidir
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.28075

Abstract

Berbagai macam tantangan yang dihadapi dunia terkait dengan permasalahan Kesehatan, salah satunya penyakit hipertensi, berupa peningkatan darah sistolik sekitar 140 mmHg atau tekanan diastolik 90 mmHg. Penelitian Christina Rahayuningrum, dkk (2020) bahwa penderita hipertensi didunia 46% tinggal di wilayah yang tingkat pendapatan masyarakat rendah sampai pendapatan masyarakat menengah. WHO (2023) Indonesia termasuk negara berpendapatan menengah kebawah (lower middle income). Artinya warga negara Indonesia termasuk dalam 46% penderita hipertensi. Riskesdas dalam Mutaqqin dkk, (2020) Di Indonesia prevalensi hipertensi 36,8% sebagian besar kasus hipertensi dimasyarakat tidak terdiagnosis 63,2%. DataKemenkes RI (2018) prevalensi hipertensi pada penduduk usia 18 tahun sebesar 34,1%. Penelitian Iswahyudi Yasril, dkk, 2020 Prevalensi hipertensi 34,1%, sebesar 8,8% terdiagnosis hipertensi dan 13,3% orang terdiagnosis hipertensi tidak minum obat, terdapat 32,3% tidak rutin minum obat. Ini menunjukkan sebagian besar penderita hipertensi tidak mengetahui dirinya hipertensi sehingga tidak mendapatkan pengobatan. Pengobatan hipertensi non farmakologis lebih aman dikarenakan efek samping ditimbulkan hanya sedikit bahkan tidak menimbulkan efek samping. Bawang putih sebagai salah satu ramuan herbal mempunyai efek antihipertensi karena terdapat kandungan zat alisin dan hydrogen sulfide. Senyawa alisin bawang putih dapat menghancurkan pembekuan darah dalam arteri, mengurangi tekanan darah. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan desain Narrative Review, bertujuan mengidentifikasi dan merangkum artikel yang telah diterbitkan sebelumnya mengenai efektivitas pemberian obat herbal bawang putih terhadap penderita hipertensi. Hasil penelitian beberapa literature didapatkan terdapat efek pemberian obat herbal bawang putih terhadap penderita hipertensi. Kesimpulan bahwa pemberian air seduhan bawang putih mampu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
PENGARUH INTENSITAS MENGHAFAL AL-QURAN TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF MAHASISWA KEDOKTERAN Karina Isnaeny N, A.; Julyani, Sri; Alwi, M. Khidri; Royani, Ida; Mokhtar, Shulhana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31269

Abstract

Pendidikan merupakan haI yang sangat penting bagi setiap anak. Untuk meningkatkan kecerdasan anak diperlukan pendidikan sejak dini, ini sejalan dengan peran pendidikan sebagai sarana pemberdayaan individu dan masyarakat untuk menghadapi tantangan masa depan. Menghafal Al-Qur'an selain untuk ibadah sangat besar pengaruhnya bagi kesehatan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat mempengaruhi Kecerdasan Intelektual (IQ) dan Kecerdasan Emosional (EQ). Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah hasil nilai akhir yang diterima oleh mahasiswa berupa himpunan dari nilai pada semester awal hingga semester akhir. Intensitas menghafal Al-quran berpengaruh terhadap indeks prestasi kumulatif Mahasiswa Kedokteran, menghafal Al-quran dapat meningkatkan daya ingat, karena dengan menghafal otak terus menerus, mudah untuk konsentrasi karena dengan menghafal sering di asah
Hubungan Antara Status Gizi Dengan Prestasi Belajar Anak Pada Usia 9 – 12 Tahun Nur, A. Ainun Wulandari; Mokhtar, Shulhana; Nurmadilla, Nesyana; Bamahry, Aryanti B; Jafar, Muh Alfian
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v4i1.99

Abstract

Status gizi adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Status gizi yang baik akan mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan anak, salah satunya dapat meningkatkan kemampuan intelektual yang akan berdampak pada prestasi belajar di sekolah. Prestasi belajar merupakan hasil belajar yang dicapai setelah melalui proses kegiatan belajar mengajar. Prestasi belajar dikatakan sempurna apabila memenuhi tiga aspek, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor. Untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar anak pada usia 9-12 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang. Berdasarkan indeks BB/TB anak yang memiliki status gizi baik sebanyak 45,8%, obesitas 12,5%, overweight 2,8%, gizi kurang 37,5% dan gizi buruk 1,4%. Untuk hasil prestasi belajar anak yang memiliki prestasi belajar tinggi sebanyak 83,3% dan prestasi belajar sedang sebanyak 16,7%. Hasil uji chi square menunjukkan hubungan status gizi berdasarkan indeks BB/TB dengan prestasi belajar anak usia 9-12 tahun diperoleh nilai p = 0,006 yaitu terdapat hubungan bermakna antara status gizi dengan prestasi belajar anak usia 9-12 tahun.
Faktor Risiko Penderita Kanker Ovarium di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar St.Fatimah, St.Fatimah; Latief, Shofiyah; Syahruddin, Febie Irsandy; Nulanda, Mona; Mokhtar, Shulhana
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v4i1.101

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data International Agency of Research on Cancer (GLOBOCAN) tahun 2020, tumor ganas atau kanker ovarium memiliki jumlah kasus baru sejumlah 313.959 orang kasus di dunia dengan angka mortalitas sejumlah 207.252 orang. Di Indonesia kasus keganasan ovarium menempati urutan ke 10 sebagai kanker paling umum terjadi dengan kasus baru sebesar 14.979 orang dengan angka mortalitas sebesar 9.581 orang. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kejadian kanker ovarium di antaranya yakni: usia, usia menarche, paritas, riwayat keluarga, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan riwayat kontrasepsi. Tujuan: Untuk mengetahui faktor risiko penderita kanker ovarium di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif retrospektif study dengan menggunakan desain cross sectional berdasarkan data sekunder dari rekam medik di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Hasil Penelitian: Didapatkan distribusi usia terbanyak adalah kelompok usia lebih dari 40 tahun sebanyak 44 pasien (62%), distribusi usia menarche terbanyak adalah lebih dari 12 tahun sebanyak 45 pasien (63,4%), distribusi jumlah paritas terbanyak adalah dengan kriteria ≤2 sebanyak 51 orang (71,8%), distribusi riwayat keluarga terbanyak adalah tidak memiliki riwayat keluarga sebanyak 67 pasien (94,4%), distribusi indeks massa tubuh (IMT) terbanyak adalah kategori normal sebanyak 32 pasien (45,1%), dan distribusi riwayat kontrasepsi terbanyak adalah tidak memiliki riwayat menggunakan kontrasepsi sebanyak 57 pasien (80,3%). Kesimpulan: Faktor risiko kanker ovarium terbanyak ditemukan pada usia lebih dari 40 tahun, usia menarche lebih dari 12 tahun, jumlah paritas ≤2, tidak memiliki riwayat keluarga, indeks massa tubuh (IMT) dalam kategori normal, dan tidak memiliki riwayat kontrasepsi.
Literature Review: Pengaruh Buah Kurma Ajwa (Phoenix Dactylifera L.) Terhadap Kadar Hormon Estrogen Salsabila, Fitra Amalia; Andi Mappaware, Nasrudin; Arfah, Arni Isnaini; Fujiko, Masita; Mokhtar, Shulhana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7675

Abstract

Latar belakang: Estrogen adalah hormon steroid yang terkait dengan organ reproduksi wanita. Rendahnya konsentrasi hormon estrogen bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor usia, adanya gangguan pada ovarium, kekurangan gizi, stres dan genetik. Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L.) mengandung banyak senyawa seperti karbohidrat, protein, vitamin, mineral, asam lemak dan fitokimia yang dibutuhkan oleh tubuh yang mampu memberi efek estrogenik karena dapat berikatan dengan reseptor estrogen, juga memberi efek pro-apoptosis dan antioksidan. Tujuan: Untuk mengetahui adanya pengaruh Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L.) terhadap kadar hormon estrogen. Metode: Literature review dengan desain narrative review. Hasil dan Pembahasan: Adapun literatur yang diperoleh berjumlah 15 referensi yang selanjutnya dibahas dan dikaitkan dengan judul penelitian. Menurut penelitian yang dipublikasikan disejumlah jurnal, Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L.) memiliki kandungan fitokimia berupa fitoestrogen. Kandungan fitoestrogen memiliki struktur yang sama serta dapat berikatan langsung dengan reseptor estrogen. Selain itu, kandungan asam amino, asam lemak, dan kalium dapat memicu GnRH untuk melepaskan FSH dan LH yang nantinya akan meningkatkan kadar hormon estrogen. Kesimpulan: Berdasarkan hasil literature review, dapat disimpulkan bahwa mengonsumsi Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L.) dapat memengaruhi kadar estrogen dalam tubuh dan memiliki pengaruh positif pada kesehatan reproduksi wanita.
Karakteristik Ibu Hamil Dengan Preeklampsia di Puskesmas Bukit Wolio Indah Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara Suhardin, Nur Isra Awaliyah; Fujiko, Masita; Syahruddin, Febie Irsandy; Mokhtar, Shulhana; Efendy, Rizki Amalia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7827

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan umur, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan paritas, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan pendidikan, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan pekerjaan, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan status gizi, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan riwayat paparan asap rokok, untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan riwayat penyakit sistemik, untuk mengetahui  distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada Ibu hamil berdasarkan riwayat hipertensi dikehamilan sebelumnya. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok umur tidak berisiko. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok peritas multigravida. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tingkat pendidikan tinggi Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tidak bekerja. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok status gizi baik. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tidak terpapar asap rokok. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tidak memiliki riwayat penyakit sistemik. Distribusi frekuensi kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagian besar terjadi pada kelompok tidak memiliki riwayat hipertensi pada kehamilan sebelumnya.
Hubungan Indeks Prestasi dengan Sistem Belajar Menggunakan Video Pembelajaran Produksi UPH FK UMI Pada Mahasiswa FK UMI Angkatan 2021 Aidi, Nadya Shafira; Hamsah, M.; Khalid, Nurfadhillah; Mokhtar, Shulhana; Aisyah, Windy Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10127

Abstract

Latar Belakang: Prestasi belajar merupakan indikator yang penting untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar. Tujuan dari pembelajaran adalah adanya perubahan tingkah laku yang diharapkan oleh seseorang setelah melakukan suatu proses pembelajaran. Media video pembelajaran merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam pembelajaran. Tujuan: Mengetahui hubungan indeks prestasi dengan sistem belajar menggunakan video pembelajaran produksi UPH FK UMI pada mahasiswa FK UMI angkatan 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah mahasiswa pre-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2021. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan penelitian berupa kuesioner. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kebiasaan mahasiswa yang menonton video pembelajaran produksi UPH memiliki indeks prestasi sangat baik (87,5%). Berdasarkan hasil penelitian yang tidak menonton video pembelajaran produksi UPH memiliki indeks prestasi cukup (61,9%). Hubungan antara indeks prestasi dengan sistem belajar menggunakan video pembelajaran produksi UPH didapatkan nilai p-value sebesar 0,001 (< 5%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara indeks prestasi dengan sistem belajar menggunakan video pembelajaran produksi UPH FK UMI pada mahasiswa FK UMI Angkatan 2021.
Laporan Kasus: Analisis Kasus Hipoalbuminemia Pada Congestive Heart Failure (CHF) Dalam Perspektif Medis, Bioetik Dan Islam Palo, Nurul Aisyah; Rachmat, Rizqah Aulyna; Mappaware, Nasrudin Andi; Royani, Ida; Mokhtar, Shulhana; Makmun, Armanto; Syamsu, Rachmat Faisal; Latief, Shofiyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13827

Abstract

Albumin merupakan protein utama yang memiliki beberapa peran fisiologis. Hipoalbuminemia adalah kadar albumin darah yang kurang dari normal yaitu kurang dari 3,5 g/dl. Dalam kaidah dasar bioetik diketahui terdapat 4 aspek, yaitu: Beneficence, non-maleficence, autonomy, dan justice. Dalam perspektif islam yaitu surah Al- Rum ayat 41, surah Al-Isra ayat 82, H.R Bukhari dan H.R Muslim. Laporan kasus ini adalah perempuan 48 tahun, datang ke Poli Interna RSUD Tenriawaru Bone dengan keluhan keluhan bengkak diseluruh badan sejak > 6 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran composmentis, tanda tanda vital didapatkan tekanan darah 184/84 mmHg dan suhu 37,5oC. Status generalis konjungtiva anemis (+/+),  bibir pucat (+), bunyi napas tambahan rhonki -/+, pada abdomen tampak cembung, timpani (+), pada ekstremitas edema (+) ekstremitas atas dan bawah (tangan dan kaki). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kolesterol total 364mg/dL, glukosa sewaktu 364 mg/dL, albumin 2.2g/dL, natrium 133 mmol/l, kalsium 108 mmol/l dan pH urin 5.0. Untuk itu pasien di diagnosis hipoalbuminemia. Untuk tatalaksana pada pasien, dilakukan tindakan cairan dan farmakologi. Dalam perspektif kaidah dasar bioetik autonomy  dan beneficence. Kesimpulan dari kasus ini bahwa seorang perempuan dengan hipoalbuminemia, dilakukan tindakan sesuai indikasi medis, memenuhi kaidah dasar bioetik dan etika klinik
Efektivitas Interprofesional Education (IPE) Terhadap Peningkatan Kemampuan Kompetensi Mahasiswa Kedokteran dan Profesi Kesehatan Lainnya: Literature Review Wardini, Wardini; Mokhtar, Shulhana; Bima, Irmayanti Haidir
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i5.15696

Abstract

Interprofessional Education (IPE) mengacu pada proses pembelajaran kolaboratif di mana pelajar dari berbagai latar belakang petugas kesehatan terlibat dalam interaksi dan kolaborasi untuk mengembangkan dan memberikan layanan kesehatan yang mencakup promosi, pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi. Penggabungan program IPE ke dalam pendidikan akademis memiliki arti penting dalam menumbuhkan gagasan kolaborasi dan kerja sama di antara para praktisi kesehatan, sehingga meningkatkan kesiapan dan kemahiran para tenaga kesehatan dalam mengatasi tantangan kesehatan. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur tentang efektivitas interprofesional education (IPE) terhadap peningkatan kemampuan kompetensi mahasiswa kedokteran dan profesi kesehatan lainnya: literature review. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif studi literature review. Penelusuran ResearchGate, Google Scholar dan Academia.edu mengulas efektivitas interprofesional education (IPE) terhadap peningkatan kemampuan kompetensi mahasiswa kedokteran dan profesi kesehatan lainnya: literature review. Sebanyak 10 studi yang dilakukan antara tahun 2020–2024 dimasukkan dalam tinjauan ini. Sebanyak 347 judul telah diidentifikasi, yang pada akhirnya menghasilkan 10 penelitian yang memenuhi kriteria yang berkaitan dengan kemanjuran Interprofessional Education (IPE) dalam meningkatkan kemahiran mahasiswa kedokteran dan tenaga kesehatan lainnya: literature review. Interprofessional Education (IPE) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi kolaborasi antar profesi yang berbeda, sehingga menumbuhkan tenaga kesehatan yang dapat berkolaborasi secara efektif dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Co-Authors Abdi, Dian Amelia Abdillah, Andi Rachmat Afdhaliyah, Nur Aidi, Nadya Shafira Aisyah, Windy N. Aisyah, Windy Nurul Alamanda Irwan, Andi Alwi, M. Khidri Alyaa Zatira, Difa Amir, Suliati Amir, Suliati P Amir, Suliati P. Andi Mappaware, Nasrudin Anggita, Dwi Arfah, Arni Isnaini Armanto Makmun Auliyah, Ummy Rezqiyah Bamahry, Aryanti B Bazith, Akhmad Beru Gani, Azis Bima, Irmayanti Haidir Darariani Iskandar Darma, Sidrah Efendy, Rizki Amalia Fujiko, Masita Ghassani Rivai, Andi Fauzan Hadi, Santriani Hamsah, M. Hane, Nurhalisa Harahap, Muhammad Wirawan Ida Royani Imran Safei, Imran Irmasanty, Irmasanty Irna Diyana Kartika Jafar, Muh Alfian Jasmine, Audry Azila Kanang, Indah Lestari Daeng Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karina Isnaeny N, A. Khaerina, Ilma Khalid, Nur Fadhillah Khalid, Nurfadhillah Latief, Shofiyah Lilies Anggarwati Astuti, Lilies Anggarwati M. Yogi Riyantama Isjoni Makmun, Armanto Mappaware, Nasrudin Andi Mayo, Abbas Ali Mohammad, Fatmawati Mubarok, Rizqi Muhammad Irsan Mukhtar, Amrizal Mulfa, Zakiyah Mursyid, Muhammad Nevi sulvita karsa Ngutro, Rania Hairunnisa Nulanda, Mona Nur, A. Ainun Wulandari Nurfauziah Nurfauziah, Nurfauziah Nurhikma, Nurhikma Nurmadilla, Nesyana Oktaviani Ibrahim, Cindy Palo, Nurul Aisyah Parningan, Zherant Putra, Fadil Mula Rachmat Faisal Syamsu, Rachmat Faisal Rachmat, Rizqah Aulyna Rahman, Mochammad Erwin Rusnaedi, Adinda Nurqalbi Salsabila, Fitra Amalia Shamad, Muhammad Ishaq Sodiqah, Yani Solly Aryza Sri Julyani St.Fatimah, St.Fatimah Suhardin, Nur Isra Awaliyah Sulvita Karsa, Nevi Surdam, Zulfiyah Syahruddin, Febie Irsandy Syamsu Rijal Syarifuddin Wahid Thahir, Ilyas Wardayani Wardayani, Wardayani Wardini, Wardini Yasya, Ghina Saniyyah Putri Yuniarizka, Sekila