Claim Missing Document
Check
Articles

Effectiveness of Apigenin–Banana Stem (Musa paradisiaca) Combination Gel on Incised Wound Healing Stiani, Sofi Nurmay; Selviani, Astri; Chairani, Farahdina; Yusransyah, Yusransyah; Udin, Baha
Sciences of Pharmacy Volume 4 Issue 4
Publisher : ETFLIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58920/sciphar0404430

Abstract

Wound healing is a complex biological process involving inflammation, proliferation, and tissue remodeling. Delayed healing increases the risk of infection and other complications. Ambon banana stem (Musa acuminata) contains flavonoids, polyphenols, and tannins that support tissue regeneration, while apigenin exhibits anti-inflammatory and pro-regenerative activities. The combination of these two agents is expected to enhance wound repair. This study aimed to evaluate the effectiveness of a gel containing Ambon banana stem powder and apigenin in promoting wound healing in Sprague Dawley rats. A linear incision wound (1.5 cm × 2 mm) was created on the dorsal skin of anesthetized rats. Twenty-four male Sprague Dawley rats were divided into six groups (n = 4): untreated control (F0), negative control (gel base), positive control (Bioplacenton®), and three test formulations (F1: 5% banana stem + 10% apigenin; F2: 7.5% + 7.5%; F3: 10% + 5%). Wound length was measured daily for eight days using a digital caliper, and the percentage of wound closure was calculated. All combination gels significantly accelerated wound contraction compared with the negative control (p < 0.001). Formula F3 demonstrated the fastest healing, achieving complete closure on day 5 (1.50 ± 0.00 cm to 0.00 ± 0.00 cm), whereas the positive control reached 87.8 ± 0.15% closure by day 8. No significant differences were observed among the three test formulations. The accelerated healing is attributed to the synergistic effects of banana stem phytochemicals and apigenin. Overall, the combination gel effectively promotes wound healing and shows potential as a natural-based topical therapeutic.
Pemberian Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Nugget Lele-Tempe untuk Kader Posyandu Curug, Serang: Upaya Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Yusransyah, Yusransyah; Stiani, Sofi Nurmay; Hasanah, Indah Ayu Nur; Fauzy, Adrian Maulana; Ofsah, Olin Najilah; Udin, Baha; Adini, Syilvi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2232

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemberdayaan kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Curug dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pembuatan nugget lele-tempe (Nulte) sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dengan pendekatan CBIA (Cara Belajar Insan Aktif), pelatihan serta demonstrasi pembuatan Nulte, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test serta post-test yang terdiri dari aspek manajemen (3 pernyataan) dan aspek sosial kemasyarakatan (11 pernyataan). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji secara statistik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dimana aspek manajemen meningkat dari 23% menjadi 83% jawaban benar dan aspek sosial kemasyarakatan naik dari 34% menjadi 89%. Uji Wilcoxon memperlihatkan perbedaan bermakna antara pre-test dan post-test (p < 0,001), sementara latar belakang pendidikan dan jumlah anak tidak memengaruhi peningkatan skor. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam pencegahan stunting melalui pengolahan pangan lokal sebagai PMT bergizi.
Edukasi Efek Samping Obat dan Resiko Penggunaan Obat yang Salah di Pantiasuhan Hasanudin Pandeglang Sofi Nurmay Stiani; Yusransyah Yusransyah; Eneng Elda Ernawati; Baha Udin; Sumarlin US; Muhamad Ichsan Fahlevy; Candra Junaedi; Fajrin Noviyanto
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i1.1117

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping yang merugikan, terutama di kalangan masyarakat dengan akses informasi yang terbatas seperti orang yang tinggal di panti asuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penghuni Panti Asuhan Hasanudin Pandeglang mengenai efek samping obat dan risiko penggunaan obat yang salah melalui kegiatan pemberian edukasi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan disertai dengan diskusi tanya jawab serta evaluasi pretest dan posttest menggunakan kuesioner pengetahuan. Kuesioner tersebut dirancang untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan sebelum dan sesudah edukasi. Jumlah peserta pada kegiatan ini sebanyak 57 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta setelah dilakukan penyuluhan. Hal tersebut membuktikan bahwa kegiatan edukasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai penggunaan obat yang aman. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi kesehatan serupa di lingkungan panti asuhan lainnya untuk mencegah penggunaan obat yang tidak rasional.
COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS OF THE USE OF NARCOTIC ANALGESICS IN PATIENTS WITH POST-CAESAREAN SECTION AT A MOTHER AND CHILD HOSPITAL IN PANDEGLANGHILD HOSPITAL IN PANDEGLANG Yusransyah, Yusransyah; Stiani, Sofi Nurmay; Adini, Syilvi Adini; Fauzi, Suci Nurul
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 12 No 1 (May-August 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/dafmwq47

Abstract

The majority of patients undergoing cesarean section experience moderate to severe pain. To reduce pain after surgery, therapy can be used in the form of administering narcotic analgesics. The selection of the type of narcotic analgesic affects the level of effectiveness of treatment and the costs required. This study aims to identify the most cost-effective narcotic analgesic therapy in post-cesarean section patients. The study was conducted using a non-experimental method using a descriptive approach, as well as prospective data collection through cost analysis and direct interviews with patients using questionnaires. Cost-effectiveness analysis was conducted using the Cost Effectiveness Analysis (CEA) method using ACER and ICER values. The sample was selected by purposive sampling with a total of 90 patients, consisting of 38 patients in the Fentanyl group and 52 patients in the Fentanyl + Morphine group. The results showed that cost efficiency based on the Faces Pain Rating Scale pain scale produced an ACER value of IDR 1,561 for the Fentanyl group and IDR 1,499 for the Fentanyl + Morphine group. Meanwhile, based on the Visual Analogue Scale (VAS) pain scale, the ACER value for the Fentanyl group was IDR 751 while for the Fentanyl + Morphine group it was IDR 3,404. Based on these findings, the most cost-effective narcotic analgesic therapy according to the Faces Pain Rating Scale assessment is the combination of Fentanyl + Morphine, but based on the Visual Analog Scale assessment, the use of Fentanyl is more cost-effective than the combination of Fentanyl + Morphine.  
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan dalam Pembuatan Kosmetik Herbal Sofi Nurmay Stiani; Ade Anwar; Yusransyah Yusransyah; Baha Udin; Muhamad Ichsan Fahlevy; Enggar Rahmat Nurulloh; Siti Nurohmah Aulia Putri
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : LPPM Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70825/jptb.v8i1.2391

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of community members in producing herbal cosmetics from natural ingredients as an effort to promote economic empowerment. The activity was conducted in Curug Village, Curug District, Serang City, Banten Province, using a combination of educational sessions, practical training, and pretest and posttest evaluations. A total of 38 participants, predominantly housewives, took part in the activity. The training covered cosmetic safety education, the risks associated with hazardous chemical ingredients, and practical training in producing herbal cosmetics according to the prescribed formulations. The evaluation results showed an improvement in the participants’ knowledge levels, with the proportion of participants in the high-knowledge category increasing from 34 (89.5%) in the pretest to 37 (97.4%) in the posttest, while the low-knowledge category decreased from 1 (2.6%) to 0 (0%). The activity was effective in improving participants’ understanding and skills and has the potential to encourage entrepreneurship based on herbal products. However, understanding of legal requirements and marketing authorization remains an area that needs to be strengthened through further assistance.
Formulasi dan Optimasi Serum Kombucha Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Dengan Variasi Gelling agent Karbopol dan Xanthan Gum Eva Kholifah; Aufalya Wibirezkina; Sofi Nurmay Stiani; Endah
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 11 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v11i2.178

Abstract

Kulit merupakan organ terluar tubuh yang rentan terhadap paparan radikal bebas, yang dapat menyebabkan penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga kanker kulit. Untuk mengatasi hal tersebut, antioksidan topikal menjadi salah satu solusi efektif. Kombucha bunga kecombrang (Etlingera elatior) diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam sediaan kosmetik, seperti serum. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan formula serum berbasis kombucha bunga kecombrang dengan variasi gelling agent Karbopol dan Xanthan Gum, serta mengevaluasi stabilitas fisiknya. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan enam formula (F1–F6) yang dievaluasi berdasarkan uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan uji stabilitas melalui cycling test. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi syarat mutu fisik serum sebelum cycling, namun hanya F1, F4, dan F6 yang tetap stabil setelah uji cycling. Formula 6 (kombinasi Karbopol 1% dan Xanthan Gum 1%) sebagai formula optimum karena menunjukkan pH ideal (4,55), viskositas stabil (3483 mPas), daya sebar baik (6,04 cm), daya lekat sesuai standar (2,90 detik), dan stabilitas fisik yang baik. Dengan demikian, Formula 6 dapat dikembangkan menjadi sediaan serum antioksidan yang aman, stabil, dan efektif.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Pencegahan Stunting di Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang Yusransyah; Sofi Nurmay Stiani; Baha Udin; Resi Yulianti; Salsa Putri Fatimah Az-zahra; Desi Permatasari
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : LPPM Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70825/jptb.v8i1.2395

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that affects children’s physical growth and cognitive development. This community service activity aimed to empower the community through stunting prevention education in Kemanisan Village, Curug District, Serang City. The method used was health education accompanied by an evaluation using a questionnaire. The activity involved 26 respondents, all of whom were female. The results showed that the respondents’ average knowledge score was 6.42, with knowledge categorized as moderate (57.7%), good (19.2%), and poor (23.1%). The highest proportion of correct responses was found in the question regarding the role of integrated health service posts (Posyandu) in stunting prevention (88.5%), while the lowest was related to knowledge of nutritional supplements (26.9%). The education provided was able to improve community understanding of stunting; however, further education is needed, particularly regarding the use of nutritional supplements and family-based prevention strategies.
Co-Authors Achmad Fudholi Ade Anwar Ade Apriliani Adini, Syilvi Aditia Saeffurrohman Afifah Nur Shobah Afifah Nur Shobah Afifah Nur Shobah Agnes Syafera Agus Sulaeman Anas Subarnas Andri Harpan Anjani, Shabrina Talitha Apriliani, Ade Ashari, Elva Febri Audy Nursifa'atun Aufalya Wibirezkina Aufalya Wibirezkina Aulia, Ayu Ayuni, Eka Sirly Baha Udin Cahya, Wulan Candra Junaedi Chairani, Farahdina Desi Permatasari Dewi Intan Sri Rahayu Deya Adiby Nabillah Dharojatul Khasfah Effendi, Erwin Elfrida Ratnawati Endah Endah Endah endah, endah Endi Muchyar Eneng Elda Ernawati Eneng Elda Ernawati Enggar Rahmat Nurulloh Eva Kholifah Fajrin Noviyanto Fajrin Noviyanto Fajrin Noviyanto, Fajrin Farahdina, Chairani Fathiyati Fathiyati Fauzi, Andrian Maulana Fauzi, Suci Nurul Fauzy, Adrian Maulana Ferdiyansyah, Ferdiyansyah Fifih Lutfiyah Ghina Annufus Hanifah Dwi Safitri Harpan, Andri Hasanah, Indah Ayu Nur Hayati, Farida Herawati, Fera Indriatmoko, Dimas Danang Ismiyati, Renditya Kelutur, Faruk Jayanto Kholifah, Eva Kuncoro, Banu Kurnia, Nia Marlina Latifah Nur, Rizki Leni Halimatusyadiah Lidiah, Mae Lutfiyah, Fifih Maharani, Sylvianti Maharani, Zahra Citra Marlina, Nia Masfuah, Imas Megawati, Sefi Meila Pertiwi Mohammad Rizal Mohammad Rizal, Mohammad Muhamad Ichsan Fahlevy Nabillah, Deya Adiby Nasiti, Febriane Dwi Neneng Nasliah Nia Marlina Nita Rusdiana S.Farm., M.Sc, Apt Nur Shobah, Afifah Nurani, Agnes Wieanita Nurhayati, Ghina Siti Nurhikmah, Ihda Nurul Fitri, Nabila Ofsah, Olin Najilah Oktaviana Hadi, Agriyaningsih Perdi, Perdi Pratiwi, Linda Rani Pratiwi, Rossi Putri, Nabila Septiani Rahmawida Putri Renditya Ismiyati Renditya Ismiyati Renditya Ismiyati Resi Yulianti Rini Rumantir Ristiani, Yuanisa Rizkiana, Muhammad Dinta Rustiyani, Risa Sabilla, Aliffia Nur Saeffurrohman, Aditia Salsa Putri Fatimah Az-zahra Salsabillah, Audy Nursifa'atun Satibi . Seira, Trisya Selviani, Astri Septina Sumantri, Aulia Shabrina Talitha Anjani Shirly Kumala Shobah, Afifah Nur Siska Purnama Sari Siswa Setyahadi Siti Lailatu Zahroh Siti Marina Siti Nurohmah Aulia Putri Subchan, Mohamad Suci Nurainun Sumarlin US Sumarlin US Syifa Maulidia Rizqi Sylvi Addini Sylvianti Maharani Taofik Rusdiana US, Sumarlin Wibirezkina, Aufalya Yulistina, Isti Yusransyah, Yusransyah Zahroh, Siti Lailatu