Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DI DESA SUMBERJO KECAMATAN KANDAT KABUPATEN KEDIRI Suprihatin, Riska; Mediawati, Mika; Indriani, Ririn
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21401

Abstract

Latar belakang: Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dini pada balita dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan yang merupakan salah satu faktor penyebab kejadian stunting sehingga dapat mengganggu pada penyerapan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan. Dampak dari stunting dapat menyebabkan perkembangan kognitif, motorik, dan sosial-emosional yang buruk. Tujuan: Untuk mengetahui pemberian MP-ASI dini dengan kejadian stunting pada balita usia 1 hingga 5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan case control dengan ukuran sampel 125 anak. Jenis sampling yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu menggunakan probability sampling dengan teknik disproportionate cluster sampling dengan total sampel dalam penelitian ini menggunakan rasio 1:1 dengan sejumlah subjek dengan efek penyakit (kelompok kasus) berjumlah 30 dan tidak mempunyai efek (kelompok control) berjumlah 30. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan microtoice. Data penelitian ini dievaluasi dengan komputer menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapat peningkatan pemberian MP-ASI dini dan stunting dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan menggunakan lembar kuesioner. Kesimpulan: Pemberian MP-ASI terlalu dini kurang dari 26 minggu dapat menyebabkan stunting. Maka dari itu dapat menjadikan masukan bagi ibu-ibu dalam memberikan tambahan makanan dini dengan melakukan upaya memperbaiki jangka panjang gizi untuk bayi stunting yaitu dengan memberikan makanan tambahan setelah usia 26 minggu bagi balita stunting.
Relationship between Knowledge Level and Food Menu Selection on Perineal Wound Healing Process. wati, Evi liana; Pratamaningtyas, Susanti; Indriani, Ririn; Rahayu, Dwi Estuning
Health Gate Vol 4, No 1 (2026): January
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70111/hg4102

Abstract

The postpartum period after childbirth is a critical time for women, where perineal wounds are common and can cause discomfort and risk of infection. Food choices play an important role in wound healing, however, some mother avoid consuming meat, fish, and eggs, believing that these food can slow down the healing process. In reality, tissue regeneration requires adequate nutrition, especially protein. This study explored the relationship between the level of knowledge of food choices and the duration of perineal wound healing. A quantitative approach using a descriptive correlation design with a cross-sectional method was used. The sample consisted of postpartum women with perineal wounds at Aura Syifa Kediri Hospital who were selected by purposive sampling. Data were collected through questionnaire and direct observation and analyzed using the chi-square test to identify the relationship between food choices and perineal wound healing. The results showed that respondents who consumed food rich in protein, vitamins, and minerals healed faster than those who adhered to dietary restrictions. A significant relationship was found between dietary choices and duration of perineal wound healing. A healthy diet is essential to accelerate perineal wound healing, with adequate protein intake helping tissue regeneration. At the same time, consumption of vitamin C and iron support the healing process and boosts the immune system. Therefore, it is important to increase education on balanced nutrition for postpartum women to prevent complications that May hinder recovery.Keywords : Dietary Choices, Perineal Wound, Postpartum 
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Melalui Media Audio Visual terhadap Pengetahuan Vulva Hygiene saat Menstruasi pada Remaja Awal Usia 11-13 Tahun di SMPN 4 Kediri Herawati, Sylviana; Titisari, Ira; Indriani, Ririn; Antono, Sumy Dwi
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.428

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia transisi, dengan remaja awal berada pada rentang usia 11–13 tahun. Berdasarkan data BPS tahun 2022, terdapat 32,4 juta remaja putri di Indonesia, termasuk 4,3 juta di Jawa Timur dan 34,76 ribu di Kota Kediri. Salah satu tanda pubertas adalah menstruasi, yang menyebabkan area genital menjadi lembap dan rentan infeksi. Oleh karena itu, penting bagi remaja putri memahami vulva hygiene, yaitu menjaga kebersihan area luar organ reproduksi untuk mencegah infeksi dan menjaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan tentang vulva hygiene saat menstruasi pada remaja awal usia 11-13 tahun di SMPN 4 kediri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel sejumlah 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan cukup (50%) dan kurang (6,7%). Setelah intervensi, seluruh responden (100%) berada pada kategori pengetahuan baik. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p = 0,000), yang mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi. Hasil ini menunjukkan bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang vulva hygiene saat menstruasi. Media ini direkomendasikan sebagai metode edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja.
Pengaruh Media E-Book Terhadap Pengetahuan Kesehatan Remaja Tentang Kejadian Pernikahan Dini Di SMA 1 Mojo Azmi, Putri Acacia Fadhilah; Indriani, Ririn; Rahayu, Dwi Estuning; Rahmaningtyas, Indah
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.445

Abstract

Tren pernikahan dini di Indonesia menurun dari 10,35% pada 2021 menjadi 6,92% pada 2023, melampaui target RPJMN 2024 sebesar 8,74%, disertai penurunan dispensasi pernikahan di Jawa Timur dari 17.151 kasus pada 2021 menjadi 12.334 pada 2023. Meski angka pernikahan dini menurun, upaya berkelanjutan tetap diperlukan, namun kolaborasi sosialisasi di Kediri dinilai belum optimal. Sementara berbagai faktor minimnya pengetahuan dan pemahaman, mendorong pernikahan dini yang berdampak masa depan remaja. Penyuluhan dan media seperti e-book dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini, yang berdampak pada sikap lebih kritis dan sadar akan risikonya Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan kesehatan sebelum dan sesudah pemberian media e-book tentang pernikahan dini. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental dengan 2 kelompok subjek. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner pengetahuan kesehatan, kemudian pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini 79 siswa sebagai kelompok intervensi dan 79 siswa sebagai kelompok kontrol, didapatkan hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan p-value Test menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan perbedaan tingkat pengetahuan kesehatan sebelum dan sesudah intervemsi media e-book tentang pernikahan dini, dengan begitu terdapat pengaruh intervensi yang dilakukan didalam penelitian ini.
Efektivitas Edukasi Perawatan Payudara Terhadap Kemampuan Pencegahan Puting Lecet Pada Ibu Hamil Trimester III Nurwijayati, Mufalikha Lingga; Hardjito, Koekoeh; Wijayanti, L.A; Indriani, Ririn
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.430

Abstract

Proses menyusui seringkali mengalami hambatan, salah satunya adalah puting lecet yang menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan. Menurut data UNICEF, sebanyak 17.230.142 ibu mengalami masalah menyusui, dengan 56,4% di antaranya mengalami puting lecet. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi seperti peradangan, infeksi, hingga penyapihan dini yang menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Di Indonesia, cakupan ASI eksklusif mencapai 73,97%, sedangkan 26,03% ibu tidak dapat menyusui secara eksklusif. Puting lecet dapat dicegah melalui teknik menyusui dan perawatan payudara yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi perawatan payudara terhadap kemampuan pencegahan puting lecet pada ibu hamil trimester III. Edukasi dilakukan menggunakan metode demonstrasi dengan media phantom. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 48 ibu hamil trimester III, dengan pemilihan responden menggunakan teknik purposive sampling dalam metode non-probability sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi terhadap peningkatan kemampuan pencegahan puting lecet. Edukasi perawatan payudara terbukti meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menyusui, sehingga masalah puting lecet dapat dicegah dan tujuan pemberian ASI eksklusif dapat tercapai.
Efektivitas Kelas Prenatal Yoga Dengan Media Booklet Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Putri, Alvi Nur Puspita; Indriani, Ririn; Hardjito, Koekoeh; Antono, Sumy Dwi
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i2.432

Abstract

Beberapa keluhan selama masa kehamilan mengalami kecemasan dalam menjelang proses persalinan, khawatir akan kesehatan janin, serta kecemasan dalam menghadapi peran baru sebagai orang tua. Kecemasan dan depresi selama kehamilan menjadi masalah sebesar mencapai 12,5-42%. Di Indonesia, studi menunjukkan bahwa lebih dari 20% ibu hamil mengalami kecemasan dalam tingkat yang bervariasi. Kecemasan dan depresi dapat mengalami penyebab kematian tidak langsung atau komplikasi kehamilan dan persalinan, baik untuk ibu maupun bayi. Sebagai metode pengobatan non-farmakologis, yoga selama kehamilan dapat membantu mempersiapkan proses persalinan, mengurangi rasa nyeri, merilis stres dan kecemasan menjadi energi positif yang membantu meningkatkan keseimbangan emosi. Peneliti membuat media booklet sebagai alat edukasi untuk peserta kelas prenatal yoga dan berisi tentang manfaat yoga, teknik pernapasan, dan latihan fisik yang dapat dilakukan di rumah. Media booklet ini akan meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang yoga prenatal dan memberikan panduan praktis tentang cara menjaga kesehatan fisik dan mental selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pada ibu hamil sebelum dan sesudah kelas prenatal yoga menggunakan booklet. Jenis penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design dengan satu kelompok subjek. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner DASS-21, kemudian pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yakni sebanyak 24 ibu hamil primigravida. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan p-value Test menunjukkan p-value = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan perbedaan tingkat kecemasan pada ibu hamil sebelum dan sesudah kelas prenatal yoga menggunakan booklet.
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA ANAK TENTANG SENAM OTAK UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR Pujiastuti, Nurul; Handoko, Lukman; Gustirini, Ria; Indriani, Ririn; Sugiyatmi, Tri Astuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22313

Abstract

Abstrak: Gerakan senam otak menghubungkan otak, indera, dan tubuh untuk merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan relaksasi, kejernihan pikiran, dan fokus. Adanya gerakan dan tempo yang teratur pada senam otak sehingga dapat dengan mudah diikuti anak. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat yaitu memberikan pendidikan kesehatan tentang senam otak pada anak usia sekolah untuk meningkatkan softskill anak dalam konsentrasi belajar di Desa Kemantren Kec. Purwosari Kab. Pasuruan. Metode pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan kesehatan dengan sasaran anak usia sekolah. Peserta pengabmas sebesar 8 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa anak memiliki konsentrasi belajar sebagian besar kurang saat pre-test dan sebagian besar baik saat post-test. Konsentrasi belajar anak usia sekolah dinilai menggunakan skala tes The Army Alpha. Rata-rata nilai sebelum diberikan senam otak yaitu 2-7 (kategori rendah-sedang). Sedangkan rata-rata nilai setelah diberikan senam otak yaitu 8-12 (kategori tinggi-sangat tinggi). Kesimpulan pendidikan kesehatan tentang senam otak pada anak usia sekolah dapat meningkatkan konsentrasi belajar sebesar 100%.Abstract: Brain gymnastics movements connect the brain, senses, and body to stimulate the central nervous system, enhancing relaxation, mental clarity, and focus. The regular movements and tempo in brain gymnastics make it easy for children to follow. The objective of community service is to provide health education about brain gymnastics to school-aged children to improve their soft skills in learning concentration in Kemantren Village, Purwosari Sub-district, Pasuruan Regency. The method of community service is through health counseling targeting school-aged children. There were 8 participants in the community service program. The results of the community service show that children mostly had inadequate learning concentration during the pre-test and mostly had good concentration during the post-test. The learning concentration of school-aged children was assessed using The Army Alpha test scale. The average score before brain gymnastics was given ranged from 2-7 (low-medium category). Meanwhile, the average score after brain gymnastics ranged from 8-12 (high-very high category). The conclusion is that health education about brain gymnastics for school-aged children can increase learning concentration by 100%.
Co-Authors Abda Abda Abiddin, Andi Hayyun Alisman, Alisman Aliza, Novalia Nur Amalia, Ariza Andrianingsih, Deva Salvana Antono, Sumy Dwi Arefti, Vyola Chania AYU LESTARI Azmi, Putri Acacia Fadhilah Azzahra, Azimah Cahyani, Desy Dwi Dalimunte, Nur Aisyah Dalimunthe, Nur Aisyah Damayanti, Adelia Rosa Dwi Antono, Sumy Dwi Estuning Rahayu Eka Yusnaldi Fatikasari, Firda Fitria Ayuni fatimah Fatimah Fatmawati, Sri Ayu FIRDAYANTI, IVA Gustirini , Ria gustirini, ria Hartaty, Hartaty Helmi Noviar Herawati, Sylviana Ibrahim, Husna Indah Rahmaningtyas Indah Rahmaningtyas Ira Titisari Irawan, Irlina Raswanti Izzati, Aufi Nadrah Jalilah, Nurul Hidayatun JANNAH, MIFTAQUL Kartadarma, Supriyatni Koekoeh Hardjito Kun Aristiati Susiloretni Kundarti, Finta Isti Kusumawardani, Emi Lilis, Lilis Lubis, Desi Indriani Lubis, Pinta Rojulani Lukman Handoko Mara Samin Lubis, Mara Samin Masfufah Masfufah, Masfufah Maula, Lia Rodhiatul Mediawati, Mika Mursal Aziz Nasution, Abdul Gani Jamora Nasution, Shakira Fadla Ningrum, Fadhliya Ika Noorma, Nilam Nour Sriyanah Novika, Revi Gama Hatta Nur Azizah Nurul Pujiastuti Nurul Pujiastuti Nurwijayati, Mufalikha Lingga Nur’aini, Intan Pohan, Rinanti Ito Pradana, Chandra Anggi Purnama Sari, Reni Putri Lubis, Annisa Putri, Alvi Nur Puspita Putri, Arwita Rahajeng Siti Nur Rahmawati Rahmadani Lubis, Khaiyirah Rahmadani, Risna Ayu Rambe, Khoirul Bariah Ria Gustirini Riadi, Salamat Ritonga, Abdul Rahman Samin Lubis, Mara Sendra, Eny Setyarini, Arika Indah Siti Asiyah Sri Rosmiati Sani Sri Wahyuni Sugiyatmi, Tri Astuti Suprihatin, Riska Susanti Pratamaningtyas Susanti Susanti Sustamy, Raffiky Pinandia Wandini, Rora Rizky Wardani, Heni Setiya Warlinda, Warlinda wati, Evi liana Widiantoro, Titis Auliana Wijaya, Regita Sulistiya Nindya Wijayanti, L.A Wijayanti, Lumastari Ajeng Wijayanti, Yoga Tri Wiwik Utami Wulansari, Meinita Zuhrotunida, Zuhrotunida