Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Perbedaan Penyuluhan Dengan Media Leaflet Dan Video Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Jannah, Miftaqul; Rahmaningtyas, Indah; Indriani, Ririn; Dwi Antono, Sumy
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11747

Abstract

Angka keterlambatan diagnosa kanker payudara di Indonesia lebih dari 80% masih ditemukan dalam stadium yang lanjut sehingga pengobatan sulit dilakukan. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri, media yang sering digunakan antara lain seperti leaflet dan video animasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan penyuluhan dengan media leaflet dan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan alternatif post-test treatment pada kelompok non-ekuivalen. Sebanyak 44 responden dipilih secara acak di Kelurahan Sukorame, Kota Kediri. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada tingkat pengetahuan responden setelah diberikan penyuluhan dengan kedua media tersebut, dengan nilai signifikansi 0,006 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan efektivitas antara leaflet dan video animasi, di mana media video animasi terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai pemeriksaan payudara sendiri.
Healthy Antenatal Risk-monitoring (HARMONY) Effectiveness of Volunteer Assistance Using a Booklet on Improving Risk Detection During Pregnancy Indriani, Ririn; Abiddin, Andi Hayyun; Susiloretni, Kun A; wahyuni, sri
Health Gate Vol 3, No 4 (2025): October 2025
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70111/hg3404

Abstract

Early identification of pregnancy risk factors using the Maternal and Child Health (MCH) handbook and the Poedji Rochyati Score Card can be carried out by pregnant women or community health volunteers (cadres). Supporting cadres in identifying high-risk pregnancies facilitates timely detection and appropriate intervention. This study aimed to develop a pregnancy risk detection booklet based on the MCH handbook. A cluster randomized controlled trial with a pretest-posttest control group design was conducted in eight villages, involving 30 selected cadres recommended by local midwives based on their active participation. The intervention group received training and assistance using the developed booklet. The results demonstrated that cadres in the intervention group had significantly greater improvement in pregnancy risk detection skills compared to the control group, with a mean difference of 18.7 (95% CI: 15.2–22.2, p=0.001). In addition, cadre performance in antenatal care using the 10T approach improved by 15.7% (95% CI: 11.3–20.1, p=0.001) in the intervention group relative to the control. These findings suggest that the booklet is an effective tool for enhancing cadres’ competencies in early pregnancy risk screening and service delivery. Further development of the booklet with more engaging and culturally relevant content may enhance its utility and adoption in community health settings.
Peran Mahasiswa Kkn 19 UINSU Dalam Peningkatan Tajwid Al-Qur’an Melalui Program Mengaji Bersama Di Desa Pasir Permit Lubis, Mara Samin; Ritonga, Abdul Rahman; Indriani, Ririn; Pradana, Chandra Anggi; Amalia, Ariza
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1482

Abstract

Penelitian dan pengabdian ini menyoroti peran mahasiswa KKN 19 UINSU, dalam meningkatkan tajwid Al-Qur’an pada anak anak desa Pasir Permit, penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan data dengan observasi. dan ditemukan anak anak banyak dari anak anak desa pasir permit hanya mengetahui hurufnya saja tidak dengan tajwidnya, oleh karena itu mahasiswa KKN 19 mengimplementasikan metode Qiroati dan Attahsin untuk meningkatkan pemahaman tajwid anak anak desa Pasir Permit di rumah mengaji melalui program Gerakan Mengaji Bersama (GMB). Dengan menjalankan program ini pemahaman tajwid anak anak desa pasir permit semakin meningkat.
Pengaruh Teori Polya terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Indriani, Ririn; Rambe, Khoirul Bariah; Wandini, Rora Rizky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12259

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan suatu kemampuan berfikir tingkat tinggi yang mengharuskan siswa untuk mampu menggabungkan seluruh pengetahuan yang sudah didapatkan agar menjadi satu pengetahuan baru yang bisa di gunakan untuk menyelesaikan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Teori Polya dalam pemecahan masalah matematika dan dampaknya terhadap kemampuan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan fokus pada penelitian kepustakaan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan Teori Polya dalam pembelajaran matematika memberikan pendekatan sistematis, meningkatkan pemahaman konsep, mengembangkan strategi pemecahan masalah, dan secara signifikan meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kepercayaan diri siswa. Rekomendasi diberikan untuk mengintegrasikan Teori Polya dalam strategi pengajaran matematika guna meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Pekerja Informal Perempuan dalam Mengikuti Program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Meulaboh Indriani, Ririn; Noviar, Helmi; Hartini, Hartini; Sani, Sri Rosmiati; Alisman, Alisman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi pekerja informal perempuan dalam program ketenagakerjaan BPJS Cabang Meulaboh. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan rendahnya cakupan partisipasi BPJS Ketenagakerjaan di kalangan pekerja informal. Sektor informal merupakan sektor usaha skala kecil, khususnya bagi pekerja informal perempuan. Dikhawatirkan bahwa pemberlakuan kontribusi bagi pekerja informal perempuan akan memberatkan para pekerja tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif. Sampel dalam studi ini terdiri dari 92 pekerja informal perempuan di Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan data primer, yaitu hasil jawaban kuesioner responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial faktor-faktor seperti pendidikan, pengetahuan, tingkat pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, dan pengeluaran bulanan dapat mempengaruhi partisipasi pekerja informal perempuan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Secara simultan, faktor-faktor pendidikan, pengetahuan, tingkat pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, status perkawinan, total pengeluaran bulanan, dan kapasitas keluarga mempengaruhi partisipasi pekerja informal perempuan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, dengan nilai signifikan dari tiga variabel yang lebih kecil dari 0.05, sehingga dihipotesiskan bahwa variabel-variabel tersebut mempengaruhi partisipasi pekerja informal perempuan dalam program BPJS Cabang Meulaboh.
Hubungan Pengetahuan Menstruasi dengan Kesiapan Menghadapi Menarche pada Siswi SD Kelas IV, V, VI Wijayanti, Lumastari Ajeng; Ningrum, Fadhliya Ika; Rahayu, Dwi Estuning; Indriani, Ririn
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i11.21786

Abstract

ABSTRACT The Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI) for Adolescents in 2021 found that the average age of menarche occurred in 27.7% of girls aged 13, 22.9% aged 14, 10.9% aged 15, 2.3% aged 16, and 3.6% aged 17. This study aims to determine the level of menstrual knowledge, the readiness to face menarche, and the relationship between the two.This research used a quantitative approach with a cross-sectional correlational design. A total of 45 female students were selected through simple random sampling. The research instrument used was a structured questionnaire, and data analysis was conducted using the Spearman Rank test.The results showed that most respondents had a moderate level of menstrual knowledge (62.2%), followed by good knowledge (20%), and low knowledge (17.8%). In terms of readiness for menarche, 37.8% were ready, while 62.2% were not. The statistical test showed a significant relationship between menstrual knowledge and readiness for menarche (p = 0.001). Improving early education on menstruation is crucial in preparing young girls emotionally and cognitively to face the changes of puberty with confidence. Keywords: Menstrual Knowledge, Menarche Readiness, Female Students, Elementary School.  ABSTRAK Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) Remaja tahun 2021 menemukan bahwa rata-rata usia Menarche adalah 27,7% pada anak berusia 13 tahun, 22,9% pada anak berusia 14 tahun, 10,9% pada anak berusia 15 tahun, 2,3% pada anak berusia 16 tahun, dan 3,6% untuk anak berusia 17 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang menstruasi, kesiapan menghadapi menarche, dan hubungan antara keduanya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 45 siswi, diambil secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur, dan analisis data menggunakan uji Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup tentang menstruasi (62,2%), berpengetahuan baik (20%), dan memiliki pengetahuan kurang (17,8%). Sebanyak 37,8% responden siap menghadapi menarche, sementara 62,2% tidak siap. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche (p=0,001). Kesimpulan: Peningkatan edukasi mengenai menstruasi sejak dini sangat diperlukan untuk membentuk kesiapan emosional dan pengetahuan remaja putri menjelang masa pubertas. Kata Kunci: Pengetahuan Menstruasi, Kesiapan Menarche, Siswi, Sekolah Dasar
Pengaruh Senam Aerobik Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer di SMAN 1 dan SMAN 7 Kota Kediri Maula, Lia Rodhiatul; Cahyani, Desy Dwi; Indriani, Ririn; Kundarti, Finta Isti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11770

Abstract

Sekitar 90% wanita di dunia pernah mengalami dismenore. Di Indonesia sendiri, prevalensi dismenore primer mencapai 54,89%. Angka kejadian tertinggi umumnya ditemukan pada usia remaja, yakni berkisar 20–90%, sedangkan sekitar 15% remaja dilaporkan menderita dismenore berat. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti terganggunya aktivitas sehari-hari, menurunnya konsentrasi serta motivasi belajar, absensi sekolah, hingga menimbulkan beban ekonomi akibat biaya pengobatan dan perawatan medis yang harus dikeluarkan. Senam aerobik digunakan untuk menangani dismenore primer secara efektif dan mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap dismenore primer. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui efek senam aerobik dalam menurunkan nyeri dismenore primer pada siswi SMA kelas 10-12. Metode penelitian yang diterapkan adalah Quasi Experimental Design dengan desain pretest-posttest control group. Total sampel terdiri dari 80 responden yang terbagi secara acak ke dalam dua kelompok, dan penentuan besar sampel menggunakan rumus Federer. Hasil analisis dengan uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukkan perbedaan bermakna (p-value < 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan hasil signifikan (p-value > 0,05). Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney, diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) pada intensitas nyeri antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa senam aerobik efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore primer pada siswi kelas 10-12 di SMAN 1 dan SMAN 7 Kota Kediri.
Rekomendasi kebutuhan gizi pada ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) berbasis website Sustamy, Raffiky Pinandia; Indriani, Ririn; Utami, Wiwik; Azizah, Nur
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.1848

Abstract

Background: Nutrition counseling/education provided to pregnant women with Chronic Energy Deficiency (CED) by nutritionists and midwives is not optimal due to the continued use of conventional methods. A technology-based information system is recommended by the World Health Organization (WHO) for service delivery. Purpose: To analyze the effect of personalized nutritional recommendations for pregnant women with Chronic Energy Deficiency (CED) based on a website. Method: The study design used a quasi-experimental nonequivalent pretest-posttest with a control group. A sample size of 30 participants was divided into two groups: 15 participants in the intervention group and 15 pregnant women in the control group. The intervention group received nutrition education through a website application, while the control group received education through flyers. The study instruments included a knowledge questionnaire and a 24-hour food recall to measure energy intake. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann-Whitney tests with a significance level of p < 0.05. Results: Personalized nutritional recommendations through a website application significantly influenced the knowledge level of pregnant women with CED, with an α value of 0.0001 (< 0.05). The use of website applications has been proven to be more effective in improving nutritional understanding and energy consumption patterns of pregnant women with chronic energy deficiency (CED) compared to conventional print media. Conclusion: Website-based digital educational media can be a strategic alternative in promoting nutritional health for pregnant women to reduce the risk of CED and prevent stunting during pregnancy.   Keywords: Chronic Energy Deficiency (CED); Nutritional Needs; Pregnant Women; Website Media.   Pendahuluan: Pemberian konseling/edukasi gizi pada ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) oleh tenaga gizi maupun bidan belum optimal karena masih menggunakan metode konvensional, sistem informasi berbasis teknologi merupakan rekomendasi World Health Organization (WHO) dalam memberikan pelayanan. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh personalisasi rekomendasi kebutuhan gizi pada ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) berbasis website. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experimental nonequivalent pretest-posttest with control group dengan jumlah sampel 30 partisipan yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 15 partisipan pada kelompok intervensi dan 15 partisipan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan edukasi gizi melalui aplikasi website, sedangkan kelompok kontrol memperoleh edukasi dengan media flyer. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan dan food recall 24 jam untuk mengukur asupan energi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p < 0.05. Hasil: Adanya personalisasi kebutuhan gizi dengan aplikasi website memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil KEK dengan nilai α yaitu 0.0001 (< 0.05). Penggunaan aplikasi website terbukti lebih efektif meningkatkan pemahaman gizi dan pola konsumsi energi ibu hamil KEK dibandingkan media cetak konvensional. Simpulan: Media edukasi digital berbasis website dapat menjadi alternatif strategis dalam promosi kesehatan gizi ibu hamil untuk menurunkan risiko KEK dan mencegah stunting sejak masa kehamilan.   Kata Kunci: Ibu Hamil; Kebutuhan Gizi; Kekurangan Energi Kronis (KEK); Media Website.
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DI DESA SUMBERJO KECAMATAN KANDAT KABUPATEN KEDIRI Suprihatin, Riska; Mediawati, Mika; Indriani, Ririn
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21401

Abstract

Latar belakang: Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dini pada balita dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan yang merupakan salah satu faktor penyebab kejadian stunting sehingga dapat mengganggu pada penyerapan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan. Dampak dari stunting dapat menyebabkan perkembangan kognitif, motorik, dan sosial-emosional yang buruk. Tujuan: Untuk mengetahui pemberian MP-ASI dini dengan kejadian stunting pada balita usia 1 hingga 5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan case control dengan ukuran sampel 125 anak. Jenis sampling yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu menggunakan probability sampling dengan teknik disproportionate cluster sampling dengan total sampel dalam penelitian ini menggunakan rasio 1:1 dengan sejumlah subjek dengan efek penyakit (kelompok kasus) berjumlah 30 dan tidak mempunyai efek (kelompok control) berjumlah 30. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan microtoice. Data penelitian ini dievaluasi dengan komputer menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapat peningkatan pemberian MP-ASI dini dan stunting dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan menggunakan lembar kuesioner. Kesimpulan: Pemberian MP-ASI terlalu dini kurang dari 26 minggu dapat menyebabkan stunting. Maka dari itu dapat menjadikan masukan bagi ibu-ibu dalam memberikan tambahan makanan dini dengan melakukan upaya memperbaiki jangka panjang gizi untuk bayi stunting yaitu dengan memberikan makanan tambahan setelah usia 26 minggu bagi balita stunting.
Relationship between Knowledge Level and Food Menu Selection on Perineal Wound Healing Process. wati, Evi liana; Pratamaningtyas, Susanti; Indriani, Ririn; Rahayu, Dwi Estuning
Health Gate Vol 4, No 1 (2026): January
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70111/hg4102

Abstract

The postpartum period after childbirth is a critical time for women, where perineal wounds are common and can cause discomfort and risk of infection. Food choices play an important role in wound healing, however, some mother avoid consuming meat, fish, and eggs, believing that these food can slow down the healing process. In reality, tissue regeneration requires adequate nutrition, especially protein. This study explored the relationship between the level of knowledge of food choices and the duration of perineal wound healing. A quantitative approach using a descriptive correlation design with a cross-sectional method was used. The sample consisted of postpartum women with perineal wounds at Aura Syifa Kediri Hospital who were selected by purposive sampling. Data were collected through questionnaire and direct observation and analyzed using the chi-square test to identify the relationship between food choices and perineal wound healing. The results showed that respondents who consumed food rich in protein, vitamins, and minerals healed faster than those who adhered to dietary restrictions. A significant relationship was found between dietary choices and duration of perineal wound healing. A healthy diet is essential to accelerate perineal wound healing, with adequate protein intake helping tissue regeneration. At the same time, consumption of vitamin C and iron support the healing process and boosts the immune system. Therefore, it is important to increase education on balanced nutrition for postpartum women to prevent complications that May hinder recovery.Keywords : Dietary Choices, Perineal Wound, Postpartum 
Co-Authors Abda Abda Abiddin, Andi Hayyun Alisman, Alisman Amalia, Ariza Andrianingsih, Deva Salvana Antono, Sumy Dwi Arefti, Vyola Chania AYU LESTARI Azmi, Putri Acacia Fadhilah Azzahra, Azimah Cahyani, Desy Dwi Dalimunte, Nur Aisyah Dalimunthe, Nur Aisyah Damayanti, Adelia Rosa Dwi Antono, Sumy Dwi Estuning Rahayu Eka Yusnaldi Fatikasari, Firda Fitria Ayuni fatimah Fatimah Fatmawati, Sri Ayu FIRDAYANTI, IVA Gustirini , Ria gustirini, ria Hartaty, Hartaty Hary Soedarto Harjono Helmi Noviar Herawati, Sylviana Ibrahim, Husna Indah Rahmaningtyas Indah Rahmaningtyas Ira Titisari Irawan, Irlina Raswanti Izzati, Aufi Nadrah Jalilah, Nurul Hidayatun JANNAH, MIFTAQUL Kartadarma, Supriyatni Koekoeh Hardjito Kun Aristiati Susiloretni Kundarti, Finta Isti Kusumawardani, Emi Lilis, Lilis Lubis, Desi Indriani Lubis, Pinta Rojulani Lukman Handoko Mara Samin Lubis, Mara Samin Masfufah Masfufah, Masfufah Maula, Lia Rodhiatul Mediawati, Mika MUHAMMAD ALI Mursal Aziz Nasution, Abdul Gani Jamora Nasution, Shakira Fadla Ningrum, Fadhliya Ika Noorma, Nilam Nour Sriyanah Novika, Revi Gama Hatta Nur Azizah Nurul Pujiastuti Nurul Pujiastuti Nurwijayati, Mufalikha Lingga Nur’aini, Intan Pohan, Rinanti Ito Pradana, Chandra Anggi Purnama Sari, Reni Putri Lubis, Annisa Putri, Alvi Nur Puspita Putri, Arwita Raffiky Pinandia S Rahajeng Siti Nur Rahmawati Rahmadani Lubis, Khaiyirah Rahmadani, Risna Ayu Rambe, Khoirul Bariah Ria Gustirini Riadi, Salamat Ritonga, Abdul Rahman Samin Lubis, Mara Sendra, Eny Setyarini, Arika Indah Siti Asiyah Sri Rosmiati Sani Sri Wahyuni Sugiyatmi, Tri Astuti Suprihatin, Riska Susanti Pratamaningtyas Susanti Susanti Wandini, Rora Rizky Wardani, Heni Setiya Warlinda, Warlinda wati, Evi liana Widiantoro, Titis Auliana Widuri, Salma Santi Wijaya, Regita Sulistiya Nindya Wijayanti, L.A Wijayanti, Lumastari Ajeng Wijayanti, Yoga Tri Wiwik Utami Wulansari, Meinita Zuhrotunida, Zuhrotunida