p-Index From 2021 - 2026
8.581
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL MAGISTER HUKUM UDAYANA Jurnal Konseling dan Pendidikan English Review: Journal of English Education IJLECR (International Journal of Language Education and Cultural Review) Jurnal Dinamika Pendidikan Indonesian EFL Journal DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Selaras : Kajian Bimbingan dan Konseling serta Psikologi Pendidikan Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JET (Journal of English Teaching) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Jurnal Pendidikan dan Konseling International Journal of Demos JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Christian Humaniora JURNAL TERUNA BHAKTI JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Teologi Cultivation Jurnal Kewarganegaraan Jurnal ComunitA Servizio Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Kadesi : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Jurnal Kolaboratif Sains NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Claim Missing Document
Check
Articles

Kegiatan Belajar dan Bermain Bersama Siswa-Siswi SD Kampung Tugu, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang Lamhot Naibaho; Elferida Sormin; Christina Metallica Samosir; Sri Wahyuni Zai; Steven Empindonta Tarigan
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 5 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v5i1.4779

Abstract

Bencana gempa bumi yang terjadi di Cianjur pada bulan Desember Tahun 2022 masih menyisakan duka yang mendalam bagi warga Cianjur secara khusus di Kecamatan Cugenang yang mana beberapa desa yang menjadi pusat gempa telah memporakporandakan pemukiman warga dan menelan korban luka bahkan korban meninggal. Berbagai bantuan dari semua pihak telah diberikan, misalnya dari pemerintah, institusi perguruan tinggi dan juga lembaga sosial masyarakat. UKI salah satu perguruan tinggi swasta yang juga berperan serta dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak, secara khusus UKI mengambil lokasi di Kampung Tugu, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang. Bantuan UKI dilakukan secara bertahap dengan menurunkan tim sumber daya manusia yang dibutuhkan di lapangan, seperti tim Kesehatan, Pendidikan, Teknik dan lainnya. Kebutuhan utama warga pada saat tanggap darurat menjadi prioritas utama UKI seperti pemeriksaan kesehatan, pemberian obat dan makanan sehat bagi anak, lansia dan ibu hami, pengadaaan instalasi air bersih meliputi pengeboran air, pemasangan toren penampung air dan pemasangan MCK Portable. Selain itu juga dilakukan kegiatan psikologi healing bagi anak-anak dan lansia. Saat ini situasi sudah semakin membaik seiring dengan berjalannya waktu dan selesainya masa tanggap darurat, semua warga sudah mulai berbenah dan bantuan pun berangsur-angsur berhenti dari berbagai pihak. Namun beberapa permasalahan masih tetap dialami oleh warga yang tempat tinggalnya belum selesai dibangun oleh pemerintah, termasuk sekolah SD yang memiliki jumlah siswa sekitar 480 orang, mereka terpaksa masih harus mengikuti pembelajaran di tenda darurat oleh karena gedung sekolah yang masih belum siap dibangun. Berkaitan dengan hal tersebut, Tim LPPM UKI bersamaan dengan adanya kegiatan Monev oleh LLDikti III bersepakat untuk kembali melihat kondisi masyarakat di loasi terdampak gempa. UKI kembali ke lokasi semula yaitu di Kampung Tugu Desa Cibeureum dan melakukan kegiatan lanjutan dari kegiatan PkM sebelumnya yang kali ini menyasar anak-anak SD dengan memberikan pembelajaran menarik ketika Belajar di tenda darurat. Hasil dari kegiatan PkM antaralain sangat antusiasnya anak-anak mengikuti pembelajaran, walaupun dalam sussana bulan Ramadhan dimana anak-anak menjalankan puasa. Anak-anak didampingi orangtua dan guru menyampaikan perasaan senang mereka oleh karena kunjungan tim UKI untuk yang kesekian kalinya. Kata Kunci: Belajar; Bermain; Pembelajaran Menarik; Bencana Gempa; Kampung Tugu; Ciureum; Cugenang.
Meningkatkan Kepuasan Kerja Melalui Penerapan Pembelajaran Dalam Media Sosial Bagi Guru Pendidikan Agama Kristen Chris Pasuhuk; Bernadetha Nadeak; Djoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 8 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7865621

Abstract

Job satisfaction encourages employees to increase performance, commitment to the organization, reduce absenteeism and increase interest in the profession. It is equally important in the private and public sectors, in developed and developing countries and is an important issue to be considered in educational institutions. Learning in social media is a relatively new theory compared to other learning theories. Learn through interaction with a community of experts and fellow learners. Communication between participants relies on social networking media such as online discussions, blogging, vlogging and text messaging. As we know, there are a lot of social media that are currently used by people, especially Indonesia, namely Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn, Instagram, Pinterest, Tiktok, Youtube and others. To apply learning in social media we must pay attention to the features that can be used from each of these social media so that they can support a learning process. Then, determine which social media is suitable for the learning process you want to build. Learning in social media, there are many ways to interact between teachers and students with the presence of educational technology in the digitalization era. Likewise social media learning can support and be useful in improving the quality of teaching staff and their job satisfaction and advanced learning for Christian religious education
Pengembangan Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Remaja Generasi Z Lilis Suryani Naibaho; Dyoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4841

Abstract

Abstrak Masa remaja merupakan masa yang sangat rentan dengan banyak masalah karena masa remaja masa proses pertumbuhan dari remaja menuju dewasa. Sanagat dibutuhkan penangan dan penjagaan yang ekstra supaya remaja tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas. banyak sekolah di daerah Jawa barat yang belum memiliki guru Pendidikan agama Kristen, bahkan yg mengajar agama krsiten guru bidang study yang beragama Kristen, sehingga Pendidikan agama Kristen tidak tersampaikan dengan baik dan banyak sekolah yang memberikan kepercayaan kepada gereja untuk memberikan pengakaran tetapi gereja tidak memiliki modul pembelajaran, gereja hanya memakai khotbah pada hari minggu sebagai bahan ajar pada remaja, generasi Z, supaya remaja atau generasi Z tidak terpokus pada smartphone saja. Dengan adanya modul pembelajaran remaja, generasi Z bisa belajar tentang Firman Tuhan dan kebenara-Nya sebagai bahan ajar. Penelitian ini menggunakan Desain penelitian Research and Development (RnD). RnD merupakan aktivitas riset dasar untuk mendapatkan informasi kebutuhan pengguna (need assessment), kemudian dilanjutkan kegiatan pengembangan (development) untuk menghasilkan produk dan mengkaji keefektifan produk tersebut Kata Kunci: Pengembangan Modul Pembelajaran, Pendidikan Agama Kristen Remaja, Generasi Z Abstract Adolescence is a very vulnerable period with many problems because adolescence is a period of growth from adolescence to adulthood. It is very necessary to handle and extra care so that teenagers do not fall into promiscuity. Many schools in West Java do not have Christian religious education teachers, even those who teach Christianity are Christian study teachers, so Christian religious education is not delivered properly and many schools trust the church to provide roots but the church does not have a module. In learning, the church only uses sermons on Sundays as teaching materials for teenagers or Generation Z, so that teenagers or Generation Z are not focused on smartphones. With the learning module, youth and generation Z can learn about God's Word and His truth as teaching materials. This research uses Research and Development (RnD) research design. RnD is a basic research activity to obtain information on user needs (needs assessment), followed by development activities to produce products and assess the effectiveness of these products. Keywords: Development of Learning Modules, Youth Christian Religious Education, Generation Z
Peran Manajemen Gereja dalam Mengembangkan Pelayanan Bagi Remaja di Gereja HKBP Cipayung Cilangkap di Era Society (5.0) Sanga Harapan; Djoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3587

Abstract

The Covid-19 pandemic that has been experienced by the whole world for the last 2 years (2020 and 2021), has changed many things in the order of human life, this is also being felt in the world of ministry or the Church. Where the Church must also improve itself in dealing with the changes that occur, especially in the field of ministry for youth in the church. And this can be achieved if the church has good management in managing existing services. The purpose of this research is to explain the role of church management in developing services for youth in the Cipayung Cilangkap HKBP (Huria Batak Kristen Protestant) church after the C-19 pandemic, where the church must continue to provide the best service for the congregation in this difficult situation. The life of the youth in the church is one of the important things that must be kept in mind in church management. A shocking data was revealed by Zega, in an article which stated that 50% of the current millennial generation have left the church. This is a challenge for the church so that to deal with this problem, the church must prepare the best service for its people and this can only be achieved with good management in the ministry of the church. The results of the research prove that one of the things that triggers the problem above is the poor management of the church and this is also exacerbated by technological developments which also affect the lifestyle of young people in the church. The method used is the method of library research (library research) and descriptive research.
Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Untuk Pencehagan Perundungan Udin Firman Hidayat; Bernadetha Nadeak; Lamhot Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10326

Abstract

Perundungan merupakan isu penting yang masih terus menerus terjadi hingga saat ini. Perundungan seringkali dilakukan baik oleh sesama teman maupun oleh orang yang lebih tua terhadap korban yang memiliki posisi lebih rentan. Perundungan dapat terjadi karena berbagai faktor termasuk kegagalan manajemen pendidikan dalam menjalankan peran dan fungsinya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini dilakukan untuk mengupayakan peran PAK dalam mencegah perundungan. Penelitian dilakukan dengan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dielaborasikan dalam pola manajemen pendidikan. Melalui penelitian ini dihasilkan sebuah projek yang relevan untuk mencegah perundungan dengan penyadaran akan keberadaan manusia sebagai ciptaan yang unik.
Pengaruh Strategi PAK dan Model “Role Playing” Berbasis Keluarga Terhadap Pembentukan Karakter Anak Jhon Simatupang; Djoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11002

Abstract

Dalam upaya pembentukan karakter anak, berbagai model pembelajaran dan strategi Pendidikan Agama Kristen dapat digunakan sebagai pendukung upaya tersebut, salah satunya adalah menggunakan model pembelajaran role playing dan strategi Pendidikan Agama Kristen Berbasis keluarga. Akan tetapi sulitnya perkembangan atau pola pembentukan karakter anak disebabkan oleh gagalnya dalam memilih atau menggunakan model pembelajaran kepada anak dan strategi yang kurang tepat digunakan oleh para pendidik, baik itu guru, orang tua, maupun hamba Tuhan. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan dan pengaruh strategi Pendidikan Agama Kristen dan model pembelajaran Role Playing berbasis keluarga terhadap pembentukan karakter anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan studi literatur. Hasil penelitian ini adalah strategi Pendidikan Agama Kristen dan penggunaan model belajar role playing berbasis keluarga sebagai salah satu model pembelajaran yang mulai banyak digunakan pada Pendidikan masa kini memiliki peranan dan pengaruh penting bagi pembentukan karakter anak. Dalam strategi Pendidikan Agama Kristen, pendidik perlu memahami strategi pembelajaran yang penting dan berperan dalam proses pembelajaran PAK kepada pembentukan karakter anak didik. Dalam parenting, Anak harus dididik untuk menerapkan semua nilai-nilai sebagaimana diajarkan firman Tuhan, dan dijauhkan dari segala hal yang dilarang firman Tuhan. Oleh sebab itu, orangtua dalam keluarga memegang peranan yang sangat penting untuk mendidik anak.
Peran Kepala Sekolah Dalam Mewujudkan Budaya dan Iklim Sekolah Jimson Sitorus; Bernadetha Nadeak; Lamhot Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11566

Abstract

Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh berbagai faktor yang mempengaruhinya seperti sistem, sumber daya, pembiayaan, manajemen, dan lain-lain. Upaya pembaharuan harus terus dilakukan demi tercapainya tujuan pendidikan yang bermutu. Namun demikian, pada sekolah tertentu, terkadang belum mencapai mutu yang dikehendaki sesuai standar. Kemampuan manajerial merupakan salah satu faktor penting agar tercapai mutu pendidikan. Berdasarkan masalah ini, tujuan penelitian dalam tulisan ini adalah untuk menganalisis peran kepala sekolah sebagai manajer dalam menciptakan budaya dan iklim sekolah. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif yang berdasarkan pendekatan literature atau studi kepustakaan. Setelah menguraikan pembahasan tentang kepala sekolah, budaya, dan iklim sekolah, ditemukan hasil penelitian bahwa, budaya dan iklim sekolah merupakan upaya yang muncul dari kepala sekolah. Dialah figur penting agar tercipta budaya dan iklim dalam sebuah sekolah, yaitu pembiasaan dan suasana yang baik dan positif untuk mendorong semangat kerja dari para pendidik dan tenaga kependidikan. Bukan hanya itu, budaya dan iklim sekolah juga merupakan pembentukan karakter melalui pembiasaan dan perwujudan sekolah yang kondusif sehingga para peserta didik mendapatkan pembelajaran secara kondusif.
Model Model Grassroots Sebagai Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Di Persekutuan Kristen Sma Negeri 13 Jakarta: Kurikulum, model grassroot, Pendidikan Agama Kristen Jimson Sitorus; Dyoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11567

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) merupakan mata pelajaran yang ditetapkan sebagai bagian dari upaya pembangunan bangsa melalui pendidikan. Di SMA Negeri 13 Jakarta, PAK terlaksana dalam dua program, yaitu intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Secara intrakurikuler, mata pelajaran PAK dilaksanakan teratur di dalam kelas, sesuai dengan waktu pembelajaran, dan berpedoman pada kurikulum. Pada saat penelitian ini dilakukan, program intrakurikuler mata pelajaran ini memiliki dua pedoman yaitu Kurikulum 2013 pada kelas sebelas dan dua belas, sedangkan kelas sepuluh menggunakan Kurikulum Merdeka. Adapun pada program ekstrakurikuler, pelaksanaan PAK belum memiliki pedoman yang seharusnya dirumuskan secara rasional, memiliki tujuan, dan terdeskripsi. Artinya, program ini tidak terarah. Program ekstrakurikuler PAK di sekolah ini disebut Persekutuan Rohani Kristen 13 sebagai wadah pengembangan diri peserta didik dalam hal keagamaan. Oleh karena itu, peneliti berupaya melakukan sebuah pengembangan kurikulum berdasarkan model grassroots. Melalui penelitian literatur terhadap model pengembangan grassroots, guru PAK yang tergolong sebagai bagian dari akar rumput, menyusun pedoman atau pengembangan kurikulum sehingga dapat digunakan dalam pembinaan keagamaan atau program ektrakurikuler Persekutuan Rohani Kristen di SMA Negeri 13 Jakarta.    
Urgensitas Kompetensi Guru Agama Kristen terhadap Pendidikan Karakter Kristiani Berdasarkan Kurikulum 2013 Esta Silitonga; Djoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3657

Abstract

The urgency of the competence of Christian religion teachers for Christian character education based on the 2013 curriculum has become an increasingly important topic today. Where teacher competence is assessed by various groups as a professional description of whether or not educators (teachers) are. Even teacher competence has an influence on the success achieved by students. Capability is the result of a combination of education, training, and experience. The purpose of this study was to identify Christian characters associated with the use of the 2013 curriculum in an effort to strengthen the urgency of Christian religion teacher competence for Christian character education based on the 2013 curriculum. This study used a qualitative approach by conducting a literature review and analysis of relevant data. The results of this study indicate that the urgency of the competence of Christian religion teachers for Christian character education based on the 2013 curriculum, provides student and teacher involvement, and provides a variety of resources. This study underscores the importance of careful thought and careful planning in implementing the urgency of Christian religion teacher competence for Christian character education based on the 2013 curriculum.
Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai Peluang dan Tantangan di Era Digital Apriyanti R. S; Djoys Anneke Rantung; Lamhot Naibaho
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3718

Abstract

In the digital era that continues to develop, the integration of technology into the study of Christian religious education is a hot and important topic. The purpose of this article is to explore the opportunities and challenges of integrating technology into Christian religious education in the digital age. We look at how technology can provide new opportunities for interactive delivery of Christian religious material, increase student engagement and broaden the scope of learning. In this article, we highlight the benefits of integrating technology into Christian religious education, including the use of multimedia, e-learning platforms, applications mobile and social media. We will also discuss the importance of teacher training and development for the effective use of technology and the support and cooperation role of parents, church, and society. In addressing this, we propose an approach that focuses on developing digital literacy, responsible use of technology, understanding its ethical implications, and maintaining close human relationships between teachers and students. Through this research, we conclude that integrating technology into Christian religious education classrooms can provide significant opportunities to enhance students' learning experiences and broaden access to Christian religious education materials.
Co-Authors Aarce Tehupeiory Aarce Tehupeiory Afdaleni Agnesia, Minda G. Anneke, Djoys Rantung Apriyanti R. S Aritonang, Delinda Elizabeth Bernadetha Nadeak Boiliu, Esti Regina Boiliu, Noh Ibrahim Boy Anto Ando Silitonga Brek, Meiske Waty Brek, Meiskewaty Chris Pasuhuk Christina Metallica Samosir Citra Puspa Juwita Citra Puspa Juwita Daniel Daniel Darti, Darti Debora Inda Violita Praing Demsy Jura Desi Sianipar Djoys Anneke Rantung Djoys Anneke Rantung Djoys Annkene Rantung Dyoys Anneke Rantung Dyoys Rantung Eden Handayani Tyas Edwin Nugraha Elferida Sormin Elsudarma Santi Helena Emma Monica Siahaan Erikson JP hutabarat Esta Silitonga Esther Bessie Esther Bessie Eva Monica Teresa Kodongan Evi Deliviana Evy S Arodes Familia Novita Simanjutntak Flowrent Natalia Marpaung Fransiska Sitompul Galingging, Noven Glorya Loloagin Gunawan Tambunsaribu Halawa, Timotius Prasetyo Haposan Sahala Raja Sinaga Harefa, Kasieli Harefa, Sejiwahati Helena, Elsudarma Santi Hendrikus Male, Hendrikus Hidayat, Udin Firman Hiklai, Novret Imelda Butarbutar Jap Mai Cing Jefrit Johanis Messakh Jhon Simatupang Jimson Sitorus Laondang, Jilian Kristina Lekahena, Welly Sany Lilis Suryani Naibaho Manullang, Yehuda Parningotan Mardin Silalahi Marpaung, Flowrent Natalia Messakh, Jefrit Johanis Munthe, Abigail Fika Nababan, Samuel Nelius Harefa Nelius Harefa Nenomataus, Ade Epatri Norpin Noti, Yetri Anisa Nova Irawati Simatupang Padma, Dharmasari Panuturi sitompul Peea, Febriano Praing, Debora Inda Violita Puja Devi Sri Raso Tampubolon Purba, Leony Sanga Lamsari Purba, Sudiarjo Raharyo, Melody Yemercy Rantung, Djoys Rantung, Djoys A. Rantung, Djoys Anneke Rantung, Dyoys Anneke Remegises Danial Yohanis Pandie Rombe, Eunice Yatundu Rumodar, Gresye Karunia Sagala, Kartika Sanga Harapan Sangga, Natalia Ersy Saragi, Devi Setiyadi Siagian, Laurenz Enjelina Sianturi, Emma Sidabutar, Nerti Silalahi, Mardin Silitonga, Boy Anto Ando Sinaga, Rut Yesika Sipahutar, Agustina Siregar, Geby Arni Siregar, Geby Arny Sitohang, Susanne A H Situmorang, Aspriska R. Sri Wahyuni Zai St Fatimah Azzahra Steven Empindonta Tarigan Sudarno P Tampubolon Sumiyati Sunarto Sunarto Tehupoeiory, Aarce Tjandraputra, Edwin Nugraha Togatorop, Jonson Tompul Tompul Udin Firman Hidayat