Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Kadoma (Kartu Domino Matematika) Pada Peserta Didik Kelas IV Nasution, Dedek Handayani; Sugiarti; Prilia Rahmadina
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 8 No. 3 (2023): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v8i3.707

Abstract

Berdasarkan prasiklus, peserta didik kelas IV-C SDN Mojorejo 01 Batu mengalami kesulitan dalam menentukan pecahan senilai. Hal tersebut disebabkan karena kebanyakan peserta didik masih bingung dan kurang paham tentang konsep pecahan, apalagi untuk menentukan pecahan senilai. Selain hal itu, peserta didik sering masih terlihat tidak aktif dalam pembelajaran, pendidik juga tidak memanfaatkan media konkret dalam pembelajaran sehingga diperlukan media pembelajaran inovatif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada bab pecahan siswa kelas IV-C menggunakan media KADOMA (kartu domino matematika). Media kartu domino matematika dijadikan sebagai media atau sarana dalam mengkonkritkan konsep pecahan sehingga persepsi siswa terhadap konsep pecahan menjadi lebih jelas. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV-C SDN Mojorejo 01 Batu, jumlah total 28 peserta didik. Teknik penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan observasi, tes, dan mendokumentasi. Pendekatan yang digunakan pada penelitian adalah kualitatif. Urutan penelitian merujuk pada rancangan penelitian milik Kemmis dan Mc. Taggart dengan fase penyusunan, penerapan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut menunjukkan ketuntasan belajar klasikal pada saat prasiklus 53,6%, ketuntasan belajar pada siklus satu 67,9%, dan ketuntasan belajar pada siklus dua 82,1%. Peningkatan ini juga didukung oleh taraf ketuntasan proses pembelajaran yang dapat dilihat melalui hasil pengamatan aktivitas guru yang meningkat, pada siklus satu 90% sedangkan pada siklus dua sebesar 100%. Pelaksanaan proses pembelajaran juga terlihat dari aktivitas peserta didik, yang semula 79,25% pada siklus satu menjadi 88,4% pada siklus kedua. Dari data-data tersebut dapat saya simpulkan bahwasanya penggunaan media kartu domino mampu meningkatkan hasil belajar matematika pecahan senilai peserta didik kelas IV SDN Mojorejo 01 Batu.
PENGARUH KANGOROO MOTHER CARE TERHADAP MATERNAL ATTACHMENT PADA IBU DENGAN BAYI BARU LAHIR RENDAH/ PREMATUR puspitarini, zenni; Sugiarti
Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Mahardika
Publisher : LPPM ITEKES Mahardika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54867/jkm.v11i1.198

Abstract

ASI adalah cairan biologis yang kompleks dan makanan yang ideal untuk neonates. Neonatus yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu disebut bayi prematur. Kelahiran bayi prematur dikaitkan dengan beberapa masalah, seperti sering masuk rumah sakit, infeksi, apnea dan lain-lain. Bayi berat lahir rendah, dalam hal ini bayi kurang bulan, kehilangan kesempatan untuk mempersiapkan diri hidup diluar uterus yang biasanya terjadi pada trimester ketiga. Maternal attachment (kelekatan ibu) terbentuk selama hari pertama pascapersalinan dan merupakan dasar dari hubungan ibu-bayi. Persepsi ibu terhadap bayinya dipengaruhi secara positif saat melihat, menyentuh, dan berinteraksi dengan bayinya. Perawatan metode kanguru adalah salah satu intervensi yang diberikan untuk memfasilitasi dan menjaga ibu dan bayi tetap bersama. PMK memiliki banyak efek positif pada ibu-bayi, sehingga implementasi PMK sangat penting untuk dioptimalkan. Penelitian ini menggunakan rancangan one group pre test post test design, pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan kelekatan ibu (maternal attachment) dan bayi antara sebelum dan sesudah dilakukan perawatan metode kangguru pada bayi dengan berat lahir rendah dan atau bayi yang lahir prematur
PENOKOHAN DALAM CERPEN DUA WAJAH IBU KARYA GUNTUR ALAM Intan Ramadhani; Desi Ariyani; Sugiarti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i1.91

Abstract

Cerpen merupakan jenis prosa yang paling digemari oleh semua pecinta sastra.  Hal ini sesuai dengan isi cerpen yang memuat ungkapan emosi melalui kata-kata dalam bentuk prosa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ciri-ciri yang terkandung dalam cerpen Guntur Alam Dua Wajah Ibu. Dalam penelitian ini peneliti  melakukan analisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Dengan kata lain, penelitian ini dilakukan untuk menguraikan tokoh dan penokohan serta karakter yang terdapat dalam cerpen Dua Wajah Ibu Karya Guntur Alam sehingga informasi yang ditemukan berdasarkan metode deskripsi kualitatif. Pada analisis karakteristik, peneliti menjelaskan perbedaan tokoh-tokoh dalam cerpen Guntur Alam Dua Wajah Ibu, meliputi penokohan tokoh utama dan tokoh pendukung. Berdasarkan hasil analisis, cerpen tersebut mempunyai tokoh utama bernama Mak Inang dan lima tokoh pendukung bernama Jamal, Mai, Kurti, Mak Rifa, dan Mak Sangkut.
NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM CERPEN KEBAYA MERAH DITEBING KANAL KARYA MARTIN ALEIDA Eliya Septiarani; Risa Indriani; Sugiarti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i1.124

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai sosial budaya yang terdapat pada cerpen Kebaya Merah Di Tebing Kanal karya Martin Aleida. Nilai sosial budaya yang terdapat pada cerpen Kebaya Merah di Tebing Kanal ini terdiri dari solidaritas dan kebersamaan keluarga, pengorbanan dan kehandalan dalam keadaan sulit, ketahanan dalam  menghadapi keterbatasan, kritik terhadap politik dan kekuasaan, pengungkapan keterpurukan dan kesulitan hidup. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis nilai-nilai sosial budaya yang terdapat dalam cerpen “Kebaya Merah Ditebing Kanal” karya Martin Aleida. Desain penelitian ini adalah studi literatur. Studi literatur digunakan untuk memahami, menganalisis, dan menginterpretasikan makna yang terkandung dalam sebuah karya sastra. Sumber dat dalam penelitian ini adalah cerpen Kebaya Merah Di Tebing Kanal karya Martin Aleida. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi. Studi dokumentasi dilakukan dengan cara membaca dan memahami cerpen “Kebaya Merah Ditebing Kanal”, kemudian mencatat dan mengklasifikasikan data-data yang diperoleh berdasarkan kategori nilai sosial budaya.
PEMANFAATAN DAN PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA BULUREJO, GONDANGREJO, KARANGANYAR Sugiarti; Ariefah Yulandari
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2 Nomor 2 2023
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64795/jupadai.v2i2.108

Abstract

Meningkatkan nilai tambah pada sapi merupakan tujuan utama dalam kegiatan pengabdian ini. Pemanfaatan limbah kotoran sapi dan onggok pati aren masih belum banyak dilakukan, terlebih lagi menjadi produk pupuk organik dengan nilai komersial. Membuat lingkungan yang sehat dan memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat merupakan tujuan lain dari kegiatan ini. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dengan observasi dan pemetaan area, sosialisasi, implementasi, analisis dan evaluasi, dan peningkatan. Pengamatan dilakukan untuk meninjau area UMKM peternak sapi di  Bulurejo, Gondangrejo, Karanganyar yang selanjutnya ditemukan masalah baru dengan adanya kotoran sapi tidak terolah yang menimbulkan pencemaran bau dan limbah yang menumpuk akan memakan banyak tempat untuk penyimpanan. Dari kegiatan ini dihasilkan mesin tepat guna untuk pengolahan limbah kotoran sapi, produk pupuk organik yang mampu menahan air lebih tinggi, melalui proses pengomposan. Selain itu, juga diperoleh nilai tambah dalam aspek ekonomi maupun kesehatan karena hilangnya polusi dari kotoran sapi.
Organochlorine and pyrethroid residue in fish and sediment of Lake Singkarak, a tropical deep lake Ibrahim, Aiman; Muhamad Suhaemi Syawal; Asep Nugraha Ardiwinata; Sugiarti; Mohamad Awaludin Adam; Wathri Fitrada; Riky Kurniawan
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 29 No. 2 (2023)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2023.2084

Abstract

Agricultural activities still involve the use of synthetic pesticides to support the increase of their products. On the other hand, the use of synthetic pesticides such as organochlorines and pyrethroids may contribute to the decline of aquatic ecosystem health due to the accumulation of their residues in sediments and organisms. The current study aimed to assess the levels of organochlorine and pyrethroids pesticide residue in endemic fish and sediment from Lake Singkarak. Bilih fish and sediment samples were taken in June 2021 at ten (10) sampling sites in Lake Singkarak. The samples were extracted and analyzed by gas chromatography. Seven organochlorine compounds were measured, including aldrin, endrin, dieldrin, DDT, heptachlor, lindan, and endosulfan. Meanwhile, three compounds chosen from the pyrethroid group, cypermethrin, permethrin, and α-cypermethrin, were also measured. Four organochlorine compounds, aldrin, dieldrin, DDT, and endrin, were detected in bilih fish in three different sites. Dieldrin had the highest concentration at nd-0.007 mg/kg, followed by DDT, endrin, and aldrin. Meanwhile, in the sediments, no organochlorine compounds were detected from all observed sites. Pyrethroid compounds were detected in bilih fish at six sites. The compound with the highest concentration was permethrin (nd-0.02 mg/kg), followed by cypermethrin and α-cypermethrin. The surface sediment from three sites contained two pyrethroid residues, permethrin and α-cypermethrin, at nd-0.002 and nd-0.001 mg/kg, respectively. Our findings show that the residual levels of organochlorine and pyrethroid in bilih fish still meet the standards set by the Codex Alimentarius Commission (CAC). Nevertheless, Bilih fish accumulate more pesticide than surface sediment, so it is essential to be aware of their potential accumulation in the human body as the final consumer. Restriction on synthetic pesticide application is necessary to reduce its residue input into the lake waters for ecological and human health.
Representation of Femininity in Indonesian Folklore Sugiarti; Lestari, Fitri Anggun
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 2 (2023): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i2.25220

Abstract

At the level of social life, the issue of femininity and masculinity is still a serious topic of discussion because in the construction of patriarchal culture, there is still a clear dichotomy. Femininity in Indonesian folklore is interesting to study because it presents a female figure who is different from the reality of society and who is able to deconstruct herself. The research objectives are to reveal (1) the role of femininity in female characters in building of themselves and the environment and (2) the strength of female characters' femininity in building their self-image as dignified beings. The method used in this research is a descriptive method, namely describing the issue of femininity in folklore. The approach used in this research is feminist, an approach that emphasizes the image of women and stereotypes of women in literary works. The research data are story sequences in the form of sentences and paragraphs that describe the values of femininity in Indonesian folklore. Data collection techniques were conducted through documentation studies include classifying and categorizing data, as well as critical and creative reading and finding the power of feminism in stories. Research data analysis techniques are carried out by understanding the meaning of the text in depth, observing and exploring the message, and analyzing it interactively and dialectically for the accuracy of the findings. The results show that (1) the role of femininity of female characters in Indonesian folklore is seen in how women develop themselves and the environment, which is marked by the appearance of empowered characters; and (2) the strength of femininity possessed by female characters in building their self-image as dignified beings is shown in their ability to carry out their duties in the domestic and public spheres in a balanced manner. Women's intelligence and ingenuity are demonstrated in developing strategies for dealing with problems. Moreover, women have strong authority and independence. The conclusion that can be drawn is that the representation of femininity in Indonesian folklore is that female characters are able to position themselves with the strength built by themselves and their environment.
PKM KELOMPOK PETANI SALAK MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN DI KELURAHAN TONYAMANG KECAMATAN PATAMPANUA KABUPATEN PINRANG Sugiarti; Husain, Halimah; Maryono
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v2i1.5744

Abstract

Hasil panen salak di Kabupaten Pinrang cukup melimpah namun belum bisa dikelola secara serius sebagai sumber perekonomian keluarga. Masyarakat belum mengetahui kandungan gizi buah salak dan belum pernah mengkonsumsi hasil olahan buah salak. Mereka hanya tahu bahwa buah salak hanya dapat dimakan langsung tanpa diolah dahulu. Pengolahan buah salak melalui metode sederhana dengan teknologi sederhana yaitu pemanfaatn blender dengan kecepatan tinggi dan pisau ganda yang tajam untuk memperoleh hasil sirup, sup dan manisan yang orisinil rasanya. Hasil kegiatan yang diikuti sebanyak 43 peserta dari kelompok PKK, remaja putri dan ibu-ibu rumah tangga menunjukkan hasil maksimal dari segi kepuasan dan ilmu baru bagi mereka. Masyarakat sangat menyukai produk salak ini karenarasanya yang khas. Kesimpulan pengabdian ini disambut baik masyarakat Tonyamang karena dapat memanfaatkan buah salak yang berlimpah untuk menjadi tambahan ekomomi keluarga.
Representation of hybridity in the main character of Sindhunata’s Novel Putri Cina Alfiyah; Iswatiningsih, Daroe; Sunaryo, Hari; Sugiarti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i2.36163

Abstract

Minority and colonialism among ethnic Chinese have been growing for a long time in Java. This is a manifestation of colonialism that resulted from the invaders. This research aims to reveal the depiction of minorities and colonialism regarding the existence of ethnic Chinese in the novel Putri Cina by Sindhunata by employing a qualitative method with a hybrid approach. The data for this research are quotes of words, sentences, paragraphs, or discourse that show the presence of elements of hybridity in the novel Putri Cina by Sindhunata. The data collection technique in the research is by (1) reading in depth and repeatedly the novel Putri Cina by Sindhunata, (2) determining the elements of the hybridity approach, (3) paying close attention to every word, sentence, paragraph, or discourse that shows the existence of elements of hybridity, and (4) noting down words, sentences, paragraphs or discourse that show elements of hybridity. Data analysis uses qualitative techniques with hybridity studies. The research results show the existence of hybridity and ambivalence. In the study of hybridity, four types of hybridity were found, namely (1) dual identity, (2) intermarriage, (3) wayang potehi and cucak rowo song, and (4) arak-drinking culture.
Plankton Community Structure in the Estuaries of Banten Bay, Banten Province, Indonesia Sugiarti; Aldiano Rahmadya; Denalis Rohaningsih; Relita Novianti; Agus Waluyo; Aisyah, Siti; Rosidah
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 30 No. 2 (2024)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2024.5100

Abstract

Estuaries in Banten Bay support fisheries activities by serving as critical habitats for plankton communities, which form the foundation of the aquatic food web. This study aims to determine the structure of plankton communities, both phytoplankton and zooplankton, as baseline data for fisheries management in Banten Bay estuaries. Fieldwork was conducted in April and October 2021 at four estuaries in Banten Province: Karangantu, Wadas, Cengkok Estuary, and Pamong. Water samples were collected for plankton identification and analysis of physical and chemical water quality parameters in situ and laboratory. Key structural attributes, including Shannon - Wiener diversity index (H'), evenness index (E), dominance index (C), trophic status and canonical correspondence analysis (CCA), were also assessed. The highest abundance of phytoplankton was found in the Karangantu estuary, while the highest abundance of zooplankton was observed in the Pamong estuary, with overall abundance higher in April. Phytoplankton diversity was highest in Karangantu in October, whereas zooplankton diversity peaked in April. Plankton diversity indicated slight to moderate pollution levels, and trophic status analysis revealed eutrophic to hypertrophic conditions across the estuaries, suggesting high nutrient levels that support fish productivity. CCA revealed significant correlations between environmental variables and plankton composition and abundance. Mitigation strategies are recommended to monitor the growth of Chaetoceros sp. and Bacteriastrum sp., especially during the dry season. Long-term monitoring of water quality and plankton dynamics is essential in other estuaries of Banten Bay to assess nutrient loading impacts and develop strategies to mitigate harmful algal blooms. These efforts are critical to ensuring sustainable fisheries management in the region.
Co-Authors A. Octamaya Tenri Awaru Achmad Wahidy, Achmad Adi Soeprapto Afiat, Dominica Dini Agus Setiono Agus Waluyo Ahmad Fudhail  Majid Ai, Aisyah Aisyah, Siti Kharisma Nurul Akhodiyah, Sulistina Aldiano Rahmadya Alfiyah Anam, Mohammad Kaerul Andi Muhammad Kemai Arief Hidayat Paharuddin Andi Vania Anastasia Ariefah Yulandari Arti Prihatini As'ad, Ihwana Asep Nugraha Ardiwinata Auliyah, Army Ayu Lestari, Dyah Basuki Winarno, Basuki Chrismadha, Tjandra Chusna, Adrini Amalia Daroe Iswatiningsih Dasep Suryanto Denalis Rohaningsih Desi Ariyani Dewi Widyawati Dewiyanti Fadly Diah Ayu Amanah Djunaedi Dwi Alidya Safitri Eliya Septiarani Eva Desemberianita Evi Susanti Faiz Rahman Siddiq Faiz, Fauzi Abdullah Fitri Rahmiyatun Gaffar, Andi Widya Mufila Happy Fitria, Happy Hari Sunaryo Harlinda L Hilaluddin, Al Ibrahim, Aiman Ilham Akbar Intan Ramadhani Jumiyati Kukuh Nirmala Kusuma, Muhammad Ilham Lailatul Fitriyah Lestari, Fitri Anggun Listia Eka Sari Lutfiati, Arfia M. Fajrianor M.MUKLAS Majida, Andi Zulfa Manggiasih , Nurina Maria Lapriska Dian Ela Revita Marnilin, Feni Maryono Masbullah Mohamad Awaludin Adam Muhamad Suhaemi Syawal Muhammad Adib Fanani Muhammad Yunus Muhammad Zusanri Batubara Nafisyah, Eva Nasrul, Muit Nasution, Dedek Handayani Nirmawati Nur Hanifa Nur Syafarudin Nurfadilah Qafifah Nurmiati Nurul Fadillah Oktiyani, Rina Osi Karina Saragih Pangestu, Muhamad Aji Prilia Rahmadina Prima Gusti Yanti Primananda, Pande Gde Bagus Naya Putranto, Samuel Aditya Eko Relita Novianti Resti Septikasari Retno Novita Sari Rianti Setyawasih Riky Kurniawan Risa Indriani Robiatul Adawiyah Rosidah Safitri, Siti Indri Ainun Salnus, Subakir Samsul Hadi Saputra Adiwijaya Satya, Awalina Shalshabila Shafa Siti Aisjah Siti Aisyah Siti Latifah Siwitri Munambar Sri Dewi Lestari Sri Wulandari Samsul Sufyan, Muhamad Faza Aryansah Sugiarti, Riska Sumi Lestari, Fajar Surachman SUYONO Tika Sri Kinasih Trian Fisman Adisaputra Triyono Wahyudi Winarjo, Wahyudi Wathri Fitrada Yanuar Nurdiansyah, Yanuar Yuni Puji Hastuti Zenni Puspitarini Zulfa Nindia Zulfan Zulfikar