Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Perbandingan Tingkat Pengetahuan Mengenai Pemakaian Lensa Kontak pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2016 dan Angkatan 2018 Muhammad Al Qidham Alqifari M; Marliyanti Nur Rahmah Akib; Rezky Putri Indarwati Abdullah; Shofiyah Latief; Nevi Sulvita Karsa; Sitti Rukiyah Syawal; Azizah Anoez
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v1i2.84

Abstract

Latar Belakang: Terdapat kira-kira lebih dari 125 juta pemakai lensa kontak di seluruh dunia. Dari data pemakaian lensa kontak menunjukkan semakin meningkat dari tahun ke tahun pemakai lensa kontak dan memiliki resiko yang tinggi untuk terjadi hal-hal negatif setelah penggunaannya. Padahal pentingnya pemahaman mengenai cara penggunaan lensa kontak serta memahami indikasi dan kontraindikasi dari lensa kontak untuk menghindari komplikasi yang ditimbulkan akibat penggunaannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengetahuan mengenai pemakaian lensa kontak pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas muslim Indonesia angkatan 2016 dan angkatan 2018. Metode: Penelitian cross sectional analitik pada 136 orang mahasiswa angkatan 2016 dan 2018 yang bersedia mengisi kuisioner. Hasil: Pada angkatan 2016 rata-rata yang didapatkan adalah 16,74 sedangkan angkatan 2018 adalah 16,24 dan nilai p=0,479. Tingkat pengetahuan berdasarkan penilaian indikasi pemakaian lensa kontak nilai p pada angkatan 2016 p=0,278 dan 2018 p=0,670 sedangkan berdasarkan kontraindikasi nilai p pada angkatan 2016 0,424 dan 2018 0,907. Berdasarkan cara pemakaian angkatan 2016 nilai p=0,153 dan 2018 p=0,855. Berdasarkan komplikasi nilai p=0,536 dan 2018 p=0,92 Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan tingkat pengetahuan mengenai pemakaian lensa kontak antara angkatan 2016 dan 2018.
Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kamar Bedah Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2020 Hasmaul Husna Amin; Faisal Sommeng; Nurul Fadilah Ali Polanunu; Shofiyah Latief; Edward Pandu Wiriansya; Wirawan Harahap; Hendrian Chaniago; Fadil Mula Putra
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i8.107

Abstract

Kepuasan pasien merupakan cerminan kualitas pelayanan kesehatan yang mereka terima. Tingkat kepuasan pasien dapat diukur secara kuantitatif dan kualitatif. Jika kita akan melakukan upaya peningkatan mutu layanan kesehatan, pengukuran tingkat kepuasan pasien ini diperlukan. Ada dua faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan yaitu expected service dan perceived service. Tujuan penelitian mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan Kamar Bedah Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pria dan wanita yang telah mendapatkan pelayanan di kamar bedah Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan kepuasan secara umum didapatkan hasil terbanyak yaitu 26 responden (55,3%) merasa sangat puas, 15 responden (31,9%) merasa puas, sedangkan yang paling sedikit yaitu 3 responden (6,4%) merasa cukup puas, dan 3 responden (6,4%) merasa tidak puas terhadap pelayanan di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar secara umum. Kesimpulannya kepuasan pasien terhadap pelayanan kamar bedah rumah sakit ibnu sina bahwa dimensi reliability (kehandalan) dan emphaty (empati) memiliki tingkat kepuasan tertinggi dibanding dengan dimensi responsiveness (daya tanggap), tangible (bukti fisik) dan assuarance (jaminan), dan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kamar bedah rumah sakit ibnu sina karena adanya diskriminasi antara tenaga medis dengan pasien, pasien masih kurang aman dan nyaman dilingkungan kamar bedah dan jadwal operasi yang masih tidak tepat waktu.
Efektivitas Pembelajaran dalam Jaringan (Daring) pada Mahasiswa Siti Anisah Azzahra Rasmin; Sri Wahyuni Gayatri; Achmad Harun Muchsin; Shulhana Mokhtar; Shofiyah Latief
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i11.136

Abstract

Revolusi industri 4.0 memudahkan kita untuk terkoneksi secara online atau daring (dalam jaringan). Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ini dimanfaatkan dalam berbagai bidang terutama dibidang pendidikan. Pada awalnya pemanfaatan pembelajaran daring dalam dunia pendidikan hanya dilakukan pada beberapa institusi pendidikan. Pada pandemi covid-19, pembelajaran daring mulai diterapkan secara menyeluruh di seluruh Indonesia sebagai upaya memutus penyebaran covid-19. Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dalam jaringan (daring) ada mahasiswa. Literatur Review dengan desain Narrative Review. Dari 20 jurnal dan artikel yang teliti didapatkan 13 jurnal yang memuat tentang faktor yang berperan dalam pembelajaran daring, 9 jurnal memuat tentang media/platform pembelajaran daring, dan 7 jurnal memuat tentang efektivitas pembelajaran daring. Faktor-faktor yang didapatkan dikelompokkan menjadi tiga faktor utama yaitu faktor peserta didik, faktor instruktur/pengajar, dan faktor institusi/universitas. Media/platform yang digunakan dalam pembelajaran daring yaitu zoom meeting, google classroom, whatsapp, google meet, LMS, youtube, edmodo, moodle, google form dan lainnya. Ketiga faktor yang diteliti memiliki peran yang penting dalam mencapai pembelajaran daring yang efektif. Faktor peserta didik menjadi yang paling banyak memberikan pengaruh pada efektivitas pembelajaran daring. Media/platform yang paling banyak digunakan yaitu zoom meeting
Narrative Review: Gambaran Aktivitas Fisik Mahasiswa Saat Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 Chaerunnisa Amir; Imran Safei; Rezky Pratiwi L. Basri; Shofiyah Latief; Rezky Putri Indarwati Abdullah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i11.137

Abstract

Adanya peningkatan kasus Covid-19 mengakibatkan beberapa aktivitas dilakukan dari rumah atau WFH (Work from Home). Mahasiswa terkena dampak dari pandemic Covid-19. Perkuliahan dilakukan dari rumah. Hal ini mengakibatkan fisik mahasiswa terhambat dan sistem kekebalan tubuh berkurang yang mengakibatkan mahasiswa lebih rentan terkena Covid-19. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik mahasiswa saat pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan sumber pencairan literatur dengan menggunakan elektronik based yang terakreditasi/ terindeks sinta seperti Biomed Central, Portal Garuda, Google Scholar, Elsevie/Clinical Key, PubMed, dan sumber database lainnya. Hasil analisis tingkat aktivitas fisik pada saat pandemic covid-19 didominasi pada tingkat aktivitas fisik ringan yang dilakukan yaitu tidur, duduk santai (mengobrol dan menonton TV), bermain handphone/gadget. Untuk aktivitas fisik sedang yaitu makan, mandi/berpakaian, mencuci baju, mencuci piring, mengepel memasak, dan berjalan kaki. Untuk aktivitas fisik berat yaitu melakukan olahraga berupa bersepeda atau jogging. Terdapat pengaruh penurunan pembelajaran daring terhadap aktivitas fisik mahasiswa yaitu mahasiswa leboh banyak melakukan aktivitas fisik ringan dan sedang
Efektivitas Pembelajaran Metode Daring Pada Kegiatan Praktikum Di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Julian Muhammad Yasin; Syamsu Rijal; Edward Pandu Wiriansya; Sri Julyani; Shofiyah Latief
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i6.203

Abstract

Effectiveness generally shows the extent to which learning targets have been achieved. Effectiveness is a scale that shows the range of targets (quality, quantity and period) that have been achieved, and the greater the percentage of targets achieved, the greater the effectiveness. The change in learning methods due to the Covid-19 pandemic, was originally the face-to-face method changed to an online method which had more impact on the learning stage of students, especially medical students. For the Faculty of Medicine's curriculum which claims not only lectures, but along with practicum and clinical expertise that needs hands-on, so the change in method will definitely have an impact on student learning motivation. This research is useful for observing the effectiveness of online learning methods in practicum activities at the Faculty of Medicine, Indonesian Muslim University. This study used a quantitative method with a cross-sectional study design. From the research findings on the online laboratory practicum variable, 179 respondents (67.5%) had good practicum results, and 34 respondents (12.8%) had very good criteria. On the variable effectiveness of online practicum, the practicum results obtained with effective criteria were 86 respondents (32.5%), and very effective criteria were 66 respondents (24.9%). In the online practicum exam score variable, which has a passing threshold value, namely 61 people (23.0%) B grades, 40 B+ grades (15.1%), 26 A- grades (9.8%) and 4 A grades (1.5%). The conclusion in this study is that there is significant effectiveness in online learning methods in practicum activities at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia for students and in terms of the results of student practicum exams, evidenced by p values of 0.009 and 0.007 (p <0.05).
Faktor Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Alifyah Alza Adawiya Latuconsina; Erlin Syahril; Reeny Purnamasari Juhamran; Shofiyah Latief; Andi Tenri Sanna Arifuddin
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i9.204

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan yang semakin banyak dipakai sebagai alat ukur yang dipercaya untuk menilai keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang baik dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan maka pelayanan radiologi sudah selayaknya memberikan pelayanan yang berkualitas. Mengetahui faktor Kepuasan dan Ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan di instalasi Radiologi Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independen faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien, sedangkan variabel dependennya adalah pelayanan di instalasi Radiologi. Dari 60 responden pasien rawat jalan dan rawat inap, 45 responden (77%) menilai sangat puas terhadap pelayanan kesehatan di instalasi radiologi, sedangkan 13 responden (22%) menilai puas terhadap pelayanan kesehatan di instalasi radiologi dan 2 responden (3%) menilai cukup puas terhadap pelayanan kesehatan di instalasi radiologi. Lebih dari 50% responden merasa sangat puas tehadap pelayanan kesehatan di instalasi radiologi rumah sakit ibnu sina. Kepuasan pasien merupakan hasil dari pelayanan yang sesuai harapan
Pengaruh Penggunaan Laptop dan Gawai terhadap Kesehatan Mata Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2020 di Era Pandemi Nemal Anugrahyanti; Marliyanti Nur Rahmah Akib; Ratih Natasha Maharani; Irna Diyana Kartika K; Shofiyah Latief; Arni Isnaini Arfah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i10.210

Abstract

Saat ini Covid-19 sudah menjadi pandemi global serta bisa menular melalui droplet. Di Indonesia, per tanggal 5 Oktober 2020 telah ada 303.498 kasus positif Covid-19 serta 3,7% dinyatakan meninggal dunia. Sejak kasus pertama yang terjadi di negara kita, langkah-langkah serius telah diambil dan tingkat penyebaran pandemi Covid-19 telah dicoba untuk ditekan. Tindakan yang diaplikasikan pemerintah guna menangkal tularan ini secara physical distancing dari aktivitas work from home. Akibat work from home, bergaam kegiatan dilaksanakan dengan online memakai gadget serta laptop maka pemakaian kedua produk itu meningkat sejak pandemi. Adapun tujuan peneliti kali ini guna mengamati dampak laptop dan gawai pada kesehatan mata di era pandemi dengan metode teknik total sampling dengan menggunakan kuisioner. Melalui data yang diperoleh jika durasi pemakaian laptop paling banyak selama 5-8 jam (sedang) sebanyak 77 mahasiswa (47,5 %), untuk durasi penggunaan gawai paling banyak selama 9-16 jam (berat) sebanyak 85 mahasiswa. Berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis dengan p value <0,001 untuk durasi penggunaan laptop dan 0,033 untuk durasi penggunaan gawai sehingga dapat diketahui jika ada kaitan yang signifikan pada peningkatan durasi pemakaian laptop dan gawai dengan kejadian Computer vision syndrome.
Hubungan Antara Luas Lesi Foto Thorax Tuberkulosis Paru Dengan Hasil Sputum BTA Andi Azizah Nur Fadhilah Salim; Shofiyah Latief; Febie Irsandi Syahruddin; Edward Pandu Wiriansya; Ana Meliyana
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i5.234

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang terutama menyerang paru-paru. Pada Permenkes tahun 2016, prinsip penegakan diagnosis TB pada orang dewasa harus ditegakkan dengan pemeriksaan mikroskopis, TCM dan biakan. Penegakan diagnosis tidak dibenarkan hanya berdasarkan pemeriksaan foto thorax saja sehingga narrative review ini dilakukan untuk melihat beberapa jurnal terkait mengenai apakah ada korelasi antara hasil sputum BTA dan luas lesi di foto thorax. Mengetahui hubungan antara luas lesi foto thorax TB Paru dengan hasil pemeriksaan sputum BTA. Jenis penelitian ini adalah literature review dengan desain narrative review. Berdasarkan hasil pencarian didapatkan 14 artikel yang relevan untuk digunakan dalam narrative review ini yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang antara hasil pemeriksaan sputum basil tahan asam dan gambaran luas lesi radiologi pasien TB paru.
Relationship Between Knowledge Level And Attitude With Early Detection Behavior Of Cervical Cancer At Ibnu Sina Hospital Makassar Siti Arafiah Aqmarina; Shofiyah Latief; Rahmawati; Andy Visi Kartika; Zulfahmidah
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i9.283

Abstract

Kanker adalah penyakit keganasan yang menyerang pada dinding leher rahim akibat infeksi humanpapilloma virus. Cara penyebaran ditularkan melalui kontak seksual. Kanker serviks kedua terbanyak menyerang wanita, saat melakukan skrining hasilnya menunjukkan mereka memasuki stadium III B ke atas tingginya angka kasus kanker serviks diakibatkan karena sedikitnya wanita yang mau melakukan skrining terhadap kanker serviks. Metode IVA merupakan salah satu pemeriksaan awal kanker serviks selain itu dapat dilakukan juga metode paps smear. Pengkajian ini deteksi dini kanker serviks di Rumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina Makassar. Dengan menggunakan metode penelitian Survey analitik desain cross sectional. Penelitian ini terdapat 64 sampel, 32 terdiagnosis kanker serviks dan 32 yang tidak terdiagnosis kanker serviks. Distribusi data hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks, responden yang terdiagnosis kanker serviks dengan tingkat pengetahuan baik (73,3%), cukup (26,7%), kurang (0%), adapun responden yang tidak terdiagnosis kanker serviks dengan tingkat pengetahuan baik (26,3%), cukup (73,3%), kurang (100%) dengan P-Value 0,000. Hubungan sikap dengan perilaku deteksi dini kanker serviks pada responden yang terdiagnosis kanker serviks dengan sikap baik (53,2%), cukup (45,5%), kurang (33,3%) adapun responden yang tidak terdiagnosis kanker serviks dengan sikap baik (46,8%), cukup (54,3%), kurang (66,7%) dengan P-Value 0,715. kaitan antar taraf pengetahuan pada deteksi dini kanker serviks di Rumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina bertarget guna mengamati kaitan melalui tingkat pengetahuan masyarakat dan sikap dengan perilaku makassar hasil menunjukkan bahwa adanya hubungan sedangkan hasil menunjukkan jika tak ada kaitan antar sikap pada perilaku deteksi dini kanker serviks di Rumah Sakit pendidikan Ibnu Sina Makassar
Relationship between Knowledge Level and Attitude with Ovarian Cancer Early Detection Behavior at Ibnu Sina Hospital Makassar Raihan Aulia Arbani; Shofiyah Latief; Febie Irsandi Syahruddin; Hamsah Hamsah; Berry Erida Hasbi
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 9 (2023): September
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i9.286

Abstract

Ovarian cancer is a malignant tumor originating from the ovary with various histological types that can affect all ages, in the early stages of the disease does not show specific clinical symptoms. The Indonesian Society of Gynecologic Oncology recorded 354 cases of ovarian cancer and is the second most common gynecologic cancer. The high mortality rate is due to asymptomatic tumor growth, delayed onset of symptoms, and lack of proper screening so that ovarian cancer is only diagnosed at an advanced stage. Ovarian cancer cases that are recognized and found at an early stage and receive rapid and appropriate treatment and treatment will provide a better life expectancy. Currently, radiologic examinations for ovarian cancer detection include: Ultrasound, CT scan, PET scan, and MRI. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and attitudes with the behavior of early detection of ovarian cancer at Ibnu Sina Hospital Makassar. Research using quantitative descriptive design with cross-sectional design. Of the 60 respondents obtained results based on the category of knowledge level in patients diagnosed with ovarian cancer who have good knowledge as many as 19 respondents (100%), enough as many as 10 (41.7%), less (5.9%) good category attitudes as many as 18 (40.9%), enough 12 (80.0%), less 0 respondents (0.0%). And for the level of knowledge in patients who are not diagnosed with ovarian cancer who have good knowledge 0 respondents (0.0%), enough 14 (58.3%), less knowledge as many as 16 (94.1%), good category attitudes 26 (59.1%), sufficient category attitudes 3 (20.0%), less category attitudes 1 (100.0%). There is a relationship between the level of knowledge and attitude towards ovarian cancer early detection behavior.
Co-Authors Abbas Zavey Nurdin Abdi Dwiyanto Abdi Dwiyanto Putra Samosir Abdullah, Rezky Putri Indarwati Achmad Harun Muchsin Afrilia Chaerunnisa Alifyah Alza Adawiya Latuconsina Aminuddin Aminuddin Ana Meliyana Ananda Putra Difa Andi Alamanda Irwan Andi Azizah Nur Fadhilah Salim andi bulqis khaerunnisa Andi Husni Esa Darussalam Andi Mappaware, Nasrudin Andi Nilawati Usman Andi Pangnguriseng, Utomo Andi Rompegading Andi Tenri Sanna Arifuddin Andy Visi Kartika Andy Visi Kartika Arni Isnaini Arfah Arni Isnaini Arfah Asni, Sitti Nur Asrini Safitri Asrini Safitri Azizah Anoez Berry Erida Hasbi Chaerunnisa Amir Dafa Rizki Dahlia Dahlia Diah Tantri Darkutni Edward Pandu Wiriansya Erlin Syahril Erlin Syahril Erlin Syahril Erwin Arief Evi Silviani Gusnah Fadil Mula Putra Faisal Sommeng Fajriani Yusma Febie Irsandi Syahruddin Febie Irsandi Syahruddin Febie Irsandy Febie Irsandy Febie Irsandy Syahruddin Fitri Alfiah Zahrah Hamsah Hamsah Hasliyawati Hasan Hasmaul Husna Amin Hendrian Chaniago Hermiaty Hikmah Hiromi R Ida Royani Imran Safei Imran Safei Indah Lestari Daeng Kanang Irna Diyana Kartika K Irwan, Andi Alamanda Julian Muhammad Yasin M Hamsah M. Yogi Riyantama Isjoni Mappaware, Nasrudin Andi Marliyanti Nur Rahmah Akib Marliyanti Nur Rahmah Akib Marzelina Karim Marzelina Karim Mona Nulanda Moudyana Lukman Muh Irwan Gunawan Muhamad Ilhamsyah Dandung Muhammad Afief Batara Putra Muhammad Al Qidham Alqifari M Munjia Assagaf Nasrudin Andi Mappaware Natasha, Ratih Nemal Anugrahyanti Nevi Sulvita Nevi Sulvita Karsa Nevi sulvita karsa Nia Anggreni Nidaul Khairy Nurfan Nur Ahmad Tabri Nurul Fadilah Ali Polanunu Pangnguriseng, Utomo Andi Prema Hapsari Hidayati Rahmawati Raihan Aulia Arbani Ratih Natasha Ratih Natasha Maharani Reeny Purnamasari Juhamran Rezky Pratiwi L Basri Rezky Pratiwi L. Basri Rezky Putri Indarwati Abdullah Sarinah Mandella Rumlawan Sello, Lenni Shulhana Mokhtar Shulhana Mokhtar Sidrah Darma Sidrah Darma Siti Anisah Azzahra Rasmin Siti Arafiah Aqmarina Sitti Rukiyah Syawal Sri Ainun Zainal Siddiq Sri Julyani Sri Wahyuni Gayatri Sri Wahyuni Gayatri St.Fatimah St.Fatimah Suci Ramadhani Suliati Amir Syahril, Erlin Syamsu Rijal Utami, Dian Fahmi Utomo Andi Pangnguriseng Wawan Susilo Wirawan Harahap Wiriansya, Edward Pandu Zulfahmidah Zulfahmidah Zulfahmidah