Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of Digital Media as a Means of Public Education for the Bina Marga and Bina Construction Service of Lampung Province in Increasing Community Collaboration through Participation in Infrastructure Development (Bandar Lampung Regional Case Study) Annisa, Meisya; Wuryanti, Lestari; Nursari, Ayu
Nomico Vol. 3 No. 2 (2026): Nomico-March
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/f6wzym32

Abstract

The development of digital technology has changed the way people interact, especially in conveying information about infrastructure projects implemented by the government. The purpose of this research is to analyze the function of digital media as a means of public education from the Bina Marga and Bina Konstruksi Office of Lampung Province in increasing community cooperation through involvement in infrastructure development in the Bandar Lampung region. This research applies a quantitative approach by using the survey method. The data collection technique is carried out by distributing questionnaires to residents of Bandar Lampung City who have access and experience in using the digital platform managed by the Bina Marga and Bina Konstruksi Office of Lampung Province. The data obtained was analyzed using multiple linear regression methods with the help of SPSS software. The results of the study show that digital media has a positive and significant impact on citizen participation. Participation measured by indicators such as planning, implementation, supervision, and evaluation indicates that implementation is the most influential indicator. In addition, digital media also plays an important role in community cooperation, and public participation is proven to be a mediation variable between digital media and community collaboration. This finding shows that the more effectively digital media is used as a public education tool, the higher the level of community involvement and cooperation in infrastructure development. This research is expected to be used as an evaluation material and recommendation for government agencies to maximize the utilization of digital media as a public education tool to increase more active and sustainable community participation in infrastructure development.   
Pengaruh ROA, Pertumbuhan Penjualan, Risiko Bisnis dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Sektor Kesehatan yang Terdaftar Di BEI Tahun 2019-2023 Lestari, Tria; Wuryanti, Lestari; Mufahamah, Euis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Asset (ROA), pertumbuhan penjualan, risiko bisnis, dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar pada periode tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh 8 perusahaan dari total 23 populasi dengan periode pengamatan selama 5 tahun, menghasilkan 40 sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, disertai uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) untuk menguji hipotesis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Asset (ROA) berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan. Risiko bisnis terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap struktur modal, sementara ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, Return on Asset (ROA), pertumbuhan penjualan, risiko bisnis, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Temuan ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu mempertimbangkan faktor profitabilitas dan risiko bisnis dalam menentukan kebijakan struktur modal yang optimal. Selain itu, hasil penelitian ini juga memberikan wawasan bagi investor dalam menilai kondisi keuangan perusahaan sebelum melakukan keputusan investasi.    
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Hutang dan Kebijakan Deviden Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sub Sektor Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023 Hermayana, Anis; Wuryanti, Lestari; Mufahamah, Euis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keputusan investasi, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh perusahaan sub sektor properti yang terdaftar selama periode penelitian, serta teknik purposive sampling dalam penentuan sampel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) untuk menguji hipotesis penelitian secara komprehensif dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keputusan investasi, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi kebijakan keuangan perusahaan secara bersama-sama lebih berperan dalam meningkatkan nilai perusahaan dibandingkan pengaruh masing-masing variabel secara terpisah. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa manajemen perusahaan perlu mempertimbangkan integrasi kebijakan keuangan secara komprehensif dalam upaya meningkatkan nilai perusahaan. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan menambahkan variabel lain seperti profitabilitas, kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan perusahaan, serta memperluas cakupan sampel tidak hanya pada sub sektor properti tetapi juga sektor lain seperti perbankan dan pertambangan agar hasil penelitian lebih generalisasi dan komprehensif serta memiliki daya jelajah yang lebih luas.