Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Perlindungan Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Pengungsi di Eks Gedung Kodim Kalideres Santi
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 04 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i04.241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungankesehatan yang diberikan kepada pengungsi di masa pandemi covid-19 khususnya pengungsi di eks gedung kodim Kalideres, mengingat perlindungan di masa pandemi merupakan hak yang harus didapatkan oleh seluruh manusia tak terkecuali pengungsi. Metode penelitian yang peneliti lakukan adalah metode kualitatif deskriptif. Melalui studi literatur dan studi kasus dengan instrumen tunggal (single instrumental case study) menggunakan teknik observasi partisipan dan wawancara. Informan yang diwawancara dalam penelitian ini adalah perwakilan dari pengungsi yang tinggal di Eks Gedung Kodim Kalideres Jakarta Barat, UNHCR, CWS, dan lembaga SUAKA, melakukan kunjungan langsung dan wawancara langsung kepada perwakilan pengungsi. Hasil penelitian kali ini adalah (1). Adanya pengungsi di Kalideres merupakan efek dari adanya rumor bahwa pengungsi di Kalideres mendapatkan keistimewaan sehingga jumlah pengungsi di Kalideres selalu mengalami perubahan, dan tempat pengungsi di eks gedung kodim Kalideres merupakan tempat pengungsi yang tidak resmi, jumlah pengungsi ada 400 orang 40 diantaranya adalah anak-anak. (2). Selama pandemi ini, ada 2 kasus ditemukan yang terinfeksi covid-19 yang diberitakan, namun berdasarkan wawancara langsung kami dengan koordintor pengungsi kasus yang menyerupai gejala covid-19 lebih dari 2, dan mereka hanya melakukan pengobatan sendiri (swamedikasi). (3). Upaya sosialisasi tentang prosedur kesehatan telah dilakukan oleh UNHCR dan mitranya serta melalui pemerintah dalam hal ini Kementrian Kesehatan RI namun tidak maksimal dilaksanakan di tempat pengungsian. (4). Untuk vaksinasi saat ini organisasi CWS dan SUAKA juga tengah melakukan advokasi kepada pemerintah agar akses terhadap vaksin dapat diterima oleh para pengungsi, namun hingga tulisan ini dibuat advokasi tersebut belum mendapatkan jawaban, meskipun hampir semua pengungsi belum percaya dengan efektifitas vaksin covid-19 tapi ini menjadi tugas pemerintah dan LSM dalam mensosialisasikan kemanan dan pentingnya vaksinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perlindungan kesehatan selama pandemi covid-19 telah diupayakan oleh UNHCR dan mitranya terhadap para pengungsi yang ada di eks gedung kodim Kalideres namun perlindungan itu belum maksimal diterapkan di lapangan.
PENDIDIKAN SEBAGAI ALAT TRANSFOMASI SOSIAL Asryani; Gisca; Santi; Maulfira Magda Pratiwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.29904

Abstract

The aim of this study is to examine the role of the Dutch Ethical Policy in shaping national consciousness and the emergence of an indigenous intellectual elite who became agents of change in the struggle for Indonesian independence. The research employs a qualitative method with a historical approach, analyzing historical documents, colonial archives, and relevant literature. The findings reveal that although the Ethical Policy was intended to serve colonial interests, it inadvertently provided opportunities for education and increased social awareness among the indigenous elite. These individuals became key drivers of social transformation, fostering resistance against colonial rule and advocating for independence through organizations, education, and the media. This study concludes that colonial education served as a crucial instrument for social change and the development of Indonesian nationalism, with the indigenous intellectual elite playing a central role in the independence movement.
Klasifikasi Emosi pada Tokoh Amarah dan Baron dalam Novel Lebih Senyap Dari Bisikan Karya Andina Dwifatma: Pendekatan Psikologi David Kreech Santi; Pratomo, Nugroho Widhi
REFEREN Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i2.20255

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk emosi yang dialami oleh tokoh utama, Amarah, berdasarkan klasifikasi emosi menurut David Krech. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik baca-catat yang difokuskan pada narasi dan dialog yang menggambarkan ekspresi emosional Amarah. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa emosi kesedihan merupakan emosi yang paling dominan membentuk perjalanan psikologis tokoh Amarah, disusul oleh rasa bersalah, rasa malu, kebencian, cinta, rasa bersalah yang dipendam, dan kecenderungan menghukum diri sendiri. Kesedihan muncul secara kuat saat Amarah menghadapi kegagalan dalam hubungan keluarga serta kehilangan dalam kehidupan pribadinya. Rasa bersalah, termasuk yang dipendam, tampak dari sikapnya terhadap masa lalu, khususnya terkait hubungannya dengan sang ibu. Emosi malu terlihat ketika ia mengalami kegagalan sosial dan menerima pandangan negatif dari masyarakat. Sementara itu, kebencian dan cinta muncul secara kompleks dalam relasi dengan orang-orang terdekat, dan kecenderungan menghukum diri tergambar dari kebiasaannya menyalahkan diri atas berbagai pengalaman traumatis. Penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai representasi emosi dalam sastra Indonesia kontemporer melalui pendekatan psikologi sastra. Temuan menunjukkan bahwa Andina Dwifatma berhasil menghadirkan kompleksitas emosi tokoh Amarah dengan menggunakan narasi yang reflektif dan simbolik, yang secara kuat menggambarkan pergulatan batin tokoh dalam menghadapi tekanan emosional dari realitas hidupnya.
Patterns of Pneumonia Disease Distribution Among Toddlers in South Sumatra, Indonesia: A Descriptive Analysis from 2021 to 2023 Sulfiliana; Sitti nur Aminah; Rianti natasya rusdi; Santi; Shabrina Dwi Artikasari
Journal of Epidemiology and Health Science Vol. 3 No. 1 (2026): January - April
Publisher : Yayasan Cipta Anak Bangsa (YCAB) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/jehs.v3i1.1463

Abstract

Background: Pneumonia is an infectious disease of serious concern because it can affect all age groups, especially toddlers who have a vulnerable immune system. Toddlers are highly susceptible to pneumonia and require special attention in prevention and control efforts. Objectives: This study aims to describe the distribution of pneumonia among under-fives in South Sumatra Province during the 2021-2023 period based on secondary data from the South Sumatra Province Health Profile. Methods: The method used in this study was descriptive quantitative by analyzing secondary data obtained from the South Sumatra Province Health Profile Data were analyzed by organizing the number of pneumonia cases among under-fives per year into tables and graphs, and analyzed narratively to identify patterns and trends in incidence. Results: The analysis showed fluctuations in the number of pneumonia cases among under-fives during the period 2021 to 2023, with some years experiencing a decrease in the number of cases Pneumonia is caused by various pathogens such as bacteria, viruses, and fungi, which are the main factors in the variation of case trends. Conclusion: The distribution of pneumonia among under-fives in South Sumatra Province indicates the need for effective implementation of the Acute Respiratory Tract Infection (ARI) eradication program. This program is an integral part of health development that aims to improve the quality of human resources through the prevention and control of infectious diseases.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGGAMBAR CORAK BATIK MOTIF BUGIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIFE LEARNING) PADA SISWA KELAS X AP 1 SMK NEGERI 4 SINJAI Santi; Meisar Ashari; Makmum
Harmoni: Jurnal Pemikiran Pendidikan, Penelitian Ilmu-ilmu Seni, Budaya dan Pengajarannya Vol 10 No 1 (2020): HARMONI: APRIL 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muham

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jyp3pd60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menggambar corak batik motif Bugis melalui penerapan model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) pada siswa kelas X AP 1 SMK Negeri 4 Sinjai. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan hasil belajar siswa, dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif terbukti dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menggambar corak batik motif Bugis, sehingga hipotesis tindakan diterima
Co-Authors Abdillah, Andi Massoeang Afifah Islamia Agus Gunawan Aidah Sari Ramadani Aisyah, Riha Datul Akmal Askar Anasari Andi Danil Andi Fausia Andi Muhammad Abrar Andi Saifah Andi Syahrir Angela Caroline, Angela Anisa, Faefaya Ziadatul Ardiputra, Muh. Akbar Arfianty ari krisnohadi Ariadi, Herman Arifhan Ady Asryani Ayu Amelia Bambang Sardi Bayu Sefdiantoro Dea Angraini Denny Rusdianto Desti Detriyanti Bangian Diah Retnowati Emi Sita Eriana Erwin Susanto Febrian, Muhammad Feri Talio Fitri Silvia Sofyan Fitriana Fitriana Gisca Hadijah Febriana Haeruddin Hafid Harahap, Sahrul Sori Alom Herlina, Dian Nora Hisanti Tobing, Suasana Hutagalung, Arvadi Iin Patimah Irawaty Irfan Yusuf Irma Irwan Iswantoro j-sika Jayawarsa, A.A. Ketut Khalisnah Nur Sabila Kuntum An Nisa Imania Liska Kala’ Sendong Luluh Abdilah Kurniawan Mahmud, Andi Tenri Bau Astuti Makmum Mandala Putra Masrin Masud, Anis Anshari Maulfira Magda Pratiwi Meisar Ashari Mohammad Rivaldi Putra Pratama Mori Maranata Mudim Muhammad Jahran R.A Murlan Musjaya M. Guli Nadella, Nira Nalce Lante Nelly Fitriani, Nelly Ni’mah Wahyuni Novia Sandra Dewi Novia, Mia Nur Nur Indah Aprilia, Nur Indah Nurbaeti Nurfadila Pratomo, Nugroho Widhi Purnomo, Sodik Dwi Ratna Herawatiningsih Rezky Fauzan Rianti natasya rusdi RR. Prima Dita Hapsari Setyaningsih Shabrina Dwi Artikasari Sindi Siti Husnul Bariah Siti Rahmalia Sitti nur Aminah Sulakhudin Sulfiliana Sutiyono Tanti Suryawantie Tobing, Suasana Hisanti Tobing, Suasana Hisanty Tomahuw, Roberto Toni Endaryono, Bakti Verawati Wafiq Nurfadilah Wahyu Setiawan Wahyuni, Yulina Tri Wasiman, Wasiman Weny Dwi Ningtiyas Widhya Afitri Yoke Pribadi Kornarius Yuka Pratama Mutiara Alizen Yuniar Purwanti