Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : REFEREN

Klasifikasi Emosi pada Tokoh Amarah dan Baron dalam Novel Lebih Senyap Dari Bisikan Karya Andina Dwifatma: Pendekatan Psikologi David Kreech Santi; Pratomo, Nugroho Widhi
REFEREN Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i2.20255

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk emosi yang dialami oleh tokoh utama, Amarah, berdasarkan klasifikasi emosi menurut David Krech. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik baca-catat yang difokuskan pada narasi dan dialog yang menggambarkan ekspresi emosional Amarah. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa emosi kesedihan merupakan emosi yang paling dominan membentuk perjalanan psikologis tokoh Amarah, disusul oleh rasa bersalah, rasa malu, kebencian, cinta, rasa bersalah yang dipendam, dan kecenderungan menghukum diri sendiri. Kesedihan muncul secara kuat saat Amarah menghadapi kegagalan dalam hubungan keluarga serta kehilangan dalam kehidupan pribadinya. Rasa bersalah, termasuk yang dipendam, tampak dari sikapnya terhadap masa lalu, khususnya terkait hubungannya dengan sang ibu. Emosi malu terlihat ketika ia mengalami kegagalan sosial dan menerima pandangan negatif dari masyarakat. Sementara itu, kebencian dan cinta muncul secara kompleks dalam relasi dengan orang-orang terdekat, dan kecenderungan menghukum diri tergambar dari kebiasaannya menyalahkan diri atas berbagai pengalaman traumatis. Penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai representasi emosi dalam sastra Indonesia kontemporer melalui pendekatan psikologi sastra. Temuan menunjukkan bahwa Andina Dwifatma berhasil menghadirkan kompleksitas emosi tokoh Amarah dengan menggunakan narasi yang reflektif dan simbolik, yang secara kuat menggambarkan pergulatan batin tokoh dalam menghadapi tekanan emosional dari realitas hidupnya.
Co-Authors Abdillah, Andi Massoeang Afifah Islamia Agus Gunawan Aidah Sari Ramadani Aisyah, Riha Datul Akmal Askar Anasari Andi Danil Andi Fausia Andi Muhammad Abrar Andi Saifah Andi Syahrir Angela Caroline, Angela Anisa, Faefaya Ziadatul Ardiputra, Muh. Akbar Arfianty ari krisnohadi Ariadi, Herman Arifhan Ady Arneta Ary Yudianto Asryani Ayu Amelia Bambang Sardi Bayu Sefdiantoro Dea Angraini Denny Rusdianto Desti Detriyanti Bangian Diah Retnowati Emi Sita Eriana Erwin Susanto Febrian, Muhammad Feri Talio Firdaus Fitri Silvia Sofyan Fitriana Fitriana Florentina Maria Panda, Florentina Maria Gisca Gita Hadijah Febriana Haeruddin Hafid Harahap, Sahrul Sori Alom Haris Fadillah Hasibuan, Molani Paulina Hasibuan Herlina, Dian Nora Hery Haryanto Hisanti Tobing, Suasana Hutagalung, Arvadi Ifada, M.Zakian Iin Patimah Irawaty Irfan Yusuf Irma Irwan Iswantoro j-sika Jayawarsa, A.A. Ketut Khalisnah Nur Sabila Kuntum An Nisa Imania Liska Kala’ Sendong Luluh Abdilah Kurniawan Mahmud, Andi Tenri Bau Astuti Mandala Putra Masrin Masud, Anis Anshari Maulfira Magda Pratiwi Mohammad Rivaldi Putra Pratama Mori Maranata Mudim Muhammad Jahran R.A MUKAROMAH, LUTFAH Munawaroh, Tita Latifah Murlan Musjaya M. Guli Muzaka, Maimun Nadella, Nira Nalce Lante Nelly Fitriani, Nelly Ni’mah Wahyuni Novia Sandra Dewi Novia, Mia Nur Nur Indah Aprilia, Nur Indah Nurbaeti Nurfadila Nurul Hasanah Pratomo, Nugroho Widhi Purnomo, Sodik Dwi Ratna Herawatiningsih Reiva Rezky Fauzan Ridha Mustaqiem RR. Prima Dita Hapsari Sari, Ratih Permana Setyaningsih Sidik, Dikdik Zafar Sindi Siti Husnul Bariah Siti Rahmalia Sulakhudin Sutiyono Syahputra, Ricky Andi Tanti Suryawantie Tobing, Suasana Hisanti Tobing, Suasana Hisanty Tomahuw, Roberto Toni Endaryono, Bakti Verawati Wafiq Nurfadilah Wahyu Setiawan Wahyuni, Yulina Tri Wasiman, Wasiman Weny Dwi Ningtiyas Widhya Afitri Yoke Pribadi Kornarius Yopi Yuka Pratama Mutiara Alizen Yuniar Purwanti