Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Teknik Desensitisasi Kecemasan Berbicara di Depan Umum pada Siswa SMA Negeri 2 Binjai Damanik, Adelia Santi; Lubis, Ramadhan; OK, Azizah Hanum
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 3 (2023): Oktober 2023-Januari 2024
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v3i3.399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknik desensitisasi kecemasan berbicara di depan umum pada siswa SMA Negeri 2 Binjai. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dari peneltian ini terdiri dari 1 guru BK dan 5 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi dengan menanyakan hal yang sama dengan sumber berbeda. Hasil dari penelitian ini yaitu guru bimbingan konseling (BK) mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengatasi kecemasan berlebihan pada siswa. Hal ini sesuai dengan fungsi BK yaitu membantu peserta didik untuk berkembang secara optimal sesuai dengan perkembangan dan tuntutan yang terjadi di lingkungan. Implementasi yang dilakukan guru BK dalam mengurangi kecemasan berbicara dengan mengaplikasikan layanan bimbingan individu maupun kelompok, sehingga siswa mampu mengaplikasikan dengan optimal ketika berbicara di depan umum.
Harmonisasi Ilmu dan Iman : Peran Wahdatul Ulum dalam Proses Islamisasi Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan di Indonesia Putri, Umi Muti’ah; Burhanuddin, Burhanuddin; OK, Azizah Hanum
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i1.2277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran wahdatul ulum sebagai pendekatan integratif dalam harmonisasi antara ilmu dan iman, terkhusus dalam konteks islamisasi ilmu pengetahuan dalam bidang pendidikan. Konsep fundamental wahdatul ulum dalam pemikiran Islam ini menekankan pada kesatuan ilmu pengetahuan yang pada dasarnya semua bersumber dari satu hal, yaitu Allah Swt. Masalah utama yang akan dibahas adalah melihat peran wahdatul ulum dalam proses islamisasi ilmu pengetahuan sebagai jawaban atas adanya dikotomi antara ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai keimanan yang sering kali memisahkan keduanya dalam proses pendidikan dan pengembangan ilmu. Sehingga tidak ada lagi pertentangan antara ilmu agama dan ilmu umum, melainkan keduanya saling melengkapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, di mana data diperoleh melalui analisis teks keislaman, konsep wahdatul ulum, kajian teoretis tentang islamisasi ilmu pengetahuan dan kajian ilmiah pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa wahdatul ulum mampu menjadi kerangka konseptual yang menjembatani sains dan nilai-nilai Islam sehingga menghasilkan paradigma ilmu pengetahuan yang tidak hanya memperkuat landasan keilmuan yang sesuai dengan syariat Islam tetapi juga relevan untuk menjawab tantangan global dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern.
Pendidikan Multikultural: Mengintegrasikan Keragaman Suku, Agama, Budaya, Sosial, dan Gender dalam Pembelajaran Azimi, Muhammad Habibi; Aldiansyah, Aldiansyah; OK, Azizah Hanum
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.2719

Abstract

Tujuan dari studi ilmiah ini adalah untuk menganalisa lebih mendalam terkait dengan pendidikan multikultural dalam rangka mengintegrasikan keragaman suku, agama, budaya, sosial, dan gender dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Data yang dipergunakan dalam kajian ini merupakan data sekunder, meliputi berbagai jurnal, serta buku yang sesuai dengan topik yang dikaji. Hasil studi menyatakan bahwa pada dasarnya pendidikan multikultural tidak akan pernah ada tanpa adanya keberagaman yang mendasari terjadinya polemik di masyarakat. Pendidikan multikultural sendiri merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang memposisikan pandangan multikultural sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Dalam pendidikan multikultural, terdapat beberapa komponen yang perlu untuk diintegrasikan dengan baik dalam diri peserta didik maupun masyarakat agar nantinya tercipta masyarakat yang memiliki sifat toleransi dan multikultural dalam dirinya. Adapun untuk dapat mengintegrasikan berbagai komponen tersebut, pendidik perlu memperhatikan elemn-elemen penting dari pendidikan multikultural, yakni kesadaran budaya, relevansi budaya, lingkungan yang mendukung, akses yang adil, fleksibilitas pembelajaran, dan integrasi instruksional. Abstract The purpose of this scientific study is to conduct an in-depth analysis of multicultural education to integrate diversity in ethnicity, religion, culture, social status, and gender into learning. This research employs a qualitative research method with a library research approach. The data used in this study consists of secondary data, including various journals and books relevant to the topic under review. The results of the study indicate that multicultural education fundamentally cannot exist without the diversity that underpins societal conflicts. Multicultural education is a discipline that positions multicultural perspectives as an essential part of the educational process. In multicultural education, several components need to be effectively integrated into learners and society to cultivate a community characterized by tolerance and multicultural values. To integrate these components, educators must consider key elements of multicultural education, namely cultural awareness, cultural relevance, supportive environments, equitable access, flexible learning, and instructional integration.
Pendidikan Multikultural dalam Konteks Global: Tantangan dan Peluang Pohan, Sonya Elsa Triyanda; Ismail, Ismail; Sitorus, Muhammad Rum; OK, Azizah Hanum
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2720

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pendidikan multikultural dalam konteks global dengan fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi dalam implementasinya. Di era globalisasi, pendidikan multikultural menjadi semakin krusial sebagai instrumen untuk mempersiapkan generasi yang mampu hidup harmonis dalam masyarakat yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama pendidikan multikultural meliputi: (1) kesenjangan sosio-ekonomi, (2) ketidaksetaraan gender, (3) implementasi era digital, (4) homogenitas lingkungan sosial, (5) arus globalisasi. Sementara itu, peluang yang dapat dioptimalkan mencakup: (1) meningkatkan toleransi dan pemahaman diantara individu, (2) dialog dan toleransi agama, (3) mengurangi potensi konflik, (4) pemanfaatan teknologi digital. Kesimpulan penelitian mengindikasikan bahwa keberhasilan pendidikan multikultural memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek kebijakan, kurikulum, dan praktik pembelajaran. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kebijakan pendidikan inklusif. Pengembangan kurikulum berbasis keragaman dan peningkatan kapasitas pendidik dalam manajemen kelas multikultural.
Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal (Melestarikan Budaya Tari Daerah sebagai Warisan Budaya Bangsa) Armansyah, Armansyah; Ramadhan, Wahyu; OK, Azizah Hanum
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i2.2721

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa lebih mendalam mengenai pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal, khususnya dalam penelilian ini adalah tari daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Data yang dipergunakan dalam kajian ini menggunakan berbagai jurnal dan buku yang sesuai dengan topik yang dikaji. Hasil studi menyatakan bahwa kearifan (budaya) lokal dapat menjadi salah satu sumber pembelajaran multikultural terbaik bagi peserta didik. Warisan budaya lokal yang dijadikan sebagi sumber pembelajaran tersebut tidak hanya menjadi media untuk mencapai tujuan pendidikan multikultural, tetapi juga sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan warisan budaya agar tidak tergerus oleh jaman. Bahkan lebih jauh lagi, kearifan lokal dalam penerapannya mampu menjadi sarana dalam meningkatkan pemahaman moderasi beragama bagi siswa. Salah satu contoh dari penerapan kearifan lokal sebagai sumber pembelajaran multikultural dan upaya dalam meningkatkan pemahaman moderasi beragama bagi siswa adalah Tari Gandrung Banyuwangi. Upaya pemerintah Banyuwangi dalam melestarikan Tari Gandrung patut untuk dicontoh oleh pemerintah daerah lainnya. Hal ini tidak hanya sesuai dengan pengaplikasian kurikulum yang berlaku saat ini, tetapi juga menjadi sarana pengembangan diri dan pelestarian warisan budaya bangsa.
Contribution of Learning Method and Activities to the Learning Outcomes of Fikih Students at Madrasah Tsanawiyah Zega, Faris Indra Pratama; Nahar, Syamsu; OK, Azizah Hanum
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 4 No. 1 (2022): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v4i1.1238

Abstract

The purpose of this study is to determine the impact of learning methods and learning activities on the learning outcomes of fiqh students at a private madrasah tsanawiyah in Gunung Sitoli city. This Research quantitative research method with a correlation research approach was used in this study. This study employs both a population and a sample. This study included four madrasas as participants. Only 72 students from the four madrasahs are included in the population. The sample is comprised of 72 students drawn from the entire population. The study's findings indicate that there is a positive and significant relationship between the application of learning methods and student learning outcomes of Fiqh, which means that the higher and more positive the application of learning methods, the higher and more positive the student learning outcomes, with an effective contribution of 9.90 percent. This means that a variation of 9.90% in the variable application of learning methods can be predicted in terms of improving students' Fiqh learning outcomes.
Internalization of Multicultural Islamic Education in Pharmaceutical Vocational School, Medan City Dalimunthe, Uswatun; OK, Azizah Hanum; Arsyad, Junaidi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.4991

Abstract

Pharmacy Vocational High School is one of the educational institutions involved in the form of health services. Interdisciplinary knowledge is not enough. Pharmacy majors also emphasize developing potential in the technology for manufacturing, storing and supplying medicines. In the daily context, it also requires interaction in a multicultural environment and adheres to Islamic values. In general, Islamic teachings with a multicultural paradigm have been manifested in Islamic religious education which is explicitly expected to be implemented by all students in their professional world. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This research managed to find that; Islamic religious education with a multicultural paradigm has been successfully internalized through good interrelationships in the school environment, internalized values include tolerance (tasamuh), mutual assistance (ta'awun) and social harmony (tawazun), and moderation in religion (tawasuth). Furthermore, this study also found that the internalization of multicultural values goes through the stages of value transformation, value transactions, and trans-internalization of values that are manifested through teaching and cultivating by upholding tolerance.
The Role Of Syekh Haji Bahauddin Tawar In Islamic Education In Aceh Singkil Mukhlis, Mukhlis; Mukti, Abd.; OK, Azizah Hanum
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.6223

Abstract

This research aims to determine the role of Sheikh Haji Bahauddin Tawar in the implementation of Islamic education in Aceh Singkil. This research method uses a qualitative approach and the focus in this research is discussing character study research. Data collection for this research was obtained using participant observation, interviews and study techniques. documents. Analysis of this research data was obtained using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research revealed findings that the development of the Islamic Education institution founded by Sheikh Haji Bahauddin Tawar in Aceh Singkil has developed well. The efforts made by Sheikh Haji Bahauddin Tawar in the Islamic Education Institution in Aceh Singkil are: 1. Managing the Darul Muta'allimin Islamic boarding school well 2. Establishing educational institutions in villages in collaboration with the local community 3. Sending students to become teachers’ educators to villages 4. Inviting the community to provide an understanding of how important Islamic religious knowledge is in religious dialogue and lectures 5. Fostering the community through the forum of Tarikat (persulukan) 6. Conveying da'wah through the practice of five daily prayers and the Prophet's salawat and Islamic poetry. There is a very close connection between the educational institution founded by the students of Sheikh Haji Bahauddin Tawar and the thoughts and ideas of Sheikh Haji Bahauddin Tawar which played a role in the implementation of Islamic religious education and the institution he founded, namely the Darul Muta'allimin Tanah Merah Islamic boarding school.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Dalam Pembelajaran di SD Negeri No. 104274 Pematang Kasih Kecamatan Pantai Cermin Kabupatan Serdang Berdagai Sitepu, Nur Alfina Sari; OK, Azizah Hanum
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 13 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2023.13.2.26-35

Abstract

In the learning process is not only related to knowledge but communication in the world of education is also very important. Every learning activity is synonymous with communicating, therefore a teacher has an important role in developing students' communication skills in learning. So there needs to be an effort made by PAI teachers at SD Negeri No. 104274 Pematang Kasih to improve students' communication skills to make it easier for students to understand the learning material delivered. The efforts made are in the form of providing good communication examples, guiding students when asking questions, making presentations in discussion activities, using question and answer methods, using active learning strategies and doing habituation. This research uses qualitative methods with a phenomenological approach. The purpose of the efforts made is to create effective communication and a pleasant learning atmosphere.
NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA (ANALISIS PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KURIKULUM MERDEKA JENJANG SEKOLAH DASAR) Sihombing, Arfiana; OK, Azizah Hanum
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36993

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat menganalisis nilai-nilai moderasi beragama (analisis pada mata pelajaran agama Islam dan budi pekerti kurikulum merdeka jenjang sekolah dasar). Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Proses pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu buku teks siswa mata pelajaran agama Islam dan budi pekerti kurikulum merdeka terdiri dari kelas I sampai kelas IV jenjang sekolah dasar, dan sumber data sekunder yaitu berupa jurnal-jurnal penelitian yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan, nilai-nilai moderasi beragama pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti kelas rendah mulai kelas I terdapat pada Bab 2, 3, 4, 5, 7, 8, 9, dan 10; lanjut kelas II terdapat pada Bab 3, 7, dan 10; serta kelas III terdapat pada Bab 3, berisikan pembahasan tentang sikap berbagi, saling tolong menolong, toleransi beragama, gotong royong, tidak memilih teman, ungkapan terima kasih, disiplin, dan menghargai orang yang lebih tua. Sedangkan untuk kelas tinggi mulai dari kelas IV terdapat pada Bab 1, 2, 3, 8, dan 10; lanjut kelas V terdapat pada Bab 1, 2, 3, 4, 6, dan 8; serta kelas VI terdapat pada Bab 1, 2, 3, dan 8, berisikan pembahasan tentang penalaran, berbhinekaan global, berani mengambil keputusan, tanggung jawab, menghargai perbedaan, membangun komitmen kebangsaan yang kuat dari jiwa, menggalakkan anti kekerasan, dan membentuk sikap yang akomodatif.
Co-Authors Abd. Mukti, Abd. Al Farabi , Mohammad Al-Farabi, Mohammad Aldiansyah, Aldiansyah Amaliah , Khairul Amin, Mat Ananda, Rusydi Armansyah Armansyah Asriana Asriana, Asriana Azimi, Muhammad Habibi A’la, Nurul Badawi, Muhammad Rifa Bahri Tanjung, Syaiful Baiti, Nanda Nurul Budianti, Yusnaili Burhanuddin Burhanuddin Ciptadi, Ikhwan Dalimunthe, Uswatun Damanik, Adelia Santi Daulay, Afrahul Fadhilah Fajri, Samsul Gea, Yusnidar Hadi, Sufian Hafsah Hafsah Halimatun Sakdiah, Halimatun Harahap, Muhammad Riduan Hasibuan, Fitri Diana Husna, Trisna Aulia Imami, Khairul Huda Indah Sri Wahyuni Ismail Ismail Junaidi Arsyad, Junaidi Juwairiani, Juwairiani Lismawarni, Lismawarni Lubis, Lismaya Lubis, Ramadhan Luqman nul Hakim M. Maulana, M. Maulana Maha, M Fatahurahman Maha, M. Fatahurahman Mahariah Malia, Eka Mangunsong, Irvan Maya Sari, Ita Ma’arif, Muhammad Ghozali Mohammad Al Farabi, Mohammad Mohd Anuar Ramli Muhammad Ridho Mukhlis Mukhlis Nahar, Syamsu Naibaho, Putri Nasution, Mustofa Abdullah Nora Santi, Nora Nur Hanifah, Muthi’ Parlaungan, Parlaungan Parulian, Unggul Pohan, Sonya Elsa Triyanda Polem, Suharni Putri Andriani Putri, Rieke Diana Putri, Umi Muti’ah Rahmah, Sri Fadilah Rahmani , Surya Ramadhana, Muhammad Nasrullah Rudi, Muhammad Salmah, Nur Salminawati Satifa, Julia Shukor, Syahirah Abdul Sihombing, Arfiana Siregar , Ahmad Al Kindi Sitepu, Nur Alfina Sari Sitorus, Muhammad Rum Sitorus, Panca Abdini Subhani Subhani Tanjung, Yumni Febriani Triyanda Pohan, Sonya Elsa Usiono Usiono Wahyu Ramadhan Yusmardani, Indi Zebua, Ahmad Irfan Zega, Faris Indra Pratama Zein, M. Dimas Suhaimi