Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Batu Karang sebagai Subtitusi Agregat Halus Terhadap Nilai Karakteristik dan Kuat Tarik Tidak Langsung pada Campuran Aspal AC-BC Rusdi, Fajar; Putra, Ryan Pratama; Supardi, Sudarman; Massara, Asma; Bulgis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/qpxst874

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan batu karang sebagai substitusi agregat halus dalam campuran aspal beton (AC-BC), yang merupakan jenis aspal bergradasi agregat rapat dan biasanya digunakan pada jalan dengan beban lalu lintas berat. Pengujian Marshall sering diterapkan untuk menilai stabilitas dan aliran campuran aspal, sementara pengujian Indirect Tensile Strength (ITS) digunakan untuk mengukur kemampuan material dalam menahan gaya tarik yang penting untuk kinerja dan daya tahan perkerasan jalan. Batu karang yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sumber alami, baik tambang maupun laut, yang mengandung CaO. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek substitusi batu karang terhadap karakteristik mekanis dan kuat tarik tidak langsung pada campuran AC-BC. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menguji berbagai persentase batu karang dalam campuran aspal melalui uji Marshall dan ITS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase batu karang 0,5% menghasilkan stabilitas terbaik sebesar 1530,60 kg, sementara variasi terbaik pada uji ITS ditemukan pada campuran tanpa batu karang, dengan tegangan sebesar 77.24 kPa dan regangan sebesar 0,0353.
Analisis Peningkatan Kinerja Ruas Jalan Terhadap Aktivitas Terhadap Pasar Palattae (Studi Kasus Pasar Palattae Kab. Bone) Karmila; Musran, Mutmainna; Massara, Asma; Salim; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ca9kag76

Abstract

Permasalahan sistem transportasi seperti kemacetan, tundaan dan konflik yang terjadi pada ruas jalan, serta kebisingan dan polusi udara sangat sering di jumpai di beberapa kota besar di Indonesia, terutama kota-kota besar yang penduduknya di atas 1 juta jiwa. Salah satu pusat kegiatan yang menjadi pemusatan pergerakan adalah pasar. Di dalam pasar, masyarakat melakukan aktivitas sebagaimana mestinya dalam kegiatan jual beli dan transaksi. Salah satu pasar yang mampu menarik aktivitas kegiatan yang cukup tinggi adalah Pasar Palattae yang berada di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan yang mencakup arus lalu lintas, kapasitas, derajat kejenuhan hingga tingkat pelayanan dan kemudian hasil dari analisis tersebut nantinya akan dilakukan beberapa skenario atau dilakukan simulasi pergerakan kendaraan demi meningkatkan ruas jalan terhadap aktivitas pasar Palattae yang berada di Kabupaten Bone. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan dari pukul 07.00 – 18.00 WITA. Arus lalu lintas yang diamati adalah lalu lintas kendaraan dengan klasifikasi kendaraan berat, kendaraan ringan, kendaraan bermotor, dan kendaraan tak bermotor. Untuk mendapatkan volume dalam satuan jam, maka data pengamatan dengan periode 15 menit tersebut diakumulasikan sebagai volume jam puncak. Berdasarkan tabel pengamatan pada tabel perhitungan volume lalu lintas jam puncak pada ruas Jalan Pasar Palattae Kabupaten Bone untuk arah timur hari minggu terjadi pada pukul 10.15 – 11.15 WITA.
Pengaruh Penggunaan Serat Polypropylene Terhadap Ketahanan Deformasi pada Lapisan Aspal Concrete Wearing Course (AC-WC) Khaliq, Farhan; Satria, M Arfinanda; Massara, Asma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/asj83s88

Abstract

Lapis Perkerasan jalan di Indonesia umumnya mengalami kerusakan sebelum mencapai umur rencana yaitu deformasi pada lapisan Aspal Concrete Wearing Course. Terjadinya deformasi diakibatkan pengulangan beban lalu lintas berat menyebabkan terjadi perubahan permukaan jalan, Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan Serat Polypropylene. Titik leleh dari serat Polypropylene ialah 160°C Sedangkan pemakaian serat polypropylene yang berupa limbah pada plastik gelas air mineral, yang pada konstruksi lapisan jalan sehingga dapat menambah kekuatan pada perkerasan lapis aspal beton, Tujuan penelitian untuk melakukan penambahan serat Polypropylene agar dapat meningkatkan nilai karakteristik marshall dan deformasi. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimen terhadap penambahan serat Polypropylene dengan presentase 0,3%, 0,6%, 0,9%, 1,2% pada pengujian Marshall dan pengujian deformasi. Hasil penelitian nilai optimum terdapat pada penambahan 0,55% serat polypropylene dengan kadar Aspal 5,9% dengan nilai stabilitas sebesar 1340,19 kg, Flow 2,6 mm, VIM 4,20%, VMA 16,19%, VFA 74,32%, MQ 510,53 kg/mm dan Density 2,33 kg/mm3. Total deformasi 3,32 mm. Stabilitas Dinamis 913,04 lintasan/mm dan laju deformasi 0,046 mm/menit pada Variasi 0,9%.
Analisis Kondisi Fisik dan Operasional Terminal Bus Masamba Berdasarkan Persepsi Penumpang Darmawan, Muhammad Reza; Firgiawan, Muh; Massara, Asma; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Syafei, Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/pz2pcn45

Abstract

Meningkatnya kegiatan transportasi di Kota Masamba akibat perkembangan kota ini membawa konsekuensi terminal dipusatkan di satu lokasi di Kelurahan Baliase Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik dan kinerja pelayanan Terminal Bus Masamba saat ini. Berdasarkan persepsi penumpang dengan analisa metode Costumer Statisfaction Index (CSI) dan Importance Peformance Analisis (IPA) dengan mengukur tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan penumpang melalui 5 indikator yang terdiri dari 36 atribut. Berdasarkan persepsi penumpang terhadap kondisi fisik di Terminal Bus Masamba dengan metode CSI melalui indikator berwujud (tangible) dengan nilai 49,87% nilai ini berada pada rentan 36%-50% yang berarti penumpang merasa tidak puas dan melalui metode IPA ada 6 atribut dari indikator berwujud (tangible) yang berada pada kuadran I prioritas utama yaitu atribut 24,27,28,29,35,dan 36. Berdasarkan persepsi penumpang terhadap kinerja pelayanan Terminal Bus Masamba dengan metode CSI melalui 5 indikator yaitu keandalan, responsif, keyakinan, empati dan berwujud didapatkan nilai keseluruhan dengan nilai 52,89% yang dimana nilai ini berada pada rentan 51%-65% yang berarti penumpang merasa cukup puas. Sedangkan melalui metode IPA terdapat 12 atribut yang masuk kedalam kuadran I yang menjadi prioritas utama yaitu atribut 2,3,8,13,18,20,24,27,28,29,35,dan 36.
Pengaruh Penggunaan Parafin sebagai Bahan Tambah Terhadap Karakteristik Marshall Anwar, Muhammad; Gesit F., Muhammad; Massara, Asma; Bulgis; Salim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/w6563m78

Abstract

Sebagian besar konstruksi jalan raya di Indonesia menggunakan sistem perkerasan lentur terutama pada campuran beton aspal (Asphalt Concrate) dengan menggunakan campuran aspal dan agregat sebagai lapis permukaan. Aspal berfungsi sebagai bahan pengikat sedangkan agregat berfungsi sebagai tulangan struktur perkerasan. Banyak perkerasan jalan di Indonesia sering mengalami kerusakan sebelum mencapai umur rencana, yang mungkin saja disebabkan oleh pengaruh cuaca. Pada saat musim hujan, tidak sedikit jalan-jalan di Indonesia yang terendam air akibat banjir. Hal ini bisa saja mempengaruhi kinerja perkerasan aspal khususnya masalah ketahanan atau keawetan jalan (durability). Maksud dari penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan parafin sebagai bahan tambah pada campuran AC-WC terhadap karakteristik Marshall dan penambahan parafin terhadap indeks kekuatan sisa campuran AC-WC. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Metode yang di gunakan dalam mengelola data yaitu metode analisis regresi. Hasil penelitian yaitu Penambahan parafin memberikan pengaruh negative terhadap campuran. Dengan adanya parafin dalam aspal membuat campuran lebih lunak hal ini dibuktikan dengan peningkatkan nilai flow. Dan dengan adanya parafin Nilai Indeks Kekuatan Sisa semakin menurun seiring bertambahnya parafin. Hal ini disebabkan karena penambahan parafin mengurangi daya lekat aspal sehingga campuran dengan penambahan parafin yang berlebih mengurangi kekuatan campuran terhadap air.
Studi Indeks Kehalusan Abu Ampas Sagu Sebagai Filler Terhadap Karakteristik Campuran Aspal Beton Wearing Course (AC-WC) Syahrul, Nufahril; Malinda, Iin; Massara, Asma; Maricar, Muhammad Husni; Alifuddin, Andi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/5nyaxg22

Abstract

Lapisan perkerasan beraspal yang saat ini banyak digunakan di Indonesia adalah lapis perkerasan beton aspal atau laston. Laston merupakan campuran yang bahan pembentuknya terdiri dari aspal, agregat kasar, agregat halus, dan bahan pengisi. Salah satu alterrnatif yang dapat digunakan sebagai subtitusi ialah abu ampas sagu. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik dan kuat tarik tidak langsung campuran aspal beton (AC-WC) dengan menggunakan variasi indeks kehalusan abu ampas sagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode eksperimen laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian Marshall Test memiliki nilai stabilitas tertinggi pada variasi indeks kehalusan 1,075 pada subtitusi 6% yakni 1095,47 kg. Nilai flow mengalami peningkatan pada indeks kehalusan 1,334 dengan flow tertinggi yaitu 3,70 mm pada subtitusi bahan tambah 4%. Nilai density mengalami peningkatan pada indeks kehalusan 1,075 dengan nilai density tertinggi 2,29 kg pada penambahan abu ampas sagu 6%. Hasil uji kuat tarik tidak langsung menunjukkan nilai indeks kehalusan abu ampas sagu 1,160 pada subtitusi filler 6% mencapai kuat tarik maksimum sebesar 202932,02 Kpa.
Analisis Hubungan Kecepatan, Volume, dan Kepadatan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Antang Raya Makassar Rahman, Ibrahim; Jodhie , Setiawan; Salim, Abd. Kadir; Massara, Asma; Gani, Ishak
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/cdd05643

Abstract

Seringnya terjadi kemacetan di Jalan Antang Raya Makassar utamanya di waktu sibuk dipicu akibat pesatnya pertumbuhan kendaraan pribadi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui keterkaitan tiga parameter karakteristik lalu lintas yaitu kecepatan, volume, dan kepadatan dan menghitung kapasitas jalan di Jalan Antang Raya Makassar. Data primer meliputi data geometrik dan volume lalu lintas sedangkan data sekunder meliputi dokumentasi serta data lainnya. Setelah data terkumpul, uji statistik berupa analisa regresi linier dilakukan untuk menghitung nilai parameter model. Selanjutnya dirumuskan model Greenshield menggunakan persamaan matematis, mengikuti persamaan model yang telah dirumuskan pada setiap jenis model yang diamati. Volume jam puncak Jalan Antang Raya tercatat untuk hari pengamatan Senin pukul 17.00-18.00 pada Pos I yaitu: 0,847783<1 yang berarti masih memenuhi syarat kelayakan.Volume lalu lintas maksimum di Pos II juga terjadi di Hari Senin tepatnya pukul 17.00-18.00 wita yaitu: 0,857633<1 yang berarti masih memenuhi syarat kelayakan.Volume jam puncak Jalan Antang Raya hari Rabu pukul 17.00-18.00 Wita pada Pos III yaitu : 0,873399<1 yang berarti masih memenuhi syarat kelayakan.
Analisa Penggunaan Wetfix-Be Sebagai Bahan Tambah Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik pada Campuran Aspal Beton (AC-WC) Muhammad, La; Nugraha, Awaluddin; Said, Lambang Basri; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Massara, Asma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/4rr9g320

Abstract

Indonesia umumnya memiliki curah hujan dan kelembapan yang cukup tinggi sehingga agregat pada umumnya basah. Hal ini menyebabkan lebih dari empat puluh persen kerusakan jalan di sebabkan oleh air. Penggunaan anti stripping agent diharapkan dapat meminimalkan terjadinya kerusakan jalan oleh air dan memperpanjang masa layan suatu perkerasan dengan biaya perawatan yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik AC-WC dengan penggunaan zat additif wetfix-be. Selain itu juga dilakukan pengujian kuat tarik tidak langsung dan durabilitas pada campuran beraspal dengan tambahan Wetfix-Be. Adapun variasi bahan tambah yang digunakan ialah 0%, 0.2%, 0.3%, 0.4%, 0.5%. Benda uji yang didesain sebanyak 3 briket tiap jenis variasi cairan. Pemadatan sangatlah berpengaruh terhadap sifat fisik dan mekanik pada campuran, maka dari itu dalam penelitian ini dilakukan pengujian Marshall test, indirect tensile strength (ITS), dan durabilitas. Hasil penelitian menunjukkan Wetfix-be dapat meningkatkan karakteristik campuran aspal beton dibandingkan dengan tanpa mengunakan bahan tambah Wetfix- Be dengan nilai optimum tercapai pada penambahan 0,3% bahan tambah Wetfix-Be. Dari pengujian kuat tarik tidak langsung, campuran beton aspal dengan bahan tambah Wetfix-Be menunjukan peningkatan kinerja. Kadar bahan tambah Wetfix-Be 0,3% menunjukkan nilai durabilitas pada perendaman 1 hari dan 2 hari masih memenuhi spesifikasi dengan nilai IKS (%) 95,22% dan 90,83%.
Analisis Biaya Transportasi Pengguna Angkutan Umum di Kota Makassar Setiawan, Surya; Ramadhan, Imran; Massara, Asma; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/34t9x310

Abstract

Kota Makassar tidak terlepas dari permasalahan transportasi tepatnya pada angkutan umum (pete-pete) Kota makassar. Biaya yang dikeluarkan pengguna pete-pete tidak sebanding dengan fasilitas yang tersedia. Maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis model biaya angkutan umum serta mengetahui karakteristik sosial-ekonomi pengguna angkutan umum pete-pete di Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan pada angkutan umum (pete-pete) Kota Makassar trayek D dengan cara wawancara dan membagikan kuesioner, data yang diperoleh yaitu tabulasi skala likert persepsi pengguna angkutan umum. Hasil survey kemudian diolah dengan menggunakan SPSS versi 24 sehingga didapatkan persentase karakteristik pengguna angkutan umum dan model biaya transportasi pengguna angkutan umum (pete-pete). Pada hasil perhitungan diketahui karakteristik pengguna yang dominan yaitu wanita 81%, usia 15-25 tahun 41%, pendidikan terakhir SMA sederajat 41%, pelajar/mahasiswa 42% dan penghasilan 1,5-2,5 juta 46%, sedangkan model biaya transportasi pengguna angkutan umum yaitu Y = -0,427 + 0,371X1 + 0,360X2 + 0,344X3, artinya setiap peningkatan kinerja kemurahan (X1) sebesar 1% maka pengguna pete-pete yang puas (Y) akan bertambah sebesar 0,371 orang, setiap peningkatan kinerja pelayanan (X2) sebesar 1% maka pengguna pete-pete yang puas (Y) akan bertambah sebesar 0,360 orang dan setiap peningkatan kinerja kenyamanan (X3) sebesar 1% maka pengguna pete-pete yang puas (Y) akan bertambah sebesar 0,344 orang.
Analisa Kinerja Simpang Pasca Perubahan Arus (Jalan Penghibur dan Jalan Metro Tanjung Bunga) Hamzah, Hasrian; Yamin, Andi Lucretia Ramadanty; Salim, Abdul Kadir; Massara, Asma; Gani, Ishak
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mst6wf86

Abstract

Kota Makassar tidak terlepas dari permasalahan transportasi termasuk pada simpang Jl. Penghibur dan Jl. Metro Tj. Bunga akibat semakin meningkatnya arus lalu lintas yang tidak sebanding dengan tingkat kinerja jalan. Salah satu upaya pemerintah dalam menangani kemacetan di Jalan Penghibur adalah dengan melakukan perubahan arus lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas guna mengetahui tingkat pelayanan simpang Jl. Penghibur dan Jl. Metro Tj, Bunga berdasarkan tundaan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei langsung di lapangan dengan data yang diperoleh yaitu volume lalu lintas dan lebar jalan. Hasil survei kemudian diolah dengan menggunakan pedoman MKJI 1997 sehingga didapatkan kapasitas simpang jalan, derajat kejenuhan, tingkat pelayanan, dan tundaan. Pada Jalan Penghibur dan Jalan Metro Tanjung Bunga dengan kondisi kapasitas memiliki 3226 smp/jam, derajat kejenuhan sebesar 0,84, dengan kategori tingkat pelayanan C. Kondisi lalu lintas pada Jl. Metro Tj. Bunga dan Jl. Penghibur mulai stabil, kecepatan dan pergerakan lebih ditentukan oleh volume yang tinggi sehingga pemilihan kecepatan sudah terbatas dalam batas-batas kecepatan jalan yang masih cukup memuaskan. Setelah mengetahui kinerja simpang Jl. Penghibur dan Jl. Metro Tj. Bunga, maka perlu dilakukan penutupan Jl. H. Saleh Daeng Tompo agar kendaraan tidak saling berpotongan yang mengakibatkan kendaraan terhambat pada pendekat selatan.
Co-Authors A, Priskhal Irdhan A, Reza Syavira Aurannisa Putri. Achmad Fadhil*, Gariel Agung, M Asri Ahmad Afif Ainun, A.Alfira Alifuddin, Andi Nurfadillah Al’alim, Nur Inzani Amir, Ummi Kartini Andi Alifuddin Anies, Muh. Kasim Anshari, Muh. Apritya, Ditha Arifin , Winarno Arifin, Winarno ARIFUDDIN Arisandi, Eric Dwi Arsal, St Fatmah Asmidar Asong, Andi Muh. Dodi Aziz, Malik Abdul B., Muhammad Yunus Bachtiar, Wachyudi Badaron, Fauziah Badaron, Siti Fauziah Badaron, Sitti Fauziah Badrun, St. Fauziah Bausad, Alief Abdi Putra Bea, Liliyan Beddu, Saenal Bulgis Bulgis Bulgis, Bulgis Chaerani, Ayudia Hilma Damayanti, Reny Khairina Damopolii, Andi Tamlicha Ali Darmawan, Muhammad Reza dedi irawan Djakaria, Mira Indriyani Eko Sutanto Fahriansah , Fadli Faisal Febriansyah R., Fadil Firgiawan, Muh Gani, Ishak Gecong , Alimin Gesit F., Muhammad H, ST Maryam Hadi, Abd Karim Hajar, Muhammad Ibnu Hamdan Kadir Hamzah, Hasrian Haryanto, Tri Juli Hatta, Putri Ayu Hartini Hendra Heplin, La Ode Idrus, Yasnawi Ismail, Muh. Sumartono Jodhie , Setiawan Junaid, Annisa Karmila Khaliq, Farhan Lambang Basri Said Lasaisi, Muhlis Madami, Andi Nurevalina Magfirah, Putri Wirautami Malinda, Iin Mardin, Nurul Ihsani Maricar, Muhammad Husni Massara, Watono Mayaut, Yakobus Mesario, Nasalipuri Muhammad Anwar Muhammad, Afandi Muhammad, La Muhammad, Vadhel Musa, Nurfilia Muslimin, Iswandi Musran, Mutmainna Muyassar, Fauzan Nirmalasari, Zycinta Aradhea Novianti, Erwanda Nugraha, Andi Aqsha Mulia Nugraha, Awaluddin Nurhawa HS, Sitti Paisal, Asdalifah Paneo, Sri Oktaviani Purbani, Indah Ayu Putra, Gali Sefrian Adi Putra, Muh Khaliq Sahrul R, Muhammad Reza Aizar Rahman, Ibrahim Rahman, Samarkandy Ramadhan, Imran Ramadhani, Ali Imran Rani Bastari Alkam, Rani Bastari Rery, Sahid Kamarudin Rusdi, Fajar Ryan Pratama Putra, Ryan Pratama S, Ihzanul Fiqri Ananda S, Iksan Sabil, Muhammad Amril Ramadhan Sabri, Muh. Rizal Salim Salim, Abd. Kadir Salim, Abdul Kadir Saputra, Moh Fariz Satria, M Arfinanda Sinusi, Rezki Amaliah Supardi, Sudarman Surya Setiawan, Surya Syafar, Muh. Ismail Syafei, Ilham Syahrul, Nufahril Syara, Elfiyusriningsi Syarkawi, Mukhtar Tahir Syarkawi, Mukhtar Thahir Tamsil, Ade Kurniawan Taufik Hidayat Taufik, Shahrizal Awali M. Umar, Muh Haris Umar, Musvira Febriana Wahab , A. Reyhan Riskiyawan Watono Wedda, Ahmad Alfian P. Widyaningrum, Solicha Yamin, Andi Lucretia Ramadanty Yusuf, Andi Ainul Muftiyah Zaifuddin Zulfadli