Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Pembangunan Rumah Reflektif Surya sebagai Hunian Berkelanjutan di Aceh Iqbal, Muhammad; Atthaillah; Paramita, Beta; Mardhiah, Ainol; Dastur, Muhammad; Akhyar, Nurul
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24986

Abstract

Program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Aceh menghadapi tantangan besar terkait keterbatasan biaya dan kondisi iklim tropis yang semakin panas. Salah satu solusi inovatif adalah penerapan teknologi rumah reflektif surya, yaitu rumah dengan material metal yang dilapisi cat reflektif untuk menurunkan suhu permukaan, sehingga meningkatkan kenyamanan termal dengan biaya relatif terjangkau. Metode kegiatan mencakup survei pendahuluan, pemilihan calon penerima manfaat berdasarkan kriteria ekonomi dan teknis, uji performa material, serta pembangunan rumah dengan melibatkan kontraktor lokal dan gotong royong masyarakat calon penerima manfaat. Hasil implementasi menunjukkan mayoritas penerima manfaat merasa cocok dan sangat berterima kasih atas pembangunan rumah reflektif surya tersebut karena rumah tersebut memberikan kenyamanan secara termal, proses pengerjaan yang cepat dan kuat serta desain yang menarik. Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan kolaborasi antara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dengan Universitas Malikussaleh (Unimal) ini juga memberikan dampak sosial berupa pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas kontraktor lokal. Program ini berpotensi di replikasi sebagai model pembangunan hunian berkelanjutan untuk masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Indonesia lainnya.
Sosialisasi Pengelolaan Destinasi Wisata Berbasis Kearifan Lokal Di Pantai Krueng Geukueh Anismar, Anismar; Harinawati, Harinawati; Mardhiah, Ainol; Husniati, Ade Muana; Andyna, Cut; Nazarudddin, M; muchlis, Muchlis
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v1i2.9059

Abstract

Program Pengabdian Kepada masyarakat ini muncul dari ide, pengelolaan wisata berbasis kearifan lokal hal ini mengingat Aceh dengan pemberlakuan Syariat Islam tentu akan berbeda prilakunya termasuk dalam system pengelolaan wisata. Salah satu Destinasi wisata yang berada di kota Lhokseumawe adalah wisata Pantai Krueng Geukueh, selain dekat biaya murah hal ini tentunya akan menarik pengunjung untuk mendatangi lokasi ini terutama pada akhir pekan. Program Pengabdian ini mengusung tema Sosialisasi Pengelolaan Destinasi Wisata berbasis Kearifan Lokal kepada Pengelola Wisata di Pantai  Krueng Geukueh, metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), tim Pelaksana pengabdian ini terdiri dari Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Malikussaleh dan Mahasiswa. Hasil Pengabdian ini berupa pengelolaan wisata halal dan  rencana tindak lanjut yaitu  menyediakan akomodasi di lokasi pantai Krueng Geukueh, sesuai dengan Kearifan lokal
Advokasi Keluarga Rentan Tentang Pentinya ASI Eksklusif guna Peningkatan Kualitas Generasi Muda Indonesia Puspasari, Cindenia; Andyna, Cut; Mardhiah, Ainol; Husniati, Ade Muana; Anismar, Anismar; Mukhlis, Mukhlis
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i1.10751

Abstract

Advokasi merupakan bentuk komunikasi persuasive guna mempengaruhi kepentingan dalam pengambilan keputusan. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bentuk advokasi, khususnya advokasi pada keluarga rentan yang sangatlah diperlukan, agar dengan semakin banyak yang harus dipahami dan semakin banyak yang harus diketahui, maka akan semakin banyak yang mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Proses advokasi dalam penyampaian informasi edukasi tentang pentingnya ASI eksklusif turut memegang peran penting dalam peningkatan kualitas generasi muda saat ini. Hal ini dimulai dari pertahanan tubuh bayi baru lahir yang dapat diperoleh dari kolostrum yang terkandung dalam ASI, sehingga pemberian ASI pada bayi akan maksimal bila diberikan secara eksklusif. Kurangnya tingkat kesadaran pemberian ASI Eksklusif disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi pemberian ASI, diantaranya peran petugas kesehatan, adanya iklan susu formula, dan khususnya dukungan keluarga (suami dan orang tua). Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk pendukung Program Keluarga Harapan (PKH) yang dicanangkan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Manfaat dari adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya pada keluarga rentan ini yaitu guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya peningkatan dan pengembangan kualitas pemberian ASI Eksklusif, sehingga terciptanya generasi bangsa yang unggul yang dapat mengurangi dampak kekurangan gizi dimasa depan. Maka kegiatan ini penting untuk dijalankan secara continue dan terus digalakkan. Pelaksanaannya meliputi: (1)Kegiatan penyebaran brosur Program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai visi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. (2) Kegiatan advokasi keluarga rentan tentang pentingnya ASI Eksklusif, khususnya pada keluarga rentan yang berada di Ujung Blang, Kota Lhokseumawe
Model Komunikasi Pemerintahan Desa Paringgonan Dalam Pengelolaan Wisata Aek Milas di Kabupaten Padang Lawas Dina Serlina; Ade Muana Husniati; Masriadi; Ainol Mardhiah; Awaludin Arifin
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13883547

Abstract

permasalahan dari pengelolaan wisata aek milas ini adalah kurangnya koordinasi antara pemerintah desa, pihak terkiat, dan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan wisata. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana model komunikasi pemerintahan desa paringgonan dalam pengelolaan objek wisata aek milas dan bagaimana hambatan komunikasi pemerintahan dalam pengelolaan dalam objek wisata aek milas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi yang dilakukan pemerintahan desa dalam pengelolaan objek wisata aek milas dan untuk mengetahui apa saja hambatan komunikasi dalam pengelolaan objek wisata aek milas. Untuk mengedentifikasi permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara bersama para informsn untuk mendapatkan hasil yang akurat. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan two way symetric oleh pemerintah desa dalam pengelolaan objek wisata aek milas dengan melibatkan dialog dan interaksi yang seimbang antara pemerintah desa dan para pemangku kepentingan termasuk masyarakat lokal dan pengunjung.
Pola Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dalam Memahami Kebutuhan Emosional Remaja Nikite, Claudia Ayu; Subhani; Masriadi; Ainol Mardhiah; Anismar
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14286459

Abstract

Pola komunikasi interpersonal yang dipilih oleh orang tua akan berperan penting untuk mengatasi perbedaan persepsi yang terjadi antara orang tua dan anak remajanya. Orang tua yang mendengarkan dengan baik dan tidak mendominasi akan menjadikan seorang remaja lebih terbuka serta akan membuat remaja merasa dihargai sehingga akan sangat membantu remaja dalam mencapai kematangan emosional yang baik di mana akan mempengaruhi sikap dan perilaku remaja dalam bertindak. Pola komunikasi interpersonal diadik dan triadik yang dilakukan oleh orang tua di Kampung Simpang Layang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah adalah pola komunikasi membebaskan (permissive). Pola komunikasi interpersonal orang tua dalam memahami emosional remaja usia 13-17 tahun terjalin dengan cara mendekatkan diri atau mengakrabkan diri, menyempatkan dan meluangkan waktu disela kesibukan, memberikan pengertian dan perhatian baik secara verbal maupun non verbal, memberikan remaja kebebasan dalam mengekspresikan emosionalnya, memberikan kontrol berupa didikan atau contoh yang baik, menindak ketika melakukan kesalahan, serta memenuhi segala kebutuhan afeksi atau kasih sayang kepada remaja. Meskipun begitu, terdapat beberapa kendala semantik dan manusiawi seperti perbedaan pendapat, kurangnya waktu berkumpul, serta remaja sulit terbuka yang membuat komunikasi tidak berjalan dengan efektif sebagai mana mestinya.
Peran Kelompok Wanita Tani dan Kontribusi Laki-Laki Terhadap Keadilan Gender di Kabupaten Bener Meriah Mursyidin, Mursyidin; Hafni, Nur; Mardhiah, Ainol; Yulianda, Riki; Darmansyah, Dedy; Prayogi, Aldi; Rivandi, Agung
Jurnal Community Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jcpds.v10i2.10372

Abstract

Farmer groups play a crucial role in supporting gender justice in Cavendish banana and coffee businesses. They focus not only on production but also on empowering women across various aspects of the business, from harvesting to coffee sorting. Programs implemented aim to improve group welfare while considering gender equality and enhancing family economic welfare. In managing these businesses, farmer groups involve local communities as laborers, creating opportunities for women to actively participate in production processes through the development of supportive infrastructure and resources. This research aims to identify the roles of men and women within the social and economic structure and their impact on gender equality in Cavendish banana and coffee activities. The research method used is literature study, gathering data from relevant books and sources. The findings indicate that the contributions of both men and women are mutually necessary. For example, the Women's Farmer Group (KWT) in coffee management requires male labor to facilitate their work, highlighting the importance of gender collaboration in enhancing business effectiveness.
Integration of Multi-Gender Roles in Women Farming Groups: Public Administration Policy Analysis in Bener Meriah Regency Mursyidin, Mursyidin; Hafni, Nur; Darmansyah, Dedy; Mardhiah, Ainol; Zulkarnaen, Teuku; Yulianda, Riki; Rizki, Muhammad; Saputra, Jumadil
Journal Public Policy Vol 11, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpp.v11i2.11224

Abstract

This study aims to examine the dynamics of multi-gender roles within the Karya Maju Women Farmers Group (KWT) in Bener Meriah Regency, particularly with the management of Gayo coffee cultivation. Despite KWT being administratively overseen by women, this research identified that men's contributions remain substantial in facilitating physical labor, including land cultivation and the transportation of agricultural goods. This study employs a qualitative methodology utilizing in-depth interviews and participant observation to analyze patterns of gender involvement in KWT. The research findings indicate that while men's participation is not formally organized within the KWT framework, their presence illustrates the interdependence between women's managerial positions and men's physical labor. The incorporation of gender roles in KWT could enhance the efficiency and sustainability of agricultural enterprises, although it has not been adequately addressed in current regulations. This research concludes that KWT Karya Maju serves as a forum for women's empowerment and a platform for collaboration between women and men to enhance the welfare of agricultural families. This research advocates for the implementation of more inclusive and adaptable policies to address gender roles in the agricultural sector, hence enhancing organizational effectiveness and the sustainability of coffee production.
Penerapan Modal Sosial, Dinamika Gender, dan Keberlanjutan Usaha Pisang Cavendish dan Kopi di KWT Bener Meriah. Mursyidin, Mursyidin; Hafni, Nur; Mardhiah, Ainol; Rayuwati, Rayuwati; Darmansyah, Dedy; Rivandi, Agung; Maulana, Lukman; Huzaifah, Huzaifah; Prayogi, Aldi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.10517

Abstract

Economic development in rural Indonesia heavily relies on the agricultural sector, including the production of bananas and coffee. Bener Meriah Regency is one of the key production centers in this sector. The success of agricultural enterprises is not only determined by economic and technical factors but also by social capital, which includes social networks, trust, and community norms. This study examines the interaction between gender dynamics and social capital in the context of banana and coffee enterprises in KWT Karya Maju, Bener Meriah Regency. Gender inequality often hinders women's access to social capital on an equal footing with men, affecting the sustainability of the enterprise. This research adopts a qualitative approach through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that men have broader access to influential social networks, while women are often restricted by social norms and smaller local networks. This inequality impacts production efficiency and market opportunities. Gender-sensitive interventions are needed to expand women's social networks and enhance their participation in decision-making processes. The study concludes that the sustainability of enterprises depends on both social capital and gender equality in its utilization.
THE IMPACTS OF DICTION MASTERY AND RHETORICAL TECHNIQUES ON STUDENTS' SPEECH WRITING: A CASE STUDY AT SMK NEGERI 3 LHOKSEUMAWE Sitti Aminah; Ainol Mardhiah; Meri Hari Yanni
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 3 No. 2 (2023): March
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v3i2.2506

Abstract

This study explores the challenges faced by high school students at SMK Negeri 3 Lhokseumawe in using diction and rhetorical techniques in speech writing. Despite the significance of these skills for persuasive communication, many students encountered difficulties. A qualitative case study was conducted with 10 students from grade X, employing semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis. The study identified five challenges: limited vocabulary, difficulty applying rhetorical techniques, lack of exposure to effective speech samples, fear of experimenting with advanced language, and insufficient feedback on language use. The findings emphasize the need for targeted instructional strategies, including vocabulary-building activities, explicit teaching of rhetorical techniques, and more personalized feedback. This research underscore the importance of enhancing diction and rhetorical skills in vocational schools, where the focus is often on functional communication rather than expressive language use. The study offers valuable insights for teachers seeking to improve speech writing instruction in vocational contexts, providing a foundation for future pedagogical interventions aimed at addressing these challenges and fostering more effective communication skills among students.
The Reception of Health Information To Reduction Stunting Puspasari, Cindenia; Mardhiah, Ainol; Husniati, Ade Muana
Jurnal Visi Komunikasi Vol 24, No 02 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v24i02.30804

Abstract

The main causes of stunting can be caused by a lack of nutrition and nutritional intake as a child's needs, off-base child rearing designs due to need of information and instruction for pregnant ladies and breastfeeding moms, lacking sanitation within the living environment such as need of clean water offices and inaccessibility of can offices and constrained get to. wellbeing offices required for pregnant ladies, breastfeeding mothers and toddlers. Malnutrition is a global issue. It is therefore important to have a health communication strategy when providing health information to the community. Using receptivity theory to communicate health information can be a long-term strategy to reduce the prevalence of stunting. There are several receptive analysis strategies that can be implemented to reduce the prevalence of stunting, including individual acceptability in processing information, provision of appropriate information in terms of language, acceptability in understanding media preferences, development of environmental perception factors, dissemination of credible information in influencing the community, and evaluation of information in stunting information dissemination strategies.