Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM REVITALISASI TPQ DAN AKTIVASI KEGIATAN YASINAN: UPAYA PENGUATAN PENDIDIKAN AGAMA Nopita, Yanti; Maidawilis, Maidawilis; Pradeska, Eca; Yuhannes, Febi; Wulandari, Miken; Ikhsan, Miktahul; Nurambiya, Nurambiya; Jannah, Raudatul; Arpadila, Winda; Putri, Yuni Eka; Waldina, Zefanya Fathiha; Witri, Zuhdatul Qanita
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Edisi 1 Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i2.2807

Abstract

This Community Service (PKM) aims to revitalize the Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) and the activation of Yasinan gatherings in Nagari Pasia Laweh as part of the Universitas Negeri Padang’s community service program (KKN). A descriptive qualitative approach was used, focusing on participatory observation and documentation. The TPQ revitalization included environmental cleaning, playful learning methods, and more effective time management. The Yasinan gatherings were aimed at strengthening social bonds among villagers. Findings reveal increased participation among children in TPQ activities and higher attendance in Yasinan by local women. In conclusion, the TPQ revitalization and Yasinan reactivation successfully fostered a more positive learning environment and social interactions in Pasia Laweh.Keywords: TPQ Revitalization, Yasinan, Pasia Laweh, Community Service, Social Interaction
Pengaruh Penerapan Terapi Kognitif Terhadap Tanda Dan Gejala Serta Kemampuan Mengontrol Perilaku Kekerasan Klien Skizofrenia Miswarti, Miswarti; Maidawilis, Maidawilis; Gusni, Jufrika; Eni, Rosmi; Rahayu, Metha Kemala; Afnihazi, Ridhyalla; Nopita, Yanti
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i1.6013

Abstract

Asuhan Keperawatan Maternitas pada Pasien dengan Abortus Inkomplit di Ruang Safa Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman Maidawilis Maidawilis; Reza Sentia; Aulia Asman; Yessy Aprihatin
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2023): Desember : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jusika.v7i2.347

Abstract

Abortion is the termination of a pregnancy before 20 weeks of age and can also occur at 12 weeks of gestation or when the fetus weighs less than 500 grams. According to the World Health Organization (WHO), the incidence of abortion in Indonesia is the highest among other Southeast Asian countries, namely 2 million out of 4.2 million people. Incomplete abortion, that is, only part of the conception is removed, what remains is the decidua or placenta. Initially there is bleeding in the decidua basalis, followed by necrosis of the surrounding tissue, then part or all of the products of conception are released. Other complications of incomplete abortion are infection, perforation, and shock. The purpose of this study was to provide nursing care for patients with incomplete abortion in the couch room at Aisyiyah Pariaman Hospital. The research used a descriptive approach in the form of a case study to find out the problem of nursing care in patients with incomplete abortions in the couch room of Aisyiyah Pariaman Hospital with one patient. This research was conducted on 20-24 February 2023, The results of the study after the study found 3 diagnoses, namely: Anxiety related to situational crises,Riskfor hypovolemia related to active fluid lossand Acute pain related to physiological injury,. During the 5 days of the study the patient went home with thesuggestion that the patient could carry out home care and control according to the recommendations from the hospital.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Keluarga tentang Perawatan Lansia dengan stroke di Rumah Yesi, Hilma; Yuderna, Vivi; Asmaria, Mike; Hasmita, Hasmita; Sari, Dwi Happy Anggia; Maidawillis, Maidawillis; Dewi, Sandra; Minerva, Prima
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 1 (2025): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i1.3205

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit serius yang memiliki dampak terhadap individu dan masyarakat secara keseluruhan. Faktor yang mempengaruhi Insiden prognosis serangan stroke termasuk hipertensi, diabetes, kolesterol dan lainya. Posyandu Latulip memiliki angka lansia dengan permasalahan faktor resiko stroke dan kejadian stroke yang tinggi. Meskipun kegiatan posyandu sudah melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan, edukasi penyakit, namun belum melakukan pengelolaan yang maksimal. Tujuan pengabdian ini untuk meningatkan pengetahuan dan keterampilan tentang pencegahan stroke dan perawatan stroke di Rumah. Metode pengabdian kepada masyarakat yaitu metode penyuluhan dan pendampingan. Peserta kegiatan ini  sebanyak 17 orang yang terdiri dari 3 orang penderita stroke, 5 orang penderita resiko stroke, 3 orang keluarga penderita stroke, 6 orang keluarga penderita resiko stroke. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan adanya penambahan jumlah peserta yang berpengetahuan baik saat post test yaitu sebanyak 35,3%. Dapat di simpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga tentang perawatan lansia stroke di rumah. Diharapkan keluarga mampu menerapkan edukasi yang sudah di berikan secara maksimal.Kata Kunci : lansia ; pengetahuan ; perawatan ;  stroke ; resiko stroke ;
Peningkatan Kompetensi Guru Pjok Melalui Pelatihan Keterampilan Masase Cedera Olahraga Di Kabupaten Pasaman Barat Darni; Rosmawati; Maidawilis; Welis, Wilda; Syampurma, Hilmainur; Effendi, Rully
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i2.120

Abstract

Masase cedera merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki guru PJOK sebagai upaya penanganan awal terhadap cedera olahraga yang sering terjadi pada peserta didik. Guru PJOK berperan penting dalam membimbing siswa dalam aktivitas fisik yang aman. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan masase cedera olahraga dan pengetahuan serta pemahaman gizi seimbang untuk kebutuhan zat gizi dan monitoring pertumbuhan serta perkembangan siswa pada guru PJOK di Kabupaten Pasaman Barat melalui pelatihan yang terstruktur dan aplikatif. Metode dalam kegiatan ini melalui ceramah interaktif, sharing session dan praktek masase serta pendampingan langsung di bawah supervisi instruktur. Selama kegiatan juga dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap capaian kegiatan dan peningkatan keterampilan masase peserta pelatihan. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner diawal kegiatan dan diakhir kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan, dengan rata-rata skor pre-test 58,25 dan rata-rata post-test 83,16 dibandingkan sebelum pelatihan dengan (p<0,05). Kesimpulan pada kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa pelatihan masase cedera dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kompetensi guru PJOK dalam memberikan pertolongan pertama, sehingga mendukung keselamatan dan kesehatan peserta didik dalam aktivitas olahraga.
PENGUATAN KELEMBAGAN KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING DI KENAGARIAN AIE TAJUN KECAMATAN LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN Syafwan, Metha Kemala Rahayu; Maidawilis, Maidawilis; Sari, Putri Minas; Afnuhazi, Ridhyalla; Nopita, Yanti
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v5i1.3503

Abstract

The government is aiming to reduce stunting rates by 26% by 2025. To that end, the government continues to strive to achieve this 2025 target by improving the performance of accelerating stunting reduction across all regions in Indonesia. The Head of the West Sumatra Health Office also emphasized that the province of West Sumatra is serious about preventing stunting, including Padang Pariaman Regency. Lubuk Alung still has a stunting rate of 64 toddlers (2.4%), including in Aie Tajun village, a village known for its extensive rice fields. So far, the government's program for developing stunting prevention in Aie Tajun Village District has been implemented, but the stunting rate has not been resolved. The purpose of community service is to strengthen the institutionalization of integrated health post (Posyandu) cadres. With this effort, it is hoped that good Posyandu management can improve community welfare. The methods in this service include FGDs, training, mentoring, and evaluation. The partners of this community service are 16 toddler mother cadres and 9 pregnant women and mothers of toddlers. The results of the community service found a commitment from toddler cadres and the village government to prevent stunting by providing counseling on anti-stunting foods. The existence of an anti-stunting pilot house and the cadres were able to perform anthropometric measurements correctly and create a WHO curve to determine whether a child was stunted or not. With the implementation of this activity, it is hoped that the village will support the development of this program.Keywords: toodlers, stunting, cadres, posyandu
DEVELOPMENT OF PRENATAL ENDORPHIN MESSAGE CLASS IN PREVENTION OF MATERNAL STUNTING maidawilis; Miswarti, Miswarti; Minerva, Prima; Asmaria, Mike; Yoselina, Prima
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.941

Abstract

Stunting telah menjadi salah satu fokus utama program pemerintah di bidang kesehatan. Pemerintah mengejar penurunan angka stunting sebesar 14% pada tahun 2024. Nagari Lubuk Alung masih memiliki angka kejadian status gizi bermasalah seperti ibu hamil KEK dan Anemia 5 orang, BBLR dan prematur 2 orang, balita gizi kurang termasuk pendek 14 orang (Profil Puskemas Sikabu Lubuk Alung 2023). Tujuan pengabdian yaitu untuk mengembangkan kelas prenatal endorphin message dalam mencegah stunting maternal. Metode dalam pengabdian ini berupa FGD, Pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Mitra Pengabdian masyarakat ini adalah Kader Ibu hamil orang 21 orang dan ibu hamil 20 orang. Hasil pengabdian ditemukan adanya komitmen kader ibu hamil dan pemerintahan nagari untuk mencegah stunting dengan memberdayakan kelas prenatal endorphin message, sudah adanya rumah percontohan dan rumah serbaguna kelas prenatal endorphin message namun masih belum mendukung digunakan secara berkelanjutan, sudah adanya kader yang mampu mengelola kelas prenatal dengan baik serta meningkatkan promosi kepada dunia luar baik melalui posyandu dan media sosial. Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan adanya dukungan nagari dalam pengembangan program ini.
Determinant Factors which Related with Premature Birth Kusuma, Ratu; Suci Rahmani Nurita; Gustina; Maidawilis; Mitayani; Budhi Mulyadi
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7 No 2 2025 Caring: Indonesia Journal of Nursing
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v7i2.21975

Abstract

In 2023 Indonesian Health Survey reported that 0.6% of Indonesian women had their first pregnancy at ages 10-14, and 25.8% at ages 15-19. Medical records from the MCH Clinic at Putri Ayu Community Health Center in Jambi City stated around 164 adolescent pregnancies (ages 14-19) over the past five years (2020-2024), but only 120 births were recorded. This was a cross-sectional study using secondary data from the MCH Clinic and Independent Midwife Practices in the working area of Putri Ayu Community Health Center in Jambi City from January 01, 2020 to December 31, 2024. This study aims to analyse factors associated with premature births among adolescents in the working area of the Putri Ayu Community Health Centre in Jambi City. The study sample included all 120 pregnant adolescents (ages 14-19). Data were analysed using univariate, bivariate, and multivariate. Univariate analysis was presented as a frequency distribution, and bivariate analysis used a chi-square test to examine the relationship between all characteristic variables and premature birth. Multivariate analysis used logistic regression to determine which variable had the most significant influence on premature birth. The chi-square results indicated that all determinants (maternal age at pregnancy, maternal nutrition during pregnancy, frequency of antenatal care, and history of abortion) were significantly related to premature birth (p-value = 0.05). The logistic regression analysis showed that maternal age at pregnancy was the most dominant factor influencing premature birth, indicated by the highest odds ratio (OR = 7.034), while nutritional status was not statistically significant in relation to premature birth (p-value= 0.309). Keyword: Adolescent Pregnancy, Determinant Factors, Premature Birth  
Terapi Pemberian Cairan Dengan DHF Pada An.R. Gilang, Surya Gilang Ramadhan; Handayani, Reska; Maidawilis; Sari, Putri Minas
Jurnal Keperawatan Medika Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v4i1.359

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a serious infectious disease in Indonesia, especially for children. Their immature immune systems make children vulnerable to DHF complications. This case study applies the nursing care provided to An. R., who had DHF, in the Marwa Room at Aisyiyah Hospital in Pariaman City. The case study uses a nursing process that includes assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The assessment revealed that the child had a high fever and exhibited signs of dehydration and bleeding manifestations, such as petechiae. Nursing diagnoses determined included hypovolemia, hyperthermia, acute pain, and risk of nutritional deficits. Interventions included hyperthermia management, fluid administration, vital sign monitoring, family education, and supportive therapy. An.R.'s temperature, vital signs, and appetite all improved. Nursing care plays an important role in supporting the healing process of children with DHF. This case study highlights the role of the family and the environment in patient recovery and disease prevention. This involves improving environmental hygiene through regularly draining water reservoirs, closing water reservoirs tightly, and burying used items that can collect rainwater. These measures prevent mosquito breeding.
Asuhan Keperawatan Pada Dengan Post Sectio Caesarea Indikasi Cephalo Pelvic Disproportion (CPD) Yolla, Yollanda septriani; Elvira, Mariza; Maidawilis; Aprihatin, Yessy
Jurnal Keperawatan Medika Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v4i1.424

Abstract

Sectio caesarea (SC) adalah tindakan persalinan buatan dengan cara insisi pada dinding perut dan rahim, di mana rahim tetap utuh dan janin memiliki berat lebih dari 500 gram. WHO menetapkan angka ideal SC sebesar 5–15%, sedangkan di Indonesia mencapai 17,6%. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat (2019) mencatat 121 kasus kematian ibu, dengan penyebab utama perdarahan (45,5%) dan hipertensi (19,8%). Penulisan ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien Cephalopelvic Disproportion (CPD).metode yang digunakan ialah studi kasus. Penulisan dilakukan dalam bentuk studi kasus pada satu pasien di ruang kebidanan RSUD Prof. Yamin, SH, Kota Pariaman, pada tanggal 5–9 Februari tahun 2025. Hasil pengkajian menunjukkan lima diagnosa keperawatan, yaitu: gangguan mobilitas fisik, nyeri akut, ansietas. Seluruh diagnosa tersebut berhasil teratasi pada hari ke tiga pelaksanaan asuhan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemantauan tanda vital, manajemen nyeri, pencegahan infeksi, dukungan laktasi, serta edukasi kepada pasien dan keluarga. Diharapkan hasil penulisan ini dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan keterampilan pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan CPD. Selain itu, pasien dan keluarga juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan, pasien disarankan memakai IUD