Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KEPUASAN KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN DI RUMAH SAKIT BERSALIN (RSB) AVISENA Sadikin, Mochamad Rizki; Junaedi, Junaedi; Syamsunasir, Syamsunasir; Yasmin, Yasmin
Jurnal Perspektif Manajerial dan Kewirausahaan (JPMK) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Manajerial dan Kewirausahaan (JPMK)
Publisher : Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59832/jpmk.v4i1.217

Abstract

This study aims to examine and analyze the influence of job satisfaction, work motivation, and organizational commitment on turnover intention. A lesson from case of the desire of an employee to leave a company, specificly from AVISENA Maternity Hospital’s Employee perspective. The research was design by using conclusive, in causal type, with quantitative and survey methods. The sampling method used is saturation sampling and the data was analized by SEM-PLS with SmartPLS. Data was taken by giving self-administered questionnaire (SAQ) to 59 respondents. Respondents are AVISENA Maternity Hospital’s employee. The result shows that the job satisfaction, work motivation, and organizational commitment variable have a negative impact on turnover intention.
The Influence Of Promotion And Customer Behavior On The Decision To Pursue Postgraduate Studies Mediated By Trust Cahaya, Yohanes Ferry; Siswanti, Indra; Syamsunasir, Syamsunasir
Management Research Studies Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Management Research Studies Journal
Publisher : Institut Keuangan-Perbankan Dan Informatika Asia Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56174/mrsj.v6i2.870

Abstract

This study examines the influence of promotion and customer behavior on the decision to continue studying for a Master's degree with trust as a mediating variable. Using a quantitative approach with PLS-SEM analysis, the study found that customer behavior has a significant direct influence on the decision to continue studying (β=0.661, p<0.001), while promotion and customer behavior have a significant effect on the formation of trust. However, trust was not proven to mediate the relationship between the independent variables and the decision to continue studying, creating a "trust-action gap" phenomenon. The implication is that higher education institutions need to integrate customer experience management with promotional strategies that build trust, as well as develop mechanisms for converting trust into actual decisions.
PENANGGULANGAN BENCANA DAN BELA NEGARA Cendikia Bhakti, Dahan; Syamsunasir, Syamsunasir; Kurniadi, Anwar; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2944-2949

Abstract

Artikel ini membahas tentang penanggulangan bencana dan bela negara dalam prespektif korelasi antara keduanya. Permasalahan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan mengenai apakah penanggulangan bencana dapat dikatakan sebagai wujud bela negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif guna mengupas gambaran serta devinisi kedua variabel sehingga dapat ditemukan korelasi serta pemahaman mendalam terhadap keduanya. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan hubungan antara Penanggulangan Bencana dengan Bela Negara karena keduanya merupakan kegiatan yang berjalan beriringan tak terpisahkan antara satu sama lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa upaya penanggulangan bencana adalah salah satu wujud dari bela negara.
Partisipasi Masyarakat dalam Mewujudkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Desa PAL VII Provinsi Bengkulu Arif Fikri Fauzan; Syamsunasir, Syamsunasir; I Dewa Ketut Kerta Widana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12028

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan strategis yang dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat untuk perubahan perilaku higiene dan sanitasi guna menciptakan lingkungan yang sehat dan mitigasi risiko bencana, khususnya bencana berbasis lingkungan seperti banjir dan penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi masyarakat Desa PAL VII Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dalam mewujudkan program STBM sebagai upaya mitigasi bencana, faktor penghambat partisipasi, serta peran pemerintah desa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi masih tergolong sedang, sedangkan pemanfaatan hasil tergolong tinggi. Faktor penghambat internal berupa kesibukan dan kesadaran rendah, sedangkan faktor eksternal adalah dukungan pemerintah yang belum maksimal dan kondisi geografis desa yang berdekatan dengan sungai. Upaya pemerintah desa termasuk penyediaan cetakan jamban dan kerja bakti lingkungan. Disimpulkan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat melalui pemberdayaan dan dukungan pemerintah sangat penting untuk keberhasilan STBM sebagai langkah mitigasi bencana berbasis sanitasi.
9. STRATEGIES, CHALLENGES, AND IMPLEMENTATION OF GENDER EQUALITY IN THE POLICE Erika Merdiana Armono; Syamsunasir; Kerta Widana; Waspada Tedja Bhirawa; Suroso; Dwikatama
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 5 No 1 (2026): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Pertama
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v5i1.194

Abstract

This study aims to analyze the implementation of gender mainstreaming policieswithin the Indonesian National Police (Polri) and identify challenges and gaps in theirimplementation. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis methods toevaluate how the Indonesian National Police (Polri) has integrated gender equality principlesinto its operations and human resource policies, including policy documents, internal reports,and interviews with Polri personnel. The results indicate that although the Polri hasdemonstrated its commitment to gender mainstreaming through the issuance of Police ChiefRegulation Number 1 of 2022, its implementation remains suboptimal. Significant disparitiesexist between male and female police officers in recruitment, promotion, and job placement.Female police officers (Polwan) often face certain limitations not experienced by male policeofficers (Polki), such as specific recruitment criteria and a lack of opportunities for openpromotions. Consequently, the majority of female police officers remain confined toadministrative and health roles, with few reaching senior leadership positions.
Peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Penanganan Potensi Konflik di Provinsi Riau Mohamad Fahmi; Syamsunasir; Achmed Sukendro; Pujo Widodo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4254

Abstract

Abstrak Jurnal ini bertujuan menganalisis Peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Riau dalam Penanganan Potensi Konflik di Provinsi Riau. Bakesbangpol Provinsi Riau adalah Lembaga Pemerintah di tingkat daerah Provinsi atau biasa disebut Organisasi Perangkat Daerah memiliki peran strategis dalam menangani konflik di Provinsi Riau, khususnya dalam bidang Kewaspadaan Nasional yang berisikan program-program kegiatan Kerjasama Intelijen dan Penanganan Konflik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bakesbangpol Provinsi Riau telah melaksanakan Penanganan Potensi Konflik di Provinsi Riau sesuai Tugas Pokok dan Fungsinya, berbasis Koordinasi, Sosialisasi dan edukasi. Fungsi Fasilitasi dan Fungsi koordinasi dilaksanakan dengan baik melalui terlibatnya berbagai sektor dalam penanganan konflik antara lain terbentuknya Tim Penanggulangan Konflik Sosial di tiap Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang melibatkan Forkopimda, OPD, dan Kominda. selain itu Bakesbangpol Provinsi Riau juga meilbatkan masyarakat dengan terbentuknya Forum Komunikasi Umat Beragama. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dan Forum Kebangsaan, dengan adanya berbagai macam wadah tersebut memudahkan Bakesbangpol Provinsi Riau dalam memfasilitasi Resolusi Konflik di Provinsi Riau. Kata Kunci: Peran, Konflik, Potensi Konflik, Manajemen Konflik Abstract This journal aims to analyze the role of the National Unity and Political Agency (Bakesbangpol) of Riau Province in Handling Potential Conflicts in Riau Province. Bakesbangpol Riau Province is a Government Institution at the provincial level or commonly called Regional Apparatus Organizations that have a strategic role in dealing with conflicts in Riau Province, especially in the field of National Vigilance which contains programs for Intelligence Cooperation and Conflict Handling. The results of this study indicate that the Bakesbangpol of Riau Province has implemented the Handling of Potential Conflicts in Riau Province according to its Main Duties and Functions, based on coordination, outreach and education. The facilitation function and coordination function are carried out well through the involvement of various sectors in conflict management, including the formation of a Social Conflict Management Team in each Regency/City in Riau Province involving Forkopimda, OPD, and Kominda. In addition, the Riau Province Bakesbangpol also involved the community with the formation of the Religious Communication Forum. The Community Early Awareness Forum and Nationality Forum, with the existence of these various forums, facilitate the Riau Province Bakesbangpol in facilitating Conflict Resolution in Riau Province. Keywords: The Role, Conflicts, Potential Of Conflicts, Conflict Management
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PERSONEL DI SKADRON UDARA 16 Adipraja Soesilo; Herni Pujiati; Syamsunasir Syamsunasir
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 15, No 1 (2026): KOMPLEKSITAS EDISI JUNI 2026
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol15no1.1267

Abstract

The high demands for professionalism in the military environment, including within Air Squadron 16, pose the challenge of maintaining consistent personnel performance amid complex operational dynamics and high risk. The main problem identified is fluctuating performance, suspected to be caused by constraints in information distribution and a lack of discipline in following technical procedures. This study aims to analyse the influence of organisational communication and work discipline on personnel performance, both partially and simultaneously. The research method used is quantitative with an associative approach. Data were collected by distributing questionnaires to 60 personnel from Air Squadron 16, selected via simple random sampling. Data analysis was conducted using classical assumption tests and multiple linear regression analysis to test the proposed hypotheses. The results show that communication partially has a positive and significant influence on personnel performance, indicating that the clarity of technical information is crucial for task success. Similarly, work discipline has been shown to have a significant influence on performance, confirming that compliance with SOPs is the foundation of work effectiveness. Simultaneously, these two variables account for 63.9% of the variance in personnel performance. Based on these findings, it is recommended that the leadership of Air Squadron 16 enhance two-way communication by optimising routine briefings and strengthening the reward-and-punishment system to maintain consistent personnel discipline and achieve maximum operational readiness.Tingginya tuntutan profesionalisme di lingkungan militer termasuk Skadron Udara 16 yang menghadapi tantangan untuk tetap menjaga konsistensi kinerja personel di tengah dinamika operasional yang kompleks dan risiko tinggi. Masalah utama yang diidentifikasi adalah adanya fluktuasi kinerja yang diduga disebabkan oleh kendala dalam distribusi informasi serta tingkat kedisiplinan terhadap prosedur teknis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja personel, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 60 personel Skadron Udara 16 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, komunikasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personel, yang mengindikasikan bahwa kejelasan informasi teknis sangat menentukan keberhasilan tugas. Demikian pula dengan disiplin kerja yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja, menegaskan bahwa kepatuhan pada SOP adalah fondasi utama dalam efektivitas kerja. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 63,9% terhadap variansi kinerja personel. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada pimpinan Skadron Udara 16 untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dua arah melalui optimalisasi briefing rutin serta memperkuat sistem pemberian penghargaan dan sanksi (reward and punishment) guna mempertahankan konsistensi disiplin personel demi tercapainya kesiapan operasional yang maksimal
Pendidikan Karakter dan Bela Negara Melalui Pembelajaran Jarak Jauh di Era Pandemi Covid-19 Luxni Maulana; Syamsunasir Syamsunasir; Panji Suwarno; Tomi Aris
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.2523

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan satu bidang yang menjadi tanggung jawab Negara. Pemerintah Indonesia telah menetapkan tujuan pertama Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025 adalah pembentukan karakter bangsa. Pendidikan karakter di Indonesia merupakan gerakan nasional untuk menciptakan sekolah dalam membina generasimuda yang beretika, bertanggung jawab, karena pendidikan karakter lebih menekankan pada aspek nilai yang universal. Lembaga pendidikan dihadapkan dengan masalah besar untuk menanamkan nilai nilai bela Negara, dimana kondisi pergeseran ancaman maupun tantangan bagi Indonesia saat ini begitu nyata. Sebagai lembaga pendidikan, sekolah dasar harus dapat mempersiapkan generasi penerus yang memiliki karakter khususnya di era pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian yang didapatkan adalah Pendidikan karakter bela negara memerlukan strategi yang lebih inovatif dan efektif dalam pembelajarannya sehingga mampu meminimalkan dampak pandemi covid-19 khususnya pada perubahan perilaku peserta didik. Penilaian pendidikan karakter bela negara tetap dapat berjalan dengan baik melalui pembelajaran yang terbimbing dan terarah sehingga setiap siswa efektif belajar dan memanfaatkan waktu dengan baik. Selain itu Pendidikan karakter melalui pembelajaran daring bisa dilakukan dengan pembiasaan melakukan hal-hal yang positif, seperti yang kebanyakan diterapkan pada saat interaksi langsung dengan orang lain, baik itu teman, guru, dosen maupun yang lainnya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pandemi Covid-19, Bela Negara AbstractReserve Component as a national resource that is prepared to be deployed through mobilization to enlarge and strengthen the strength and capabilities of the main components, namely the TNI and POLRI. The existence of an active period and an inactive period of Komcad on the other hand is also a question of whether Komcad can maintain its leadership competence during an in the off period. This study aims to improve the leadership competence of backup components through Reserve Component Integrated Training and Monitoring System (SPMT Komcad) in the off period. The method used in this research is a quantitative approach. The data collection technique in this research is using literature study, the authors develop a system with the waterfall model, namely sequentially starting from the analysis, design, coding, testing and support stages. Improving the leadership competence of backup components through through Reserve Component Integrated Training and Monitoring System (SPMT Komcad) in the off period can be a solution to increasing the leadership competence of Reserve Components during in off periods. Keywords: Character Education, Covid-19 Pandemic, National Defense
Strategi Pemerintah Dalam Menghadapi Proxy War Sebagai Salah Satu Penyebab Gerakan Separatisme di Indonesia Nurwulansari Nurwulansari; Panji Suwarno; Syamsunasir Syamsunasir; Pujo Widodo
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3043

Abstract

AbstrakGerakan separatisme banyak menimbulkan kekhawatiran di berbagai belahan dunia. Salah satu penyebabnya adalah Proxy War. Proxy War menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai karena ancamannya yang tidak terasa tapi sangat merusak keutuhan bangsa Indonesia. Proxy War dianggap lebih murah dan tidak terlalu memakan banyak korban bagi negara penyelenggara. Oleh karena itu, Proxy War dianggap lebih efektif dibandingkan strategi pada zaman dahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Peneliti mengambil data dari studi pustaka dan mengamati perkembangan saat ini melalui media. Banyak strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam upaya mencegah Proxy War diantaranya adalah dengan membangun kekuatan beraasarkan sumber daya alam dan budaya dan dengan upaya pembangunan karakter warga negara Indonesia.Kata Kunci : Proxy war, Gerakan Separatisme, Pembangunan Karakter Bangsa, Pengembangan Kekuatan dari Sumber Daya Alam dan Budaya AbstractThe separatist movement raises a lot of concerns in various parts of the world. One of the causes is Proxy War. Proxy War is one of the things that must be watched out for because the threat is not felt but is very damaging to the integrity of the Indonesian nation. Proxy War is considered cheaper and less costly for the host country. Therefore, Proxy War is considered more effective than the strategy in the past. The research method used is descriptive qualitative. Researchers took the data from literature studies and observe current developments through the media. There are many strategies that can be taken by the government in an effort to prevent Proxy War by developing the strength based on natural resources and cultural of Indonesia and character buiding.Keywords: Proxy war, Separatism Movement, Character Building, Developing Natural Resources and Cultural
Dampak Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit Sebagai Potensi Konflik di Masyarakat Pelalawan Riau Yudi Rusmanto; Syamsunasir; Anang Puji Utama
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5324

Abstract

Abstrak Perkembangan perekonomian Riau tidak lepas dari dua pilar yaitu minyak dan perkebunan kelapa sawit. Dampak ekspansi perkebunan kepala sawit sebagai potensi konflik pada masyarakat di wilayah Riau memiliki karakter tersendiri dimana Provinsi Riau merupakan wilayah yang memiliki perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia. Permintaan lahan untuk ekspansi perkebunan sawit di Provinsi Riau terus meningkat sehingga telah memicu tingginya angka konversi lahan atau hutan menjadi perkebunan kelapa sawit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan perkembangan ekspansi perkebunan kelapa sawit di Pelalawan, Riau dan menganalisis dampak dari ekspansi tersebut sebagai potensi konflik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang memberikan gambaran mengenai kejadian atau situasi. Narasumber utama dalam penelitian ini yakni Pejabat Pemerintah Daerah Provinsi Riau dan Kabupaten Pelalawan Riau seperti Kepala Kesbangpol Provinsi Riau dan Kapolda Riau. Hasil dari penelitian ini adalah ekspansi perkebunan kelapa sawit bisa berdampak positif pada kondisi peningkatan perekonomian masyarakat dan mempercepat pembangunan suatu wilayah, namun ekspansi perkebunan kelapa sawit yang tidak terkendali juga bisa berdampak negatif sebagai potensi konflik yang dapat memicu konflik kekerasan baik antara perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan masyarakat maupun antar masyarakat itu sendiri. Pemerintah Pusat berkerjasama dengan Pemerintah Daerah Riau telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir potensi konflik yang ada di wilayah Riau sehingga tidak berubah menjadi konflik kekerasan. Kata Kunci: ekspansi perkebunan kelapa sawit, konflik di masyarakat Riau
Co-Authors A. Dirwan Achmed Sukendro Achmed Sukendro Achmed Sukendro Adi Saputra, Brian Winata Adipraja Soesilo Adriyanto, Agus Ahmad Faisal Alvina Kusuma Andriyani, Erita Anwar Kurniadi Anwar Kurniadi Arif Fikri Fauzan Aris, Tomi Armita Arvanti Armita Arvanti Arvianti, Armita Ayu Meiranda ayumei ameiranda BASUKI ARIANTO BAYU SETIAWAN Bayu Setiawan Bayu Setiawan Bayu Setiawan Bhakti, Dahan Cendikia BUDI SUMARTONO Cendikia Bhakti, Dahan DARMAWAN YULIANTO Dewi Puspaningtyas Faeni Dewi Wahyuni Djati Cipto Kuncoro Dwikatama Erfin Indrawan Ramadhan Erika Merdiana Armono Fadillah, Muhammad Nur Fauzi Bahar Felix Diego Marshelo L. Tobing FRAHISTA, MUHAMAT FRANDIKA M. Frendy Marshal L. Tobing HARI MOEKTIWIBOWO Herlina Juni Risma Saragih Herni Pujiati Hidayat, Nur Arief I Dewa Ketut Kerta Widana I Dewa Ketut Kertawidana I.D.K Kerta Widana Indra Siswanti Irena Rahmawati Irena Rahmawati Jamilah, Rizqiyana Hurun Junaedi Junaedi Kabul Swastadi, Petrus Kerta Widana Kurniadi, Anwar Kurniawan Kusuma Kusuma Kusuma Kusumastuti, Shinta Lionil Radityo Luxni Maulana Luxni Maulana Ma'arif, Syamsul Mahbubi . Maulana, Luxni Maulana, Nurzen Mir’atul Azizah Mochamad Rizki Sadikin Mohamad Fahmi Mohamad Fahmi Muhamad Aim Muhammad Afif Al Fayed Muhammad Afif Al Fayed Muhammad Ihsan Murwijaya, Indiramukti Nandini Nandini Nandini, Nandini Nini Aryanti Noerlina Anggraeni Nurwulansari Nurwulansari Panji Suwarno Pratama, Alif Hanugrah Insan Nanda Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo Pujo Widodo, Pujo Putra, Dimas Raka Kurniawan Rachmat Setiawibawa Ridwan Rio khoirudin Apriyadi Rizky Budi Prasetya Sulton Rusydi, Thoriqul Samto Hadi Sri Widodo Subiyanto, Adi Sugeng Yulianto Sungkono . Suroso Suwarno, Panji Syamsul Maarif Syamsul Maarif tedja Theresia Oktavia Sadpung Tia Dikatama Tsania Tomi Aris Utama, Anang Puji W.TEDJA BHIRAWA Wahyu Kurniawan WIJAYANTO, ERWIN Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo, Wilopo Yasmin Yasmin Yohanes Ferry Cahaya Yosepha, Sri Yanthy Yudi Rusmanto Yudi Rusmanto Yulianto, David