Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PELATIHAN PERBANYAKAN Trichoderma sp. DAN DEMONSTRASI PLOT PEMBUATAN PUPUK TRICHOKOMPOS SEBAGAI UPAYA BUDIDAYA CABAI CAKRA (Capsicum frutescens L. var. Cakra) YANG RAMAH LINGKUNGAN Nursyawal Nacing; Wilda Widiawati; Cennawati, Cennawati; Anjas, Nirma Septia Ramlan; Suharman, Suharman
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v11i2.45908

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi petani di Desa Basseang, Kabupaten Pinrang, seperti ketergantungan terhadap pupuk kimia, rendahnya kesuburan tanah, dan belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan limbah jagung menjadi Trichokompos berbasis Trichoderma sp. sebagai pupuk organik ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan demonstration plot (demplot), yang mencakup perbanyakan Trichoderma sp. skala rumah tangga, pembuatan Trichokompos dari limbah jagung, serta pengaplikasiannya secara langsung pada tanaman cabai rawit varietas Cakra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani mendapatkan informasi baru mengenai manfaat Trichoderma sp., memahami proses pembuatan Trichokompos, dan mampu mengaplikasikannya pada lahan pertanian mereka. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam peningkatan wawasan petani terhadap praktik pertanian berkelanjutan serta mendorong pemanfaatan limbah lokal menjadi sumber pupuk yang berguna. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas tanaman cabai rawit varietas Cakra.    Kata kunci: Trichoderma sp., Trichokompos, Limbah jagung, Cabai Cakra.   ABSTRACT This community service activity was motivated by several challenges faced by farmers in Basseang Village, Pinrang Regency, such as dependence on chemical fertilizers, low soil fertility, and the suboptimal utilization of agricultural waste. The objective of this program was to improve farmers’ knowledge and skills in converting corn waste into Trichocompost based on Trichoderma sp. as an environmentally friendly organic fertilizer. The method employed involved training and demonstration (demonstration plots), including household-scale multiplication of Trichoderma sp., the production of Trichocompost from corn waste, and its direct application to Cakra variety bird’s eye chili (Capsicum frutescens L.) plants. The results of the activity showed that farmers acquired new information about the benefits of Trichoderma sp., understood the process of Trichocompost production, and became capable of applying it in their agricultural practices. This activity had a positive impact in expanding farmers’ knowledge of sustainable agricultural practices and encouraged the use of local agricultural waste as a valuable input for organic fertilizer. It is expected that this activity will contribute to increasing the productivity of Cakra variety of cayenne chili. Keywords: Trichoderma sp., Trichocompost, corn waste, Cakra chili pepper.
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Kios Bipang El-Qahtan Kabupaten Enrekang Munawwarah, Raodatul; Astari, Rista; widiawati, wilda; Potton, Zainal; Azhari, Burnama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan bisnis Kios Bipang El-Qahtan di Kabupaten Enrekang ditinjau dari aspek produksi dan aspek pemasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha dan karyawan, serta dokumentasi terkait kegiatan produksi dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek produksi, usaha Kios Bipang El-Qahtan dinyatakan layak untuk dijalankan. Hal ini didukung oleh penggunaan bahan baku berkualitas seperti beras ketan dari Gowa dan gula merah dari Tondon, kapasitas produksi yang mencapai 400 pcs per hari, serta sistem kerja yang terorganisir. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan ruang produksi berukuran 3x3 meter, ketergantungan bahan baku pada musim panen, dan penggunaan peralatan manual yang membatasi efisiensi produksi. Dari aspek pemasaran, usaha ini juga dinyatakan layak karena memiliki jaringan distribusi yang luas mencakup pasar lokal hingga luar daerah seperti Toraja, Makassar, Kalimantan, dan Jayapura. Harga yang kompetitif sebesar Rp7.000 per pcs serta kemasan produk yang menarik turut meningkatkan daya saing di pasar. Meskipun demikian, strategi promosi digital masih perlu ditingkatkan agar pemasaran dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa bisnis Kios Bipang El-Qahtan layak dikembangkan lebih lanjut dengan melakukan perbaikan pada aspek produksi dan optimalisasi strategi pemasaran digital