Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Ascaris suum Cuticle Ultrastructure Due to the In Vitro Application of Ethanol Extract to Fruits Musa x paradisiaca L. ‘Pisang Ambon’ Dwi Haryatmi; Okid Parama Astirin; Tetri Widiyani
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 10, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v10i1.11918

Abstract

Species of Musa have various activities, one of which is anthelmintic activity. Part of banana plants that can be used as anthelmintic is part of the fruit, because of the phytochemical content possessed. Tannin is able to inhibit the enzyme cholinesterase, damage the membrane of the worm and can precipitate the protein.  The purpose of this research is to know the content of tannin and also total tannin level on ethanol extract of Musa x paradisiaca L. ‘Pisang Ambon’ and in vitro effect of the extract on Ascaris suum cuticle.  Thin Layer Chromatography (TLC) showed of ethanol extract of Ambon banana containing tannin with a total test of tannin was 54.98% w/w. In vitro at negative control (NaCl 0.9%) worm death occurred at 289 hours, positive control (pyrantel pamoate 5 mg/ml) at 1 hour, extract concentration 200 mg/ml at hour 27 and concentration 400 mg/ml at 1 hour. Histopathological examination and scanning electron microscope showed a degenerative change in ultrastructures of the worm's cuticle. From the results of this study, it can be concluded that exposure of ethanol extract to Ambon banana give a damaging effect to cuticle ultrastructure in the form of crack/break, perforation and separation of muscular from cuticle and edema on A. suum worm. High tannin content in the raw/green ambon banana, can be developed to eradicate ascariasis including egg stage which until now cannot be done with synthetic drugs due to the thickness and strength of layers of worm eggs consisting of layers of protein and lipids.
Studi identifikasi keanekaragaman hayati pada habitat Jalak Lawu, wilayah lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan Okid Parama Astirin; Sugiyarto Sugiyarto; S Nugraha
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.3.1.244-257

Abstract

Jalak Lawu (Turdus sp.) merupakan spesies endemik yang banyak hidup di kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Magetan dengan ketinggian 3265 mdpl. Populasi burung Jalak Lawu semakin menurun. Pemerintah Kabupaten Magetan menggunakan satwa ini sebagai salah satu ikon pariwisata. Penurunan populasi ini perlu diantisipasi dengan pemahaman atas perilaku, konservasi jenis pakan, maupun upaya untuk melakukan konservasinya. Penelitian dilakukan dengan observasi langsung terhadap burung dan vegetasi sekitarnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Jalak Lawu lebih banyak muncul pada sore hari dan berada di pos 2 (ketinggian 700 mdpl). Tanaman pakan yang tersedia dan terdapat di kawasan studi ada 7 spesies yaitu Manis Rejo (Vaccinium varingiaefolium [Bl.] Miq.), Putat (Planchonia valida [B.] B1), Rubus alpestris Bl., Rubus linaetus Bl., Rubus fraxinifolius Poir, Rubus niveus Thunb dan Rubus rosafolius J.E. Upaya konservasi Jalak Lawu dapat dilakukan secara ex-situ maupun in-situ, tergantung kebijakan yang ditetapkan oleh instansi yang terkait dan berwenang.
PEMBERDAYAAN ANGGOTA KTT JAYA DAN KTT MBS DI DESA PURWOREJO MELALUI PELATIHAN HANDLING SUSU KAMBING PERAH PROGRAM PEMBERDAYAAN DESA BINAAN Riyanto, Joko; Intan Sari, Ayu; Dzakiy Pradana, Defasta; Widyantoro, Satrio; Sabila Wardatussa'adah, Hilya; Hilmi Nabila, Talitha; Iqbal Ramadhan, Musyaffa; Parama Astirin, Okid; Hadi, Syamsul; Prasetyo, Ari; Husein Abdurrahman, Zakaria
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v10i2.5547

Abstract

Program bina desa merupakan salah satu program pemerintah dalam membangun perekonomian desa. Program ini mengambil tema Optimalisasi Peternakan Kambing Perah dan Produk Olahannya dalam rangka terbentuknya Desa Purworejo Sragen sebagai Sentra Susu Kambing. Program pemberdayaan desa binaan yang dilaksanakan di Desa Purworejo Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Desa purworejo merupakan desa di Gemolong, Sragen yang memiliki potensi di kambing perah. Kambing perah adalah salah satu komoditas peternakan yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan, terutama dalam skala peternak rakyat. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan sosialisasi, workshop, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Target kegiatan ini adalah  semua anggota Kelompok Tani Ternak dapat meningkatkan kualitas produk dengan meningkatnya  0,21/ekor/hari susu yang memenuhi syarat kualitas susu sehat serta memenuhi syarat kualitas susu pasaran. Observasi pasca pelatihan menunjukkan masyarakat telah melakukan prosedur handling susu yakni seperti membersihkan ambing sebelum pemerahan, pengemasan susu kurang dari 2 jam setelah pemerahan, dan prosedur handling yang lain. Hasil yang diinginkan setelah serangkaian program telah selesai dilaksanakan ialah peternak dapat memahami dan mengaplikasikan proses handling susu yang baik dan benar sehingga dapat menghasilkan susu yang aman dikonsumsi dan memiliki harga jual yang cukup di pasaran.
Pemberdayaan Peternak Kambing Perah melalui Pelatihan Pupuk Organik di Desa Purworejo Ramadani Br Surbakti; Ahmad Pramono; Okid Parama Astirin; Aris Budi Prasetyo; Risqiana Eka Wardani; Qoulan Syakara Anwar; Nadira Adhelya Putri; Dinda Lorensa Valentina; Rania Dita Kris Sucahyo; Ahsanu Nadia Azka Nazhara; Aisyah Salsabila; Galuh Ahmad Pamungkas; Radhiva Pandhu Bhaskoro Aji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Februari-April
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen dengan melibatkan Kelompok Tani Ternak Taruna Mukti dan Berkah Mendho. Tujuan utama program adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengolah kotoran kambing menjadi pupuk organik bernilai tambah. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, workshop, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peternak, yang ditunjukkan dengan kenaikan nilai rata-rata pre-test sebesar 89,565 menjadi 97 pada post-test, atau terjadi peningkatan sebesar 8,3%. Peserta dengan mayoritas peternak skala kecil menunjukkan antusiasme tinggi dan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Melalui pendampingan, peserta mampu menerapkan teknik pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik secara tepat. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas peternak, menekan dampak pencemaran lingkungan, serta membuka peluang usaha baru berbasis pengelolaan limbah ternak.
Implementation of SAK EMKM financial statements, water filter technology, and digital marketing communication in sorong regency's outstanding MSMEs Munzir Munzir; Ainul Alim; Juminah Juminah; Okid Parama Astirin; Elvi Litcia; Ial Ramadhan; Nirmalani Muzdalifah; Frans Rudolof Mender; Annisa Latifah Qolbiyanti
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 6 No. 3 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v6i3.42858

Abstract

The service activity is driven by the need to strengthen the capacity and competitiveness of exceptional MSMEs in Sorong Regency. This service activity offers a substantial contribution to the development of excellent MSMEs in Sorong Regency by employing SAK EMKM to create simple yet responsible financial statements, water filter technology helps MSMEs obtain clean water sources, digital marketing communication training increases MSMEs' ability to promote their products more extensively and effectively, leveraging digital platforms to access new markets and increase competitiveness. The methods employed in this service activity include a participative and educational approach with stages consisting of socialization, training, mentorship, and evaluation. The socialization was held to teach the necessity of implementing SAK EMKM, water filter technology, and digital marketing communication to outstanding MSME players in Sorong Regency. The methods employed in this service activity include a participative and educational approach with stages consisting of socialization, training, mentorship, and evaluation. Combining three important areas financial reporting, technology, and digital marketing worked well to solve the common problems that SMEs encounter. This program not only improves professionalism and product quality, but it also increases the chances of corporate growth and long-term success.
Pemberdayaan Peternak Melalui Pelatihan Pencegahan Mastitis Menggunakan Mastitis Detector Di Desa Purworejo Ramdhani Adrian Saputra Saputra; Okid Parama Astirin; Ahmad Pramono; Aris Budi Prasetyo; Nugrahenni; Najwa Luthfiah Khanza; Putri Ananda Merito Limbong; Evi Rofiah Adaliyah; Hamim Al Hakam; Nabila Zaky Aqilah; Mifta Yolanda Izzati; Nila Ari Rachmawati; Mahesta Lulu’ Nur Azizah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Februari-April
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN Tematik) di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen dilaksanakan untuk menekan tingginya kasus mastitis subklinis pada kambing perah yang menurunkan produktivitas dan merugikan peternak. Program berbasis Good Dairy-Goat Farming Practices ini mencakup sosialisasi, lokakarya, dan pendampingan intensif. Kegiatan diawali dengan identifikasi kondisi kandang dan praktik pemeliharaan, dilanjutkan pelatihan pencegahan mastitis, teknik pemerahan higienis, serta deteksi menggunakan California Mastitis Test (CMT) dan detektor mastitis. Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 84,5 menjadi 97,5 atau naik 15,28%. Pendampingan langsung memastikan peternak mampu mengoperasikan alat dan menerapkan prosedur sanitasi, termasuk perendaman puting dengan larutan yodium pascapemerahan serta pemeriksaan rutin. Hasil akhir menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan komitmen peternak dalam pengendalian mastitis. Program ini memperkuat kelembagaan KTT dan mendukung pengembangan Desa Purworejo sebagai sentra kambing perah yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan.
Analisis Dampak Aspek Sosial, Ekonomi Dan Lingkungan Dari Pengelolaan Bank Sampah Di Kota Madiun Fetria Widiyanti; Okid Parama Astirin; Evi Gravitiani
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.567-577

Abstract

Persoalan pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah daerah, namun dibutuhkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan bank sampah di Kota Madiun. Setiap pihak diketahui belum menjalankan perannya secara maksimal, yang berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program Bank Sampah di Kota Madiun. Berdasarkan fenomena tersebut maka penelitian ini bertujuan menganalisis dampak serta pendorong dari faktor Sosial, Ekonomi dan Lingkungan dari program Bank Sampah Kota Madiun agar dapat diketahui strategi keberlanjutan dalam pengalolaannya. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis data secara deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan DPSIR. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa program Bank Sampah Kota Madiun masih kurang mendapat partisipasi secara menyeluruh dari tiap warga karena memiliki kendala waktu dan sosial. Masyarakat kurang memiliki motivasi dan pengatahuan pada aspek kewirausahaan, kebersihan/keindahan serta kesehatan dari meningkatnya pertumbuhan sampah. Pemerintah Kota Madiun berupaya memberikan dorongan kepada masyarakat terkait kepeduliannya untuk menjaga lingkungan secara meluas melalui program Bank Sampah Kota Madiun. Upaya yang dijalankan melalui perlombaan serta penghargaan tata ruang wilayah pada tingkat RT dan Kelurahan pada aspek kewirausahaan, kebersihan/keindahan serta kesehatan. Namun Program Bank Sampah masih memiliki kendala pada level nasabah yang kurang termotivasi untuk konsisten serta kendala pada level BSU terkait harga jual yang mengikuti harga beli dari tengkulak sehingga sering ditemukan penumpukan barang yang melebihi daya tampungnya sehingga terdapat resiko kerugian baik dari waktu dan keuangan karena selisih dari harga beli dan harga jual yang tidak dapat menutupi biaya operasionalnya. Pemerintah Kota Madiun perlu mengupayakan mengatasi masalah ini dengan mengkoordinasikan atau meregulasi sistem penjualan sampah anorganik khususnya yang bersumber dari program Bank Sampah Kota Madiun.
Stakeholder Relationship Model in Waste Bank Management in Madiun City Fetria Widiyanti; Okid Parama Astirin; Evi Gravitiani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 6 (2024): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i6.7499

Abstract

In ‘Neraca Pengelolaan Sampah Kota Madiun‘ data for 2023, waste production was 44,750.39 tons/year, while the amount of waste reused and recycled was 4,600.28 tons/year and processed waste that went to landfill was 31,444.75 tons/year. Waste banks began to be formed in Madiun City from 2010 to 2023. There are 168 waste banks that have been formed and only 49.4% are still actively operating. The phenomenon found in the field is that involvement between stakeholders in the Waste Bank program in Madiun City is still not optimal, and this finding is the basis for this research, namely analyzing the relationship model of stakeholder roles in managing the Waste Bank in Madiun City. Madiun City. This research uses a mixed method paradigm to obtain a holistic picture of the characteristics and relationships of stakeholders in the Waste Bank program in Madiun City. All data in this study were analyzed using MACTOR software. The results of this research conclude that the stakeholders who have the greatest influence are DLH and public figure (Lurah) who are the main actors in waste bank management, because they are involved in planning, implementation and policy so that there is still a need to improve their relationships and roles in supporting the success of the waste bank program. Madiun City. Very strong convergence between actors shows that between the Matahari Sampah Bank and community leaders, Sedoro Asri Waste Bank, Sehati Waste Bank, Pesanggrahan Waste Bank and Risky Lancar Manis VI Waste Bank. Very weak convergence is shown between the Madiun City Environmental Service and NGOs, Pertamina, Academics, the PKK Mobilization Team and the Griya Kencana Waste Bank.
Phytochemical Screening for Phenol and Optimizing the SNEDDS (Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System) Formula Using the Simplex Lattice Design Method on Curcuma caesia Roxb Rhizome Extract Sholichah Rohmani; Okid Parama Astirin; Soerya Dewi Marliyana; Nestri Handayani
Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursing Vol. 1 No. 2 (2024): December : Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nu
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ichsn.v1i2.33

Abstract

This research aims to screen the phytochemistry of phenol and optimize the formulation of Curcuma caesia Roxb. rhizome extract, which is difficult to dissolve in water, in the form of Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) using the simplex lattice design method. The phenol content was identified using thin-layer chromatography,and the compound levels were determined spectrophotometrically. An initial screening was conducted to determine the oil phase, surfactant, and co-surfactant to use. The characterization of SNEDDS in the optimal formula includes transmittance, particle size, and polydispersity-index (PI). Olive oil, Tween 80,and polyethyleneglycol (PEG)-400 are the oil phase, surfactant, and co-surfactant selected due to the highest ability to dissolve Curcuma caesia Roxb.rhizome extract. The results of phytochemical screening of the polyphenol compound group using thin-layer chromatography produced spots with an Rf value of 0.76 and a phenol content of 61.823 mgGAE/g. The optimization results showed that the optimal formula was obtained at a composition of 1:8:1 for olive oil, Tween 80, and PEG-400. The SNEDDS of C.caesia Roxb.rhizome extract produced a nanoemulsion with a loading dose of 250 mg/5 g SNEDDS, a transmittance of 98.6%, a particle size of 14.1 nm, and a polydispersity index (PI) of 0.363.
Implementasi Strategi Waste-to-Value melalui Peningkatan Kualitas Produk Eco-Desain, dan Introduksi Budidaya Maggot pada Bank Sampah Sapu Jagad Magetan : Strategi Waste-to-Value pada Bank Sampah Sapu Jagad Magetan Okid Parama Astirin; Tetri Widiyani; Shanti Listyawati; Elisa Herawati; Agung Budiharjo; Widya Mega Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 2 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i2.2464

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan permasalahan umum yang terjadi di perkotaan. Pengolahan sampah di Bank Sampah Sapu Jagad Magetan masih berfokus pada sampah anorganik seperti sampah botol dan palstik dengan pendekatan ecobrick membentuk produk dengan nilai ekonomi. Di sisi lain, sampah organik yang diperoleh dari nasabah belum dikelola dengan optimal serta sebagian besar sampah tersebut masih dibuang secara langsung ke Tempat Pembuangan Akhir sehingga menimbulkan sumber pencemaran baik tanah, air maupun udara. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kualitas produk eko-desain ecobrick dan juga menanamkan pemahaman terkait pengolahan sampah organik dengan budidaya maggot. Kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah hingga pemasaran produk. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan pendapatan melalui diversifikasi produk eko-desain berupa sofa botik bludru. Selain itu, pemahaman akan pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot. Upaya ini mendukung SDGs 4, 8, 12, dan 17 untuk menyediakan pengetahuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mengelola limbah menjadi produk bermanfaat melalui kerja sama antar bank sampah atau bank sampah dengan perguruan tinggi.
Co-Authors Abdurrahman, Zakaria Husein Abelita Kusbianto Adi Prayitno Adi Ratriyanto Agreianti Puspitasari AGUNG HIDAYAT Agung Budiharjo Agung Budiharjo Agung Budiharjo Agus Kuntjoro AHMAD DWI SETYAWAN Ahmad Pramono Ahsanu Nadia Azka Nazhara Aidila Kanaya Putri Ainul Alim Aisah Nurul Aulia Rahma Aisyah Salsabila AMRITA YULI ASTUTI Anggie Rahmatul Azizah Anif Nur Artanti Anif Nur Artanti, Anif Nur Annisa Latifah Qolbiyanti Anti Mayastuti Anti Mayastuti Anugrah Adiastuti Argyo Demartoto ARI PITOYO ARI SUSILOWATI Ari Prasetyo Ari Prasetyo Ari Prasetyo Ari Prasetyo Aris Budi Prasetyo Aris Budi Prasetyo ARTINI PANGASTUTI AULIA NUR RAHMAWATI Ayu Intan Sari Bhisma Murti Bita Lestari Claude Mona Airin DIAGAL WISNU PAMUNGKAS Diah Apriani Atika Sari Diah Apriani Atika Sari Dimas Rahardian AJi Muhammad Dinda Lorensa Valentina Dwi Haryatmi Dwi Kurniawati Dzakiy Pradana, Defasta EDI PRIYONO EDWI MAHAJOENO Elisa Herawati ELISA HERAWATI Elisa Herawati Elisa Herawati Elvi Litcia Endang Siti Rahayu Erma Musbita Tyastuti Esti Suryani Evi Gravitiani Evi Rofiah Adaliyah FETRIA WIDIYANTI Fetria Widiyanti Fetria Widiyanti Frans Rudolof Mender Galuh Ahmad Pamungkas HADI WIWIT HENDRO CAHYONO Hamim Al Hakam Hana Naqiyya Nada Hana Naqiyya Nada Hardiman Faramit Sanaba Hilmi Nabila, Talitha I Ketut Suada Ial Ramadhan Ika Sumiyarsi Sukamto Ika Sumiyarsi Sukamto Intan Sari, Ayu Iqbal Ramadhan, Musyaffa Irkham Widiyono Joko Riyanto Joko Riyanto Juminah Juminah Juminah Nasri LINTAL MUNA Lutfia Hermawati Putri M. ARIF ROMADLON M. Didit Gozali Mahesta Lulu’ Nur Azizah MAQQITA TUNJUNG SARI MARTI HARINI MARTI HARINI Mifta Yolanda Izzati Muhamad Dwi Septiyanto Muhammad Fahturrohman Zuhdi Muhammad Hatta Rahmatul Kholiq Munzir Munzir Nabila Zaky Aqilah Nadira Adhelya Putri Najwa Luthfiah Khanza Nestri Handayani Nila Ari Rachmawati Nirmalani Muzdalifah NITA ETIKAWATI NOOR SOESANTI HANDAJANI Novia Nur Aini Nugrahenni NUGROHO ANDI PURNOMO Pinkan Olivia Marchivanalia PRABANG SETYONO Prihapsara, Fea Putri Ananda Merito Limbong Qoulan Syakara Anwar RADEN WISNU NURCAHYO Radhiva Pandhu Bhaskoro Aji Rahayu, Ria Muji Ramadani Br Surbakti Ramdhani Adrian Saputra Saputra Rania Dita Kris Sucahyo Ratih Puspita Febrinasari Refika Melina Putri Revi Gama Hatta Novika Rhina Uchyani Fajarningsih Rhina Uchyani Fajarningsih Risqiana Eka Wardani Rizki Sandhi Titisari Ruben Dharmawan Ryza Dian Pratiwi S Nugraha Sabaria Sabaria Sabila Wardatussa'adah, Hilya Sarmin Sarmin Sesilia Novita Ardelie SETIA BETARIA ARITONANG Setyo Sri Rahardjo Shanti Listyawati Shanti Listyawati SHANTI LISTYAWATI Sholichah Rohmani Soedarmanto Indarjulianto Soerya Dewi Marliyana Sri Mulyani SUGIYARTO SUGIYARTO Sugiyarto Sugiyarto Suhartono, Suhartono Sunarto Sunarto Suparni Setyowati Rahayu SURATMAN SURATMAN SUTARNO SUTARNO SUTARNO SUTARNO SUTIMAN BAMBANG SUMITRO Syamsul Hadi Syamsul Hadi Syamsul Hadi Syamsul Hadi SYARIFA ZAHRAH Tetri Widiyani Tetri Widiyani Tetri Widiyani TETRI WIDIYANI VIRA SAAMIA Vitri Widyaningsih Wahyudi Wahyudi WAWAN BUNTARAN WIDYA MEGA RAHMAWATI WIDYA MEGA RAHMAWATI Widya Mega Rahmawati widyantoro, satrio Winarni - Wisnu Nurcahyo Zakaria Husein Abdurrahman