Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penguatan Kesadaran Digital Wellbeing pada Siswa melalui Pelatihan dan Simulasi Aplikasi Manajemen Penggunaan Gadget Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Sanatang, Sanatang; Zulfikar, Muh. Ihsan; Kaseng, Ernawati S.; Dewi, Shabrina Syntha
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i3.10558

Abstract

Penggunaan gadget yang semakin intensif pada siswa sekolah menimbulkan berbagai tantangan, mulai dari menurunnya konsentrasi belajar hingga meningkatnya risiko stres akibat paparan digital yang berlebihan. Permasalahan ini teridentifikasi pula pada siswa SMKN 10 Makassar, yang menunjukkan kecenderungan penggunaan perangkat digital dalam durasi panjang untuk keperluan akademik maupun hiburan. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya penguatan kesadaran digital wellbeing agar siswa mampu mengatur waktu penggunaan gadget secara lebih sehat dan produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMKN 10 Makassar mengenai konsep digital wellbeing serta membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam mengelola waktu penggunaan perangkat melalui pelatihan dan simulasi aplikasi manajemen penggunaan gadget. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung menggunakan aplikasi pengatur waktu, dan diskusi reflektif untuk membantu siswa mengevaluasi pola penggunaan gadget sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terhadap risiko penggunaan gadget yang tidak terkontrol dan bertambahnya kemampuan mereka dalam memanfaatkan aplikasi pendukung untuk mengatur durasi penggunaan perangkat. Selain itu, siswa memberikan respon positif terhadap pendekatan pelatihan berbasis praktik karena membantu mereka memahami strategi pengelolaan waktu secara lebih efektif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih sehat dan mendukung peningkatan produktivitas belajar siswa.
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Perilaku Cyberbullying di Kalangan Pengguna Media Sosial Pada Siswa SMA Negeri 5 Makassar Nur Aisyah Mukhtar; Haripuddin; Dwi Rezky Anandari Sulaiman
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 2 Issue 3, November (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi digital siswa, perilaku cyberbullying, serta pengaruh literasi digital terhadap perilaku cyberbullying di kalangan pengguna media sosial pada siswa SMA Negeri 5 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 31 pernyataan yang disebarkan secara daring kepada 113 siswa kelas X, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat literasi digital tinggi, sementara perilaku cyberbullying berada pada kategori sangat rendah. Analisis data menunjukkan adanya hubungan negatif yang lemah antara literasi digital dan perilaku cyberbullying, yang berarti semakin tinggi literasi digital siswa, maka kecenderungan melakukan cyberbullying cenderung menurun. Meskipun pengaruhnya tidak signifikan secara kuat, temuan ini mengindikasikan bahwa literasi digital tetap berperan penting dalam membentuk perilaku positif di ruang digital. Dengan demikian, peningkatan literasi digital dapat menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan perilaku negatif di media sosial, khususnya di kalangan remaja sekolah menengah.
Pengaruh Mentoring terhadap Emotional Wellbeing Mahasiswa Tahun Pertama Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Abdal, Nurul Mukhlisah; Setialaksana, Wirawan
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 1, Januari (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mentoring terhadap emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Sampel penelitian terdiri dari 121 mahasiswa angkatan 2022 yang telah mengikuti kegiatan mentoring di Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat emotional wellbeing mahasiswa. Metode analisis yang digunakan, yaitu regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh variabel mentoring terhadap emotional wellbeing, dengan mengontrol faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hasilnya. Nilai signifikansi (Sig.) sebesar .000 yang mana lebih kecil dari probabilitas 0,05. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, ada pengaruh sikap terhadap mentoring dengan emotional wellbeing pada mahasiswa tahun pertama. Hal tersebut, membuktikan bahwa pentingnya program mentoring dalam meningkatkan emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kepada institusi pendidikan untuk memberikan perhatian lebih pada implementasi program mentoring yang efektif guna mendukung emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Studi lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi hubungan antara mentoring dan emotional wellbeing dengan menggunakan metode analisis regresi yang lebih kompleks.
Model Jaringan Syaraf Tiruan dalam Peramalan Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Wirawan Setialaksana; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Shabrina Syntha Dewi; Chairunnisa Ar Lamasitudju; Nini Rahayu Ashadi; Muhammad Asriadi
Jurnal MediaTIK Volume 3 Issue 2, Mei (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v3i2.1557

Abstract

Mitigation steps to control Covid-19 outbreak in Indonesia need to take. One of those step is forecasting the spread of the disease. This study compare two artificial neural network models in catching the pattern of Covid-19 positive total cases in Indonesia. Data Training used in this study is Indonesian total positive cases of Covid-19 from March 2 until May 26. The next 10 days data become data testing to show the model accuracy in predicting Covid-19 total cases. MLP shows a better prediction comparing to ELM.Three different prediction accuracy measurement is used – MAE, MAPE, and RMSE. All of them shows less value in MLP than in ELM.
Pengembangan Aplikasi Konsultasi Menggunakan Obrolan Suara dan Terapi Psikis Berbasis Android untuk Penyandang Tunanetra Gusna, Dwi; Syahrul; Sulaiman, Dwi Rezky Anandari
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.1985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi konsultasi berbasis Android dengan fitur obrolan suara dan terapi psikis yang khusus ditujukan untuk penyandang tunanetra serta mengetahui hasil pengujian dari aspek kelayakan materi dan standar ISO 25010. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan menggunakan metode prototipe. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa Tunanetra SLB A Yapti Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen untuk validasi materi, validasi sistem (functional suitability) dan uji aspek usability serta teknik observasi untuk pengujian aspek portability dan performance efficiency. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Aspek konten/materi, dan usability menggunakan skala Likert; aspek Functional Suitability menggunakan skala Guttman. Hasil uji materi menunjukkan bahwa materi yang digunakan dalam aplikasi yang dikembangkan berada pada kategori layak. Aplikasi ini juga berfungsi dengan baik dalam pengujian aspek functional suitability. Pengujian portability menunjukkan bahwa aplikasi dapat befungsi dengan baik di berbagai versi Android, mulai dari Android 8 hingga 12. Dalam aspek performance efficiency, aplikasi ini memenuhi standar penggunaan CPU maksimum yang direkomendasikan, yaitu di bawah 15%, dan tidak mengalami masalah force close. Pada aspek reliability, aplikasi berhasil diuji untuk seluruh jalur independen dan berada pada tipe prosedur yang terstruktur dan stabil dengan faktor resiko yang rendah untuk terjadi kesalahan. Selain itu, aspek usability menunjukkan bahwa respon pengguna terhadap aplikasi berada pada persentase kepuasan 87% dan berada pada kategori sangat baik.
Studi Literatur: Risiko Psikologis Penggunaan Fintech Lending pada Mahasiswa Dwi Rezky Anandari Sulaiman
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko psikologis yang dihadapi mahasiswa akibat penggunaan layanan fintech lending seperti pinjaman online. Dengan meningkatnya popularitas fintech lending di kalangan mahasiswa, penting untuk memahami dampak psikologis yang mungkin ditimbulkan oleh penggunaan layanan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan mengkaji berbagai sumber akademis, laporan penelitian, dan artikel yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan layanan pinjaman online berisiko mengalami berbagai masalah psikologis, termasuk stres finansial, kecemasan, dan tekanan mental. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap risiko ini gaya hidup, tekanan ekonomi, mudahnya pengajuan pinjaman dan terbatasnya alternatif pengajuan pinjaman lain. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa kurangnya pendidikan keuangan di kalangan mahasiswa memperparah dampak psikologis tersebut. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program edukasi keuangan yang ditargetkan kepada mahasiswa untuk membantu mereka memahami risiko dan tanggung jawab yang terkait dengan pinjaman online. Selain itu, pengawasan yang lebih ketat dan regulasi yang lebih baik terhadap penyedia layanan pinjaman online diperlukan untuk melindungi mahasiswa dari praktik yang tidak adil dan eksploitatif. Dengan demikian, diharapkan penggunaan layanan pinjaman online dapat dilakukan secara lebih bijak dan terinformasi, mengurangi risiko psikologis yang mungkin timbul.
Pengembangan Instrumen Evaluasi Program Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan Mandiri Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UNM untuk Mitra Sekolah dengan Model CIPP Nurul Mukhlisah Abdal; Irwansyah Suwahyu; Dwi Rezky Anandari Sulaiman
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 2, Mei 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.185 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i2.234

Abstract

Dalam rangka memenuhi tuntutan dan kebutuhan akan link and match dengan dunia usaha dan industri, serta pengembangan keilmuan, Perguruan Tinggi dituntut agar dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran yang mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) diharapkan dapat menjadi jawaban atas tuntutan tersebut. Pelaksanaan MBKM tentu saja berhubungan dengan pengembangan kurikulum adaptif dan mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan dan kebutuhan zaman. Untuk mengevaluasi kegiatan Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan (AMSP) Mandiri yang diprakarsai oleh Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, peneliti merasa perlu mengevaluasi program tersebut guna mengukur efektivitas program. Instrumen ini digunakan untuk. mengetahui tingkat efektivitas capaian sasaran program AMSP Mandiri Prodi PTIK. Salah satu program evaluasi yang dapat digunakan dalam pembuatan model instrumen evalusi program adalah CIPP (Contex, Input, Process, Product). Uji coba dilakukan melalui tiga jenis pengujian, yaitu (1) Uji ahli; (2) Uji terbatas dilakukan terhadap kelompok kecil sebagai pengguna produk; dan (3) Uji-lapangan (field Testing). Setelah melalui ketiga jenis pengujian tersebut, hasil bahwa instrumen program AMSP Mandiri Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar untuk mitra menghasilkan instrumen yang valid dan reliabel.
Pengembangan E-Modul Academic Culture Orientation Sebagai Bahan Ajar Program Pengenalan Lingkungan Kampus Pada Mahasiswa Baru Mustari Lamada; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Elvira Nur
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan keefektifan Pengembangan E-Modul Academic Culture Orientation Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D (Research and Development), rancangan pengembangannya menggunakan model 4-D. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer yang telah mengikuti Academic Culture Orientation. Instrumen pengumpulan data dilakukan melalui lembar uji validasi, angket respon mahasiswa, dan instrumen penilaian hasil penggunaan e-modul. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e- modul Academic Culture Orientation Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, berada pada nilai persentase 96% dengan kategori sangat valid. E-Modul Academic Culture Orientation dinyatakan praktis dari hasil analisis respon mahasiswa dengan nilai persentase 90% dengan kategori sangat praktis. E-Modul Academic Culture Orientation dinyatakan efektif karena ditinjau dari hasil penggunaan mahasiswa mencapai ketuntasan 97% dengan kategori sangat baik sehingga dinyatakan efektif. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan E-Modul Academic Culture Orientation dapat diterima untuk digunakan sebagai media dalam pelaksanaan Academic Culture Orientation Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar.  
Studi Kasus: Risiko Psikologis Penggunaan Fintech Lending pada Mahasiswa Ridwan Daud Mahande; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Retyana Wahrini
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 3, September (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v3i3.5906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mahasiswa dalam menggunakan layanan fintech lending serta dampak psikologis yang ditimbulkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Berdasarkan wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa, ditemukan bahwa keterbatasan ekonomi keluarga, kemudahan akses, rekomendasi teman, dan kebutuhan mendesak menjadi pendorong utama penggunaan pinjaman online. Selain itu, dorongan konsumtif dan promosi dari platform fintech juga berkontribusi pada keputusan mereka. Dampak psikologis yang signifikan meliputi kecemasan, stres, dan tekanan mental akibat keterlambatan pembayaran atau ancaman dari debt collector. Perasaan malu dan bersalah juga muncul ketika keluarga atau teman mengetahui penggunaan pinjaman tersebut. Kondisi ini memengaruhi performa akademik mahasiswa, seperti menurunnya konsentrasi belajar dan penundaan penyelesaian tugas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan yang rendah dan aksesibilitas fintech yang tinggi membuat mahasiswa rentan terhadap risiko psikologis dan finansial. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan edukasi keuangan di kalangan mahasiswa serta memperkuat perlindungan konsumen dalam layanan fintech. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi strategi koping mahasiswa dalam menghadapi tekanan finansial dan dampak jangka panjang dari penggunaan fintech lending terhadap dampak psikologis yang dirasakan.
Students’ Perceptions of Lecturers’ TPACK Competence in Digital Project-Based Learning Mustari S. Lamada; Dwi Rezky Anandari Sulaiman; Shabrina Syntha Dewi; Aulyah Zakilah Ifani
Information Technology Education Journal Vol. 4, No. 3, August (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v4i3.10479

Abstract

The acceleration of digital transformation in higher education requires lecturers to demonstrate strong Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK), especially when implementing Project-Based Learning (PjBL). However, limited empirical evidence exists on how students perceive lecturers’ digital-integrative competence within project-based contexts in Southeast Asia. This study aims to examine students’ perceptions of lecturers’ TPACK competence in integrating digital technology within PjBL settings. Using a quantitative survey design, data were collected from 42 engineering students at Universitas Negeri Makassar. Descriptive statistics and Spearman correlation analyses were conducted across seven TPACK dimensions. Results revealed that students rated lecturers’ TPACK competence from moderate to high, with the strongest correlation between Pedagogical Content Knowledge (PCK) and overall TPACK (rₛ = 0.809, p < 0.001). This finding underscores the importance of combining pedagogical and content expertise to enhance digital instruction. The study implies that institutional training focused on pedagogical–technological integration may further strengthen lecturers’ digital teaching performance.