Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Psikoedukasi: Menerapkan Self-Regulation Learning pada Mahasiswa Tahun Pertama Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Dewi, Shabrina Syntha; Hambali, Amiruddin; Waji, Ria Sakinah; Edy, Marwan Ramdhany
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 2 (May 2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v2i2.2929

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan terkait self-regulation learning pada mahasiswa tahun pertama melalui pendekatan psikoedukasi. Mahasiswa baru sering menghadapi berbagai tantangan adaptasi dalam lingkungan akademik yang lebih kompleks dibandingkan dengan pendidikan sebelumnya, sehingga kemampuan untuk mengatur diri sendiri dalam belajar menjadi sangat penting. Program ini melibatkan serangkaian kegiatan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan dukungan yang diperlukan bagi mahasiswa untuk mengembangkan strategi belajar mandiri yang efektif. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi workshop, diskusi, penerapan menggunakan jurnal dan evaluasi. Materi psikoedukasi mencakup manajemen waktu, teknik belajar efektif, strategi mengatasi stres, dan pengembangan motivasi intrinsik. Program psikoedukasi diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas untuk mendukung mahasiswa dalam mengembangkan self-regulation learning dan meningkatkan prestasi akademik. Kata Kunci: Psikoedukasi, Self-Regulation Learning, Mahasiswa Tahun Pertama
Pengembangan Instrumen Evaluasi Program Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan Mandiri Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UNM untuk Mitra Sekolah dengan Model CIPP Nurul Mukhlisah Abdal; Irwansyah Suwahyu; Dwi Rezky Anandari Sulaiman
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 2, Mei 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.185 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i2.234

Abstract

Dalam rangka memenuhi tuntutan dan kebutuhan akan link and match dengan dunia usaha dan industri, serta pengembangan keilmuan, Perguruan Tinggi dituntut agar dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran yang mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) diharapkan dapat menjadi jawaban atas tuntutan tersebut. Pelaksanaan MBKM tentu saja berhubungan dengan pengembangan kurikulum adaptif dan mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan dan kebutuhan zaman. Untuk mengevaluasi kegiatan Asistensi Mengajar di Satuan Pendidikan (AMSP) Mandiri yang diprakarsai oleh Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, peneliti merasa perlu mengevaluasi program tersebut guna mengukur efektivitas program. Instrumen ini digunakan untuk. mengetahui tingkat efektivitas capaian sasaran program AMSP Mandiri Prodi PTIK. Salah satu program evaluasi yang dapat digunakan dalam pembuatan model instrumen evalusi program adalah CIPP (Contex, Input, Process, Product). Uji coba dilakukan melalui tiga jenis pengujian, yaitu (1) Uji ahli; (2) Uji terbatas dilakukan terhadap kelompok kecil sebagai pengguna produk; dan (3) Uji-lapangan (field Testing). Setelah melalui ketiga jenis pengujian tersebut, hasil bahwa instrumen program AMSP Mandiri Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar untuk mitra menghasilkan instrumen yang valid dan reliabel.
Pelatihan Penulisan Instrumen Psikologi sebagai Dasar Penelitian Guru di SMP Negeri 3 Patalassang Kabupaten Gowa Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Shabrina Syntha Dewi; Ninik Rahayu Ashadi; Abdal, Nurul Mukhlisa; Wirawan Setialaksana; Irwansyah Suwahyu; Muhammad Asriadi
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 02 Nomor 01 (April 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v2i1.170

Abstract

The Psychological Instrument Writing Training for Research Foundation aims to increase the understanding and interest of teachers at SMP Negeri 3 Patalassang in conducting psychological research and being able to publish it in journals. Psychological research can help teachers become more effective in teaching and help students achieve their learning potential. The problems faced by teachers at SMP Negeri 3 Patalassang are (1) limited information on how to conduct psychological research, and (2) the need for guidance from competent parties in developing psychological variable instrument. The solution offered is to provide material on writing psychological instruments as a research foundation. The speaker provides material that suits the problems in the partner school, but also motivates teachers to develop the great potential that the school and teachers have. The implementation stage consists of two stages. The first stage is divided into two sessions, the first session is about delivering research materials and psychological variable instruments. The second session is a question and answer session. The second stage is the training session for developing psychological variable instruments. The training method used is through lecture, discussion, and simulation.
Sosialisasi Pentingnya Keamanan Data Digital Bagi Perempuan Penyandang Disabilitas Di Kota Makassar Abdal, Nurul Mukhlisa; Shabrina Syntha Dewi; Ninik Rahayu Ashadi; Dwi Rezky Anandari; Syahrul; Labusab; Andi Zulfikar Yusuf
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 02 Nomor 01 (April 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v2i1.190

Abstract

This community service activity focuses on raising awareness about the importance of digital security for women with disabilities in the city of Makassar. It addresses the following issues: 1) Some women with disabilities have experienced being victims of digital crime. 2) Lack of understanding about digital data security makes it difficult for them to identify fraud and protect their personal information on digital devices. 3) Limited knowledge on maintaining data security while using digital devices, resulting in a lack of strategies to stay vigilant against digital crime threats. The objective of this activity is to enhance the understanding of digital security among women with disabilities, enabling them to use digital devices correctly and safely. By doing so, we aim to empower women with disabilities to become less susceptible to digital crimes. This socialization initiative employs various methods such as lectures, discussions, tutorials, and demonstrations. These sessions focus on improving data security and prevention techniques, addressing the prevalent digital crimes occurring in today's world. The outcome of this community service activity is an increased understanding and awareness among participants regarding the evolving digital era and the need to be vigilant when using digital devices. Consequently, we anticipate participants to be capable of enhancing data security on their respective digital devices. Furthermore, this socialization effort also nurtures participants' interest and skills in promoting the use of digital technology to enhance digital data security for women with disabilities, particularly in the city of Makassar.
Pengembangan Instrumen Efikasi Diri dalam Matematika: Studi Validasi dengan Analisis Faktor Eksploratori Abdal, Nurul Mukhlisah; Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Setialaksana, Wirawan
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 2, Mei (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i2.1409

Abstract

Salah satu faktor afektif yang dapat mempengaruhi proses belajar siswa adalah efikasi diri. Efikasi diri berpengaruh ketika siswa melakukan proses investigasi yang tercermin dari tindakan, usaha, kegigihan, fleksibilitas dalam perbedaan, dan realisasi tujuan. Efikasi diri matematika mencakup interpretasi mahasiswa terhadap pencapaian mereka sebelumnya, penilaian diri terhadap kemampuan mereka, dan estimasi pribadi terhadap kinerja selanjutnya pada tugas matematika yang diberikan. Terlepas dari relevansi efikasi diri matematika dengan minat dan motivasi siswa untuk menyelesaikan studi secara profesional, sebagian besar penelitian yang menganalisis efikasi diri siswa dalam matematika menggunakan instrumen yang tidak dapat diandalkan atau kurang disesuaikan dengan konteks mahasiswa dan kebahasaan. Penelitian sebelumnya dalam literatur efikasi diri matematis kemudian menyesuaikannya dengan konteks dan bahasa yang baru, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Spanyol, dan Bahasa Mexico. Penelitian ini yang akan menjadi pelopor instrumen efikasi diri dalam matematika dengan menggunakan Bahasa Indonesia Betz dan Hackett. Partisipan dalam penelitian ini adalah 620 oarng mahasiswa fakultas teknik tahun pertama hingga tahun ketiga. Survei dalam bentuk digital dikirimkan kepada mahasiswa melalui ketua tingkat masing-masing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuesioner Source-of Self-Efficacy in Mathematics (SOSEM-24) menunjukkan sifat psikometri yang baik. Perbedaan mendasar dari hasil uji coba SOSEM-24 di mahasiswa Indonesia berdasarkan EFA yang dilakukan adalah faktor-faktor sumber efikasi diri dalam matematika menjadi lebih sedikit dalam konteks Indonesia.
Pengaruh Model Blended Learning berbasis Gamifikasi terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Mahasiswa Sanatang; M. Miftach Fakhri; Dwi Rezky Anandari
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 3, September (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i3.1451

Abstract

Pembelajaran dengan konsep blended learning berbasis gamifikasi bergantung pada berbagai faktor, termasuk desain elemen gamifikasi, konteks lingkungan belajar, dan karakteristik peserta didik. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan perbedaan individu saat merancang elemen gamifikasi dalam pembelajaran campuran untuk memastikan keefektifannya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh model blended learning berbasis gamifikasi terhadap motivasi belajar (learning motivation) mahasiswa, (2) Mengetahui pengaruh model blended learning berbasis gamifikasi terhadap hasil belajar (learning outcomes) mahasiswa, (3) Mengetahui pengaruh motivasi belajar (learning motivation) terhadap hasil belajar (learning outcomes), dan (4) Mengetahui pengaruh Student Motivation yang memediasi hubungan antara Gamification-based blended learning model dan Learning Outcomes. Desain penelitian yang digunakan adalah expost de facto. Sampel pada penelitian ini mahasiswa semester 4 angkatan 2021 yang mempelajari mata kuliah análisis desain sistem informasi pada jurusan teknik informatika dan komputer dengan jumlah 105 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model blended learning berbasis Gamifikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar namun tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar, (2) motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar, dan (3) Motivasi belajar yang memediasi model blended learning berbasis gamifikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Berdasarkan 3 (tiga) hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa model blended learning berbasis gamifikasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dan hasil belajar. Namun yang menjadi keterbatasan disini adalah model blended learning belum berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar.
Pengembangan Sistem Informasi Bimbingan Konseling Berbasis Qr Code Suhartono; Inka Febrianti; Dwi Rezky Anandari Sulaiman
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 3, September (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i3.1453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkakn sistem informasi bimbingan konseling berbasis Qr Code pada smk negeri 4 gowa. SIMBK ini digunakan sebagai sarana untuk melengkapi kebutuhan guru BK dan siswa dalam hal pelayanan administrasi dan bimbingan konseling. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Reseach and Development (R&D) dan dirancang dengan model pengembangan prototyping dengan tahapan: analisis dan pengumpulan data sistem, membangun prototyping, evaluasi prototyping, pengkodean sistem, menguji sistem, evaluasi sistem dan penggunaan sistem. Pengujian perangkat lunak dilakukan dengan menggunakan standar ISO 25010 yang berfokus pada 3 karakteristik, yaitu functional suitability, usebility, dan portability. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara ,dokumentasi dan angket. Sistem divalidasi oleh dua orang ahli sistem dan dievaluasi dengan 60 responden. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan sebuah sistem bimbingan konseling berbasis qr code telah memenuhi standar ISO 25010 pada aspek a) functiona suitability semua aspek berjalan dengan baik; b) usebility diperoleh tanggapan pengguna terhadap sistem informasi bimbingan konseling berbasis qr code adalah sangat baik; c) portability dengan hasil dapat berjalan dengan baik pada perangkat browser dan platrform yang berbeda.
Sosialisasi Etika, Pengaruh dan Dampak Penggunaan Media Sosial Pada Kelompok Siswa SMK 3 Takalar Aqsha, Ismail; Aqhsa, Ismail; Husnah, Asmaul; Dewi, Shabrina Synta; Sulaiman , Dwi Rezky Anandari; Baso, Fadhlirrahman
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20260

Abstract

Pengabdian dengan judul sosialisasi etika, pengaruh dan dampak penggunaan penggunaan media sosial pada kelompok siswa SMK 3 Takalar bertujuan (1) pemahaman siswa terhadap etika digital serta  prinsip – prinsip etika dalam berinteraksi di media sosial, (2) memerikan pemahaman tentang kesadaran terhadap dampak negatif media sosial seperti cyberbullying, kecanduan media sosial, penurunan prestasi belajar, serta potensi terpapar konten negatif, (3) Melaksanakan kegiatan pembinaan atau sosial terkait etika digital di sekolah. Metode pelaksanan yang digunakan adalah berbentuk sosialisasi dengan melakukan persentase, tanya jawab dan evaluasi, kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari dengan kehadiran 34 siswa/i. Beradasarkan kegiatan yang dilaksanakan  maka dapat disimpulkan bahwa Tahapan- Tahapan yang telah dilaksanakan mulai dari perencanaan, persiapan, pelatihan hingga tahap evaluasi dari hasil pelatihan terlaksana dengan baik, tidak hanya itu, motivasi dan antusias kehadiran peserta pelatihan diperoleh kehadiran sebsear 100% dari target peserta, peserta sebanyak 34 orang dalam pertemuan fokus menyimak dalam pemberian materi. sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian di SMK 3 Takalar dikategorikan berhasil dan memberikan hasil memuaskan sesuai dengan target capaian pada indikator antara kesesuaian perencanaan, pelaksanaan dan hasil evaluasi. hasil evaluasi pada peserta pelatihan memberikanhasil bahwa peserta pelatihan telah mampu meningkatkan pengetahuan etika, ketrampilan penggunaan sosial media dengan bijak.
Pelatihan Self-Disclosure melalui Guided Group Journaling Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Alifya; Asmaul; Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8503

Abstract

Self-disclosure is a critical interpersonal skill in fostering effective communication, especially for university students who serve as mentors for incoming freshmen. The ability to disclose personal thoughts, feelings, and experiences enables mentors to build empathetic and supportive relationships with their mentees, creating a positive and trusting mentoring environment. However, not all students possess the confidence or ability to express themselves openly. This community service program aimed to develop students' self-disclosure skills through a guided group journaling approach—a structured reflective writing technique conducted in groups. The implementation methods included training sessions, guided journaling, group discussions, and collective reflection. The results indicated an increased willingness among participants to share personal experiences, along with heightened self-awareness and empathy toward others. Moreover, participants reported that journaling helped them understand their own emotions better and feel more prepared for their mentoring roles. This program demonstrates that guided group journaling is an effective strategy for equipping students with essential interpersonal skills, particularly within the context of peer mentoring in higher education.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNING PADA GURU DALAM MENINGKATKAN PEMANFAATAN DIGITALISASI DI SMP 1 BONTONOMPO Ninik Rahayu Ashadi; Ismail Aqsha; Suwahyu, irwansyah; Dwi Rezky Anandari Sulaiman
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.66

Abstract

The aim of training on the use of E-Learning-based learning media for teachers in increasing the use of digitalization at SMP 1 Bontonompo is to enrich teachers' insight in utilizing various types of media currently available in their teaching process. Teachers who are still monotonous in their learning process are given training so they can take advantage of current technological developments. This will certainly have a good impact on students. The implementation method for this service is through lectures, questions and answers, as well as direct practice in using e-learning based learning media. The results obtained in this training are that subject teachers or training participants are able to utilize E-leaning-based learning media as digital learning media, as well as creating innovative spaces in the learning process by utilizing technology. The implementation of this training also motivates teachers to be more proactive in developing media and learning materials. With additional learning methods applied, it is hoped that student learning outcomes and teacher insight will increase. By facilitating the internet in learning, access to various worlds and fields of knowledge will become wider so that it will increase students' knowledge that is not only obtained in class.