Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA KELAS VIII SMP IT AL-KHAIR TANJUNG GUSTA Yusuf Nasution, Khairuddin; Tumiran, Tumiran
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 2 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuku 1) mengetahui bagaimana strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an pada peserta didik kelas VIII di SMP IT AL-KHAIR. 2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang dialami guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur’an pada peserta didik kelas VIII SMP IT AL-KHAIR. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian yang akan menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam dalam memperlakukan kesulitan membaca Al-Qura’an dan mampu membaca Al-Quran secara benar sesuai hukum tajwid, dan dapat mengetahui bacaan-bacaan ibadah sesuai Al-Qur’an dan hadist.
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH BERBASIS RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN MUTU PENGELOLAAN MADRASAH ALIYAH SWASTA AMALIAH SUNGGAL Nasution, Zuprianto; Tumiran, Tumiran
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 8, No 1 (2023): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v8i1.188-203

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) bagaimana mendesaign strategi kepimpinan kepala madrasah di MAS Amaliah Sunggal dalam meningkatkan mutu pengelolaan madrasah?, (2) bagaimana pelaksanaan strategi kepimpinan kepala madrasah di MAS Amaliah Sunggal dalam meningkatkan mutu pengelolaan madrasah?, dan (3) bagaimana pengontrollan mutu pembinaan pengelolaan madrasah. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif, sementara jenis riset ini adalah kajian kasus. Sumber data riset ini yaitu kepala madrasah dan beberapa orang guru. Metode collecting datanya adalah observation,interview, documentation. Teknik analisis dalam riset ini adalah (data reduction), (data display), dan (conclusion drawin/ verificat-ion). Hasil riset ini adalah sebagai berikut: 1) Merancang strategi kepimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan prestasi guru dilaksanakan dengan musyawarah yang melibatkan semua komponen sekolah berdasarkan analisis SWOT dan diterangkan dalam bentuk RKAM serta mempunyai arah dan sasaran. 2) Implementasi strategi kepimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan prestasi guru, ditemukan program pelaksanaan, yakni program pengayoman kualitas internal sekolah yang melibatkan peningkatan mutu guru dari segi pembelajaran dan prestasi pendidik 3) Pengontrolan pengayoman kualitas pendidik dijalankan oleh kepala madrasah dan pengawas madrasah sebagai pemantau semua aktivitas pendidik. Pengayoman kualitas pendidik perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dan disokong oleh semua komponen madrasah serta instrumen pengawasan perlu dilengkapi sebagai bahan untuk perbaikan
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PEGEMBANGAN KUALITAS PESERTA DIDIK MELALUI BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH (Perspektif Dalam Kajian Nilai-nilai Religius) Tumiran, Tumiran
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 3 No 2 (2018): JURNAL Ilmiah AL-HADI
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v3i2.358

Abstract

Peningkatan Kinerja Guru dalam Pengembangan Kualitas Peserta Didik Melalui Budaya Organisasi Sekolah sangat penting dalam kajian nilai- nilai relegius. Karena variabel-variabel tersebut saling berkaitan dan berkontribusi sangat kuat dimana peningkatan kinerja guru yang memiliki nilai-nilai religius menunjang kualitas individu guru berdampak dalam peningkatan kualitas peserta didik secara langsung pada setiap proses pembelajaran baik pada rana afektif, kognitif, maupun psikomotorik. Pengembangan kualitas peserta didik dibarengi dengan kekuatan nilai-nilai relegius yang terbangun secara konfrehensif memiliki kualitas individunya yang didorong oleh kekuatan keprofesionalisme guru pada saat melaksanakan proses pembelajaran. Budaya organisasi sekolah lebih dominan membentuk sebuah karakteristik kepribadian peserta didik dengan nilai-nilai religius yang terkait dengan seluruh warga sekolah melandasi perilaku, tradisi, kebiasaan keseharian, dan simbol-simbol, serta nilai-nilai keyakinan, asumsi, pemahaman yang dijadikan pedoman untuk pemecahan masalah baik internal maupun eksternal.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING ( DALAM KAJIAN AQIDAH AKHLAK) Tumiran, Tumiran
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 6 No 1 (2020): Juli - Desember
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v6i1.1084

Abstract

Model Creative Problem Solving adalah suatu model pembelajaran yang melakukan pemusatan pada pembelajaran dan keterampilan pemecahan masalah, yang diikuti dengan penguatan ketrampilan. Model pembelajaran Creative Problem Solving siswa dapat berdiskusi kelompok, kerjasama, mandiri, memberikan ide-ide pemikiran tentang suatu konsep serta dapat mengaplikasikan melalui pembelajaran akidah akhlak yang dimana mereka lebih sopan santun, menjaga kebersihan, memberi salam, serta bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan baik itu di dalam kelas mau pun diluar kelas. Peningkatan prestasi belajar siswa berdampak lebih baik karena guru membuat system belajar siswa berkelompok kecil 4-5 orang perkelompok, dan guru menjelaskan prosedur solusi kreatif kepada peserta didik permasalahn, ilustrasi, problematis, dan tugas, pengumpulan data dan verifikasi mengenai suatu peristiwa dan siswa mencari informasi dan menjawab pertanyaan, peserta didik diberikan kesempatan untuk memberikan pendapat (brain storming), baik berdasarkan pengalaman dan pengetahuan peserta didik, membaca referensi, maupun mencari data/informasi dari lapangan.
Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Religius Siswa Kelas VIII di MTS Mohd Hatta Stabat Rahmah, Riza; Tumiran, Tumiran
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan dan metode yang digunakan guru akidah akhlak untuk menumbuhkan karakter religius siswa MTs. Mohd Hatta Stabat. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan peneliti sebagai instrumen utama pengumpulan data. Peneliti menggunakan berbagai teknik, termasuk observasi, wawancara, dan catatan. Guru menggunakan strategi untuk memberikan model dan contoh kepada siswa. Contoh-contoh tersebut bisa berupa cerita tentang para nabi dan tokoh masa lalu, maupun contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian kepribadian religius siswa dilakukan dengan mengamati sikap dan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ini efektif membantu meningkatkan etika siswa dan membentuk kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai agama.
Implementasi Model Pembelajaran Jigsaw Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Mas Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak Ananda, Tri Ariani; Tumiran, Tumiran
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang model pembelajaran di MAS Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak. Pendidikan agama islam sangat lah penting dalam membentuk karakter anak yang bertujuan menciptakan generasi yang berakhlak dan mempunyai budi pengerti. Akhlak merupakan sikap yang telah melekat pada diri seseorang dan secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan, maka disebut akhlak yang baik atau akhlaqul karimah, atau akhlak mahmudah. Mata pelajaran akidah akhlak adalah bagian dari mata pelajaran di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak yang dimaksud untuk memberikan motivasi, bimbingan, pemahaman, kemampuan dan penghayatan terhadap isi yang terkandung sehingga dapat diwujudkan dalam perilaku sehari-hari sebagai manifestasi iman dan taqwa kepada Allah SWT. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAS Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Model ini mendorong kerja sama dalam kelompok kecil, yang memperkaya keterampilan sosial siswa seperti komunikasi, empati, dan kerja tim, sejalan dengan tujuan pendidikan karakter dalam Akidah Akhlak.
Manajemen Kelas Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di MAS Tarbiyah Islamiyah Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Abrianto, Danny; Tumiran, Tumiran; Pangabean, Hadi Syahputra; Sembiring, Rizky Aji Akbar
Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-ulum.v4i3.10686

Abstract

This research raises the phenomenon that occurs among teachers and students, especially MAS Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak students with several problems that occur, namely regarding teachers' efforts to improve the quality of learning and learning motivation through classroom management. This type of research is qualitative, descriptive in nature. Data sources were obtained from primary data (directly) through in-depth observations, interviews at MAS Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak through a combination of techniques. The data analysis technique used was using the Miles and Humberman theory. The research results show that in implementing classroom management, teachers have skills in formulating and designing learning plans to improve the quality of learning and strive to achieve the school's vision and mission, so that teachers are able to organize classes and master various classroom management strategies that suit students and teachers are able to vary learning methodologies that are active, innovative, creative and fun. In this way, teachers are able to carry out monitoring and evaluation of learning as feedback in teaching and learning activities. Success in implementing classroom management in improving the quality of learning is marked by an increase in motivation in student learning outcomes in the classroom.
Implemantasi Manajemen Kelas Islami Dan Kinerja Guru Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Tumiran; Rustam Ependi; Sakban Lubis
Al-Ulum Vol. 22 No. 2 (2022): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/au.v22i2.2981

Abstract

This article mainly focuses on implementing Islamic Classroom Management and Teacher Performance. This study aimed to determine how Islamic classroom management and teacher performance affect student learning achievement. This research uses a quantitative approach with the Ex Post Facto method. The data from the variables are measured using measurement rules and the process of quantifying the rating scale model. The results of the research show that if Islamic classroom management increases. Subsequently, student learning achievement will also increase, and while teacher performance decreases, learning achievement will also decrease. Therefore, the research results on Islamic classroom management are variables, and teacher performance variables have a mutual influence (simultaneously) on student learning achievement.
The Relevance of Jamal Al-Banna's Islamic Legal Thoughts with Religious Moderation in Indonesia Lubis, Sakban; Ependi, Rustam; Tumiran, Tumiran; Harahap, Muhammad Yunan; Hakim, Abdul
AL-ISTINBATH : Jurnal Hukum Islam Vol 8 No 1 May (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jhi.v8i1.6649

Abstract

This research aims to find out the relevance of Jamal Al-Banna's Islamic Legal Thought with Religious Moderation in Indonesia. This research is a doctrinal Islamic legal research using historical approach method (content analysis). The primary data source of this research is Jamal al-Banna's own work, namely Nahwa Fiqh Jadîd and the book Religious Moderation written by the Balitbang Team of the Indonesian Ministry of Religion. This research is also supported by secondary sources in the form of works related to the topic of study. The result of this research is that the Relevance of Jamal Al-Banna's Islamic Legal Thought with Religious Moderation in Indonesia. textually there are 2 (two), namely: justice and tolerance. As for substantially there are also 2 (two), namely: the value of the principle of "convenience" is the same as tawassuṭ and compassion is the same as the principle of equality (musawah/egalitarian).
The Dynamics of The Wasathiyah Curriculum on The Content of Moderatism Education In The Subject of Akidah Akhlak MAS Tarbiyah Islamiyah Ependi, Rustam; Tumiran, Tumiran; Lubis, Sakban
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4191

Abstract

Religious education is one of the important issues because the religious education provided in schools does not bring good multicultural education to life, and even tends to be the opposite. As a result, social conflicts are often hardened by the religious legitimacy taught in religious education in schools in conflict-prone areas. This makes conflicts that have roots in fundamental religious beliefs so that social conflict and violence are increasingly difficult to overcome, because it is understood as a religious calling. The roots of various social conflicts that result in prolonged anarchy are often problems that have nothing to do with religion, but in reality religion has always been an inseparable part of various social conflicts. The potential for conflict and disintegration is because religion in its manifestation is ambivalent towards unity and integrity, meaning that although religion has the power to unite it also has the power to divide.
Co-Authors A., Hayatul Ridho P. Abdul Hakim Abdul Syakur Agustia, Nanda Rahayu Agustin, Dewi Ahmad Afandi Ananda, Tri Ariani Anggraini, Fadillah Ardani, Syafira Arif Jaya Azhar, Abdul Izul Azhari, Faiza Baehaqi Bahtiar Siregar Cuk Supriyadi Ali Nandar Danny Abrianto Diah Rahmawati Diky Ardha Sundawa Doane Puri Mustika Effendi, Elvhira Eka Firmansyah Ependi, Rustam Erwin Erwin F. J. Nangoy, F. J. Fadillah, Hari Hikmatul Faiza Azhari Firdaus, M. Iqbal Fransisco Danang Wijaya Fredy J. Nangoy Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hamzah Berahim Hannum, Latifah Harahap, Sarwedi Herman Halomoan Sinaga Husin Husin, Husin Hutasuhut, Anwar Ihsyan, Hakimah Ika Novia Irwanto, Ronny Ismaraidha J Mandey John E. G. Rompis Jola J.M.R. Londok K. Tunggul Sirait Khalistiasari, Rubi Yohana Kristianto Adi Widiatmoko Laihad, J. T. Lubis, Sakban Manshuruddin, Manshuruddin Mardinsyah, Aziz Marista, Refi Mohd. Brado Frasetyo Mokhammad Isnaeni Bambang Setyonegoro Muhadjir Darwin Muhammad Arif Sahlepi Muhammad Yunan, Muhammad Nanda Rahayu Agustia Nasution, Khairil Anwar Nasution, Napsiah Nasution, Zuprianto Nofianti, Rita Nur Aini Nurul Husna Pangabean, Hadi Syahputra Panggabean, Hadi Saputra Prapto Nugroho Rahayu, Sinta Rahima, Dheria Rahmah, Riza Rangkuti, Charles Riza Rahma, Riza Rizky, Nanda Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rochmadi Rudy Hartanto Saragih, Siti Sahrapmahita Sarajar, C. L. K. Sarjiya Sasongko Pramono Hadi Sembiring, Rizky Aji Akbar Sirait, Syarifuddin Siregar, Bahtiar Siregar, Mansur Ali Hanafi Sitompul, Lukmanul Hakim Sitorus, Panca Abdini Sukusen Soemarinda Syahrial, Abdi T. Haryono Tarcicius Haryono Tiyono Ujung, Tumbi Umat, Hardakwah Utami, Rahayu Dwi Wahyu Dewanto Yeremias T. Keban Yogi Sawitra Yunan Harahap, Muhammad Yusuf Nasution, Khairuddin