p-Index From 2021 - 2026
11.66
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Journal of Education and Learning (EduLearn) IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) International Journal of Artificial Intelligence Research Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran International Journal of Community Service Learning Journal of Education Action Research Journal of Education Technology Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia EDUTEC : Journal of Education And Technology Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Jurnal Paedagogy Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Indonesian Values and Character Education Journal Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Didaktika: Jurnal Kependidikan Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Journal of English Language and Education SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Dharmas Education Journal (DE_Journal) Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Gender and Society Journal ALACRITY : Journal Of Education Empiricism Journal Journal of Educational Study Indo-MathEdu Intellectuals Journal Indonesian Journal of Innovation Studies Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Jurnal Basicedu Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Innovative and Creativity Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA KELAS IV SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SD NEGERI 2 PEJARAKAN I K. Suartama, Ni Putu Desi Lestari I W. Suwatra
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1455

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai KKM bahasa Indonesia tergolong rendah dan media presentasipembelajaran Bahasa Indonesia belum ada, sehingga perlu dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui (1) proses rancang bangun pengembangan media presentasi pembelajaran BahasaIndonesia pada siswa kelas IV dan (2) kualitas hasil pengembangan media presentasi pembelajaranBahasa Indonesia pada siswa kelas IV menurut validasi ahli, uji perorangan, dan uji kelompok kecil.Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pengembanganPembelajaran Berbantuan Komputer (PBK). Model ini dikembangkan oleh Luther yang melibatkan 6tahap yakni; 1) Concept, 2) Design, 3) material collecting, 4) Assembly, 5) testing, dan 6) Distribution.Proses rancang bangun pengembangan media presentasi pembelajaran ini terdiri dari melakukananalisis kebutuhan, menentukan software, dan dilanjutkan dengan mengembangkan Flowchart danStoryboard. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, selanjutnya dianalisis dengan teknik analisiskualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji ahli isi mata pelajaran BahasaIndonesia berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 94,6%), uji ahli desain berada padakualifikasi sangat baik (persentase = 92%), uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik(persentase = 89,2 %), uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 92.3%),dan uji kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 93.43 %).Kata kunci : pengembangan, model (PBK), media presentasi pembelajaran
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATAPELAJARAN TIK PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 3 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Kadek Suartama, Dwi Suriatmaja, Desak Putu Parmiti,
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1476

Abstract

Media pembelajaran multimedia interaktif untuk mata pelajaran TIK kelas VIII di SMPNegeri 3 Sawan adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuanyang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosesrancang bangun dan kelayakan hasil pengembangan Multimedia PembelajaranInteraktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakanmodel ADDIE. Tahapannya meliputi tahap analisis,perancangan, pengembangan,implementasi dan evaluasi. Pada tahap uji coba, produk divalidasi melalui tinjauanoleh para ahli dan uji coba produk kepada peserta didik. Instrumen pengumpulandata adalah kuisioner/angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptifkualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi prosesrancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran multimediainteraktif pada mata pelajaran TIK kelas VIII semester ganjil di SMP Negeri 3 Sawan.Proses rancang bangun media pembelajaran multimedia interaktif terdiri dari 5 tahapyaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Kualitashasil pengembangan media multimedia interaktif diperoleh berdasarkan data dariangket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalamPAP tingkat ketercapaian skala 5. Tinjauan ahli isi mata pelajaran mencapai 93,33%katagori sangat baik, tinjauan ahli desain pembelajaran mencapai 80% katagorisangat baik, tinjauan ahli media pembelajaran mencapai 87% katagori sangat baik,uji coba perorangan mencapai 94,7% katagori sangat baik, uji coba kelompok kecilmencapai 93,83% katagori sangat baik, dan uji coba lapangan mencapai 90,9%katagori sangat baik.Kata kunci: pengembangan, media, multimedia interaktif, TIK.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN 2012/2013 DI SMP NEGERI 3 SAWAN I Kadek Suartama, I Nyoman Yudistiawan I Wayan Romi Suditha
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1491

Abstract

Media pembelajaran multimedia interaktif untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 3 Sawan adalah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Hannafin and Peck. fasenya meliputi fase analisis kebutuhan, desain, pengembangan dan implementasi. Pada tahap uji coba, produk di validasi melalui review oleh para ahli dan uji coba produk kepada siswa. Instrumen pengumpulan data adalah kuisioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah deskripsi proses rancang bangun dan kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII semester genap di SMP Negeri 3 Sawan. Proses rancang bangun multimedia pembelajaran interaktif terdiri dari tiga fase yaitu analisis kebutuhan, desain, pengembangan dan implementasi. Kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran interaktif diperoleh berdasarkan data dari kuisioner yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dikonversi ke dalam PAP tingkat ketercapaian skala 5. Review ahli isi mata pelajaran mencapai 93,33% kategori sangat baik, review ahli media pembelajaran mencapai 82,5% kategori baik, review ahli desain pembelajaran mencapai 80% kategori baik, uji coba perorangan mencapai 92,67% kategori sangat baik, uji coba kelompok kecil mencapai 95,83% kategori sangat baik, dan uji coba lapangan mencapai 93,33% kategori sangat baik.   Kata kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran interaktif, Bahasa Indonesia.
Pengembangan web pembelajaran ., Anak Agung Gde Yudistira; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v1i2.1645

Abstract

ini adalah halaman abstrakKata Kunci : web abstrak bahasa inggriskeyword : web
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS VII SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI SMP NEGERI 1 TEJAKULA ., Gede Tamba Arya Wargaya; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.2271

Abstract

Kurangnya daya serap siswa terhadap materi yang disampaikan, sehingga nilai rata-rata pada mata pelajaran IPA masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan karena kurangnya penggunaan, media dalam proses pembelajaran. Maka penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran pada mata pelajaran IPA, (2) mengetahui kualitas hasil produk pengembang multimedia pembelajaran berdasarkan review ahli isi, ahli desain, ahli media, uji perorangan, kelompok kecil dan uji lapangan yang telah dilakukan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK) yang dikembangkan oleh Luther dengan enam tahap (1) konsep, (2) desain, (3) pengumpulan bahan, (4) pembuatan, (5) pengujian, dan (6) pendistribusian. Validator melibatkan review dari ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran selanjutnya dilakukan uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan pada siswa kelas VII Semester 1 di SMP Negeri 1 Tejakula. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pencatatan dokumen dan kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah menghasilkan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran seperti flowchart, storyboard, penentuan kebutuhan material, dan produk akhir multimedia pembelajaran. Kualitas multimedia pembelajaran yang telah dikembangkan adalah: (1) review ahli isi mata pelajaran menunjukkan persentase 98,50% katagori sangat baik, (2) review ahli desain pembelajaran menunjukkan persentase 83,64% katagori baik, (3) review ahli media pembelajaran menunjukkan persentase 80,00% katagori baik, (4) uji coba perorangan menunjukkan persentase 93,34% katagori sangat baik, (5) uji coba kelompok kecil menunjukkan persentase 90,59% katagori sangat baik, dan (6) uji coba lapangan menunjukkan persentase 93,23% katagori sangat baik.Kata Kunci : pengembangan, multimedia pembelajaran, IPA The lack of absorbance students to material presented, so the average value of the IPA subjects still relatively low. It is caused due to lack of use, the media in the learning process. There fore this study aimed to ( 1 ) describe the development of multimedia learning plan up on the subjects of IPA, ( 2 ) know the quality of the produce learning multimedia developer based review of the content, the design, media, test the individual, small group and test field was performed. These research is expansion. Research model used is the model development of computer aided learning ( CAL ) developed by Luther with six stages: (1 ) concept, ( 2 ) design, ( 3 ) the collection of materials, ( 4 ) manufacturing, ( 5 ) testing, and ( 6 ) distributions. Validator involves reviews of the content of the subjects, the learning design, learning media members more committed individual trials, testing small batches and field trial in VII Semester 1 grade students at SMP Negeri 1 TEJAKULA. Methods for collecting data is the recording of documents and questionnaires. Data analysis using descriptive analysis techniques of quantitative and qualitative. Results of this study was to produce up expansion plans multimedia learning such as flowchart, storyboard, determining material requirements, and end-products of multimedia learning. Quality of multimedia learning have been developed are : ( 1 ) review the substance of the subject indicates the percentage of 98.50% very good category , ( 2 ) review the learning design represents the percentage of 83.64% good categories, ( 3 ) review the learning media show good percentage of 80,00% category, ( 4 ) individual trial showed a percentage 93.34% categories very well, ( 5 ) a small test group represents the percentage of 90.59% very good categories, and ( 6 ) shows the percentage of field trial 93.23% very good category.keyword : development, multimedia learning, teaching science
PENGARUH STRATEGI KONTEKSTUAL REACT TERHADAP KINERJA PEMECAHAN MASALAH IPA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 6 SINGARAJA ., Irwan Kurniawan; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3582

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kinerja pemecahan masalah IPA siswa khususnya kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan perbedaan kinerja pemecahan masalah siswa antara kelompok belajar yang menggunakan strategi kontekstual REACT dan kelompok belajar yang menggunakan strategi konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian Control Group Pre-test Post-test Design. Populasi penelitian ini adalah Siswa Kelas VIII Semester Genap SMP Negeri 6 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014, yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah populasi 345 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling yang disertai dengan proses matching (dipasangkan) dan diperoleh 25 siswa anggota kelompok eksperimen dan 25 siswa anggota kelompok kontrol. Data mengenai kinerja pemecahan masalah IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes kinerja pemecahan masalah dan selanjutnya dianalisis dengan uji-t satu ekor pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Terdapat perbedaan kinerja pemecahan masalah siswa yang belajar menggunakan strategi kontekstual REACT dengan kinerja pemecahan masalah siswa yang belajar menggunakan strategi Konvensional (thitung =1.67 > ttabel=1.52 / Ha diterima dan H0 ditolak) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, penerapan strategi kontekstual REACT berpengaruh positif terhadap kinerja pemecahan masalah IPA siswa.Kata Kunci : kinerja pemecahan masalah, strategi kontekstual REACT, pembelajaran IPA The problem in this study is the low performance of students in particular science problem solving SMP Negeri 6 Singaraja. This study aims to describe students' performance problem-solving differences between the study groups that use contextual strategies and the REACT study group using conventional strategies. This research is a quasi experimental (quasi-experiment) with a research design Control Group Pre-test post-test design. The population was Class VIII Second Semester Students of SMP Negeri 6 Singaraja Academic Year 2013/2014, which consists of 10 classes with a total population of 345 people. The research sample was determined by random sampling technique coupled with the matching process (paired) and obtained 25 student members of the experimental group and a control group of 25 student members. Data on science performance problem-solving was collected using a performance test problem solving and then analyzed with a tail t-test at significance level of 5%. Based on the analysis of the results obtained the following results. There are differences in performance problem-solving of students who learn to use contextual strategies REACT with problem-solving performance of students who learn using conventional strategies (tcount=1.67> ttable=1.52 / Ha is accepted and H0 is rejected). In other words, the application of contextual REACT strategy has a positive effect on the performance of science students' problem solving.keyword : performance problem solving, contextual REACT strategy, learning science
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL HANNAFIN AND PECK UNTUK PELAJARAN BAHASA INGGRIS SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Ni Made Citra Dewi; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3637

Abstract

Permasalahan di SMP N 3 Singaraja adalah belum tercapainya tujuan pembelajaran Bahasa Inggris secara maksimal. 70% siswa memperoleh hasil belajar yang kurang dari KKM yang ditentukan, sehingga dilakukan penelitian produk multimedia pembelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia interaktif untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, (2) mengetahui kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif menurut review ahli, dan uji coba yang dilakukan siswa, serta (3) mengetahui efektivitas multimedia interaktif untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model Hannafin and Peck. Model Hannafin and Peck terdiri atas tiga tahap, yaitu (1) analisis kebutuhan, (2) desain, dan (3) pengembangan dan implementasi. Validasi multimedia interaktif dilakukan oleh satu ahli isi mata pelajaran, satu ahli desain pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, 3 siswa uji coba perorangan, 12 siswa uji coba kelompok kecil, dan 30 siswa uji coba lapangan. Efektivitas multimedia interaktif menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian pengembangan ini adalah (1) deskripsi rancang bangun pengembangan multimedia interaktif (2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa. Hasil validasi media yang dilakukan oleh: (a) ahli isi mata pelajaran 96,66%; (b) ahli desain pembelajaran 92%; (c) ahli media pembelajaran 90% yang ketiganya ada pada kategori sangat baik serta (d) uji coba perorangan 91,79% dengan kategori sangat baik, uji coba kelompok kecil 86,54%, dan uji coba lapangan 88,77% yang keduanya ada pada kategori baik; (3) efektivitas hasil pengembangan multimedia interaktif menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 14,035 > ttabel =2,000. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif.Kata Kunci : pengembangan, multimedia interaktif, model Hannafin and Peck The problem which is found at SMP N 3 Singaraja is the aim of English Subject wasn’t reach maximaly. 70% of the student gain a learned result less than the KKM that decided, so do English multimedia learning product research.This research aims to: (1) describe the design of interactive multimedia development for English subjects, (2) determine the quality of interactive multimedia development by expert review, and testing by student, as well as (3) examine the effectiveness of interactive multimedia for English subjects. This research is development research that uses Hannafin and Peck’s model. Hannafin and Peck's model consists of three stages: (1) needs analysis, (2) design, and (3) development and implementation. The third stage is used as a reference model of the development of the manufacture, and validate the developed interactive multimedia. Validation of interactive multimedia is done by a course content expert, the instructional design expert, an instructional media expert, 3 students of individual trials, 12 students of small group trial, and 30 students of field trials. The effectiveness of interactive multimedia using pre-test and post-test design. Data were collected by questionnaire and tests. Analyzed using descriptive qualitative, quantitative and inferential statistics/inductive t-test. The results of this development research is (1) a description of the interactive multimedia development design. The media validation results performed by: (a) the expert subject matter content 96.66%; (b) instructional design expert 92%; (c) instructional media experts 90% that three of them is in very good category and (d) individual trials 91.79% with very good category, small group trial 86.54%, and 88.77% field trials that both exist in good categories; (3) the effectiveness of interactive multimedia development results obtained indicate significance is tcount = 14.035> table = 2.000. This means that there is a significant difference of student learning outcomes before and after using the interactive multimedia.keyword : development, interactive multimedia, Hannafin and Peck’s model
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Mohammad Akhyar Maulana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3638

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di SMP Negeri 3 Singaraja adalah tujuan pembelajaran IPS belum tercapai secara maksimal. Hasil belajar IPS yang diperoleh sebagian besar siswa belum mencapai KKM yang ditentukan oleh sekolah, sehingga dilakukan penelitian produk multimedia pembelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan: (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran untuk mata pelajaran IPS, (2) mengetahui kualitas hasil pengembangan multimedia pembelajaran untuk mata pelajaran IPS menurut review para ahli dan uji coba produk, (3) mengetahui efektifitas pembelajaran dengan menggunakan multimedia pembelajaran IPS. Desain multimedia pembelajaran diproduksi dengan merancang flowchart dan storyboard sebagai dasar merancang produk multimedia pembelajaran IPS. Validasi media dilakukan oleh satu ahli bidang studi, satu ahli desain pembelajaran, satu ahli media pembelajaran, 3 siswa uji coba perorangan, 12 siswa uji coba kelompok kecil, dan 30 siswa uji coba lapangan. Efektivitas pembelajaran dilakukan oleh 30 siswa menggunakan desain penelitian pretest dan posttest. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan tes dengan instrumen kuesioner dan tes hasil belajar berupa tes objektif. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial/induktif uji-t. Hasil penelitian pengembangan ini adalah (1) deskripsi rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran, mulai dari langkah membuat konsep atau rancangan, mendesain produk, mengumpulkan materi produk, perakitan produk, uji coba produk dan pemasaran; (2) kualitas hasil pengembangan media menurut review ahli dan siswa. Hasil validasi media dilakukan oleh: (1) ahli isi mata pelajaran 92,85%; (2) ahli desain pembelajaran 93,84%; (3) ahli media pembelajaran 90,67% yang ketiganya ada pada kategori sangat baik serta (4) uji coba perorangan 91,3% dengan kategori sangat baik, uji coba kelompok kecil 89,9%, dan uji coba lapangan 87,6% yang keduanya ada pada kategori baik. Efektivitas hasil pengembangan multimedia pembelajran menunjukkan signifikansi yang diperoleh adalah thitung = 12,870 > ttabel = 2,000. Ini berarti terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran.Kata Kunci : pengembangan, multimedia pembelajaran, IPS The problem which is found at SMP Negeri 3 Singaraja is the aim of IPS subject wasn’t reach maximally. The learned result that gain by half of the student can’t reach the KKM that decided at that school, so do IPS multimedia learning product research. This research is development research that aims to: (1) describe the design of learning multimedia for IPS subject, (2) determine the quality of learning multimedia development for IPS Subject by expert review and testing product, (3), examine the learning effectiveness by using IPS learning multimedia. The design of learning multimedia produced by planning flow chart and storyboard as a basic of planning learning multimedia . Validation is done by a course content expert, the instructional design expert, an expert instructional media, 3 students individual trials, 12 trials a small group of students, and 30 students field trials. The learning effectiveness done by 30 students using pre-test and post-test design. Data were collected by questionnaire and tests with questionnaire instrument and learning result test using objective test. Analyzed using descriptive qualitative, quantitative and inferential statistics/inductive t-test. The result of this development research is (1) a description of learning multimedia development design, start from the steps of making design, design product, collect product material, assembly the product, testing the product and distribution; (2) the quality of media development result by expert review and students. The validation media result done by: (1) the expert subject matter content 92.85%; (2) instructional design expert 93.84%; (3) instructional media experts 90.67% that three of them is in very good category and (4) individual trials 91.3% with very good category, small test group 89.9%, and 87.6% field trials that both exist in good categories. The effectiveness of learning multimedia development results obtained indicate significance is tcount = 12.870> table = 2.000. This means that there is a significant difference in student learning outcomes before and after use learning multimedia.keyword : development, learning multimedia, IPS
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI SMP NEGERI 4 NEGARA ., I Gede Agus Setiawan; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3769

Abstract

Permasalahan yang melandasi penelitian ini adalah rendahnya minat siswa untuk mengikuti pelajaran yang dialami oleh siswa kelas VII D di SMP Negeri 4 Negara dalam mengikuti proses pembelajaran ilmu pengetahuan alam karena terbatasnya media yang mampu memvisualisasikan materi pelajaran khususnya materi Pemanasan Global dan Ekosistem. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang layak pakai, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan model 4D (Define, Design, Develop, Desseminate). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, metode kuesioner dan metode tes yang dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan (1) uji ahli isi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berada pada kualifikasi sangat baik (93,3%), (2) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (88.8%), (3) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik (92%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (91,4%) (5) uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (92,6%) dan (6) uji coba lapangan berada pada kualikasi sangat baik (91,1%). Disimpulkan bahwa dalam penelitian ini telah menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA khususnya materi pemanasan global dan ekosistem yang layak pakai serta sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa di SMP Negeri 4 Negara.Kata Kunci : Pengembangan, multimedia interaktif, mata pelajaran IPA. The problem underlying this study is low interest of students to follow lessons experienced by the students of class VII D at SMP Negeri 4 Negara in the learning process follows the natural sciences because of the limited medium that is able to visualize the subject matter especially Global Warming and Ecosystem material. Therefore, this research aims to produce a multimedia interactive learning subjects of Natural Science (IPA) which is suitable to be used, in accordance with the needs and characteristics of students. The method used in this research is the development of research methods 4D models (Define, Design, Develop, Desseminate). Data collection method used is the method of recording documents, questionnaires and test methods are analyzed with descriptive analysis of qualitative, quantitative and inferential statistics. The results showed (1) test expert subject matter content of Natural Science (IPA) are in excellent qualifications (93.3%), (2) test instructional media specialists are in good qualifications (88.8%), (3) test experts instructional design are in excellent qualifications (92%), (4) individual trials are in excellent qualifications (91.4%) (5) small group trials are in excellent qualifications (92.6%) and (6 ) field trials are in very good qualifications (91.1%). It was concluded that in this study has produced a multimedia interactive learning in science subjects, especially global warming and ecosystem material proper use and in accordance with the needs and characteristics of students at SMP Negeri 4 Negara.keyword : Development, multimedia interactive, natural science.
PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SERIRIT ., Ni Wayan Mei Ananda Putri; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3796

Abstract

Permasalahan yang melandasi penelitian ini adalah kurangnya pemanfaatan fasillitas hotspot di sekolah dan rendahnya kualitas belajar IPA pada siswa dari kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan e-learning berbasis Schoology pada mata pelajaran IPA kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2013/2014 di SMP Negeri 1 Seririt 2) mengetahui kualitas e-learning berbasis Schoology 3) mengetahui efektifitas penggunaan e-learning berbasis Schoology.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIIID dan VIIIE SMP Negeri 1 Seririt. Data kevalidan uji ahli media, ahli isi, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 95,2% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 93,78% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 88,49% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 5,311. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 1,9935. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa IPA siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan e-learning berbasis Schoology. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (87,03) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (59,24).Kata Kunci : pengembangan, e-learning, schoology, IPA E-learning development with Schoology for IPA subject is based on lack of utilization of hotspot in school and student learning quality is below minimum achievement criteria. These research objectives are: 1) to produce Schoology-based of IPA e-learning in second semester of class VIII academic year 2013/2014 in SMP Negeri 1 Seririt, 2) to know the quality of Schoology-based e-learning,3) to know the effectiveness of Schoology-based e-learning. This research type is Research and Development, with ADDIE development model. This research involved graders VIIID and VIIIE SMP Negeri 1 Seririt. Data validity test media experts, content experts, expert design, individual testing, small group testing and field tests obtained using a questionnaire. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The result of the expert evaluation of the content was 90% at the excellent qualifications. The result of the expert evaluation of media was 94% at the excellent qualifications. The result of the expert evaluation of design was 94% at the excellent qualifications. Individual test results of 95.2% at the excellent qualifications. The test result of small group was 93.78% at good qualification. The result of field tests was 88.49% at good qualification. Manual counting of learning outcomes obtained t count value=5,311. Value of t table with 5% significance was 1.9935. So the value of t count is greater than the value of t table so H0 is rejected and H1 is accepted. So there are significant differences of IPA student learning outcomes between before and after the use of Schoology-based of IPA e-learning. The mean value after using the media (87.03) was higher than before using the media (59.24).keyword : Development, e-learning, Schoology, IPA
Co-Authors ., Gede Supartayasa ., Gede Yogi Karmawan ., Gst. Ayu Kt.Triana f ., Gus Nyoman Widhi Arsa Nugraha ., I Gede Cahyadi ., I Gusti Ayu Komang Nita Indah Pramita ., I Gusti Ayu Komang Nita Indah Pramita ., I Gusti Ngurah Teja Laksana ., I Kadek Agus Suryanata ., I Kadek Oka Mahendra Jaya Pg ., I Kadek Oka Mahendra Jaya Pg ., I Made Palguna Yasa ., I Made Palguna Yasa ., I Putu Eka Sujaya ., I Putu Eka Sujaya ., I Wayan Aditya Pratama ., I Wayan Pradnya Setiawan ., Indriana Pratiwi ., Indriana Pratiwi ., Kadek Era Kariadnyani ., Kadek Masdana Mahardika ., Kadek Masdana Mahardika ., Kadek Mawar ., Ketut Rita Supriani ., Komang Ani Pertiwi ., Komang Novi Artini ., M. Restu Fajar ., Made Dedy Sumardana ., Made Dedy Sumardana ., Made Yogi Budi Astawa ., Ni Kade Yuni Ratnasari ., Ni Kade Yuni Ratnasari ., Ni Kadek Ani ., Ni Kadek Ayu Rita Agustina ., Ni Kadek Chandra Pratiwi ., Ni Luh Wika Sukmawati ., Ni Made Budiantini ., Ni Putu Ayu Suryaningsih ., Ni Putu Ayu Suryaningsih ., Ni Putu Leoni Susiliastana Dewi ., Ni Wayan Rikawati ., Ni Wayan Suaryani Ade Ayu Sri Wulandari Adnyana, I Gusti Kadek Surya Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Aisya Purnomo, Putri Eodytha Ajito, Timoteus Akmal Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Amelinda, Jovita Anak Agung Gde Yudistira . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Angel Ardila Suci Q A Angga, Pande Made Weda Anggara, I Wayan Agus Dimas Anshori, Kurnia Kahfi Ariawan, Putu Agus Artha, I N. Widya Ayu, Kintan Ayusadewi, Ni Nyoman Bagiani, Ni Luh Putu Bago, Zefania Bhujangga Ayu Putu Priyudahari ., Bhujangga Ayu Putu Priyudahari Bramasta, I Gede Bayu Citariani, Ni Maede Desak Putu Parmiti Desak Putu Rimang Narayani ., Desak Putu Rimang Narayani Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Dewi, Dewa Ayu Sintya Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Dziky Muhamad Nurcholif Edwin Edy Sujana Eges Triwahyuni Eka Junaidi Eka Safitri Elly Herliyani Fabianus Bosco Fakhridho SBP Susilo Fifi Fitriana Sari Fitriani, Herdiyana Gede Raga Gede Rasben Dantes Gede Tamba Arya Wargaya . Gede Wira Bayu Gusti Putu Arya Arimbawa Hadi, Mohamad Irsan I Dewa Kade Tastra I Gde Wawan Sudatha I Gde Wawan Sudatha I GdeWawan Sudatha I Gede Agus Setiawan . I Gede Bendesa Subawa I Gede Hendra Prastya ., I Gede Hendra Prastya I Gede Okta Santikacahya I Gede Raga I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Putu Mei Wartama ., I Gusti Ngurah Putu Mei Wartama I Gusti Putu Suharta I Kadek Nulus Cittalaksana . I Kadek Suranata I Kadek Teguh Aditya Lorenso ., I Kadek Teguh Aditya Lorenso I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya ., I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya I Ketut Darjika Astu I Ketut Gading I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Aditya Dharma I Made Anindya Mardawa ., I Made Anindya Mardawa I Made Citra Wibawa I MADE DWI WIDNYANA, I MADE DWI I Made Indra Adhi Wikanta I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Arya Tegeh Mahendra . I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Aditya Widharma Satya Aditya I Putu Suarmei Artana . I Putu Tresna Windhu Windhu I Wayan Santyasa I Wayan Santyasa I Wayan Sukra Warpala I Wayan Sukra Warpala Ida Bagus Komang Sudarma . Ida Bagus Putu Arnyana Ida Bagus Widiana ., Ida Bagus Widiana Ignatius I Wayan Suwatra Imamah, Fauzatul Irwan Kurniawan . Ismail Nasar Ismail, Fawwaz Abid Naufal Jing, Hou Kadek Ayu Mertasari . Kadek Linda Purnama Sari . Kadek Yudik Ariawan Ketut Agustini Ketut Pudjawan Ketut Susiani Khairil Hadi Komang Ardianti ., Komang Ardianti Komang Mega Wedayanti . Krisna Yana, Putu Sastra Kurniawan, I Ketut Septiyan Kusrianto, Wiwin Kusumakarang, I Made Alit Putra Kusumawati, Ni Putu Cista laxmi zahara Luh Ade Sri Lestari . Luh Putu Marliawati M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Atmaka Wati . Made Hery Santosa Made Hery Santosa Made Hery Santoso Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Manik, I Gusti Ayu Manik Aprilia Astuti Manurung, Mega Novela Ulina Martina, Kadek Mirayanti, Ni Made Moh. Farid Mohammad Akhyar Maulana . Monemnasi, Yuventus Muhammad Hafiz Naisau, Philipus Be Ni Ketut Ertamini Ni Ketut Martini Ni Ketut Suarni Ni Ketut Virna Jayanti Ni Luh Putu Jesi Agustini . Ni Luh Putu Kamela Tristiana Dewi ., Ni Luh Putu Kamela Tristiana Dewi Ni Luh Putu Megawati ., Ni Luh Putu Megawati Ni Luh Putu Yanti Pratiwi ., Ni Luh Putu Yanti Pratiwi Ni Luh Sinter Ni Made Agustini . Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Citra Dewi . Ni Made Dainivitri Sinta Sari Ni Made Suarjani Ni Nyoman Ayu Trisnayani Ni Nyoman Parwati Ni Wayan Desi Darmayanti . Ni Wayan Mei Ananda Putri . Ni Wayan Nataliani . Niya Selfiana Panggabean Nurcholif, Dziky Muhamad Nurdin, Syamsul Nurdin, Syamsul Nurhasanah, Enung Nyoman Ayu Aryani . Nyoman Dantes Nyoman Trisna Herawati Pahriah, Pahriah Parta Sanjaya . Pasaribu, Grace Melly Pasaribu, Noni Linzilah Mona Pauline Tricia Andriani Pradita, Made Krisna Astu Pranata, I Made Gunawan Wahyu Adi Pratama, I Wayan Aditya Pratama, I Wayan Aditya Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putri, Ni Putu Dian Angga Monika Putri, Septya Novena Putri, Septya Novena Elwana Putu Agus Primandana Putu Eka Budi Utami . Putu Gilang Marya Putra ., Putu Gilang Marya Putra Putu Inten Cahaya Dewi . Putu Wika Susi Andriyani Ratna Mei Vidia Ratnasari, Ni Kade Yuni Ratnasari, Ni Kade Yuni Romi Hartono Samosir, Erni Damayanti Br Santikacahya, I Gede Okta Sherafim, Zefanya Sogen, Afrianto T.L Sri Wedani, Ni Ketut Suartama, I Wayan Agus Sudarma, Komang Sudatha, I Gede Wawan Sudhata, Gde Wawan Sugita Utami, Ida Ayu Nyoman Trisna Sumertini, Ni Kadek Sumesari, Ni Luh Supartayasa, Gede Supartayasa, Gede Susilo, Fakhridho SBP Susilo, Fakhridho SBP Suwardana, Ketut Adi Suwirtana Putra, I Gede Juli Syamsul Nurdin Taufik Samsuri Tirza, Juliana Tuange, Junita Sara V. B. Umami, Thessa Sahara Utama, Kadek Dwi Prawira Vidia, Ratna Mei Wadi, Hairil Warpala, Wayan Sukra Wati, Cindy Aprillia Yunita Wawan Sudatha Widiastuti, Ni Putu Kusumawa Yasmiati, Ni Luh Wayan Yenni mesilina Haloho