Claim Missing Document
Check
Articles

INTERNALISASI AKHLAKUL KARIMAH DI LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM RANGKA PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI PADA GENERASI MUDA SISWA (I) SMAN 1 JAYA KABUPATEN ACEH JAYA Murnia Suri; Nelli Raharti; Fitriliana Fitriliana; Salwa Hayati; Yusra Meiduri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak sekolah di tingkat SMA merupakan calon pemimpin di masa depan. Mereka diharapkan mempunyai panduan dan panutan dari sumber yang benar sebagai modal menghadapi zaman yang akan datang. Ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan di sekolah hendaknya dibarengi dengan penguasaan akhlakul karimah. Namun sayangnya akibat serbuan budaya asing dari berbagai sudut menjadikan mereka keliru dalam berpikir dan bertindak. Untuk itulah dirasakan penting untuk mengembalikan pemikiran dan pandangan generasi penerus bangsa ini ke arah yang benar sesuai dengan tuntunan agama, Islam. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk membantu generasi ini adalah dengan melakukan sebuah pendekatan internalisasi yang sesuai dengan gaya anak muda. Pendekatan yang dimaksud yaitu sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap siswa(i) di SMAN 1 Jaya Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, berisi sosialisasi pentingnya penguasaan akhlakul karimah sebagai seorang muslim dan aktualisasi generasi muda sesuai bakat dan minat, yaitu Story Telling (ST), Drawing (D) dan Performing Art (PA). Sebanyak 59 orang siswa terlibat dalam kegiatan ini dan mereka memilih katagori yang disediakan masing-masing 7 orang pada bakat minat ST, 9 orang untuk D dan 43 orang yang berada dalam tujuh kelompok, memilih PA. Secara keseluruhan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan diharapkan dapat membekas di hati mereka dan menjadi sumbangsih pengalaman berharga yang dapat dikenang di lain waktu.Kata Kunci: Akhlakul Karimah, Internalisasi, Generasi MudaHigh school students are the future leaders. They are expected to have expected to have guidance and role models from the right sources as capital to face the times to come. The knowledge they get at school should be accompanied by mastpi teery of Islamic characters. Yet, unfortunately due to the invasion of foreign cultures from various angles, they are mistaken in both thinking and acting. Thus, it is felt important to return the thoughts and views of this nation’s next generation to the right direction in accordance with religious guidance, Islam. One of the effort which can be made to help this generation is by adopting an approach that suits the style of this people. The approach is in form of a community service activity for students at SMAN 1 Jaya in Aceh Jaya Regency. The activity which listed for two days, contained the socialization of the importance of mastering Akhlakul Karimah as a Muslim and the actualization of the young generation according to their talents and interests, namely, Story Telling (ST), Drawing (D) and Performing Art (PA). There were 59 students are involved in the activity and they chose the categories provided by 7 students for the ST interest talent, 9 students for D and 43 students, which divided into seven groups, chose PA. Overall the participants seemed enthusiastic about participating in this activity and it is hoped that it will leave a nice impression on their hearts and contribute value experiences that can be remembered at another time.Keywords: Akhlakul Karimah, Internalization, Young Generation
KONTESTASI MEWARNAI BENDERA PALESTINA SEBAGAI PENGAKUAN EKSISTENSI KEDAULATANNYA DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QURAN SABILUN NAJAH GAMPONG BATOH KOTA BANDA ACEH Murnia Suri; Fitriliana Fitriliana; Siti Samaniyah; Kesumawati Kesumawati; Nilawati Nilawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka menolak aksi penindasan dan intimidasi terhadap rakyat Palestina Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dosen dari Prodi PGSD fakultas Sosial Sains dan Ilmu Pendidikan Universitas Ubudiyah Indonesia bersama para santri, ustadzah dan pengurus TPA Sabilun Najah Gampong Batoh Banda Aceh melakukan kegiatan nonton bareng video Palestina dan kontestasi mewarnai bendera Palestina. Melalui aktifitas mewarnai bendera selain dapat meningkatan kemampuan anak dalam mengekpresikan diri, meningkatkan konsentrasi, mengembangkan kemampuan motorik dan melatih kesabaran serta ketelitian di bidang seni rupa juga bertujuan untuk memperdalam aqidah keislaman, menyemai rasa kasih sayang terhadap sesama manusia dan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta untuk menunjukkan kepada dunia tentang sikap pengakuan atas adanya negara Palestina yang berlaudat. Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut berisikan dua agenda utama, yaitu mempergelarkan video sejarah Palestina untuk disaksikan bersama dan melaksanakan lomba mewarnai untuk para santri di TPA tersebut. Pada pelaksanaan kegiatan pertama seluruh pihak yang terlibat menunjukkan antusiasme dan dukungan penuh demi kesuksesan acara sedangkan pada kegiatan berikutnya para santri tanpak bersungguh-sungguh dalam aktifitas tersebut dan sangat menjunjung sportifitas. Singkatnya dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini berjalan sesuai harapan dan dapat dilanjutkan untuk pengembangan program selanjutnya.Kata Kunci: Kontestasi mewarnai, cinta tanah air, negara PalestinaIn contribution to reject the acts of oppression and intimidation against the Palestinian people, the Community Engagement Program (PKM) lecturers team from PGSD Study Program in Faculty of Social Science and Education, Ubudiyah Indonesia University together with the santri, ustadzah and administrators of Sabilun Najah, the Al-quran educational institution (TPA) in Gampong Batoh Banda Aceh carried out two activities, watching video about Palestina and conducting coloring contest the Palestine flag. This flag coloring activity aims not only to improving children’s ability but also to expressing themselves, increasing concentration, developing motoric skills and training patience and precision in the field of fine arts. Besides, it also intends to reinforce Islamic beliefs, sow a sense of compassion for other human beings and foster a sense of love for the country and to show the attitude of recognizing the existence of the sovereign state of Palestine to the world. This one-day activity contained two main agendas, first performing videos of the history of Palestine to be watched together and holding a coloring competition for the santri at the TPA. In the implementation of the first agenda, all parties involved showed ful enthusiasm and support for the success of the event while in the second agenda the santri seemed serious about the activity and really upheld sportsmanship. In short, it can be concluded that this PKM program is running as expected and can be continued for sustainable development program.Keywords: Coloring contest, love for the homeland, the state of Palestine
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS UBUDIYAH INDONESIA Rafni Fajriati; Mutiawati Mutiawati; Said Ashlan; Herawati Herawati; Murnia Suri; Soraya Lestari; Khairul Ihsan; Rafika Hanum
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Kurikulum Merdeka memberikan otonomi kepada sekolah untuk merancang kurikulum sesuai dengan kebutuhan lokal dan potensi siswa, termasuk integrasi nilai-nilai karakter sebagai bagian penting dari pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pendidikan karakter dan praktiknya dalam proses pengajaran. Melalui seminar dan workshop, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis tetapi juga pengalaman praktis dalam mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam konteks Kurikulum Merdeka. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan di antara mahasiswa terkait dengan konsep dan penerapan pendidikan karakter. Partisipasi aktif mereka dalam kegiatan seminar menunjukkan komitmen untuk mengembangkan kompetensi yang diperlukan dalam membentuk karakter siswa yang tangguh dan berintegritas. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia tidak hanya menghasilkan individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral yang kuat untuk berkontribusi positif dalam masyarakat.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Kurikulum Merdeka The Kurikulum Merdeka approach provides schools with the autonomy to design curricula according to local needs and students' potential, including the integration of character values as a crucial part of learning. Community service activities undertaken by students aim to enhance their understanding of character education and its practical application in teaching processes. Through seminars and workshops, students gain not only theoretical knowledge but also practical experience in implementing character values within the context of Kurikulum Merdeka. Evaluation results indicate a significant improvement in students' understanding of the concepts and application of character education. Their active participation in seminar activities demonstrates a commitment to developing the competencies necessary to shape resilient and integrity-driven student characters. This initiative is crucial to ensuring that education in Indonesia not only produces academically proficient individuals but also instills strong moral values to contribute positively to society.Keywords: Character Education, Kurikulum Merdeka
SOSIALISASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MELATIH KEMAMPUAN AGAMA ANAK DI TPA BAITUL MUNAWWARAH GAMPONG TIBANG BANDA ACEH Nelliraharti Nelliraharti; Murnia Suri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1 APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAgama Islam adalah agama universal yang mengajarkan kepada umat manusia mengenai berbagai aspek kehidupan baik duniawi maupun ukhrawi. Salah satu ajaran Islam adalah mewajibkan kepada umat Islam untuk melaksanakan pendidikan, karena dengan pendidikan manusia dapat memperoleh bekal kehidupan yang baik dan terarah. Media pembelajaran  adalah alat bantu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang pikiran, perasaan dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.       Permainan ular tangga dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran dalam pendidikan. Media permainan ular tangga dapat dipergunakan di dalam kegiatan belajar mengajar karena kegiatan ini menyenangkan sehingga anak tertarik untuk belajar sambil bermain. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan motivasi belajar kepada santriwan/santriwati agar senantiasa mempelajari,  mengulang dan menghafal kembali materi-materi agama yang telah dipelajari sebelumnya yang nantinya akan diuji kembali melalui media pembelajaran permainan ular tangga.  Melatih mereka agar mampu membaca, menghafal, dan memahami materi-materi agama sehingga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjaga kekompakan dan silaturrahmi antara sesama. Kegiatan pengabdian ini di sambut antusias oleh seluruh santriwan/santriwati serta mendapat  dukungan dari guru-guru dan direktur TPA Baitul Munawwarah Gampong Tibang Banda Aceh dengan harapan dapat berlanjut  dan dilatih di lain kesempatan.Kata kunci : Media Pembelajaran, Permainan Ular Tangga, Kemampuan Agama
SOSIALISASI PENTINGNYA PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI I SABANG Nelliraharti Nelliraharti; Murnia Suri; Rahmat Fajri; Fitriliana Fitriliana; Amru Sujud; Yusra Meiduri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin berkembang telah mengakibatkan perubahan dalam semua sektor kehidupan termasuk bidang  pendidikan. Dalam merespon perubahan ini, dunia pendidikan dituntut mampu mengimplementasikan TIK dalam pembelajaran agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan efisien.  Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk mengedukasi dan membangun kesadaran siswa agar senantiasa cerdas memanfaatkan TIK dalam pembelajaran serta berbagi pengetahuan dalam implementasi TIK dalam  pengelolaan pendidikan sehingga bisa menambah wawasan dan pemahaman tentang pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Bentuk kegiatan  yang dilakukan adalah berupa sosialisasi/penyuluhan dengan pemaparan materi menggunakan media powerpoint melalui metode ceramah dan tanya jawab dengan  tema kegiatan “Sosialisasi Pentingnya Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran di SMK Negeri I sabang”. Kegiatan ini  terlaksana karena terwujudnya kerjasama antara seluruh anggota kelompok pengabdian masyarakat dalam menjalankan kegiatan serta dukungan berbagai pihak terutama kepala sekolah dan jajarannya dengan harapan dapat berlanjut di lain kesempatan dengan berbagai program lainnya.Kata Kunci : Teknologi Informasi dan Komunikasi, PembelajaranThe growing Information and Communication Technology (ICT) has resulted in changes in all sectors of life including education. In responding to this change, the world of education is required to be able to implement ICT in learning so that the teaching and learning process becomes more effective and efficient. The purpose of this service activity is to educate and build student awareness so that they are always smart in using ICT in learning and sharing knowledge in the implementation of ICT in education management so that they can add insight and understanding about the use of ICT in learning. The form of the activity carried out was in the form of socialization/counseling by presenting material using PowerPoint media through the lecture and question and answer method with the theme of the activity "Socialization of the Importance of Using Information and Communication Technology (ICT) in Learning at SMK Negeri I Sabang". This activity was carried out due to the realization of cooperation between all members of the community service group in carrying out activities and the support of various parties, especially the school principal and his staff with the hope that this will continue on other occasions with various other programs.Keywords: Information and Communication Technology, Learning
VAKSINASI COVID-19 SEBAGAI IKHTIAR MELEPAS DIRI DARI BELENGGU PANDEMI Murnia Suri; Nelliraharti Nelliraharti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sembilan belas bulan sudah Covid-19 berada di tengah masyarakat. Keberadaanya tidak mungkin menghentikan aktifitas mereka. Vaksinasi sebagai salah satu cara pencegahan diri dan lingkungan dari penyebaran virus corona selain pemakaian masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Saat ini terdapat pro kontra tentang pelaksanaan vasinasi. Sebagian besar masyarakat yang tidak setuju dengan pelaksanaannya didasari oleh status kandungan yang ada dalam obat vaksinasi. Universitas Ubudiyah Indonesia bekerja sama dengan RS Iskandar Muda melaksanakan vaksinasi gratis untuk seluruh civitas akademika dan umum. Pelaksaaan vaksinasi ini berlangsung sebanyak dua kali pada Sabtu,17 Juli 2021 dan tahap II Sabtu, 14 Agustus 2021 yang bertempat di kampus UUI Jl. Alue Naga Tibang Kota Banda Aceh. Bagi peserta umum di luar lingkungan UUI dapat melakukan pendaftaran melalui nomor di aplikasi whatsapp hanya dengan syarat telah berusia minimal 12 tahun. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat sambutan yang baik dari para dosen, karyawan dan staff UUI serta masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa mereka memiliki kesadaran dan keinginan untuk melindungi diri dan lingkungan demi memutus mata rantai penyebaran virus yang berbahaya dengan harapan kondisi pendemi bisa segera berlalu di muka bumi.Kata Kunci: vaksinasi, ikhtiar, pandemic
PEMBERDAYAAN KEMAMPUAN MENGAJAR USTADZ/ AH BALAI PENGAJIAN SABILUN NAJAH GAMPONG BATOH MELALUI SHARING SESSION METODE SAS UNTUK PEMBELAJARAN MEMBACA MENULIS BAHASA INGGRIS Murnia Suri; Nurul Izzati; Nisa Agustina; Yuniarti Yuniarti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai Pengajian Sabilun Najah yang terletak di Gampong Batoh Kota Banda Aceh tidak hanya mengajarkan baca tulis Al-quran kepada para santri tetapi juga materi yang ada juga memuat pembelajaran bahasa, Arab dan Inggris. Pada pembelajaran kedua bahasa tersebut, para pengajar tidak menggunakan metode khusus sehingga tim PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Ubudiyah Indonesia mencoba memberikan masukan dan arahan tentang penggunaan metode SAS (Synthetic Structural Analytic) yang telah terbukti dapat meningkatkan keterampilan membaca menulis permulaan bagi anak-anak. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim PKM menenjelaskan secara rinci dan detail tentang metode SAS yang dapat dipakai oleh tenaga pengajar untuk pembelajaran bahasa Inggris. Di samping itu para pengajar diberikan kesempatan untuk mempraktekkan metode tersebut untuk dievaluasi sebelum menggunakannya kepada peserta didik. Selama 60 menit tim PKM bersama para ustadzah berdiskusi dan membahas metode tersebut melalui struktur kalimat utuh dan makna lengkap yang kemudian diuraikan hingga unsur terkecil yaitu dengan mengamati perubahan kalimat menjadi kata, kata menjadi suku kata, suku kata menjadi huruf. Kegiatan diakhiri dengan sharing session pengalaman para ustadzah tentang penggunaan metode tersebut baik kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan yang diperoleh dapat dijadikan panduan dan motivasi untuk pembelajaran selanjutnya sedangkan kekurangan yang dirasakan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk pembelajaran yang lebih baik. Kata kunci: pembelajaran membaca menulis, metode SAS The recitation hall Sabilun Najah which is located in Gampong Batoh Kota Banda Aceh, not only teaches al-quran reading and writing to its santri but also contains materials for language learning, Arabic and English. In learning these two languages, the ustadzah did not use a specific method so that a PKM team from Ubudiyah Indonesia University tried to provide input and directions on using the SAS (Synthetic Structural Analytic) method which is has proven to improve reading and writing skills for children. In this community service activity, the PKM team explained in detail about the SAS method that can be used by the ustadzah for teaching English. In addition, those were given the opportunity to practice the method to be evaluated before applying in to students. For 60 minutes it was occurred a hot discussion with Sabilun Najah teachers about this method through the complete meaning which were then separated into the smallest elements namely by observing the changes in sentences into words, words into syllables, syllables into letters. The activity ended in a sharing session on the experiences of the ustadzah regarding the strength and the weakness of using this method. The strength obtained can be used as a guide and motivation for furthrer learning while the perceived deficiencies can be used as an evaluation for better teaching learning process.Key Words: Learning reading and writing, SAS method
PEKAN PENDIDIKAN ANAK SHALEH GAMPONG PUKAT MEWUJUDKAN PEMIMPIN GENERASI YANG SHALEH DAN QUR’ANI Nelliraharti Nelliraharti; Murnia Suri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1 APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan anak pada umumnya dan khususnya pendidikan Al-Qur’an adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah dan masyarakat.  Pada kenyataannya  generasi kita saat ini sangatlah jauh dengan Al-Qur"an. Hal ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya, minimnya perhatian orang tua terhadap anaknya, minimnya minat para generasi untuk belajar dan bersekolah di lembaga pendidikan Islam, minimnya kepedulian masyarakat terhadap kenakalan-kenakalan remaja yang terjadi di lingkungan sekitar. Untuk mengatasi ini semua, kita membutuhkan generasi cerdas yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an dalam semua hal. Untuk membangun generasi qur’ani ini perlu upaya yang keras dan dukungan dari semua pihak agar tujuan ini tercapai. .Bentuk pengabdian masyarakat disini adalah pekan pendidikan dalam bentuk kegiatan perlombaan yang bertujuan untuk membangun generasi-generasi Qur’ani yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam segala aspek kehidupan sebagai upaya untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang bermoral, jujur, dan adil. Kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan bersama dan berakhir dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Kepada peserta yang tidak mendapatkan juara juga diberikan hadiah hiburan atas partisipasinya. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan peran serta perangkat desa, pemuda pemudi, serta seluruh warga gampong pukat dengan harapan dapat berlanjut di masa mendatang dan menjadi rutinitas setiap tahun.kata kunci : pendidikan anak, pemimpin, generasi Qur'ani
PENGUATAN KARAKTER ISLAMI PADA ANAK MELALUI KETELADANAN AKHLAK NABI MUHAMMAD SAW Murnia Suri; Nurul Izzati; Nisa Agustina; Mawardiana Mawardiana
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi moral yang dialami oleh generasi muda Islam saat ini semakin memprihatinkan yang akan berdampak pada masa depan mereka nantinya. Akibat kurangnya pengetahuan agama membuat mereka menjadikan idola panutan yang salah. Padahal kaum muslimin memiliki idola utama yang dapat dicontoh oleh semua kalangan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan menghadirkan kembali sosok nabi yang mulia, Muhammad saw melalui kegiatan bertajuk penguatan karakter Islami dengan meneladani akhlak nabi Muhammad saw. Kegiatan ini berlangsung di balai pengajian Sabilun Najah yang diadakan dalam dua tahap. Tahap pertama dalam bentuk pemberian ceramah dan tausiah tentang kisah hidup rasulullah oleh tokoh yang berkompeten di bidangnya. Sedangkan tahap kedua dalam bentuk evaluasi dan latihan pemahaman tentang materi ceramah sebelumnya. Pada pelaksanaan kegiatan tahap kedua, para santri balai pengajian akan dievalusi pemahamannya dengan menggunakan permainan “rangking satu”. Dari 30 pertanyaan yang dipersiapkan, pemenang rangking satu dari permainan tersebut dapat menjawab 29 pertanyaan. Hal ini menunjukkan bahwa para santri menyimak dengan baik materi ceramah yang disampaikan dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: karakter Islami, akhlak, nabi Muhammad sawThe moral degradation experienced by the Muslims young generation today is increasingly concerning which will have an impact on their future. Due to their lack of religious knowledge, those chose the wrong role models whereas Muslims have the main idol who can be emulated by all circles. This community service program aims to bring back the noble figure of the prophet Muhammad saw through an activity entitled strengthening Islamic character by imitating the morals of the prophet Muhammad peace be upon him. This activity took place at the recitation center of Sabilun Najah which was held in two stages. The first stage is in the form of giving lectures and tausiah about the life story of the Prophet saw by competent figures in their fields. While the second stage is in the form of evaluation and understanding exercises about the previous lecture materials. In the implementation of the second phase of activity, the students at the recitation centre will have their understanding evaluated by applying a game called “rangking satu”. There were 30 questions prepared, 29 questions could be answered correctly by the winner of the game. This shows that the santri listen well to the lecture materials presented and it is hoped that it can be applied in their everyday life.Key words: Islamic characters, Muhammad’s behaviour
PROTEKSI DIRI DARI COVID 19 DAN PENDISTRIBUSIAN BANTUAN MAKANAN BAGI WARGA DUSUN LAMPU’UK JAYA GAMPONG BATOH KOTA BANDA ACEH Murnia Suri; Suryawati .
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMusibah pandemic covid-19 yang mulai muncul di Indonesia pada pertengahan Maret membuat seluruh aktifitas di segala lini kehidupan terhenti. Keadaan yang tak terduga ini menyebabkan sebagian orang, khususnya di wilayah Banda Aceh, tidak mempersiapkan diri dan keluarga dengan bekal ilmu pengetahuan dan informasi tentang bahaya virus dan pencegahannya serta kondisi imunitas tubuh yang baik dalam menghadapinya. Kurangnya pemahaman akan wabah yang sedang tersebar di seluruh dunia tersebut dianggap perlu untuk diberikan informasi detail kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga diri, keluarga dan lingkungan sekitar melalui sosialisasi keilmuan seputar Corona Virus yang disampaikan oleh mahasiswa jurusan kedokteran Universitas Syiah Kuala. Di samping itu juga dianggap perlu untuk menyumbangkan sedikit bantuan makanan bergizi demi peningkatan imunitas dalam mencegah virus mematikan dan peningkatan performa fisik dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Kegiatan ini berlangsung di Gampong Batoh kecamatan Lueng Bata kota Banda Aceh selama 1 hari yang diikuti oleh lima belas orang warga kurang mampu dari dusun Lampuuk Jaya.Kata kunci: Sosialisasi Covid-19, Bantuan makanan