Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

TRAIT PERSONALITY DALAM MENENTUKAN LEVEL KESEHATAN MENTAL ANAK AKIBAT DARI PEREMPUAN KEPALA KELUARGA: PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM Rahmaddani, Vikri; Bahri Ghazali; Hasan Mukmin; Siti Badiah; Rini Setiawati
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alquds.v9i1.12723

Abstract

Abstract. This study aims to determine the role of Da’i personality traits in mapping the level of mental health of orphans based on the perspective of the Qur’an. This study used a qualitative approach involving thirty-four orphans aged 12–18, comprising 55% girls and 45% boys. Data were collected by exploring children’s experiences during the first three years since losing their father. The results showed that the first year is the most difficult time mentally for children, especially related to anxiety, stress, and communication disorders. This condition is influenced by physical, emotional, and social factors, and the absence of the father’s role. In this situation, a Da’i with an empathetic, communicative, and spiritual personality must provide guidance and a sense of security. As mentioned in QS, the Qur’an emphasizes the importance of caring for weak children. An-Nisa: 9. In the second year, the children’s mental condition has not shown significant improvement. Peers become the main emotional support, while a Da’i acts as a spiritual companion who helps children understand the meaning of loss and deal with the pressures of life, especially in the context of underprivileged families. QS. Al-Hujurat: 10 underlines the importance of social support in building solidarity and mental strength. Entering the third year, the child’s mental condition is greatly influenced by the experiences of the previous two years. Children who receive emotional support and spiritual guidance from a Da’i are more stable and mentally strong. This study confirms the importance of Da’i’s personality, such as patience, wisdom, and compassion, in accompanying orphans so that they continue to grow healthily, confidently, and do not lose hope, as in line with the principles of QS. Ar-Ra’d: 11.
Demonstrasi Pembuatan Pupuk Orgaik Cair (POC) guna Menekan Penggunaan Pupuk Sintetis di Desa Tanjunganom, Salaman Rini Setiawati; Shandya Alonso Eka Renanda; Seftiyani Kusumaningrum; Rizky Mutiara Dewi; Renita Erlien Sapalinda; Indria Nur Khasanah; Adi Wahyu Anugra; Rizky Mahendra; Muhammad Syaiful Fadhli; Rahmi Ma’rufah Ashodhiqoh; Septian Tri Nugroho
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v4i3.3059

Abstract

The production of liquid organic fertilizer (POC) is a strategic effort to utilize locally available organic waste to improve soil fertility and support the sustainability of agricultural systems. Utilizing organic waste, particularly livestock waste, has significant potential to reduce farmers' dependence on chemical fertilizers, which are known to negatively impact soil ecosystems and the environment as a whole. This community service activity aims to provide residents with knowledge and practical skills regarding the process of producing liquid organic fertilizer using livestock manure as the primary raw material. The POC production process is combined with the use of effective microorganisms (EM4) in the fermentation stage, resulting in a fertilizer with a more balanced nutrient content and easy plant absorption. The activity implementation method includes counseling to provide a theoretical basis, technical training on the production stages, and live demonstrations in the field to provide residents with practical experience. The results of the activity indicate a significant increase in residents' knowledge and skills regarding liquid organic fertilizer production techniques. Furthermore, there has been a shift in public awareness about the importance of utilizing organic waste as a high-value resource. Compared with chemical fertilizers, which only provide quick results but tend to damage soil structure in the long term, POC is more environmentally friendly, improves soil quality, and is more economical because it can be produced independently using local resources. Thus, this community service activity not only increases the capacity of residents in managing waste, but also encourages the creation of environmentally friendly sustainable agricultural practices, reduces dependence on chemical fertilizers, and contributes to improving the welfare of farmers.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN DAN PEMASARAN KOPI ROBUSTA DI SEKOLAH KOPI KECAMATAN SUMBERJAYA KABUPATEN LAMPUNG BARAT Erna Martia Anggraini; Fenti Anggraini; Ahmad Amri; Rini Setiawati; Fariza Makmun; Zamhariri, Zamhariri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 10 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4vdch060

Abstract

Lampung Barat merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masyarakat menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan dan pemasaran kopi robusta, seperti rendahnya pengetahuan teknik budidaya, keterbatasan akses pasar, dan minimnya dukungan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dan pemasaran kopi robusta di Sekolah Kopi , serta mengetahui dampaknya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan kombinasi kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pengelolaan kopi yang meliputi teknik budidaya, pascapanen, dan pemasaran berhasil meningkatkan kapasitas petani. Selain itu, penguatan jaringan pemasaran dan peningkatan akses pasar mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan modal dan informasi pasar yang perlu menjadi perhatian. Pengembangan kelembagaan petani dan pemberdayaan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kopi robusta. Dengan demikian, pengelolaan dan pemasaran kopi robusta di Sekolah Kopi memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi lokal.
Latihan Kerja dan Kegiatan Produksi Narapidana Sebagai Model Pembinaan Kemandirian dan Pencapaian Lembaga Pemasyarakatan Industri Khamdan, Muh Khamdan; Wiharyani; Rini Setiawati
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 6 No. 2 (2024): Madani : Agustus 2024
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/madani.v6i2.2219

Abstract

Following a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Madani : Indonesian Journal of Civil Society to article entitled “Latihan Kerja dan Kegiatan Produksi Narapidana Sebagai Model Pembinaan Kemandirian dan Pencapaian Lembaga Pemasyarakatan Industri” Vol 6, No 2, pp. 43-53, August 2024, DOI: https://doi.org/10.35970/madani.v6i2.2219. This paper has been found to be in violation of the Madani : Indonesian Journal of Civil Society Publication principles and has been retracted. The article contained redundant material, the editor investigated and found that the paper published in JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), Vol. 8, No. 2 (August 2024), pp. 1957-1967, DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v8i2.21782, entitled "Latihan Kerja dan Kegiatan Produksi Narapidana Sebagai Model Pembinaan Kemandirian dan Pencapaian Lembaga Pemasyarakatan Industri ". The document and its content has been removed from Madani : Indonesian Journal of Civil Society, and reasonable effort should be made to remove all references to this article.
ISLAMIC BRANDING DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DESA WISATA SUMBER AGUNG David Sulaiman Burmelli; Afni Rahmayanti; Dela Astarika; Fariza Makmun; Rini Setiawati; Zamhariri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xwknsn70

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi posisi branding dari Desa Wisata Sumber Agung di kecamatan Kemiling, kota Bandarlampung menggunakan pendekatan Islamic Branding. Desa Sumber Agung memiliki potensi daya tarik wisata alam yang cukup besar, namun dihadapkan pada tantangan infrastruktur dan media promosi. Penelitian bertujuan menilai sejauh mana branding Desa Wisata Sumber Agung di kecamatan Kemiling, kota Bandarlampung mencerminkan nilai-nilai aqidah, syariah, dan akhlak Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui berita, jurnal, artikel, dan laporan yang terkait pada Desa Sumber Agung, kecamatan Kemiling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding Sumber Agung telah mengintegrasikan nilai aqidah melalui semangat pariwisata sebagai ibadah, kepatuhan syariah pada layanan dan kuliner yang halal, transparansi harga, dan distribusi keuntungan yang adil, serta nilai akhlak pada pelayanan jujur, kepedulian terhadap lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat setempat. Dalam penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan dalam hal administrasi yang bersifat formalitas, seperti sertifikasi produk halal dan kebijakan pada birokrasi pengelolaan wisata. Dengan demikian, strategi branding Islami di desa ini relatif efektif tetapi memerlukan penguatan berkelanjutan agar implementasi nilai keislaman lebih menyeluruh
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBENTUKAN OPINI POLITIK MASYARAKAT: DINAMIKA, TANTANGAN, DAN IMPLIKASI DEMOKRASI Muhammad Iqbal; Sri Utami; Tania Fadillah; Wahyu Saputra; Fariza Makmun; Rini Setiawati; Zamhariri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9jj0b811

Abstract

Media sosial memainkan peran penting dalam membentuk opini politik publik, tetapi juga menghadirkan tantangan bagi demokrasi. Berikut adalah abstrak tentang peran media sosial dalam membentuk opini politik publik: dinamika, tantangan, dan implikasi demokratik. Munculnya dan berkembangnya teknologi informasi telah mengubah perilaku masyarakat. Perubahan ini memengaruhi cara orang berpikir, merasakan, dan bertindak. Media sosial jelas dapat digunakan oleh pemerintah untuk memengaruhi opini publik dan partisipasi politik. Di negara demokrasi seperti Indonesia, opini publik sangat penting karena pemerintah tidak dapat berfungsi tanpanya. Di negara demokratis seperti Indonesia, opini publik sangat penting karena pemerintahan tidak dapat berfungsi tanpa itu. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang Peran Media Sosial dalam Membentuk Opini Politik Publik: Dinamika, Tantangan, dan Implikasi Demokratis. Artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan, suatu metode pengumpulan data yang melibatkan pemahaman dan kajian teori dari berbagai literatur terkait penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi penelusuran internet dan studi dokumentasi. Kemunculan dan perkembangan teknologi informasi telah mengubah perilaku masyarakat. Perubahan ini memengaruhi pola pikir, perasaan, dan tindakan masyarakat. Media sosial jelas dapat digunakan oleh pemerintah untuk memengaruhi opini publik dan partisipasi politik. Di negara demokrasi seperti Indonesia, opini publik sangat penting karena pemerintah tidak dapat berfungsi tanpanya. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang Peran Media Sosial dalam Pembentukan Opini Politik Masyarakat: Dinamika, Tantangan, dan Implikasi Demokrasi Artikel ini menggunakan studi pustaka, yaitu metode pengumpulan data yang melibatkan pemahaman dan peninjauan teori dari berbagai literatur yang terkait dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi penelusuran internet dan studi dokumentasi.
PENDEKATAN ETIKA SOSIAL QUR’ANI DALAM MENGATASI DEGRADASI MORAL REMAJA DI ERA GLOBALISASI Suhendi; Hani Giantary Putri; Amanda Lestari; Rini Setiawati; Zamhariri; Fariza Makmun
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fz6mc509

Abstract

Fenomena degradasi moral di kalangan remaja dalam era globalisasi merupakan persoalan serius yang memerlukan perhatian mendalam. Kemajuan teknologi, maraknya arus informasi, serta penetrasi budaya global telah membawa pengaruh besar terhadap sikap dan pola pikir generasi muda. Pergeseran nilai moral dan menurunnya kesadaran sosial menjadi latar belakang munculnya perilaku individualistik, hedonistik, maupun apatis terhadap nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) untuk menggali nilai-nilai etika sosial dalam Al-Qur’an dan menelaah relevansinya bagi pembinaan moral remaja di tengah dinamika global. Temuan menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Qur’ani seperti ʻAdl (keadilan), Rahmah (kasih sayang), Ta‘awun (tolong-menolong / solidaritas), dan Mas’uliyyah (tanggung jawab sosial) menawarkan kerangka etika sosial yang universal, komprehensif, dan aplikatif. Nilai-nilai tersebut berpotensi membentuk karakter remaja yang berakhlak mulia, berempati, serta memiliki kepedulian sosial tinggi. Dengan demikian, pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Qur’ani dapat berfungsi sebagai upaya strategis dalam memperkuat fondasi moral generasi muda dan meredam dampak negatif budaya konsumtif dan individualistik di era globalisasi. Artikel ini merekomendasikan program pendidikan dan bimbingan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani sebagai bagian dari strategi pembinaan remaja di masyarakat kontemporer.
OPTIMIZING THE INTERPERSONAL COMMUNICATION OF ACADEMIC ADVISORS IN SUPPORTING STUDENTS’ STUDY COMPLETION Choiriyati, Sri; Khomsahrial Romli; fitri yanti; achi rinaldi; rini setiawati
Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 9 No 2 (2025): Ath-Thariq
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Metro-Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/yqxwgt33

Abstract

Higher education in Indonesia, especially at the University of Muhammadiyah Lampung (UMLampung), is a multicultural system, where students come from various cultural, ethnic, and religious backgrounds. This diversity poses challenges in interpersonal communication between lecturers and students, especially in the context of the role of Academic Supervisors (PAs). Effective interpersonal communication is an important element in creating a harmonious learning environment and supporting academic success. This study aims to explore the role of PA lecturers in optimizing interpersonal communication to support the completion of student studies of the Communication Science Study Program at the Faculty of Social and Political Sciences (FISIP) UMLampung. The approach used is qualitative descriptive research with data collection through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the role of PA lecturers in interpersonal communication is very important, both in providing appropriate academic information, directing students in completing assignments, and helping to overcome problems faced by students. PA lecturers who are able to communicate effectively with students from diverse cultural backgrounds, can create supportive relationships, which contribute to the timely completion of studies. However, there are still obstacles such as time constraints and access difficulties between PA lecturers and students that need to be considered to optimize this role. This study suggests the importance of improving PA lecturers' interpersonal communication skills in order to create a more inclusive learning atmosphere and support the achievement of students' academic goals.
Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam Mempercepat Penurunan Stunting: Healthy Kitchen Program to Overcome Stunting (DASHAT) to Accelerate Reduction 0f Stunting Hesti Nur Sahadatilah; Hasan Mukmin; Rini Setiawati; MA Achlami
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4382

Abstract

Latar Belakang: kondisi stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Berdasarkan data pada Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita. Stuntig merupakan dampak dari kondisi kekurangan gizi pada anak sejak masih dalam kandungan. Program DASHAT merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi pada anak melalui ketahanan pangan lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas program DASHAT dalam mempercepat penurunan stunting. Metode: Jenis penelitian ini adalah literatur review dimana metode ini merupakan penelitian yang menggunakan sumber data sekunder. Data based diperoleh dengan menggunakan bantuan alat pencarian referensi Publisg or Perish dengan kata kunci “Dapur Sehat Atasi Stunting” pada Google Scholar Hasil: Sosialisai, edukasi, demonstarsi dan praktek program DASHAT meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan pencegahannya melalui ketahanan pangan lokal yang terjangkau dan memiliki cita rasa yang diinginkan. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan ibu menjadi penting untuk mencegah resiko stunting. Salah satu upaya untuk mempercepat penurunan angka stunting adalah dengan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stuntin dan pencegahannya. Salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak adalah melaui program DASHAT berdasarkan ketahanan pangan lokal.
A Quantitative Model of Social Capital and Economic Development in Islamic Palm Oil Farming Communities Nurlaili; M Nasor; Heni Noviarita; Rini Setiawati; Mohd Syahril Ahmad Razimi
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v1i2.975

Abstract

Background: Economic development in farming communities is linked to social capital embedded in interactions, norms, and collective practices. In palm oil farming settings, social capital is often assumed to be uniformly beneficial, yet empirical patterns can differ across dimensions. Aims: This study examines the associations between social capital dimensions and economic development in palm oil farming communities using a quantitative model. Method: A cross sectional quantitative design was used with primary data from structured questionnaires administered to smallholder palm oil farmers in Central Lampung Regency, Indonesia. Social capital was operationalized into social networks, reciprocity, trust, social norms, and social values. Ordinary least squares multiple regression was applied. Results: The regression results show heterogeneous associations. Social norms have a positive and statistically significant association with economic development indicators. Trust has a statistically significant negative association. Social networks, reciprocity, and social values are positive but statistically insignificant. The negative association of trust may reflect unequal power relations, elite control in marketing arrangements, or internal stratification and distrust within farmer groups, conditions that can raise transaction frictions rather than strengthen collective outcomes. Conclusion: Social capital is not uniformly beneficial. Its association with economic development depends on specific dimensions and local institutional context, supporting the use of quantitative modeling to capture these differences.