p-Index From 2021 - 2026
7.219
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Bisnis dan Manajemen Journal of Education and Learning (EduLearn) Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Penelitian dan Evaluasi pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Jurnal Teknologi Pembelajaran AFEBI Management and Business Review MABIS: Manajemen dan Bisnis Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Dinasti International Journal of Management Science Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Fokus Manajemen Bisnis Journal of Management - Small and Medium Enterprises (SME's) International Journal of Business, Law, and Education Business and Accounting Education Journal Manajemen dan Kewirausahaan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) International Journal of Humanities Education and Social Sciences Economics and Business Journal International Education Trend Issues Business and Investment Review IIJSE VISA: Journal of Vision and Ideas Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Adpebi International Journal of Multidisciplinary Sciences Adpebi Science Series Ekuitas Jurnal Pnedidikan Ekonomi Nusantara Economics and Entrepreneurships Journals International Journal of Economics and Management Sciences International Journal of Business and Quality Research International Journal of Technology and Education Research International Journal of Economics, Business and Innovation Research Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science META - JOURNAL Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CETAK MEMPERRGUNAKAN MODEL HANNAFIN & PECK DALAM MATA PELAJARAN RENCANA ANGGARAN BIAYA ., I MADE SURYANA; ., Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd; ., Drs. I Made Kirna,M.Si
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.861 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v4i1.1088

Abstract

Ketersediaan bahan ajar Rencana Anggaran Biaya yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa jurusan Tehnik Bangunan merupakan salah satu persoalan yang urgen bagi sekolah kejuruan di Indonesia. Oleh karena itu dipandang perlu untuk mengembangkan bahan ajar itu sebagai bagian integral dari pengembangan mata pelajaran Rencana Anggaran Biaya di SMK dan peningkatan keterampilan berwirausaha di kalangan siswa. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan mengadaptasi model pengembangan Hannafin & Peck yang merupakan salah satu model desain pebelajaran sistematik yang terdiri dari tiga fase, yaitu fase analisis keperluan, fase desain, dan fase pengembangan dan implementasi. Hasil uji coba produk menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan kesiapan belajar siswa dan rujukan guru untuk mengembangkan materi pelajaran. Kata Kunci : bahan ajar, kesiapan belajar, kinerja pembelajaran The availability of budget plan instructional materials in accordance with the characteristics and needs of students majoring in construction engineering is one of the urgent issues for vocational schools in Indonesia. Therefore, it is necessary to develop the teaching materials as an integral part of the development of the Budget Plan subjects in SMK and entrepreneurship skills improvement among students. This study is development research, by adapting the Hannafin & Peck model development, which is one of the systematic instructional design model, which is consisting of three phases: Purposes Analysis; Design Phase; and Development and Implementation Phase. The test results showed that the teaching products developed enhance the student's learning readiness and referral teachers to develop learning materialskeyword : Instructional material, student's learning readiness, learning performance
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 ABANG ., KD ARYA UTAMA JAYA; ., PROF.DR. NASWAN SUHARSONO, M.Pd.; ., DRA. NI NYOMAN PARWATI, M.Pd
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.402 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v7i2.1887

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan prestasi belajar matematika dan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang belajar dengan menerapkan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan pretest-posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian adalah dua kelas VIII di SMP Negeri 2 Abang tahun pelajaran 2015/2016 yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data penelitian ini adalah data prestasi belajar dan keterampilan berpikir kritis. Masing-masing data dikumpulkan dengan tes,serta dianalisis dengan uji MANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar matematika dan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dan siswa yang belajar dengan menerapkan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah, Prestasi Belajar, dan Keterampilan Berpikir Kritis The purpose of this study was to describe the differences in mathematics achievement and skills of critical thinking among students who learn by applying problem based learning and student learning by applying conventional learning model. This research is quasi experiment with pretest - posttest non - equivalent control group design. Samples are two classes VIII in SMP Negeri 2 Abang in the academic year 2015/2016 which was determined by random sampling technique. This research data is data learning achievement and critical thinking skills. Each of data collected by the test, and analyzed with MANCOVA. The results showed there are differences in mathematics achievement and skills of critical thinking among students who learn by applying problem based learning and student learning by applying conventional learning model.keyword : Problem Based Learning, Achievement Learning and Skills Critical Thinking
Pengembangan Modul Sejarah Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Semester Genap di SMK Negeri 1 Singaraja ., AYU GDE CHRISNA UDAYANIE; ., PROF.DR. NASWAN SUHARSONO, M.Pd.; ., DR. I MADE TEGEH, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.25 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v7i2.2008

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa modul sejarah kontekstual untuk siswa kelas X semester genap di SMK Negeri 1 Singaraja yang teruji kelayakan dan keunggulannya untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran sejarah. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development), dengan model pengembangan yang dipilih adalah model pengembangan Santyasa. Langkah-langkah pengembangannya adalah 1) analisis tujuan dan karakteristik bidang studi; 2) analisis sumber belajar; 3) analisis karakteristik pebelajar; 4) menetapkan tujuan belajar dan isi pembelajaran; 5) menetapkan strategi pengorganisasian isi pembelajaran; 6) menetapkan strategi penyampaian isi pembelajaran; 7) menetapkan strategi pengelolaan pembelajaran; dan 8) pengembangan prosedur pengukuran hasil pembelajaran. Validasi draft modul mencakup 1) uji ahli isi dan media pembelajaran; 2) uji ahli desain pembelajaran; 3) uji siswa perorangan; 4) uji siswa kelompok kecil; dan 4) uji lapangan. Hasil review dari ahli isi dan ahli media menyatakan bahwa sejarah kontekstual yang dikembangkan sudah sesuai. Hasil uji ahli desain pembelajaran dengan persentase 93,26% terletak pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji siswa perorangan sebesar 90,86% terletak pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 85,37% terletak pada kualifikasi baik. Hasil tanggapan pendidik untuk uji lapangan dengan persentase 92,85% terletak pada kualifikasi sangat baik. Hasil persentase keseluruhan peserta didik untuk uji lapangan sebesar 86,42% terletak pada kualifikasi baik. Hasil perhitungan dengan menggunakan uji-t memberikan hasil Signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai rata-rata posttest (Mean = 89,2000) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pretest (Mean=43,0667) Kata Kunci : pengembangan, model pengembangan Santyasa, modul sejarah kontekstual, hasil belajar sejarah This development research aimed to produce the development of contextual history module change model in tenth grade of second semester students at SMK Negeri 1 Singaraja in which the feasibility and advantages had been tested to improve learning achievements in learning history. The research of design used was the research and development method. The chosen of the design development was Santyasa model. The Development steps were as follows.1) analysis goals and characteristics of the study area, 2) analysis of learning resources, 3) analysis of the characteristics of learners; 4) establish learning objectives and content of learning; 5) determine the organization of learning content strategy; 6) establish a strategy delivery of learning content; 7) determine the learning management strategies, and 8) the development of learning outcomes measurement procedures. Validation module draft covered : 1) the content expert test and learning media, 2) the instructional design experts test, 3) individual student test, 4) a small group of students test, and 4) field test. The results of the expert review of content and media stated that contextual history module change model had been developed accordingly. The results of design experts the percentage of 93,26% is located in a very good qualification. The results to individual students by 90,86% is located in a very good qualification. The results to small groups of 85,37% is located in a good qualification. The results of the response of educators to the percentage of 92,85% is located in a very good qualification. The result of the overall percentage of students for field testing by 86,42% is located in a good qualification. The results of calculations using the t-test significance field of 0,001 is smaller than 0,05. The average value after learning (mean =89,2000) was higher than before the study (mean = 43,0667)keyword : development, Santyasa model, contextual history module, history learning achievement
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Self Regulated Learning untuk Mata Kuliah Videography dan Broadcasting di STMIK STIKOM Indonesia ., I NYOMAN WIDHI ADNYANA; ., PROF.DR. NASWAN SUHARSONO, M.Pd.; ., DR. I WAYAN SUKRA WARPALA, S.PD.,M.Sc
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 7, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.189 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v7i3.2241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk pembelajaran berupa multimedia interaktif berbasis self regulated learning (SRL) untuk mata kuliah Videography dan Broadcasting di STMIK STIKOM Indonesia. Penelitian pengembangan ini didasari oleh belum tersedianya bahan ajar inovatif yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum serta untuk mengembangan kemampuan self regulated learing pada mata kuliah Videography dan Broadcasting yang dapat digunakan secara mandiri di dalam maupun di luar lingkungan kampus baik secara mandiri maupun kolaboratif. Prosedur pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu: analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Subjek uji coba terdiri dari satu orang ahli isi, satu ahli media sekaligus sebagai ahli desain pembelajaran, satu dosen pengampu mata kuliah, 3 mahasiswa dalam uji perorangan, 6 mahasiswa dalam uji kelompok kecil, dan 25 mahasiswa dalam uji lapangan terbatas. Data-data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ahli isi pembelajaran memberikan tanggapan bahwa multimedia interaktif dan buku petunjuk penggunaan sudah sesuai dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran, (2) ahli desain dan media pembelajaran memberikan tanggapan bahwa multimedia interaktif dan buku petunjuk penggunaan sangat baik serta layak untuk digunakan dalam pembelajaran, (3) Uji lapangan untuk dosen pengampu memberikan tanggapan bahwa multimedia interaktif buku petunjuk penggunaan baik. (4) mahasiswa dalam uji perorangan memberikan tanggapan bahwa multimedia interaktif sangat baik, (5) mahasiswa dalam uji kelompok kecil memberikan tanggapan bahwa multimedia interaktif baik, (6) berdasarkan uji lapangan untuk mahasiswa memberikan tanggapan bahwa multimedia interaktif sangat baik. Hasil akhir produk pengembangan selanjutnya dilakukan uji keefektifan. Keefektifan produk diketahui dengan cara membandingkan nilai pretest dan posttest menggunakan analisis inferensial uji-t. Sampel penelitian sebanyak 25 orang mahasiswa yang menempuh mata kuliah Videography dan Broadcasting. Uji perbedaan (uji-t) skor pretest dan posttest menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar mahasiswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif berbasis SRL. Hal ini membuktikan bahwa, multimedia interaktif berbasis SRL efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Kata Kunci : multimedia interaktif, self regulted learning, model ADDIE. This research aimed to develop learning product of interactive multimedia based on Self-Regulated Learning (SRL) especially in the videography and broadcasting subject at STMIK STIKOM Indonesia. The Background of this research are caused by needs of innovative module refers to curriculum requirement, further to develop the ability of SRL individually and collaboratively. The procedure of development research implements ADDIE models, that consist of five steps, are: analysis, design, development, implementation and evaluation. Trial Research subject include of one content expert, media expert and design learning expert, 1 lecturer, 3 students of personal test, 6 students of small group test, and 25 student of limited field test. The data of development product quality are collected by questioners and are analyzed by descriptive qualitative. Result of this research are: (1) content expert stated that interactive multimedia and manual book have been referred to the learning, (2) design and learning media expert argued that interactive multimedia and manual book are very appropriate and recommended for the learning, (3) Field test of lecturer argued that interactive multimedia and manual book are good, (4) students in personal test argued that interactive multimedia are very appropriate, (5) students in small group argued that interactive multimedia are good enough, (6) Based on field test of students argued that interactive multimedia are very appropriate. The final result of next development product is held an efficiency testing. The efficiency of product is processed by comparing the pretest and posttest value with inferential analysis of T-test. The sample of this research include of 25 students who learned in videography and broadcasting subject. Differences Test result (T-test) of pretest and posttest are indicated to the significant differences result of student result studies before and after using interactive multimedia based on SRL. It proven that interactive multimedia based on SRL is effectively develop the student learning results. keyword : interactive multimedia, self regulted learning, ADDIE model.
Pengaruh Model Know Want Learned (KWL) Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Abang ., KADEK WIRAWAN; ., PROF.DR. NASWAN SUHARSONO, M.Pd.; ., DR. I MADE KIRNA, M.Si.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.408 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v8i1.2249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan keterampilan membaca dan keterampilan menulis secara bersama-sama diantara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, perbedaan keterampilan membaca antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan perbedaan keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung. Populasi pada panelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Abang tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari lima kelas. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Random Sampling dimana dua kelas digunakan sebagai sampel, satu kelas digunakan sebagai kelompok experimen dan satu kelas sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan Non Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes keterampilan membaca dan tes keterampilan menulis. Data yang diperoleh dianalisis dengan MANCOVA dengan keterampilan membaca awal dan keterampilan menulis awal sebagai kovariat. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama ada perbedaan yang signifikan pada keterampilan membaca dan keterampilan menulis secara bersama-sama antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, kedua ada perbedaan yang signifikan pada keterampilan membaca antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan ketiga ada perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis antara siswa yang mengikuti model Know Want Learned (KWL) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung.Kata Kunci : Model Know Want Learned (KWL), Keterampilan Membaca, Keterampilan Menulis This study aimed at describing the difference in reading and writing skills simultaneously of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model, the difference in reading skill of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model, and the difference in writing skill of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model. This is a quasi-experimental research with non-equivalent pretest-posttest control group designed. The population of the study was eighth grade students of SMP Negeri 3 Abang in the academic year of 2016/2017 consisting of five classes. The selection of the sample for this study was based on random sampling technique, two classes were selected as the sample, one class as the experimental group and the other was the control group. The data were collected by administering reading and writing test. The data were analyzed by using MANCOVA in which pre-students? reading and writing skills used as covariat. The hypothesis was tested at 5% level of significance. The results indicated that (1) there was a significant difference in reading and writing skills simultaneously of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model, (2) there was a significant difference in reading skill of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those learned who by Direct Instruction model, and (3) there was a significant difference in writing skill of the students who learned by Know Want Learned (KWL) model and those who learned by Direct Instruction model.keyword : Know Want Learned (KWL) Model, Reading Skill, Writing Skill
Pengembangan Suplemen Bahan Ajar Kontekstual Membaca Pemahaman Bermuatan Nilai-Nilai Karakter Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas IX Semester 1 Tahun Pelajaran 2016/2017 SMPN 2 Kubu ., NI KETUT UTAMI HANDAYANI; ., PROF.DR. NASWAN SUHARSONO, M.Pd.; ., DR. I MADE TEGEH, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jtpi.v8i2.2271

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan suplemen bahan ajar Bahasa Inggris membaca pemahaman yang kontekstual dan berkarakter sesuai model pembelajaran REACT yang memenuhi kelayakan bagi siswa kelas IX SMP. Metode penelitian menggunakan model pengembangan Borg and Gall (1989). Uji validasi dilaksanakan melalui uji ahli, uji perorangan, uji teman sejawat, dan uji kelompok kecil sedangkan uji efektifitas produk melalui pre-tes dan post-test. Data uji oleh ahli isi/desain dan media, perorangan, teman sejawat, dan tanggapan kelompok kecil dikumpulkan melalui angket, sedangkan hasil uji efektivitas penerapan dikumpulkan melalui test. Hasil-hasil uji dianalisis melalui statistik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data hasil uji yang dikumpulkan melalui angket dianalisis menggunakan persentase dan hasilnya dikonversikan dengan tabel kualifikasi. Sedangkan hasil uji efektivitas penerapan, pretest dan post-test dianalisis menggunakan uji-t dan hasilnya dibandingkan dengan hipotesis. Hasil penelitian terhadap pengembangan produk menunjukkan bahwa hasil uji validasi ahli pembelajaran terhadap isi sebesar 92,00% dengan kualifikasi hampir sempurna dengan perbaikan sangat ringan, hasil validasi ahli desain sebesar 92,00% dan hasil validasi ahli media sebesar 88,00% dengan kualifikasi sangat baik perlu revisi ringan, hasil validasi perorangan terhadap produk sebesar 92,22%, hasil validasi/uji teman sejawat sebesar 93,33%, hasil validasi kelompok kecil sebesar 92,20%, dan dari hasil pre-test dan post-test diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 66,75 dan 80,87. Uji efektivitas penerapan dilakukan melalui uji-t terhadap hasil pretest dan post-test. Hasil uji efektivitas menunjukkan bahwa hipotesis alternatif diterima, yaitu terdapat perbedaan signifikan antara hasil test sebelum dan sesudah penerapan bahan ajar yang dikembangkan. Dapat disimpulkan bahwa suplemen bahan ajar membaca pemahaman Bahasa Inggris kontekstual berkarakter untuk kelas IX semester 1 layak untuk dipergunakan. Kata Kunci : bahan ajar, pembelajaran kontekstual, membaca pemahaman, pendidikan berbasis karakter This research was aimed at developing contextual English reading (comprehension) supplement for the ninth graders of SMP semester 1 by the implementation of REACT model of learning in the academic year 2016/2017. Product validation included experts validation, individual validation from the students, teachers validation, and classical validation, while the effectiveness of the product was done through the analysis of the pre-test and post-test. Data of evaluation were collected through questionaires distribution, and tests. The result of evaluation was analyzed through descriptive qualitative and quantitative technique. The data from questioners were analyzed in percentage, meanwhile, the data of the pre-test and post-test was analyzed using t-test. The t-test result was compared to the hypothesis. The result of validation form showed that the supplement was in a proper quality. The expert validation about the content and instructional design reached to 92% and media validation reached to 88%. They are categorized into nearly perfect and very good. In a line with this, the result of the t-test showed that there were a significant difference between pre-test and post-test result. The average score for the pre-test was 66,75 while the average score for the post-test was 80,87. It means the alternative hypothesis was accepted. Overall, the supplement product met the proper qualification to be used in the real practical classroom activity. keyword : learning material, contextual learning, reading comprehension, character-based education
PENGEMBANGAN BUKU TEKS BAHASA INGGRIS KONTEKSTUAL SEBAGAI USAHA MENCIPTAKAN SITUASI BELAJAR AKTIF BAGI SISWA KELAS VII SMP ., I NENGAH SANTOSA; ., Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd; ., Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.04 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v4i1.1085

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa buku teks bahasa Inggris kontekstual untuk peserta didik kelas VII SMP sebagai upaya menciptakan situasi belajar aktif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (research and development), dari Borg dan Gall (1989). Langkah-langkah pengembangannya terdiri dari; 1) research and information collection, 2) planning, 3) develop preliminary product, 4) preliminary field testing, 5) main product revision, 6) main field testing, 7) operational product revision, 8) operational field testing, 9) final product revision, 10) desemination and implementation. Strategi pembelajaran yang digunakan dalam buku teks yang dikembangkan adalah strategi pembelajaran kontekstual yang bersumber dari teori belajar kognitif dari Piaget yang awalnya dikembangkan oleh Cord (2010) dengan menggabungkan 5 strategi belajar yang membentuk akronim REACT (relating, experiencing, applying, cooperating, transferring) Dalam penelitian ini kelima strategi tersebut dikembangkan menjadi 7 strategi dan membentuk akronim REACTOR;.O untuk organizing dan R untuk re-inforcing Hasil review dari ahli isi dan desain pembelajaran menyatakan bahwa buku teks bahasa inggris kontekstual yang dikembangkan telah memiliki kriteria yang baik. Hasil review ahli media pembelajaran menyatakan bahwa buku teks yang dikembangkan sudah sesuai dengan sasaran pembelajaran. Hasil tanggapan peserta didik untuk uji siswa kelompok kecil dan uji coba kelas memperlihatkan bahwa produk yang dikembangkan telah memiliki kualifikasi yang baik dan layak digunakan. . Hasil analisa uji-t atas pencapaian siswa pada pre-tes dan post-tes sebelum dan sesudah penerapan produk yang dikembangkan membuktikan bahwa ada peningkatan nilai yang signifikan dengan selisih 3,0 (57,6%) dari rata-rata nilai pre-tes sebesar 5,2 dengan rata-rata nilai post-tes sebesar 8,2. Hasil observasi kelas terhadap penggunaan produk yang dikembangkan menunjukkan situasi belajar aktif, kreatif, dan menyenangkan, KBM berpusat pada siswa, siswa terlibat dalam proses pembelajaran, mencoba, menemukan sendiri, praktik-praktik ketrampilan berbahasa, serta mempresentasikan hasil kerjanya, sendiri, berpasangan atau berkelompok. Dari hasil beberapa uji coba dan observasi kelas terhadap penggunaan produk yang dikembangkan maka dapat disimpulkan bahwa produk buku teks yang dikembangkan dapat menciptakan situasi belajar aktif dan meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci : buku teks kontekstual, bahasa inggris, belajar aktif This development research aimed at developing contextual English text book for the seventh grade students in SMP as an effort to create an active learning situation. The research method used was research and development by Borg dan Gall (1989). The steps of it consisted of, 1) research and information collection; 2) planning; 3) develop preliminary product; 4) preliminary field testing; 5) main product revision; 6) main field testing; 7) operational product revision; 8) operational field testing 9) final product revision; 10) desemination and implementation. The strategies used in the textbook develoved based on the theory of coghnitive learning from Piaget which at first develoved by Cord by combining 5 learning strategies which formed the acronym REACT (relating, experiencing, applying, cooperating, transferring). In this research those five strategies developed into 7 and formed the acronym REACTOR. O for organizing and R for re-inforcing The judgment of content and design expert showed that the development of contextual English text book had got a good criterion. The judgment of learning media expert showed that the development of contextual English text book had been in line with the learning objectives.. The result of small group and class implementation showed that the development of the contextual English text book had got good qualification and practically used. The analysed t-test of students? achievement on pre-test and post-test before and after treated with the contextual English text book developed proofed that there was a significant progress on students`score with the difference 3,0 (57,6%) from the mean of pre-test score as much as 5,2 with the mean of post-test score as much as 8,2. The result of class observation on the implementation of product developed showed that the learning situation was active, creative and attractive. Learning activities centered on students, students involved in learning process: to try, to find out, to practice the language skill and to present their works individually, inpairs or in group. Based on the result of testings and the observation of the product application, it could be concluded that the product developed could create an active learning situation and could increase the students`learning achievement. keyword : contextual text book, English, active learning
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS INKUIRI UNTUK PEMBELAJARAN KOMPUTER GRAFIS BAGI SISWA DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DI SMK Indrawan, I Made; Suharsono, Naswan; Tegeh, I Made
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.829 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.793

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses rancang bangun multimedia interaktif berbasis inkuiri untuk pembelajaran komputer grafis, tanggapan para ahli, guru mata pelajaran, respons siswa terhadap pengembangan, dan menganalisis efektifitas produk pengembangan. Keefektivan produk diukur dengan melihat perbedaan antara skor-skor pretest dan posttest yang dicapai peserta didik. Penelitian ini menggunakan disain pengembangan, dengan mengadaptasi  model Dick and Carey dan melibatkan para siswa kelas X Desain Komunikasi Visual SMK Negeri 1 Sukawati sebagai sampel pengujian prototipa produk pengembangan. Data uji ahli media, isi, desain, dan pengguna (guru) dikumpulkan dengan menggunakan angket, sedangkan uji coba kepada siswa secara diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas perangkat pembelajaran ditinjau dari aspek isi dan media barada di kategori baik, sedangkan aspek desain pembelajaran berkategori sangat baik. Ditinjau dari aspek respons guru pengguna dan siswa secara perorangan maupun kelompok, produk hasil pengembangan berkategori baik, dengan persentase 76% pada uji kelompok kecil dan 80% pada uji kelompok besar di lapangan. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai rata-rata hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan perangkat pembelajaran hasil pengembangan ini.   Kata kunci: multimedia interaktif, pembelajaran inkuiri, komputer grafis, hasil belajar   Abstract The aim of  this study is to describe the produk development process, the expert respons, subject teachers, and the students to the development of inquiry-based interactive multimedia for graphic computer learning, and to analyze effectiveness of research product. The effectiveness of product development, is measured by looking at the difference between the scores of pretest and posttest achieved by the students. This research is designed by research and development procedures based on the Dick and Carey model. The study involved grade X student of Visual Communication Design at vocational school. Data from the experts of content, design, user, individual testing, small group testing and field tests were obtained by using observation and testing. The data obtained was analyzed by descriptive analysis and t-test. Based on the results of the study show that the validity of teaching materials in terms of aspects of content and learning media is  good, and the learning design aspect is very good. Aspects of the teacher as user and group responses at the good grade , with 76% at the small group and 80% at the field group test. Result of the t-test analyses showed that there are signiticant difference in the mean value of the students achievement before and after using product development of the research. Keywords: interactive multimedia, inquiry learning, graphics computer, achievement
IMPLEMENTASI METODE PICTURE AND PICTURE UTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENULIS CERITA BAGI SISWA KELAS VI SLB NEGERI KLUNGKUNG ., SUBARONO PRI HARTOYO; ., Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.616 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita bagi siswa kelas VI SLB B Negeri Klungkung pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini diadakan karena berdasarkan obsevasi awal ditemukan bahwa siswa memiliki kemampuan yang sangat kurang dalam menulis cerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Methode penelitian yang dipergunakan dalam pelaksanaan ini adalah penelitian tindakan kelas dan terdiri dari dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Dalam setiap siklus tersebut terdiri atas empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan tahap refleksi. Subyek dari penelitian adalah siswa kelas VI SLB B Negeri Klungkung yang berjumlah 6 orang anak terdiri 2 orang anak laki-laki dan 4 orang anak perempuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan test obyektif, pekerjaan rumah, lembar observasi, juga wawancara. Pengolahan data dianalisis secara diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode picture and picture dalam menulis cerita pada pelajaran Bahasa Indonesia. Peningkatan nilai siswa dari siklus I dan siklus II mampu menunjukkan hasil seperti yang diharapkan dari pelaksanaan penelitian ini. Berdasarkan hasil wawancara antara guru peneliti dengan guru teman sejawat menunjukkan bahwa siswa sangat menyukai proses pembelajaran Bahasa Indonesia ditunjang dengan media gambar. Data yang dapat dikumpulkan selama pelaksanaan pretest pada siklus I menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 6.93 dengan ketuntasan klasikal sebesar 50.00. Hasil posttest yang dilakukan pada akhir siklus I sebesar 7.28 dengan ketuntasan klasikal sebesr 66.66 Pelaksanaan dari preetest siklus ke II menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 7.58 dan ketuntasan klasikal sebesar 100 Hasil posttest yang dilaksanakan pada akhir siklus ke II menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 7.66 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100.Kata Kunci : meningkatkan, kemampuan, menulis, cerita rekaan. This study aims to improve the ability to write story for the students of class VI SLB B State Klungkung on Indonesian Language. The research was conducted as based on initial observation found that the students have a very poor ability to write fiction in Indonesian Language Research method used in this implementation is a class act and research consisted of two cycles of the cycle I and cycle II. In every cycle consists of four stages: planning, implementation, observation and reflection phase. The subjects of the study were students of class VI SLB B Klungkung District totaling 6 children comprising 2 people boys and 4 girls. Data was collected using an objective test, homework, observation sheet, also interviews. Processing data were analyzed descriptively. The results showed that the implementation of the method in picture and picture writing story in Indonesian Language. The increase in student scores from the first cycle and the second cycle was able to show the results as expected from the implementation of this study. Based on the interviews between teachers and researchers with teacher colleagues showed that students liked learning sanagt Indonesian supported by media images. The data can be collected during the pretest on the first cycle shows the average value of 6.93 students with classical completeness of 50.00. Posttest results conducted at the end of the first cycle of 7.28 to 6.66 classical completeness. Implementation of preetest cycle II shows the average value of 7.58 and the student classical completeness of 100. Posttest results conducted at the end of the second cycle shows the average student of the classical completeness 7.66 at 100.keyword : boost, skills, writing fiction
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PADA SISWA KELAS X MULTIMEDIA 3 SMK NEGERI 1 SUKASADA ., I GUSTI AYU SUDEWI; ., Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd; ., Drs. I Made Kirna,M.Si
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.012 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.1038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan siswa dan meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya melalui penerapan model pembelajaran berbasis projek pada mata pelajaran IPS di kelas X MM3 SMK Negeri 1 Sukasada. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini dilakukan dengan metode PTK dalam dua kali siklus tindakan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MM3 SMK Negeri 1 Sukasada yang berjumlah 19 orang, sedangkan fokus penelitiannya adalah pada penerapan model pembelajaran berbasis projek, tanggapan siswa, berpikir kritis, kendala pelaksanaan, dan upaya pemecahannya. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara mendalam, diskusi kelompok fokus, pencatatan dokumen, pemberian kuesioner, dan tes kemampuan berpikir kritis. Data dianalisis baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran IPS di kelas X MM3 SMK Negeri 1 Sukasada menggunakan model pembelajaran berbasis projek dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Demikian pula tanggapan siswa terhadap pembelajaran adalah positif. Kata Kunci : Pembelajaran berbasis projek, tanggapan siswa, berpikir kritis. The study was conducted to find out the students? responses and the improvement of their critical thinking skills by implementing project-based instructional model in the subject of social science at class X MM3 SMK Negeri 1 Sukasada. To achieve the goal the study was made in a form of classroom action research in two different cycles. The subjects involved in this study were a total number of 19 students at class X MM3 SMK Negeri 1 Sukasada, while the focus of the study were the implementation of project-based instructional model, students? responses, critical thinking, problems of implementation, and attempts to get solutions. The data were collected by using observation, deep interview, focus group discussion, document recording, questionnaires, and test of critical thinking skill. The data were analysed both quantitative and qualitatively. The results indicated that the instructional activities of the social studies subject conducted in the classroom at class X MM3 SMK Negeri 1 Sukasada was based on project-based instructional model could improve the students? critical thinking skills. As well their responses towards the model of instruction was found positive.keyword : project-based instruction, the students? responses, critical thinking skills.
Co-Authors ., ANAK AGUNG AYU SRI MARTINI ., AYU GDE CHRISNA UDAYANIE ., DEWA AYU MADE MAHAYUNI ., DR. I MADE KIRNA, M.Si. ., I NYOMAN SUARSANA ., KADEK WIRAWAN ., KD ARYA UTAMA JAYA ., NI KETUT UTAMI HANDAYANI ., Ni Luh Diani ., NI NYOMAN SUKARMINI ., Rekha Ad&#039 ., SYAMSUHARI ., Tri Rahayu A. A. Gde. Ekayana Afria, Julia Agus Hermawan Agus Hermawan Agus Hermawan Agus Hermawan Ana Badriah . Ana Badriah ., Ana Badriah Andryan, Dwi Anjuman Zukhri ANNISA RAHMAWATI Apriani, Ni Luh Arlindo Do Ceu Fatima Lindo Aruna, Alby Bilqis Nabila Buyung Adi Dharma Damis Veri Budianto Dede Rusmana Desy Ayu Nurmala . Dewi Zahro Pertiwi Dewi, Ni Kadek Duri Listya Dewi, Titis Shinta Djatmika W.W, Ery Try Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd . Drs. I Ketut Dunia, M.Erg. . Drs. I Made Kirna,M.Si . Drs. I Made Nuridja, M.Pd. . Dyah Setyawati Eva Puspa Asri . Eva Puspa Asri ., Eva Puspa Asri Fadia Zen Faizin, Moh. Fajar Azmi Kurniawan, Fajar Azmi Fitri, Hidayatul Hakkiatul Lutpi . Handri Dian Wahyudi Hari Wahyono Haris, Iyus Akhmad Helmi Abidin Heri Pratikto Hesti, Mirna Shofa I GUSTI AYU SUDEWI . I KADEK MULIASTAWAN . I Kadek Rai Suwena I Kadek Yogi Setiawan . I Kadek Yogi Setiawan ., I Kadek Yogi Setiawan I Ketut Yadnyana I Komang Sudarma I Made Candiasa I Made Indrawan I Made Suryana I Made Tegeh I Made Yudi Premana I NENGAH SANTOSA . I Nyoman Bagus Pramartha I Nyoman Suarsana I Nyoman Sujana I Nyoman Widhi Adnyana I Wayan Ardika I Wayan Edi Gunawan . I WAYAN MUDAYANTA . I Wayan Sukra Warpala I Wayan Suwendra Imam Buchori Imania, Ekklesia Isnaini, Arif Iva Khoiril Mala Iva Khoril Mala Iyus Akhmad Haris Josafat Gracia Ginting Julia Afria Kadek Agus Suarmawan . Kadek Agus Suarmawan ., Kadek Agus Suarmawan Kadek Yudi Saputra . Kadek Yudi Saputra ., Kadek Yudi Saputra Kd. Derina Sariyanti . Ketut Agustini KETUT WIDISILA . Khusnia, Rif’atul KURNIAWAN, RIVALDO Laksono Trisnantoro Lohana Juariyah Luh Retiantari Dewi . Lulup Endah Tripalupi M Luthfi Alif Utama M. Rudi Irwansyah M.Erg. Drs. I Ketut Dunia . M.Pd. Drs. I Made Nuridja . Made Ary Meitriana, S.Pd. . MADE GIRI PAWANA . Marcelliantika, Adinda Martha, Jefry Aulia Meitriana, Made Ary Mita Suprayatni . Mohammad Hari Mohammad Hari Mohammad Hari, Mohammad Murwani , F. Danardana NEVIATY PUTRI ZAMANI Ni Kadek Duri Listya Dewi Ni Luh Ayu Sugiantini . Ni Luh Diani . Ni Luh Eka Suryani . Ni Luh Eka Suryani ., Ni Luh Eka Suryani Ni Made Nanik Sugianti . Ni Nyoman Parwati Ni Putu Eka Sri Widiawahyuni . Ni Putu Eka Sri Widiawahyuni ., Ni Putu Eka Sri Widiawahyuni NI WAYAN SUTARMI . Ningrum, Linda Agustin Nur Qibtiyah Nyoman Dantes Nyoman Trisna Herawati Pratiwi, Titania Putri Puji Handayati Purnomo, Irfan Agung Putu Chori Suryadewi . Putu Eka Darma Jayanti . PUTU LISA KUMALA DEWI . Putu Megayanti Putu Megayanti, Putu Qibtiyah, Nur Rachmad Hidayat Rachmad Hidayat Rachmad Hidayat Rahajeng Cahyaning Putri Cipto Rahmat Hidayat Rayie Tariaranie Wiraguna Rekha Ad'Ha Norvie . Riska Yuliana Riska Yuliana, Riska Rokhman, Afif Nur Rudi, Jupensius Rudi Ruswita Dewi, Ida Ayu Putu Salsabila, Annisa Ayu Sigit Permansah Siti Mariana Ulfa Siti Rochani, Siti Sopiah, Sopiah SUBARONO PRI HARTOYO . Sudarmiatin Sudiarta, I Made Sudiarta, I Made Sufi, Lintang Sunariyadi Sunariyadi Surya, Eka Putri Sutresni, Ni Luh Suwendra, Wayan Titis Shinta Dhewi, Titis Tri Rahayu . Tri Sugiarti Ramadhan Tsabita Khwarazmita W, Rayie Tarianie Wayan Mudana Wayan Suwendra Winatha, Komang Redy Yandi, Andri Yohanes, I Nyoman