p-Index From 2021 - 2026
19.502
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan JURNAL MAGISTER HUKUM UDAYANA Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Media Komunikasi FPIPS Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Pandecta Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Akuntansi Multiparadigma Jurnal Komunikasi Hukum Journal of Indonesian Legal Studies AKRUAL: Jurnal Akuntansi Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA International Journal of Social Science and Business Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial KERTHA WICAKSANA Veteran Law Review Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ganesha Law Review Jurnal Suara Hukum Target : Jurnal Manajemen Bisnis Lampung Journal of International Law (LaJIL) Jurnal Ilmiah Raad Kertha Al-Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syari'ah Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Komunitas Yustisia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Media Informatika Jurnal Pacta Sunt Servanda Journal Equity of Law and Governance Jurnal Locus Delicti Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Ganesha FHIS (P2MMGFHIS) Jurnal Manajemen Perhotelan Journal of Law, Poliitic and Humanities Journal of Artificial Intelligence and Digital Business International Journal of Organizational Behavior and Policy Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Ekuitas Jurnal Pnedidikan Ekonomi Jurnal SUTASOMA PESHUM JIS Siwirabuda (Jurnal Ilmiah Sains Sosial, Kewirausahaan dan Kebudayaan) Perspektif Administrasi Publik dan hukum
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kelompok Nelayan melalui Program Transformasi Berkala dengan Pendekatan Edukasi Justice for Ecology Untuk Peningkatan Kualitas Hidup dan Ekonomi Adnyani, Ni Ketut Sari; Wirawan, I Made Agus; Wiratini, Ni Made; Putra, I Made Dwi Cahya Prayogi; Pratiwi, Ni Kadek Mira
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v14i1.85904

Abstract

Permasalahan utama mitra meliputi ketergantungan hasil tangkapan ikan terhadap musim dan belum optimalnya pengelolaan garam lokal menjadi produk konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kapasitas produksi dan manajemen sumber daya pesisir melalui pendekatan edukatif dan aplikatif berbasis teknologi, serta menumbuhkan kesadaran ekologis nelayan dalam mendukung praktik berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan desain Participatory Rural Appraisal (PRA). Subjek dalam penelitian ini adalah 25 anggota kelompok nelayan aktif, termasuk pengolah hasil tangkapan dan pengelola tambak garam. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, FGD, dan kuesioner. Instrumen kuesioner dikembangkan berdasarkan indikator keterampilan produksi, pencatatan usaha, pemasaran, dan pemahaman ekologi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitasi rumpon dan transfer teknologi filtrasi mampu menciptakan sumber produksi alternatif; pelatihan pembukuan digital melalui aplikasi XAMPP meningkatkan ketertelusuran usaha; strategi pemasaran berbasis teknologi memperluas jangkauan pasar dari 3 menjadi 7 lokasi; serta edukasi justice for ecology berhasil membentuk perubahan mindset mitra terhadap pentingnya konservasi laut. Disimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif berbasis PRA efektif dalam memberdayakan mitra nelayan baik dalam aspek produksi, manajemen usaha, maupun pelestarian ekosistem. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang dirancang berbasis kebutuhan lokal.
PERANAN IBU RUMAH TANGGA DALAM PERLINDUNGAN KONSUMEN Sari Adnyani, Ni Ketut
Jurnal Komunikasi Hukum Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Komunikasi Hukum
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jkh.v1i1.5008

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui keamanan jasa layanan produsen terhadap konsumen secara transfaran; standar produk yang dipasarkan dapat dikonsumsi publik secara aman dan nyaman dari segi kebersihan dan standarisasi kesehatan. Pemahaman positif lainnya yang diperoleh, kegiatan penyeleksian produk, diantaranya meliputi: dapat memberikan bekal wawasan tentang pentingnya penjaminan dan perlindungan konsumen dalam kegiatan distribusi produk produksi di tingkat pedesaan khususnya terhadap para Ibu rumah tangga di desa Tianyar, diantaranya yaitu: (1) Mengidentifikasi jenis kasus penipuan produsen barang dan jasa terhadap konsumen di Desa Tianyar Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem;  (2) Memberikan gambaran mengenai tingkat perilaku konsumen di Desa Tianyar Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem  sebelum disasar sosialisasi UU perlindungan konsumen; (3) Mengetahui pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi terhadap kecurangan perilaku produsen di Desa Tianyar. Penelitian ini adalah bersifat yuridis normatif dengan kajian tindak lanjut sosialisasi UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Subjek penelitian ini adalah informan yang dinilai berkompeten dengan penelitian. Bahan Hukum Primer yaitu terkait dengan informasi yang dibutuhkan dari responden, yaitu dengan Staf Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem Bagian Hukum, Aparatur Pemerintah Desa Tianyar, Perwakilan Staf Bidang Kesehatan Masyarakat dari Puskesmas Kubu II, Ibu Rumah Tangga (perwakilan dari peserta sosialisasi UU Perlindungan Konsumen), Warga Masyarakat Desa Tianyar selaku pengguna jasa pelayanan produk konsumsi keluarga. Bahan hukum sekundernya adalah melakukan inventarisasi bahan hukum yang ada relevansinya dengan perlindungan konsumen. Hasil penelitian ini berpengaruh terhadap meningkatnya pemahaman Ibu rumah tangga di Desa Tianyar tentang UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999 yang menjadi dasar dalam melakukan antisipasi terhadap praktek kecurangan produsen, termasuk dalam peredaran produk yang tidak memenuhi standarisasi kelayakan produksi. Ibu rumah tangga menjadi memperoleh pemahaman untuk mengetahui jenis peredaran produk palsu atau oplosan yang dahulunya banyak dikonsumsi  oleh masyarakat Desa Tianyar Kecamatan Kubu.   Kata Kunci : Ibu Rumah Tangga,  Kebutuhan, Kelayakan, Keluarga, Perlindungan Konsumen, Produk, Seleksi.
HUKUMAN MATI DAN HAK ASASI MANUSIA: DILEMA DALAM SISTEM HUKUM PIDANA INDONESIA Rachmawati, Ayu Dewi; Dantes, Komang Febrinayanti; Adnyani, Ni Ketut Sari
Jurnal Pacta Sunt Servanda Vol 6 No 2 (2025): September, Jurnal Pacta Sunt Servanda
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara hukum, Indonesia tentunya memiliki sistem pemidanaan untuk sebagai bentuk penyelesaian hukum. Pemidanaan diartikan sebagai proses penghukuman. Sehingga mengenal sistem pemidanaa. Bentuk pemidanaan merupakan aturan perundang-undangan yang terkait dengan hukuman pidana dan pemidanaan. Dalam pemidanaan dikenal bentuk-bentuk pidana, seperti pidana penjara, pidana mati, dan pidana denda. Pidana mati menjadi salah satu hukuman bagi tindak kejahatan atau tindakan kriminal di Indonesia. Pidana mati menjadi salah satu bentuk hukum positif yang menjadi salah satu pidana pokok. Beberapa tindak kejahatan yang dapat dikenakan hukuman mati adalah tindak pidana kelas berat seperti narkotika, terorisme, korupsi, pemerkosaan, pembunuhan hingga tindakan yang mengancam keamanan negara. Namun pada kenyataanya pidana mati ternyata melanggar penerapan hak asasi manusia karena merenggut hak untuk hidup. Sesungguhnya, hak untuk hidup sebagai hak dasar tidak dapat dihapuskan maupun direnggut atas dasar dan alasan apapun, dan seberat apapun kesalahan yang telah dilakukan oleh individu, baik oleh individu lain bahkan negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif yuridis dengan menggunakan pendekatan deskriptif
Collaborative Governance in Eradication of Drug Abuse and Distribution in Buleleng Regency Based on Tri Hita Karana Ni Ketut Sari Adnyani; I Gusti Ayu Apsari Hadi; Komang Febrinayanti Dantes
Jurnal SUTASOMA (Science Teknologi Sosial Humaniora) Vol 3 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Tabanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58878/sutasoma.v3i1.347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat partisipasi pemerintah dan masyarakat dalam menanggapi praktik penyalahgunaan narkoba. Pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan perdagangan gelap (P4GN) di wilayah Singaraja di bawah kewenangan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Buleleng. . Survei BNN 2024, bahwa perdagangan narkoba di Provinsi Bali selama tiga tahun, 2022 terjadi ±200 kasus; Tahun 2021 ada ±214 kasus dan 2023 ada ±142 kasus dan berdasarkan data Satuan Narkotika Polres Buleleng pada tahun 2024, di Kabupaten Buleleng jumlah total kasus narkoba adalah ±289 kasus pada kategori pengedar dan pengguna, namun dilihat dari jumlah kasus yang terjadi, masih relatif tinggi dari penanganan perdagangan narkoba. Diperlukan survei kondisi peredaran narkoba yang akurat untuk mendapatkan penanganan pelaporan yang tepat dengan internalisasi nilai-nilai kearifan lokal Tri Hita Karana. Jenis penelitian yuridis empiris yang bersifat penelitian deskriptif. Informan ditentukan secara purposive, didukung dengan pelaksanaan Focus Group Discussion, Desa Adat Sangsit dan Desa Adat Bubunan dan Desa Adat Kalibukbuk menjadi contoh kawasan RNT di Kabupaten Buleleng dengan analisis SWOT. Pelaporan pengelolaan dan pengendalian data peredaran narkotika online kemudian diintegrasikan menggunakan sistem ahli diagnostik untuk merekomendasikan P4GN. Hasil analisis tersebut dapat memudahkan BNN Kabupaten Buleleng dalam merencanakan, mengecek dan memprogram kondisi peredaran narkotika secara berkala dan berkesinambungan.
Pemberdayaan Mitra Segara Baruna Tianyar dalam Pengelolaan Garam Laut untuk Peningkatan Usaha dan Kesejahteraan Adnyani, Ni Ketut Sari; Wiratini, Ni Made; Wirawan, I Made Agus; Putra, I Made Dwi Cahya Prayogi; Pratiwi , Ni Kadek Mira
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan mitra Kelompok Petani Garam Segara Baruna Tianyar adalah mampu memproduksi garam krosok, namun belum mampu di pasarkan secara luas mengingat kandungan yodiumnya belum diketahui dan belum ada program pengabdian yang memfasilitasi mitra dalam hal transfer iptek pelatihan dan pendampingan produksi garam. Permasalahan di bidang produksi: kapasitas produksi garam krosok melimpah namun karena kandungan yodium belum diketahuin jadi belum bisa diproduksi secara massal; di bidang manajemen: pengelolaan usaha masih sifatnya pola manajemen kelompok yang belum jelas distribusi tugas dan pembukuan usaha masih diinput manual berpengaruh terhadap ketidakterukuran omset mitra. Metode pemecahan: sosiologi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi keberlanjutan program. Hasil-hasil temuan: bahwa Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) Desa Tianyar meningkatkan penyadaran dengan memotivasi dan bersosialisasi dengan petani untuk secara kolektif menyadari kemampuan dan potensi yang ada untuk memperbaiki taraf hidup, misalnya di bidang produksi, membantu mitra dalam tahapan inovasi produksi proses iodisasi garam untuk pengecekan kadar yodium di laboratorium oleh tim dari pendidikan Kimia, selanjutnya hasil dipraktikkan ke mitra. Bidang manajemen: pengelolaan manajemen usaha: pembentukan merek dagang, dan pengelolaan legalitas produk, meliputi sertifikasi BPOM, dan kepatuhan SNI. Di bidang pemasaran: pelatihan dan pendampingan ditigitalisasi marketing melalui media IG dan Facebook. Pemberdayaan petani garam Segara Baruna Tianyar dalam menigkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan berbagai program pelatihan, bimbingan berwirausaha, kelengkapan sapras. Upaya mitra dilakukan untuk mendorong adanya peningkatan ekonomi masyarakat dengan meningkatkan sumberdaya manusia, memperkuat permodalan, meningkatkan manajemen usaha dan memperluas pemasaran.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGINGKARAN PERJANJIAN KERJASAMA (STUDI KASUS PADA WORLD TRAVEL MARKETING CO., LTD. KOREA KEPADA PT. CAMPUHAN AGUNG) I Made Dwitya Surya Nugraha; Komang Febrinayanti Dantes; Ni Ketut Sari Adnyani
Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis Vol 3 No 3 (2023): Juli, Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jih.v3i3.2592

Abstract

Cooperation agreement in dealing with Korean tourists in Bali made between World Travel Marketing, Co., Ltd. Korea with PT. Campuhan Agung as the basis of the legal relationship about the agreement that have been agreed, which give rise to rights and obligations for the parties. This study aims to review and analyze about: 1). defaults committed by foreign companies domiciled abroad against domestic companies, 2). legal force of the letter of cooperation agreement that has been noted (waarmerking) and recorded by a Notary, 3). legal consequences for the existence of default, 4). solution method of defaults. Furthermore, all information obtained from the source persons are studied and analyzed qualitatively. The research results show that there are elements that caused to be default, such as: an element of intentionality and / or element of negligence committed by Mr. Lee Kun Rok as Chairman of World Travel Marketing, Co., Ltd. Korea to be able getting much profits unilaterally and he did not want to pay agent fees to PT. Campuhan Agung in accordance with the content of the agreement letter that has been agreed. Agent fee is a right that must be accepted by PT. Campuhan Agung as compensation for providing to be able running tourism business protection to World Travel Marketing, Co., Ltd. Korea in Bali.
ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA BAGI DIRI SENDIRI OLEH ANAK (Studi Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2019/PN Sgr) I Gst. Agung Komang Yoga Tri Pandita; Made Sugi Hartono; Ni Ketut Sari Adnyani
Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis Vol 3 No 2 (2023): April, Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jih.v3i2.2597

Abstract

This study aims to analyze the judge considerations in decision Number 1/Pid.Sus-Anak/2019/PN Sgr and the importance of diversion in handling a child case, using normative juridical research methods. As for the results of the research, first is the application of criminal law in Decision Number 1/Pid.Sus-Anak/2019/PN.Sgr is basically correct, where both the form of the indictment and the articles used against the child's actions have fulfilled the elements in the provisions of the article in question. set. However, this decision shows that judges tend to be negligent in interpreting the provisions of Article in Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System, so that judges are indicated to have ignored the provisions regarding the diversion policy, even though based on the results of the analysis it is known that, child has met the requirements to seek diversion. The result of the second research is that Diversion has an important meaning, especially in handling cases of narcotics abuse by children, such as the case in Decision Number 1/Pid.Sus-Anak/2019/PN.Sgr. Whereas by maximizing diversion efforts can prevent children from formal criminal justice which often creates bad experiences in the form of negative stigma from society, as well as minimizing recidivism because the punishment carried out is in line with the purpose of the punishment itself which not only protects the community but also repairs the perpetrators, so that this diversion is felt to provide the value of justice, legal certainty and expediency.
PELAKSANAAN PERKAWINAN SEDARAH PEMISANAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO. 16 TAHUN 2019 TENTANG PERKAWINAN DAN HUKUM ADAT BALI (Studi Kasus Di Desa Adat Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng) Komang Ary Putra Dharmawan; Ketut Sudiatmaka; Ni Ketut Sari Adnyani
Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis Vol 3 No 2 (2023): April, Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jih.v3i2.2598

Abstract

This study aims to (1) To find out and analyze regarding the mechanism and process of implementing inbreeding marriage in Kerobokan Traditional Village, Sawan District, Buleleng Regency (2) To find out and analyze related to community responses and the consequences caused by Kerobokan Traditional Village, District Sawan, Buleleng Regency (3) To assess and analyze the Kerobokan Traditional Village, Sawan District, Buleleng Regency in responding to inbreeding marriages that have not been regulated in awig-awig. The type of research used in this research is empirical legal research. The research location was carried out in the Kerobokan Traditional Village, Sawan District, Buleleng Regency. Data collection techniques using document study techniques, observation and interviews. Qualitative data processing and analysis techniques. The results of the study showed that (1) Some communities in the Kerobokan Traditional Village still carry out inbreeding marriages. (2) Legal Consequences of Inbreed Marriage According to the law in Kerobokan Village. Couples who have been married and have bound themselves will receive consequences between the two parties (husband and wife) which will then give rise to rights and obligations in accordance with applicable law. (3) Efforts for the village community to carry out incest marriages / nganten pemisanan are planned regarding these efforts by socializing the prohibition of marriages and the impacts caused by carrying out incest marriages / nganten pemisanan. In this plan, kelian adat is not alone in preventing this, will be assisted also Seka Truna Truni (STT) and Doctors.
ANALISIS YURIDIS TERHADAP DISPARITAS PUTUSAN HAKIM YANG PELAKUNYA MENGALAMI SKIZOFRENIA (Studi Putusаn Nomor: 94-K/PM.II09/АD/V/2016 dan Putusаn Nomor: 109-K/PM.III 12/АL/VI/2017) I Komang Sanju Bayu Mustika; Made Sugi Hartono; Ni Ketut Sari Adnyani
Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis Vol 3 No 3 (2023): Juli, Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jih.v3i3.2604

Abstract

This study aims to analyze and examine the disparity in the decisions of judges whose perpetrators have schizophrenia. In order to answer the formulation of the problem in this study, the normative legal research method was used, namely research conducted by examining two similar judge's decisions. In this study, it examines the disparities of two similar judges' decisions whose perpetrators have schizophrenia. Through this research method, the results are obtained that criminal responsibility for people with mental disorders is regulated in article 44 of the Criminal Code. However, even though it has been regulated in Article 44 of the Criminal Code, judges in deciding cases have the authority regulated in law to decide cases according to their wishes. Indirectly this authority can lead to different interpretations between judges in deciding a case so that disparities arise in decisions of the same kind. As an example in Decision Number: 94-K/PM.II09/AD/V/2016 and Decision Number: 109-K/PM.III-12/AL/VI/2017. The two decisions have several similarities, namely, the two perpetrators are both active members of the TNI and suffer from schizophrenia. However, there was a disparity in the judge's decision in the two cases, namely in the first decision the judge imposed a prison sentence on the defendant, while in the second decision the judge decided to acquit the defendant from all charges. Therefore, in deciding a case, the judge must be observant in assessing the psychological condition of a defendant in which the judge must be assisted by an expert in handling cases as described above so that this can provide legal certainty from Article 44 of the Criminal Code itself.
TINJAUAN YURIDIS PERKAWINAN BEDA AGAMA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 DAN HUKUM ADAT BALI Kadek Widiantika; Ni Ketut Sari Adnyani; Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis Vol 3 No 3 (2023): Juli, Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jih.v3i3.2610

Abstract

This study aims to determine the legality of interfaith marriage in Indonesia and its impact in terms of Law No. 16 of 2019 and Balinese Customary Law. The type of research used is normative legal research, namely research based on statutory regulations. In this study, a statutory approach was used by examining statutory regulations related to research and a conceptual approach taking into account the views or doctrines that developed in the science of law, and a case approach based on concrete cases. . The technique for collecting legal materials in this study is using library research techniques or documentary techniques, which are collected from archive studies or literature studies such as books, papers, articles, journals, newspapers or works of experts on law. The results of this study are that there is a conflict of laws and regulations between Law No. 16 of 2019 concerning Marriage and Law No. 24 of 2013 concerning Population Administration. Then interfaith marriages have an impact on the marriage itself, have an impact on the status of children and on future inheritance.
Co-Authors ., Ida Ayu Putu Sri Utari ., Ni Putu Krisna Priandari abram purba Agus Sujana, Komang Anak Agung Istri Ari Atu Dewi Anam, Miftahul Anastasia, Ester Gloria Anis Lailatul Fajriah Ardhya, Si Ngurah Ardya, Si Ngurah Ariawan, Detha Djoni Asrini, Ni Kadek Putus Ave Christina Hananda Ayu Agustini, Ni Komang Ayu Eka, Dewa Ayu Nadya Gayatri Ayu Nadya Gayatri Beatrix Hutasoit Berliana Mawarni, Komang Febri Bhalqis N Firmansyah Cucumandalin, I Ketut Samuel Dani Ilham Dani Ilham Dantes, Komang Putri Komang Febrinayanti Des Alpin Desak Laksmi Brata Desak Made Dwipayani Dewa Agung Budi Rama Laksana Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Ayu Made Laksmi Dewi Dewa Ayu Putu Utari Praba Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Sudika Mangku Elly Herliyani Erisa Agus Tiana Umi Saputri Fadillah, Nazarina Fajar Bukit Purnama, Ida Bagus Kade Fathullah, Seni Kamalia Rizki Febrianta, Komang Panji Febriyanti Dantes, Komang Frisma Indra Prastya, Komang G. Aditya Nugraha Putra Gede Adi Puspa Ariawan Gede Marhaendra Wija Atmadja Gusti Ayu Putu Nia Priyantini Hadi Parwanta, Kadek Martha Hadi Putra Permana Hadi, I Gusti Ayu Apsari Handini, Selli Hutasoit, Beatrix I Dewa Gede Herman Yudiawan I G A Lokita Purnamika Utami I Gede Yoga Esa Mahendra I Gede Yudi Wisnawa I Gst. Agung Komang Yoga Tri Pandita I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ayu Apsari Hadi I Gusti Ayu Ngurah Gayatri Widyani Putri I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ngurah Kesa Janardana I Kadek Agus Yudi Luliana I KETUT SUDANTRA I Komang Angga Adi Setiawan I Komang Gede Triandhi Mayuda Putra I Komang Sanju Bayu Mustika I Made Dwitya Surya Nugraha I Made Surya Wahyu Arsadi I Made Yudana I Putu Agus Yudha Artama I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Artawan I Wayan Gede Wisnu I Wayan Kertih I Wayan Landrawan I WAYAN WINDIA I.G.A.Meta Sukma Devi Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Indra Bhaskara Ida Bagus Indra Bhaskara Ida Bagus Kade Fajar Bukit Purnama Ida Bagus Putu Yudha Putra Ira Octaviyani . Jayanti Ningrat, Kadek Ayuni Jima, Selviana Jose Widyatama Lingga Juliasih, Ni Wayan Kadek Agus Pranata Kusuma Kadek Agus Yudistira Mahadi Putra Kadek Arya Putra Gunawan Kadek Ayuni Jayanti Ningrat Kadek Budi Hartayani Kadek Dhyan Wahyuni Kadek Dwi Elvitriana Kadek Dwiky Nugraha Yoga Trisna Kadek Martha Hadi Parwanta Kadek Sri Indriyani Kadek Sumarni Kadek Surya Alit Dharma Putra Kadek Tia Yuliastari Kadek Widiantika Kadek Widya Puspayani Ketut Andita Pratidina Lestari Ketut Ayu Asiti Sari Ketut Ayu Astiti Sari Ketut Meri Kertiasih Ketut Pastika Jaya Ketut Sinta Suryaningsih Ketut Yuli Widiasari Komang Agus Sujana Komang Ary Putra Dharmawan Komang Dandi Permana Yudha Komang Derin Rediasa Komang Dewi Suryaningrat Komang Diah Prabawati Komang Febri Berliana Mawarni Komang Febrinayanti Dantes Komang Febrinayanti Dantes Komang Febriyanti Dantes Komang Frisma Indra Prastya Komang Tria Anggreni Krisnangga Nayotama, Putu Ararya Kusuma, Putu Riski Ananda Lailatul Fajriah, Anis Laksmi Brata, Desak Lompoh Egia Nuansa Pinem Luh Ayu Sri Wahyuni M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . M.Si Drs. Ketut Sudiatmaka . Made Bagas Ari Kusuma D Made Deby Listianitari Made Sugi Hartono Mandriani, Ni Nyoman Mandriani, Ni Nyoman Mangku, Dewa Gede Manurung, Rajuniper Maria Avelina Abon Maria Widiastuti Mas Adipa Putra, Putu Eka Muhamad Jodi Setianto Nazarina Fadillah Ni Kadek Diah Rahma Gayatri Ni Kadek Putus Asrini Ni Kadek Putus Asrini Ni Kadek Putus Asrini Ni Ketut Restini Ni Ketut Sugi Harta Nadi Agustina Putri Ni Komang Intan Kumala Sari Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Putu Lusi Ayupratiwi Ni Luh Putu Marta Puspita Yanti Ni Luh Putu Wahyuni Yustisia Dewi Ni Luh Wayan Yasmiati Ni Made Mahachandra Saraswati Mastera Ni Made Mirah Krisna Devi Ni Made Wiratini Ni Nyoman Mandriani Ni Nyoman Mandriani NI NYOMAN SUKERTI . Ni Putu Diah Luckyta Maharani Ni Putu Mira Kusuma Yanti Ni Putu Monika Ventari Kusumawati Ni Putu Rai Yuliartini Ni Wayan Juliasih Ni Wayan Sukerti Ningsih, Putu Maysi Merta Nur Widyas Junior Timbeng Nyoman Tri Antika Dewi Parwati, Ni Putu Ega Pastika Jaya, Ketut Pitriyantini, Putu Eka Pranata Kusuma, Kadek Agus Pratiwi , Ni Kadek Mira Pratiwi, Ni Kadek Mira Prisilia Eka Trisna, Putu Diana Puspa Ariawan, Gede Adi Putra Permana, Hadi Putra, G. Aditya Nugraha Putra, I Made Dwi Cahya Prayogi Putri, Made Kharisma Putu Agung Anditha Herlambang Putu Agus Yana Saputra Putu Diana Prisilia Eka Trisna Putu Eka Mas Adipa Putra Putu Ocha Dana Parwata Putu Pipit Pricellia Eka Putri Putu Utari Praba, Dewa Ayu Putu Yogi Satya Eka Vinaya Putus Asrini, Ni Kadek Rachmawati, Ayu Dewi Rahma Gayatri, Ni Kadek Diah Rama Laksana, Dewa Agung Budi Randy Ray Sinaga Ratna Artha Windari Restini, Ni Ketut Salles, Sergio Salwa Shafira Saputra, I Nyoman Pasek Hadi Selli Handini Selviana Jima Si Ngurah Ardya Sinaga, Randy Ray Sitio, Yehuda Joshwilly Suci Putri, Agatha Sukma Devi, I.G.A.Meta Sumarni, Kadek Suryana, Kadek Dedy Tee-Anastacio, Princess Alyssa D. Tia Yuliastari, Kadek Tria Anggreni, Komang Triandhi Mayuda Putra, I Komang Gede Ventari Kusumawati, Ni Putu Monika Veronika Wulandari Windari , Ratna Artha Yana Saputra, Putu Agus Yanti, Ni Putu Mira Kusuma Yasmiati, Ni Luh Wayan Yudha Putra, Ida Bagus Putu Yudistira Mahadi Putra, Kadek Agus Yustisia Dewi, Ni Luh Putu Wahyuni