p-Index From 2021 - 2026
5.369
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education The Indonesian Journal of Business Administration SELAMI IPS Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Lex Renaissance ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan Dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Biomedika dan Kesehatan Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Legislatif Interdisciplinary Social Studies Indonesian Journal of Peace and Security Studies Tridharmadimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI) Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Borneo International Journal of Islamic Studies International Journal of Informatics, Economics, Management and Science AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Research Horizon CARE: Jurnal Pengabdian Multi Disiplin International Journal of Economics and Management Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat The International Journal of Medical Science and Health Research The Indonesian Journal of General Medicine As-sunniyyah Jurnal Cendekia Ilmiah Joong-Ki Jurnal Ilmiah Manajemen & Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Interaksi Simbolik dalam Dakwah Instagram: Studi Kualitatif Pada Remaja Muslim Perkotaan Adrian, Adrian; Riswan, Muhammad; Qudratullah, Qudratullah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35884

Abstract

Pesatnya perkembangan dakwah melalui media sosial, khususnya Instagram, membuka kebutuhan akan kajian mendalam mengenai bagaimana pesan keagamaan direpresentasikan dalam bentuk simbol visual maupun teks, serta bagaimana remaja Muslim di kawasan perkotaan menanggapinya sebagai kelompok pengguna digital yang paling dominan. Penelitian ini bertujuan mengurai proses produksi dan peredaran simbol dakwah dalam unggahan Instagram, menelusuri cara remaja Muslim menafsirkan simbol-simbol tersebut, dan mengidentifikasi dinamika psikologis serta faktor bawah sadar yang memengaruhi pola interaksi mereka terhadap pesan dakwah digital. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis konten yang dirancang berdasarkan kerangka Interaksi Simbolik dan teori psikoanalisis klasik maupun kontemporer. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa simbol dakwah tidak hanya berfungsi sebagai penyampai nilai keagamaan akan tetapi juga bertindak sebagai penanda identitas, medium negosiasi makna, serta sarana pembentukan orientasi emosional bagi remaja Muslim di lingkungan urban. Aktivitas digital seperti komentar, pesan langsung, dan pemberian tanda suka menjadi bagian dari mekanisme penafsiran kolektif yang berlangsung spontan, dinamis, dan sarat emosi. Analisis psikoanalisis mengungkap adanya dorongan-dorongan bawah sadar termasuk kebutuhan akan ketenteraman batin, afeksi simbolik, dan figur ideal yang turut mendorong keterlibatan remaja terhadap konten dakwah daring. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada integrasi perspektif sosial dan psikologis untuk memahami fenomena dakwah digital secara komprehensif. Hasil penelitian memberikan pemahaman baru mengenai bagaimana identitas religius terbentuk melalui proses simbolisasi di ruang digital yang dipengaruhi oleh konteks sosial serta dinamika psikodinamis. Selain itu, temuan ini menyajikan implikasi praktis bagi pengembangan dakwah digital yang lebih empatik dan relevan dengan kondisi emosional remaja. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas ragam sampel, memperbandingkan konten dakwah dari berbagai wilayah, serta mengkaji dampak jangka panjang interaksi simbolik dalam praktik dakwah digital kontemporer.
Participatory Discretion as a Means of Strengthening Democratic Legitimacy in the Formulation of Policy Regulations (Beleidsregel): Diskresi Partisipatif sebagai Penguatan Legitimasi Demokratis dalam Pembentukan Peraturan Kebijakan (Beleidsregel) Adrian, Adrian; Jurdi, Fajlurrahman; Rasyid, Ryandivanie Ardelia; Shidiq, Muh Ryan Dianindra; Puspitasari, Hijriyah
Lex Renaissance Vol. 11 No. 1 June 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JLR.vol11.iss1.art8

Abstract

Policy regulations (beleidsregels) constitute administrative instruments established through discretionary authority to address public needs when statutory regulations are absent or insufficient. In practice, however, the formulation of such policies is often conducted in a non-transparent manner with limited public participation, despite their potential impact on society. This condition raises issues of democratic legitimacy and creates risks of abuse of power in policy implementation. This study aims to analyze the democratic legitimacy of policy regulations and to formulate normative indicators of participatory discretion as a complement to the principle of legality and the General Principles of Good Governance (Algemene Beginselen van Behoorlijk Bestuur). This research employs a prescriptive normative legal method using statutory and conceptual approaches. Legal materials were analyzed qualitatively through deductive legal reasoning to assess the adequacy of discretionary regulations under Law Number 30 of 2014 on Government Administration and its amendments, as well as the practice of policy rule-making. The findings indicate that the regulation of discretion in Indonesian positive law remains general in nature and has not explicitly integrated democratic legitimacy and public participation principles. As a scientific contribution, this study proposes indicators of participatory discretion, including policy urgency and objectively testable reasons, consideration of policy alternatives, transparency in the decision-making process, meaningful public participation, orientation toward the public interest free from conflicts of interest, and legal as well as moral accountability. These indicators are expected to serve as normative benchmarks for strengthening the democratic legitimacy of policy regulations in Indonesia.
Co-Authors Ahmad, Izhar Fitrah Al Farisi, Muhammad Fathir Alen Pratama, A. Putra Algifari, Arif Alimuddin, Firman Amalia, A. Maisyah Amrizal Muchtar Anawati, Sri Andika Gunawan Andriani, Rina Anggerwati, A. Indah Anshary, Suci Noviyanah Anton Zulkarnain Sianipar Aprilia, Natasya ARDIANSYAH ARDIANSYAH Asmuni Asmuni Aswanto Muhammad Takwi Hede Audry Prana Fadhillah Budiman, Andi Chandra, Dicky Joman Chiuman, Linda D'Ornay, Anastasia Dahlia Ervina Dameria, Rina Dewi Anggraini Diah Aryani, Diah Djufri, Ismi Azizah Eka Merdekawati Djafar, Eka Merdekawati El-Adzkiyaa, Awhan Ibaad Faisal, Fathir Faisal, M. Fathir Fajri Al Hakim, Winanda Fazdlurrahman, Fazdlurrahman Fendy Dwimartyono Fidar, Athifah Putri Fikry Fahrurrizal Fitriana Fitriana Frederick, Henry Waidan Gavrila, Natasha Ginting, Chrismis Novalinda Girsang, Ermi Harimukti Wandebori Hendra Iskandar Herwanto, Agus Ihsan, Adela Elsyaqinah Ika Sartika Ikhwan Abduh Ikram, Dzul Imran, Zhairah Zulaeyka Ismail Ismail Jamaluddin Jamaluddin Junanah Junanah, Junanah Jurdi, Fajlurrahman Karim, Marzelina Karimuna, Siti Rabbani Khalid, Nurfadhillah Labib Muttaqin Liambo, Putri Yuliyanti Lina - Mariana, Lina - Lismawati, A. Lismawati Maharani, Keisya Amalia Mahendra, Arista Mangarengi, Yusriani Marpaung, Oktavia May Dwi Tyo Asdi, Putri Michael Michael Muhamad Julfitra Dinata Muhammad Fikri Muhammad Ilham Muhammad Irfan Syaifuddin Muhammad, Hasman Muharam, La Ode Musa, Muh. Muflih Usman Mustakim Mustakim Mut Mainnah, Sitti Mutaallif, Sardil Mutia Zahara Nabiilah, Rifdah Nathan, Wilbert Nizar, Zahwa Noor, Moh. Yasin Novi Andriani, Novi Novianti Novianti Novita Eka Putri, Yosephine Nur Ain Nur Hidayat Olivia Yolanda Devari Pasha, Aprilia Mulia Permata, Irma Sari Pramono, Anang Pranoto, Claresta Priscillia, Audrey Puspitasari, Hijriyah Putri Ariasih, Made Putri, Farahayu Galuh Qudratullah, Qudratullah Rahmin, Ririn Ali Rasyid, Ryandivanie Ardelia Rayyan, Muh Rezky Zulkarnain, Muh. Riswan, Muhammad Rompon, Vega Sampe Safira, Safira Samiruddin T, Samiruddin T Samuel Horas Sarjana SAPUTRI, DIAN Sari, Linda Sekar Sariwating, Beactris Aprilia Selfia, Siti Shidiq, Muh Ryan Dianindra Siti Hardianti, Siti Soleha Soleha Steven Steven Sukmawati Sukmawati Supriyanto Supriyanto Suwandi, Maulana Dafa Syahrir P, Andi Syair, Wika Purnama Syekh, A. M. Randy Tempo, Jesika Irena Gabela Tomi Defisa Tomi Loveri Ulfiana , Umaya Umi Nurhayati, Umi Usman, Muh. Muflih Wibowo, Kuncoro Widia, Widia Wijanarko, Winston Wiriansya, Edward Pandu Wiselee, Ekin Wujarso, Riyanto Yulhendri Yulhendri