p-Index From 2021 - 2026
5.667
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Keamanan Komunikasi Data pada Jaringan LoRA Menggunakan Algoritme PRESENT Hikmaturokhman, Alfin; Ramadhani, Eka Hero; Wulandari, Asri
Jurnal Telematika Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v19i2.674

Abstract

LoRa is a low-power wireless communication technology capable of transmitting data over long distances. LoRa is widely used in embedded systems and the Internet of Things (IoT) in various sectors, such as agriculture, fisheries, industry, transportation, and smart cities. However, the data transmitted through LoRa is not encrypted, so the confidentiality of the data is not guaranteed because the data can be intercepted and read by hackers at the same frequency. Therefore, data encryption techniques are needed in the LoRa system to maintain data confidentiality when transmitted. In this research, a LoRa system is designed, and an analysis of the lightweight PRESENT block cipher algorithm is carried out to secure data communication on the LoRa system. This research uses a LoRa RFM95W module with a 915 MHz frequency and an ATmega328P microcontroller. This research method consists of the stages of literature study, design, implementation, testing, and analysis. After the design and implementation stages, the LoRa system was tested with data transmission test scenarios with test vectors and data communication interception tests. This research shows that the PRESENT algorithm was successfully implemented on the LoRa communication system, and hackers could not read the data sent from LoRa Tx and Rx. The test results also show that implementing the PRESENT algorithm on the LoRa system does not affect data communication performance based on RSSI values. The results of this research can be used in further research in various fields, such as IoT security in agriculture, fisheries, transportation, industry, and smart cities.
Analisis Perencanaan Cakupan Area Jaringan 5G di Pelabuhan Tanjung Perak Menggunakan Metode SU-MIMO dan MU-MIMO pada Frekuensi 2,3 GHz Reza, Deni Alva; Saputra, Soni Joyo; Azizah, Lutfiani Nur; Wardhana, Satrio Arya; Hikmaturokhman, Alfin; Ginting, Melinda BR
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v14i3.27781

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi, terutama dalam ranah seluler, mengalami kemajuan pesat di era modern ini. Sosial media dan layanan internet memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan maupun pendidikan. Jumlah pengguna internet di Indonesia terus meningkat mencapai 221 juta orang pada tahun 2024. Namun, peningkatan ini juga memicu penurunan kualitas jaringan seluler yang mendorong munculnya teknologi generasi ke-5 (5G) untuk meningkatkan layanan telekomunikasi. Teknologi 5G menawarkan cakupan jaringan yang luas, throughput tinggi, latensi rendah, serta kualitas sinyal yang lebih baik dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perencanaan cakupan area jaringan 5G di Pelabuhan Tanjung Perak dengan frekuensi 2,3 GHz. Metode perencanaan yang digunakan adalah SU-MIMO dan MU-MIMO dengan skema Line of Sight (LOS), menggunakan software radio planning Atoll 3.4.0. Simulasi dilakukan untuk mengukur parameter-parameter seperti SS-SINR dan SS-RSRP yang mempengaruhi kualitas sinyal dan cakupan jaringan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai SS-SINR pada MU-MIMO dan SU-MIMO masing-masing adalah 7,25 dB dan 6,82 dB dan termasuk dalam kategori cukup, Untuk nilai SS-RSRP pada MU-MIMO dan SU-MIMO masing-masing adalah-56,88 dB dan -57,02 dB dan termasuk dalam kategori sangat baik, hal ini menandakan kualitas sinyal yang stabil dan minim gangguan. Selain itu, jaringan 5G di Pelabuhan Tanjung Perak mampu menyediakan konektivitas yang cepat dan berkualitas tinggi sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan teknologi di wilayah tersebut. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut dalam mendukung kebutuhan konektivitas di Pelabuhan Tanjung Perak.
Analisis Perencanaan Cakupan Jaringan 4G LTE Pada Frekuensi 1800 Mhz Di Wilayah Pekalongan Dengan Perbandingan MU-MIMO dan SU-MIMO Sahal Fatah, Muhammad Faiq; Hikmaturokhman, Alfin
JURNAL INFORMATIKA DAN KOMPUTER Vol 9, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jiko.v9i2.1672

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi, khususnya dalam implementasi jaringan 4G LTE, menjadi vital untuk memenuhi kebutuhan komunikasi digital yang terus meningkat. Penelitian ini menganalisis perencanaan cakupan jaringan 4G LTE pada frekuensi 1800 MHz di wilayah Pekalongan, dengan fokus pada perbandingan antara teknologi Multi-User MIMO (MU-MIMO) dan Single User MIMO (SU-MIMO). Melalui metodologi yang mencakup studi literatur, perancangan jaringan, dan simulasi menggunakan perangkat lunak Atoll, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dua skenario MIMO dalam konteks kualitas sinyal, kapasitas, dan efisiensi jaringan. Hasil analisis menunjukkan bahwa SU-MIMO memberikan performa yang lebih baik dalam hal Signal-to-Interference-plus-Noise Ratio (SINR), Reference Signal Received Power (RSRP), dan throughput dibandingkan MU-MIMO. Skenario SU-MIMO menghasilkan rata-rata SINR sebesar 9,48 dBm dan throughput 34,947 Kbps, sedangkan MU-MIMO memiliki rata-rata SINR 6,07 dBm dengan throughput 24,271 Kbps. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun MU-MIMO unggul dalam melayani banyak pengguna secara bersamaan, SU-MIMO lebih efektif dalam menyediakan kualitas layanan yang lebih konsisten dan stabil dalam lingkungan jaringan yang padat. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk perencanaan jaringan LTE yang lebih efektif di Pekalongan dan daerah sekitarnya.
Analisis Performa Teknologi Multi-Access Edge Computing (MEC) Dalam Jaringan 5G Hunafa, Bintang; Hikmaturokhman, Alfin; Br Ginting, Melinda
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan performa jaringan 5G dengan dan tanpa integrasi teknologi Multi-access Edge Computing (MEC) berdasarkan parameter latensi, throughput, jitter, dan packet loss. MECmerupakan solusi komputasi tepi yang memungkinkan pemrosesan data dilakukan lebih dekat ke pengguna akhir, sehingga berpotensi menurunkan latensi serta meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan jaringan 5G. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur, perancangan skenario simulasi menggunakan simulator jaringan NS-3 dengan modul 5G mmWave dan MEC, serta pengujian performa pada berbagai skenario seperti variasi data rate, ukuran paket, jarak UE ke eNB, dan jumlah UE. Hasil simulasi menunjukkan bahwa integrasi MEC mampu menurunkan latensi hingga 30%, meningkatkan throughput hingga lebih dari 15%, serta menjaga tingkat jitter dan packet loss tetap rendah dibandingkan skenario tanpa MEC. Penurunan latensi dan peningkatan efisiensi transmisi data ini paling signifikan terlihat pada skenario dengan trafik tinggi dan jumlah pengguna yang padat. Selain itu, MEC juga terbukti mampu menjaga kualitas jaringan pada kondisi jarak jauh atau beban trafik berat. Temuan ini mendukung klaim bahwa MEC adalah teknologi krusial dalam arsitektur 5G untuk mendukung aplikasi-aplikasi real-time seperti kendaraan otonom, AR/VR, dan IoT. Penelitian ini memberikankontribusi kuantitatif terhadap pemahaman integrasi MEC dalam jaringan 5G dan dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan jaringan generasimendatang.Keyword— 5G, edge computing, latency, MEC, network performance, throughput
Automatic Cell Planning Method for Radio Network Optimization Putri, Hasanah; Ahmad, Izanoordina; Hikmaturokhman, Alfin; Haura Putri, Dwi
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.1.1913

Abstract

As the first step in building a wireless communication network, wireless network optimization is crucial since it determines how the network will be built scientifically. Numerous challenges remain in the way of the Radio Network's deployment in Indonesia, not the least of which is the still-uneven coverage region. The Kiaracondong region in Bandung is one of the numerous areas in Indonesia that are still considered to be "bad spot areas" as a result. Based on the findings of the driving test conducted in the Kiaracondong sub-district, the KPI target was not fulfilled for the RSRP, SINR, and Throughput parameters. Therefore, this study primarily focuses on the physical tuning optimization using the Automatic Cell Planning (ACP) method for the LTE wireless network optimization. To assess the quality of the LTE network before and after optimization, the results of the ACP optimization simulation will be compared with the results of the existing or non-ACP site simulation and the results of the operator's ACP implementation. As a result, Area 1 has an average RSRP of -72.79 dBm, area 2 -73.17 dBm, and area 3 -68.22 dBm. Additionally, the average SINR in areas 1,2 and 3 is 8 dB, 6.58 dB, and 8.17 dB, respectively. The average downlink throughput in area 1 is 42652.66 Kbps, area 2 is 34420.88 Kbps, and area 3 is 43882.92 Kbps. Finally, the average throughput uplink for areas 1 to 3 is 51651.24 Kbps, 47895.99 Kbps, and 49648.84 Kbps, respectively.
Analisa Sistem Keamanan Jaringan Nirkabel Menggunakan Kerangka Kerja Issaf Pada PT. Gerak Puncak Lancar Shaffan, Ari Nur; Chandra, Nungky Awang; Hikmaturokhman, Alfin
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.58930

Abstract

Keamanan data sebuah perusahaan adalah suatu hal yang sangat penting, maka diperlukannya keamanan untuk menjaga data-data penting tersebut agar tidak disalahgunakan. Salah satu celah yang dapat diserang ialah jaringan nirkabel karena dapat terlihat oleh publik. Pada PT. Gerak Puncak Lancar sendiri mempunyai jaringan nirkabel untuk akses internet karyawannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa kuat sistem keamanan dari perusahaan tersebut dengan metode Penetration Test ISSAF. ISSAF merupakan sebuah framework standar pengujian Penetration Test untuk berbagai keamanan. Seperti keamanan WLAN, website, keamanan Router, keamanan Firewall dan lain-lainnya. ISSAF sendiri mempunyai 9 aktivitas atau langkah meliputi Information Gathering, Network Mapping, Vulnerability Identification, Penetration, Gaining Access & Privilage Escalation, Enumerating Further, Compromise Remote User/Sites, Maintaining Access dan Covering tracks. Untuk WLAN Security Assessment sendiri mempunyai 6 tahap yakni, Information Gathering, Scanning, Audit, Analysis & Research, Exploit & Attacks, Reporting & Presentation. Hasil analisa penelitian ini, keamanan jaringan nirkabel Access Point staff PT. Gerak Puncak Lancar. Mempunyai nilai Overall Risk Rating tinggi atau High. Evaluasi pun dilakukan pada keamanan jaringan PT. Gerak Puncak Lancar, dan hasil evaluasi tersebut menurunkan Overall Risak Rating menjadi Medium.
TRANSFORMASI PARTISIPASI PEREMPUAN MELALUI LITERASI DIGITAL: IMPLEMENTASI PROGRAM SEGERPUAN DI DESA AMPELSARI Bahtiar, Arief Rais; Hikmaturokhman, Alfin; Nugraha, Novanda Alim Setya; Fadilah, Moh Lutfi; Anto, Novri; Ramadhani, Rima Dias
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39933

Abstract

Latar belakang dari Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam mendukung Desa Ampelsari sebagai Desa Anti Korupsi melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) perempuan. Berdasarkan kondisi di lapangan, partisipasi perempuan di Desa Ampelsari masih sangat rendah, hanya sekitar 30%, dan keterlibatan mereka dalam pembangunan desa cenderung hanya bersifat formalitas. Oleh karena itu, program Sekolah Penggerak Perempuan (Segerpuan) dibentuk untuk memberikan pelatihan literasi sosial dan teknologi kepada perempuan di Desa Ampelsari. Tujuan utama program ini adalah untuk memberdayakan perempuan melalui penggunaan teknologi digital, termasuk pengembangan aplikasi Segerpuan untuk mendokumentasikan kegiatan mereka secara digital, serta optimalisasi penggunaan media sosial dalam mendukung Desa Anti Korupsi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan literasi digital, pengembangan aplikasi, dan pendampingan pelaksanaan program. Pelatihan ini difokuskan pada literasi teknologi agar perempuan mampu mengoperasikan aplikasi Segerpuan dan media sosial untuk mendukung transparansi dan keterlibatan mereka dalam pembangunan desa. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi perempuan, dengan 81,3% dari anggota komunitas Wani Lemper aktif menggunakan aplikasi Segerpuan untuk mendokumentasikan kegiatan mereka. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan perempuan melalui teknologi digital dapat meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam pembangunan desa, dan memperkuat peran mereka dalam mendukung Desa Anti Korupsi. Rekomendasi diberikan untuk terus mengembangkan literasi digital perempuan dan memastikan keberlanjutan program melalui dukungan pemerintah desa dan masyarakat.
Analysis on the Impact of Implementing Inter-band Carrier Aggregation (CA) on the 5G-NR Networks Vanessa Agelliza; Solichah Larasati; Alfin Hikmaturokhman
Journal of Information Technology and Its Utilization Vol 6 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jitu.6.1.5106

Abstract

Currently, cellular technology is advancing into the 5G era, which can support data speeds up to 10 Gbps on the uplink side and 20 Gbps on the downlink side. This study aims to plan a 5G NR network by implementing the inter-band carrier aggregation (CA) method. CA is one of the techniques used to achieve high data speeds and to combine two or more radio frequency bands. The primary cell uses band n40 at 2300 MHz with a 40 MHz bandwidth, while the secondary cell uses band n78 at 3500 MHz with a 100 MHz bandwidth. The area that we used for this network design is Agung Podomoro Land (APL) Tower Central Park area in West Jakarta. The propagation model used Urban Macro. Testing process is carried out by comparing the results between using CA and not using CA on the SSRSRP, SS-SINR, and data rate parameters. Simulation results show an average increase in each parameter after the inter-band carrier aggregation method is applied. The SS-RSRP parameter increased by 0.05% with a value of -82.02dBm, the SS-SINR parameter increased by 0.77% with a value of 15.71dB, and the data rate parameter significantly increased by 241.33% with a value of 803.66 Mbps. This proves that implementing the carrier aggregation method can improve the quality and capacity of the network, particularly the data rate, by maximizing the use of the bandwidth and resource block produced by the combination of component carriers.
Peningkatan Cakupan Indoor dengan Femtocell dalam Jaringan 5G pada Frekuensi 3500 MHz Menggunakan Radiowave Propagation Simulator Desi Rianti; Muntaqo Alfin Amanaf; Alfin Hikmaturokhman; Ade Wahyudin
Journal of Information Technology and Its Utilization Vol 7 No 1 (2024): June 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jitu.7.1.5610

Abstract

In the landscape of 5G mobile networks in Indonesia, one of the prominent frequency candidates is 3.5 GHz. The frequency is anticipated to be the initial choice for operators to deploy 5G networks. The research focuses on designing an indoor cellular network to address indoor network degradation issues using Small Cells, specifically Femtocells, within buildings such as schools, companies, hospitals, and airports. The design is implemented at PT. Sutanto Arifchandra Electronic (PT. SAE) based on the COST 231 Multi-Wall Propagation model using the Radiowave Propagation Simulator (RPS) 5.4 application. The required parameters for designing the indoor cellular network include residential building specifications and a Link Budget parameter to determine the number of Femtocell Access Points needed to cover all areas adequately. The coverage calculations determined that 2 Femtocell Access Points are required. The simulation uses three scenarios, with the optimal outcome observed in scenario 2 (employing 2 Femtocell Access Points positioned on the middle right and left sides of the walls). This scenario yields a signal power level of -25.60 dBm and a Signal to Interference Ratio (SIR) of 14.80 dB.
Analisis Pengaruh Foliage Loss Terhadap Performa Jaringan 5G Mmwave 26 Ghz Pada Kondisi Los Dan Nlos Di Wilayah Rural Macro (RMA) Fauzil Adim, Hafidzsyah; Rizal Danisya, Achmad; Hikmaturokhman, Alfin
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan tingkat kelembapan tinggi serta kepadatan vegetasiyang signifikan, terutama di wilayah pedesaan. Kondisi geografis dan ekologis tersebut menjadikan vegetasi sebagai salah satu faktor dominan yang memengaruhi kualitas propagasi sinyal khususnya pada frekuensi tinggi. Teknologi jaringan 5G dengan pemanfaatan millimeter wave (mmWave) menawarkan kecepatan transmisi data yang tinggi dan kapasitas besar guna memenuhi pertumbuhan eksponensial jumlah perangkat serta kebutuhan akan Bandwidth luas dan latensi rendah. Namun demikian, karakteristik mmWave yang beroperasi pada pita frekuensi di atas 24 GHz menimbulkan tantangan tersendiri terkait keterbatasan jangkauan serta tingginya tingkat redaman sinyal, terutama akibat interaksi dengan vegetasi. Salah satu tantangan utama dalam konteks lingkungan Rural Macro (RMa) adalah foliage loss, Prosessimulasi dilakukan pada frekuensi 26 GHz dengan memanfaatkan pendekatan Statistical Spatial Channel Model (SSCM) yang diimplementasikan melalui perangkat lunak channel simulator NYUSIM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada frekuensi 26 GHz di lingkungan Rural Macro, kondisi NLOS mengalami penurunan performa sinyal yang lebih signifikan dibandingkan LOS, dengan ratarata received power -116.77 dBm dan pathloss 146.77 dB, jauh lebih buruk dibandingkan LOS (- 100.06 dBm dan 130.06 dB). Foliage loss terbukti menjadi faktor utama redaman, pemilihan numerologi μ = 2 dengan subcarrier spacing 60 kHz dinilai optimal untuk menghindari inter-symbol interference pada kedua skenario.
Co-Authors Abny Irawan Achmad Kirang Achmad Rizal Danisya Adanti Wido Paramadini Ade Wahyudin Ade Wahyudin Ade Wahyudin Ade Wahyudin, Ade Adhi Hidayatullah Adnan Purwanto Adriyanto, Feri Afifah, Dinda Roshmalia Nur Agustianto, Satya Helfi Ahmad, Izanoordina Aiza Yudha Pratama Aji, Lessy Sutiyono Akbar, Rafli Albion Apta Zaim Ali Muayyadi Amalia, Norma Amelia, Noor Ananda Irsyad Andi Ulva T Wello Anggun Fitrian Isnawati Anto, Novri Ariansyah, Ahmad Arief Rais Bahtiar Aril Apria Susanto Aril Apria Susanto Ariprawira, Galih Asri Wulandari Asri Wulandari Ayudya, Dila Ayudya Azizah, Lutfiani Nur Buchari, Erlin Herlina Chandra, Nungky Awang Dadiek Pranindito Damelia Panggabean Desi Rianti Doan Perdana Eka Setia Nugraha Eka Wahyudi Eka Wahyudi Eka Wahyudi Eko Fajar Cahyadi Elisa Usada Elisa Usada Emmareta Fauziah Erisa Fresti Fadlillah Fadilah, Moh Lutfi Fatah Amrulloh, Abdul Fauzan, Devindra Aris Fauzil Adim, Hafidzsyah Febry Setyadillah Febry Setyadillah Feri Adriyanto Figa Aghani Rosyid Gladi Pawestri Utami Goran, Petrus Kerowe Haibah, Wulan Nawwar Hasanah Putri Hasna, Akita Haura Putri, Dwi Hegya Biwana Riswanto Hendri Sulaiman Hesti Susilawati Hesti Susilawati Hesti Susilawati Hunafa, Bintang Ibrahim, Muhammad Ike Lestari Ike Lestari Ilham Erlangga Dwi Putra Sati Ilham Perdana Ilham Perdana Irwan Susanto Ishak Ginting Isnaeni, Novita Ayu Izanoordina Ahmad Jumhur, helni Kaban, Esra Andio Kasmad Ariansyah KHOIRUN NI’AMAH Khoirun Ni’amah Lita Berlianti Lusi Damayanti Luthfiana Luthfiana Luthfiana Luthfiana, Luthfiana Mahardika, Mohamad Fajar Mahargyani, Yasinta Swasti Marsaly, Silvia Van Mayanti, Akita Hasna Melinda Br Ginting Miftahol Arifin Muhamad Alwi Sibro Malisi Muhamad Alwi Sibro Malisi, Muhamad Alwi Sibro Muhammad Hanif Muhammad Ibrahim Muhammad Ihsan Muhammad Rizky Muna, Bunga Laelatul Muntaqo Alfin Amanaf Muntaqo Alfin Amanaf Muzzaki, Muhammad Raihan N, Raviadin N Najmi, Muhammad Nindy Ayu Marthaliana Novanda Alim Setya Nugraha Nugroho, Raviadin Nur Ismy Afiah Ismy Nurul Fatonah, Nurul Nurweni Widiastuti Okha Frisma Yulistia Umbari Pambayun Ikrar Setyawan Pambayun Ikrar Setyawan Pinem, Ebeneser Pradana Ananda Raharja Prasetyo Adi Wibowo, Prasetyo Adi Pratama, Rizal Wahyu Purwono, Adhi Putra Utama Eka Sakti Putra Utama Eka Sakti, Putra Utama Eka Putri , Hasanah Putri, Dea Amelia Radial Anwar, Radial Ramadhani, Eka Hero Ramadhani, Rima Dias Refinda Dwi Cahyani Refinda Dwi Cahyani, Refinda Dwi Rendy Munadi Reza, Deni Alva Rianti, Desi Rinjani, Dewanda Amelia Rizal Danisya, Achmad Sahal Fatah, Muhammad Faiq Saputra, Soni Joyo Satrio Adi Wiguna Satrio Adi Wiguno, Satrio Adi Septy Widya Pangestika Septy Widya Pangestika Setiawan, Rehan Nur Shaffan, Ari Nur Sheren Regina Pingkan Shinta Yunita Sari Shinta Yunita Sari Sinta Novanana Solichah Laras Solichah Larasati Solihah, Normahinta Subuh Pramono Sumarsini, Erin Syah Alam Syahbana, Egia M. Tantiningrum Niken Tantiningrum Niken Tody Ariefianto Wibowo Toha Ardi Nugraha Toto Supriyanto Tri Devi Septyani Tri Devi Septyani Upit Herlina Upit Herlina Vanessa Agelliza Veranda, Deni Wahyu Pamungkas Wahyu Pamungkas Wardhana, Satrio Arya Winda Ekaliya Rinanda Yunita Trias Susanti Yunita Trias Susanti