Claim Missing Document
Check
Articles

MENAJAMKAN PERSPEKTIF GENDER, MEMBERDAYAKAN PEREMPUAN DAN MENCAPAI SDGs (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) Laila Kholid Alfirdaus
EGALITA Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.194 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v13i1.8076

Abstract

Isu kesetaraan gender masih menjadi perhatian banyak pihak. Meski perbaikan mulai tampak, ketimpangan dan diskriminasi masih menjadi persoalan serius. Tidak hanya karena ketimpangan dan diskriminasi, penajaman perspektif gender dan pemberdayaan perempuan itu secara bersamaan menjadi krusial karena pada dasarnya setiap pengambilan keputusan serta setiap strategi pembangunan itu memiliki implikasi gender, tak terlepas pada situasi kekinian. Atikel ini menggarisbawahi argumentasi pentingnya penajaman perspektif gender di dalam pembangunan guna mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs). Penajaman perspektif itu dapat dilakukan dengan menguatkan strategi pemberdayaan kaum perempuan melalui pelibatan stakeholder secara lebih ekstensif dan intensif. Pengintegrasian perspektif gender dengan rencana dan implementasi pembangunan dengan demikian menjadi kebutuhan tidak terhindarkan. Prinsip SDGs yang meliputi universalitas (universality), komprehensif (comprehensive), dan inklusif (no one left behind) memberikan atmosfer yang sangat kondusif bagi penguatan kesetaraan gender. SDGs juga dilengkapi dengan petunjuk pelaksanaan sehingga lebih memudahkan pemerintah bersama-sama dengan masyarakat untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut. Tantangan pencapaian SDGs kini terletak pada kemauan (willingness) para pengambil kebijakan dan agen-agen pembangunan.Kata Kunci: perspektif gender, pemberdayaan perempuan, dan pembangunan partisipatif
ANALISIS HAMBATAN PENGARUSUTAMAAN GENDER DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2018 – 2023 Ita - Noviani; Muhammad - Adnan; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 1 : Periode Wisuda Januari 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisa hambatan – hambatan tersebut dalam implementasi strategi pengarusutamaan gender (PUG) di Provinsi Jawa Tengah dalam berbagai kebijakan, program, serta kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pengarusutamaan gender (PUG) merupakan strategi dan komitmen bagi lembaga pemerintah untuk memberantas bias gender baik dalam kebijakan maupun program yang dijalankan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam (indepth interview), dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hambatan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengimplementasikan pengarusutamaan gender sebagai strategi pembangunan, terbagi menjadi hambatan struktural, hambatan institusional, serta hambatan kultural. Hambatan struktural berasal dari kemampuan dan keahlian aparatur pemerintahan dalam perencanaan dan penganggaran responsif gender (PPRG) yang belum optimal. Hambatan institusional berasal dari kurangnya pemahaman terhadap konsep gender yang masih disalah artikan sebagai perempuan, serta hambatan kultural berasal dari budaya patriaki yang masih kuat di tengah masyarakat dan sosialisasi yang belum menjangkau seluruh masyarakat Provinsi Jawa Tenga
SOSIALISASI POLITIK PILKADA LAMONGAN 2020 OLEH KPU LAMONGAN DI RADIO PRAMESWARA Aldona Ainur Rohma; Laila Kholid Alfirdaus; Muhammad - Adnan
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 1 : Periode Wisuda Januari 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan atas sosialisasi politik Pilkada Lamongan 2020 yang dilakukan oleh KPU Lamongan di Radio Prameswara dengan pengetahuan politik masyarakat menjelang Pilkada tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan behavioralis. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada pihak KPU Lamongan dan Radio Prameswara, serta dilakukan penyebaran kuisioner kepada masyarakat Lamongan dengan teknik purposive sampling. Adapun analisa data dalam penelitian ini menggunakan program SPSSv22 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara sosialisasi politik Pilkada Lamongan 2020 yang telah dilakukan KPU di Radio Prameswara dengan tingkat pengetahuan politik masyarakat. Temuan penelitian membuktikan pemanfaatan radio lokal dalam sosialisasi politik berhasil membantu KPU Lamongan dalam peningkatan pengetahuan politik masyarakat dalam penyuksesan Pilkada Lamongan 2020. Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan peningkatan intensitas dan optimalisasi sosialisasi politik dengan melibatkan media massa agar pengetahuan politik masyarakat terus mengalami peningkatan
PELAKSANAAN ONLINE SINGE SUBMISSION (OSS) SEBAGAI PELAYANAN PERIZINAN USAHA MIKRO DAN KECIL BERBASIS ELEKTRONIK DI KOTA SEMARANG Dinda Ayu Arrafi’u Nilna Munaa; Laila Kholid Alfirdaus; Neny - Marlina
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 1 : Periode Wisuda Januari 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pelaksanaan Online Single Submission (OSS) sebagai pelayanan perizinan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) berbasis elektronik di Kota Semarang dari sisi pelayanan jasa menurut Pelaku Usaha Mikro dan Kecil. Analisis menggunakan teori E-Govqual dengan dimensi yaitu Efficiency, Reliability, Citizen Support, dan Trust, serta menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) untuk menganalisis atribut yang menjadi kendala dan menjadi prioritas untuk diperbaiki. Hasilnya OSS sudah dilaksanakan dengan baik, namun masih belum dapat memenuhi harapan Pelaku UMK di Kota Semarang dengan gap pada Efficiency sebesar -0,06, Reliability -0,19, Citizen Support sebesar -0,25, dan Tsust sebesar -0,2, ditemukan kendala pada infrastruktur dan budaya birokrasi dengan atribut yang merupakan prioritas untuk diperbaiki adalah kelancaran pelayanan, kecepatan pelayanan, ketanggapan customer service, kecepatan jawaban customer service, pengetahuan customer service, dan kepercayaan kepada customer service
THE POLITICS OF SOCIAL POLICY OF DIRECT CASH ASSISTANCE OF VILLAGE FUNDS (BLT DD) AS POVERTY REDUCTION EFFORT IN PANDEMIC PERIODS IN INDONESIA Nafirotul Karima; Laila Kholid Alfirdaus; Teguh Yuwono
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.352 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4323

Abstract

This research tried to explore the social policy of the Direct Cash Assistance of Village Fund. As the COVID-19 or SARS-CoV-2 was first detected and began to develop at the end of 2019 in Wuhan, China, it did not stop spreading to almost all countries in the world throughout 2020. The diseases that attack the respiratory organs have made more than 590 million people worldwide infected with this virus. In Indonesia, the pandemic caused several major impacts in all sectors, such as the health sector, the economic sector, the education sector, the religious sector, and others. In fact, the implementation of PSBB and PPKM policies can reduce the economic growth and cause many people losing their jobs, thereby it potentially increasing the number of poor people. In the context of handling and anticipating the impact of the COVID-19 pandemic, the Government has launched several social safety net programs, one of which is called as the Direct Cash Assistance of Village Fund which is expected to ease the economic burden of rural communities during the COVID-19 pandemic. The research was conducted using a qualitative method with a descriptive analytical approach. Data obtained through the literature studies. The results of this study found that there were complexities and several problems encountered in the implementation of the Village Fund Direct Cash Assistance distribution that tackled by the village.
POLITIK RELASI ETNIK: MATRILINEALITAS DAN ETNIK MINORITAS CINA DI PADANG, SUMATRA BARAT Alfirdaus, Laila Kholid; Hiariej, Eric; Risakotta, Farsijana Adeney
Komunitas Vol 6, No 1 (2014): March 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v6i1.2941

Abstract

Relasi etnik Minang dan etnik Cina di Padang, Sumatra Barat, menarik untuk dikaji. Melalui desk-study atas kajian Minang dan Cina, yang diperkuat dengan penelitian lapangan pada 2010 dan 2013 secara kualitatif dengan wawancara dan observasi, tulisan ini menemukan bahwa tidak cukup melihat relasi etnik Minang dan Cina dari perspektif ekonomi politik. Kita perlu memberikan perhatian terhadap faktor budaya dan budaya politik masyarakat Minang di Padang yang bercorak matrilineal. Jika literatur yang ada cenderung deterministik, menghasilkan dua pandangan yang secara ekstrem berbeda, yang dalam artikel ini disebut pandangan “manis” dan “sinis”, tulisan ini berargumen sebaliknya. Relasi etnik Minang dan etnik Cina tidak bisa secara buru-buru disebut “manis” hanya karena etnik Cina telah menetap dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial ekonomi Padang sejak zaman penjajahan, atau karena Padang relatif minim kerusuhan dibandingkan kota lainnya. Demikian juga, ia tidak bisa serta merta dilihat secara “sinis” hanya karena segregasi sosial terlihat lebih kentara. Tulisan ini berargumen bahwa dua wajah yang secara bersamaan terjadi tidak lepas dari bentukan budaya Minang yang lekat dengan nilai-nilai matrilineal yang tertuang dalam ide feministik Bundo Kanduang Inter-etnic relations between Minang and Chinese in Padang, West Sumatra, that looks different compared to other societies in Indonesia is interesting to discuss. Through  a desk study about Minang and Chinese, being strengthened with fieldworks in 2010 and 2013 using qualitative methods in which in-depth interview and non-participatory observations, this article found that political economy perspective being used to explain Minang-Chinese relations is not enough. We need to pay attention on culture and political culture of Minangkabau society in Padang, that is matrilineal in the nature. While the existing lieratures tend to strictly classify the relations into “sweet” and “cynical” (good and bad relations), this article argue the contrary. The relatively long encounter of Chinese with Minang in Padang as well as the less conflicts (mass violence) against Chinese compared to the other regions could not be simply categorized as “manis” (sweet relations). Similarly, we should not undermine the good relations between Minang and Chinese, existing in some ocassions merely as formalistic practices just because of segregation in Minang and Chinese’s residential areas. This article argues that the twocontrary  but inseparable faces of Minang-Chinese’s relations are inseparable from the Minangkabau culture that is matrilineal in the nature, as manifested in Bundo Kanduang containing the idea of femininity.
Inovasi Ladis Song Malam Pemerintah Kota Tegal dan Tantangan Sosial Kemasyarakatan : Analisis Pro dan Kontra Kebijakan Aifa Dafa Assyifa; Teguh - Yuwono; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi artinya membuat suatu kebaharuan, ide baru yang kemudian diimplementasikan kepada masyarakat, bertujuan untuk memperbaiki suatu kondisi pada masyarakat tersebut. Suatu kebaharuan sudah tentu diperlukan adaptasi, hingga akhirnya dapat diterima oleh masyarakat. Sehingga, dibalik inovasi pasti tersimpan cerita luar biasa. Meski begitu, tidak banyak penelitian mengenai dibalik sebuah inovasi. Inovasi Ladis Song Malam yang berusaha mengubah tatanan Terminal Kota Tegal menjadi lebih baik melalui pendidikan dan sukses memperoleh Top 99 Inovasi Pelayanan Publik. Tentu memiliki kisah menarik dibalik kesuksesannya, Oleh karena itu, artikel ini berusaha untuk menggali kisah dibalik inovasi dalam bingkai pro dan kontra masyarakat serta strategi pemerintah terkait hal tersebut, sekaligus berusaha melengkapi celah penelitian sebuah inovasi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pro dan kontra dalam tubuh masyarakat terminal kota tegal. Inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dan adanya tokoh masyarakat yang terlibat telah mengantarkan masyarakat memilih pro terhadap inovasi. Sedangkan sistem inovasi tidak sesuai dengan kondisi masyarakat dan rasa ancaman akan ekosistem yang telah dibangun selama bertahun-tahun menjadi alasan kontra masyarakat. Hingga saat ini, inovasi terus berjalan, akan tetapi pemerintah perlu adanya keseriusan dalam pengelolaan dan pengembangan inovasi, agar tujuan dapat terwujud sepenuhnya
PEMBANGUNAN SETENGAH-SETENGAH WILAYAH PERBATASAN ERA JOKOWI (STUDI KASUS: WILAYAH PERBATASAN KABUPATEN KAPUAS HULU) Maria Lidwina Resti; Teguh - Yuwono; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan kawasan perbatasan semenjak era Jokowi semakin diperhatikan terutama di Provinsi Kalimantan Barat tepatnya di Kabupaten Kapuas Hulu. Namun, pada kenyataannya pembangunan dilapangan yang tidak selesai dan masih kurangnya perhatiannya ke desa yang tidak termasuk PKSN sehingga mempertanyakan kesungguhan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terhadap pembangunan wilayah perbatasan. Pada penelitian bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan Pemerintah kepada wilayah perbatasan dan menganalisis adanya bias pembangunan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan studi kasus yang menghasilkan bahwa produk yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten sesuai dengan Teori dari Mintzberg dan bisa diimplementasikan untuk wilayah perbatasan dan bias pembangunan terjadi karena masalah anggaran, pemborong infrastruktur yang kurang bertanggung jawab, pembangunan yang berfokus pada satu Kecamatan serta Pemerintah Daerah belum maksimal dalam menyaring aspirasi masyarakat perbatasan
KESENJANGAN GENDER PADA LEMBAGA PENYELENGGARA PEMILU PROVINSI JAWA TENGAH Hafifah Bella Nugraheni; Nur Hidayat - Sardini; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The presence and representation of women in public and political spheres is still not visible to this day. Women have the right to participate, the right to vote, and the right to be elected and even have a legal umbrella that encourages their representation in election management institution. The background of this research is the low participation of women in the Central Java Province Election Institution in this day, even though they have been given encouragement through affirmative ideas to the applicable legal framework. This research aims to explain the description of the women existence in Central Java Province election management institution. In addition, this research also explain the inhibiting and driving factors for the women existence in the Central Java Province election management institution. In this research, efforts to answer the problems and research objectives are carried out using the theory of women's representation in the public sphere, affirmative action through Law Number 7 of 2017 about Elections, and the political recruitment system. The subjects in this research are the Central Java Province Election Organizing Institution consisting of the Central Java Province KPU and the Central Java Province Bawaslu in the process of recruiting prospective members for the 2018-2023 Central Java Provincial Election. Through a qualitative method with a descriptive approach, this research will answer several problems and analysis related to the low existence of female members in the Central Java Province election management institution for 2018 – 2023. The results of this research indicate that there is an affirmation idea that is applied in the recruitment stage even though it is not yet optimal in its application. In addition, cultural, intra-personal, and structural-formal barriers were found in the initial process of recruiting prospective members for women
DISPENSASI KAWIN PADA ANAK DI BAWAH UMUR: TINJAUAN TERHADAP PERSPEKTIF HAM ANAK DALAM PENGAMBILAN KEBIJAKAN (STUDI KASUS DI KABUPATEN JEPARA) Theresia Rosari Sekar Cakraningtyas; Teguh - Yuwono; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menejabarkan tentang Perspektif Hak Asasi Manusia dalam Pengambilan Kebijakan Dispensasi Kawin dan Implikasi dari Kebijakan Dispensasi Kawin di Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskripstif. Hasil ditemukan bahwa permohonan dispensasi kawin di Kabupaten Jepara semakin meningkat sebelum ataupun setelah perubahan Undang-Undang Perkawinan. Dispensasi kawin yang seharusnya diajukan karena alasan mendesak, tetapi pada masyarakat Kabupaten Jepara masih sangat mudah untuk mendapatkan diluar alasan yang mendesak. Pernikahan memanglah hak manusia, namun ada kewajiban yang harus ditaati karena kita masih berlindung dibawah hukum. Apabila hal tersebut dilakukan sama saja dengan melanggar Hak Asasi Manusia karena telah memperbolehkan pernikahan dibawah usia
Co-Authors -, Fitriyah - -, Wijayanto - Adnan, Muhammad - Aifa Dafa Assyifa Akbar, Rahmat - Akhmad, Bachruddin Ali Al Farisi, Muhammad Salman Al Faruq, Abdurahman Aldona Ainur Rohma Anbiya, Hafiizh Sufi Aninditya - Normalitasari Anisa Maulina Rahma Aprilianto, Panca Prasetio Arif Budiman Arifin Setyan Cahyanto Arina Diah Al Hamid Arzaqi, Nila Ashila, Miralda Farah Azahra, Jihan Marsya Bachruddin Ali Akhmad Badsty, Monica Budi Setiyono Cantona, Septian Reva Christiana Cristin Gauru Danny Widodo Uji Prakoso Deki Itje Dewi Ayu Wulandari Didik Try Putra Dinda Ayu Arrafi’u Nilna Munaa Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwwanus Ghulam Manar Elizabeth Anggit Sekar Citra T Eric Hiariej Eric Hiariej Erowati, Dewi - Fairuz Thifal Nabila Farhan Riski Tricahyo Farsijana Adeney Risakotta Farsijana Adeney-Risakotta Fitriah Fitriah Fitriani, Kirana - Fitriani, Valeriana Aldiva Fitriyah - - Fitriyah Fitriyah Fitriyah Fitriyah Gai, Apolonaris Hafifah Bella Nugraheni Hanifa Maylasari Hasna Nur Rachmawati Hayuningtyas, Anggita Sekar Hendra Ardianto Hendra Try Ardianto Hendra Try Ardianto Hendratman, Bevan Pramudito Henry Sofyan Rois Henry Wahyono Holyness Nurdin Singadimedja Imam Syahid Indrakusuma, Galton Dwita Ita - Noviani Jamaluddin, Sholeh - Joelianto, Najma Maharani Putri Kania Rizky, Tara Qis-Hayya Khanifatul Mukaromah Khasanah, Siti Uswatun KHOLQI, AHSANUL Kushandajani Kushandajani . Lelly Nuraviva Liona - - Lupyta Agra Divina M Septian Budiman M, Yesie Cindra M. Adnan Arsyad Manar, Dzunuwwanus Ghulam Mangkunegara, RM Ahmada - Maria Lidwina Resti Martini, Rina - Maulidya, Nur Mahya Mbiri, Adeo Melly Rahmadan Ningsih Mohamad Ulil Amri Muhammad - Adnan Muhammad Adnan Muhammad Alfatih Akbar Pahlevi Nabella, Monica Amy Nabilah, Siti Maharani Nafirotul Karima Najich Alfayn, Mukhammad Akhmad Neny - Marlina Nindy Ajeng Maharani Novitasari, Aldian - Nunik Retno Herawati Nur Hidayat Sardini Nurhidayat Nurhidayat Oktavia, Fitka Dwi Permatasari, Sinta Dewi Prasetyo Sitowin Priyatno Harsasto Puger Abdul Khaliq Purwanti, Uci Dewi Qhuraydillah, Muhammad Octavian Raden Muhammad iqbal Rahayu, Ananda Ajeng Rahdeana Almeyna Kurnia Ramadhan, Aditya Rifqi Reditania, Zilda Clarita Retna Arista Kesi Wijayanti Rina Martini Rina Martini Riyanto, Diva Nadilla Arya Ramadhan Rizki Amalia Yanuartha Rosihan Widi Nugroho Rosihan Widi Nugroho S. Rouli Manalu Safitri, Nur Faiza Sahi, Nada Rafa’ Salsya Billa Annisa Samuel, Bob Sardini, Nur Hidayat - Sekarsari, Ajeng Ayu Selsie Anggela Putri Septiani, Dhuhika Nikmah Setiyono, Budi - Shafira Putri Vanessa Shinta Milania Rohmany Siahaan, Audrey Loemongga Shaloom Siregar, Theresia Nadya Regina Winarno Sri Astuty Sri Astuty Sugiarto S Supratiwi . Suwanto Adhi Syahrur Ramadhi Syifana Awan Ardhini Syofii, Muhammad Teguh Yuwono Theresia Rosari Sekar Cakraningtyas Turtiantoro Turtiantoro Wahid Abdulrahman Wahyu Hanie Pratiwi Wibawa, Aditya Dwi Prasetya Wijayanto - - Wijayanto Wijayanto Wijayanto Wijayanto Wiryawan, Bangkit Aditya Yusyifa, Zafira Zahra Yuwanto Yuwanto Yuwanto Yuwanto